Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 4. No 2. September 2023. Hal 169-174 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Pelatihan Penyusunan Proposal Bisnis bagi Penyandang Disabilitas Luh Made Wisnu Satyaninggrat1. Khairunnissa Rahmah2 1,2Program Studi Bisnis Digital. Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi. Institut Teknologi Kalimantan Email: 1*luh. satyaninggrat@lecturer. id, 2khairunnisa. rahmah@lecturer. (Luh Made Wisnu Satyaninggrat* : Corresponding Autho. Received 11-May-2023 Accepted 8-August-2023 Publish 15-September-2023 AbstrakOeSebagai bentuk rangkaian kegiatan kolaborasi Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi Kalimantan dengan Shopee Indonesia, pada kesempatan kali ini program studi Bisnis Digital menggelar pelatihan secara hybrid dengan tema Penyusunan Proposal Bisnis bagi penyandang disabilitas. Topik ini diangkat sebagai jawaban bagi teman-teman disabilitas yang ingin merintis bisnis namun masih belum paham bagaimana mengemas ide bisnis agar dapat menarik investor untuk menanamkan modal pada usaha mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana sharing knowledge seputar kewirausahaan dengan menggunakan infrastruktur digital, yang nantinya dapat mendukung aktivitas Teman Tuli dari Komunitas Semut Balikpapan dalam memaksimalkan kegiatan usaha yang dimilikinya. Kata Kunci: proposal bisnis. toko online AbstractOe As a form of collaborative activities between the Digital Business Study Program of the Kalimantan Institute of Technology and Shopee Indonesia, on this occasion the Digital Business Study Program held a hybrid training with the theme of Business Proposal Preparation for people with disabilities. This topic is raised as an answer for disabled friends who want to start a business but still do not understand how to package their business ideas to attract investors to invest in their business. This training is expected to be a means of sharing knowledge about entrepreneurship using digital infrastructure, which can later support the activities of Deaf Friends from the Semut Balikpapan Community in maximizing their business Keywords: business proposal. online shop PENDAHULUAN Era saat ini wirausaha merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas perekonomian (Emilia Dewiwati Pelipa, 2. Dalam merintis kegiatan wirausaha, baik dalam lingkup kecil, menengah bahkan skala besar, membutuhkan modal baik berupa modal awal maupun modal kelangsungan usaha. Walaupun modal bukanlah faktor utama dari suatu bisnis, namun modal dapat menjadi kekuatan yang dapat membantu Bisnis agar dapat lebih berkembang (Suprapto. Rusdi, & Paryono, 2. Pemodalan menjadi kendala yang sering muncul saat ingin mengembangkan usaha. Menghadapi kondisi tersebut, pelaku usaha akan berusaha mencari pendanaan atau memberikan tawaran kerjasama dengan para investor dalam bentuk proposal Bisnis atau business plan (Kanaria Herwati, 2. Business plan atau perencanaan usaha merupakan dokumen terperinci yang menjelaskan kemampuan suatu bisnis atau usaha dalam menjual barang ataupun jasa untuk menghasilkan profit yang tinggi serta menarik investor untuk menanamkan modalnya (Kurniadi, 2. Penyusunan business plan atau proposal bisnis harus dilakukan secara jelas dan teperinci sesuai dengan informasi yang ada serta sesuai dengan kondisi riil di lapangan (Musnaini, 2. Selain untuk mencari pendanaan, proposal bisnis juga dapat meminimalisir terjadinya kegagalan usaha dan perencanaan Pengelolaan manajemen bisnis. Pengelolaan Manajemen secara umum melingkupi bidang pemasaran, produksi, sumber daya manusia (SDM), hingga bidang keuangan (Fadilla Ulfah, 2. Secara umum, banyak perintis usaha mengalami kegagalan di awal membuka usaha karena tidak adanya perencanaan awal sehingga pelaksanaan usaha tidak memiliki dasar |Page 169 Copyright A 2023. Luh Made Wisnu Satyaninggrat. Khairunnissa Rahmah. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 4. No 2. September 2023. Hal 169-174 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Perencanaan perlu disusun secara seksama walaupun masih sederhana dan tertulis (Naninsih. Indriasari. Fatma, & Asriani, 2. Dalam Menyusun proposal bisnis dilakukan secara jelas dan terperinci dan dalam proses penyusunan dapat dilakukan secara tidak berurutan pada setiap aspek sesuai dengan informasi yang berhasil dikumpulkan dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan (Musnaini. Wediawati. Adriani. Ratnawati, & Elliyana, 2. Pada era digital saat ini merupakan era yang sangat menguntungkan bagi semua kalangan termasuk para perintis UMKM. Dengan adanya sarana teknologi internet yang dapat diakses dengan mudah, para pelaku UMKM dapat memanfaatkannya sebagai sarana pengembangan bisnis khususnya dari sisi pemasaran digital. Pemasaran digital . nline marketin. merupakan segala usaha yang dilakukan dalam Melakukan pemasaran produk maupun jasa melalui media internet (Jati, 2. Di Indonesia, telah banyak tersedia bisnis berbasis digital . seperti Shopee, bukalapak. Tokopedia, dan sebagainya (Dekas & Oktavianti, 2. Agar pemanfaatan