e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 ISSN : 2337 - 3997 PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN IKM KOTA PADANG DENGAN DIFFERENTIATION STRATEGY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Mega Usvita Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yayasan Pendidikan Pasaman Jl. Pujarahayu. Ophir, 26368. Email : megausvita@yahoo. Diterima, 02 November 2013 Disetujui, 05 Januari 2014 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : . Pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran IKM Kota Padang, . Pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap differentation strategy terhadap kinerja pemasaran IKM Kota Padang, . Pengaruh differentiation strategy terhadap kinerja pemasaran, . Pengaruh differentiation strategy berperan sebagai variabel intervening antara orientasi kewirausahaan dan kinerja pemasaran IKM Kota Padang. Populasi penelitian ini adalah seluruh IKM Kerupuk kulit, keripik balado dan keripik peyek yang berada di kota Padang pada tahun 2010 Ae 2012 yang berjumlah 184 industri. Untuk pengambilan sampel digunakan metode proportional cluster random sampling yaitu penarikan sampel secara acak berdasarkan klaster dan proporsional yang didapat sampel sebanyak 126 Hasil penelitian menemukan bahwa : . Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran IKM Kota Padang. Orientasi kewirausahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap differentiation strategy IKM Kota Padang. Differentiation Strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran. Differentiation berpengaruh positif dan signifikan sebagai variabel intervening antara orientasi kewirausahaan dan kinerja pemasaran. Kata Kunci : Kinerja pemasaran. Orientasi Kewirausahaan. Differentiation Strategy PENDAHULUAN Krisis ekonomi merupakan musibah yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang Pertumbuhan melamban bukan berakar pada masalah karena kelemahan pada sektor moneter dan keuangan saja, melainkan pada tidak kuatnya struktur sektor ekonomi di riel dalam menghadapi gejolak dari luar . ksternal shoc. atau gejolak dari dalam . nternal shoc. Sebelum krisis prioritas industri mendahulukan industri hulu namun mengabaikan Ada mengabaikan konsep membangun industri hilir yang dapat dilaksanakan. Ketika terjadi krisis industri besar menghadapi masalah serius sedangkan IKM bekerja menurut ritme keunggulannya. Dua pola pertumbuhan industri berbeda karena antara lain menggunakan bahan baku bersumber dari dalam negeri, pemakaian tenaga kerja dengan upah yang rendah dan relatif cepa bergerak kearah penyesuaian pemakaian bahan baku dan berorientasi pasar. Ketiga faktor diatas menempatkan IKM disalah satu pihak mampu menunjukkan diri menjadi usaha yang memiliki keunggulan daya saing dan dinamika dalam pertumbuhan ekonomi bahkan para ahli melihat kenyataan dan berpendapat bahwa proses pemulihan ekonomi yang ditunjang oleh meningkatnya IKM secara signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan terpisah nya faktor penggerak IKM dari industri besar merupakan suatu kerapuhan dalam struktur industri yang ada Hal ini menunjukkan bahwa selain sebagai penangkal krisis juga memiliki peran yang sangat strategis dalam ekonomi suatu negara. Tidak dapat dipungkiri bahwa industri kecil dan menengah memegang peran penting dalam memajukan perekonomian suatu negara. e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 IKM adalah Kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi menjadi barang jadi dengan nilai tinggi uantuk penggunaannya yang dalam pelaksanaannya mkempunyai tiga persyaratan Menggunakan tenaga kerja lingkungan Menggunakan teknologi medya sederhana Nilai kekayaan perusahaan . maksimal Rp. 000,Industrti Kecil merupakan sebagaian kesejahteraan dan taraf hidupnya melalui kegiatan dibidang produksi industri berkala kecil dan dalam kegiatan memanfaatkan semua sumber dan Tahun Jumlah Kerupuk Kulit ISSN : 2337 - 3997 faktor-faktor produksi yang tersedia dengan modal kerja dan teknologi yang sederhana. Industri skala kecil dan menengah (IKM) dinegara berkembanmg hampir selalu merupakan kegiatan ekonomi yang terbesar dalam jumlah dan kemampuannya dalam menyerap tenaga kerja. Begitu pula dengan kondisi yang ada di Indonesia, meskipun dalam ukuran sumbangan terhadap PDB belum cukup tinggi, sektor ini dapat tetap menjadi tumpuan bagi stabilitas ekonomi Sehingga perannya diharapkan dapat