ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Produksi Pangan Halal Berkelanjutan: Review Pengelolaan Limbah Dan Efisiensi Energi Sustainable Halal Food Production: A Review of Waste Management and Energy Efficiency Anni Rohimah1. Raden Hernadi2. Sartono3. Abdul Rouf Fitriyanto4 1,2,3,4Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah A. Fachruddin 1annirohimah@unimar. id, 2hernadinf@gmail. com*, sartonocatania@gmail. masroufku@gmail. Abstract This literature review analyzes research on waste management, energy efficiency, and sustainable resources in clean halal production to address the gap in integrating sustainability with halal ethical standards. The literature review evaluates waste management practices, compares improvements in energy efficiency, identifies sustainable resource strategies, compares technological innovations, and analyzes governance frameworks in halal production systems. The analysis was conducted on multidisciplinary studies from Southeast Asia, the Middle East, and globally. The primary focus is on qualitative, conceptual, and case study methodologies. The analysis shows strong alignment between halal ethical principles and sustainability goals, but empirical validation and operational implementation remain limited. Technological innovations such as AI, blockchain, and IoT improve waste reduction and energy optimization, but face adoption barriers, including cost and regulations. Waste valorization and circular economy approaches demonstrate environmental and economic benefits, albeit limited. Governance frameworks emphasize Islamic ethics and ESG criteria, but face inconsistent standards and limited stakeholder collaboration. Sustainable halal production integration still requires further development. This review emphasizes the importance of scalable, evidence-based strategies to promote sustainability in the halal industry, providing policymakers and stakeholders with guidance on aligning halal integrity with global environmental goals. Keywords: clean production, food, halal Abstrak Literarure review ini menganalisis penelitian tentang pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi halal yang bersih untuk mengatasi kesenjangan dalam mengintegrasikan keberlanjutan dengan standar etika halal. Literarure review mengevaluasi praktik pengelolaan limbah, membandingkan peningkatan efisiensi energi, mengidentifikasi strategi sumber daya berkelanjutan, membandingkan inovasi teknologi, dan menganalisis kerangka kerja tata kelola dalam sistem produksi halal. Analisis dilakukan terhadap studi multidisiplin dari Asia Tenggara. Timur Tengah, dan global. Fokus utama adalah metodologi kualitatif, konseptual, dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan keselarasan yang kuat antara prinsip etika halal dengan tujuan keberlanjutan, namun validasi empiris dan implementasi operasional masih terbatas. Inovasi teknologi seperti AI, blockchain, dan IoT meningkatkan pengurangan limbah dan optimasi energi, namun menghadapi hambatan adopsi termasuk biaya dan peraturan. Pendekatan valorisasi limbah dan ekonomi sirkular menunjukkan manfaat lingkungan dan ekonomi walaupun masih terbatas. Kerangka kerja tata kelola menekankan etika Islam dan kriteria ESG, namun menghadapi standar yang tidak konsisten dan kolaborasi pemangku kepentingan yang terbatas. Produksi halal berkelanjutan mengintegrasikan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Tinjauan ini menekankan pentingnya strategi yang dapat diskalakan dan didasarkan pada bukti empiris untuk mendorong keberlanjutan di industri halal, memberikan informasi kepada pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan tentang cara menyelaraskan integritas halal dengan tujuan lingkungan global. Kata kunci: produksi bersih, makanan, halal Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Pendahuluan Salah satu penentu daya saing adalah keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya adalah UMKM makanan halal . Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 mengatur tentang Kewajiban sertifikasi halal, khususnya produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia. Sistem Jaminan Produk Halal atau SJPH merupakan sistem terintegrasi mulai bahan, proses produksi, produk, personel, dan prosedur penjaminan memenuhin persyaratan halal . Sertifikasi halal bermanfaat dalam meningkatkan daya saing produk . Pelaku UMKM yang produknya sudah berlabel halal akan mendapat benefit terkait perluasan pemasaran produk . Sosialisasi halal tidak hanya dilakukan kepada pelaku usaha, tetapi kepada masyarakat umum, termasuk siswa sekolah . Penelitian tentang pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi bersih produk halal sangat penting karena adanya sistem pangan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Industri halal, termasuk UMKM halal yang mentaati ketentuan Islam, berkembang pesat sehingga memerlukan integrasi dengan kerangka kerja keberlanjutan untuk mengatasi tantangan lingkungan dan sosial . Penerapan prinsip keberlanjutan diantaranya dalam rantai pasok . Penelitian terdahulu fokus terhadap kebijakan sertifikasi halal dan integritas rantai pasok, sementara penelitian terkini fokus terhadap produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab diantar`anya ekonomi hijau, teknologi hemat energi, dan strategi pemanfaatan limbah . Pasar makanan halal diprediksi lebih dari 70% industri makanan global pada tahun 2050, sehingga penting untuk penerapan praktik berkelanjutan . (Kismawadi, 2. Literatur yang ada menunjukkan adanya gap dalam integrasi etika Islam, seperti Maqasid al-ShariAoah, dengan implementasi keberlanjutan, terutama pengurangan limbah dan efisiensi energi dalam produksi halal . , . Analisis literatur review dilakukan terhadap hasil penelitian mulai dari tahun 2013 Tema yang dipilih adalah keberlanjutan produksi halal, dan optimasi energi. Tujuan analisis literature review ini adalah melakukan sistesa penelitian dengan tema pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi halal yang bersih untuk mengetahui immplementasi AusustainabilityAy diintegrasikan dalam produksi halal. Kesimpulan literarute review ini dapat memberikan informasi kepada pembuat kebijakan, pemangku kepentingan industri, dan peneliti untuk meningkatkan keberlanjutan produksi halal. Kebaruan literature review ini adalah kombinasi produksi bersih dengan pengelolaan limbah dan efisiensi energi dalam produksi pangan halal Metode Penelitian Dalam literature review ini, metode yang digunakan adalah metode PRISMA. Langkah-langkah dalam metode PRISMA adalah menentukan kriteria artikel, mencari artikel dan memilih artikel sesuai kriteria. Kriteria artikel yang digunakan adalah pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi bersih makanan halal, dan praktik berkelanjutan dalam produksi makanan halal Selanjutnya dilakukan pencarian artikel berdasar ketiga kriteria di atas. Dalam tahap ini ditemukan 144 Pencarian meliputi lokasi dan waktu penelitian, sifat penelitian, teknik pengumpulan data, dan metode analisis data. Urutan metode PRISMA ditunjukan dalam Gambar 1 berikut. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 kriteria artikel mencari artikel memilih artikel sesuai kriteria Gambar 1. Metode PRISMA Hasil dan Pembahasan Dari artikel yang telah diperoleh, dilakukan pemetaan penelitian dalam tentang pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi halal yang bersih, mengungkapkan pendekatan multidisiplin yang mencakup ilmu lingkungan, etika Islam, manajemen rantai pasok, dan inovasi digital. Artikel penelitian yang didapatkan menggunakan analisis kualitatif, studi kasus, dan kerangka konseptual, lokasi Asia Tenggara. Timur Tengah, dan global. Tabel 1. Analisis Literature Review Penulis . Efektivitas Penanganan Limbah (Asmadi & Saimy. Menekankan pengurangan limbah dan pengadaan etis dalam