GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 01-09 Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Indonesia . Nora Pusvita Sari Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Korespondensi penulis: norapusvitasari@gmail. Moh. Faizal Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Email: izal@stebisigm. Fadilla Prodi Perbankan Syariah. STEBIS IGM Palembang Email: dilla@stebisigm. Abstract. This study aims to determine the effect of mudharabah and musyarakah financing on the profitability of Indonesian Islamic Banks. The method used is descriptive quantitative research. The data collection technique uses secondary data, namely the financial statements of Bank Syariah Indonesia obtained from the website of the Financial Services Authority (OJK). The sample used is 53 monthly data for a 4. 5 year period. Samples were taken by purposive sampling technique. The analysis technique used is multiple linear regression with a significance level of 5%. The results showed that mudharabah and musyarakah financing simultaneously had a significant effect on The results of the partial test show that mudharabah financing has a negative effect on profitability, while musyarakah financing has no effect on profitability. Keywords : Mudharabah financing, musyarakah, profitability. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pembiayaan mudharabah dan musyarakah terhadap profitabilitas Bank Syariah Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Adapun teknik pengambilan data dengan menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan Bank Syariah Indonesia yang diperoleh dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sampel yang digunakan 53 data bulanan selama 4,5 tahun periode. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan tingkat signifikansi Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil uji parsial menunjukkan pembiayaan mudharabah berpengaruh negatif terhadap profitabilitas sedangkan pembiayaan musyarakah tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Kata kunci : Pembiayaan mudharabah, musyarakah, profitabilitas. Received September 30, 2022. Revised Oktober 2, 2022. Oktober 22, 2022 Nora Pusvita Sari, norapusvitasari@gmail. Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Indonesia . Pendahuluan Sistem ekonomi Islam merupakan sistem berdasarkan hukum yang dibangun dengan prinsip dan kesakralan akad. Dalam Islam, sebuah kontrak dianggap legal dan berkekuatan hukum oleh syariah jika pasal kontrak tersebut bebas dari semua yang dilarang atau diharamkan. Dengan kata lain jika sebuah kontrak tidak memiliki atau mengandung elemen yang dilarang seperti riba atau gharar, maka kontrak tersebut dianggap sah (Iqbal & Abbas, 2. Pembiayaan mudharabah menurut Karim . merupakan konrak antara dua pihak dimana pihak pertama sebagai pemilik modal dengan mempercayakan sejumlah modalnya untuk dikelola oleh pihak kedua, yaitu dengan melakukan usaha yang bertujuan mendapatkan keuntungan. Sedangkan menurut Sudarsono . , pembiayaan mudharabah adalah kerjasama antara kedua belah pihak untuk membuat usaha, dimana pihak pertama . hahibul maa. dengan menyediakan modal dan pihak kedua . menjadi pengelola (Romdhoni & Yozika, 2. Pembiayaan musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk melakukan usaha tertentu dimana masing-masing berkontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan risiko ditanggung bersama sesuai kesepakatan dalam membiayai usaha baru atau yang sudah berjalan (Pratama et al. , 2. Menurut PSAK 106 keuntungan pembiayaan musyarakah dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati oleh kedua pihak dan kerugian akan dibebankan berdasarkan porsi kontribusi dana yang disetorkan (Almunawwaroh & Marlina, 2. Dari uraian di atas perbankan syariah juga memerlukan pengawasan kinerja yang baik oleh regulator perbankan. Salah satunya yaitu untuk menilai kinerja keuangan suatu bank dengan melihat tingkat profitabilitasnya. Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator keberhasilan atas kesehatan bank. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan, hal ini ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi (Kasmir, 2. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu perusahaan, ukuran yang digunakan adalah ROA (Return on Asset. ROA (Return on Asset. adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan semua aset yang dimiliki perusahaan. Dalam ROA, laba yang dihasilkan ialah laba sebelum bunga dan pajak, alasan menggunakan ROA (Return on Asset. karena untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Apabila ROA (Return on Asset. meningkat maka profitabilitas perusahaan meningkat (Diana, 2. Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dimana akan melakukan penelitian pada data-data numerical . yang terdapat pada laporan keuangan dan diolah menggunakan SPSS 26, dengan begitu akan memperoleh hasil signifikan perbedaan atau signifikan hubungan antar variabel yang diteliti, dan menggunakan pendekatan kuantitatif dan asosiatif yaitu penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih, dimana variabel mudharabah dan musyarakah sebagai variabel independen untuk mengetahui apakah ada pengaruh terhadap profitabilitas sebagai variabel dependen (Hardani et al. , 2. Sumber data dalam penelitian merupakan subyek dimana data dapat diperoleh. Maka dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder. Data sekunder data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (Radjab & JamaAoan, 2. Oleh karena itu, peneliti menggunakan laporan keuangan GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 01-09 bulanan dari Bank Syariah Indonesia yang diperoleh dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2018-2022. Pembahasan Bank yaitu badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan disalurkan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Sedangkan bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Menurut Sudarsono. Bank Syariah adalah lembaga keuangan negara yang memberikan pembiayaan dan jasa-jasa lainnya didalam lalu lintas pembayaran dan juga peredaran uang yang beroperasi dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah atau Islam. Menurut Perwataatmadja. Bank Syariah adalah bank yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah (Isla. dan tata caranya didasarkan pada ketentuan Al-qurAoan dan hadist (Andrianto & Firmansyah Anang, 2. Kata pembiayaan berasal dari kata AubiayaAy yang berarti mengeluarkan dana untuk kepentingan sesuatu. Sedangkan pembiayaan adalah penyediaan uang atau Pembiayaan adalah penyediaan uang atau tagihan berdasarkan pesertujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan dengan jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil (Nurnasrina & Putra, 2. Menurut UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Syariah menyatakan pembiayaan adalah penyediaan uang atau tagihan yang berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan dalam jangka waktu tertentu dengan imbalan bagi hasil. Mudharabah bisa disebut qirad yaitu syarikah yang terbentuk antara dua pihak, dimana pihak pertama menyediakan seluruh modal . hahibul maa. dan pihak lain menjadi pengelola. Pemodal bersepakatan menyerahkan seluruh modalnya kepada pengelola untuk dikelola, keuntungan usaha dibagi sesuai yang telah disepakati dan dituangkan dalam kontrak. Apabila terjadi kerugian akan ditanggung oleh pihak pertama . hahibul maa. selama bukan akibat kelalaian pengelola . Mudharabah dinyatakan sah jika modalnya diserahkan kepada pengelola dan telah disepakati bersama. Setelah modal diserahkan pihak pemodal tidak diperbolehkan ikut melalukukan pengelolaan secara mutlak, sebab prinsip mudharabah penyerahan modal secara penuh kepada pihak pengelola (Sri Wahyuni, 2. Musyarakah dalam segi bahasa disebut dengan syirkah yang bearti al-ikhtilat . salah satu harta dengan harta lainnya sehingga sulit dipisahkan. Dalam segi terminologi, musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk membuat usaha tertentu dimana masing-masing memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan (Musfiroh, 2. Rasio profitabilitas adalah rasio utama dalam laporan keuangan, karena tujuan utama perusahaan yaitu keuntungan atau hasil operasi. Keuntungan merupakan hasil akhir dari kebijakan dan keputusan manajemen. Rasio profitabilitas sangat penting bagi pengguna laporan tahunan, khususnya investor ekuitas dan kreditor (Chan Nana. Profitabilitas adalah salah satu indikator berharga dari tingkat kesehatan bank umum, ukuran profitabilitas yang digunakan adalah Return On Assets (ROA), yang merupakan salah satu proksi untuk melihat kinerja keuangan suatu bank. Menurut Surat Edaran OJK No. 14/SEOJKK. 