menciptakan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia. Adapun data perkembangan IKM yang berada di kota Padang adalah sebagai berikut: Tabel 1 Jumlah dan Perkembangan IKM Kota Padang Jenis IKM Jumlah IKM Perkembangan Keripik Keripik Balado Peyek Sumber : Dinas Perindagtamben Kota Padang . Dilihat dari tabel diatas jenis IKM, jumlah industri keripik peyek memiliki kontribusi yang sangat besar yaitu 69 industri yang ada di kota Padang, selanjutnya di ikuti oleh jenis industri keripik balado dengan jumlah 60 industri dan kemudian jenis industri kerupuk kulit yaitu 55 industri, namun selama tiga tahun terakhir perkembangan industri kecil menengah di kota Padang selalu mengalami penurunan yang berarti. Pada tahun 2011 terlihat perkembangan jumlah industri sebanyak 22 IKM dan pada tahun 2012 terlihat perkembangan nasabah mulai menurun dari tahun sebelumnya menjadi 11 IKM. Terjadinya penurunan jumlah industri yang ada di Kota Padang tersebut diduga sebagian usaha mulai beralih ke bidang usaha lain karena tidak mampu untuk bersaing dengan industri yang lain atau terhentinya produksi di sebabkan modal usaha yang masih kurang. Dengan demikian maka fakta tersebut merupakan fenomena kurangnya kinerja pemasaran pada industri yang ada di Kota Padang. Berdasarkan literatur dalam manajemen pemasaran, kinerja pemasaran dapat dipengaruhi oleh orientasi kewirausahaan . orter, 1. mendefinisikan orientasi kewirausahaan sebagai strategi benefit perusahaan untuk dapat berkompetisi secara lebih efektif di dalam market place yang sama. Sementara itu, menurut Gosselin . , bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara orientasi kewirausahaan yang di tetapkan dengan kinerja. Strategi menghasilkan posisi diferensiasi dalam persepsi pelanggan atas nilai yang ditawarkan dan menghasilkan keunggulan bersaing yang spesifik (Ferdinand, 2. Keunggulan bersaing yang diperoleh dari menghantarkan perusahaan menghasilkan kinerja pemasaran yang baik (Ferdinand, 2. Keunggulan bersaing dari strategi diferensiasi akan menjadi instrument yang baik untuk menghasilkan kinerja pemasaran. Oleh karena itu strategi diferensiasi dapat menjadi salah satu perhatian utama setiap perusahaan dalam upayanya mencapai kinerja pemasaran. Berdasarkan uraian pada latar belakang penelitian ini dengan memperhatikan fenomena IKM di Kota Padang, maka penulis memberikan kewirausahaan merupakan variabel Ae variabel penting yang dapat diimplementasikan pada setiap IKM termasuk di Kota Padang, dengan demikian maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian empiris dengan judul AuPengaruh Oerientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Pemasaran e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 IKM Kota Padang Dengan Differentiation Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai Bagaimanakah kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran IKM Kota Padang ? Bagaimanakah strategy pada IKM Kota Padang ? Bagaimanakah strategy terhadap kinerja pemasaran pada IKM Kota Padang ? Apakah differentiation strategy berperan sebagai variabel intervening antara orientasi kewirausahaan dan kinerja pemasaran IKM Kota Padang ? METODE PENELITIAN Jenis peneilitian ini adalah kausal yaitu penelitian yang menganalisis pengaruh satu variabel atau lebih dengan variabel lainnya, (Rochaety. Tresnati dan Latief, 2. Adapun variabel yang dimaksud dalam penelitian ini adalah orientasi kewirausahaan, differentiation, dan kinerja pemasaran. Populasi dan Sampel populasi dalam penelitian ini adalah seluruh IKM Kerupuk kulit, keripik balado dan keripik peyek yang berada di kota Padang pada tahun 2010 Ae 2012 yang berjumlah 184 industri Tahun Jumlah ISSN : 2337 - 3997 Strategy Variabel InerveningAu. (Laporan Dinas Perindagtamben kota Padang. Sebelum ditentukan teknik penarikan sampel, terlebih dahulu ditetapkan jumlah atau ukuran sampel penelitian. Untuk menentukan ukuran sampel, penelitian ini menggunakan formula Slovin dalam Sekaran . sebagai Dimana : n = Ukuran Sampel N = Ukuran Populasi e = Kesalahan penarikan sampel yang ditolerir . n = 126,03 (Pembulatan menjadi 126 Industr. Setelah diketahui ukuran sampel, selanjutnya ditetapkan teknik penarikan Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah proportional cluster random sampling yaitu penarikan sampel secara acak berdasarkan klaster dan proporsional dengan perhitungan sebagai Tabel 2 Populasi. Perhitungan dan Sampel Populasi (Industr. Perhitungan . x 126 = 29,44 . x 