Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Pemanfaatan Kecibeling (Strobilanthes crisp. Sebagai Obat Tradisional dan Bioaktivitasnya Utilization of Kecibeling (Strobilanthes crisp. as A Traditional Medicine and Its Bioactivity Marina Silalahia,* Prodi Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Kristen Indonesia. Jl Mayjen Sutoyo No. 2 Cawang Jakarta Timur. Indonesia marina_biouki@yahoo. silalahi@uki. Abstrak: Kecibeling atau Strobilanthes crispa (SC) telah lama digunakan masyakat lokal sebagai obat Kajian ini bertujuan menjelaskan hubungan pemanfaatan SC sebagai obat tradisional dengan bioaktivitasnya sehingga efek sampingnya dapat diminimalisasi. Metode yang digunakan adalah studi literature yang terbit secara online di google scholar dengan menggunakan kata kunci Strobilanthes crispa dan bioactivities of Strobilanthes crispa. Literature yang diperoleh disintesakan sehingga dapat menjelaskan pemanfaatan dan bioaktivitas SC. Tanaman SC memiliki bunga yang indah sehingga mudah ditemukan di pekarangan rumah yang dijadikan sebagai tanaman hias atau pagar hidup. Hasil penelitian etnobotani ditemukan bahwa SC sebagai obat untuk luka, peluruh batu, mengatasi ganguan urine, mengatasi usus buntu dan mengatasi penyakit diabetes mellitus. memiliki bioaktivitas sebagai anti kanker, antidiabetes mellitus, anti kolesterol, anti batu ginjal dan anti Bioaktivitas SC sebagai anti kanker lebih menonjol dan bersifat sitotoksik terhadap kanker payudara, kanker nasofaring, kanker hati dan kanker korektal, oleh karena itu dapat dikembangkan sebagai obat alternative dalam mengatasi penyakit kanker. Kata-Kata Kunci : Strobilanthes crispa, anti kanker, antidiabetes mellitus. Abstract: Kecibeling or Strobilanthes crispa (SC) has long been used by local people as traditional medicine. This study aims to explain the relationship between the use of SC as a traditional medicine with its bioactivity so that its side effects can be minimized. The method used is a literature study published online on Google Scholar using the keywords such as: Strobilanthes crispa and bioactivities of Strobilanthes crispa. The obtained literature is synthesized so that it can explain the utilization and bioactivity of SC. The SC has beautiful flowers, so its easy to find in home yards that are used as ornamental plants or living fences. The results of ethnobotany research found that SC as a drug for wounds, treat kidney stone, treat urine system disorders, treat of appendicitis and treat of diabetes mellitus. The SC has bioactivity as anti-cancer, antidiabetic mellitus, anti-cholesterol, anti-kidney stone and antimicrobial. The bioactivity SC as an anti-cancer is more prominent and is cytotoxic against breast cancer, nasopharyngeal cancer, liver cancer and corrective cancer, therefore it can be developed as an alternative medicine in dealing with cancer. Key Words: Strobilanthes crispa, anti-cancer, antidiabetes mellitus di Indonesia memanfaatkan SC sebagai obat tradisional di antaranya pedagang tumbuhan obat di Pasar Kabanjahe Sumatera Utara (Silalahi et al 2015. , masyarakat lokal di Gunung Kidul. Yogyakarta (Nahdi dan Kurniawan 2. PENDAHULUAN Tumbuhan kecibeling atau dalam nama ilmiah dikenal dengan nama Srobilanthes crispa (SC) atau merupakan salah satu jenis dari Famili Acanthaceae yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat. Berbagai etnis Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. etnis Lampung di Lampung Barat (Leksikowati et al. Suku Mori di Maluku Utara (Pitra et al. Suku Mori Sulawesi Tengah (Idris et al. dan Suku Simalungun di Sumatera