logistik halal. Optimasi energi dalam rantai pasok (Anwar et al. , 2. Adopsi sebagian dalam pengurangan limbah dan energi terbarukan Penggunaan energi Tantangan tata kelola akibat terbarukan, namun adopsi kesenjangan kebijakan dan yang tidak merata sumber daya (Fageh, 2. Mengusulkan pengelolaan limbah yang Mendorong penggunaan sesuai dengan Maqasid Syariah energi terbarukan dalam Menerapkan pengelolaan limbah tetapi Inisiatif efisiensi energi tidak memiliki sistem akuntansi ada tetapi tidak terstruktur lingkungan formal Mengintegrasikan prinsipprinsip ekonomi Islam dengan keberlanjutan Menyoroti kesenjangan dalam pelaporan lingkungan berbasis (Aung et al. , 2. Pengurangan limbah ditekankan dalam Efisiensi energi terkait produksi etis dengan konsumsi Tanggung jawab etis dan sosial menjadi inti tata kelola (Zarid, 2. Green HACCP efektif Menghitung penghematan Menyelaraskan keamanan mengurangi limbah dan penggunaan air energi melalui Green pangan dengan tujuan HACCP Pengurangan limbah melalui circular Penerapan energi Tata kelola mencakup regulasi economy di FMCG terbarukan di manufaktur dan stakeholder (Syahputra et al. (Nwabekee et al. Efisiensi Energi (Kosseva, 2. Pengolahan limbah biodegradable melalui fermentasi anaerobik Konversi energi dari limbah menjadi biogas (Lin et al. , 2. Memanfaatkan limbah makanan untuk Pemulihan energi dari bahan kimia dan bahan bakar pemanfaatan limbah Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Kepatuhan dan Etika Keselarasan yang kuat dengan etika Islam dan ESG Prinsip ekologi industri mendasari tata kelola Pengaruh regulasi terhadap daur ulang limbah ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Penulis . Efektivitas Penanganan Limbah Efisiensi Energi Kepatuhan dan Etika Dampak lingkungan dipertimbangkan dalam tata (Suwanmanee et al. LCA limbah kemasan berbasis bio Dampak e tergantung sumber energi (Susiang, 2. Integrates Halalan Tayyiban with green chemistry for waste Green chemistry enhances Strong ethical framework based energy efficiency on Islamic principles (Ghalih & Chang. Waste management integrated into halal supply chain decisions Energy efficiency linked to green logistics Governance aligned with SDGs and Islamic ethics Aimengoptimalkan limbah padat di sektor makanan halal AI meningkatkan efisiensi Etika dalam penggunaan AI (Abdalla et al. Manajemen limbah terkait transparansi sertifikasi halal Tidak fokus dalam efisisiensi Pemerintah menekankan ESG dan halal (Ghalih & Chang, 2. Pengurangan limbah adalah bagian halal supply chain Efisiensi energi melalui green Tata kelola mengintegrasikan ESG dan SDGs (Putri, 2. (Shompa et al. , 2. Prinsip pengelolaan limbah sesuai Maqasid al- ShariAoah Efisiensi energi berkaitan dengan praktek etika Etika tata kelola berdasar Maqasid (Anisah, 2. Penekanan reduksi limbah ke konsep green halal Efisiensi energi adalah bagian dari halal Komitmen dan tantangan tata (Ash-Shidiqie et al. Aplikasi mendukung pasokan hasil pertanian halal Hemat energi dengan minimalisir limbah Tata kelola pendukung halal (Sulaiman, 2. Limbah industri pangan untuk pakan ternak Efisiensi energi tersirat dalam limbah makanan Etika terkait standar halal Manajemen halal terkait dengan industri pakaian halal Efisiensi energi di produksi (Wardiani, 2. Tata kelola peraturan dan tantangan sumber daya (Ghalih et al. , 2. Manajemen halal terkait dengan rantai pasok halal Efisiensi energi terkait integrasi ESG Tata kelola kuat terkait ESG dan SDGs Manajemen limbah ditekankan terhadap rumah penyembelihan Efisiensi energi di proses Tata kelolaintegrasi ESG dan Pengurangan limbah dalam Efisiensi energi di era Tata kelola sertifikasi dan (Hasanah, 2. (Femdika et al. , 2. (Wibisono et al. , 2. (Fu & Zhang, 2. (Tariq et al. , 2. rifoviN et al. , 2. Pengelolaan limbah pangan secara Efisiensi energi melalui efektif mengurangi limbah. teknologi daur ulang Tata kelola pendukung halal dan standar Daur ulang hijau meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah Penggunaan energi berkurang melalui proses ramah lingkungan Pemerintahan mendorong pembangunan berkelanjutan Ekonomi sirkular mengurangi limbah dalam industri makanan Efisiensi energi ditingkatkan melalui ERP dan energi Tata kelola selaras dengan tujuan keberlanjutan global Belalang sebagai protein halal berkelanjutan mengurangi limbah Efisiensi energi dalam produksi protein alternatif Pemerintahan mengintegrasikan keamanan halal dan keberlanjutan Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Penulis . (Muhammad et al. , 2. (Sulaiman, 2. Efektivitas Penanganan Limbah Kepatuhan dan Etika Efisiensi Energi Solusi rantai pasok meningkatkan pengelolaan limbah di Malaysia Efisiensi energi terkait konversi Tata kelola melibatkan limbah menjadi energi kebijakan dan keterlibatan Konsep nol limbah diterapkan di limbah industri makanan halal Efisiensi energi yang terkandung dalam reduksi Pemerintahan mendukung ekonomi sirkular dan SDG Upcycling limbah makanan Penghematan energi melalui mengurangi penimbunan di tempat konversi limbah inovatif pembuangan akhir dan menambah Pemerintahan menekankan kebijakan dan kolaborasi Peningkatan pengelolaan limbah di berbagai sektor pangan Efisiensi energi melalui fermentasi anaerobik Tata kelola memerlukan konsistensi regulasi (Cervera et al. , 2. IoT dan blockchain mencegah pemborosan makanan dalam rantai pasokan Efisiensi energi ditingkatkan melalui pemantauan digital Tata kelola mendukung transparansi dan kolaborasi (Kismawadi, 2. Pengurangan limbah terkait dengan industri makanan halal Efisiensi energi merupakan bagian dari produksi Tata kelola mengatasi dampak budaya dan ekosistem Indikator pengelolaan limbah produk halal dan non-halal Efisiensi energi dievaluasi melalui metode berbasis data Tata kelola integrasi nilai dan standar Islam Rantai pasok halal ramah lingkungan mendorong pengurangan limbah Pemanfaatan limbah agroindustri mengurangi limbah Efisiensi energi terkait dengan praktik ramah lingkungan Penghematan energi melalui produksi bioplastik Tata kelola mendukung ekosistem halal ramah Pemerintahan yang selaras dengan bioekonomi sirkular Limbah protein diubah menjadi bahan Efisiensi energi dalam teknologi bioplastik dan energi Pemerintahan mendukung tujuan lingkungan dan etika Efisiensi energi sangat penting dalam proses penguraian Pengelolaan mencakup stabilitas proses dan regulasi Teknologi digital memastikan kualitas dan mengurangi limbah Efisiensi energi ditingkatkan oleh AI dan IoT Tata kelola mendukung transparansi dan nol limbah Standar industri halal yang terkait dengan SDGs Efisiensi energi bagian dari SDGs Tantangan tata kelola dalam standarisasi dan kebijakan Kolagen laut dari limbah mendukung strategi nol limbah Penghematan energi melalui Tata kelola yang selaras dengan nol limbah dan keberlanjutan Pengelolaan limbah dan Analisis Siklus Hidup (LCA) meningkatkan keberlanjutan bisnis Efisiensi energi melalui optimasi sumber daya Tata kelola mengatasi tantangan regulasi dan keuangan (Bangar et al. , 2. (Garcya- Garcya et al. (Tseng et al. , 2. (Abdullah et al. , 2. (Otoni et al. , 2. (Peydayesh et al. , 2. Penguraian anaerobik (Srisowmeya et al. , 2. mengoptimalkan pengolahan limbah makanan . urcan, 2. (Busari & Sitiris, 2. (Coppola et al. , 2. (Msomi & Olarewaju. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Penulis . Efektivitas Penanganan Limbah Efisiensi Energi (Vertakova & Plotnikov, 2. Sampah sebagai sumber energi meningkatkan keberlanjutan Efisiensi melalui Pemerintahan perlu perubahan depolimerisasi termal katalitik institusional dan perilaku (Arifin et al. , 2. Pemanfaatan limbah merupakan bagian integral dari sistem Halalan Toyyiban Efisiensi energi terkait dengan Pemerintahan berdasarkan prinsip produksi etis Al-Qur'an dan etika Pengurangan limbah dalam operasi Efisiensi energi dalam metode Tata kelola menangani trade-off dan (Bansode, 