126 = 44,51 . x 126 = 52,04 Sampel (Industr. Definisi Operasional Variabel Variabel Orientasi Kewirausahaan (X) Kinerja Pemasaran (Y) Tabel 4 Rekapitulasi Operasional Variabel Indikator Sumber Weerawardena. Jay. C Kemampuan AuExploring The Role of Market Learning Capability C Proaktifitas in Competitive StrategyAy. C Kemampuan European Journal of mengambil resiko Marketing . Vol. 37,p. Voss GB dan Voss ZG. C Pertumbuhan 2000. AuStrategic Orientation and Firm Skala Pengukuran Skala Likert -Sangat Setuju -Setuju -Netral -Tidak Setuju -Sangat Tidak Setuju Skala Likert -Sangat Setuju -Setuju e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 Differentiation (M) Pertumbuhan Volume penjualan C Selalu produk baru C Menciptakan C Melakukan HASIL DAN PEMBAHASAN Uji validitas dan uji reliabilitas Sebelum data hasil kuesioner penelitian dianalisis lebih lanjut, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap alat ukur penelitian untuk membuktikan apakah alat ukur yang digunakan memiliki kesahihan . dan keandalan . untuk mengukur apa yang seharusnya menjadi fungsi ukurnya, yaitu untuk menguji apakah kuesioner telah mengukur secara dan tepat apa yang ingin diukur pada penelitian Berdasarkan menunjukkan bahwa setiap indikator telah Performance in an Artistic EnvironmentAy. Journal of Marketing. Vol. 64, p. Robbins Stephen P. Perilaku Organisasi. Edisi Kelima. Penerbit Erlangga. Jakarta. ISSN : 2337 - 3997 -Netral -Tidak Setuju -Sangat Tidak Setuju Skala Likert -Sangat Setuju -Setuju -Netral -Tidak Setuju -Sangat Tidak Setuju memenuhi syarat validitas, karena semua indikator berada diatas nilai 0,30. Selain valid, alat ukur juga harus memiliki kenadalan atau reliabilitas, suatu alat ukur dapat diandalkan jika alat ukur tersebut digunakan berulangkali akan memberikan hasil yang relatif sama . idak berbeda Uji Regresi Sederhana Pengaruh orientasi kewirausahaan (X) terhadap kinerja pemasaran (Y) Hasil analisis regresi sederhana untuk membuktikan pengaruh orientasi kewirausahaan (X) Tabel 3. Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Variabel Bebas Koefisien Regresi Signifikansi Konstanta 2,172 Orientasi 0,515 Kewirausahaan (X) 6,281 0,295 Sumber : Pengolahan data primer 2013 Variabel Terikat Kinerja Pemasaran (Y) Dari hasil analisis data untuk mengetahui pengaruh orientasi kewirausahaan (X) terhadap kinerja pemasaran (Y) diperoleh nilai koefisien regresi lienar sederhana dan interpretasi sebagai Y = a bX Y = 2,172 0,515X Pengaruh orientasi kewirausahaan (X) terhadap differentiation strategy (I). Hasil analisis regresi sederhana untuk membuktikan pengaruh orientasi kewirausahaan (X). Tabel 4. Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Variabel Bebas Koefisien Regresi Signifikansi Konstanta 8,603 Orientasi 0,292 Kewirausahaan (X) 6,281 0,295 Sumber : Pengolahan data primer 2013 Variabel Terikat Differentiaation (I) e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 Dari hasil analisis data untuk mengetahui pengaruh orientasi kewirausahaan (X) terhadap kinerja pemasaran (Y) diperoleh nilai koefisien regresi lienar sederhana dan interpretasi sebagai I = a bX ISSN : 2337 - 3997 I = 2,172 0,515X Pengaruh Differentiation Strategy (I) terhadap Kinerja Pemasaran (Y) Hasil analisis regresi sederhana untuk membuktikan pengaruh kinerja pemasaran (Y) Tabel 5. Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Variabel Terikat Variabel Bebas Koefisien Regresi Signifikansi Kinerja Pemasaran (Y) Konstanta Differentiation 0,462 Strategy (I) 147,561 0,273 Sumber : Pengolahan data primer 2013 Dari hasil analisis data untuk mengetahui pengaruh differentiation strategy (I) terhadap kinerja pemasaran (Y) diperoleh nilai koefisien regresi linear sederhana dan interpretasi sebagai Y = a bI Y = 2,046 0,642 Analisis Regresi Bertingkat Berdasarkan hasil regresi linear sederhana tentang pengaruh orientasi kewirausahaan (X) terhadap kinerja pemasaran (Y) . angkah pertam. , ditemukan hasilnya yaitu variabel orientasi kewirausahaan (X) berpengaruh terhadap variabel kinerja pemasaran (Y) . ihat tabel . Dengan demikian pernyataan pada langkah pertama dalam pengujian pengaruh mediasi Pengujian pengaruh mediasi pada langkah kedua adalah variabel bebas (Orientasi kewirausahaan (X) harus signifikan terhadap variabel mediasi yaitu differentiation strategy (Y)). Berdasarkan hasil uji regresi sederhana ditemukan bahwa orientasi kewirausahaan (X) berpengaruh signifikan terhadap differentiation strategy (Y) . ihat tabel . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persyaratan langkah 2 dalam uji mediasi atau intervening telah terpenuhi. Langkah ketiga pengujian mediasi adalah . ifferentiation strategy terhadap variabel terikat . inerja pemasara. Hasil uji regresi linear sederhana tentang differentiation strategy terhadap kinerja pemasaran . ihat tabel . memperlihatkan bahwa variabel differentiation strategy (I) pemasaran (Y). Dengan demikian persyaratan ketiga dalam dalam pengujian pengaruh mediasi Berdasarkanhasil uji pada langkah pertama, kedua dan ketiga maka hasil uji intervening atau mediasi dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 6. Hasil Analisis Regresi Bertingkat Koefisien Regresi dan Signifikan Variabel Bebas dan Variabel Terikat Intervening Tahap 1 Sig Tahap 2 Konstanta . 2,172 0,003 1,246 Orientasi 0,515 0,000 0,414 Kewirausahaan (X) Kinerja Pemasaran (Y) Differentiation 0,218 Strategy (I) 0,295 0,427 Sumber : Pengolahan data primer 2013 Pembahasan Pembahasan menjadi empat bagian sesuai dengan hipotesis penelitian yang diajukan sebagai berikut : Sig 0,001 0,000 0,000 Pengaruh terhadap kinerja pemasaran IKM Kota Padang Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama diketahui bahwa orientasi kewirausahaan e-Jurnal Apresiasi Ekonomi Volume 2. Nomor 1. Januari 2014 : 26 - 32 pemasaran IKM Kota Padang. Artinya apabila orinetasi kewirausahaan meningkat maka akan semakin meningkat kinerja pemasaran IKM Kota Padang. Hal ini berarti orientasi kewirausahaan menjadi pertimbangan bagi IKM dalam meningkatkan kinerja pemasarannya. Pengaruh terhadap differentiation strategy IKM Kota Padang Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kedua diketahui bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap differentiation strategy IKM Kota Padang. Artinya Semakin meningkat orientasi kewirausahaan maka akan semakin meningkat differentiation strategy IKM Kota Padang. Pengaruh differentiatin strategy terhadap kinerja pemasaran Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga diketahui bahwa differentiation strategy pemasaran IKM Kota Padang. Artinya dengan adanya differentiatin strategy terhadap suatu produk maka akan meningkatkan kinerja pemasaran, karena menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam membedakan produknya dengan pesaing. Differentiation strategy berperan sebagai variabel intervening antara orientasi kewirausahaan dan kinerja pemasaran IKM Kota Padang Berdasarkan hasil pengujian hipotesis keempat diketahui bahwa variabel orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap differentiation strategy dan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Artinya apabila orientasi kewirausahaan dengan melalui differentiation strategy yang merupakan variabel intervening dapat meningkatkan kinerja pemasaran IKM Kota Padang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam meningkatkan kinerja pemasaran maka upaya yang dilakukan perusahaan adalah orientasi kewrausahan dan menciptakan produk yang berbeda atau strategi diferensiasi dengan pesaing pada IKM tersebut. ISSN : 2337 - 3997 KESIMPULAN Orientasi pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran. Artinya bahwa dengan tingginya orientasi kewirausahaan maka akan pemasaran pada IKM Kota Padang. Orienatasi pengaruh yang positif dan signifikan terhadap differentiation strategy. Dengan memiliki orientasi kewirausahaan yang cukup tinggi akan memudahkan bagi IKM Kota Padang, apalagi dengan adanya differentiation strategy tersebut bisa secara murni dipilih salah satu ataupun dengan dikombinasi dengan yang lainnya untuk meningkatkan persaingan melalui orientasi kewirausahaan. Differentiation strategy mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja Dengan adanya differentiation pemasaran IKM Kota Padang. Dengan memilih differentiation strategy agar dapat melayani kebutuhan rantai pemasaran yang lebih tinggi. Bila ingin meningkatkan kinerja maka harus meningkatkan kebutuhan rantai pemasaran yang lebih baik,. Bila ingin meningkatkan kinerja maka harus merubah pengusaha harus berani menentukan strategi yang tepat. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis terimakasih kepada IKM Kota Padang atas kesempatan penelitiannya dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Pendidikan Pasaman Barat serta semua pihak yang membantu dalam penyelesaian penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA