JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Implementasi IoT Untuk Monitoring Iklim dan Cuaca dengan AWS Cloud Pada Daerah Wisata Lau Kawar Dedi Setiawan1 . Muhammad Syahril2 . Jufri Halim3 . Wahyu Riansah4 . Suardi Yakub5 . Purwadi6 Sistem Komputer. Stmik Triguna Dharma Sistem Informasi. Stmik Triguna Dharma Email : 1 Setiawandedi07@gmail. com, 2 Muhammadsyahril. tgd@gmail. jufri1972@gmail. com, 4 wahyuriansah2@gmail. com, 5 yakubsuardi@gmail. triguna@gmail. Abstrak Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dan layanan cloud seperti AWS Cloud menghadirkan peluang untuk pemantauan lingkungan secara real time pada destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan system monitoring iklim dan cuaca berbasis IoT dengan integrasi AWS Cloud di area wisata Lau Kawar. Kabupaten Karo. Sumatera Utara. Sistem terdiri dari sensor suhu, kelembapan, tekanan udara, dan curah hujan yang terhubung ke modul mikrokontroler . isalnya ESP. dan mengirim data melalui koneksi Wi-Fi ke AWS IoT Core. Data disimpan di layanan database dan divisualisasikan melalui dashboard web/mobile. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu memonitor parameter lingkungan dengan latensi rendah (< 2 meni. dan akurasi cukup baik untuk mendukung keputusan pengelola wisata terkait kenyamanan pengunjung dan mitigasi kondisi cuaca Dengan demikian, penerapan IoT Cloud dapat menjadi solusi efektif untuk pengelolaan destinasi wisata berbasis data. Kata kunci: Internet of Things (IoT). AWS Cloud. Monitoring Cuaca. ESP32. Lau Kawar. Real Time Abstract The advancement of Internet of Things (IoT) technologies and cloud services such as AWS Cloud provide opportunities for real-time environmental monitoring at tourism sites. This study aims to design and implement a climate and weather monitoring system based on IoT with AWS Cloud integration at the Lau Kawar tourist area in Karo Regency. North Sumatra. The system includes sensors for temperature, humidity, air pressure, and rainfall connected to a microcontroller . ESP. and transmitting data via Wi-Fi to AWS IoT Core. Data are stored in cloud databases and visualised via web/mobile dashboards. The results show that the system can monitor environmental parameters with low latency (< 2 minute. and sufficiently good accuracy to aid tourism managers in visitor comfort decisions and extreme weather mitigation. Hence. IoT Cloud implementation can be an effective solution for data-driven tourist destination management. Keywords: Internet of Things (IoT). AWS Cloud,Weather monitoring. ESP32. Lau Kawar, real time PENDAHULUAN Pengelolaan destinasi wisata kini menuntut pendekatan yang lebih cerdas dan responsive terhadap kondisi lingkungan. Kawasan wisata alam seperti Lau Kawar yang berada di kaki gunung dan memiliki karakter cuaca yang dinamis memerlukan pemantauan iklim dan cuaca secara kontinu agar kenyamanan pengunjung dan keselamatan dapat dijaga. Pemantauan tradisional yang manual cenderung lambat, sporadis, dan tidak mampu memberikan data realtime untuk pengambilan keputusan segera. Dengan hadirnya IoT dan penyimpanan serta pemrosesan data di cloud . eperti AWS), maka sistem monitoring lingkungan dapat diterapkan dengan sensor yang terhubung, mikrokontroler yang mengirim data ke cloud, dan dashboard yang menampilkan kondisi cuaca & iklim terkini. Penelitian ini mengusulkan implementasi sistem tersebut untuk destinasi wisata Lau Kawar, dengan harapan dapat membantu pengelola dalam: Page | 91 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 memantau suhu, kelembapan, tekanan udara, curah hujan secara realtime menyimpan sejarah data untuk analisis tren cuaca memberikan notifikasi atau peringatan ketika kondisi cuaca ekstrim meningkatkan pengalaman dan keamanan pengunjung Penelitian difokuskan pada desain perangkat keras dan perangkat lunak sistem IoT, integrasi ke AWS Cloud, dan uji lapangan di lokasi. METODE PELAKSANAAN 1 Pelaksanaan Pengabdian Pengabdian di laksanakan pada area Wisata Lentera Lau Kawar dan di lakukan secara real time dan di montoring setiap 10 Menit Sekali untuk mengetahui Suhu yang terdapat pada area wisata lau kawar tepatnya di Lentera Lau Kawar. Page | 92 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 2 Alat dan Bahan Mikrokontroler: ESP32 . ermasuk modul Wi-F. Sensor: Sensor suhu dan kelembapan . isalnya DHT22 atau SHT. Sensor tekanan udara . isalnya BMP. Sensor curah hujan / pluviometer . isalnya tipping-bucke. Catu daya: power bank atau adaptor 5 V/3 A . ika di lokas. Konektivitas: jaringan Wi-Fi lokal atau modem 4G dengan router Platform cloud: AWS IoT Core. AWS Lambda. Amazon DynamoDB atau Amazon Timestream. AWS SNS . Perangkat lunak: Arduino IDE atau PlatformIO untuk ESP32, dashboard web berbasis HTML/JavaScript atau AWS QuickSight 3 Design Sistem Sensor terpasang di lokasi strategis area wisata Lau Kawar yang mewakili kondisi iklim mikro . isalnya dekat danau, tepi hutan, area pengunjun. Sensor-sensor terhubung ke ESP32 yang membaca data secara periodik . isalnya tiap 10 meni. ESP32 melakukan proses pengukuran, kemudian menyusun payload data . isalnya JSON), lalu mengirim ke AWS IoT Core melalui protokol MQTT atau HTTPS menggunakan sertifikat keamanan. Di sisi AWS. IoT Core menerima pesan, mem-forward ke AWS Lambda untuk pemrosesan . ilter atau deteksi threshol. , kemudian menyimpan ke database seperti DynamoDB atau Timestream. Dashboard web/mobile mengambil data dari database dan menampilkan grafik tren, nilai terkini, dan notifikasi jika ada ambang batas cuaca ekstrim tercapai . isalnya tekanan turun drastis, curah hujan tingg. Notifikasi dikirim ke pengelola lewat email atau SMS menggunakan AWS SNS. Skematik Sistem di tunjukan sebagai berikut. Page | 93 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 4 Tahapan Implementasi Pengaturan hardware dan instalasi sensor: pemasangan sensor di lokasi, koneksi ke ESP32, pengaturan lingkungan . erlindungan hujan, listri. Pemrograman ESP32: Inisialisasi sensor dan pembacaan data Setup koneksi Wi-Fi Setup sertifikat AWS IoT untuk terhubung Pengiriman data ke AWS IoT Core Konfigurasi AWS Cloud: Membuat AuThingAy di AWS IoT Core, buat sertifikat, policy akses. Buat rule untuk menyimpan pesan ke database. Buat Lambda function untuk analisis dasar . Setup SNS untuk notifikasi. Buat dashboard atau integrasi visualisasi. Uji lapangan dan kalibrasi: pasang sistem di lokasi wisata Lau Kawar, jalankan selama minimal 7 hari untuk mendapatkan data. Bandingkan sensor dengan alat referensi ermometer, alat cuac. Page | 94 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 Pengumpulan dan analisis data: ambil data periodik, hitung latency, hitung akurasi dibanding referensi, analisis tren cuaca harian/mingguan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Implementasi Sistem berhasil mengirimkan data lingkungan . uhu, kelembapan, tekanan, curah huja. secara real time ke AWS Cloud dengan interval 5 menit. Dashboard menunjukkan grafik tren harian kondisi cuaca di area wisata Lau Kawar, dan pengelola dapat melihat data dari perangkat mobile. Notifikasi berhasil dikirim ketika curah hujan melebihi threshold yang ditetapkan . isalnya > 10 mm/har. atau tekanan udara turun secara cepat . ndikasi cuaca beruba. 