E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. HUBUNGAN ANTARA FEAR OF MISSING OUT DAN SMARTPHONE ADDICTION TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU PHUBBING PENGGUNA SOCIAL MEDIA PADA SISWA KELAS XI MAN 3 JAKARTA PUSAT Azzahra Wijayanti Irawan1. Tatiyani2 Universitas Persada Indonesia Y. Pangeran Diponegoro No. RT. 2/RW. Kenari. Kec. Senen. Kota Jakarta Pusat. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430 E-mail : azzahra. irawan@upi-yai. id1, tatiyani@upi-yai. ABSTRAK Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna social media tertinggi di Dunia. Hal ini berdasarkan hasil riset We Are Social yang dikutip dari Mahdi . bahwa tercatat sekitar 191 juta pengguna aktif social media di Indonesia pada Januari 2022 dengan peningkatan 12,35% dari tahun sebelumnya dengan menghabiskan 3 jam dalam sehari untuk menggunakan social media. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada Hubungan antara Fear of Missing Out dan Smartphone Addiction terhadap Kecenderungan Perilaku Phubbing Pengguna Social Media pada Siswa Kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Populasi dari jumlah siswa sebanyak 220 siswa laki-laki dan perempuan dengan sampel berjumlah 140 siswa laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data menggunakan skala likert dan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah positif yang signifikan antara fear of missing out dengan kecenderungan perilaku phubbing sebesar r = 0,748 dengan p = 0,000 dan terdapat hubungan dengan arah positif yang signifikan antara smartphone addiction dengan perilaku phubbing sebesar r = 0,782 dengan p = 0,000. Hasil analisis data dengan multivariate correlation menggunakan SPSS 25. 0 for windows diperoleh koefisien determinasi R square sebesar 0,618 dan berdasarkan regresi korelasi multivariat diperoleh nilai koefisien korelasi R = 0,786 dan p = 0,000 yang berarti terdapat hubungan antara fear of missing out dan smartphone addiction terhadap kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Kata Kunci : Kecenderungan Perilaku Phubbing. Fear of Missing Out. Smartphone Addiction ABSTRACT Indonesia to be one of the countries with the highest social media users in the world. This is based on the results of We Are Social research quoted from Mahdi . that there were around 191 million active social media users in Indonesia in January 2022 with an increase of 12. 35% from the previous year with spend 3 hours a day using social media. The purpose of this study is to determine a relationship between Fear of Missing Out and Smartphone Addiction to Phubbing Behavior of Social Media Users in XI Grade Students of MAN 3 Central Jakarta. The population of the number of students is 220 male and female students with a sample 140 male and female students. Collecting data using a Likert scale and taking samples using simple random sampling method. The results showed that there was a significant positive relationship between fear of missing out and phubbing behavior of r = 0. 748 with p = 0. 000 and there was a significant positive relationship between smartphone addiction and phubbing behavior of r = 0. 782 with p = 0. Furthermore, the results of data analysis with multivariate correlation using SPSS 25. 0 for windows obtained a determination coefficient of R square of 0. 618 and based on multivariate correlation regression obtained a correlation coefficient of R = 0. 786 and p = 0. 000, which means there is a relationship between fear of missing out and smartphone addiction to behavior phubbing of social media users in class XI MAN 3 students in Central Jakarta. Keywords: Phubbing Behavior. Fear of Missing Out. Smartphone Addiction Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. PENDAHULUAN Indonesia dapat dikatakan sebagai salah satu negara dengan pengguna social media tertinggi di Dunia. Hal ini berdasarkan hasil riset We Are Social yang dikutip dari Mahdi . bahwa tercatat sekitar 191 juta pengguna aktif social media di Indonesia pada Januari 2022 dengan peningkatan 12,35% dari tahun sebelumnya. Penduduk di Indonesia dapat menghabiskan 3 jam dalam sehari untuk menggunakan social media. Dalam Aprinta dan Dwi . 