Utara (Simanjuntak 2. Pedagang tumbuhan obat di pasar Kabanjahe Sumatera Utara memanfaatkan SC sebagai obat untuk luka dan gangguan ginjal khususnya mengatasi batu ginjal (Silalahi et al. Masyarakat lokal di daerah Gunung Kidul, daun SC digunakan untuk mengatasi ganguan urine yang mengandung darah (Nahdi dan Kurniawan 2. , sedangkan etnis Lampung di Lampung Barat memanfaatkan air rebusan daun SC digunakan untuk mengatasi usus buntu (Leksikowati et al. Suku Mori di Maluku Utara (Pitra et al. Suku Mori Sulawesi Tengah (Idris et al. dan Suku Simalungun di Sumatera Utara (Simanjuntak 2. memanfaatkan daun SC untuk mengatasi penyakit diabetes Husain et al. menyatakan bahwa SC merupakan salah satu jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan jamu peluruh batu ginjal oleh masyarakat lokal di Semarang dan merupakan jenis tumbuhan yang telah dibudidayakan di pekarangan (Husain et al. Pemanfaatan tumbuhan sebagi obat tradisioanl berhubungan dengan kandungan metabolit sekunder dan bioaktivitasnya. Dharma et al. menyatakan bahwa pemberian ekstrak etanol daun SC mempengaruhi kelarutan kalsium dan oksalat sebagai komponen batu ginjal dalam urin. Chong et al. menyatakan bahwa SC bertindak sebagai penginduksi apoptosis yang dapat digunakan sebagai agen antikanker potensial di masa depan (Chong et al. hepatokarsino-genesis kimia (Yaacob et al. Al-Henhena et al. menyatakan SC merupakan sebuah agen kemopreventif untuk kanker kolorektal melalui penekanan awal dan menengah fase karsinogenik yang mungkin terkait dengan kandungan flavonoidnya. Trend back to nature atau kembali ke masayarakat penggunaan bahan alam dalam perngobatan semakin meningkat membutuhkan penanganan jangka panjang seperti diabetes mellitus, hiperkolesterol dan kanker. Secara empiric terlihat bahwa SC memiliki bunga yang indah sehingga sering digunakan sebagai tanaman hias (Gambar . Pola percabangan yang rapat dengan daya regenerasi tumbuh cabang relatif tinggi mengakibatkan SC sering juga digunakan sebagai pagar hidup maupun pembatas pekarangan rumah. Hal tersebut mengakibatkan SC mudah ditemukan di lingkungan sekitar, sehingga memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai obat tradisional maupun herbal Anggapan bahwa tradisional lebih aman dibandingkan dengan obat sintetis harus diikuti dengan pengetahuan bahan alam yang digunakan sehingga efek samping bisa diminimalisasi. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan manfaat dan bioaktivitas SC, sehingga pemanfaatannya dapat dikembangkan sebagai obat herbal terstandar atau METODE PENELITIAN Penulisan artikel ini didasarkan kajian literature yang terbit secara online. Sumber utama yang digunakan adalah Google scholar dengan menggunakan kata kunci Strobilanthes crispa, bioactivities SC. Artikel yang diperoleh disintesakan sehingga dapat menjelaskan manfaat dan biokativitas SC. HASIL DAN PEMBAHASAN BOTANI Strobilanthes crispa Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Acanthaceae merupakan famili di bawah order Lamiales yang terdiri daripada sekurang-kurangnya 4000 spesies (AmirulAiman et al. Strobilanthes Blume memiliki sekitar 450 species (Mabberley 2. , merupakan genus terbesar kedua dalam family Acanthaceae yang tersebar luas di seluruh Asia tropis dari India dan Sri Lanka ke arah timur ke New Guinea dan Melanesia, melalui Himalayas. Myanmar. China. Thailand. Indochina dan Malesia, mencapai Korea dan Jepang bagian Utara dan Barat Daya Australia di Selatan (Wang and Blackmore 2. Stobilanthes crispa atau kecibeling merupakan salah satu species dalam famili Acanthaceae yang dimanfaatkan sebagai obat (Gambar . Ciri-ciri SC merupakan tanaman terna. Sistem perakarannya berupa akar tunggang. Batang beruas-ruas berbentuk bulat, bulu-bulu percabangan monopodial dan berwarna Daun tunggal yang letaknya berhadapan, berbentuk lanset atau lonjong berwarna hijau (Gambar 1A). Permukaan daun bawah daun lebih pucat dibandingkan dengan permukaan atas (Gambar 1D) dan bila diraba terasa kasar, dan memiliki Tepi daun beringgil, ujung meruncing, pangkal runcing (Gambar 1F). Panjang daun 9-18 cm dengan lebar 3-8 cm. Tangkai daun berwarna ungu dan ukuran tangkai daun relatif pendek, pertulangan menyirip, dan berwarna hijau. Bunga berupa majemuk (Rizal dan Sustriana 2. yang dilengkapi dengan kelopak tambahan . (Gambar 1B). Mahkota berbentuk terompet, bewarna kuning (Gambar 1C). Buah merupakan buah sejati tunggal yang kering . Buah lonjong dengan warna hijau ketika masih muda dan berwarna hitam ketika sudah tua. Buah memiliki dua ruang dan setiap ruang memilki 2-4 biji. Biji berbentuk bulat pipih dan bewarna hitam ketika sudah masak (Resta 2. Pemanfaatan dan Bioaktivitas Strobilanthes crispa Strobilanthes crispa telah lama digunakan oleh masyarakat lokal Indonesia maupun negara lain untuk mengatasi berbagai Berdasarkan penelusuran kami. SC memiliki bioaktivitas sebagai: sebagai antikolesterol, anti batu ginjal dan anti mikroba dan akan dibahas lebih lanjut. Anti Kanker Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Pada prinsipnya, tumbuhan yang digunakan sebagai obat kanker adalah tumbuhan yang menghasilkan senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker namun tidak mengganggu pertumbuhan sel Yacoob et al. menyatakan bahwa protein pengatur siklus sel merupakan target yang cocok untuk pengembangan terapi kanker karena perubahan genetik pada banyak sel kanker molekul-molekul Penelitian bioktivitas SC sebagai anti kanker telah banyak dilakukan di antaranya dan lebih menonjol dibandingkan dengan yang lainnya di antaranya: anti kanker payudara (Yaacob et al. Gordani et al. , kanker nasofaring (Koh et al. , kanker hati (Jaksa et al. , kanker korektal (AlHenhena et al. Yaacob et al. menyatakan bahwa ekstrak faksi daun SC bersama sama dengan tamoxifen mengakibatkan apostosis line sel kanker payudara manusia tanpa merusak sel epitel non-ganas. Ekstrak SC memiliki sifat antikanker yang kuat secara in vitro dan tidak beracun in vivo dan pelindung terhadap senyawa kimia yang bersifat hepatokarsinogenesis. Pemberian Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. menggunakan model tumor susu tikus yang diinduksi N-metil-N-Nitrosourea (NMU) menunjukan bahwa 75% tikus setelah pemberian oral ekstrak daun SC selama 8 minggu tanpa pembentukan tumor sekunder dan tidak ada tanda-tanda anemia atau infeksi (Yaacob et al. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. Gambar 1. Kecibeling atau Srobilanthes crispa. Pucuk. Pucuk dengan bunga. Bunga. Permukaan bawah dan atas daun. Tunas muda. Daun melekat pada Pembungaan masih dalam kuncup. Pembungaan mekar (Dokumentasi Ekstrak diklorometana daun SC diidentifikasi daun SC adalah lutein, 131hydroxy-132-oxo-pheophytin a, kolesterol, stigmasterol, -sitosterol, pheophytina dan 132-hidroksi-pheophytin a (Yaacob et al. yang diduga berhubungan dengan bioktivitasnya sebagai anti kanker. Ekstrak SC bersifat sitotoksisitas pada beberapa lini sel kanker dan mampu mengurangi hepatokarsinogenesis pada tikus yang diinduksi secara kimiawi (Chong et al. Sub fraksi daun SC (SCS) menyebabkan apoptosis yang tergantung caspase pada kanker payudara manusia MCF-7 dan sel MDA-MB-231. SCS secara signifikan menyebabkan G1penangkapan