Ekono Insentif | ISSN . : 1907-0640 | ISSN . : 2654-7163 DOI: https://doi. org/10. 36787/jei. | Vol. 16 | No. 2 | Halaman 82-91 Oktober 2022 PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA PADA HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN Nani Ernawati1 Universitas Islam Nusantara, nanikuswan@gmail. Yulianita Rahayu2 Universitas Islam Nusantara, yulianitarahayu@rocketmail. Yoyok Prasetyo3 Universitas Islam Nusantara, yp0776@gmail. Darwin Nahwan4 Universitas Islam Nusantara, darwin27@uninus. Edi Kurniawan4 Universitas Islam Nusantara, edikurniawan26041999@gmail. Abstrak Secara konseptual, kinerja perusahaan akan berdampak terhadap variabilitas harga Namun terdapat beberapa data empiris khususnya di sektor perbankan mengindikasikan hal yang berbeda. Pada studi awal yang dianalisa secara grafis menunjukan trend profitabilitas tidak seluruhnya menunjukan hubungan yang relevan terhadap variabilitas harga saham. Di samping itu, hasil penelitian terkait topik tersebut pun menunjukan hasil yang berbeda-beda. Dengan demikian Penelitian ini ditujukan untuk menguji secara statistik dampak rasio profitabilitas pada harga saham dengan studi kasus data metrik profitabilitas dan harga saham perbankan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia sepanjang 5 tahun. Studi ini menggunakan pendekatan kuatitatif, di mana sampel diambil secara purposive dan dihasilkan delapan belas sampel perusahaan. Dengan menggunakan teknik regresi data panel diperoleh hasil analisa verifikatif di mana secara bersama-sama profitabilitas memberi pengaruh pada harga saham, dan secara parsial proksi keuntungan ROA dan EPS yang memberi pengaruh pada harga saham, namun NPM tidak mempengaruhi variabilitas harga saham. Kata Kunci: Profitabilitas. ROA. EPS. NPM. Harga Saham. Kinerja. Abstract Conceptually, the company's performance will greatly affect the variability of stock However, in practice there are some empirical data, especially in the banking sector, which indicate different things. Preliminary research, graphically analyzed, showed that profitability trends do not fully influence stock price movements. addition, several research gaps were found on the same problem. Based on this Ekono Insentif - 82 Nani Ernawati, dkk matter. The purpose of this study is to statistically investigate the effect profitability measures on stock prices with a case study of profitability ratio data and stock prices of Banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange within five years. This observe makes use of a quantitative approach, eighteen purposive samples were The results of a validation analysis using panel data regression techniques show that profitability measures simultaneously affect stock prices, and that profitability measures, determined in part by ROA and EPS, also affect stock prices. , showing that it affects NPM affects the parties does not affect stock price fluctuations. Keywords: Profitability. ROA. EPS. NPM, stock price,Performance PENDAHULUAN Harga saham menjadi variabel yang memutuskan berinvestasi. Dengan demikian, sebelum berinvestasi, investor perlu menganalisa berbagai faktor terkait kondisi perusahaan . Salah satu faktor utama yang harus diperhatikan Analisis ini merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada (Sutrisno, 2. If the liquidity, asset management, debt management, and profitability ratios all look good and if investors think these ratios will continue to look good in the future, the market value ratios will be high, the stock price will be as high as can be expected, and management will be judged as having done a good job. Ratios are used to analyze the statements to identify weaknesses that need to be strengthened to maximize the stock price. Ratios are grouped into five categories: Liquidity. Asset management. Debt management. Profitability. Market value. (Eugene F & Houston, 2. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa harga saham ditentukan oleh baik buruknya kinerja keuangan. Rasio keuntungan adalah satu alat dalam mengetahui kinerja perusahaan. Kondisi fundamental Perusahaan menunjukan kinerja sebuah suatu perusahaan, di mana kinerja tersebut dapat diukur melalui indikatorindikatornya seperti Rasio Likuiditas. Rasio Profitabilitas. Rasio Solvabilitas dan Rasio aktivitas. Rasio Profitabilitas adalah rasio untuk menakar kecakapan perusahaan dalam menggali keuntungan (Kasmir, 2. Sehingga makin baik rasio ini akan makin baik pula nilai perusahaannya dan akan ditunjukan melalui harga saham. Dalam penelitian ini, rasio keuntungan diwakili oleh rasio Return on asset (ROA), net profit margin (NPM) dan earning per share (EPS). ROA merupakan rasio yang mendapatkan keuntungan bersih melalui harta yang dimiliki perusahaan (Sirait. Tumbuhnya rasio tersebut mengindikasikan sinyal baik untuk investor ketika mengevaluasi prospek masa depan perusahaan. NPM adalah persentase yang digunakan dalam keuntungan dengan memperhitungkan keuntungan serta penjualan bersih (Kieso et al. , 2. , sehingga semakin besar NPM, perusahaan dalam menghasilkan labanya meningkatnya kepercayaan investor sebagaimana tercermin dari kenaikan harga saham. Selanjutnya Earning per share (EPS) merupakan metode yang Ekono Insentif - 83 PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA PADA HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN dipakai oleh seorang investor guna mengevaluasi keberhasilan perusahaan dalam meraih keuntungan per lembar (Hans & Dkk. , 2. Sehingga meningkat nilai EPSnya, makin besar potensinya untuk mendorong harga saham ke arah yang lebih tinggi. Namun pada studi awal penelitian terdapat indikasi yang tidak sejalan dengan konsepnya. Salah satunya adalah kinerja keuangan Bank Central Asia yang tercermin melalui variabilitas keuntungannya terhadap harga saham sebagai berikut : Tabel 1 Profitabilitas dan Harga Saham BCA periode 2015-2019 Tahun 2015 2016 2017 2018 2019 0,030 0,030 0,031 0,031 0,031 ROA 0,376 0,383 0,409 0,410 0,398 NPM EPS Harga 1330 1550 2190 2600 3342 Saham Sumber : Data diolah Selanjutnya pola hubungan profitabilitas dengan harga sahamnya tampak lebih jelas berdasarkan grafik di bawah ini : ROA-BCA EPS-BCA 0,0316 1059,14 0,0312 955,45 0,031344 0,0314 845,28 0,031089 0,031081 0,031 738,92 0,0308 0,0306 0,0304 0,030487 0,030345 0,0302 0,03 0,0298 NPM-BCA 0,42 0,40927 0,41 0,410128 0,398894 0,39 0,38 HARGA SAHAM - BCA 0,383644 0,376723 0,37 0,36 Gambar 1 Gambar 1 Harga Saham dan Profitabilitas BCA Profitabilitas dan Harga Saham BCA Periode Tabel 1 dan gambar 1 menjelaskan bahwa kenaikan ROA dan NPM yang tidak signifikan hingga tahun 2018 diikuti oleh kanaikan harga saham. Namun tahun berikutnya menujukan hal yang Demikian pula kenaikan NPM hingga tahun 2018 masih diikuti oleh kenaikan harga saham, namun pada tahun 2019 terjadi hubungan yang Akan tetapi pertumbuhan EPS tampak bergerak searah dengan kenaikan harga saham sesuai dengan konsepnya di mana kenaikan profitabilitas akan tercermin dalam kenaikan harga Pada kasus lain terjadi gap hasil peneletian di mana (Rusdiyanto et al. menyimpulkan NPM dan ROA mempengaruhi harga saham, demikian pula (Rachmaniyah & Fatichatur, 2. ROA EPS mempengaruhi harga saham. Namun (Utami & Darmawan, 2. menyatakan ROA sahamnya, tetapi EPS dan MVA menunjukan pengaruhnya pada harga saham, demikian pula (Wulandari & Badjra, 2. memberi kesimpulan di mana ROA tidak memiliki pengaruh pada harga saham, namun NPM memiliki pengaruh pada harga saham. Berdasarkan analisa awal tersebut, dirasa perlu untuk melakukan pengujian lebih mendalam pada sektor yang berbeda terkait pengaruh variabilitas rasio ROA. NPM dan EPS perbankan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia sepanjang kurun waktu 2015 hingga Penelitian ini akan difokuskan sesuai tujuannya yaitu untuk menguji apakah faktor profitabiltas pada sektor tersebut berdampak pada perubahan harga saham baik secara bersamaan ataupun sebagian. Hasilnya diharapkan akan bermanfaat bagi industri perbankan untuk memperbaiki kinerjanya terutama atas rasio yang besar dampaknya terhadap