7, p. terdapat survey yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group Indonesia pada tahun 2012 terhadap perilaku digital remaja Indonesia dengan responden remaja berusia 13-19 tahun serta didapatkan hasil bahwa 91. 2% remaja aktif menggunakan social media dengan kegiatan mengunggah dan mengunduh di dalam akun social media mereka. Remaja cenderung dapat menghabiskan waktu 3-5 jam dalam sehari untuk menggunakan social Menurut Santrock Abdurrahman et al. 0, p. rentang usia 15-18 tahun dapat dikatakan sedang mengalami masa remaja akhir atau sedang menduduki bangku Sekolah Menengah Akhir (SMA). Remaja saat ini, mendapatkan banyak kemudahan dalam mengakses social media untuk mencari berbagai informasi serta menjadi tempat komunikasi satu sama lain namun, hal tersebut disalahgunakan saat berkumpul bersama teman, keluarga maupun saat sedang proses belajar mengajar serta asik sendiri mengakses social media. Perilaku ini dapat dikatakan sebagai perilaku phubbing yang didefinisikan sebagai perilaku memperhatikan individu terdekatnya karena sibuk mengakses smartphone (Rahayu, 2021. Menurut Roberts dan David . alam JannatunaAoim, 2022, p. Kata phubbing berasal dari kata AuphoneAy yang berarti ponsel dan kata AusnubbingAy yang berarti melecehkan. Sehingga dapat dijabarkan bahwa phubbing merupakan suatu perilaku yang mengabaikan atau bersikap acuh tak acuh di dalam lingkungan sosial karena terfokus pada memperhatikan lawan bicara saat berinteraksi Perilaku phubbing cenderung smartphone- nya saja alih-alih berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku salah satunya yaitu fear of missing out. Przybylski mendefinisikan fear of missing out sebagai suatu perasaan takut akan kehilangan suatu peristiwa berharga ketika individu tidak berada didalamnya. Hal ini dapat ditandai dengan keinginan individu untuk tetap terhubung dan terlibat dengan individu lain dalam kehidupan mereka. Salah satunya dengan memantau internet atau social media agar tidak melewatkan informasi sedikitpun (Liang et al. , 2022, p. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Sandjaja dan Syahputra . 9, p. didapatkan hasil bahwa fear of missing out memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kecenderungan perilaku phubbing sehingga pengaruh variabel fear of missing out perilaku phubbing pada siswa bertanda positif. Hal ini dapat diartikan jika terjadi peningkatan pada fear of missing out maka akan munculnya kecenderungan perilaku phubbing pada siswa . Faktor lain yang dapat mempengaruhi kecenderungan perilaku phubbing adalah smartphone addiction. Menurut Kwon et al . alam Hasanah et al. , 2020, p. Smartphone addiction merupakan kecanduan terhadap penggunaan smartphone yang menyebabkan kecenderungan munculnya masalah sosial terhadap individu. Menurut Yan . smartphone addiction dapat menyebabkan individu selalu menyibukkan diri dengan menggunakan smartphone secara terus-menerus mengurangi dan berhenti dalam menggunakan Individu Addiction akan menggunakan smartphone sebagai alternatif untuk melarikan diri dari masalah untuk memperbaiki mood individu dari perasaan diasingkan, kecemasan, kesepian serta depresi (Mawarpury et al. 2020, p. Dalam penelitian yang dilakukan Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. oleh Isrofin dan Munawaroh . 1,p. yang memiliki hasil bahwa terdapat kontribusi yang positif dan signifikan dalam smartphone addiction terhadap perilaku phubbing. Sehingga dapat diartikan semakin tinggi kecenderungan individu dalam smartphone addiction, maka akan semakin tinggi pula kecenderungan munculnya perilaku phubbing. Kecenderungan Perilaku phubbing dengan fear of missing out dan smartphone addiction saling berhubungan satu sama lain. Perilaku yang mengabaikan atau bersikap acuh tak acuh di dalam lingkungan sosial karena terfokus pada smartphone serta tidak memperhatikan lawan bicara saat berinteraksi dengannya dapat disebabkan karena individu memiliki ketakutan akan ketertinggalan informasi terkait hal-hal terkini dan kecanduan terhadap penggunaan smartphone