kedua jenis sel, mirip dengan tamoxifen dan ini dikaitkan dengan modulasi cyclin D1, p21 dan p53. Dalam kombinasi dengan tamoxifen, efek antikanker melibatkan penurunan regulasi protein ER di sel MCF-7 tetapi muncul independen dari mekanisme dimediasi ER dalam sel MDA-MB-231. Efek pemberian fraksi daun SC memberikan efek penghambatan mirip dengan antiestrogen, tamoxifen (Yacoob et SC memiliki aktivitas anti kanker terhadap garis sel kanker payudara MCF-7. Aktivitas antiproliferatif terbaik diamati pada ekstral etil batang dan ekstrak air daun SC dengan nilai IC50 masing-masing 38 g/ml dan 23 g/ml. Nilai IC50 untuk ekstrak kloroform batang, ekstrak metanol dan ekstrak kloroform daun SC berada pada kisaran 70-90 g/ml. Pemberian Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. perubahan morfologis pada sel kanker MCF-7 yang menyebabkan kondensasi kromatin dan agregasi perifer dari kromatin inti (Gordani et al. Ekstrak batang dan daun SC dengan menggunakan heksana, kloroform, pelarut etil asetat, metanol dan air diberikan pada line sel HeLa menunjukkan ekstrak heksana-batang SC yang menunjukkan efek sitotoksik pada sel HeLa dengan IC50 160 g/ml. Ekstrak khloform menunjukkan menunjukkan sedikit atau tidak ada efek Ekstrak heksana-batang ditemukan untuk menginduksi apoptosis, yang dikonfirmasi dengan perubahan morfologi yang jelas dalam sel HeLa disertai dengan deteksi puncak sub-G1 dalam analisis siklus sel dengan flow cytometryTingginya caspase-3/7 yang terdeteksi menunjukkan keterlibatan aktivasi caspase-3/7 dalam efek apoptogenik yang disebabkan oleh ekstrak heksana-batang sedangkan aktivitas caspase-8 dan caspase-9 ditemukan tidak signifikan (Chong et al. Pemberian ekstrak daun SC pada 84 tikus jantan yang terdiri dari 14 kelompok yaitu kelompok N . C . NS1 . ormal SC 1%). NS2,5 . ormal SC 2,5%). NS5 . ormal SC 5%). NS7,5 . ormal SC 7,5%). CS1 . anker SC 1%). CS2,5 . anker SC 2,5%) CS5 . anker SC 5%) CS7,5 . anker SC 7,5%). CG 1 . anker Glychyrrhizin 1%). CG 2,5 . anker Glychyrrhizin 2,5%). CG 5 . anker Glychyrrhizin 5%). CG 7,5 . anker Glychyrrhizin 7,5%). Ekstrak SC 2,5. dan 7,5 dibandingkan dengan obat antikanker komersial Glycyrrhizin terutama untuk obat kanker hati. Tikus kanker diundiksi pemberian diethynitrosamine (DEN) dan 2-acetyl-aminoflourence (AAF) dan dipelajari dengan estimasi glutahiione S-transferase (GTS) (UDPGT) di hati. Pemberian DEN/AAF mengakibatkan peningkan aktivitas semua enzim dibandingkan dengan control. Perbedaan signifikan GST dan UDPGT ditemukan pada semua perlakuan. Sevara morfologi dan organisasi hepatocyte ketika karsinogen dibandingkan dengan control. Severity dysplasia sel liver sebagai terbukti menurun ketika ditreatmen dengan ekstrak SC dibandingkan dengann glycyrrhizin. Pemberian SC pada DEN AAF tikus menurunkan severity hepatocarsinoggen (Jaksa et al. IC50 dari ekstrak etanol SC menginduksi fase siklus sel sub-G1, dan fragmentasi DNA. Di sisi lain, translokasi pelepasan sitokrom mitokondria c, induksi caspase 3/7 dan p53 sambil menekan XIAP pada sel MCF-7 yang diberi ekstrak SC. Ekstrak etanol SC menginduksi apoptosis dan fragmentasi DNA pada hormon sel kanker payudara bergantung garis MCF-7 melalui jalur apoptosis p53 tergantung mitokondria (Chong et al. SC memiliki aktivitas efek sitotoksik dan apoptogenik pada sel kanker nasofaring (NPC) CNE 1. Ekstrak etil asetat, heksana menunjukkan efek sitotoksik yang ditunjukkan pada sel CNE 1, dengan nilai IC50 119, 123,5 dan 161,7 g / ml secara Ekstrak heksana, kloroform dan etil asetat dari batang SC menghambat proliferasi sel CNE 1, pada IC50 masingmasing sebesar 49,4, 148,3 dan 163,5 g / Analisis mengungkapkan peningkatan proporsi sel dalam fase sub G1 dan penurunan proporsi sel dalam fase G2 / M, setelah pemberian dengan ekstrak SC. Ekstrak SC bersifat sitotoksik terhadap sel CNE 1 dan ekstrak ini mampu menginduksi apoptosis, terlepas dari aktivasi caspase (Koh et al. Pemberian SC oral secara signifikan menghambat karsinogenesis kolorektal yang disebabkan oleh azoxymethane Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. (AOM) terungkap dengan pengurangan jumlah aberrant crypt foci (ACF). mengatur ekspresi PCNA. Bcl2 dan catenin. SC merupakan agen kemopreventif untuk kanker kolorektal melalui penekanan awal dan menengah fase karsinogenik yang mungkin terkait dengan kandungan flavonoidnya (Al-Henhena et al. dengan kandungan polifenol (Fadzelly et Anti Batu Ginjal Daun SC sebagai bahan ramuan untuk gangguan saluran kemih seperti mengatasi batu ginjal atau peluruh batu ginjal oleh pedagang tumbuhan obat di Pasar Kabanjahe (Silalahi et al. dan masyarakat lokal di Semarang (Husain et 2. , dan urine berdarah (Nahdi dan Kurniawan 2. Batu ginjal atau yang dikenal juga sebagai merupakan salah satu penyakit ginjal, mengandung komponen kristal dan matriks yang pada umumnya lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita Fauzi dan Putra 2. Tumbuhan yang digunakan sebagai obat anti batu ginjal merupakan tumbuhan yang mampu mengurangi ukuran atau menghaculkan batu ginjal. Dharma et al. menyatakan bahwa batu ginjal pada hewan percobaan yang menderita batu ginjal yang diinduksi dengan pemberian 0,75% etilena glikol dan 2% amonium klorida untuk membentuk kristal kalsium oksalat kemudian diberi ekstrak daun SC dengan dosis 100, 200 dan 400 mg selama selama 14 hari mempengaruhi kelarutan kalsium dan oksalat sebagai komponen batu ginjal dalam urin. Semakin besar dosisnya diberikan, semakin banyak kadar kalsium terlarut dan oksalat dalam urin. Anti Diabetes Mellitus Diabetes mellitus merupakan suatu gangguan metabolism dalam tubuh yang mengakibatkan kadar glukosa darah diatas normal atau sering juga disebut dengan Tumbuhan yang digunakan sebagai obat diabetes mellitus merupakan tumbuhan yang mampu meghambat Metformin merupakan salah satu jenis obat sintetis komersial yang banyak digunakan untuk mengatasi diabetes mellitus. Pemakaian obat sintesis dalam jangka lama dapat mengakibatkan gangguan fungsi organ tubuh lainnya seperti ginjal, oleh karena bahan alam dianggap memiliki efek samping yang lebih rendah. Bioaktivitas ekstrak SC sebagai anti diabetes mellitus telah dilaporkan Palit et al. dan Fadzelly et al. Palit et al . menyatakan bahwa pemberian ekstrak etanol daun SC mampu menurunkan kadar gula darah, yaitu dosis 75 mg/kg BB dengan nilai rata-rata penurunan 14%, dosis 150 mg/kgBB dengan nilai 19. 33% dan dosis 300 mg/kgBB dengan nilai 31. Fadzelly et . meyantakan bahwa untuk diabetes mellitus dapat dikomsumsi sebagai AutehAy herbal. Tikus hiperglikemik yang diinduksi dengan streptozotocin- kemudian diberi ekstrak air panas teh daun SC . ermentasi dan non fermentas. mampu mengurangi glukosa darah dalam hiperglikemia tikus dan juga mengurangi kadar glukosa dalam tikus normal (Fadzelly et al. Biaktivitas sebagai anti diabetes mellitus dihubungkan Antikolesterol Hiperkolesterol merupakan ganguan metabolism yang mengakibatkan kadar kolesterol di dalam darah di atas normal. Faktor diantaranya, faktor keturunan, konsumsi makanan tinggi lemak, kurang olahraga dan kebiasaan merokok (Yani 2. Hewan percobaan yang diinduksi dengan makanan lemak tinggi dan propiltiourasil (PTU) 0,26 mg/20 gram BB