Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 Inovasi Kepala Madrasah dalam Penyiapan Pembelajaran Daring di MTS Negeri 4 Sragen Abdul Haritsah Efendi MTs Negeri 4 Sragen Jl. Plupuh-Mojosongo. Dusun 3. Karangwaru. Plupuh. Kabupaten Sragen. Jawa Tengah 57283 abdulharitsahefendi2306@gmail. Abstrak: Penelitian ini bertujuan . mendeskripsikan invasi kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen, . memaparkan pembelajaran daring guru di MTs Negeri 4 Sragen, . menjelaskan peranan kepala madrasah dalam pembelajaran daring diMTs Negeri 4 Sragen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian etnografi yang mendeskripsikan dan menafsirkan kelompok sosial budaya. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bagian kurikulum, wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana, dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data menggunakan analisis deskriptif. Validitas data menggunakan triangulasi. Hasil akhir penelitian menyimpulkan bahwa . kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen adalah tipe kepemimpinan demokratis yang proses pengambilan keputusan itu dilakukan secara kolektif kolegiaartinya kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen pemimpin yang juga mempercayai para staf nya karena kegiatan kecil sekolah tidak bisa dijangkau kepala madrasah, . pembelajaran daring yang dilakukan guru MTs Negeri 4 Sragen adalahSiswa dapat belajar kapan pun dan di mana pun, tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. siswa juga dapat berinteraksi dengan guru pada waktu yang bersamaan, seperti menggunakan video call atau live chat. Pembelajaran daring dapat disediakan secara elektronik menggunakan forum atau message atau platform lainnya, . peran kepala madrasah sebagai pemimpin dalam pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen adalah dengan membentuk tim khusus yaitu yang diberi nama tim IT Madrasah Negeri 4 Sragen, yang dimana tim ini bertugas membimbing para guru agar paham terhadap teknologi. Hasil dari data yang telah didapatkan maka diperoleh bahwa peran Kepala MTs Negeri 4 Sragen sudah berperan educator, manajer, administrator, supervisi, innovator, motivator serta leader dalam mengarahkan guru pada sistem pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Kepemimpinan. Peran Kepala Madrasah. Pembelajaran Daring. Teacher Performance of Certified Educator at SMK PGRI 1 Surakarta Abstract The objectives of this study were . to describe the leadership of the principal of MTs Negeri 4 Sragen, . to describe the online learning at MTs Negeri 4 Sragen, . to describe the role of principal leadership in online learning at MTs Negeri 4 Sragen. This research uses qualitative This research includes ethnographic research that describes and interprets sociocultural groups. Sources of data in this study were the principal, the vice principal of the curriculum section, the deputy principal of the school for facilities and infrastructure, and Data collection techniques were used observation, interviews, and documentation. Descriptive analysis was used in thus study. The data validity used triangulation. The final results of the study conclude that . the leadership of the principal of MTs Negeri 4 Sragen is a type of democratic leadership in which the decision-making process is carried out collectively by collegial, meaning that the principal of MTs Negeri 4 Sragen is a leader who also trusts his staff because the school's small activities cannot be reached by the principal. , . online learning by Dramaga 1 Public High School teachers is that students can study anytime and anywhere, without being limited by time and space. Students can also interact with the teacher at the same time, such as using video calls or live chat. Online learning can be provided electronically using Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 forums or messages or other platforms, . the role of the principal as a leader in online learning at MTs Negeri 4 Sragen is to form a special team, namely the IT MTS NEGERI 4 SRAGEN team, where this team is in charge of guiding teachers in order to understand technology. The results of the data that have been obtained show that the role of the principal at MTs Negeri 4 Sragen has played the role of educator, manager, administrator, supervision, innovator, motivator and leader in directing teachers to online learning systems or distance learning during the Covid-19 Keywords: Leadership. Role of School Principal. Online Learning. -------------------------------PENDAHULUAN Saat ini sedang terjadi masa pandemi Covid-19 yaitu sebuah virus yang menyerang seluruh dunia yang mengakibatkan Sekolah dan Universitas perguruan tinggi ditutup. Dalam kondisi dan situasi saat ini mau tidak mau pembelajaran dilakukan secara online yang hal tersebut diberlakukan atau digunakan dalam segala tingkatan pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia telah mempengaruhi banyak sektor salah satunya Pendidikan. Pemerintah telah mengupayakan untuk memutus rantai penularan yaitu dengan melakukan social distancing yang dimana semua warga melakukan kegiatan dirumah seperti bekerja dan sekolah dari rumah. Kebijakan ini tentu sangat berpengaruh pada proses pembelajaran, dimana segala kegiatan belajar mengajar dilakukan jarak jauh yaitu dalam jaringan atau daring. Tentu diperlukan kesiapan dalam menerapkan nya mengingat Indonesia belum memiliki persiapan menghadapi ini. Mulyasa . 