maka akan memiliki kecenderungan akan timbulnya perilaku phubbing pada individu tersebut. Berdasarkan hasil uraian latar belakang di atas, penulis tertarik melakukan penelitian yang berjudul AuHubungan Antara Fear of Missing Out dan Smartphone Addiction dengan Perilaku Kecenderungan Phubbing Pengguna Social Media pada Siswa Kelas XI MAN 3 Jakarta PusatAy. Latar berlakang yang telah diuraikan di atas, maka penulis mengemukakan masalah yang dirumuskan sebagai berikut Apakah ada hubungan antara fear of missing out dan kecenderungan phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat?. Apakah ada hubungan antara smartphone addiction dan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat? Dan apakah ada hubungan antara fear of missing out dan smartphone addiction dengan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat? METODOLOGI PENELITIAN Definisi Konseptual Kecenderungan Perilaku phubbing merupakan perilaku yang dapat menyakiti berpura-pura memperhatikan ketika diajak berkomunikasi namun pandangannya sedikit demi sedikit tertuju pada smartphone yang sedang di genggamnya padahal mereka berada dalam tempat yang sama namun mereka cenderung menutup diri dari interaksi sosial. Fear of missing out merupakan perasaan takut dan khawatir akan tertinggal informasi tentang individu atau kelompok lain sehingga ia memiliki keinginan untuk terus memantau social media secara terus-menerus, tidak akan melewatkan kesempatan untuk berinteraksi sosial, mendapatkan momen yang berharga, atau peristiwa-peristiwa lainnya. Smartphone addiction merupakan penggunaan smartphone dengan waktu yang berlebihan serta melibatkan diri sendiri dengan sangat mendalam pada suatu hal yang kontrol diri yang dimiliki individu menghilang dan cenderung menyebabkan individu memiliki kebutuhan atau kebiasaan untuk mengambil smartphone dan memeriksanya secara terus- menerus saat bergetar atau LANDASAN TEORI Perilaku Phubbing Kecenderungan Perilaku Phubbing merupakan bentuk perilaku anti sosial baru yang pada tahun 2012 tercatat para ahli bahasa di Australia sepakat memberikan istilah ini untuk menggambarkan menunjukan sikap menyakiti lawan bicara dengan menggunakan smartphone secara berlebihan dengan sebutan kata phubbing. (Abivian, 2. Kecenderungan Perilaku phubbing dapat ditemukan di berbagai tempat dimana individu melakukan aktivitas sehari-hari seperti saat makan, rapat, belajar, ataupun arisan dengan kurangnya kontak mata yang dianggap kasar atau lalai serta menunjukkan jarak dan ketidaktertarikan diantara individu selama percakapan berlangsung (Tekkam et al. Fear of Missing Out Menurut Gil et al. alam Zhang, 2020, . fear of missing out merupakan suatu sikap yang menggambarkan perasaan individu bahwa ia tidak menjadi bagian dari suatu hal yang sedang terjadi dalam lingkungan sosial. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. menurut Alt dan Boniel- Nissim . alam Zanah & Rahardjo, 2. individu dengan fear of missing out tidak akan melewatkan kesempatan untuk berinteraksi sosial, mendapatkan momen yang berharga, atau peristiwa-peristiwa lainnya serta individu yang memiliki fear of missing out yang tinggi cenderung agresif dalam mencari peluang untuk terlibat dalam social media. Smartphone Addiction Menurut Kim . alam Akbar et al. , 2022, smartphone addiction merupakan kecanduan jenis baru yang muncul karena perkembangan media termasuk internet dan juga smartphone yang dapat menyebabkan penggunaannya terhadap perkembangan media tersebut melampaui batas. Menurut Sari et al. Smartphone addiction didefinisikan sebagai sebuah perilaku keterikatan terhadap smartphone yang menyebabkan terjadinya masalah sosial seperti menarik diri, kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, dan sebagai gangguan terhadap kontrol terhadap diri Menurut Cho et al. alam Sugito et , 2022, p. smartphone addiction merupakan penggunaan smartphone dengan waktu yang berlebihan serta melibatkan diri sendiri dengan sangat mendalam pada suatu hal yang menyebabkan ketergantungan sehingga kontrol diri yang dimiliki individu menghilang dan muncul kecemasan psikologis pada individu. HIPOTESIS