ABDIMASTA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Asy-Syukriyyah Tangerang e-ISSN x-x https://doi. org/10. 36769/abdimasta. Membaca Membuka Pikiran: Fondasi Berpikir Kritis Dan Kreatif PKM Di SMA Babus Salam Kota Tangerang Almaydza Pratama Abnisa1*. Inayatul Illahiyah2 1,2Institut Asy-Syukriyyah *almaydzapratamaabnisa@gmail. com, inaailahiyah@gmail. Abstrak Membaca Kritis dan Kreatif dalam Konteks Pendidikan Penting untuk mengintegrasikan pembelajaran membaca kritis dan kreatif ke dalam sistem Siswa perlu diberikan peluang untuk membaca berbagai jenis teks dan diberikan panduan untuk mengembangkan keterampilan membaca kritis mereka. Selain itu, pendidikan literasi juga harus mendorong kreativitas, memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mengekspresikan diri mereka melalui tulisan atau karya seni. Guru memiliki peran krusial dalam membimbing siswa dalam mengembangkan kedua keterampilan ini. Mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang merangsang pemikiran kritis, memfasilitasi diskusi yang mendalam, dan memberikan umpan balik konstruktif. Selain itu, guru juga dapat mendorong siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka dengan memberikan tugas-tugas yang memungkinkan ekspresi bebas dan berpikir di luar kebiasaan. Kata Kunci: Membaca. Kritis. Kreatif Dikirim: 23 Desember 2025 Direvisi: 21 Januari 2026 Diterima: 30 Januari 2026 PENDAHULUAN Membaca adalah fondasi penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif karena membuka pikiran terhadap ide-ide baru, memperluas wawasan, dan melatih otak untuk menganalisis informasi secara 1 Melalui membaca, kita diperkenalkan dengan berbagai sudut pandang dan konsep baru, baik dari fiksi maupun nonfiksi, yang merangsang imajinasi dan mendorong kemampuan untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan baru serta solusi inovatif untuk masalah. Membaca adalah suatu kegiatan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan 1 Almaydza Pratama Abnisa. AuBUDAYA BELAJAR AL-QURAoAN MASJID JAMI AL-ANSHARY TANGERANG,Ay Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara 2, no. : 614Ae20. 2 Almaydza Pratama Abnisa. AuProfesionalisme Guru Dalam Pengembangan Mutu Pendidikan Di Era Milenial,Ay Indo-MathEdu Intellectuals Journal 5, no. 1 (January 24, 2. : 653Ae61, doi:10. 54373/imeij. 3 Abdul Rosyad. Risqi Adi Kurniawan, and Almaydza Pratama Abnisa. AuTHE ROLE OF FAMILY COMMUNICATION IN ADOLESCENT IDENTITY FORMATION IN THE MODERN ERA,Ay El-Fatih: Jurnal Dakwah Dan Penyuluan Islam 4, no. 02 (October 30, 2. : 84Ae94, doi:10. 65178/elfatih. 4 Almaydza Pratama Abnisa. AuPeranan Motivasi Belajar PAI Siswa Melalui Metode Tanya Jawab Di SMAN 6 Tangerang,Ay Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 1 (February 8, 2. : 375Ae80, doi:10. 29303/jipp. 79 | Abnisa. Ilahiyah dari kehidupan manusia. Namun, membaca tidak sekadar merujuk pada proses menguraikan kata-kata dalam sebuah teks, melainkan melibatkan kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan menginterpretasi informasi. Membaca kritis adalah suatu keahlian yang memungkinkan pembaca untuk melihat di balik kata-kata dan menyelami makna yang lebih dalam. Seorang pembaca kritis tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis, seperti "Apakah sumber ini dapat dipercaya?" atau "Apa motif di balik argumen ini?" Kemampuan untuk mempertanyakan dan mengevaluasi informasi sangat penting di tengah maraknya berita palsu dan informasi yang tidak akurat. Salah satu aspek kunci dari membaca kritis adalah kemampuan untuk mengenali retorika dan argumen yang