perubahan harga saham dari gambaran alternatif untuk investor yang Ekono Insentif - 84 Nani Ernawati, dkk ingin melakukan Perbankan. investasi di Sektor KAJIAN LITERATUR Kerangka konseptual dan Hipotesa menyangkut pengaruh Profitabilitas pada harga saham untuk perbankan di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu 2015 hingga 2019 adalah sebagai berikut: Rasio Protabilitas (ROA. NPM dan EPS) pada Harga Saham. Harga saham adalah harga yang terjadi di pasar saham dan tingkatannya ditentukan oleh hukum penawaran & permintaan (Samsul, 2. Secara umum investor akan berminat membeli sebuah saham ketika ada kecenderungan harganya naik dan sebaliknya. Dengan demikian upaya me`-maintain harga saham pada tingkat harga yang tinggi menjadi masalah yang krusial bagi manajemen perusahaan. Oleh sebab itu perlu analisa mendalam mengenai berbagai faktor penyebab kenaikan harga saham. Profitabilitas merupakan faktor internal yang vital untuk pertumbuhan harga saham. Rasio dalam profitabilitas tersebut diantaranya adalah earning per share (EPS). Deviden Per share (DPS), price earning ratio (PER), net profit margin (NPM), return on asset (ROA). Return On Equity (ROE), debt to equity ratio (DER) dll (Zulfikar, 2. Dengan demikian Rasio keuntungan merupakan ukuran yang pakai dalam mengevaluasi kapabilitas perusahaan dalam menciptakan laba. (Kasmir, 2. Rasio ini merupakan indikasi atas pengelolaan yang tercermin melalui keuntungan yang dicapai berdasarkan jumlah penjualannya serta return atas Rasio keuntungan termasuk bagian yang akan menentukan harga saham (Eugene F & Houston, 2. , sehingga besar kecilnya rasio ini akan menunjukan baik tidaknya kinerja perusahaan yang selanjutnya akan berdampak tehadap perubahan harga Atas dasar argumentasi tersebut, maka hipotesa pertama adalah : H1: Diduga ROA. NPM serta EPS secara bersamaan dapat mempengaruhi harga Return on assets (ROA) tehadap Harga Saham Rasio ini mengukur efisiensi sebuah Rasio ini dihitung dengan membagi keuntungan neto perusahaan dengan total asset yang dimiliki Semakin tinggi rasio ini, semakin efisien perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. (Prihadi. Berdasarkan rumusnya maka rasio ini menggambarkan besarnya kontribusi laba bersih dari penggunaan Makna lain ROA mencerminkan berapa angka keuntungan bersih dapat dihasilkan per rupiah modal tersimpan pada asset total. Sehingga bertambah tingginya ROA akan mengidikasikan kian menciptakan keuntungan neto dan hal ini adalah tanda positif untuk investor untuk meningkatkan harga saham. (Rusdiyanto et al. , 2. menyebutkan hal yang sama bahwa variabel ROA mempengaruhi harga saham. Berdasarkan konsep di atas maka hipotesa kedua adalah : H2: Diduga return on asset (ROA) memiliki pengaruh secara parsial pada harga saham. Net Profit Margin (NPM) pada Harga Saham Marjin keuntungan bersih ini merupakan rasio untuk mengetahui prosentase laba Ekono Insentif - 85 PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA PADA HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN Laba (Sujarweni, 2. Rasio tersebut dihitung dengan membagi keuntungan bersih setelah pajak dengan keuntungan operasional perusahaan. Berdasarkan perhitungan ini maka semakin tinggi NPM berarti semakin produktif perusahaan, kondisi demikian kepercayaan untuk melakukan investasi, dan apabila hal ini terjadi akan menggeser Harga Saham mengikuti perkembangan rasionya dan begitu juga Penelitian yang sama menyatakan hal serupa dimana harga NPM. (Wulandari & Badjra, 2. Mengacu pada alasan tersebut, diajukan hipotesa ke tiga yaitu: H3: Diduga NPM secara parsial dapat mempengaruhi harga saham. Earning Per Share (EPS) pada Harga Saham EPS merupakan alat bagi investor untuk menakar kemampuan Perusahaan dalam menciptakan keuntungan atas tiap lembar Meningkatnya nilai EPS suatu perusahaan dapat menunjukkan bahwa menghasilkan keuntungan yang lebih (Hans & Dkk. , 2. Earnings per share (EPS) is often referred to as "earnings," indicating that, of all items on the income statement. EPS is the most important