1: . menjelaskan pemimpin lembaga pendidikan yaitu sekolah dikuasai oleh seorang kepala madrasah yang memiliki tugas dan tanggungjawab yang tertinggi dalam segala aspek di dalam sekolah. Kepala madrasah memiliki peranan penting dalam peningkatan suatu kinerja guru dalam mendukung proses pembelajaran. Kepala madrasah adalah penentu dari kebijakan-kebijakan yang diterapkan dalam sekolah dan harus mempunyai gaya kepemimpinan yang bergantung pada kondisi dan situasi yang dihadapi oleh sekolah tersebut dan berfokus lebih dalam memotivasi lingkungan sekolah dan seluruh anggota. Saat ini sedang terjadi masa pandemi Covid-19 yaitu sebuah virus yang menyerang seluruh dunia yang mengakibatkan sekolah dan universitas, perguruan tinggi ditutup. Dalam kondisi dan situasi saat ini mau tidak mau pembelajaran dilakukan secara online yang hal tersebut diberlakukan atau digunakan dalam segala tingkatan pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Peran utama kepala madrasah sebagai pemimpin pendidikan adalah menciptakan situasi belajar mengajar sehingga guru-guru dapat mengajar dan murid-murid dapat belajar dengan baik. Dalam mencapai tujuan pendidikan peran kepala madrasah sangat penting karena dianggap sebagai kunci keberhasilan sekolah. Kunci keberhasilan suatu sekolah pada hakikatnya terletak pada efisiensi dan efektivitas dari kepala madrasah karena suksesnya suatu sekolah adalah merupakan keberhasilan kepala madrasah itu sendiri, salah satu kriteria keberhasilan sekolah diperlukan adanya kepemimpinan kepala madrasah yang berkualitas. Noviardila . 0: . menjelaskan bahwa kualitas kepemimpinan kepala madrasah, selalu ditekankan pada pentingnya tiga kemampuan dasar yang perlu dimiliki oleh kepala, sekolah, yaitu conceptual skills, human skills dan technical skills. Pada pembelajaran daring ini tentu tidak semua sekolah memiliki persiapan matang, perlu adanya perbaikan setiap waktu sebagai bahan pembelajaran di masa mendatang. Kepala madrasah sebagai pemimpin akan mengarahkan akan kemana dan bagaimana Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 proses pembelajaran ini dapat diterima dengan baik dengan terus memperhatikan fasilitas terbaik untuk menunjang pembelajaran daring ini dan memperhatikan minat siswa-siswi nya dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Wawasan yang luas dan terbuka akan teknologi bagi pengajar maupun siswa nya sangat diperlukan dalam pembelajaran daring, karena akan percuma apabila hanya memiliki perangkatnya terapi tidak paham bagaimana Pada dasarnya pemahaman dasar menjadi fondasi serta komponen pendukungnya ialah bagaiamana terciptanya suasana kelas yang nyaman untuk siswa Kepala madrasah sebagai pemimpin dan pengelola pendidikan adalah komponen penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional terutama dalam pembelajaran siswa yang dilakukan oleh guru dalam proses belajar mengajar, karena keberhasilan pembelajaran tidak lepas dari peran kepala madrasah. Berdasarkan hal tersebut diatas peranan kepemimpinan kepala madrasah digambarkan dalam sebuah tabel, sebagai berikut: Tabel 1. Kriteria Peranan kepemimpinan Kepala madrasah Peran Kepala Keterangan Madrasah Sebagai Kepala madrasah bertugas untuk membimbing guru, tenaga kependidikan. Educator siswa, mengikuti perkembangan iptek, dan memberi teladan yang baik Sebagai Kepala madrasah menyusun perencanaan, mengkoordinasikan kegiatan. Manajer melakukan pengawasan, melakukan evaluasi terhadap kegiatan, mengadakan rapat, mengambil keputusan, mengatur proses pembelajaran, mengatur administrasi, dan mengatur tata usaha, siswa, ketenagaan, sarana dan prasarana, keuangan Sebagai Kepala madrasah bertanggung jawab atas segala kelancaran segala Administrator pekerjaan dan kegiatan administrative di sekolahnya Sebagai Kepala madrasah mengamati, mengidentifikasi mana hal-hal yang sudah Supervisor benar, mana yang belum benar, dan mana pula yang tidak benar, dengan maksud agar tepat dengan tujuan memberikan pembinaan Sebagai kepala madrasah merupakan salah satu faktor yang mendorong sekolah Leader dapat mewujudkan visi, misi dan tujuan dan sasaran sekolah melalui program- program yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap Sebagai kepala madrasah harus memiliki strategi yang tepat untuk menjalin Inovator hubungan yang harmonis dengan lingkungan, mencari gagasan baru, mengintegrasikan setiap kegiatan, memberikan teladan kepada seluruh tenaga kependidikan disekolah dan mengembangkan model-model pembelajaran inovatif Sebagai kepala madrasah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberikan Motivator motivasi kepada para tenaga kependidikan dalam melakukan berbagai tugas dan fungsinya Tabel 2. Kriteria Pembelajaran Daring No. Kriteria Keterangan Kesiapan guru Kemampuan guru dan siswa dalam beradaptasi menggunakan dan siswa teknologi dan internet pada kegiatan pembelajaran daring Teknologi Media interaksi serta transfer informasi terkait pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran daring dan sebagai perangkat lunak atau Pengetahuan Segala sesuatu yang diketahui sebagai landasan kemampuan penerapan penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 Dari uraian diatas dapat terlihat permasalahan apa yang terjadi di sekolah terkait pembelajaran daring yang sangat erat kaitannya nya dengan peran kepala madrasah sehingga peneliti ingin mengetahui lebih dalam lagi terkait peranan kepemimpinan kepala madrasah di MTs Negeri 4 Sragen. Melalui observasi yang peneliti lakukan di MTs Negeri 4 Sragen ada beberapa kendala yang peneliti dapatkan di dalam proses pembelajaran daring yang dilakukan guru kepada siswanya, kendala tersebut meliputi: . tidak lengkapnya fasilitas baik secara perangkat maupun software yang dimiliki guru dan siswa dalam pembelajaran daring, . guru dan siswa belum dapat beradaptasi pada proses pembelajaran secara daring, . dikarenakan proses pembelajaran daring dilakukan tanpa bertatap muka maka hal tersebut mengurangi terbangunnya komunikasi antar guru dan kepala madrasah sehingga menyebabkan menurunnya semangat guru dalam mengajar hal tersebut juga berdampak pada siswa dalam minat belajarnya. Dari permasalahan yang timbul diatas, dalam penelitian ini peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: . Bagaimanakah kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen? . Bagaimanakah pembelajaran daring yang dilakukan guru di MTs Negeri 4 Sragen? Bagaimanakah peranan kepemimpinan kepala madrasah dalam pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen?. Berdasarkan rumusan