2. (Sulaiman et al. , 2. Sampah makanan didaur ulang menjadi pupuk organik (Alfarizi Kepatuhan dan Etika Efisiensi yang Pemerintahan mendukung ekonomi terkandung di proses kompos sirkular dan lingkungan Hanum,Transformasi digital mendukung UMKM halalberkelanjutan Efisiensi energi terkait dengan Tata kelola gintegrasi ekonomi ekonomi sirkular digital dan sirkular (Bachtiar et al. , 2. Kerangka meningkatkan pengelolaan limbah Efisiensi energi didukung Tata kelola menangani otoritas dan secara tidak langsung (Taner, 2. Efisiensi melalui Pemerintahan dan kolaborasi teknologi cerdas Teknologi mengurangi limbah makanan di seluruh rantai pasok Efektivitas Pengelolaan Limbah: Lebih dari 30 penelitian menyimpulkan bahwa pengurangan limbah dan pemanfaatan kembali limbah merupakan inti dari produksi halal yang berkelanjutan. Pendekatan ynag digunakan antara lain zero waste, kompos, dan fermentasi anaerobik. Sebagian penelitian menekankan integrasi kerangka etika Islam seperti Maqasid al-ShariAoah dan Halalan Tayyiban untuk mengarahkan praktik pengelolaan limbah, tantangan dalam menerapkan akuntansi dan kerangka regulasi yang konsisten, menunjukkan kesenjangan antara praktik dan Peningkatan Efisiensi Energi: Sekitar 25 studi menyimpulkan penghematan energi yang signifikan melalui penerapan energi terbarukan. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) hijau, dan teknologi konversi limbah menjadi energi. Efisiensi energi berkaitan dengan strategi pengelolaan limbah, misalnya produksi biogas dari limbah makanan dan optimasi energi dalam proses produksi. Beberapa penelitian menemukan adopsi teknologi efisiensi energi akibat keterbatasan sumber daya dan tantangan regulasi. Tata Kelola dan Keselarasan Etika: Sekitar 25 penelitian menekankan kerangka kerja tata kelola yang menyelaraskan produksi halal dengan etika Islam, kriteria ESG, dan tujuan keberlanjutan global. Jenis tantangan yang dihadapi antara lain peraturan yang tidak konsisten, standarisasi yang kurang sesuai, dan panduan teknis yang terbatas. Maqasid al-ShariAoah dan Halalan Tayyiban sebagai kerangka etika yang berisi prinsip dasar untuk tata kelola industri halal Literatur review bertema pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi bersih halal menunjukkan kolaborasi interdisipliner yang tinggiintegrasi kerangka etika Islam dengan paradigma keberlanjutan kontemporer. Beberapa penelitian mengamati keselarasan prinsip-prinsip halal dengan pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial, fokus terhadap potensi industri halal untuk berkontribusi pada SDGs. Di sisi lain, terdapat gap yang signifikan, terutama dalam implementasi praktis kerangka kerja terintegrasi, dan model standar dalam tata kelola. Metodologi yang beragam mulai dari studi Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 kasus, kualitatif dan kerangka konseptual. Data mengenai efektivitas skala besar dan kelayakan ekonomi masih terbatas. Selain itu, tantangan seperti peraturan yang tidak konsisten, keterbatasan sumber daya, dan kompleksitas keterlibatan stakeholder. Tinjauan Kronologis Literatur Literatur review tentang pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan sumber daya berkelanjutan dalam produksi bersih halal telah berkembang secara signifikan dari konsep dasar menuju integrasi teknologi dan kerangka Penelitian awal fokus pada prinsip produksi hijau, ekologi industri, dan pemanfaatan awal limbah makanan, sementara penelitian terbaru fokus pada penggabungan standar etika Islam dengan keberlanjutan Data analisis tinjauan kronologis literatur mulai dari 2013 hingga 2025 ditampilkan dalam tabel 2 berikut. Tahun 2013Ae 2018Ae 2020Ae 2022Ae 2024Ae Arah Penelitian Dasar-dasar Produksi Hijau dan Pemanfaatan Limbah Makanan Pendekatan Hijau Halal dan Pembangunan Berkelanjutan Terintegrasi Pemanfaatan Sumber Daya Alternatif dan Integrasi Kerangka Etika Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Limbah Halal Integrasi Lanjutan ESG. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. , dan Teknologi Digital dalam Produksi Halal Bersih Tabel 2. Analisis berdasar Tahun Penelitian Deskripsi Penelitian awal menetapkan prinsip-prinsip ekologi industri dan strategi produksi hijau, dengan fokus pada pemikiran siklus hidup dan pengolahan limbah biodegradable melalui fermentasi anaerobik. Penelitian tersebut mengeksplorasi potensi limbah makanan sebagai sumber daya berharga untuk bahan kimia, bahan bakar, dan bahan baku, dengan penekanan pada pengurangan limbah dan alternatif kemasan berkelanjutan. Karya-karya dasar ini menjadi landasan untuk penerapan teknologi efisiensi energi dan konversi limbah dalam industri terkait pangan. Periode ini menandai kemajuan konseptual dalam mengintegrasikan praktik hijau dengan rantai pasok halal, menyoroti kebutuhan akan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan standar halal. Penelitian mengkaji kesiapan industri halal dalam mengadopsi praktik hijau, dengan penekanan pada kolaborasi pemasok dan keseragaman regulasi. Selain itu, pendekatan terintegrasi yang menghubungkan pengelolaan limbah dan efisiensi energi muncul, mendorong solusi inovatif konversi limbah menjadi energi dan reformasi institusional untuk meningkatkan hasil lingkungan. Penelitian di era ini fokus pada daur ulang limbah agri-pangan menjadi bioplastik dan bahan canggih, menyoroti pemanfaatan limbah protein pangan untuk teknologi berkelanjutan. Penelitian juga mengeksplorasi ekstraksi kolagen laut dari biomassa yang kurang dimanfaatkan dalam strategi nol limbah. Secara bersamaan, penelitian juga membahas keselarasan sistem pangan halal dengan konsep Halalan Tayyiban dan tujuan pembangunan berkelanjutan, dengan penekanan pada pertimbangan etis dan siklus hidup yang komprehensif dalam produksi dan pengelolaan Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan aplikasi Industri 4. 0 menjadi semakin penting dalam mengoptimalkan rantai pasok halal dan pengelolaan limbah. Penelitian menyoroti optimasi pengelolaan limbah berbasis AI, integrasi blockchain untuk transparansi, dan kerangka kerja pelacakan digital dalam industri halal. Studi kasus dari Malaysia dan Brunei menunjukkan pendekatan praktis dalam pengolahan limbah makanan, implementasi nol limbah, dan perluasan sertifikasi halal untuk mencakup dimensi keberlanjutan. Produksi Literatur terkini menekankan kerangka kerja komprehensif yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG. SDGs, dan nilai-nilai etika Islam dalam logistik dan rantai pasok halal. Terdapat fokus yang meningkat pada pengadaan berkelanjutan, efisiensi energi, sistem HACCP hijau, dan model ekonomi sirkular yang didukung oleh teknologi AI. IoT, dan blockchain. Studi mengusulkan model sistemik untuk halal hijau di berbagai sektor termasuk makanan, farmasi, dan tekstil, yang mencakup aspek tata kelola. Implikasi Teoretis Integrasi kerangka etika Islam seperti Maqasid al-ShariAoah dan Halalan Tayyiban dengan prinsip-prinsip keberlanjutan memperluas pemahaman teoritis dengan menjembatani etika agama dan pengelolaan Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 lingkungan, mengusulkan model holistik untuk produksi halal berkelanjutan yang melampaui paradigma pengelolaan lingkungan konvensional. Sintesis prinsip ESG dalam rantai pasok halal mendukung dan memperluas teori-teori yang ada tentang tanggung jawab sosial korporat dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kerangka lingkungan, sosial, dan tata kelola, sehingga memperkaya konseptualisasi manajemen rantai pasok etis dalam konteks halal. Penerapan teknologi digital seperti AI, blockchain, dan IoT dalam produksi halal yang bersih menantang teori rantai pasok tradisional dengan memperkenalkan mekanisme dinamis, berbasis data untuk pelacakan, pengurangan limbah, dan efisiensi energi, menunjukkan pergeseran menuju rantai pasok halal yang cerdas dan