Ha1: Terdapat hubungan antara fear of missing out dan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat? Ha2: Terdapat hubungan antara smartphone addiction dan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat? Ha3: Terdapat hubungan antara fear of missing out dan smartphone addiction dengan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Hasil dan Pembahasan Hasil perhitungan dengan metode analisis data Bivariate Correlation dengan koefisien korelasi antara Fear of Missing Out dengan Perilaku phubbing adalah r = 0,728 dan p = 0,000 < . p = 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara Fear of Missing Out dengan Kecenderungan Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi Fear of Missing Out kecenderungan munculnya Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Begitupun sebaliknya, semakin rendah Fear of Missing Out maka akan semakin rendah pula kecenderungan munculnya Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Al-Saggaf . bahwa fear of missing out memiliki hubungan yang positif secara signifikan yang dapat diartikan jika semakin tinggi Fear of Missing Out maka akan semakin tinggi pula kecenderungan munculnya Perilaku Phubbing. Pada hasil analisis kedua dengan metode analisis data Bivariate Correlation dengan koefisien korelasi antara Smartphone Addiction dengan Kecenderungan Perilaku phubbing adalah r = 0,748 dan p = 0,000 . < p = 0,05, dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara Smartphone Addiction dengan Kecenderungan Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi Smartphone Addiction kecenderungan munculnya Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Begitupun sebaliknya, semakin rendah Smartphone Addiction maka akan semakin rendah pula kecenderungan munculnya Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 3 November 2023 E-ISSN:2808-3849 P-ISSN:2808-4411 https://doi. org/10. 37817/psikologikreatifinovatif. Hal ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Taufik et al. bahwa terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara smartphone addiction dan kecenderungan perilaku phubbing. Pendapat ini didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Ratnasari dan Oktaviani . 0, . bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan terhadap kecenderungan perilaku phubbing yang dapat diartikan ketika individu memiliki smartphone addiction yang tinggi maka kecenderungan munculnya perilaku phubbing pun akan semakin tinggi Berdasarkan hasil analisis statistik pada hipotesis ketiga dengan menggunakan metode Multivariate Correlation antara variabel Fear of Missing Out dan Smartphone Addiction terhadap Kecenderungan Perilaku Phubbing diperoleh koefisien korelasi R sebesar 0,786 dan R2 = 0,618 dengan p = 0,000 . < p = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Fear of Missing Out dan Smartphone Addiction Kecenderungan Perilaku Phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Sehingga dapat diartikan bahwa hipotesis yang berbunyi terdapat hubungan antara fear of missing out dan smartphone addiction terhadap kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat diterima. Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara fear of missing out dengan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Hal ini menyatakan bahwa semakin tinggi fear of missing out maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya perilaku Begitupun sebaliknya, semakin rendah fear of missing out maka semakin rendah pula kecenderungan munculnya perilaku phubbing. Terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara smartphone addiction dengan kecenderungan perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. Hal ini menyatakan bahwa semakin tinggi smartphone addiction maka semakin tinggi pula kecenderungan munculnya perilaku Begitupun sebaliknya, semakin rendah smartphone addiction maka semakin rendah pula munculnya perilaku phubbing. Terdapat hubungan yang signifikan antara fear of missing out dan smartphone addiction terhadap perilaku phubbing pengguna social media pada siswa kelas XI MAN 3 Jakarta Pusat. DAFTAR PUSTAKA