masalah yang peneliti paparkan maka tujuan dari penelitian ini adalah: . untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen, . untuk mengetahui pembelajaran daring yang dilakukan guru MTs Negeri 4 Sragen, . untuk mengetahui peranan kepemimpinan kepala madrasah dalam pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen. LANDASAN TEORI Secara umum definisi kepemimpinan adalah kemampuan dan kesiapan yang dimiliki seseorang untuk mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruh tersebut dan berbuat sesuatu yang dapat membantu tercapainya suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan. Wahjosumidjo . menjelaskan pengertian kepemimpinan adalah kemampuan yang ada pada diri seorang leader yang berupa sifat-sifat tertentu, seperti: , kemampuan . , kesanggupan . Kepemimpinan di dalam organisasi sekolah adalah kepala madrasah. Kepala madrasah mempunyai dua kata yaitu kepala dan sekolah, kepala yang merupakan pemimpin atau ketua di dalam sebuah Lembaga atau organisasi. Sedangkan sekolah merupakan sebuah organisasi atau lembaga yang dimana menjadi wadah atau tempat menerima dan memberikan pelajaran. Kepala madrasah adalah seseorang yang berada di garda terdepan dalam mengupayakan mencerdaskan bangsa. Kepala madrasah merupakan kunci utama dalam keberhasilan suatu satuan pendidikan yang ia pimpin. Kepala madrasah memikul tanggung jawab terhadap kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekolah serta warga Rasa aman dan nyaman ini harus dirasakan oleh guru, siswa dan orangtua. Termasuk dalam hal keamanan dan kenyamanan di masa pandemi Covid-19. Jadi, kepemimpinan kepala madrasah ialah kegiatan memimpin suatu sekolah atau usaha yang dilakukan oleh seseorang dengan kemampuan yang dimilikinya, kepemimpinan bisa dikatakan usaha kepala madrasah dalam mempengaruhi, mendorong, memimpin, mengarahkan dan menggerakkan staf kepala madrasah agar dapat bekerja dengan baik dan efektif dalam rangka mencapai tujuan yang akan di capai. Peran adalah suatu sikap atau perilaku yang diharapkan oleh banyak orang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki status atau kedudukan tertentu. Torang . menjelaskan bahwa peran merupakan aktivitas yang diperankan oleh seseorang dalam organisasi yang juga dapat diartikan sebagai kedudukan seseorang dalam organisasi. Menurut Poerwadarminto . 6: . secara etimologis kepala Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 madrasah adalah guru yang memimpin sekolah. Berarti secara terminologi kepala madrasah diartikan sebagai tenaga fungsional guru yang diberikan tugas tambahan untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima Dalam perspektif kebijakan pendidikan nasional terdapat tujuh peran utama kepala madrasah yaitu, sebagai berikut: . Kepala madrasah Sebagai Educator (Pendidi. Sebagai educator, kepala madrasah harus senantiasa berupaya menigkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh para guru. Dalam hal ini faktor pengalaman akan sangat mempengaruhi profesionalisme kepala madrasah, terutama dalam mendukung terbentuknya pemahaman tenaga kependidikan terhadap pelaksanaan tugasnya. Pengalaman semasa menjadi guru, menjadi wakil kepala madrasah, atau menjadi anggota organisasi kemasyarakatan sangat mempengaruhi kemampuan kepala madrasah dalam melaksanakan pekerjaannya, demikian halnya pelatihan dan penataran yang pernah . Kepala madrasah Sebagai Manajer Dalam rangka melakukan peran dan fungsinya sebagai manager, kepala madrasah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberdayakan tenaga kependidikan melalui kerja sama atau kooperatif, memberi kesempatan kepada para tenaga kependidikan untuk meningkatkan profesinya, dan mendorong keterlibatan seluruh tenaga kependidikan dalam berbagai kegiatan yang menunjnag program sekolah. Kepala madrasah Sebagai Administrator Kepala madrasah sebagai administrator memiliki hubungan yang sangat erat dengan berbagai aktivitas pengelolaan administrasi yang bersifat pencatatan, penyusunan dan pendokumenan seluruh program sekolah. Secara spesifik, kepala madrasah harus memiliki kemampuan untuk mengelola kurikulum, mengelola administrasi peserta didik, administrasi personalia, administrasi sarana dan prasarana, administrasi kearsipan dan administrasi keuangan. Kegiatan tersebut perlu dilakukan secara efektif dan efisien agar dapat menunjang produktivitas sekolah. Kepala madrasah Sebagai Supervisor. Kepala madrasah sebagai supervisor harus diwujudkandalam kemampuan menyusun, melaksanakan program supervisi pendidikan, serta memanfaatkan hasilnya. Kemampuan menyusun program supervisi pendidikan harus diwijudkan dalam penyusunan program supervisi kelas, pengembanganpengembangan program supervisi kelas, pengembangan program supervisi untuk kegiatan ekstra kurikuler, pengembangan program supervisi perpustakaan, laboratorium dan ujian. Kemampuannya melaksanakan program supervisi pendidikan harus diwujudkan dalam pelaksanaan program supervisi klinis, program supervisi nonklinis, dan program supervisi kegiatan ekstra kulikuler. Kepala madrasah Sebagai Leader (Pemimpi. Kepala madrasah sebagai leader harus mampu memberikan petunjuk dan pengawasan, meningkatkan kemauan tenaga kependidikan, membuka komunikasi dua arah, dan mendelegasikan tugas. Wahjosumijo . mengemukakan bahwa kepala madrasah sebagai leader harus memiliki karakter khusus yang mencakup kepribadian, keahlian dasar, pengalaman dan pengetahuan profesional, serta pengetahuan administrasi dan pengawasan. Kemampuan yang harus diwujudkan kepala madrasah sebagai leader dapat dianalisis dari kepribadian, pengetahuan terhadap tenaga kependidikan, visi dan misi sekolah, kemampuan mengambil keputusan dan kemampuan komunikasi dua arah. Kepala madrasah Sebagai Innovator, kepala madrasah harus memiliki strategi yang tepat untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan, mencari gagasan baru, mengintregrasikan setiap kegiatan, memberikan teladan kepada seluruh tenaga kependidikan di sekolah, serta mengembangkan