marketplace dapat diperoleh dengan baik, khususnya dari sisi pemasaran dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, para pelaku UMKM perlu memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi minat belanja konsumen serta kiat-kiat sukses berbisnis melalui marketplace (Aflahah & Sufiyanto, 2. Komunitas Semangat Muda Tuli (Semu. Balikpapan memiliki rencana merintis bisnis merchandise, namun memiliki kendala terutama modal, marketing, serta pengembangan produk, sehingga Komunitas Semut Balikpapan memerlukan pelatihan Pengelolaan usaha berupa pembuatan proposal bisnis dan pemasaran melalui marketplace Shopee yang dapat membantu dalam mengarahkan bisnis sesuai dengan tujuan yang ingin dituju dan menjangkau pasar yang lebih luas. Marketplace Shopee merupakan salah satu marketplace yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam berjualan online (Nurbayzura, et al. , 2. Sebagai bentuk rangkaian kegiatan kolaborasi Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi Kalimantan dengan Shopee Indonesia, pada kesempatan ini program studi Bisnis Digital menggelar pelatihan secara hybrid dengan tema penyusunan proposal bisnis dan membuka toko online pada marketplace Shopee bagi penyandang disabilitas. Topik ini diangkat sebagai jawaban pada Komunitas Semut Balikpapan yang ingin merintis bisnis namun masih belum paham bagaimana mengemas ide bisnis agar dapat menarik investor untuk menanamkan modal pada usaha mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana sharing knowledge seputar kewirausahaan dengan menggunakan infrastruktur digital, yang nantinya dapat mendukung aktivitas Teman Tuli dari Komunitas Semut Balikpapan dalam memaksimalkan kegiatan usaha yang dimilikinya. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini dilaksanakan pada Ruang Rapat Perpustakaan Institut Teknologi Kalimantan. Kegiatan ini memberikan pelatihan pembuatan proposal Bisnis serta pemanfaatan toko online kepada Komunitas Semangat Muda Tuli (Semu. Balikpapan yang dilaksanakan pada bulan November 2022 secara hybrid. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi Komunitas Semut Balikpapan untuk mengemas ide Bisnis agar dapat menarik investor untuk menanamkan modal usaha serta memanfaatkan teknologi dalam pemasaran Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pendampingan, dan hasil, sebagaimana terlihat pada gambar 1 berikut. Perencanaan Pelaksanaan Kegiatan Pendampingan Hasil Gambar 1 Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan gambar 1 dijelaskan sebagai berikut: Tahap Perencanaan Pada tahapan ini tim menggali kebutuhan komunitas Semut Balikpapan agar materi yang disampaikan dapat dirasakan kebermanfaatannya bagi peserta pelatihan. Selain itu pada tahap ini juga dilakukan koordinasi waktu dan tempat pelaksanaan dengan komunitas Semut Balikpapan, perwakilan Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan dan pembicara dari |Page 170 Copyright A 2023. Luh Made Wisnu Satyaninggrat. Khairunnissa Rahmah. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 4. No 2. September 2023. Hal 169-174 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. platform toko online. Untuk menjangkau peserta pelatihan yang lebih banyak, pelatihan dilaksanakan dengan metode Hybrid yaitu offline dan online dengan menggunakan platform Zoom. Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pada tahap ini terdiri dari tiga sesi, sesi pertama membahas terkait Penyusunan Proposal Bisnis. Pada sesi ini aspek-aspek yang wajib ada pada Proposal Bisnis seperti gambaran bisnis, deskripsi produk/layanan, rencana & strategi marketing, manajemen & personal, dan rencana operasional dikupas dengan tuntas. Selain itu, juga dijelaskan terkait manfaat proposal bisnis, menentukan ide usaha, nama perusahaan, profil usaha. Pengembangan strategi berdasarkan analisis SWOT, hingga bagaimana membuat presentasi yang menarik untuk dapat meyakinkan calon investor. Pada sesi kedua, memberikan edukasi bagaimana membangun toko online, tips analisis pasar dengan tools yang tersedia pada platform toko online, serta tips dan trik mengelola toko online agar dengan mudah dapat menjangkau calon pembeli. Pada sesi ketiga, merupakan sesi penutup berupa diskusi yang dapat memfasilitasi peserta pelatihan untuk bertanya dengan dibantu oleh Perwakilan Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan. Tahap Pendampingan Pada tahapan ini tim membentuk grup whatsapp yang bertujuan sebagai media monitoring dan pendampingan bagi peserta pelatihan terkait penyusunan proposal bisnis, pembangunan toko online serta proses menjalankan bisnis rintisan. Hasil dan Publikasi Pada tahapan ini tim membuat laporan kegiatan yang telah dilaksanakan serta membuat publikasi artikel sebagai luaran kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 24 November 2022 dengan berlokasi di ruang rapat Perpustakaan Institut Teknologi Kalimantan. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan kolaborasi dengan toko online untuk memberikan pelatihan pada masyarakat sesuai dengan tema yang dibutuhkan. Pada kegiatan ini, peserta pelatihan berasal dari Komunitas Semangat Muda Tuli (Semu. Balikpapan sejumlah 24 peserta dengan rincian 9 peserta hadir secara offline dan 15 peserta hadir secara online. Komunitas Semut Balikpapan hendak merintis bisnis dan mencari pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya. Selain itu, adaptasi pemanfaatan teknologi dalam menjalankan bisnis merupakan suatu keharusan agar dapat bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Dokumentasi kegiatan pelatihan penyusunan proposal Bisnis bagi disabilitas sebagai berikut: Penyampaian Materi Kegiatan pelatihan dimulai pada Pukul 10. 00 WITA, dimulai dari registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penyusunan proposal Bisnis dan membangun toko online dengan dibantu menerjemahkan dalam Bahasa isyarat oleh perwakilan Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan. Kondisi penyampaian materi dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2 Penyampaian Materi |Page 171 Copyright A 2023. Luh Made Wisnu Satyaninggrat. Khairunnissa Rahmah. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 4. No 2. September 2023. Hal 169-174 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Diskusi pada Akhir Sesi Penyampaian Materi Pelaksanaan diskusi dilaksanakan pada akhir sesi penyampaian materi. Diskusi hybrid berjalan dengan sangat aktif. Peserta pelatihan baik peserta pelatihan online dan peserta pelatihan offline sangat antusias dengan materi yang dibawakan serta berkonsultasi terkait ide Bisnis, brand, tips menjalankan usaha dengan modal minim, cara menarik perhatian investor, serta cara agar toko online ramai dikunjungi oleh calon pembeli. Proses komunikasi pada sesi diskusi juga dibantu oleh perwakilan Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan. Gambar 3 Sesi Diskusi selama Pelatihan Hybrid Sharing Bahasa Isyarat oleh Komunitas Semut Balikpapan Setelah sesi diskusi selesai, perwakilan Komunitas Semut Balikpapan menyampaikan materi dasar terkait penggunaan Bahasa isyarat. Materi yang disampaikan berupa abjad, warna, perasaan, serta cara berkomunikasi dua arah. Setelah pemaparan materi, tim dosen melakukan simulasi berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa isyarat. Gambar 4 Sharing Bahasa isyarat oleh Komunitas Semut Balikpapan Gambar 5 Dosen simulasi komunikasi dengan bahasa isyarat Sesi Foto Bersama Kegiatan pelatihan ditutup dengan Melakukan foto Bersama yang diikuti oleh dosen, narasumber, perwakilan JBI Balikpapan, dan perwakilan Komunitas Semut Balikpapan yang hadir secara offline yang ditunjukkan pada gambar 6. |Page 172 Copyright A 2023. Luh Made Wisnu Satyaninggrat. Khairunnissa Rahmah. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 4. No 2. September 2023. Hal 169-174 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Gambar 6 Penutupan Pelatihan Pelatihan penyusunan proposal Bisnis ini telah berjalan dengan baik dan lancar. Dalam pelaksanaannya. Menggunakan platform Zoom untuk mengakomodir peserta yang berhalangan hadir secara offline. Peserta sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan Peserta dapat memahami tata cara penyusunan proposal Bisnis beserta mengadaptasi Teknologi melalui toko online untuk memasarkan produk. Setelah pelatihan ini, peserta mulai merancang ide Bisnis serta proposal Bisnis untuk digunakan dalam mencari pendanaan Bisnis. Pengetahuan tentang pemanfaatan toko online untuk memasarkan produk juga meningkat sehingga diharapkan dapat membantu peserta dalam menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di kota Balikpapan saja. KESIMPULAN Kegiatan pelatihan ini berlangsung pada tanggal 24 November 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada Komunitas Semut Balikpapan terkait penyusunan proposal Bisnis dan membangun toko online agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Tahapan kegiatan ini dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pendampingan, dan hasil. Kegiatan pelatihan dihadiri 24 peserta dengan rincian 9 . peserta hadir secara offline dan 15 . ima bela. peserta hadir secara online. Kegiatan ini dibantu menerjemahkan dalam Bahasa isyarat oleh perwakilan Juru Bahasa Isyarat (JBI) Balikpapan. Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan yang baik oleh Komunitas Semut Balikpapan. Hal ini ditunjukkan dengan antusiasme peserta dan keaktifan peserta dalam berkonsultasi terkait ide bisnis, brand, tips menjalankan usaha dengan modal minim, cara menarik perhatian investor, serta cara agar toko online ramai dikunjungi oleh calon pembeli. Pelatihan penyusunan proposal Bisnis ini telah berjalan dengan baik dan lancar. Dengan Menggunakan metode pelaksanaan yang hybrid, memudahkan peserta yang berhalangan hadir secara offline untuk turut memperoleh informasi. Diakhir sesi pelatihan ini, peserta berencana untuk mematangkan ide Bisnis serta proposal Bisnis untuk digunakan dalam mencari pendanaan Bisnis. Pengetahuan tentang pemanfaatan toko online juga akan diaplikasikan untuk memasarkan produk secara online sehingga peserta dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di kota Balikpapan DAFTAR PUSTAKA