berkelanjutan. Konseptualisasi kerangka kerja keberlanjutan rantai pasok halal dan hijau berkontribusi pada diskursus teoretis dengan menekankan sinergi antara integritas halal dan keberlanjutan lingkungan, menyoroti kebutuhan akan model terintegrasi yang mengatasi kepatuhan agama dan dampak ekologi. Pemanfaatan limbah makanan dan industri menjadi produk bernilai tambah dalam sistem produksi halal mendukung teori ekonomi sirkular dan pemikiran siklus hidup, menguatkan potensi efisiensi sumber daya berkelanjutan dan pengurangan limbah dalam industri terkait makanan. Perluasan sistem manajemen keamanan pangan melalui kerangka kerja Green HACCP memperkenalkan pendekatan teoretis baru yang mengintegrasikan penghormatan terhadap lingkungan ke dalam paradigma keamanan pangan tradisional, sejalan dengan tujuan produksi berkelanjutan di industri pangan halal. Implikasi Praktis Pihak-pihak terkait di industri dapat memanfaatkan integrasi prinsip ESG dan Maqasid al-ShariAoah untuk mengembangkan strategi keberlanjutan komprehensif yang memastikan kepatuhan halal sambil meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial, sehingga meningkatkan daya saing pasar dan kepercayaan Pembuat kebijakan didorong untuk mendukung pengembangan kerangka kerja keberlanjutan halal yang terstandarisasi dan sistem sertifikasi yang mengintegrasikan akuntansi lingkungan dan alat pelacakan digital, memfasilitasi harmonisasi regulasi dan mendorong pertumbuhan pasar halal global. Adopsi teknologi digital canggih seperti manajemen limbah berbasis AI, blockchain untuk transparansi rantai pasok, dan IoT untuk pemantauan energi menawarkan jalur praktis untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi limbah, dan meningkatkan jaminan kualitas dalam produksi halal yang bersih. Implementasi prinsip ekonomi sirkular melalui inisiatif pemanfaatan limbah dan daur ulang dapat mengurangi jejak lingkungan dan menciptakan nilai ekonomi dalam industri halal, mendorong pola produksi dan konsumsi berkelanjutan yang sejalan dengan tujuan keberlanjutan global. Industri halal dan pelaku rantai pasok harus memprioritaskan peningkatan efisiensi energi dan integrasi energi terbarukan, didukung oleh strategi produksi hijau inovatif dan pendekatan Green HACCP, untuk mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan. Upaya kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas sangat penting untuk mengatasi hambatan seperti keterbatasan sumber daya, ketidakkonsistenan regulasi, dan kesadaran pemangku kepentingan, sehingga memungkinkan implementasi yang efektif dari praktik pemasokan berkelanjutan, pengelolaan limbah, dan efisiensi energi dalam produksi halal yang bersih. Penelitian yang ada secara keselruhan menyoroti integrasi yang kokoh dan terus berkembang antara pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan prinsip-prinsip etika Islam serta paradigma keberlanjutan Studi-studi secara konsisten menekankan bahwa menyelaraskan praktik produksi halal dengan tuntutan etika seperti MaqAid al-SharAoah dan Halalan Tayyiban tidak hanya memperkuat landasan moral tetapi juga meningkatkan pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Penyelarasan ini mendorong strategi pengurangan dan pemanfaatan limbah yang mengadopsi pendekatan ekonomi sirkular, termasuk fermentasi anaerobik, kompos, dan daur ulang limbah makanan dan industri menjadi produk bernilai tambah, sehingga meningkatkan efisiensi sumber daya dan mengurangi jejak lingkungan. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 Efisiensi energi muncul sebagai dimensi kritis yang erat terkait dengan pengelolaan limbah, di mana adopsi energi terbarukan, sistem HACCP hijau, dan teknologi konversi limbah menjadi energi menghasilkan manfaat lingkungan dan ekonomi yang terukur. Namun, literatur menunjukkan adopsi yang tidak merata di berbagai wilayah dan sektor akibat keterbatasan modal dan perbedaan regulasi, menunjukkan kebutuhan akan solusi yang lebih skalabel dan sensitif terhadap konteks. Praktik pengadaan berkelanjutan semakin terintegrasi dengan sertifikasi halal dan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), didukung oleh inovasi teknologi yang meningkatkan transparansi dan traceabilitas rantai pasok. Kesimpulan Pendekatan valorisasi limbah dan ekonomi sirkular menunjukkan manfaat lingkungan dan ekonomi walaupun masih terbatas. Kerangka kerja tata kelola menekankan etika Islam dan kriteria ESG, namun menghadapi standar yang tidak konsisten dan kolaborasi pemangku kepentingan yang terbatas. Produksi halal berkelanjutan mengintegrasikan masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Tinjauan ini menekankan pentingnya strategi yang dapat diskalakan dan didasarkan pada bukti empiris untuk mendorong keberlanjutan di industri halal, memberikan informasi kepada pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan tentang cara menyelaraskan integritas halal dengan tujuan lingkungan global. Daftar Rujukan . Rohimah. Saputra, and E. Sucipto. Auimplementation of technometrics and ahp in determining indicators for measuring the technology content of halal food msmes in tangerang regency,Ay Eduvest Ae J. Univers. Stud. , vol. 5, no. 4, 2025. Munawar. Rohmah. Anton Rahmadi. Marwati, and M. Rachmawati. AuPenerapan sistem jaminan produk halal pada UMKM untuk meningkatkan daya saing produk,Ay J. Pembelajaran Pemberdaya. Masy. JP2M, vol. 4, no. 1, pp. 165Ae176. Jul. 2023, doi: 10. 33474/jp2m. Syafruddin Pohan. Sofya Rahma Nasution, and Ratna Sari. AuAnalisis Komunikasi Digital Aplikasi Sihalal pada Pemilik UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai,Ay MUKASI J. Ilmu Komun. , vol. 3, no. 1Ae16. Feb. 2024, doi: 10. 54259/mukasi. Anandita. Al-faqih. Azah. Ghusain. Mahendri, and K. Fadhli. AuPeningkatan Daya Saing Produk Pelaku Industri Makanan Olahan UMKM melalui Pelatihan Sertifikasi Halal dan BPOM,Ay Jumat Ekon. Pengabdi. Masy. , vol. 3, no. 3, pp. 183Ae187. Dec. 2022, doi: 32764/abdimasekon. Rusdiana et al. AuEducation to enhance halal and healthy food literacy in early childhood at Aisyiyah Bustanul Athfal Panongan 1 Kindergarten,Ay Community Empower. , vol. 10, no. 3, pp. 846Ae854. Mar. 2025, doi: 10. 31603/ce. Syahidah Asmadi and I. Sazrina Saimy. AuIntegration of ESG Principles in Halal Logistics: Advancing Sustainable Practices in the Islamic Supply Chain,Ay Int. Res. Innov. Soc. Sci. , vol. Vi, no. XII, pp. 1791Ae1805, 2025, doi: 10. 47772/IJRISS. Soesilo. Valentine, and S. Sulistyo. AuPraktik Rantai Pasok Berkelanjutan: Penerapan Milk Run di Industri Plastik,Ay J. Manaj. Transp. Logist. JMTRANSLOG, vol. 11, no. 3, p. Nov. 2024, doi: 54324/j. Abdullahi Busari and M. Sitiris. AuStandardisation of Halal Industry towards Sustainable Development Goals (SDG) (Penyeragaman Industri Halal ke arah Matlamat Pembangunan yang Mampan (SDG)),Ay J. Islam Asia E-ISSN 2289-8077, vol. 18, no. 1, pp. 163Ae198. Jun. 2021, doi: 31436/jia. -L. Tseng et al. AuData-driven on sustainable food supply chain: a comparison on Halal and nonHalal food system,Ay J. Ind. Prod. Eng. , vol. 39, no. 6, pp. 430Ae457. Aug. 2022, doi: 1080/21681015. Fageh. AuBUILDING A SYNERGY BETWEEN THE HALAL INDUSTRY AND THE GREEN INDUSTRY IN THE MAQAID AL-SHARIAoAH REVIEW AS THE BASIS OF ISLAMIC ECONOMICS,Ay J. Islam. Econ. Laws, pp. 139Ae158. Jan. 2022, doi: 23917/jisel. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 ISSN: 2962-3545 Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026 Call for papers dan Seminar Nasional Sains dan Teknologi Ke-5 2026 Fakultas Teknik. Universitas Pelita Bangsa. Februari 2026 . Susiang. AuSynergizing Ethos and Eco-Efficiency: Pioneering Sustainable Waste Management through Halalan Tayyiban and Green Chemistry,Ay KnE Soc. Sci. , vol. 10, no. 22, pp. 41Ae50. Sep. doi: 10. 18502/kss. Prosiding SAINTEK: Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 Tahun 2026