model-model pembelajaran yang inovatif. Sebagai inovator kepala madrasah tercermin dari cara-cara melakukan pekerjaannya secara konstruktif, kreatif, delegatif, integratif, rasional dan objektif, pragmatis, keteladanan, disiplin, serta adaptabel dan fleksibel. Sebagai inovator Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 kepala madrasah juga harus mampu mencari, menemukan, dan melaksanaka berbagai pembaharuan di sekolah, seperti moving class itu mengubah strategi pembelajaran dari pola kelas tetap menjadi kelas bidang studi, sehingga setiap bidang studi memiliki kelas tersendiri, yang dilengkapi dengan alat peraga dan alat-alat lainnya. Kepala madrasah Sebagai motivator, sebagai motivator kepala madrasah harus memiliki strategi yang tepat untuk memberikan motivasi kepada para tenaga pendidik dan kependidikan dalam melakukan berbagai tugas dan fungsinya. Motivasi ini dapat ditumbuhkan melalui pengaturan lingkungan fisik, suasana kerja, disiplin, dorongan, penghargaan secara efektif, penyediaan berbagai sumber belajar melalui pengembangan pusat sumber belajar. Dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti sekarang, kepala madrasah perlu mengubah pola pikir agar kegiatan belajar di masa pandemi bisa dilaksanakan efektif. Guru dan orangtua perlu difasilitasi untuk bekerja sama membantu siswa bisa belajar dengan berbagai kondisinya. Menurut Dabbagh dan Ritland . pembelajaran online adalah sistem belajar yang terbuka dan tersebar dengan menggunakan perangkat pedagogi . lat bantu pendidika. , yang dimungkinkan melalui internet dan teknologi berbasis jaringan untuk memfasilitasi pembentukan proses belajar dan pengetahuan melalui aksi dan interaksi yang berarti. Sumber: William Horton. Designing Web Based-Training. Wiley, 2000. Gambar 1. Sejarah Distance Learning Berdasarkan pengertian diatas pembelajaran daring adalah pembelajaran yang tidak membutuhkan orang-orang berkumpul dalam satu tempat tetapi dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun dengan bantuan sebuah perangkat keras yang memiliki kemampuan yang mendukung terhubungnya orang-orang dalam satu jaringan. Kunci utama dalam pembelajaran daring atau pelajaran jarak jauh saat ini adalah pada terbangunnya hubungan yang kondusif dengan masyarakat dan wali murid. Secanggih apapun pelajaran jarak jauh tersebut disodorkan sekolah tanpa persetujuan dari wali murid hasilnya pasti kurang maksimal. Aturan protokoler yang ketat bukan berarti menutup akses bertemunya guru dengan wali murid. Pemegang peran penting pembelajaran daring seperti saat ini dalam mendidik dan mengajar lebih banyak dibebankan pada orang tua. Tanpa sosialisasi dan kemufakatan antara sekolah dan orang tua, program pembelajaran daring tidak akan berhasil. Kepala madrasah dalam mengadopsi berbagai strategi untuk memilih model pembelajaran daring harus di sesuaikan pada kondisi geografis sekolahnya. Perlu adanya semacam perjanjian atau kerjasama dengan wali murid untuk menentukan system pembelajaran daring yang paling Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 Disinilah peran kepala madrasah sangatlah penting untuk menjadikan Pendidikan disekolahnya tetap berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan dari Pendidikan itu sendiri yaitu mencerdaskan siswa sebagai generasi bangsa. Pembelajaran jarak jauh dengan sistem daring yang dilaksanakan dari rumah di masa pandemi Covid-19 tidak akan bisa berjalan dengan aktif apabila kepala madrasah tidak merencanakan program pembelajaran dengan baik. Dengan adanya kepala madrasah merencanakan pembelajaran secara aktif peserta didik dapat meningkatkan belajar dengan aktif dan tidak keluar dari rumah, walaupun lewat pembelajaran jarak jauh. Pelaksanaan belajar dari rumah memang menempatkan guru sebagai aktor dengan tanggung jawab terbesar. Namun, proses pembelajaran tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada guru. Riset dari Stanford University di Amerika Serikat mengamati 1. 800 sekolah di tujuh negara termasuk Brasil dan India, dan menemukan bahwa perbedaan antara sekolah dengan performa tinggi dan rendah hampir 50%-nya sendiri ditentukan oleh kualitas dan kebijakan dari kepala madrasah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan lembaga lainnya pun sudah mengeluarkan panduan khusus terkait pengajaran efektif selama belajar dari rumah - termasuk bagaimana menentukan capaian pembelajaran serta rekomendasi sumber materi yang dapat diakses melalui internet. Berbekal hal-hal di atas, kepala madrasah dapat mengemban tanggung jawab dalam memastikan proses pembelajaran daring berlangsung efektif. Mereka juga berkewajiban membantu guru menemukan solusi yang dihadapi dan mengurangi beban mereka selama pelaksanaan belajar dari rumah. Ketika guru menghadapi dilema dalam memilih strategi, kepala madrasah dapat berdiskusi dengan guru dan membantu merangkum informasi. Kepala madrasah juga harus lebih aktif berdiskusi bersama guru dalam pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran, memetakan kurikulum belajar dari rumah, dan merancang penilaian jarak jauh yang sesuai. Menurut Handarini dan Wulandari . perkembangan teknologi informasi memiliki pengaruh besar terhadap perubahan dalam setiap bidang. Salah satunya ialah perubahan pada bidang pendidikan. Teknologi dapat dimanfaatkan dalam kegiatan proses belajar mengajar, yang dapat dikatakan merupakan pergantian dari cara konvensional menjadi ke modern. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran dalam jaringan yang memanfaatkan beberapa platform seperti whatsapp, google Classroom, zoom, edmodo. Berdasarkan laman Kemendikbud RI ada 12 aplikasi yang dapat diakses pelajar yaitu . Rumah belajar. Meja kita. Icando. Indonesiax. Google for education. Kelas pintar. Microsoft office 365. Quipper school . Ruang guru. Sekolahmu. Zenius. Cisco webex. Menurut Handarini dan Wulandari . dalam penelitian nya Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Study From Home (SFH) Selama Pandemi Covid 19. Pembelajaran daring adalah salah satu solusi selama pandemi covid 19 karena menerapkan Social Distancing sebagai bentuk pencegahan penyebaran wabah Covid 19. Karena Pembelajaran daring dilakukan secara online dan jarak jauh. Sehingga dapat menghindari kerumunan. Jadi, pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang menggunakan jaringan internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Kepala madrasah harus berperan sebagai pemimpin atau leader, innovator dan motivator di lingkungan sekolahnya. Banyak yang memiliki pendapat ke depan bahwa kepala madrasah mampu menjadi figur dan mediator bagi perkembangan masyarakat dan lingkungannya. Oleh karenanya pekerjaan kepala madrasah semakin hari semakin meningkat dan akan sesuai dengan perkembangan dunia Pendidikan yang dicita-citakan. Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi dikarenakan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini tidak berkenaan dengan angka-angka, tetapi lebih dengan memaparkan secara deskriptif dan menguraikan tentang peranan kepemimpinan kepala madrasah dalam pembelajaran Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer maupun data Data primer didapat dengan kuisioner yang berisikan daftar pertanyaan yang telah disiapkan dan diobservasi secara langsung ke lapangan dengan teknik wawancara dengan responden. Pengamatan dilakukan untuk penyesuaian data sekunder dan memperkirakan kondisi di lapangan sesuai tahun penelitian. Data yang ingin didapatkan adalah mengenai kepemimpinan kepala madrasah, peranan kepala madrasah, pembelajaran daring di era pandemi covid-19 serta data lainnya yang diperlukan untuk melengkapi penyusunan penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini adalah wakil kepala madrasah bagian kurikulum, wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana, dan guru. Penentuan sumber data tersebut didasarkan pada asumsi bahwa subyek yang menjadi sumber data mengetahui proses pembelajaran daring di era pandemi covid-19 dan peranan kepemimpinan kepala madrasah dalam pembelajaran daring tersebut. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif dari Miles dan Huberman dalam Sumardjoko . 5: 27-. terdapat tiga komponen utama dalam analisis data. Sumber: Miles dan Huberman dalam Sumardjoko . 5: . Gambar 2. Model Analisis Interakti HASIL DAN PEMBAHASAN Peran yang paling utama kepala madrasah sebagai pemimpin Pendidikan di Lembaga sekolahnya adalah menciptakan situasi belajar mengajar sehingga guru-guru dapat mengajar dan siswa dapat belajar dengan baik. Fungsi kepemimpinan yang dijalankan kepala madrasah sangat penting bagi kehidupan sekolah. Kepala madrasah merupakan penggerak utama segala proses pendidikan yang berlangsung di sekolah. Hal ini sebagai pendorong utama kepada para guruguru yang akan membawa proses belajar dan mengajar menjadi lebih efektif dan bahan ajar dapat tersampaikan kepada para siswanya meskipun di era pandemi covid-19 ini mengharuskan sistem pembelajaran dilakukan secara daring. Perubahan budaya sekolah ini diharapkan dapat mewujudkan Pendidikan kualitas Pendidikan yang baik atau bahkan lebih baik lagi. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti melalui wawancara di MTs Negeri 4 Sragensebagai seorang pemimpin kepala madrasah mampu menjalankan tugas dengan baik sebagai leader, manajer, administrator, educator, motivator, supervise, dan sebagai Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen yaitu bapak Suryana S. pd M. M baru selama 8 bulan menjabat sebagai kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen. Di era pandemi saat ini dibutuhkan banyak inovasi kepala madrasah dalam pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring. Kelimpahan fasilitas belajar tidak Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 akan berguna tanpa kreativitas kepala madrasah dan guru-guru sekolah. Seperti pesan Steve Jobs, pendiri Apple yang menuliskan "Yang membedakan seorang pemimpin dan pengikut adalah inovasi. Kepala madrasah adalah pemimpin sekolah, bagaimana gaya kepemimpinan nya itu sangat mempengaruhi karyawan nya. Berdasarkan hasil wawancara mengenai bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dalam pengambilan keputusan nya, kepala madrasah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dengan selalu mengadakan rapat khusus terlebih dahulu, khususnya dengan para wakil kepala madrasah, staff bendahara dan juga dengan kepala urusan tata usaha. Istilah pembelajaran daring dan luring muncul sebagai salah satu bentuk pola pembelajaran di era teknologi informasi seperti sekarang ini. Daring merupakan singkatan dari Audalam jaringanAy sebagai pengganti kata online yang sering kita gunakan dalam kaitannya dengan teknologi internet. Daring adalah terjemahan dari istilah online yang bermakna tersambung ke dalam jaringan internet. Pembelajaran daring artinya adalah pembelajaran yang dilakukan secara online, menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia. Segala bentuk materi pelajaran didistribusikan secara online, komunikasi juga dilakukan secara online, dan tes juga dilaksanakan secara online. Sistem pembelajaran melalui daring ini dibantu dengan beberapa aplikasi, seperti Google Classroom. Google Meet. Edmudo dan Zoom. Hasil dari wawancara dan observasi yang peneliti lakukan dalam penerapan pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen, pembelajaran nya menggunakan 2 sistem, yang pertama pakai zoom yang kedua pakai classroom. Jadi untuk tatap muka sebagai gantinya menggunakan teknologi zoom, sedangkan dalam pemberian tugas dan pengumpulan tugasnya melalui google classroom namun ada beberapa guru yang menggunakan metode metode lain seperti quizziz. Pembelajaran jarak jauh dibuat lebih menarik agar kreatif dan inovatif bahkan dan ada beberapa guru juga yang memiliki channel youtube sendiri yang fungsinya adalah jika ada anak yang lupa mengenai pembelajarannya bisa melihat lagi di channel youtube guru tersebut. Hal tersebut sangat di dukung oleh kepala madrasah, karena menurut kepala madrasah dalam pembelajaran daring guru diberikan kebebasan dalam memodifikasi pembelajarannya namun harus sesuai dengan standar system pengelolaan pembelajaran oleh sekolahnya. MTs Negeri 4 Sragen juga membuat video pembelajaran ruang multimedia bagi guru yang mau membuat pembelajaran sendiri. Hasil wawancara dan observasi diatas diperkuat dengan dokumentasi ruangan khusus yang disediakan sekolah untuk membuat video pembelajaran sebagai berikut: Gambar 3. Ruangan Khusus untuk Pembuatan Video Pembelajaran Dalam pembelajaran daring itu sendiri membutuhkan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai dari segi perangkat teknologi untuk menghadapi siswa-siswa milenial. Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 Penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring perlu diketahui oleh guru itu sendiri, karena guru sebagai pelaku utama kegiatan belajar mengajar selain siswa. Dari hasil wawancara dan observasi peneliti ke MTs Negeri 4 Sragen, kepala madrasah melakukan perannya sebagai pemimpin dengan memberikan bantuan kepada guru-guru yang belum memahami penggunaan teknologi sebagai penunjang pembelajaran saat pandemi ini untuk bisa belajar IT dengan tim IT yang sudah dibentuk oleh kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen yang diberi nama IT MTs Negeri 4 Sragen. Tim IT yg diambil dari sebagian guru dan TU untuk sama-sama mencari cara efektif pembelajaran daring jadi tidak terpaku pada zoom saja seperti menggunakan media pembelajaran, google classroom dan lain-lain. Dukungan kepala madrasah tersebut dengan tujuan agar semua pembelajaran berjalan dengan lancar. Kepala madrasah juga memerintahkan wakil kepala madrasah bagian kurikulum untuk membuat jadwal pelajaran yang sesuai instruksi mendikbud di masa pandemi ini. Dalam hal ujian-ujian seperti PAS. PTS. UAS kepala madrasah juga mengarahkan agar menggunakan aplikasi ujian online yang bagus tapi tidak memberatkan kuota siswa. Pada dasarnya untuk mengukur dan melihat sebuah keberhasilan kepala madrasah sebagai pemimpin itu ditinjau dari tindakan dan ucapan dari kepala madrasah sebagai pemimpin lembaga. Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen melaksanakan perannya sebagai leader dengan membuat dan melaksanakan program kerja yang dibuat serta menarik anggotanya untuk ikut serta dalam pembuatan dan pelaksanaan program dengan tujuan meningkatkan nilai atau strategi peningkatan lembaga pendidikan melalui prestasiprestasi yang dimiliki siswa siswi yang berpotensi serta berprestasi. Dari hasil wawancara dan observasi terkait pada pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen dapat dikatakan sebagai blended learning, karena pembelajaran daring lebih banyak menggunakan aplikasi tatap muka melalui zoom kemudian sinkronus nya menggunakan Google Classroom. Untuk Google Classroom menggunakan milik sekolah agar tugas siswa-siswa dalam pengelolaannya terpusat termasuk juga untuk Ujian Sekolah akan menggunakan aplikasi tertentu, aplikasi tersebut juga sudah digunakan di sekolah daerah lain akan tetapi untuk di daerah kabupaten Sragen baru MTs Negeri 4 Sragen saja yang sudah menggunakan. Nama aplikasi tersebut adalah RDM Raport Digital Madrasah. Aplikasi tersebut diterapkan untuk meningkatkan kejujuran siswa, hal tersebut dapat terlihat jika siswa dalam mengerjakan ujiannya keluar dari halaman ujian maka secara otomatis akan selesai atau finish. Pernyataan tersebut diperkuat oleh dokumentasi dari rapat persiapan aplikasi RDM Raport Digital Madrasah untuk ujian sekolah, sebagai berikut: Gambar 4. Rapat Persiapan RDM untuk Ujian Sekolah Dokumentasi di atas menggambarkan bagaimana peran kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen yang sangat mempengaruhi terhadap kesuksesan dari pembelajaran daring yang Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 dilakukan oleh guru. Meski ada beberapa hambatan dikarenakanpembelajaran daring merupakan hal baru bagi sekolah, yang dimana teknologi dan pengetahuan nya sangat berperan penting. Terkait sarana dan prasarana sebagai fasilitas penunjang dari pembelajaran daring yang diupayakan oleh kepala madrasah sebagai pemimpin guna memperlancar kegiatan pembelajaran daring yang disebabkan oleh pandemi covid-19. MTs Negeri 4 Sragen mengupayakan membeli perangkat pembelajaran seperti komputer laptop dan juga membeli tablet untuk siswa siswi yang tidak memiliki handphone, sekolah juga menyediakan jaringan wifi yang sangat banyak agar semuanya terpenuhi, oleh karena itu bagi siswa yang tidak memiliki perangkat tersebut dapat ke sekolah agar bisa mengikuti Fasilitas lain juga disediakan oleh MTs Negeri 4 Sragen yaitu kuota. Kuota tersebut di berikan oleh sekolah dan juga oleh pemerintah, guru dan siswa pun di berikan semua. Selain itu MTs Negeri 4 Sragen juga memfasilitasi alat-alat untuk membuat video pembelajaran untuk guru. Kepala madrasah memberikan kebebasan semua guru untuk bereksplorasi dalam menerapkan pengembangan kegiatan belajar mengajarnya. Oleh karenanya disiapkan ruangan khusus untuk membuat multimedia, membuat media pembelajaran, bahkan jika dibutuhkan untuk penyutingan juga ada staff yang akan membantu, kamera pun ada, semuanya lengkap. Dari hasil wawancara dan observasi peranan kepala madrasah di MTs Negeri 4 Sragen berusaha meminimalisir kendala terhadap teknologi dalam penerapan pembelajaran daring yang dilakukan oleh guru dan siswa dengan memperhatikan protokol kesehatan jika ada beberapa siswa yang belajar di laboratorium komputer. Bahkan IT MTs Negeri 4 Sragen yang dibentuk kepala madrasah selalu siap jika terjadi kendala pada saat guru maupun siswa mengalami masalah dengan teknologi dan perangkat pembelajaran yang digunakan. Hal tersebut di atas diperkuat dengan dokumentasi ketika tim IT (IT MTs Negeri 4 Srage. sedang melaksanakan rapat dengan memberikan arahan kepada guru-guru terkait perangkat pembelajaran yang akan digunakan, sebagai berikut: Gambar 5. Rapat Tim IT (MTs Negeri 4 Srage. Kepala madrasah melakukan himbauan kepada