ANALISIS PENGARUH KOLEKSI BAHAN PUSTAKA DAN PENATAAN TATA RUANG TERHADAP MINAT BACA PENGGUNA PERPUSTAKAAN Abdullah . Meizi Fahrizal . , & Dedi Herdiansyah . 1,2,3 Politeknik Negeri Pontianak 1 email: abdul_polnep2@yahoo. email: meizi. fahrizal@yahoo. 3 email: herdiansyahdedi@yahoo. Abstract The objectives of this study are to determine the effect of Library Material Collection and Layout on Library Users' Reading Interest. The variables studied were Library Material Collection. Library Layout, and Reading Interest of Library Users. A good library must have a sufficient material collection that are adequate and have value and benefits for the users. In addition, the library layout needs to be done as well as possible, so that the users feel comfortable and safe, so that the usersAo reading interest can increase. The analytical method used to test the hypotheses in this study was multiple linear regression analysis techniques and is calculated through the SEM (AMOS) program. This research was conducted with descriptive and quantitative discussion. The quantitative results of the three variables studied which are: library material collection and library layout influences usersAo reading interest significantly both partially and simultaneously. Keywords: library material collection, library layout, reading interest PENDAHULUAN memanfaatkan sumber daya manusia untuk dimanfaatkan sebagai informasi. Sedangkan menurut UU No 43 tahun 2007 Perpusatakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi pelestarian, informasi, dan rekreasi para Ada perpustakaan di Indonesia salah satunya adalah perpustakaan perguruan tinggi (PT). Perpustakaan merupakan perpustakaan akademik yang diperuntukan untuk tenaga pendidik dan kependidikan serta para mahasiswa, dalam rangka transfer ilmu pengetahuan secara efisien. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan bertugas menyelenggarakan tri dharma perguruan tinggi yang meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi harus dapat berperan menghasilkan sumber daya manusia Untuk menghasilkan hal tersebut salah faktor penunjangnya adalah Menurut Ibrahim . Perpustakaan adalah salah satu bentuk merupakan suatu proses perencanaan, pengawasan dalam suatu unit kerja untuk memelihara koleksi bahan pustaka yang dikelolah dan diatur secara sistematis Perpustakaan di Perguruan Tinggi merupakan perpustakaan terintegrasi, yaitu selain berada dilevel pusat diperguruan tinggi, juga berada difakultas atau jurusan. Fokus pada penelitian ini adalah perpustakaan pada Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. Pelayanan peminjaman buku di perpustakaan ini sebagian besar mahasiswa dan dosen Jurusan. Kebutuhan terhadap perpustakaan merupakan suatu keharusan bagi dosen dan mahasiswa untuk menyelenggarakan pembelajaran yang efisien dan efektif. Hal ini semakin penting dengan terjadinya transformasi pembelajaran dari metode konvensional ke pembelajaran yang menekankan pada belajar mandiri. Transformasi tersebut menyebabkan kebutuhan yang lebih besar terhadap minat baca pengguna permasalahan yang dihadapi dalam proses Salah satu fungsi dari perpustakaan adalah bagaimana menarik lebih banyak minat baca pengguna perpustakaan, bagaimana menolong pengguna mencari dan mendayagunakan semua informasi dan fasilitas perpustakaan yang ada dengan kesulitan yang minimal. Namun hal tersebut juga dipengaruhi oleh koleksi bahan pustaka yang memadai dan penataan tata ruang yang baik. Menurut Sutarno NS . minat kecenderungan hati yang tinggi terhadap Bahan bacaan atau koleksi seseorang atau sekelompok orang dalam masyarakat adalah yang mengandung manfaat, nilai, yang sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pengguna minat baca yang bersangkutan. Sedangkan Sardiman . Minat seseorang terhadap suatu objek akan lebih kelihatan apabila objek tersebut sesuai sasaran dan berkaitan dengan keinginan Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. Jadi minat baca pengguna dipengaruhi juga oleh koleksi bahan pustaka yang sesuai dengan kebutuhan yang bersangkutan. Pengembangan koleksi bahan pustaka adalah prioritas utama dalam suatu Pengembangan tersebut perlu melibatkan para pengguna yaitu dosen dan mahasiswa serta pihak penentu kebijakan dalam menentukan pilihanpilihan koleksi yang sesuai dengan Untuk itu pola komunikasi informasi antara kedua belah pihak dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selain hal tersebut diatas minat baca pengguna juga dipengaruhi oleh penataan tata ruang yang baik. Dengan tata ruang yang baik akan memberikan kemudahan kepada staf perpustakaan untuk melayani diharapkan jumlah minat baca pengguna menjadi meningkat. Menurut Prastowo . Tata ruang yang baik membuat para pengunjung merasa nyaman berada di perpustakaan yang diharapkan dapat meningkatkan minat pengguna untuk mengunjungi dan memanfaatkan layanan Namun kegiatannya masih banyak kendala yang dihadapi oleh perguruan tinggi khususnya jurusan Administrasi Bisnis Polnep dalam mengelola perpustakaan yang ideal. Hal ini dapat dilihat pada tabel 1, dimana jumlah minat baca pengguna yaitu dosen dan mahasiswa berfluktuasi dari tahun ke Tabel 1. Jumlah Minat Baca Pengguna Perpustakaan dan Jumlah Mahasiswa. Dosen & Staf Tahun Akademik 2016 Ae Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis Polnep, celah-celah penelitian yang belum pernah dilakukan oleh penelitian sebelumnya. KAJIAN LITERATUR DAN PEGEMBANGAN HIPOTESIS Sumber: Jurusan Administrasi Bisnis Polnep 2019 Berdasarkan tabel 1 jumlah minat baca pengguna tahun akademik 2016 s/d 2019 pada perpustakaan jurusan Administrasi Bisnis Polnep sangat berpluktuasi atau cendrung menurun, sedangkan jumlah mahasiswa dan dosen cukup stabil. Hal ini menunjukan bahwa ada permasalahan yang terjadi di dalam pengelolaan perpustakan yang menyebabkan jumlah minat baca di perpustakaan menjadi Berdasarkan hasil observasi dan permasalahan yang berkaitan dengan koleksi bahan pustaka yang cukup stabil, dengan tidak adanya perencanaan penambahan bahan pustaka baru, kecuali sumbangan para alumni jurusan. Selain itu pendataan bahan koleksi pustaka juga belum dilakukan dengan baik, sehingga keberadaan jenis bahan pustaka sulit untuk diketahui dengan cepat. Penataan Tata Administrasi Bisnis juga menjadi masalah untuk meningkatkan jumlah minat baca pengguna, hal ini disebabkan karena suasana ruangan yang kurang kondusif Sehingga mengakibatkan penyusunan perabot dan perlengkapan perpustakaan pada tata letak dan susunan yang tepat belum bisa dilakukan secara optimal. Akibatnya bisa mengurangi jumlah pengunjung minat baca pengguna perpustakaan jurusan Administrasi Bisnis Polnep. Adapun penelitian yang akan dilakukan ini berdasarkan fenomena yang terjadi di Kajian Literatur Perpustakaan merupakan perpustakaan yang sebagian besar digunakan oleh pihak akademika kampus yaitu mahasiswa, dosen, dan Tugas fungsinya yang utama adalah menunjang proses pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tingg. , (Sutarno, 2. Sedangkan menurut Mahmudin . Aufungsi perpustakaan Perguruan Tinggi adalah mendukung pelaksan Tri Dharma Perguruan Tinggi diantaranya menyediakan informasi ilmiah untuk para mahasiswa, dosen, dan karyawan maupun pemakai dari luar. Baik koleksi buku, majalah, surat kabar, dan jenis koleksi lainnyaAy. Koleksi bahan pustaka merupakan salah satu pusat informasi bagi pengguna untuk memecahkan persoalan yang dihadapi berkaiatan dengan tri dharma perguruan tinggi. Menurut buku Pedoman Umum Pengelolaan Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi . Aukoleksi perpustakaan adalah semua pustaka yang dikumpulkan, diolah dan disimpan untuk disebarluaskan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan informasi merekaAy. Sedangkan menurut Siregar . AuYang dimaksud dengan koleksi perpustakaan adalah semua bahan pustaka yang dikumpulkan, diolah dan disimpan untuk disajikan kepada pengguna, guna memenuhi kebutuhan pengguna akan informasiAy. Selain itu. Sulistyo-Basuki . menyatakan bahwa AuPentingnya koleksi bahan pustaka yang mutakhir dan seimbangAy. Jadi Koleksi bahan pustaka Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan adalah salah satu pusat informasi yang terkini dan dikelola dengan baik untuk disajikan kepada pengguna sebagai bahan bacaan yang bermanfaat. Tujuan tersedianya koleksi bahan pustaka adalah untuk memberikan informasi kepada pengguna dalam memecahkan persolan yang dihadapi baik yang berkaitan dengan tri dharma perguruan tinggi atau yang lainnya. Menurut Siregar . tujuan menyediakan koleksi, . Mengumpulkan dan menyediakan bahan pustaka yang dibutuhkan civitas akademika perguruan tinggi induknya, . Mengumpulkan dan menyediakan bahan pustaka bidangbidang tertentu yang berhubungan dengan menyelenggarakan perpustakaan tersebut, . Memiliki koleksi, bahan atau dokumen yang lampau dan yang muktahir dalam berbagai disisplin ilmu pengetahuan, kebudayaan, hasil penelitian dan lain-lain yang erat hubungannya dengan program perguruan tinggi penaungnya, . Memiliki koleksi yang dapat menunjang dilaksanakan oleh perguruan tinggi . Memiliki pustaka/informasi yang berhubungan dengan sejarah dan ciri perguruan tinggi tempatnya bernaung. Penataan tata ruang perpustakaan perlu dilakukan sebaik mungkin agar para pegawai dapat melayani seoptimal mungkin para pengguna . dalam rangka meningkatkan minat baca Menurut Sedarmayanti . Penataan tata ruang yang baik akan mengakibatkan pelaksanaan pekerjaan kantor dapat diatur secara tertib dan Dengan demikian komunikasi kerja pegawai akan semakin lancar, sehingga koordinasi dan pengawasan semakin mudah serta akhirnya dapat mencapai efisiensi dan efektifitas kerja. Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. Untuk dapat memikat perhatian pengguna agar mau datang ke perpustakaan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui penataan ruangan yang menarik dan fungsional (Suwarno, 2. Ruangan yang tertata rapi dan bukuAebuku yang juga tertata akan membuat suatu perpustakaan memberikan nuansa nyaman sehingga pengguna tertarik untuk membaca buku dan betah berada di perpustakaan (Anugrah, 2. Sedangkan menurut Wallace dalam Rasto . Tata ruang kantor adalah susunan yang sistematis dari furniture, mesin dan fasilitas lainnya dalam ruang kantor yang Ini menyiratkan penempatan orang dan peralatan pada masing-masing departemen atau bagian kantor sehingga pemanfaatan akomodasi atau ruangan yang tersedia dapat dilakukan dengan sebaik mungkin. Jadi Penataan tata ruang perpustakaan dimaksudkan agar barang-barang, koleksi bahan pustaka, dan perabotan lainya besinergi dalam tata letak yang benar dan menarik, agar dapat menciptakan suasana yang menyenangkan. Sehingga akan mempengaruhi minat baca pengguna untuk mengunjungi perpustakaan lebih sering, dan pelayanan yang diberikan dapat dilakukan secara efisien. Penataan tata ruang yang baik akan menghasilkan kenyamanan para staf pustakawan dalam melayani para pengguna minat baca perpustakaan Tujuan dari Penataan tata ruang adalah memastikan kelancaran dan efektifitas aliran kerja dikantor, serta meningkatkan citra yang baik dari kantor kepada pelanggan dan pengunjung dalam hal ini adalah minat baca pengguna perpustakaan (Rasto, 2. Adapun ruangan yang minimal harus dimiliki sebuah perpustakaan adalah sebagai berikut, . Ruang Koleksi. Ruang koleksi adalah tempat penyimpanan koleksi perpustakaan, luas ruangan ini tergantung pada jenis dan jumlah bahan pustaka yang dimiliki serta besar kecilnya luas bangunan perpustakaan. Ruangan koleksi dapat terdiri dari suatu ruangan atau beberapa ruang, misalnya ruang koleksi buku, ruang koleksi majalah, ruang koleksi referensi, ruang koleksi Audio Visual dan lain-lain. Ruang Baca, adalah ruang yang digunakan untuk membaca bahan pustaka. Luas ruangan ini tergantung pada jumlah pembaca/pemakai jasa perpustakaan. Ruang Pelayanan, pengembalian buku, meminta keterangan kepada petugas, menitipkan barang atau tas, mencari informasi dan buku yang diperlukan melalui katalog. Ruang Kerja Teknis Administrasi adalah ruangan yang dipergunakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut, . Pemerosesan bahan pustaka mulai dari pengadaan sampai bahan pustaka tersebut siap untuk disajikan kepada pemakai perpustakaan, . Ruang tata usaha untuk kepala perpustakaan dan stafnya, . Ruang untuk memperbaiki bahan pustaka yang rusak. Ruang khusus adalah ruang yang terdiri dari kamar kecil, ruang diskusi/pertemuan, ruang bercerita untuk anak-anak dan ruang lain untuk kantin (Departmen Pendidikan Nasional RI, 2004: . Dari perpustakaan yang disebutkan di atas, perlu mengadakan pengaturan sedemikian rupa, sehingga memberikan kesan sejuk, perpustakaan serta dapat mengundang para pemakai menggunakan bahan perpustakaan serta membacanya. Ruang perpustakaan adalah tempat atau bagian tertentu dalam suatu gedung perpustakaan yang memiliki fungsi tertentu seperti ruang koleksi, ruang untuk pengguna . , dan ruang staf pelayanan. Desain mengintegrasikan nilai-nilai estetika akan berdampak terhadap pemanfaatan jasa perpustakaan oleh pengguna (Fahmi. Lingkungan dan kondisi fisik tata ruang perpustakaan, harus ditata dengan baik dan serasi, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja staf perpustkaan dalam bekerja khususnya melayani pengguna minat baca. Dengan lingkungan dan kondisi fisik yang baik akan meningkatkan hasil kerja yang baik. Minat adalah suatu keinginan atau kencendrungan hati yang tinggi terhadap Minat baca berarti suatu keinginan atau kecendrungan hati yang tinggi terhadap bahan bacaan. Bahan bacaan yang diminati oleh pengguna adalah yang mengandung manfaat, nilai, yang sesuai apa yang dikehendaki oleh pengguna yang bersangkutan (Sutarno. Menurut Wahadaniah Wijayanti . AuMinat baca adalah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca. Seseorang yang mempunyai minat baca yang besar ditunjukkan oleh kesediaannya untuk mendapatkan bahan bacaan dan kemudian membacanya atas dasar keinginannya sendiriAy. Pendapat lain dari Wiyono dalam Wijayanti . bahwa minat baca merupakan perasaan senang seseorang terhadap bacaan karena adanya pengertian bahwa dengan membaca itu dapat ditegaskan bahwa minat baca terkadang unsur keinginan, perhatian, kesadaran dan rasa senang untuk membaca. Adapun pengguna dalam penelitian ini adalah pembaca, pemakai, peminjam koleksi bahan pustaka yang terdiri dari unsur mahasiswa, dosen dan staf Pemakai perpustakaan atau pengguna merupakan target dan sasaran utama penyelenggaraan perpustakaan. Karena semua daya dan upaya sematamata diarahkan untuk memenuhi pengguna/masyarakat (Sutarno, 2. Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Menurut pendapat Sutarno . ) bangkitnya minat membaca masyarakat adalah, . Rasa ingin tahu yang tinggi atas fakta, teori, prinsip, pengetahuan, dan . Keadaan lingkungan fisik yang memadai, dalam arti tersedianya bahan bacaan yang, . menarik, berkualitas, dan beragam, . Keadaan lingkungan sosial yang lebih kondusif, maksudnya adanya iklim yang selalu dimanfaatkan dalam waktu tertentu untuk membaca, . Rasa haus informasi, rasa ingin tahu, terutama yang aktual, . Berprinsip hidup bahwa membaca merupakan kebutuhan rohani. Pengembangan Hipotesis Penelitian ini mengacu pada hasil penelitian Ohoiwutun EV dkk . , dengan judul AuPengaruh Manajemen Koleksi Perpustakaan terhadap Minat Baca Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Katolik De La Salle ManadoAy. hasil penelitian menunjukan bahwa Manajemen Koleksi perpustakaan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Minat Baca dengan persentasi sebesar 97,6%. Dengan demikian sistem manajemen koleksi perpustakaan harus benar-benar diterapkan secara baik dengan pendekatan teori Manajemen Mutu Total (Total Quality Manajement /TQM) di perpustakaan Universitas katolik De La Salle Manado, sehingga dapat meningkatkan minat baca minat baca dari mahasiswa Ilmu Keperawatan Napitupulu. Priskilla Ebenancy E . , dengan judul AuHubungan Ketersediaan Koleksi Buku Perpustakaan Universitas Sumatera Utara dengan Minat Baca Mahasiswa Program Studi Ilmu PerpustakaanAy Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perpustakaan Universitas Sumatera Utara berhubungan Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. positif dan signifikan dengan minat baca Program Studi Ilmu Perpustakaan. Koefisien determinasi adalah sebesar 0,46. Hal ini menunjukkan bahwa 46% minat baca mahasiswa dipengaruhi oleh ketersediaan koleksi, sedangkan 54% dipengaruhi variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Penelitian Azrin K . , dengan judul AuPengaruh Ketersediaan Koleksi Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa SMA IPIEMS SurabayaAy. Melalui koleksi yang dihimpun perpustakaan, menumbuhkan minat baca. Tetapi amat disayangkan perpustakaan yang dijadikan ujung tombak dalam pembinaan minat baca anak justru dalam kondisi yang memprihatinkan sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perpustakaan terhadap minat baca siswa SMA IPIEMS Surabaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang perpustakaan terhadap minat baca siswa SMA IPIEMS Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi < 0,05 atau 0,000 < 0,05 dengan f hitung sebesar 153,334 T. Penelitian Sholikhah N F . , dengan judul AuPengaruh Ketersedian Koleksi Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa Kelas VII dan Vi di SMP N PiyunganAy. Hasil menunjukkan bahwa ketersediaan koleksi mempunyai hubungan yang positif dan signifikan dan berpengaruh terhadap minat baca siswa kelas VII dan Vi di SMP N 1 Piyungan. Hasil tersebut ditunjukan dengan nilai korelasi yang diperoleh sebesar 0,594 dengan taraf signifikan 0,076 < 0,05 . %). Penelitian Jamaludin N . Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel ketersediaan koleksi memiliki hubungan terhadap kunjungan pemustaka sebesar 0,446 dengan nilai signifikansi sebesar Nilai ini dikatakan signifikan yang artinya ketersediaan koleksi berpengaruh terhadap kunjungan pemustaka. Adapun relevansi dari penelitian terdahulu adalah sama-sama meneliti tentang variabel koleksi bahan pustaka dengan variabel minat baca. Namun perbedaannya peneliti menambah satu variabel lagi yaitu penataan tata ruang. Sedangkan penelitian terdahulu meneliti hanya 2 variabel saja. Adapun hubungan antar variabel tersebut dapat dilihat pada gambar 1: Gambar 1. Hubungan Penelitian Variabel Dari gambar tersebut mempunyai makna dan pengaruh yaitu apabila Koleksi Bahan Pustaka (X. membawa nilai kegunaan dan manfaat yang tinggi bagi mahasiswa, dosen, dan staf, maka akan mempunyai pengaruh terhadap Minat Baca Pengguna Perpustkaan. Apabila Penataan Tata Ruang Perpustakaan cukup menarik dan kondussif, maka akan berpengaruh terhadap minat baca pengguna Perpustakaan. Begitu juga dengan koleksi bahan pustaka dan penataan tata ruang yang baik, akan berdampak terhadap peningkatan jumlah minat baca pengguna perpustakaan. Untuk menjawab masalah dan mencapai tujuan penelitian, maka hipotesis dapat dirumuskan sebagai Koleksi Bahan Pustaka mempunyai pengaruh terhadap Minat Baca Pengguna Jurusan Administrasi Bisnis Polnep. Penataan Tata Ruang mempunyai pengaruh terhadap Minat Baca Pengguna Jurusan Administrasi Bisnis Polnep. Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang mempunyai pengaruh terhadap Minat Baca Pengguna Jurusan Administrasi Bisnis Polnep. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Politeknik Negeri Pontianak dengan alasan masih ada hal-hal yang terjadi yang perlu disediki lebih lanjut yang berkaitan dengan pengelolaan perpustakan jurusan Administrasi Bisnis. Perpustakaan pengetahuan yang berguna bagi para pengguna yaitu mahasiswa, dosen dan staf menyelesaikan persoalan akademik dan persoalan lainnya. Peranan perpustakaan di jurusan sangat menentukan kelancaran dalam proses belajar mengajar, baik untuk mahasiswa dan dosen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanatori . ksplanatory researc. yaitu penelitian yang menyoroti variabel-variabel penelitian dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan (Singarimbun dan Efendi, 1. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik (Sugiyono, kelompok apa yang diminati dalam penelitian itu, yakni kelompok yang akan dikenakan atau diterapi hasil penelitian. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2. Untuk Metode Sample Random Sampling, yakni pengambilan sampel secara acak tanpa Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu (Sugiyono, 2. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa, dosen, dan staf kependidikan di jurusan Adminsitrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. Sedangkan teknik penggunaan sampel dilakukan agar penelitian ini dapat menghasilkan gambaran yang dapat dipercaya dari seluruh populasi yang diteliti, presisi yang diharapkan, rencana analisis serta keterbatasan tenaga, biaya dan waktu (Singarimbun, 1. Untuk menentukan ukuran sampel digunakan rumus Slovin (Umar, 2. , sebagai berikut: Wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Studi kepustakaan yaitu penelitian dilakukan dengan mempelajari dan mengkaji hubungan literatur ditambah yang berhubungan dengan materi Dimana: N = jumlah sampel N = ukuran populasi e = . ingkat presis. kelonggaran pengambilan sampel yang dapat Untuk pengujian hipotesis digunakan analisis statistik dengan data yang telah ditransformasikan menjadi data kuantitatif yang berupa angka-angka dengan interval dari 1 sampai dengan 5. Adapun metode analisis yang digunakan adalah Analisis regresi berganda. Untuk pengujian hipotesis digunakan analisis statistik dengan data yang telah ditransformasikan menjadi data kuantitatif yang berupa angka-angka dengan interval dari 1 sampai dengan 5. Adapun metode analisis yang digunakan adalah SEM (AMOS) dapat membantu para peneliti untuk menentukan apakah hubungan antara variabel-variabel itu terjadi secara langsung atau melalui variabel antara dan juga dapat membandingkan besar kecilnya pengaruh, baik yang langsung maupun yang tidak langsung. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis SEM (AMOS). Dengan ukuran populasi sebanyak 919 dan tingkat presisi yang digunakan sebesar 10%, maka ukuran sampel dalam penelitian ini adalah: 1 919 . = 90,19 dibulatkan menjadi 90 Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: Observasi, dengan melihat dan mengamati hal-hal yang berhubungan dengan objek penelitian. Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. Analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan dikumpulkan dan diolah berdasarkan hasil dari pendapat responden berdasarkan kuesioner yang diberikan. Dalam rangka dipergunakan kriteria berupa skala likert Sangat Tidak Setuju (STS): Skor 1 Tidak Setuju (TS): Skor 2 Kurang Setuju (KS): Skor 3 Setuju (S): Skor 4 Sangat Setuju (SS): skor 5 Penyajian Data dan Diskusi Analisis kuantitatif ini merupakan analisa terhadap variabel Koleksi Bahan Pustaka. Penataan Tata Ruang. Minat Baca Pengguna Perpustakaan Jurusan Administrasi Bisnis Polnep. Untuk melakukan analisis akan dilakukan berdasarkan dari hasil jawaban responden pada masing-masing pertanyaan atau kuesioner yang diberikan. Berdasarkan ukuran sampel dalam penelitian ini sesuai perhitungan Slovin (Umar, 2. , dengan presisi 10% respondennya sebanyak 90 orang. Namun peneliti menyebarkan kuesioner kepada responden sebanyak 130 orang. Kuesioner yang disebarkan kepada Mahasiswa, dosen, dan staf Polnep sebanyak 130 Namun dari 130 kuesioner yang disebarkan yang kembali sebanyak 122 kuesioner atau tingkat response ratenya 93,85%. Dari 130 kuesioner yang kembali ada 3 kuesioner yang pengisiannya tidak lengkap. Sehingga yang bisa digunakan untuk tahap selanjutntnya sebanyak 122 kuesioner. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian saat ini merupakan penelitian descriptive survey dengan menggunakan kuesioner, berapa usaha yang dilakukan dalam mengumpulkan data dari berbagai sumber. Setelah melakukan studi literatur penelitian ini megajukan tiga buah variabel yaitu koleksi buku, layout dan minat berkunjung ke perpustakaan. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa, dosen dan staf kependidikan di jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. Penelitian menggunakan data primer. Data primer dikumpulkan dengan self-administered questionnaires yang diberikan dan didistribusikan kepada responden yang memunihi syarat. Kuesioner yang telah lengkap di-review dan dianalisis untuk memeriksa kelengkapan dan tingkat konsistensinya termasuk reliabilitas dan Sebagaimana penelitian fundamental yang mengeksplor penjelasan kausalitas di antara variabel exogenus dan endogenos dan pengujian hipotesis merupakan hal ayng harus dilakukan dan dianaisis. Dalam penelitian ini mengajukan tiga hipotesis yaitu, koleksi buku diharapkan dapat meningkatkan minat pembaca ke perpustakan dan tata letak . perpustakan berpengaruh tehadap minat berkunjung pembaca. Hasil regresi weight dapat dilihat pada tabel berikut ini. Hubungan Koleksi Buku dengan Pengunjung Perpustakaan Penelitian ini mengajukan 3 hipotesis. Hipotesis diuji dengan melakukan uji parsial dan smultan. Hasil uji hipotesis secara parsial, yaitu hubungan antara koleksi buku . ooks Collectio. dengan Minat Pengunjung Perpustakaan . oyalty to visi. menunjukkan bahwa koleksi buku sangat mempengaruhi minat untuk berkungjung kembali. Hal ini ditunjukkan dengan nilai CR yang tinggi 5, 249. Pada penelitian ini, variabel koleksi buku memiliki indikator 5. Diantara kelima indikator, nilai confirmatory factor analysis (CFA) tinggi. Koleksi buku sat ini sangat mutakhir & koleksi buku yang ada saat ini sangat relevan dengan kurikulum . , diikuti kondisi nilai buku dari segi nilai informasi, koleksi buku yang ada, dan menyediakan buku yang relevan masing-masing 0,70. 0,67 dan 0,64 (Model Gambar . Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Tabel 2. Regression Weights: (Group number 1 - Default mode. Hubungan Koleksi Buku dengan Minat Baca Pengguna Perpustakaan Estimate S. Label Minat_Pengunjung <--- Koleksi_Buku ,259 ,049 5,249 *** par_8 _Perpustakaan Sumber: SEM dengan AMOS statistical outputs . Pada penelitian ini, variabel koleksi buku memiliki indikator 5. Diantara kelima indikator, nilai confirmatory factor analysis (CFA) tinggi. Koleksi buku sat ini sangat mutakhir & koleksi buku yang ada saat ini sangat relevan dengan kurikulum . , diikuti kondisi nilai buku dari segi nilai informasi, koleksi buku yang ada, dan menyediakan buku yang relevan masing-masing 0,70. 0,67 dan 0,64 (Model Gambar . Gambar 2. Parsial Model Testing Koleksi Bahan Pustaka terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. Hubungan Penataan Tata Ruang Minat Baca Pengguna Perpustakaan Hipotesis ke dua yang menyatakan bahwa Penataan Tata Ruang memiliki pengaruh terhadap minat baca pengguna perpustakaan juga menunjukkan hasil yang siginifikan ketika diuji secara Dengan nilai CR 4,413. Terlihat pada tabel 3. Tabel 3. Regression Weights: (Group number 1 - Default mode. Hubungan Penataan Tata Ruang dengan Minat Baca Pengguna Perpustakaan Estimate P Label Minat_Pengunjung_ <--Tata_Letak ,426 ,097 4,413 *** par_7 Perpustakaan Sumber: SEM dengan AMOS statistical outputs . Pada penelitian ini, variabel tata letak . memiliki 4 indikator. Diantara ke empat indikator, nilai confirmatory factor analysis (CFA) tinggi. Ketinggian rak koleksi umum dan koleksi buku pelajaran sudah sesuai dengan tinggi rata-rata & Jumlah meja dan kursi cukup memadai sehingga anda dapat leluasa . , diikuti Pencahayaan di perpustakaan mencukupi kebutuhan pengguna 0,57 dan Penataan ruang pada ruang koleksi referensi ditata dengan baik sehingga membuat saya betah berada di perpustakaan (Model Gambar . Gambar 3. Parsial Model Testing Penataan Tata Ruang terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis dengan parsial, kedua variabel dependen yaitu koleksi buku dan tata letak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Langkah selanjutnya adalah melakukan uji smultan pengaruh variabel anteseden (X) ke variabel konsekuensi (Y). Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Hubungan Koleksi Buku. Tata Letak Minat Pengunjung Perpustakaan Hasil penelitian menyatakan bahwa koleksi buku dan tata letak sangat berpengaruh secara signifikan terhadap minat berkunjung keperpustakaan dengan nilai CR 4,512 dan 4, 44 untuk masingmasing hipotesis dapat dilihat pada tabel Tabel 4. Regression Weights Estimate Minat Pengunjung <--- Tata Letak ,339 Perpustakaan Minat Pengunjung Koleksi <--,181 Perpustakaan Buku Sumber: Sem dengan AMOS statistical outputs . Selanjutnya dilakukan uji full model testing sebagaimana terlihat pada gambar Pada uji full model testing terlihat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan ketika variabel diuji secara parsial dan smultan. Nilai CR Hubungan Koleksi Buku dengan Minat Pengunjung Perpustakaan terlihat lebih tinggi ketika diuji secara parsial yaitu nilai CR 5, 249 dibandingkan dengan nilai CR secara smultan 4,144, namun hasil uji statistik Gambar 4. Full Model Testing Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. Label ,082 4,144 *** par_11 ,040 4,512 *** par_12 Diterima Diterima menyatakan bahwa tidak ada perbedaan uji arsial dan uji smultan. Begitu juga dengan uji variabel tata perpustakaan nilai CR 4,413 . dan 4,512 . ji simulta. tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa, pengaruh koleksi buku dan tata letak memiliki dampak yang signifikan jika dilakukan uji parsial maupun secara holistik atau Untuk mengetahui baik tidaknya sebuah model bisa dilihat dari tiga uji yaitu absolute, parsimony fit measures. Dari kategori absolute fit measure yaitu: CMIN/DF (The Minimum Sample Discrepancy Function Divide With Degree of Freedo. RMSEA (Root Mean Square Error Approximatio. GFI (Goodness of Fit Inde. Chi-squared (N. Berdasarakan cut off value atau rule thumb, hasil penelitian menunjukkan semua indikator model fit atau dapat diterima. Tabel 5. Ringkasan Evaluasi Kesesuaian Model (Goodness of Fit Indexe. Aboslute. Incremental. Parsimony Fit Measures Goodness of Fit Indexes S Cut of Value/Rule of Thumb A CMIN/DF (The Minimum Sample Discrepancy Function Divide with Degree of Freedo. O 0,08 A RMSEA (Root Mean Square Error Approximatio. Ou 0,90 A GFI (Goodness of Fit Inde. 0,0006 A Chi-squared (N. Ou 0,05 A P . INCREMENTAL FIT MEASURES Ou 090 A AGFI (Adjusted Goodness of Fit Inde. Ou 0,95 A TLI (Tucker Lewis Inde. Ou 0,95 A NFI Ou 0,95 A CFI (Comparative Fit Inde. PARSIMONY FIT MEASURES Ou 0,95 A PNFI (Parsimonious Normal Fit Inde. Ou 0,95 A PGFI (Parsimonious Goodness-of Fit Inde. Hoelter Ou A Hoelter dari jumlah ABSOLUTE FIT MEASURE Hasil Penelitian Measurement of Fit 5,508 Fit 0,055 Fit 0,946 134,912 0,000 Fit Fit 0,920 0,972 0,911 0,919 Fit Fit Fit Fit 0,972 0,958 Fit Fit Fit Source: AMOS Output . Untuk menguji sebuah model bagus atau marginal, bisa diukur dari absolute, incremental dan parsimony fit measures, semua indikator yang ada dalam model dapat dikatakan fit setelah memenuhi rule of thumb, khususnya absolute fit Sehingga dengan demikian model penelitian ini dikatakan fit. Untuk kategori incremental fit measures yang diukur dengan AGFI (Adjusted Goodness of Fit Inde. TLI (Tucker Lewis Inde. NFI, dan CFI (Comparative Fit Inde. juga menunjukkan kategori fit. Tabel 6. Variables. Standardized Loading, . Error. CR and EVA Semua indikator diukur dengan likert scale sangat tidak setuju . sampai dengan sangat Variabels Variables and indicators Koleksi Buku (Books Collectio. Std Loadings 0,85 Error EVA 0,59 0,86 Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan A Koleksi Buku (Books Collectio. Tata K Letak (Office Layou. Minat Berkunjun . ntentee to Vsisi. Menyediakan bahan perpustakaan yang relevan A Koleksi Buku di Jurusan sesuai dengan kebutuhan A koleksi buku perpustakaan saat ini sangat mutakhir/terkini A Kondisi fisik buku dari segi nilai informasi . maupun dari segi A Koleksi buku untuk mata kuliah yang ada di perpustakaan Tata Letak (Office Layou. A Ketinggian rak koleksi umum dan koleksi buku pelajaran A Jumlah meja dan kursi cukup memadai sehingga anda A Penataan ruang pada ruang koleksi referensi ditata dengan baik sehingga membuat saya betah berada di A Pencahayaan di perpustakaan mencukupi kebutuhan Minat Berkunjung (Intense to Visi. A Dengan membaca di perpustakaan, dapat membantu keperluan studi Anda A Dosen memotivasi Anda untuk memanfaatkan koleksi perpustakaan di jurusan A Koleksi yang disediakan sesuai kebutuhan pengguna/pengunjung A Suasana di Perpustakaan pada saat Anda membaca sangat nyaman Berdasarkan analisis statistical output Standardized Loading, . Error. CR dan EVA pada penelitian ini menunjukkan bahwa semua indikator telah memenuhi rule of thumbs. Standardized Loading factors untuk semua variabel juga mengerucut . diatass 0,6, hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa semua responden memiliki opini yang sama terhadap topik penelitian. tingkat juga hampir mencapai 1,00 dan bisa dikatakan valid. Nilai CR menunjukkan nilai skor yang tinggi diatas 0,5 demikian juga dengan EVA. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua indikator merupakan cerminan dari variabel serta dimensi valid dan reliable. Uji validitas dilakukan berkenaan dengan ketepatan alat ukur terhadap Jurnal Eksos. Juni 2020. Th XVI. No. 0, 64 0, 41 0, 67 0, 45 0, 75 0, 56 0, 70 0, 50 0, 75 0, 56 0,84 0, 81 0, 68 0, 82 0, 32 0, 56 0, 32 0, 52 0, 27 0,90 0, 68 0, 13 0, 79 0, 63 0, 89 0, 79 0, 76 0, 57 0,56 0,83 0,57 0,79 konsep yang diukur sehingga benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur. Berkaitan dengan pengujian validitas instrumen menurut Riduwan . , validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat keandalan atau kesahihan suatu alat ukur. Alat ukur yang valid berarti memiliki validitas tinggi. Adapun dalam penelitian ini uji validitas instrumen terdiri dari 3 variabel yaitu variabel koleksi bahan pustaka, variabel penataan tata ruang dan minat baca Sedangkan Reliabilitas adalah sesuatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik (Suharsimi, 2. Instrumen yang baik tidak akan bersifat tendensius atau mengarahkan responden untuk memilih jawaban-jawaban tertentu. Uji Reliabilitas dilakukan untuk mendapatkan tingkat ketepatan . eterandalan atau keajega. alat pengumpul data . yang SIMPULAN. IMPLIKASI. KETERBATASAN DAN Simpulan Analisis menghasilkan bahwa koleksi berbagai macam buku dan literatur di berbagai . ahasiswa, dose. dilingkungan jurusan Administrasi Bisnis untuk Dengan adanya koleksi buku-buku mutakhir secara signifikan dapat minat pembaca berkunjung ke perpustkaan Hasil penelitian ini didukung oleh Jamaluddin . yang menyatakan bahwa ketersedian koleksi buku berpengaruh secara signifikan terhadap kunjungan pemustaka di perpustakaan. Implikasi dan Keterbatasan Hasil penelitian saat ini memberikan berkunjung ke perpustakaan hal yang paling utama dilakukan adalah memperbanyak koleksi-koleksi buku dari berbagai latar ilmu baik yang sifatnya buku ilmiah maupun populer. Penataan tata letak ruangan, meja, kursi, rak, cahaya serta warna ruangan juga perlu untuk dipertimbangkan mengingat ada beberapa indikator yang Untuk melakukan penelitian yang akan datang, dengan melakukan studi pustaka, perlu ditambah beberapa variabel seperti online access . etersediaan media seperti komputer untuk mengakses informasi dan data yang mau dicar. Layanan Jurnal. REFERENSI Anugrah. Dexa. AuPenataan Ruangan di Perpustakaan Umum Kota SolokAy. Jurnal Informasi Perpustakaan dan Kearsipan. Azrin Khalida Pengaruh Ketersedian Koleksi Perpustakaan Terhadap Minat Baca Siswa Siswa SMA IPIEMS Surabaya. Departemen Pendidikan Nasional. Perpustakaan Perguruan Tinggi: Buku Pedoman, ed. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI Direktorat Jendaral Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional. Perpustakaan Perguruan Tinggi: Buku Pedoman, ed. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI Direktorat Jendaral Pendidikan Tinggi Fahmi. Yusri. AuDesain Gedung Perpustakaan Perguruan TinggiAy. Jurnal Khizanah Al-Hikmah Jamaluddin N. :Ay Pengaruh Ketersediaan Koleksi Terhadap Kunjungan Pemustaka Perpustakaan Universitas Muhammadiyah MakassarAy Thesis. Mahmudin. Pengantar Ilmu Perpustakaan Tersedia http://w. id/unpas/materio07-06-unpas-rev. doc 20/10/2008. Mudjito. Pembinaan Minat Baca. Jakarta: Universitas Terbuka: Departemen Pendidikan Kebudayaan. Analisis Pengaruh Koleksi Bahan Pustaka dan Penataan Tata Ruang Terhadap Minat Baca Pengguna Perpustakaan Napitupulu. Priskilla Ebenancy E. Hubungan Ketersediaan Koleksi Buku di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara dengan Minat Baca Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan pada USU. Ohoiwutun EV, dkk . Pengaruh Manajemen Koleksi Perpustakaan terhadap Minat Baca Mahasiswa Ilmu Keperawatan. Universitas Katolik De La Salle Manado. Perpustakaan Nasional. Pedoman Umum Pengelolaan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI Bagian Proyek Pengembangan Sistem Nasional Perpustakaan. Prastowo. Andi . Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Yogyakarta: Diva press. Rasto . Manajemen Perkantoran Paradigma Baru. Alfabeta Bandung. Riduwan, 2004. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Ghalia Indonesia Jakarta Sardiman. Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama