Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Pengembangan Spiritualitas melalui Dakwah Majlis Dzikir An Nawawi Cilenggang Muhamad Merdeka1. Amaliyah2 muhamadmerdeka08@gmail. com1, dosen01610@unpam. Submitted: 27th March 2024 | Edited: 24th June 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Merdeka. , & Amaliyah. Pengembangan Spiritualitas melalui Dakwah Majlis Dzikir An Nawawi Cilenggang. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 213-222. ABSTRAK Dimensi spiritualitas merupakan dimensi penting dalam kerangka pengelolaan pada orientasi keduniaan dan upaya mendekatkan diri pada Tuhan. Upaya pemenuhan dimensi spiritualitas dibutuhkan para dai yang mampu berdakwah dengan memiliki manajemen yang baik. Potret dakwah Rasulullah selaku the greatest daAoi of all the time, yaitu dengan menggunakan 3 metode dakwah, yakni: dakwah bil hal, dakwah bil lisan, dan dakwah bil qolam. Termasuk pada prinsip dalam dakwah, baik konteks Syariat, konteks Pendidikan, konteks Pembinaan. Tujuan dakwah majlis dzikir an Nawawi, sebagai sarana untuk memperkuat dan memperdalam keimanan serta ketakwaan umat Islam dalam penerapan norma dan nilai di masyarakat, menggunakan empat konsep dakwah dalam lingkaran yang tidak terputus, antara dakwah bi lisan, bil qolam, bil hikmah, bil hal. Melalui program-program pendekatan secara individu, keluarga dan Dengan konsep majlis dzikir an Nawawi diharapkan mampu menjadi pengembangan spiritualitas yang dibutuhkan masyarakat dengan kompleksitas kehidupan yang Kata Kunci: Spritual. Dakwah. Majlis Dzikir An Nawawi. Islam ABSTRACT The spirituality dimension is an important dimension in the management framework for worldly orientation and efforts to get closer to God. Efforts to fulfill the dimensions of spirituality require preachers who are able to preach and have good management. Portrait of the Prophet's da'wah as the greatest da'i of all the time, namely by using 3 methods of da'wah, namely: da'wah bil hal, da'wah bil verbal, and da'wah bil qolam. Including the principles of da'wah, both in the context of Sharia, the context of education, the context of development, the aim of da'wah at the dzikir an Nawawi assembly, as a means to strengthen and deepen the faith and piety of Muslims in the application of norms and values in society, using four concepts of da'wah in a circle that is not disconnected, between verbal da'wah, bil qolam, bil hikmah, bil hal. Through individual, family and community approach programs. With the concept of Majlis dhikr an Nawawi, it is hoped that it will be able to develop the spirituality that society needs with the complexity of life they face. Keywords: Spiritual. Da'wah. Majlis Dhikr An Nawawi. Islam PENDAHULUAN Kompleksitas masyarakat dari perubahan-perubahan sosial ekonomi politik dalam skala masif, memiliki dampak berbagai persoalan yang mendasar bagi kemanusiaan. Antara lain disrupsi, disorientasi, atau dislokasi. Termasuk pada ketidakpuasan terhadap paham, gerakan atau organisasi keagamaan. Hal tersebut, menimbulkan rasa spiritualitas Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. di kalangan masyarakat. Ketertarikan terhadap spiritualitas ditandai dengan peminatan mengikuti kegiatan keagamaan. Namun terkadang spiritualitas hanya berfungsi sebagai pelarian psikologis, obsesi, kebutuhan ruhaniah sesaat. Maka yang muncul adalah menjadikan spiritualitas bukan sebagai bagian integral dari kehidupan. Oleh karena itu, pada kompleksitas masyarakat dibutuhkan pengembangan spiritualitas yang terarah dengan baik agar tertuju pada religiusitas masyarakat. Salah satu yang harus dikembangkan adalah pada dakwah yang tepat. Dakwah merupakan aktifitas untuk mengajak, mendorong, menyeru, tanpa tekanan, tanpa paksaan dan provokasi terhadap nilai kehidupan yang islami. Sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 104 AuDan hendaklah ada diantara kamu satu orang yang menyeru . erdakwah kepada kebajikan, dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang dari segala yang salah. Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang yang menangAy. Namun seringkali dakwah hanya sebatas menyampaikan pesan-pesan dakwahnya saja, akan tetapi, tidak memperhatikan apakah pesan-pesan tersebut telah memberikan efek dan pengaruh pada masyarakat. Padahal hakikat tujuan berdakwah adalah agar masyarakat mau melaksanakan perbuatan baik ibadah mahdoh dan ghoiru mahdoh, serta sebagai upaya menjalankan perintah Allah dengan tugas awal manusia sebagai kholifah di bumi. Terdapat prinsip dalam dakwah antara lain: Dalam konteks Syariat Prinsip konteks syaroiat. Beribadah kepada Allah. Dimana bahwa setiap muslim harus menunjukkan ketundukan dan kepatuhan terhadap Islam, baik dalam lisan, ketetapan hati, pemikiran, dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Lafadz La ilaaha illalah adalah penunjukan ketaatan dan penyembahan . hanya kepada Allah. Dalam konteks Pendidikan. Sejarah Islam menerangkan, rasulullah menggunakan rumah al Arqam bin Abi Arqam sebagai tempat penyampaian dakwah Islam secara berkelompok dengan pendekatan pendidikan. Beberapa metode pendidikan yang dilakukan rasulullah antara lain Graduasi ( al-Tadarru. Levelisasi . urAoat al-Mustawaya. Variasi . lTanwi wa al-Taghyi. Keteladanan ( al-Uswah wa al-Qudwa. Aplikatif . l- Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Tibqi wa al-amal. Mengulang ( al-Taqrir wa al-MarajaAoa. Evaluasi . lTaqyi. Dialog ( al-Hiwa. Analogi . l-Qisya. Cerita . l-Qishsha. Dalam konteks Pembinaan. Pada pembinaan dilakukan dalam dua bentuk secara dakwah sirriyah . dan dakwah jahr . Pada dakwah sembunyi bersifat personal, hal tersebut memiliki kandungan hikmah yaitu tidak menimbulkan konfrontasi fisik dan prilaku sosial yang bertentangan. Dimaksudkan untuk mempersiapkan kaderkader militan. Dakwah sirriyah merupakan fase pendasaran pembangunan sebuah masyarakat Islam. Pada dakwah jahr . , yang dimulai setelah turun alQurAoan Surat Asy-SyuAoara: 214 yang artinya Au Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang dekatAy. Rasulullah melakukan fungsinya sebagai seorang pendidik dan pembimbing masyarakat . ocial educato. melakukan perubahan dan pembinaan akhlak, yang dilakukan terus menerus hingga khulafaurrasyidin. Dalam prinsip dakwah yang dilakukan Rsaulullah, penting untuk dipahami adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menerima ajaran Islam. Dan perlunya dalam dakwah memperhatikan situasi dan kondisi baik tempat maupun keadaan masyarakat sebagai madAounya. Oleh karena itu, kecerdasan, kepiawaian dan kebijaksanaan pendakwah yang juga harus menguasai manajemen dakwah. Majlis Dzikir An Nawawi yang didirikan oleh ustadz Akhmad Nawawi. Pd. Dan selanjutnya estafet kepemimpinan saat ini dipegang oleh Muhamad Merdeka an Nawawi. Majlis dzikir an Nawawi merupakan lembaga pendidikan informal menggerakan dakwah dengan meneladani prinsip dari dakwah rasulullah. Melalui kegiatan2 tersebut majlis zikir annawawi berharap dapat menjadi wadah yg efektif dalam membina umat menuju kehidupan yg lebih baik lagi sesuai dgn nilai2 ajaran islam. METODE Tujuan utama majlis dzikir An Nawawi