guru-guru untuk berperan aktif juga dalam kegiatan pembelajaran daring tersebut sampai pada tahap ujian tengah semester maupun ujian akhir semester dengan menghadapi kecurangan yang mungkin saja bisa terjadi karena sistem pembelajaran daring ini adalah pembelajaran jarak jauh sehingga kecanggih teknologi perlu dipelajari supaya dapat mengurangi tingkat kecurangan pada waktu ujian dilaksanakan. Memang harus diakui bahwa mengajar di era pandemi lebih berat daripada di masa Tak hanya bagi guru saja, tapi bagi orang tua. Mayoritas Pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh belum optimal, itu sebabnya dibutuhkan kepala madrasah yang mampu menjalankan perannya di atas dengan baik dan komitmen yang tinggi. Kunci Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 keberhasilan Pembelajaran daring sendiri terletak pada perencanaan pembelajaran yang baik dan matang. Peranan Kepala madrasah sebagai educator adalah memberikan keteladan yang baik kepada guru, staff dan siswanya serta memberikan pembimbingan dalam perkembangan IPTEK yang saat ini begitu maju, hal tersebut dapat dilihat dari adanya tim IT di MTs Negeri 4 Sragen sebagai salah satu program perkembangan IPTEK yang dilakukan oleh kepala madrasah. Dalam peranannya sebagai manajer, kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen berupaya mereview kurikulum yang digunakan pada kondisi darurat, melaksanakan gagasan pada rencana program tahunan, dan meningkatkan manajemen partisipatif dalam pelaksanaan pembelajarannya, salah satunya pada peningkatkan sarana dan prasarana. Peningkatan sarana dan prasarana tersebut di lakukan Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen dengan menambah fasilitas sekolah untuk menunjang pembelajaran daring karena pandemi covid-19, penambahan sarana dan prasarana tersebut antara lain fasilitas komputer laptop, bahkan tablet sebagai penunjang kegiatan pembelajaran di sekolah, tak hanya fasilitas-fasilitas tersebut saja namun kepala madrasah juga memperbanyak wifiwifi disetiap sisi sekolah agar seluruh warga sekolah bisa dengan mudah mengaksesnya. Peningkatan sarana dan prasarana di MTs Negeri 4 Sragen sebelum adanya pandemi covid 19 dan sesudah pandemi covid 19 dapat di gambarkan dalam grafik sebagai berikut: Sebelum Sesudah Komputer Laptop Tablet WiFi Gambar 6. Peningkatan Sarana dan Prasarana oleh Kepala Madrasah MTs Negeri 4 Sragen Peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sebagai administrator adalah berkenaan dengan pengelolaan keuangan, untuk tercapainya peningkatan mutu sekolah tidak lepas dari faktor biaya. Seberapa besar sekolah dapat mengalokasikan anggaran peningkatan mutu sekolah tentunya akan mempengaruhi terhadap peningkatan prestasi Prestasi sekolah juga tak lepas dari guru dan staffnya bahkan siswa-siswinya, olehkarenanya pengelolaan anggaran sekolah menjadi salah satu fokus dari kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen, karena di era pandemi covid-19 saat ini segala kebutuhan sekolah sangatlah butuh perhatian khusus, karena pembelajaran daring sangat membutuhkan fasilitas yang memadai bagi guru dan siswanya. Peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sebagai supervisi adalah sebagai pengawas dan pemantauan situasi pembelajaran untuk mengetahui sejauh mana guru mampu melaksanakan pembelajaran, dimana sekarang kondisi pendidikan saat ini menerapkan pembelajaran daring maka kepala madrasah secara berkala perlu melaksanakan kegiatan supervisi, yang dapat dilakukan melalui pemilihan dan penggunaan metode, media yang digunakan oleh guru dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran daring. Dari hasil supervisi ini, dapat diketahui kelemahan sekaligus Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 keunggulan guru dalam melaksanakan pembelajaran, tingkat penguasaan kompetensi guru yang bersangkutan, selanjutnya diupayakan solusi, pembinaan dan tindak lanjut tertentu sehingga guru dapat memperbaiki kekurangan yang ada sekaligus mempertahankan keunggulannya dalam melaksanakan pembelajaran. Solusi yang diberikan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen salah satunya adalah menyediakan pelatihan teknologi bagi guru-guru yang dalam pengetahuan teknologi masih kurang sehingga pembelajaran daring yang dilakukan dapat berjalan lancar dan mudah dalam Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sebagai innovator mempunyai strategi yang innovatif denganmenciptakan hubungan yang harmonis dan kekeluargaan dengan lingkungan di sekolah, mencari ide-ide baru yang bermanfaat untuk kemajuan sekolah, melakukan perencanaan di setiap kegiatan dengan baik dan terstruktur, memberikan keteladanan kepada seluruh warga di lingkungan sekolah yaitu guru, staff-staff dan siswa, dan meningkatkan model model pembelajaran yang variatif dan inovatif. Hal tersebut tercermin dari cara kerja kepala madrasah yang kreatif, rasional, delegatif, objektif, pragmatis, integratif, teladan dan cara kerja yang konstruktif. Peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sebagai motivator adalah mendukung dan memberikan motivasi dalam strategi pembelajaran daring pada masa pandemi covid19, hal tersebut terlihat pada rencana-rencana program kegiatan belajar yang disusun kepala madrasah guna kepentingan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring dengan siswanya. Rencana-rencana tersebut dibuat bersama-sama dengan guru-guru agar terarah dan guru paham akan strategi pembelajaran yang sudah kepala madrasah programkan dalam kegiatan pembelajaran daring. Kepemimpinan Kepala madrasah di MTs Negeri 4 Sragen sebagai leader ialah kepemimpinan yang mempengaruhi, mendorong, mengarahkan dan menggerakkan guru, staff serta siswanya untuk bekerja dan berperan aktif. Artinya bahwa kepala madrasah berperan aktif dalam memimpin sekolah dengan tujuan mewujudkan cita-cita sekolah dengan mengikutsertakan seluruh elemen yang ada di sekolah. Kepemimpinan nya juga bersifat kolektif dan kolegial, artinya kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen pemimpin yang juga mempercayai para staf nya karena kegiatan kecil sekolah tidak bisa dijangkau oleh kepala madrasah saja, tetapi perlu peran serta guru dan staff kependidikan di sekolah. Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen dalam perannya sebagai leader telah melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana yang seharusnya dilaksanakan oleh seorang kepala madrasah yaitu mengayomi, membina, memimpin serta memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah. Keberadaan kepala MTs Negeri 4 Sragen sangatlah penting karena kepala madrasah merupakan penggerak bagi guru, staff serta siswanya. Oleh karena besarnya peranan kepala madrasah dalam pengelolaan sekolah, kualitas dari kepemimpinan kepala madrasahsebagian besar mempengaruhi keberhasilan sekolah. Keberhasilan secara keseluruhan dan perencanaan anggaran sangat berpengaruh dari peranan kepemimpinan kepala madrasah tersebut. Pada pelakanaannya program-program kegiatan yang sudah kepala madrasah susun bekerjasama dengan guru dan staff kependidikan disekolah tersebut sangatlah terstuktur dan penuh dengan demokratis, hal tersebut dapat dilihat dari program-program pada pembelajaran daring yang dibentuk oleh kepala madrasah. menunjukkan peningkatan kualitas dari sisi sarana dan prasarananya guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang saat ini dilakukan melalui online dengan tujuan adalah pencapaian mutu pendidikan. Hal ini sama seperti penelitian dari Nurhayati . yang menyimpulkan bahwa pelaksanaan perencanaan yang dibuat oleh kepemimpinan MTs AlMuttaqin Tanjung Putus dilaksanakan dengan baik dengan kerja sama antara kepala madrasah dan guru55 Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 guru, untuk dapat mencapai tujuan dari perencanaan tersebut maka pelaksanaan dilakukan secara agenda. Dalam mencapai mutu pendidikan yang baik maka MTs AlMuttaqin ini sangat mementingkan mutu lulusan yang baik dengan keriteria mencakup sikap, pengetahuan, keterampilan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah secara demokratis dipandang sebagai tipe kepemimpinan yang sangat dekat dengan guru, staff bahkan siswanya, karena kepemimpinan demokratis yang diterapkan oleh kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen tersebut membutuhkan kerjasama yang baik dengan para guru dan staf karena pada dasarnya ada hal yang tidak bisa dijangkau atau dikerjakan semuanya oleh kepala madrasah. Pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen pada dasarnya menuntut para guru dalam membuat perencanaan pembelajaran daring yang kreatif untuk mendidik siswa. Agar tidak timbul kebosanan bagi siswa-siswi nya dalam pembelajaran daring. Guru di MTs Negeri 4 Sragen juga diberikan fasilitas teknologi serta diberikan pelatihan teknologi dalam melakukan pembelajaran daring guna kelancaran proses belajar mengajar agar kualitas pendidikan di MTs Negeri 4 Sragen terjaga mutu pendidikannya. Hal ini sama seperti penelitian dari Noviardila . yang berisi dalam proses pelaksanaan pembelajaran penjas orkes akan tercapai baik bila perencanaan telah disusun dan dipersiapkan oleh guru secara matang sehingga dapat mempengaruhi siswa tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran penjas. Perbedaannya adalah pada penelitian Noviardila hanya diteliti dalam lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani, sedangkan pada penelitian kami di MTs Negeri 4 Sragen kekreatifan dituntut untuk semua mata Peranan Kepala Madrasah di MTs Negeri 4 Sragen ialah mengarahkan semua pembelajaran dengan lancar, serta memerintahkan wakil kepala madrasah bagian kurikulum untuk membuat jadwal pelajaran yang sesuai instruksi mendikbud dimasa pandemi ini. Dan bentuk nyatanya untuk menunjang pembekalan para guru terhadap teknologi adalah membentuk tim IT yang dinamakan IT Madrasah di MTs Negeri 4 Sragen yang anggota nya diambil dari sebagian guru dan TU untuk sama-sama mencari cara efektif pembelajaran daring jadi tidak terpaku pada zoom saja. Selain itu kepala madrasah juga menunjang fasilitas untuk guru maupun siswa-siswi nya apabila tidak memiliki gadget yang mumpuni. Hal ini sama seperti penelitian dari Wahyuningsih . yang menyimpulkan kepemimpinan kepala madrasah sangatlah berkaitan dalam meningkatkan kinerja guru karena semakin baik kepemimpinan seorang kepala madrasah maka akan mempengaruhi kinerja para guru agar tercipta peningkatan mutu pengajaran disekolah. Olehkarenanya peranan kepala madrasah terhadap pembelajaran daring dapat dikatakan sangat baik, sehingga sangat meminimalisir keluhan atau turun nya semangat belajar siswa-siswinya dengan fasilitas-fasilitas yang diberikan dari sekolah melalui peran kepala madrasah yang inovatif dan motivator guna menunjang keberhasilan proses pembelajaran. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa peranan kepala madrasah Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa peranan kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen sangat baik dalam segi pembawaan kepemimpinan nya maupun peran nya dalam pembelajaran daring di Pembelajaran daring di MTs Negeri 4 Sragen para guru dituntut sekreatif mungkin untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman sehingga tidak timbul kebosanan di dalam kelas meskipun hanya melalui layar gadget. Kepala madrasah MTs Negeri 4 Sragen berperan sebagai inovator, administrator, edukator, supervisi dan Journal of Profession Education. Volume 1 No. 2, 2021, 43-58 e-ISSN: 2798-6527, p-ISSN 2808-9693 motivator dalam kelancaran kegiatan pembelajaran daring yang dilakukan guru guna menjaga kualitas dari pendidikan di MTs Negeri 4 Sragen. Banyak kebijakan-kebijakan nya untuk menyukseskan pembelajaran daring tanpa melupakan arti pendidikan itu sendiri yang diwujudkan dengan kerja nyata untuk mewujudkan visi dan misi sekolah seperti pembentukan tim IT Madrasah di MTs Negeri 4 Sragen, yang dimana tugasnya memberikan bekal kepada guru-guru yang memerlukan pengetahuan tambahan akan DAFTAR PUSTAKA