P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 Pelaksanaan KKN Pasca Pandemi di Desa Kebak Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar Abid Nurhuda1. Alfina Nur Azizah2 UIN Raden Mas Said Surakarta Ae abidnurhuda123@gmail. UIN Raden Mas Said Surakarta Ae alfinanurazh@gmail. AbstrakAiKKN merupakan sebuah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana selama 3 tahun terakhir mengalami sedikit perubahan. Saat sebelum pandemi Covid-19 biasanya dilakukan secara tatap muka, tinggal di lapangan, berbaur serta mengabdi kepada masyarakat, namun sejak adanya pandemi KKN-pun dilaksanakan secara daring. Seiring berjalannya waktu, wabah pandemi di Indonesia mulai mereda sehingga pada tahun 2022 ini dimulai pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase adaptasi kebiasaan baru tak terkecuali kegiatan KKN dari UIN Surakarta. Maka tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan terkait Pelaksanaan KKN Pasca Pandemi di Desa Kebak. Kecamatan Kebakkramat. Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan datanya melalu observasi, dokumentasi disertai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan Lalu direduksi datanya, dilanjutkan menganalisisnya dan terakhir menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan KKN Pasca Pandemi di Desa Kebak. Kecamatan Kebakkramat. Kabupaten Karanganyar mencakup pelatihan dan pendampingan melalui kegiatan membuat nugget tempe, menanam cabai. Sunday and Friday clean up, festival anak sholeh dan kajian akbar. Ditambah pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan arisan, posyandu, senam bersama. TPQ, ronda malam serta jimpitan, kultum materi keislaman dan juga perayaan qurban sehingga berdampak dalam meningkatkan ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, politik dan juga agama mereka. Kata Kunci Ai KKN. Pasca Pandemi. Kebakkramat AiAiAiAiAiAiAiAiAiAi o AiAiAiAiAiAiAiAiAiAi PENDAHULUAN Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Mas Said Surakarta tahun 2022 atau yang diberi nama KKN- Trasformatif Kerso Darma (Kerja Sosial Daring Dari Ruma. merupakan program kegiatan untuk mengabdi kepada masyarakat yang bertujuan mengimplementasikan teori-teori serta ilmu-ilmu yang diperoleh selama duduk di bangku kuliah. (Albab Al Umar. Nur Savitri. Pradani. Mutohar, & Khamid, 2. mengatakan jika KKN juga menjadi metode dalam memperkenalkan kepada mahasiswa serta memberikan pengalaman bekerja dan belajar dalam memberdayakan masyarakat yang mana merupakan sebuah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi pada kurikulum intrakulikuler. KKN selama 3 . tahun terakhir ini mengalami sedikit perubahan dimana sebelum masa pandemi Covid-19 biasanya dilakukan secara tatap muka dan tinggal di lapangan namun sejak adanya pandemi. KKN-pun dilaksanakan secara daring dan ditunjukkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Selain itu (Heydemans. Lombogia. Siwu, & Kenang, 2. berpendapat bahwa Transformasi pelaksanaan KKN secara daring di masa pandemi Covid-19 merupakan cara melindungi pelaksana KKN seperti mahasiswa, dosen dan masyarakat di lokasi KKN. Sementara itu (Indira & Mirah Tantri, 2. mengatakan bahwa pandemi merupakan wabah global yang terjadi di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Di tahun 2022 ini wabah pandemi sudah mulai mereda (Wahjono, 2. mengatakan bahwa masyarakat indonesia umum sudah merasakan situasi yang agak lega setelah pemerintah mengumumkan bahwa ancaman pandemic Covid-19 cenderung menurun bahkan sudah berkurang secara signifikan baik dari segi kematian maupun yang tertular. Rumah sakit sudah sangat berkurang pasien covid-19 nya. Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase adaptasi kebiasaan baru masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 harus melalui tahapantahapan yang ketat dan hati-hati. Begitu juga pelaksanaan KKN UIN Surakarta 2022 digelar kembali secara offline dan normal dengan terjun ke lapangan di tengah-tengah masyarakat. KKN ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Juni 2022-30 Juli 2022 dengan tema Penguatan Ketahanan Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis Kearifan Lokal dan Moderasi Beragama serta akan disebar mahasiswanya ke tiga Kabupaten yakni Sukoharjo. Karanganyar, dan Boyolali. Sekitar JPVRA2022 Halaman 37 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 464 Mahasiswa UIN Surakarta terbagi ke dalam 300 kelompok dan dibimbing oleh 1 dosen pembimbing lapangan. Salah satu kelompok KKN dari 300 kelompok tersebut ialah kelompok KKN 263 yang beranggotakan 11 orang mahasiswa serta didampingi langsung oleh Bapak Abraham Zakky Zulhazmi selaku dosen pembimbing lapangan dimana mendapatkan tugas khusus untuk mengabdi, belajar, dan mencari pengalaman kepada masyarakat di Desa Kebak. Kecamatan Kebakkramat. Kabupaten Karanganyar. Mayoritas warga desa tersebut berprofesi sebagai buruh pabrik. PNS, dan petani. Selain itu, di desa ini juga terdapat 3 masjid dan 1 musholla yang memiliki aliran keagamaan yang berbeda-beda (MU. NU. LDII. MTA). Uniknya walaupun memiliki aliran yang berbeda-beda warga di Desa Kebak tetap bisa hidup rukun. Maka tak salah memang jika dusun ini disebut dengan Desa Pancasila yang berarti desa yang memiliki berbagai pemahaman namun tetap memiliki satu tujuan (Observasi, 30 Juni 2. Dari latar belakang diatas, penulis jadi tertarik untuk membahas terkait bagaimana Pelaksanaan KKN pasca pandemi di Desa Kebakramat Kabupaten Karanganyar. METODOLOGI PENELITIAN Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berarti menurut (Sugiyono, 2. merupakan seni untuk memahami sebuah fenomena pada sekelompok manusia dengan cara Data dikumpulkan dengan observasi, dan dokumentasi, lalu pada tahapan pelaksanaan KKN nya ialah dengan persiapan, sosialisasi, pelatihan dan dipraktekkan. Saat data sudah terkumpul baru kemudian direduksi, dianalisis dan disimpulkan secara verifikatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam dengan mengendarai kendaraan sekaligus membawa berbagai, perlengkapan, sampailah kelompok KKN 263 di Desa Kebak. Lalu dilanjutkan dengan melaksanakan beberapa tahapan yakni: Persiapan Pertama, tahap persiapan yaitu ditandai dengan pelepasan mahasiswa bersama dosen pembimbing lapangan pada tanggal 29 Juni 2022 kepada pihak desa di kantor Balai Desa yang diwakili oleh Bapak Drs. Sukardi, selain itu juga ada beberapa perangkat desa lain yang dengan ramah ikut menyambut kelompok KKN 263. Selanjutnya dalam tahap persiapan diajukan pula permohonan izin untuk tinggal di Balai Desa sekaligus menjadikannya sebagai basecamp selama 1 bulan, serta menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada di Balai tersebut untuk KKN. Kantor Balai desa itu pun bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa KKN sebagai kamar, dimana yang laki-laki tidur di ruang SIBAT sedangkan yang perempuan di samping gedung serbaguna. Lalu pada malam hari, para anggota kelompok KKN 263 beserta ketuanya menyusun program kerja dengan cara berdiskusi terkait hal-hal apa saja yang akan dilaksanakan selama KKN pasca pandemi ini. Sosialisasi Kedua, pada tahap ini ialah dengan melakukan sosialisasi program kerja dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab kepada masyarakat disertai sowan ke rumah- rumah RT, takmir masjid desa. PMI dan karang taruna tentang 5 proker utama yang telah dibuat, antara lain pembuatan nugget tempe, penanaman cabai. Friday dan Sunday clean up. Fe stival Anak Sholeh serta pengadaan kajian akbar. (Ardiputra, et al. , 2. mengatakan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan alasan esensial dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat. Pelatihan Ketiga, pada tahap ini adalah pelatihan dalam pembuatan nugget tempe bersama ibu-ibu PKK Desa Kebak. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Juli 2022 jam 20. 