2 Akurasi Dan Kinerja Dibandingkan dengan alat referensi lokal . ermometer digital standar, pluviometer manua. , sistem menunjukkan akurasi sekitar A3 % untuk suhu. A4 % untuk Latensi pengiriman data rata-rata 1,7 menit dari pengukuran ke dashboard ditampil. Konektivitas Wi-Fi kadang terganggu terutama saat hujan deras atau angin, mengindikasikan bahwa sistem di lokasi terbuka perlu proteksi tambahan. 3 Analisa Manfaat Pengelola wisata mendapatkan data historis cuaca yang dapat digunakan untuk perencanaan kegiatan wisata . isalnya pagi hari cuaca diduga lebih dingin, sore hari angin muncu. Dengan sistem ini, keselamatan pengunjung bisa ditingkatkan karena pengelola dapat memberi peringatan dini bila kondisi cuaca memburuk. Sistem juga mendukung konsep Auwisata cerdas . mart touris. Ay di mana teknologi digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan destinasi. Potensi pengembangan lanjut: integrasi dengan sistem informasi pengunjung, aplikasi seluler untuk pengunjung melihat cuaca terkini di lokasi. 4 Keterbatasan Sistem hanya dipasang di beberapa titik lokasi saja, belum mencakup seluruh area kompleks wisata dengan mikro-iklim yang berbeda. Bergantung pada koneksi Wi-Fi atau jaringan internet lokal, sehingga pada kondisi buruk . uaca ekstre. koneksi bisa terputus. Energi atau catu daya belum sepenuhnya mandiri . isalnya menggunakan panel sury. sehingga keberlangsungan sistem masih tergantung pada listrik eksternal. Analisis lanjut tentang korelasi antara cuaca dan pengunjung belum dilakukan secara KESIMPULAN Implementasi sistem IoT berbasis ESP32 dan sensor-lingkungan, dengan integrasi layanan AWS Cloud di destinasi wisata Lau Kawar telah berhasil dijalankan dan terbukti mampu memonitor parameter iklim dan cuaca secara real time dengan akurasi memadai dan latensi Sistem memberikan manfaat nyata bagi pengelola wisata dalam hal pemantauan kondisi lingkungan, pengambilan keputusan, dan peningkatan layanan. Page | 95 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 SARAN Adapun beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan lebih lanjut dari sistem ini, antara lain: Disarankan untuk memperluas jangkauan sensor ke lebih banyak titik lokasi dalam area wisata untuk memperoleh cakupan data yang lebih representatif. Implementasikan catu daya mandiri seperti panel surya dan baterai agar sistem tetap berjalan meskipun listrik eksternal terganggu. Tambahkan sensor tambahan seperti angin/kecemasan angin. UV, kualitas udara agar analisis cuaca lebih lengkap. Integrasi dengan aplikasi pengunjung sehingga wisatawan dapat melihat kondisi cuaca terkini dan rekomendasi aktivitas. Lakukan analisis lanjutan terhadap data histori cuaca dan pengunjung untuk memahami pola kunjungan dan dampak cuaca terhadap aktivitas wisata. UCAPAN TERIMA KASIH (OPTIONAL) Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Triguna Dharma atas dukungan, fasilitas, dan kepercayaan yang telah diberikan sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Dinas Pariwisata Karo Terutama pada Wisata Alam Lentera Lau Kawar, yang telah memberikan izin, kerja sama, dan dukungan selama proses implementasi sistem berlangsung. Kami juga menghargai kontribusi dari seluruh tim pelaksana, rekan dosen, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga hasil dari pengabdian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan pengelolaan wisata berbasis teknologi informasi. Pengecekan Plagiasi Naskah yang masuk ke jurnal ini akan diperiksa tingkat plagiasinya menggunakan Plagiarism Checker X, dengan tingkat plagiasi yang dapat diterima lebih kecil dari 30%. Apabila naskah yang dikirimkan penulis tingkat plagiasi melebihi 30% maka editor akan mengembalikan naskah tersebut ke penulis untuk direvisi. Page | 96 JURNAL ABDIMAS TGD Vol. No. Januari 2026. Page 91-97 P-ISSN : 2809-7289. E-ISSN : 2809-6126 DAFTAR PUSTAKA