sebagai sarana untuk memperkuat dan memperdalam keimanan serta ketakwaan umat Islam pada umum nya dan khusus nya bagi rakyat/masyarakat sekitar majlis. Beberapa tujuan spesifik dari pendirian majlis zikir An Nawawi yaitu, antaralain: Membangun ukhwah Islamiyah Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Pembinaan spiritual (Meningkatkan kwalitas pendidikan spiritual dan keagamaan melalui kegiatan zikir dan doa khusu. Pembinaan akhlak (Mengerahkan jamaah untuk implementasi akhlak yang baik dan sesuai dengan ajaran Isla. Adapun sasaran dakwah majlis dzikir An Nawawi antara lain: Remaja/pemuda Memberikan pembinaan khusus untuk remaja dan pemuda agar mereka memiliki landasan agama yang kuat sejak dini. Keluarga. Membangun keluarga yang harmonis dalam Islami dengan memberikan bimbingan dan pendidikan keagamaan kepada seluruh anggota keluarga khusus nya jamaah majlis dzikir An Nawawi. Masyarakat umum: Semua lapisan masyarakat muslim yang ingin memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas spiritual mereka. Dengan menjangkau klompok ini majlis zikir An Nawawi berupaya membangun masyarakat muslim yang lebih taat dan lebih solid lagi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Oleh karena itu, majlis dzikir An Nawawi menggunakan metode dakwah sebagaimana bagan di bawah ini: Bil Hikmah Bil Qolam Dakwah Bil Hal Bil Lisan Gambar 1. Metode Dakwah Majlis dzikir An Nawawi Dakwah yang menyatukan empat konsep dalam lingkaran yang tidak terputus, antara dakwah bi lisan, bil qolam, bil hikmah, bil hal. Dengan konsep tersebut akan mampu menjadi pengembangan spiritualitas yang dibutuhkan masyarakat dengan kompleksitas kehidupan yang dihadapi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. PEMBAHASAN Majlis dzikir An Nawawi melakukan tahapan dalam empat metode melalui program-program kegiatan yang dilakukan. Dakwah bil lisan Dakwah bil lisan merupakan suatu kegiatan dakwah yang dilakukan melalui lisan atau perkataan. Melalui pertama, tabligh adalah menyampaikan. Yaitu usaha menyampaikan dan menyiarkan pesan Islam yang dilakukan oleh individu maupun kelompok baik secara lisan. Hal ini dilakukan majlis dzikir An Nawawi melalui program dzikir dan kajian keislaman, baik pada program dzikir setiap malam jumat. Kedua, melalui bentuk nasehat. Yaitu suatu tindakan yang dilakukan untuk menghendaki kebaikan seseorang, dan merupakann suatu kawajiban bagi setiap muslim agar saling menjaga keagamaan satu sama lain. Majlis dzikir An Nawawi mengadakan program nasehat atau konseling. Jamaah secara personal dapat mengemukakan permasalahan hidupnya dan meminta nasehat sesuai hukum agama, untuk menenangkan Ketiga. Ceramah. Yaitu usaha menyampaikan keterangan, petunjuk, pengertian, dan penjelasan tentang sesuatu kepada madAou secara lisan. Biasanya dikemas secara ringan, informatif, dan tidak mengundang perdebatan. Majlis dzikir An Nawawi, melakukan kegiatan dengan dakwah lisan melalui ceramah pada kegiatannya, yang disampaikan oleh guru-guru yang berada di majlis dzikir An Nawawi. Keempat, bentuk Pada majlis dzikir An Nawawi melakukan pertukaran pikiran, gagasan, pendapat yang membahas suatu permasalahan tertentu secara teratur dan mempunyai tujuan untuk mencari kebenaran yang mendekati realitas yang ada. Selanjutnya Kelima, propaganda. Yaitu suatu upaya untuk menyiarkan Islam dengan cara mempengaruhi dan membujuk massa secara massa dan persuasif, yang disalurkan melalui kegiatan pengajian akbar, pertunjukan seni hiburan, dan sebagainya. Hal tersebut, bertujuan untuk merangsang emosi sesorang agar mencintai, memeluk, membela, dan memperjuangkan agama Islam. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Gambar 2. Foto peran an Nawawi dalam Futsal Dakwah bil Qolam Majlis dzikir an Nawawi menyadari bahwa dakwah bil lisan memiliki keterbatasan waktu, tempat, serta kelompok penerima pesan. Oleh karena itu, untuk memenuhi keluasan penerima pesan dan tidak berbatas pada ruang dan waktu, majlis an Nawawi menggunakan dakwah bil qalam. Dengan pesan dakwah tertulis, akan menjadi daya tarik . enter of interes. untuk berkumpulnya jamaAoah. Dimana dakwah bil qalam dapat mempengaruhi wacana publik, karena merupakan sifat media massa yang dianggap mampu memberikan efek perubahan persepsi atau sikap pembaca. Diharapkan mampu memunculkan perkumpulan, komunitas, atau jamaAoah yang mengkaji isi atau pesan dari tulisan dakwah itu Dakwah bil Hikmah Para ulama memberikan pemaknaan yang beragam terkait bil hikmah, seperti hikmah merupakan kenabian, hikmah adalah al-QurAoan dan pemahaman terhadap al quran, hikmah adalah tepat dalam perkataan dan perbuatan, hikmah adalah waraAo . enjauhkan diri dari perbuatan maAo, hikmah adalah ilmu yang bermanfaat, ilmu amaliyah dan aktivitas yang membawa kepada kemashlahatan umat, hikmah merupakan sunnah Nabi , mengetahui kebenaran dan beramal dengannya, berpengetahuan yang luas dalam pembicaraan dan amal dengan berpegang teguh kepada al-QurAoan dan as sunnah, hikmah merupakan kondisi psikologis seperti ketundukan, kepasrahan, dan ketakutan kepada Allah, hikmah adalah meletakan sesuatu pada tempatnya dalam berdakwah. Menurut Said Quthb, bahwa dakwah dengan metode hikmah akan terwujud apabila memperhatikan tiga faktor: pertama. Keadaan dan situasi orang yang akan Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Kedua, kadar atau ukuran materi dakwah yang akan disampaikan agar mereka merasa tidak keberatan dengan beban materi tersebut. Ketiga, metode penyampaian materi dakwah dengan memuat variasi sedemikian rupa yang sesuai dengan kondisi pada saat itu. Majlis dzikir an Nawawi melakukan dakwah bil hikmah dengan melihat jamaah yang ada, baik secara personal maupun komunitas. Itulah kenapa prinsip pluralitas menjadi prinsip dalam dakwah, yang tidak membedakan jamaah, dari latar belakang apapun yang melingkupi mereka. Dengan strategi tersebut jamaah tidak segan untuk berkonsultasi pada ruang majlis dzikir an Nawawi. Dakwah bil Hal Majlis dzikir an Nawawi melakukan dakwah dengan memberikan contoh melalui tindakan nyata dalam peningkatan keimanan manusia yang meliputi aspek kehidupan. Dakwah aksi nyata masih jarang digunakan dibanding dakwah lainnya. Tentunya dalam dakwah bil hal harus mampu memenuhi prinsip-prinsip, antara lain: pertama, harus mampu menghubungkan ajaran Islam dengan kondisi sosial budaya di masyarakat. Kedua, harus bersifat pemecahan masalah yang dihadapi umat. Ketiga, harus mampu mendorong dan menggerakkan kemampuan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lain sebagainya. Keempat, harus mampu membangkitkan swadaya masyarakat untuk menciptakan kemandirian. Kelima, harus mampu mendorong hubungan kerja sama yang harmonis dan produktif terutama untuk saling memenuhi kebutuhan di masyarakat. Dalam menyatukan empat model dakwah, majlis dzikir an Nawawi memiliki berbagai program yang dirancang untuk memenuhi tujuan dakwah dan pembinaan Berikut beberapa program tersebut: Majlis dzikir rutin. Kegiatan dzikir bersama yg diadakan scara rutin, biasanya mingguan/bulanan dimana jamaah dapat melantunkan dzikir dan doa secara Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Gambar 3. Foto Kegiatan Majlis Dzikir Rutin Pengajian dan kajian keagamaan Sesi pengajian yg membahas topik keislaman baik tentang aqidah, fiqh, tafsir maupun hadis, kegiatan ini seringkali menghadirkan ustadz/ulama sbagai Gambar 4. Foto Kegiatan Kajian Keagamaan Kegiatan sosial dan kemanusiaan: Bakti sosial bantuan untuk yatim, dhuafa dan bansos lainnya yg bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Memperingati hari besar islam: Pengajian khusus dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi. Isra Mi'raj dan hari2 besar lain nya. Safari Ziarah: Program safari ziarah ini mengajar kan jamaah agar lebih mengenal dan mengenang jasa para shohibul maqbaroh tersebut. Gambar 5. Foto Kegiatan Jamaah Melakukan Ziarah Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Melalui program-program ini, majlis dzikir An Nawawi berusaha untuk menciptakan masyarakat muslim yang lebih solid lagi dalam dakwah Islam. Adapun strategi pendekatan digunakan oleh majlis zikir An Nawawi untuk mencapai tujuan dakwah nya yaitu: Masyarakat Komunitas/ Jamaah Personal /Individu Gambar 6. Bagan strategi majlis dzikir an Nawawi Dalam strategi tersebut, majlis dzikir an Nawawi melakukan pendekatan personal dan konseling. Dengan memberikan perhatian khusus dan bimbingan personal pada individu/ keluarga yang membutuhkan nasihat dan dukungan dalam masalah kehidupan sehari-hari. Pada pendekatan komunitas. Yaitu dengan membangun komunitas yang solid dan aktif melalui kelompok-kelompok kecil seperti majlis ta'lim, kelompok dzikir dan pengajian lainnya. Selanjutnya pendekatan pada masyarakat dilakukan melalui event dan acara khusus. Misalnya mengadakan program pada hari besar Islam yang dapat menarik perhatian masyarakat luas. Majlis dzikir an Nawawi dalam periode program melakukan evaluasi dan Yaitu melakukan evaluasi berkala terhadap program-program yang telah dilaksanakan dan mengumpulkan feedback dari para jamaah. Aktivitas majlis dzikir an Nawawi mendapatkan sumber dana dari donasi jamaah: (Sumbangan sukarela dari jamaah majlis yang mengikuti kegiata. Iinfak dan sedekah (Dana yang berasal dari jamaah masyarakat sekitar ). Sebagaimana majlis dzikir pada umumnya majlis dzikir an Nawawi juga melakukan kegiatan dzikir dengan proses kirim hadiah puji. Tahlil. Yasin. Wirid al fatihah. Wirid Sholawat. Zikir bersama, dan Doa tengah malam. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. KESIMPULAN Aktivitas dakwah memerlukan orang lain, baik menjadi objek maupun subjek kegiatan berdakwah. Tentu proses tersebut membutuhkan metode dalam kegiatan dakwah untuk memberikan pengaruh terhadap orang-orang yang terlibat didalamnya dalam mencapai tujuan. Spiritualitas merupakan aktivitas interpretasi tanpa henti, yaitu sebuah proses dekonstruksi oposisi biner antara sakral/ptofan, transenden/ imanen. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen dakwah pada proses merencanakan tugas, mengelompokkan tugas, menghimpun dan menempatkan tenaga-tenaga pelaksana dalam kelompok-kelompok tugas dan kemudian menggerakkannya ke arah pencapaian tujuan dakwah. Majlis dzikir an Nawawi menggunakan manajemen dakwah untuk perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian untuk mencapai tujuan dakwah yang berlangsung secara terus menerus dalam suatu organisasi. Program majlis dzikir an Nawawi pada kegiatan dzikir dengan proses kirim hadiah puji. Tahlil. Yasin. Wirid Alfatihah. Wirid Sholawat. Zikir bersama, dan Doa tengah malam. Dan juga melalui program-program kajian keagamaan, ziarah dan lain sebagainya. DAFTAR PUSTAKA