03/2017, rasio (Return On Asse. ROA merupakan perbandingan antara laba sebelum pajak dengan rata-rata total asset. Semakin besar (Return On Asse. ROA menunjukan bahwa kinerja keuangan bank semakin baik, karena tingkat pengembalian . semakin besar. Jika pihak bank dapat dapat menjaga kinerjanya dengan baik, terutama tingkat profitabilitasnya GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Indonesia . semakin tinggi kemungkinan jumlah dana dari pihak ketiga yang berhasil dihimpun juga meningkat. Menurut Pirmatua Sirait. ROA (Return On Asset. adalah rasio yang sering disebut dengan kekuatan laba . arning power rati. , menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari sumber daya . yang tersedia (Sirait, 2. Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Musyarakah ROA Valid N . Mini 0,04 Maxi 1,13 Mean ,11 0,5121 Berdasarkan tabel 4. 1 dapat dilihat bahwa jumlah data . yang digunakan dalam penelitian ini adalah 53. Return On Asset (ROA) memiliki rata-rata . sebesar 0,5121 dan nilai standar deviasi sebesar 0,29499 dengan nilai minimum sebesar 0,04 dan maksimum sebesar 1,13. Pembiayaan mudharabah memiliki ratarata . sebesar 2219097,74 dan nilai standar deviasi sebesar 823767,571 dengan nilai minimum sebesar 800899 dan maksimum sebesar 3533411. Sedangkan pembiayaan musyarakah memiliki rata-rata . sebesar 33118987,11 dan nilai standar deviasi sebesar 15024928,730 dengan nilai minimum sebesar 16901124 dan maksimum sebesar 60295394. Uji Normalitas Berdasarkan gambar 4. 2 dapat disimpulkan bahwa grafik Normal P-Plot terlihat titik-titiknya menyebar disekitar garis diagonal dan penyebarannya mengikuti arah diagonal maka data dalam penelitian ini dinyatakan berdistribusi normal. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Std. Deviation 823767,57 0,29499 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 01-09 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Musyarakah Dependent Variable: ROA Collinearity Statistics Toleran VIF 0,866 1,154 0,866 1,154 Berdasarkan tabel 4. 3 di atas, maka dapat diketahui nilai Variance Inflation Factor (VIF) untuk masing- masing variabek sebagai berikut: Nilai VIF untuk variabel mudharabah sebesar 1,154 < 10 dan nilai tolerance sebesar 0,866 > 0,1 maka variabel mudharabah dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Nilai VIF untuk variabel musyarakah sebesar 1,154 < 10 dan nilai tolerance sebesar 0,866 > 0,1 maka variabel musyarakah dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan gambar 4. 3 menunjukan bahwa titik-titik menyebar dan tidak membuat pola yang jelas dan titik-titik menyebar secara acak dan tersebar baik diatas dan dibawah angka 0 dan pada sumbu Y. Maka, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Indonesia . Uji Autokorelasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinModel R R Square Square the Estimate Watson 0,427a 0,182 0,150 0,27202 1,054 Predictors: (Constan. Pembiayaan Musyarakah. Pembiayaan Mudharabah Dependent Variable: ROA Dari tabel 4. 4 dapat dilihat bahwa nilai Durbin Watson sebesar 1,054 atau 1. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. DW hitung berada diantara -2 sampai 2 yang berarti tidak terjadi autokolerasi. Koefisien Deternimasi (R Squar. Model Summaryb Mode 0,427a Square 0,182 Adjusted R Std. Error of DurbinSquare the Estimate Watson 0,150 0,27202 1,054 Predictors: (Constan. Pembiayaan Musyarakah. Pembiayaan Mudharabah Dependent Variable: ROA Berdasarkan tabel 4. 5 diketahui nilai koefisien determinasi (R. menunjukan angka R square sebesar 0,182. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan variabel independen yaitu pembiayaan mudharabah dan musyarakah dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel dependen yaitu Return On Asset (ROA) sebesar 18,2% sedangkan sisanya 81,8 % dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak terdapat dalam Uji F ANOVAa Sum Model Squares Regressio 0,825 Residual 3,700 Total 4,525 Mean Square 0,413 5,576 Sig. 0,007b 0,074 Dependent Variable: ROA Predictors: (Constan. Pembiayaan Musyarakah. Pembiayaan Mudharabah GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 01-09 Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 4. 6 dengan taraf signifikansi = 5% atau 0,05 dengan ketentuan : DfN1 = 3 -1 = 2 DfN2 = 53 -3 = 50 Maka nilai ftabel sebesar 3,18 Dari hasil pengelolaan data diatas diperoleh fhitung 5,576 > ftabel 3,18 dan nilai sig 0,007 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel mudharabah dan musyarakah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Rerurn On Asset (ROA). Uji t Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error 0,768 0,169 -1,396E- 0,000 1,626E-9 0,000 Model (Constan. Pembiayaan Mudharabah Pembiayaan Musyarakah Dependent Variable: ROA Standardi Coefficie Beta -0,390 Sig. 4,555 0,000 -2,837 0,007 0,083 0,603 0,549 Berdasarkan tabel 4. 7 di atas terlebih dahulu menentukan ttabel dengan signifikansi 5% berdasarkan uji 2 sisi dan derajat kebebasan dengan rumus df = n Ae k ( n adalah jumlah sampel dan k adalah jumlah variabel beba. Df = 53 Ae 2 = 51 maka diperoleh nilai ttabel sebesar 2. Berikut pembahasan uji parsial antara pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah terhadap Return On Asset (ROA). Hasil pengelolaan pembiayaan mudharabah diperoleh nilai thitung -2,837 < ttabel 2,00758 dengan Sig 0,007 < 0,05 menunjukan bahwa pembiayaan mudharabah memiliki hasil yang signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa pembiayaan mudharabah memiliki pengaruh negatif terhadap Return On Asset ( ROA). Hasil pengelolaan pembiayaan musyarakah diperoleh thitung 0,603 < ttabel 2,00758 dengan sig 0,549 > 0,05 menunjukan bahwa memiliki hasil tidak Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya variabel pembiayaan musyarakah tidak berpengaruh secara parsial terhadap Return On Asset ( ROA). GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Indonesia . Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini mengenai pengaruh pembiayaan mudharabah dan musyarakah terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Syariah Indonesia, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pembiayaan mudharabah berpengaruh negatif terhadap Return On Asset (ROA) Bank Syariah Indonesia berdasarkan hasil regresi secara parsial penelitian menunjukan bahwa uji t yang diperoleh thitung -2,837 < ttabel 2,00758 dengan Sig 0,007 > 0,05 maka kesimpulan yang di ambil Ha diterima dan H0 Pembiayaan musyarakah tidak berpengaruh secara parsial terhadap Return On Asset (ROA) berdasarkan hasil regresi secara parsial penelitian menunjukan bahwa uji t yang di peroleh thitung 0,603 < ttabel 2,007258 dengan sig 0,549 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diketahui dari uji simultan . ji F) didapat nilai fhitung 5,576 > ftabel 3,18 dan nilai sig 0,007 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak, artinya variabel pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Rerurn On Asset (ROA) Bank Syariah Indonesia. GEMILANG - Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 Oktober 2022 e-ISSN: 2962-3987. p-ISSN: 2962-4428. Hal 01-09 Daftar Pustaka Almunawwaroh. Medina, & Marlina. Rina. Analisis Pengaruh Pembiayaan Musyarakah Terhadap Profitablitas Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Akutansi, 12. Andrianto, & Firmansyah Anang. Manajemen Bank Syariah (Implementasi Teori dan Prakti. Penerbit Qiara Media. Chan Nana. Pengertian Rasio Profitabilitas. Diana. Rahma. Shinta. Analisis Laporan Keuangan dan Aplikasinya. Media. Hardani. Andriani. Helmina. Ustiawaty. Jumari. Utami. Istiqomah. Fardani. Suksama, & Auliya. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka