Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP AS-SUHUF Moh Zayyadi1. Harfin Lanya2. Amirul Mukminin3. Tsalitsatur Rizqiyah4. Nabillah Ayuditya Rochmadyan 5. Didik Hermanto6 (Prodi Pendidikan Matematematika. Univesitas Madura. Pamekasan. Indonesi. (Prodi Pendidikan Matematematika. Univesitas Madura. Pamekasan. Indonesi. (Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Univesitas Madura. Pamekasan. Indonesi. (Prodi Pendidikan Matematematika. Univesitas Madura. Pamekasan. Indonesi. (Prodi Pendidikan Matematematika. Univesitas Madura. Pamekasan. Indonesi. (Prodi Teknik Informatika. Universitas Dian Nuswantoro. Kota Kediri. Indonesi. *Korespondensi: . anya_math@unira. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan gerakan literasi sekolah dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka di SMP As-Suhuf. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP As-Suhuf dengan fokus pengabdian pada gerakan literasi sekolah. metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah refleksi awal. Perencanaan, implementasi dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan lingkungan fisik yang ramah literasi, lingkungan sosial dan afektif, mengupayakan sekolah sebagai lingkungan akademis yang literat dengan menggunakan program literasi seperti gerakan membaca, berkunjung ke perpustakaan dan kegiatan lainnya. Diperlukan adanya pelibatan siswa dalam pendampingan yang dilakukan, adanya kerjasama dengan stakeholder dan semua pihak dalam pelaksanaan gerakan literasi sekolah. Kata kunci: Pendampingan. Gerakan Literasi Sekolah. Kurikulum Merdeka. Abstract The purpose of this community service is to aid the school literacy movement in supporting the implementation of the independent curriculum at As-Suhuf Middle School. This activity was carried out at As-Suhuf Middle School with a focus on the school literacy movement. The method of implementing activities used in community service is initial reflection, planning, implementation and evaluation. Implementation of community service activities with a literacy-friendly physical environment, social and affective environment, striving for schools as literate academic environments by using literacy programs such as reading movements, visiting libraries and other activities. It is necessary to involve students in the assistance provided, there is cooperation with stakeholders and all parties in the implementation of the school literacy movement. Keywords: Mentoring. School Literacy Movement. Independent Curriculum. Submit: Juni 2024 Diterima: Agustus 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 8 No. November 2024 yang merujuk pada kemampuan berpikir kritis, kerja sama yang efektif, kemampuan berkomunikasi, dan daya kreasi atau kreativitas. Salah satu aspek yang memerlukan perhatian besar adalah kemampuan literasi yang perlu dimiliki oleh siswa sebagai bekal untuk pengetahuan yang terus berkembang di era abad 21 (Fitroh et al. , 2024. Pitnelly et al. , 2. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan literasi harus menjadi fokus utama dalam rencana pendidikan, dimulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah sampai perguruan tinggi. Literasi menjadi fokus utama Kurikulum Merdeka tentu saja selain keterampilan numerasi (Fatmawati Pamungkas et al. Kurniati et al. , n. Rahmadayanti & Hartoyo, 2. Kemampuan literasi ini berfokus pada kemampuan dan keterampilan siswa dalam membaca, menulis, menghitung dan memecahkan masalah pada keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari hari. Kurikulum merdeka berbasis literasi merupakan upaya pemerintah untuk pendidikan(Rahayu et al. , 2022. Sulistyani & Mulyono, 2. kepada esensi UU dengan memberi kebebasan kepada sekolah, guru dan murid untuk Dalam implementasi kurikulum merdeka dalam literasi (Mahendra et al. , 2. , sekolah perlu melakukan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). GLS bertujuan untuk pengetahuan literasi di sekolah tersebut, dengan harapan ada pembiasaan dan budaya literasi yang menciptakan suasana akademik di sekitar lingkungan sekolah (Wandasari, 2017. Widodo. Zahroh et al. , 2. Pada Budaya literasi menjadi salah satu prasyarat kecakapan hidup abad ke-21 pendidikan yang terintegrasi, mulai dari keluarga, sekolah, sampai dengan masyarakat (Patriana et al. , 2. Gerakan literasi telah diterapkan oleh permasalahan minat baca siswa yang rendah, namun program literasi tidak keseluruhan bisa diterapkan sekolah (Nahdiyah et al. , 2. Di Kabupaten Pamekasan, kebijakan gerakan literasi sudah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Pamekasan Nomor 57 Tahun Gerakan Literasi Kabupaten sesuai dengan kearifan lokal Berdasarkan peraturan tersebut dalam mendukung kegiatan tersebut Satuan Pendidikan harus menyediakan dan mengelola perpustakaan atau sudut baca dengan bahan bacaan yang bersifat edukatif, informatif dan rekreatif, sumber daya pustakawan atau tenaga perpustakaan, dan sarana dan prasana lain yang mendukung kegiatan kemampuan (Khasanah & Herina. Akan tetapi, pada pelaksanaanya masih belum sepenuhnya dilaksanakan Selain kemampuan literasi siswa masih tetap sama, kemampuan literasi siswa masih Kemampuan literasi adalah kemampuan yang sangat krusial yang harus dimiliki oleh siswa dengan cara yang praktis di era disrupsi (Agustina & Moh Zayyadi, 2023. Fitroh et al. , 2. Ini adalah kemampuan kunci untuk transformasi digital pada abad ke-21. Abad ke -21 mengharuskan kita untuk kehidupan yang dikenal sebagai 4C. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) kurikulum merdeka gerakan literasi dapat diintegrasikan ke dalam program pembelajaran intra ataupun ektra. Oleh karena itu, peranan guru dalam GLS mengembangkan, maupun mengajar baca dan tulis, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan Secara umum permasalahan mitra adalah: . Rendahnya motivasi siswa dalam kegiatan membaca, . Masih minim pengalaman sekolah dalam mengemas program gerakan literasi, . Kurangnya pendampingan dalam kegiatan literasi, dan . Kurangnya gerakan literasi, dan . minimnya pendampingan dan bimbingan orang tua dalam menunjang gerakan literasi. Dengan permasalahan tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan gerakan literasi sekolah kurikulum merdeka di SMP As-Suhuf. Vol. 8 No. November 2024 bahan atau strategi dalam kegiatan gerakan literasi. Tim membuat sekolah yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan di SMP As-Suhuf. Implementasi Pada tahapan ini , tim melakukan pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan lingkungan fisik yang ramah literasi, lingkungan sosial akademis yang literat dengan menggunakan program literasi berkunjung ke perpustakaan dan Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada tanggal 3 September di Aula SMP As-Suhuf. Evaluasi Melakukan tentang kegiatan berjalan dengan efektif atau kurang efektif. METODE PELAKSANAAN Berikut ini metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat. Gambar 1. Metode Pelaksanaan Refleksi Awal Pada tahapan ini, tim abdimas melakukan analisis kebutuhan berdasarkan permasalahan yang ada di sekolah yang didasarkan pada arah kebijakan dan tujuan Kegiatan ini dilaksanakan di SMP As-Suhuf dengan fokus pengabdian pada gerakan literasi Perencanaan Pada tahapan ini, tim melakukan perencanaan yang akan menjadi HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan masyarakat dilaksanakan di di SMP AsSuhuf Pamekasan. Sekolah beralamatkan di Jalan Raya Kramat. Tlanakan. Yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah semua guru yang mengajar di SMP dan SMA As-Suhuf Berikut ini secara lebih detail kegiatan yang dilakukan oleh tim Refleksi Awal Melakukan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) berdasarkan permasalahan yang ada di sekolah yang didasarkan pada arah kebijakan dan tujuan sekolah dengan fokus pengabdian pada gerakan literasi sekolah dalam kurikulum merdeka. Refleksi awal menganalisis kebutuhan tentang gerakan literasi sekolah. Perlu adanya analisis awal sebagai refleksi awal dalam merencanakan kegiatan yang sesuai dengan mitra(Ahluwalia et al. , 2. Program literasi di As-Suhuf sudah diterapkan, akan tetapi masih belum sepenuhnya dilaksanakan secara tentatif dan berkesinambungan dan tidak ada tindak lanjut. Vol. 8 No. November 2024 Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada tanggal 3 September di Aula SMP As-Suhuf. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru sebagai peserta pengabdian dalam memberikan pemahaman (Zayyadi et al. , 2. untuk perencanaan program kerja GLS yang sesuai dengan kebutuhan karakteristik sekolah dan siswa Gambar 3. Pelaksanaan Pendampingan Gerakan Literasi Sekolah Evaluasi Melakukan tentang kegiatan berjalan dengan efektif atau kurang efektif. Tim melaksanakan evaluasi terhadap kuisioner terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Berikut ini analisis hasil dari pemberian kuisioner yang diberikan kepada guru di SMP As-Suhuf. Gambar 2. Siswa mengaji sebagai salah satu kegiatan literasi sekolah Perencanaan Pada tahapan ini, tim melakukan perencanaan yang akan menjadi bahan atau strategi dalam kegiatan gerakan literasi. Tim membuat sekolah yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan di SMP As-Suhuf. Implementasi Pada tahapan ini, tim melakukan pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan lingkungan fisik yang ramah literasi, lingkungan sosial akademis yang literat dengan menggunakan program literasi berkunjung ke perpustakaan dan Tabel 1. Evaluasi Kegiatan Pengabdian Pertanyaan 1 Apakah Bapak/Ibu yang serupa dengan kegiatan ini? 2 Apakah Bapak/Ibu Gerakan Jawaban a Tid % (%) Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Literasi Sekolah? 3 Apakah Bapak/Ibu Gerakan Literasi Sekolah? 4 Menurut Bapak/Ibu. Apakah Gerakan Literasi Sekolah memberikan manfaat untuk sekolah? 5 Menurut Bapak/Ibu. Apakah Gerakan Literasi Sekolah memberikan manfaat untuk siswa? 6 Apakah Bapak/Ibu mempunyai keinginan Gerakan Literasi Sekolah? pendampingan gerakan literasi sekolah peningkatan kompetensi guru tentang gerakan budaya literasi sekolah dan implementasi budaya gerakan literasi Ada beberapa saran dan masukan dari peserta pengabdian adalah pendampingan yang dilakukan, adanya kerjasama dengan stakeholder dan semua pihak dalam pelaksanaan gerakan literasi sekolah REFERENSI Agustina. , & Moh Zayyadi. Kemampuan literasi numerasi siswa di sekolah inklusi. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9. , 15Ae20. Ahluwalia. Permatasari. Husna, , & Novita. Penguatan Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Keterampilan Pada Komunitas ODAPUS Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 73Ae80. https://doi. org/10. 23960/jpkmt. Fatmawati Pamungkas. Prayitno. Purnomo. Rahmah. Hastuti. Penulis. , & Pamungkas, . Peningkatan Literasi Numerasi Kurikulum Merdeka Program KampusA Vol . Peningkatan Literasi dan Numerasi pada Kurikulum Merdeka Program Kampus Mengajar bagi Siswa Sekolah Dasar. https://doi. org/10. 56972/jikm. Fitroh. Rosidi. , & Juniarti. Sosialisasi Meningkatkan Dari pelaksanaan pendampingan dan evaluasi yang dilaksanakan dapat pendampingan ini dapat memberikan manfaat bagi guru dalam melaksanakan program literasi sekolah. Selain itu, pengetahuan menjadi dampak positif yang dihasilkan dari pengabdian ini (Zayyadi et al. , 2022, 2. Ada beberapa saran dan masukan dari peserta pengabdian adalah adanya pelibatan siswa dalam pendampingan yang dilakukan, adanya kerjasama dengan stakeholder dan semua pihak dalam pelaksanaan gerakan literasi Vol. 8 No. November 2024 KESIMPULAN Kegiatan ini pengabdian kepada masyarakat ini memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh SMP As-Suhuf tentang gerakan literaasi sekolah. Selain itu, kegiatan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Literasi Membaca Siswa di SMP Negeri 2 Gorontalo. Communnity Development Journal, 5. , 2468Ae Khasanah. , & Herina. Membangun Karakter Siswa Melalui Literasi Digital Dalam Menghadapi Pendidikan Abad 21 (Revolusi Industri 4. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang. Kurniati. Lenora Kelmaskouw. Deing. , & Agus Haryanto. Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka Implikasinya Bagi Siswa Dan Guru Abad 21. Jurnal Citizenship Virtues, 2022. , 408Ae423. Mahendra. NurAoaini. Yuressa, . Oktori. Hasanah. , & Wulan. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Pada Kurikulum Merdeka. 67Ae77. Nahdiyah. Zamroji. , & Fauzan. Abd. Pendampingan Kegiatan Literasi dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Doko. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3. , 109Ae114. https://doi. org/10. 53299/bajpm. Patriana. Sutama. , & Wulandari, . Pembudayaan Literasi Numerasi Asesmen Kompetensi Minimum Kegiatan Kurikuler pada Sekolah Dasar Muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5. , 3413Ae3430. https://doi. org/10. 31004/basicedu. Pitnelly. Wahyuni. Elisa. Zurweni. , & Malik. Vol. 8 No. November 2024 Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantukan Google Classroom Dimasa Pandemi Covid-19 pada Mata Pelajaran Kimia. Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry, 13. , 58Ae65. https://doi. org/10. 22437/jisic. Rahayu. Rosita. Rahayuningsih, . Hernawan. , & Prihantini. Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6. , 6313Ae6319. https://doi. org/10. 31004/basicedu. Rahmadayanti. , & Hartoyo. Potret Kurikulum Merdeka. Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6. , 7174Ae7187. https://doi. org/10. 31004/basicedu. Sulistyani. , & Mulyono. Implementasi Kurikulum Merdeka (Ik. Sebagai Sebuah Pilihan Bagi Satuan PendidikaN: Kajian Pustaka.