selama 14 hari, kemudian Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. diberi ekstrak etanol daun SC dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB dan 400 mg/kg BB menunjukkan penurunan kadar kolesterol total (Oktavia et al. Aktivitas antioksidan dan antibakteri ekstrak daun Strobilanthes crispus Bl . eji belin. terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia Alotrop Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia 1( . : 148-154. Al-Henhena. Khalifa. Ying, . Hassandarvish. Rouhollahi, . Al-Wajeeh. Ali. Abdulla. , & El-Seedi. Chemopreventive effects of Strobilanthes crispus leaf extract on azoxymethane-induced aberrant crypt foci in rat colon. Scientific Reports 5:13312 | DOI: 10. 1038/srep13312 Amirul-Aiman. Noraini. & NurulAini. Trichome morphology on petal and sepal of selected species of Acanthaceae in Peninsular Malaysia. Sains Malaysiana 46. : 1679-1685. Chong. Rahmat. Yeap. Akim. Alitheen. Othman. & Gwendoline-Ee. In vitro cytotoxicity of Strobilanthes crispus ethanol extract on hormone dependent human breast adenocarcinoma MCF-7 cell BMC Complementary and Alternative Medicine 12:35 Chong. Koh. Ling. Chye. & Yew. Strobilanthes crispus extract induce induces apoptosis through enhanced caspases activities in cervical cancer International Conference on Biological. Environment and Food Engineering (BEFE-2. August 4-5, 2014 Bali (Indonesi. Dharma. Aria. , & Syukri. Pengaruh ekstrak etanol daun kejibeling (Strobilanthes crispa (L) Blum. terhadap kelarutan kalsium dan oksalat sebagai komponen batu ginjal pada urin tikus putih jantan. Scientia 4. : 34-37. Fadzelly. Asmah. , & Fauziah, . Effects of Strobilanthes Anti Mikroba Ekstrak etanol daun SC memiliki aktivitas antioksidan dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak etanol daun SC mampu menangkal radikal bebas DPPH dengan nilai IC50 yaitu: 102. 85 ppm dan nilai IC50 dari vitamin C sebagai larutan pembanding sebesar 19. 268 ppm. Ekstrak etanol daun SC pada bakteri S. aureus dengan konsentrasi ekstrak 20% . , 40% . ,5 m. , 60% . ,25 m. , dan 80% . termasuk lemah dan 100% . ,75 m. termasuk Sedang. Daya hambat antibakteri E. coli pada konstrasi ekstrak 20% . , 40% . , 60% . ,25 m. , 80% . ,25 m. termasuk lemah, dan 100% . ,25 m. termasuk sedang (Abidi et al . Bioaktivitas SC sebagai anti mikroba diduga berhubungan dengan pemanfaatannya sebagai obat luka. SIMPULAN DAN SARAN Hasil penelitian etnobotani ditemukan bahwa SC sebagai obat untuk luka, peluruh batu, mengatasi ganguan urine, mengatasi usus buntu dan mengatasi penyakit diabetes SC memiliki bioaktivitas sebagai anti kanker, antidiabetes mellitus, anti kolesterol, anti batu ginjal dan anti Bioaktivitas SC sebagai anti kanker lebih menonjol dan bersifat sitotoksik terhadap kanker payudara, kanker nasofaring, kanker hati dan kanker korektal, oleh karena itu dapat dikembangkan sebagai obat alternative dalam mengatasi penyakit kanker. DAFTAR RUJUKAN Adibi. Nordan. Ningsih. Kurnia. Evando, & Rohiat. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 DOI : 10. 5281/zenodo. crispus tea aqueous extracts on glucose and lipid profile in normal and streptozotocin-induced hyperglycemic Plant Foods for Human Nutrition 61: 7-12. Fauzi. & Putra. Nefrolitiasis. Majority 5. : 69-74. Gordani. Cheong. , & Teoh. Antiproliferative effect of Strobilanthes crispus on MCF-7 cell Transactions on Science and Technology 4. : 414-419. Harma. Aria. & Syukri. Pengaruh ekstrak etanol daun kejibeling (Strobilanthes crispa (L) Blum. terhadap kelarutan kalsium dan oksalat sebagai komponen batu ginjal pada urin tikus putih jantan. Scientia 4. : 34-37. Husain. Fajar. Sary. , & Yuniati. The Study of jamu plants ethnobotany in homegarden and its implications to medicinal plant conservation in Semarang. ICESI 2019, July 18-19. Semarang. Indonesia. DOI 4108/eai. 18-7-2019. Idris. Ibrahim. , & Nugrahani. Studi tanaman berkhasiat obat Suku Mori di Kecamatan Petasia. Petasia Barat, dan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara Sulawesi Tengah. Biocelebes 12. :23-31. Jaksa. Rahmat. Othman. Ismail, , & Mansor. Effect of Strobilanthes crispus on the histology and tumour marker enzyme in rat liver during hepatocarcinogenesis. Med. Sci. : 130-135. Koh. Sim. Toh. Liam, . Ong. Yew. Tiong, . Ling. Chye. & Ng, . Cytotoxic and apoptogenic effects of Strobilanthes crispa Blume extracts on nasopharyngeal cancer cells. Molecular Medicine Reports 12: 62936299. Leksikowati. Oktaviani. Ariyanti, . Akhmad. , & Rahayu. Etnobotani tumbuhan obat masyarakat lokal Suku Lampung di Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Biologica Samudra 2. : 35-53. Mabberley. MabberleyAos Plantbook, 4th ed. Cambridge University Press. Cambridge. UK. 1102 pp. Nahdi. & Kurniawan. A,P. Ethnobotanical study of medicinal plants in karst environment in Gunung Kidul. Yogyakarta. Indonesia. Nusantara Bioscience 11: 133-141. Oktavia. Eriadi. & Valdis. Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kejibeling (Strobilanthes crispa Blum. terhadap kadar kolesterol total dan ldl Jurnal Farmasi Higea 10. : 110-117. Palit. Tiwow. Maarisit. Karundeng. & Karauwan. Uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun keji beling Stobilanthes crispa (L. Blume pada tikus putih Rattus norvegicus yang. diinduksi aloksan. Jurnal Biofarmasetikal Tropis 1. : 1-4. Pitra. Haerullah. & Papuangan. Studi pengetahuan lokal Masyarakat Moya tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional. Jurnal Saintifika MIPA 1. :45-49. Resta. Studi morfologi tanaman keci beling (Strobilanthes crispus Bl. ) yang hidup di dataran tinggi dan yang hidup di dataran rendah serta pengajaranya di SMA Negeri 9 Palembang. (Skrips. Program Studi Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Palembang. Simanjuntak. Pemanfaatan tumbuhan obat diabetes mellitus di Etnis Simalungun Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. BioLink 5. : 59-71. Silalahi. Nisyawati. Walujo. Supriatna. & Mangunwardoyo W. Jurnal Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Volume IX Nomor 2 September Tahun 2020 DOI : 10. 5281/zenodo. The local knowledge of medicinal plants trader and diversity of medicinal plants in the Kabanjahe traditional market. North Sumatra. Indonesia. Journal of Ethnopharmacology 175: 432-443. Silalahi. Nisyawati, & Pandiangan. Medicinal plants used by the Batak Toba Tribe in Peadundung Village. North Sumatra. Indonesia. Biodiversitas 20. : 510-525. Yaacob. Yankuzo. Devaraj. Wong. & Lai. antitumor action, clinical biochemistry profile and phytochemical constituents of a pharmacologically active fraction of crispus in NMU-induced rat mammary tumour model. Plos One 10. : e0126426. doi:10. 1371/journal. Yaacob. Kamal. Wong, & Norazmi. Cell cycle modulation of MCF-7 and MDAMB-231 by a sub-fraction of Strobilanthes combination with Tamoxifen. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention 16: 8135-8140. Wang. & Blackmore. Pollen morphology of Strobilanthes Blume (Acanthacea. in China and its taxonomic implications. Grana 42: 8287. Yani. Mengendalikan kadar kolesterol pada hiperkolesterolemia. Jurnal Olah Raga Prestasi 11. : 1-7. P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688