to shareholders. (Eugene F & Houston, 2. Rasio ini juga digunakan untuk membandingkan nilai perusahaan dari sisi investor . arket valu. dengan angka yang dilaporkan dalam laporan (Sukamulja. Dengan demikian Rasio berguna untuk mengukur laba per saham yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan. Sehingga tinggi rendahnya rasio ini berperan dalam menunjukan baik buruknya kinerja perusahaan dan kesejahteraan para pemegang saham. Jika rasio ini naik maka investor dapat menangkapnya sebagai sinyal positif untuk berinvestasi dan aktivitas ini dapat terlihat dari perubahan harga sahamnya. Salah satu hasil penelitian yang sama menyatakan bahwa adanya pengaruh EPS pada harga saham (Utami & Darmawan, 2. Berdasarkan tinjauan ini maka hipotesa terakhir penelitian ini H4: Diduga Earning per share (EPS) memiliki pengaruh parsial pada harga METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan studi kasus yang memfokuskan bagaimana pengaruh perusahaan perbankan pada harga sahamnya, yang mana perusahaan perbankan tersebut terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dengan rentang waktu lima tahun dimulai tahun 2015 sampai Jenis Penelitian Penelitian ini memakai pendekatan positivisme, guna menganalisa populasi atau sampel tertentu. (Sugiyono, 2. Hasil penelitian ini lalu dianalisis dengan menggunakan teknik-teknik statistik untuk menjawab pertanyaan yang bersifat deskriptif, kausal, atau prediktif, dan dapat digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. (Silaen, 2. Variabel & Indikator Variabel tidak terikat penelitian ini yakni profitabilitas dan didekati dengan empat variabel yaitu return on assets (ROA), net profit margin (NPM) dan earning per share (EPS), sedangkan Harga Saham ditetapkan menjadi variabel tidak bebas. Ekono Insentif - 86 Nani Ernawati, dkk Secara lengkap, operasional tiap variabel pada penelitian ini yaitu : Tabel 2. Variabel dan Indikator Variabel Formula Return On Assets (ROA) Net Profit Margin (NPM) Earning Per Share (EPS) Harga Saham Closing Price Per 31 Desember Sampel Penelitian Populasi untuk penelitian ini meliputi semua perusahaan perbankan dan telah tercatat pada BEI sepanjang lima tahun yaitu tahun 2015 Ae 2019. Sampling diambil secara purposive dan diperoleh sampel sebanyak 18 perusahaan Tabel 3. Jumlah Sampel Penelitian Common Effect (CE). Model Fixed Effect (FE) atau model Random Effect (RE). Analisis ini dilakukan untuk menetapkan pengaruh variabel bebas pada variabel terikat dari objek penelitian selama periode tertentu berdasarkan data cross sectional dan data time series dari masing-masing sampel yang diteliti. Data cross-sectional mencakup data variabel orang/kategori pada saat tertentu, sedangkan data deret waktu adalah jenis data yang terdiri dari variabel yang dikumpulkan selama periode waktu Berdasarkan model regresi terpilih kemudian dapat diketahui output secara statistik untuk dilakukan pengujian hipotesa yang telah ditetapkan dengan menggunakan uji signifikansi simultan diinterpretasikan dan ditarik kesimpulan Hasil dan Pembahasan Deskripsi Variabel Penelitian Secara grafis sebagaimana ditunjukan pada gambar 1, selama periode pengamatan, tren variabel penelitian memiliki pola yang berbeda. Rata Ae rata ROA dan NPM tampak fluktuatif sedangkan EPS dan Harga saham trennya cenderung memiliki arah yang Arah pertumbuhan ROA terutama tahun 2019 dan NPM pada tahun 2017 dengan harga saham menujukan pola hubungan berbeda dari konsepnya. Dan rata-rata ROA NPM dibandingkan dengan rata-rata EPS. Teknik Analisis Data Penelitian ini memakai analisis regresi data panel menggunakan aplikasi E'Views Software 11. Analisa ini ditujukan agar dapat memilih model regresi mana yang paling tepat sesuai dengan sebaran data yang diperoleh. Pilihan model regresi meliputi Model Ekono Insentif - 87 PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA PADA HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN 4332, sehingga nilainya periode tersebut tidak pasti. Gambar 2 Rata-Rata Rasio Profitabilitas dan Harga Saham Perbankan di BEI . Selanjutnya jika dilihat secara statistic descriftic maka karekteristik data setiap variabelnya yakni: Tabel 4 Hasil Deskripsi Statistik Hasil Uji Statistik Dalam menentukan model regresi terbaik jenis data panel maka dilakukan tes pertama yaitu uji chow. Berdasarkan chow test pada tabel 5 diperoleh angka p untuk cross-section F nilainya 0,0000 berada di bawah 0,05. Dengan demikian berdasarkan angka ini, maka model yang paling cocok adalah fixed effect model. Pada langkah selanjutnya, penulis harus membandingkan mana yang lebih baik antara model fixed effect dan model random effect. Dengan mengunakan tes kedua yaitu Hausman test (Tabel . diperoleh angka probabilitas 0,0082 yaitu kurang dari 0,05, dengan demikian kesimpulannya model regresi terpilih bersifat fixed effect. Tabel 5 Output Chow Test dan Hausman Test Output Chow-Test Redundant Fixed Effects Tests Equation: Untitled Test cross-section fixed effects Effects Test Cross-section F Cross-section Chi-square Sumber: data yang diolah melalui eAoviews 11 Statistic Prob. Output Hausman Test Tabel 4 menjelaskan, rataAerata harga saham . 122 lebih kecil dibandingkan penyimpangannya Tampak bahwa sebaran nilai harga saham perbankan selama periode tersebut kurang baik. Untuk mean ROA Jumlah ini lebih tinggi Dalam hal ini sebaran data ROA perbankan pada periode tersebut lebih baik dibandingkan harga saham. Demikian pula untuk net profit margin (NPM) di mana rata-ratanya . sehingga sebaran nilai NPM pada periode tersebut dapat dikatakan baik. Terakhir rataAerata EPS yaitu 197. Angka tersebut lebih kecil dari penyimpangannya yaitu Correlated Random Effects - Hausman Test Equation: Untitled Test cross-section random effects Test Summary Cross-section random Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Prob. Sumber : Data hasil pengolahan Atas dasar test data melalui tabel 5, maka output untuk model regresi fixed effect tampak pada tabel berikut: Tabel 6 Resume Perkiraan Model Fixed Effect Ekono Insentif - 88 Nani Ernawati, dkk Berdasarkan data pada tabel 6, angka Adjusted R-square sangat besar yaitu 952865, dengan demikian bebas penelitian ini mampu menerangkan variabel terikatnya sebanyak 95,2865% dan selisihnya 4,7135% dipengaruhi oleh sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian (Return On Assets (ROA), net profit margin (NPM) serta Earning Per Share (EPS)) bisa digunakan untuk memprediksi harga saham melalui model di bawah ini: Harga_ saham = - 0. 563989 Ae 0. 864246ROA 163207NPM 0. 843091EPS Model regresi ini menunjukan apabila tidak melibatkan ROA. NPM serta EPS, nilai sahamnya akan turun sebanyak 0,563989. Namun ROA memiliki hubungan yang terbalik terhadap harga saham di mana seharusnya secara konseptual apabila ROA meningkat maka harga saham akan terkoreksi naik. Sehingga terdapat indikasi bahwa pada sektor industri perbankan, investor lebih memperhatikan bagian langsung yang diterimanya EPS. Uji Hipotesa Sesuai tabel 6, diketahui bahwa angka Probability (F- statisti. adalah 0,000000. Angka ini lebih rendah dibandingkan signifikansinya sebesar 0,05. Sehingga keisimpulnya H1 yang menyatakan variabel bebas (ROA). NPM serta EPS) berpengaruh secara simultan pada variabel dependen yaitu harga saham, diterima secara statistik. Dengan demikian, penelitian ini sesuai dengan konsepnya yang menyatakan faktor internal diantaranya profitabilitas adalah termasuk faktor penentu harga saham (Zulfikar, 2. , (Eugene F & Houston. Selanjutnya nilai t hitung untuk return on assets (ROA) adalah 0. Angka p ini kurang dari nilai signifikansinya sebesar Demikian pula variabel nilai probability EPS yaitu 0. 