Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Dea Annisa1. Putri Nurmala2. Akhmad Sigit3 Universitas Pamulang. Indonesia dosen00883@unpam. id1, dosen01368@unpam. id2, dosen01456@unpam. Submitted: 09th April 2024 | Edited: 27th June 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Annisa. Nurmala. , & Sigit. Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 321-326. ABSTRAK Pengelolaan keuangan rumah tangga adalah proses mencapai tujuan melalui keuangan yang terstruktur dan tepat. Banyak rumah tangga yang belum mempunyai perencanaan dan pengelolaan untuk mencapai tujuan keuangnnya. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan keilmuan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Ikhsan, sehingga ibu-ibu dapat mandiri dalam membuat catatan keuangan rumah tangga sederhana. Adapun metode yang dilakukan berupa penyampaian materi dan cara menggunaakan aplikasi keuangan rumah tangga. Kegiatan menunjukkan bahwa sebelum kegiatan PKM, ibu-ibu kurang menguasai tentang pengelolaan keuangan dan membuat catatan keuangan sederhana, namun setelah pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Ikhsan dapat mengetahui cara pembuatan laporan keuangan rumah tangga sederhana dan mengetahui aplikasi yang dapat membantu mencatat keuangan berbasis digital. Kegiatan PKM secara tidak langsung berperan positif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan keterampilan peserta dalam membuat laporan keuangan sederhana. Kata Kunci : Kelola Keuangan. Aplikasi Keuangan. Laporan Keuangan Sederhana ABSTRACT Household financial management is the process of achieving goals through structured and appropriate finances. Many households do not yet have planning and management to achieve their financial goals. Therefore, this activity aims to transfer knowledge and knowledge in managing the household finances of the Mothers of the Nurul Ikhsan Taklim Council, so that the Mothers can be independent in keeping simple household financial records. The method used is in the form of delivering material and how to use household financial applications. The activity showed that before the PKM, the mothers did not have enough knowledge about financial management and making simple financial records, but after carrying out the activity it was discovered that the mothers of the Nurul Ikhsan Taklim Council were able to know how to make simple household financial reports and knew the application. can help record digital-based finances. PKM activities indirectly play a positive role in increasing participants' knowledge and skills in making simple financial reports. Keywords: Manage Finances. Financial Applications. Simple Financial Reports Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. PENDAHULUAN Sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah bertani, beternak, pedagang dan karyawan. Melihat kondisi geografi dan dari aspek ekonomi ibu-ibu rumah tangga Majelis Taklim Nurul Ikhsan mempunyai potensi untuk berkembang tetapi juga mempunyai banyak akses yang mudah untuk berbelanja. Gaya hidup konsumtif mengakibatkan kita kurang peka terhadap perencanaan keuangan (Yuliana, et al. , 2. terbatasnya pengetahuan pengelolaan keuangan keluarga, ketidakhirauan terhadap pengetahuan dasar keuangan ini biasa mengakibatkan kurangnya perencanaan terhadap pensiun dan kurangnya kesejahteraan. (Irawati, dkk. , 2. Pengelolaan keuangan rumah tangga adalah proses mencapai tujuan melalui pengelolaan keuangan yang terstruktur dan tepat (Nurdiansari & Sriwahyuni, 2. Banyak rumah tangga yang belum mempunyai perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan keuangannya (Ahmad & Nasution, 2. , mereka selalu berharap masa depan selalu baik atau mereka pasrah. Memang tidak mungkin untuk merencanakan semua tetapi dengan perencanaan yang baik, setidaknya setiap keluarga mempunyai kesempatan membuat keputusan yang lebih tepat agar hasilnya lebih baik, sehingga baik sekali jika setiap rumah tangga memiliki pengelolaan keuangan rumah tangga yang baik (Noviriani, et al. , 2. Dalam hal keuangan keluarga sangat dibutuhkan sebuah pola pengelolaan dimana masing-masing individu dalam rumah tangga . uami dan istr. memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Dengan pembagian-pembagian tanggung jawab serta diskusi yang mendalam dapat meringankan persoalan yang mungkin timbul di masa depan (Amrie. Nur dan Wirayawan, 2. Permasalahan keuangan dikeluarga sudah menjadi permasalahan umum di Perselisihan yang terjadi dalam keluarga disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan pengelolaan keuangan Mengelola keuangan keluarga biasanya tidak diperhatikan karena dianggap sederhana (Pitaloka & Prasetio, 2. Namun dalam kenyataannya banyak sekali ibu-ibu rumah tangga yang belum mampu melakukan manajemen keuangan dengan baik. Ini bukan masalah jumlah pendapatan yang diterima keluarga, tetapi mengatur keuangan yang ada agar digunakan sesuai kebutuhan utama. Jika pengelolaan keuangan rumah tangga yang tidak dikelola dengan bijak maka berdampak pada permasalahan keluarga yang gali lubang tutup lubang. Masih banyak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang belum memahami pentingnya menyusun Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. penerimaan dan pengeluaran dalam rumah tangga. Dengan adanya pembukuan, maka dapat dilakukan evaluasi pada pokok permasalahan keuangan yang dihadapi, sehingga dimasa yang akan datang akan lebih mampu mempersiapkan diri ketika ada permasalahan keuangan yang dihadapi dan mengantisipasinya. (Pratiwi. Pravasanti, dan Pratama, 2. Dengan kegiatan sosialisasi pengelolaan