00 WIB malam di rumah Bu Bayan. (Setiawan. Yuvendius, & Zondra, 2. mengatakan bahwa biasanya nugget terbuat dari daging, namun karena mahalnya harga daging apalagi pasca pandemi dibutuhkanlah solusi yakni dengan berbahan baku tempe yang mana harganya murah namun memiliki gizi yang tingi dan kaya akan protein. Hal ini juga bisa menjadi tambahan usaha bagi Ibu-Ibu PKK untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi. JPVRA2022 Halaman 38 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 Pagi-pagi sekali para anggota kelompok KKN 263 pergi ke pasar membeli kebutuhankebutuhan serta perlengkapan untuk membuat nugget. Setelah itu, barulah ada pembagian tugas, dimana ada yang memasak nugget, ada yang membuat PPT (Power Poin. untuk presentasi, dan ada yang membuat video tutorial pembuatan nugget. BaAoda isya, acara pun dimulai dengan seksama yakni berkumpul bersama ibu-ibu PKK untuk melakukan presentasi dilanjutkan dengan pelatihan dalam pembuatan nugget. Selesai membuat, para ibu-ibu PKK mencicipinya serta memberikan nilai dengan respon yang positif. Gambar 1 - Pembuatan Nugget Program kerja selanjutnya mulai dilaksanakan pada hari Senin, 18 Juli 2022 yaitu pelatihan dalam penanaman bibit cabai. (Winokan, et al. , 2. berpendapat bahwa cabai merupakan tanaman yang penting untuk dibudidayakan apalagi dinegara-negara tropis seperti Indonesia agar cukup untuk menutupi keperluan masyarakat yang gemar memakan makanan pedas. Tingkat kegemaran masyarakat Indonesia dalam memakan makanan pedas bisa dikatakan tinggi karena makan gorengan saja harus ditemani cabai. Sementara itu alasan dipilihnya cabai juga karena saat itu harga cabai sedang melambung tinggi, selain itu mayoritas dari warga Kebak juga berprofesi sebagai petani. Maka para mahasiswpun membeli bibit cabai dari Tawangmangu dengan harga 10. 000 dan mendapatkan 50 biji bibit cabai. Sekitar jam 09. 00 WIB, bibit cabai tersebut siap ditanam bersama masyarakat di pekarangan rumah Pak Bayan. Sementara sisanya, ditanam pada wadah dan diletakkan di depan rumah-rumah warga sebagai kenang-kenangan serta dibebaskan untuk memetik bagi siapapun yang menginginkannya. Gambar 2 - Penanaman Cabai Program kerja lanjutan yakni Friday and Sunday Clean up yang berarti kegiatan membersihkan masjid seminggu sekali setiap hari jumAoat dan ahad. Hari jumAoat yang dibersihkan adalah Masjid Rohmah, sementara hari Ahad yang dibersihkan adalah Masjid Al- Moesoffa. Kegiatan kebersihan masjid ini bertujuan untuk menjaga kesucian tempat ibadah selain itu dapat mempererat kerjasama antar anggota KKN serta sebagai bentuk kehati-hatian dalam adaptasi baru yang berguna untuk menekan angka penularan Covid-19. Dilanjutkan dengan kegiatan posyandu dan kegiatan senam yang diadakan oleh puskesmas. Senam ini dimulai pukul 07. 00 WIB pagi yang bertempat di halaman Balai Desa. (Rifki. Rahmadina. Amalia. Cibro, & Wahyuni, 2. mengatakan bahwa gerakan senam yang dipake untuk menyegarkan tubuh serta menanggulangi covid-19 biasanya sudah dipelajari oleh tim KKN sambil melihat youtu bebersama agar memperoleh gerakan-gerakan yang sesuai dengan harapan. Para ibu pun sangat ramai yang memgikuti kegiatan in Warga Desa Kebak sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut. JPVRA2022 Halaman 39 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 Gambar 3 - Kegiiatan Friday and Sunday Clean Up Lalu program kerja selanjutnya yaitu Festival Anak Sholeh yang dilaksanakan pada hari Selasa 19 Juli 2022 dengan mengadakan sebuah perlombaan yang diikuti oleh 3 TPQ dari Masjid Rohmah. Masjid Al- Moesoffa, dan Musholla Al-Hidayah. Kegiatan lomba mulai dilaksanakan pukul 00 WIB di Balai Desa. Beberapa kegiatan lomba diantaranya, lomba estafet sarung, lomba estafet karet, lomba Adzan, hafalan surah pendek dan doAoa, dan yang terakhir lomba cerdas cermat islam. Perlombaan selesai pukul 16. 