digunakan dalam sebuah teks. Pembaca kritis dapat mengidentifikasi apakah penulis menggunakan logika yang kuat, apakah ada kecenderungan bias, dan bagaimana data atau bukti disajikan. Dengan kata lain, membaca kritis bukan hanya tentang mengetahui apa yang dikatakan dalam teks, tetapi juga mengenai memahami bagaimana hal itu dikatakan. Untuk mengembangkan kemampuan membaca kritis, pembaca dapat melibatkan diri dalam diskusi, baik secara lisan maupun tertulis. Berpartisipasi dalam kelompok diskusi atau forum membantu melatih kemampuan berpikir kritis dengan mendengarkan sudut pandang orang lain dan meresponsnya dengan argumen yang terbuka dan rasional. Selain itu, membaca berbagai jenis teks, mulai dari artikel berita hingga esai ilmiah, dapat membantu membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang berbagai sudut pandang. Sementara membaca kritis melibatkan dekonstruksi dan analisis. Membaca kreatif adalah tentang konstruksi dan imajinasi. Membaca kreatif melibatkan kemampuan untuk melihat potensi kreatif dalam suatu teks, menangkap inspirasi, dan bahkan menghasilkan ide-ide baru berdasarkan apa yang dibaca. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan membaca kreatif adalah dengan menggabungkan berbagai jenis literatur. Membaca fiksi, non-fiksi, puisi, dan karya seni lainnya dapat memberikan rangsangan yang beragam bagi Seseorang dapat mencoba menulis resensi, membuat parodi, atau bahkan menciptakan cerita baru berdasarkan konsep atau tema yang diambil dari berbagai sumber. Selain itu, pembaca kreatif dapat mencoba melihat suatu teks dari perspektif Almaydza Pratama Abnisa. AuImplementasi Pembelajaran Al-QurAoan Di TPQ Al-Anshary Kunciran Indah Pinang. Kota Tangerang,Ay JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan 2, no. (November 4, 2. : 120Ae29, doi:10. 61404/jimad. 6 Almaydza Pratama Abnisa. AuKonsep Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Perspektif AlQurAoan,Ay Jurnal Asy-Syukriyyah 18, no. 1 (October 5, 2. : 67Ae81, doi:10. 36769/asy. Adab Pergaulan Di Era Digital | 80 yang berbeda. 7 Misalnya, bagaimana cerita tersebut akan berubah jika diceritakan dari sudut pandang karakter lain atau jika settingnya dipindahkan ke zaman yang berbeda? Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini, seseorang dapat mengembangkan kemampuan untuk berpikir di luar batas konvensional dan menciptakan narasi-narasi yang segar. METODE Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipasi masyarakat . ommunity participatio. , yang telah terbukti efektif dalam berbagai program pengembangan kapasitas. 9 Partisipasi masyarakat mencakup keterlibatan aktif dari peserta dalam proses belajar dan praktik, yang memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara langsung dan mengambil manfaat yang maksimal dari kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan di SMA Pondok Pesantren Babus Salam Kota Tangerang. Partisipan dalam kegiatan ini peserta PKM sebanyak 55 partisipan Guru dan Siswa. Tahap pelaksanaan dimulai dengan sesi pembukaan yang menjelaskan tujuan, manfaat, dan agenda PKM. Sesi teoretis disampaikan oleh narasumber ahli. Assoc. Prof. Dr. Almaydza Pratama Abnisa. Pd. , di dampingi oleh mahasiswa Institut Asy-Syukriyyah. Metode ini juga diharapkan memberikan gambaran yang jelas tentang proses PKM dan peningkatan keterampilan yang signifikan. Berikut jadwal kegiatan yang dilakukan tertera pada Tabel 1. Tabel 1. Jadwal Kegiatan PKM Tahapan Kegiatan Persiapan Tanggal 05-25 Agustus 2025 Pelaksanaan 06 September 2025 Evaluasi dan Output Kegiatan 7Ae 15 September 2025 HASIL dan PEMBAHASAN Kegitan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan melalui metode 7 Almaydza Pratama Abnisa and Abdul Azis. AuChallenges and Solutions in Islamic Education Management in the Modern Era,Ay El-Idare: Journal of Islamic Education Management 11, no. 1 (February 28, 2. : 64Ae71, doi:10. 19109/elidare. 8 Ahmad Zain Sarnoto and Almaydza Pratama Abnisa. AuMotivasi Belajar Dalam Perspektif AlQurAoan,Ay Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme 4, no. 2 (June 27, 2. : 210Ae19, doi:10. 37680/scaffolding. 9 Hasan Maulana et al. AuAnalysis of the Effectiveness of Instilling Islamic Religious Values in Shaping StudentsAo Religious Character,Ay Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam 6, no. 2 (October 12, 2. : 249Ae62, doi:10. 54150/thawalib. 81 | Abnisa. Ilahiyah ceramah, diskusi dan praktik secara langsung. 10 Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan adalah persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan output kegiatan. Pada tahap persiapan kegiatan, dilakukan koordinasi tim pengabdian dengan mitra pengabdian tentang waktu, tempat dan jumlah peserta yang akan mengikuti Dosen tetap PAI dan Mahasiswa program studi PAI Institut AsySyukriyyah Tangerang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025-2026 di Yayasan Pondok Pesantren SMA Babus Salam Kota Tangerang, dengan mengusung tema utama AuMembaca Membuka Pikiran: Fondasi Berfikir Kritis dan KreatifAy. Kegiatan PKM, materi disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Almaydza Pratama Abnisa. Pd. sebagai Dosen Tetap Prodi PAI Institut Asy-syukriyyah bersama mahasiswa Institut Asy-Syukriyyah semester tujuh program studi PA diantaranya Riska Dewi Aulia. Inayatul Illahiyah. Indri Rustianda Masitoh. Ari Windarwati. Clara Jelita Aulia Rahmat. Dhawiyah Rachmayani. Aisyah Alimatus Syahadah. Achmad Ubaidillah. Desilda Alfia Hanum dan Ahmad Suratno, kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Sabtu, 06 September 2025. Jam 10. WIB. Gambar 1. Spanduk Pemberian Materi PKM oleh Narasumber 10 Abdul Azis and Almaydza Pratama Abnisa. AuPeranan Guru PAI Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Shalat Berjamaah Siswa,Ay Indo-MathEdu Intellectuals Journal 5, no. 5 (October 4, 2. 5753Ae58, doi:10. 54373/imeij. Adab Pergaulan Di Era Digital | 82 Gambar 2. Foto Bersama Narasumber. Mahasiswa. Guru dan Siswa SMA Babus Salam Kota Tangerang Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Sekolah SMA Babus Salam Kota Tangerang Ust. Virgo Gunawan. Si, didampingi oleh segenap Dewan Guru dan Siswa SMA Babus Salam. Kepala sekolah memberikan sambutan dan apresiasi bahwa kegiatan PKM dengan segala macam kegiatan lainnya, sangat baik terhadap peningkatan semangat belajar bagi siswa SMA Babus Salam Kota Tangerang, memberikan materi dan metode baru di lingkungan Pondok Pesantren, beliau berharap agar pertemuan pada kegiatan tersebut dapat berkelanjutan di waktu dan kesempatan yang akan datang. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih diucapkan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Asy-Syukriyyah. Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan PKM ini, dari mulai awal Perencanaan sampai akhir ,sehingga dapat terselesaikan. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Rektor institut asy-syukriyyah yang telah banyak memberikan dukungan baik moril maupun materiil. Serta ucapakan terima kasih kepada lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) yang telah berkenan untuk mendukung terlaksana PKM di lingkungan institut asy-syukriyyah. DAFTAR PUSTAKA