keuangan sederhana maka akan tercipta perencanaan keuangan yang efisien dan efektif sehingga membuat pola hidup yang awalnya konsumtif menjadi lebih bijak dalam membelanjakan agar tercapai pengelolaan keuangan yang lebih baik (Hariani, et al. , 2. Selain itu, dengan adanya perencanaan keuangan maka diharapkan masyarakat mampu mengelola pendapatan yang diterima yang pada akhirnya dapat menyisihkan penerimaan untuk ditabung dan digunakan dalam meningkatkan investasi keuangan dimasa yang akan datang (Pratiwi. Pravasanti, dan Pratama, 2. METODE Metode yang digunakan pada saat bersosialisasi adalah penyuluhan, dan pendampingan perencanaan dan pengelolaan keuangan. Dalam kegiatan ini, dijelaskan mengenai pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga serta manfaat perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan. Selain itu memberikan rekomendasi aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan dengan sederhana. Sebelum melakukan kegiatan sosialisasi terhadap ibu-ibu rumah tangga di majelis taklim, ada beberapa alat yang perlu disiapkan guna memaksimalkan kegiatan. Sosialisasi diadakan di Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Beberapa persiapan sebelum melakukan kegiatan yakni: Memintan izin terhadap kepala Majelis Taklim Nurul Ikhsan untuk melakukan sosialisasi, serta menentukan waktu untuk melangsungkan kegiatan sosialisasi. Mempersiapkan materi tentang perencanaan pengelolaan keuangan ruma tangga disertai dengan aplikasi-aplikasi yang memudahkan untuk pengelolaan keuangan. Metode kegiatan sosialisasi adalah menggunakan proyektor sebagai alat untuk menjelaskan materi kepada ibu-ibu anggota majelis taklim. Penggunaan proyektor ini bertujuan untuk mempermudah proses penyampaian materi, karena visualisasi yang ditampilkan dapat membantu audiens memahami informasi dengan lebih Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Dengan teknologi proyektor, materi yang disampaikan dapat diproyeksikan secara langsung di layar, sehingga setiap detail dari presentasi dapat dilihat dengan jelas oleh semua peserta. PEMBAHASAN Pada hari Kamis, 16 Mei 2024, dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan keuangan rumah tangga untuk ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Acara ini dihadiri oleh 22 peserta yang aktif terlibat dalam berbagai sesi, termasuk presentasi materi, diskusi, dan sesi kuis tanya jawab. Materi yang disampaikan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan rumah tangga secara efektif dan sederhana. Para peserta diajak untuk memahami prioritas dalam mengatur keuangan keluarga serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dalam penyampaian materi, peserta tidak hanya mendengarkan paparan dari slide presentasi, tetapi juga terlibat secara aktif dalam diskusi dan pertanyaan langsung. Hal ini memungkinkan pemateri untuk memberikan contoh konkret yang relevan dengan situasi keuangan yang dihadapi peserta sehari-hari. Salah satu aspek yang ditekankan adalah penggunaan aplikasi modern seperti Money . Pengelolaan Keuangan Pembukuan. Buku Kas Pengeluaran Harian, dan Catatan Keuangan untuk mempermudah pencatatan dan pengelolaan keuangan keluarga. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan praktis kepada para ibu rumah tangga agar mampu membuat laporan keuangan sederhana dengan menggunakan teknologi yang tersedia. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat lebih terorganisir dalam mengelola keuangan keluarga mereka. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan contoh aplikatif yang dapat langsung diterapkan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, suasana interaktif dalam sesi tanya jawab juga membantu membangun keaktifan peserta dalam berpartisipasi. Pemateri berusaha untuk menghubungkan materi yang disampaikan dengan situasi nyata yang dihadapi peserta, sehingga mereka dapat memahami dan mengimplementasikan konsep-konsep yang diajarkan dengan lebih Kesempatan untuk berdiskusi langsung juga memberikan ruang bagi pertukaran pengalaman dan ide di antara peserta, memperkaya pengalaman belajar mereka secara Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pengelolaan keuangan rumah tangga kepada ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Dengan kombinasi antara materi, diskusi, dan aplikasi praktis, diharapkan mereka dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga dengan lebih efektif dan efisien di masa yang akan datang. Gambar 1. Kegiatan PKM KESIMPULAN Kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan keuangan rumah tangga untuk ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Ikhsan pada tanggal 16 Mei 2024 dapat disimpulkan sebagai langkah yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan keluarga. Melalui kombinasi materi, diskusi interaktif, dan penerapan teknologi aplikasi keuangan, kegiatan ini berhasil memberikan pandangan yang jelas tentang pentingnya pengaturan keuangan yang baik serta kemampuan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata sehari-hari, berkat pendekatan interaktif yang memungkinkan pertukaran pengalaman dan ide di antara mereka. Selain itu, kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang manajemen keuangan rumah tangga, tetapi juga membantu membangun kepercayaan diri peserta dalam mengelola keuangan secara lebih efektif. Dengan demikian, diharapkan setiap peserta dapat membawa pulang pengetahuan yang berharga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, meningkatkan kualitas keuangan keluarga mereka secara keseluruhan. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. DAFTAR PUSTAKA