00 WIB dan ditutup dengan pembagian hadiah lalu foto Selain itu ada juga kegiatan mengajar TPQ didua masjid (Masjid Al- Moesoffa, dan Masjid Rohma. dan satu musholla (Musholla Al- Hidaya. Jadwalpun dibuat dengan membagi anggota mahasiswa KKN menjadi tiga kelompok. Empat orang di Masjid Rohmah, tiga orang di Masjid Al- Moesoffa, dan empat orang di Musholla Al- Hidayah. Sedangkan waktunya adalah tiga kali dalam seminggu yakni setiap hari senin, rabu, dan jumAoat TPQ di Masjid Al- Moesoffa dan Musholla Al- Hidayah. Dan setiap hari selasa. Kamis dan sabtu di Masjid Rohmah. Selain menyimak adik-adik dalam membaca iqroAo dan Al- QurAoan, para mahasiswa KKN juga mengisinya dengan materi-materi keislaman dan permainan yang menyenangkan. Harapannya dengan adanya kegiatan TPQ di masjid-masjid ini dapat menumbuhkan rasa semangat yang tinggi dalam mempelajari Al-QurAoan sejak dini. Gambar 4 - Festival Anak Sholeh Selain hal diatas, para mahasiswa KKN juga ikut serta dalam memakmurkan masjid, dengan mengikuti jamaAoah, melakukan tadarus bersama setiap baAoda subuh dan magrib, menjadi imam sholat, adzan, dan mengikuti rutinan kajian di masjid tersebut. (Nuraisyah. Handiyono. Rosidah. Permana, & Mulyawan, 2. mengatakan bahwa masjid merupakan sentra kehidupan umat muslim serta menjadi tiang dakwah. Setiap malam rabu ada rutinan mujahadah Rotib Al- Haddad yang biasanya dilaksanakan secara bergiliran di Masjid- masjid yang ada di Desa Kebak dan terkadang juga diadakan di rumah warga. Lalu ada juga rutinan malam jumAoat yang dilaksanakan secara bergiliran dan bertujuan untuk mempererat ikatan ukhuwah islamiyah setiap warganya. Ikatan tersebut juga bisa terbentuk dari kegiatan arisan di setiap RT mulai dari bapak-bapak, ibuibu, hingga arisan karang taruna. Arisan bapak-bapak dan karang taruna dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Sedangkan arisan ibu-ibu dilaksanakan setiap seminggu sekali. Lalu kegiatan mengambil jimpitan saat ronda ke rumah-rumah warga yang mulai dilakukan setelah isyaAo. Jimpitan ini biasanya diletakkan pada wadah kecil di depan rumah. Bentuknya bisa berupa uang receh lima ratusan maupun beras yang ukurannya hanya sejumput saja. Kegiatan jimpitan ini bertujuan untuk memupuk kembali rasa kepedulian bagi sesama warga yang bertugas ronda malam serta sebagai bentuk kerja bakti dalam menikmati keindahan desa Kebak di malam Bentuk kerja sama juga terlihat saat pelaksanaan hari raya Idul Adha, dimana para warga saling membantu dalam menyiapkan tikar, sound system, kotak infaq dan selainnya untuk salat Idul Adha di hari Ahad, 9 Juli 2022 bertempat di halaman Balai Desa Kebak. Sesaat, sebelum sholat Ied, diadakan takbiran bersama jamaAoah Masjid Al- Moesoffa mulai baAoda isya hingga menjelang pagi di halaman Balai Desa. Setelah sholat Idul Adha, diadakanlah penyembelihan JPVRA2022 Halaman 40 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 hewan kurban yang berjumlah 7 ekor sapi dan 40 ekor kambing. Para mahasiswa KKN juga tak mau kalah untuk berkontribusi dalam memotong- motong daging, mempersiapkan makanan, maupun membantu membagikan serta menyalurkan daging hewan qurban masyarakat sekitar. Terakhir puncak dari program kerja yakni pengajian akbar sekaligus acara perpisahan yang mana dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Juli 2022 di Gedung Serba Guna Desa Kebak. Kajian Akbar ini menurut (Destriana. Addauliyah, & Aziz, 2. berfungsi untuk mengecas iman para pemuda dan masyarakat desa kebak pada umumnya. Sejak jauh-jauh hari, para mahasiswa KKN telah menyiapkan berbagai keperluan dan perlengkapan untuk acara tersebut. Mulai dari tikar, satir . embatas kai. , bunga hiasan, gedung, sound system, snack dan kipas. Selain itu, juga disebarkan surat undangan kepada para perangkat desa, jamaAoah masjid, dan seluruh warga Desa Kebak. Setelah, bahan-bahannya siap maka sebagian mahasiswa KKN ada yang mendekorasi panggung, mengambil keperluan acara, membungkus snack, membersihkan gedung dan mengatur tata letak. Pengajian tersebut dimulai pada jam 20. 00 WIB-22. 00 WIB yang membawakan tentang Mauidhoh hasanah dan disampaikan secara langsung oleh Bapak Ahmad Saifuddin. Pd. Pd. Sebelum acara dimulai ada penampilan tari dari adek-adek TPQ Masjid Rohmah. Gambar 5 - Pengajian Akbar Satu hari sebelum perpulangan tepatnya pada tanggal 23 Juli 2022 para mahasiswa KKN berkunjung ke rumah-rumah Perangkat desa dan tokoh agama untuk berpamitan sekaligus memohon doa restu agar pada langkah-langkah selanjutnya selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Dan tepat pada hari Ahad 24 Juli 2022 setelah membereskan barang dan membersihkan kamar sekaligus basecamp balai desa barulah para mahasiswa KKN pergi meninggalkan lokasi dan kembali ke kampus UIN Raden Mas Said Surakarta tercinta. Praktek dan Dampak bagi Masyarakat Keempat, pada tahap ini adalah praktek yakni masyarakat mempraktekkan berbagai pelatihan dan pendampingan aktivitas saat KKN seperti pembuatan nugget tempe, penanaman cabai hingga diadakannya kajian akbar di balai desa. Semua hal tadi menurut (Putri Wulandari. Sugiatno, & Siswanto, 2. memberikan dampak positif, respon yang baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu pemerintah dalam melancarkan berbagai kegiatan yang sifatnya Hal tersebut bisa digambarkan dengan sebuah peningkatan bagi masyarakat Desa Kebak baik dalam hal ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, politik dan juga agama. Pada bidang ekonomi, masyarakat jadi memahami dan mengerti akan pentingnya mencari peluang usaha dimasa pasca pandemi seperti membuat nugget tempe dan menanam cabai. Lalu pada bidang kesehatan, masyarakat jadi lebih arti pentingnya menjaga dan berhati-hati akan hidup sehat di masa pasca pandemi seperti dengan mengadakan program posyandu, senam dan membersihkan lingkungan. Sementara itu pada bidang pendidikan, anak-anak masyarakat sekitar jadi lebih tau akan pentingnya masjid di dalam kehidupan muslim seperti mengadakan program TPQ, solat berjamaAoah, solawatan dan lomba festival anak sholeh. Selain itu pada bidang sosial, masyarakat jadi lebih peduli kepada warga lain dengan mengadakan program arisan, jimpitan saat ronda, dan pembagian daging hewan Qurban. Dilanjutkan pada bidang politik, masyarakat jadi lebih moderat dalam menghadapi berbagai perbedaan sehingga tidak mudah menyalahkan. Hal itu dibuktikan dengan adanya pengajian akbar di balai desa yang dihadiri dari berbagai macam aliran. Dan terakhir pada bidang agama, masyarakat jadi lebih terbuka wawasan keislamannya yakni dengan adanya kultum memberikan materi keislaman di masjid. JPVRA2022 Halaman 41 JURNAL PENDIDIKAN VOKASI RAFLESIA. VOLUME 2. NOMOR 2. TAHUN 2022 P-ISSN 2776-3897 E-ISSN 2776-3978 KESIMPULAN Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan KKN Pasca Pandemi di Desa Kebakramat Kabupaten Karanganyar mencakup persiapan, sosialisasi 5 program kerja yakni (Pembuatan nugget tempe, penanaman cabai. Sunday and Friday clean up, festival anak sholeh dan kajian akba. , pelatihan yakni . endampingan kepada masyarakat akan 5 program kerja tadi sekaligus berpartisipasti juga dalam kegiatan lain seperti arisan, posyandu, senam bersama. TPQ, ronda malam, kultum materi keislaman dan juga perayaan qurba. , lalu terakhir adalah praktek yakni warga mempraktekan berbagai pelatihan dan pendampingan yang ada sehingga berdampak dalam meningkatkan ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, politik dan juga agama mereka. Beribu terima kasih, penulis haturkan kepada kepala desa beserta perangkatnya, masyarakat desa kebak, dosen pembimbing lapangan dan para mahasiswa KKN kelompok 263 baik secara langsung maupun tidak langsung telah membantu dalam tersusunnya artikel ini. Semoga apa yang telah dilakukan para mahasiswa UIN Surakarta selama mengabdi di Desa Kebak dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan menjadikan Desa Kebak lebih gemilang tidak hanya kemarin, namun juga hari ini, besok dan juga nanti. DAFTAR PUSTAKA