0008 nilainya yang kurang dari signifikansinya . menyimpulkan bahwa H2 dan H4 dapat diterima secara statistik, artinya variabelvariabel ROA serta EPS secara parsial mempengaruhi harga saham perbankan. Penelitianhal sama ROA maupun EPS berpengaruh secara parsial pada Harga Saham (Fitri Dwi Jayanti et al. , 2. (Rini et al. , 2. juga (Rachmaniyah & Fatichatur, 2. Demikian pula (Tidiana et al. , 2. menyatakan bahwa ROA memiliki pengaruh pada harga saham. EPS memberikan pengaruh signifikan pada harga sahamnya (Desi Nurul Hikmati Ilahiyah et al. , n. Namun untuk nilai probability variabel NPM sebanyak 4982 melebihi angka sig nya 0,05 sehingga H3 yang menyatakan NPM memiliki pengaruh pada harga saham secara statistik tidak dapat diterima, atau NPM secara statistik tidak dapat mempengaruhi perubahan Harga Saham. Hasil yang sama didapat pula dari penelitian lain (Rini et al. , 2. dan (Utami & Darmawan, 2. di mana NPM tidak mempengaruhi harga saham. Tabel 6. Hasil Uji Hipotesa Parameter Harga Saham Perbankan periode 2015-2019 No Parameter Nilai 0,0000 ROA. EPS,NPM Ekono Insentif - 89 PROFITABILITAS DAN PENGARUHNYA PADA HARGA SAHAM SEKTOR PERBANKAN ROA 0,0016 EPS 0,0008 NPM 0,4982 Sumber : diolah Penutup Analisa mengenai pengaruh variabel Profitabilitas yang meliputi return on assets (ROA), earning per share (EPS) dan net profit margin (NPM) pada harga saham sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang tahun 2015-2019 menghasilkan kesimpulan bahwa secara simultan krtiga variabel tersebut memiliki perngaruh yang signifikan terhadap harga saham. Demikian pula ROA dan EPS masingmasing mempengaruhi penentuan harga saham, namun NPM perbankan tidak termasuk parameter yang membentuk perubahan harga saham perbankan pada periode 2015-2019. Berdasarkan kesimpulan ini diharapkan melengkapi dan menegaskan hasil penelitian ini dengan menggunakan proksi yang berbeda untuk variabel profitabilitas, mempertibangkan faktor eksternal sebagai parameter perubahan harga saham serta menambah data time series dan cross section dengan interval lebih panjang yaitu 10 tahun sehingga akan lebih representative. Selanjutnya Investor, dapat direkomendasikan untuk menggunakan variabel ROA dan EPS dalam mempertimbangkan investasi di sektor perbankan yang secara statistik terbukti mempengaruhi harga saham Daftar Pustaka Desi Nurul Hikmati Ilahiyah. Ika Sopiah. Nurul Lanoria Putri. Putri Kurnia Sari, & Nisak Ruwah Ibnatur Husnul. (N. Pengaruh Earning Per Share (Ep. Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Be. | Ilahiyah | Proceedings Universitas Pamulang. Retrieved May 30, 2022. From Http://Openjournal. Unpam. Ac. Id/ Index. Php/Proceedings/Article/Vie w/9931 Eugene F. , & Houston. Fundamentals Of Financial Management (Concise E. Cengage Learning. Fitri Dwi Jayanti. Puji Lestari, & Utami. Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 1. , 168Ae175. Https://Doi. Org/10. 36418/SYNTA X-IMPERATIF. V1I3. Hans. , & Dkk. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis SAK (. Salemba Empat. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. PT Raja Grafindo Persada. Kieso. Weygandt. , & Warfield. Intermediate Accounting . th Ed. Willey. Prihadi. Analisis Laporan Keuangan. PT Gramedia. Rachmaniyah, & Fatichatur. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Pt. Semen Indonesia Periode 2012-2017. JMACC : Journal Of Management And Accounting, 1. , 70Ae79. Https://Doi. Org/10. 52166/JMACC. V1I1. Rini. Yuliana &, & Hastuti. Pengaruh Der. Roe. Roa. Npm. Dan Eps Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur. Jurnal Paradigma Akuntansi, 2. , 1568Ae Https://Doi. Org/10. 24912/JPA. V2I Ekono Insentif - 90 Nani Ernawati, dkk Rusdiyanto. Soetedjo. Susetyorini, & Elan. The Effect Of Capital Adequacy Ratio (CAR). Net Profit Margin (NPM). Return On Assets (ROA). Non-Performing Loans (NPL) And Loan To Deposit Ratio (LDR) To Stock Prices In Banking Companies On The Indonesia Stock Exchange. International Journal Of Science And Research, 7. , 1499Ae1510. Https://Doi. Org/10. 21275/ART201 Samsul. Pasar Modal Dan Manajemen Portofolio (Erlangga. (Ed. )). Silaen. Metodologi Penelitian Sosial Untuk Penulisan Skripsi Dan Tesis (I. Media (Ed. Edisi Rev. Sirait. Analisis Laporan Keuangan. Equilibria. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif Dan R&D. Alfabeta. Sujarweni. Analisis Laporan Keuangan : Teori. Aplikasi & Hasil Penelitian. Pustaka Baru