ISSN 2620-9985 (Printe. , 2656-5595 (Onlin. Link https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Darajat Diterima : 2 Maret 2025 Direvisi : 17 Juni 2025 DOI : https://doi. org/10. 58518/darajat. Dipublikasi : 21 Juni 2025 TEMBANG SUNAN BONANG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Khusni Mubarok Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Indonesia 24862081544@iai-tabah. M Taufiqurrohman Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Indonesia rohmantaufiq409@gmail. Moh. Kusno Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Indonesia kusno@iai-tabah. Moh Nashrul Amin Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Indonesia narulamin07@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tembang yang dikaitkan dengan Sunan Bonang, menganalisis makna serta nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, mengeksplorasi pesan moral dan spiritual yang disampaikan, serta mengkaji metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, manuskrip kuno, serta kajian terdahulu mengenai tembang Sunan Bonang. Teknik analisis data melibatkan interpretasi lirik tembang, pemetaan nilai-nilai Islam yang terkandung, serta evaluasi efektivitasnya dalam konteks pembelajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang Sunan Bonang mengandung ajaran tauhid, akhlak mulia, serta nilai-nilai spiritual yang mendalam. Pesan moral dalam tembang ini meliputi ajakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, hidup dengan kesederhanaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kejujuran. Metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang dilakukan dengan pendekatan yang lembut dan estetis, sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat pada masanya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tembang Sunan Bonang memiliki nilai edukatif yang tinggi dan dapat menjadi media pembelajaran yang relevan dalam pendidikan Islam modern. Integrasi nilai budaya dan seni dalam metode dakwah Islam terbukti. Kata kunci: Pendidikan Islam. Sunan Bonang. Tembang Abstract This study aims to identify the types of tembang associated with Sunan Bonang, analyze their meanings and the Islamic values contained within, explore the moral and spiritual messages they convey, and examine the methods of delivering Islamic teachings through these songs. This research employs a qualitative method with a literature study approach and textual Data is obtained from various literary sources, ancient manuscripts, and previous studies on Sunan Bonang's tembang. The data analysis technique involves interpreting the 11 Tembang Sunan Bonang Sebagai Media. | Khusni Mubarok et al Darajat. Volume 8. Nomor 1. Juni 2025 ISSN 2620-9985 (Printe. , 2656-5595 (Onlin. Link https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Darajat lyrics of the songs, mapping the Islamic values contained within, and evaluating their effectiveness in the context of Islamic education. The results of the study show that Sunan BonangAos tembang contain teachings on monotheism . , noble character . , and deep spiritual values. The moral messages in these songs include an invitation to always draw closer to Allah, live a life of simplicity, and uphold the values of brotherhood and honesty. The method of delivering Islamic teachings through tembang is carried out with a gentle and aesthetic approach, making it easier for the people of that era to accept. The conclusion of this study emphasizes that Sunan Bonang's tembang possess high educational value and can serve as a relevant learning medium in modern Islamic education. The integration of cultural and artistic values into Islamic da'wah methods has proven to be effective in attracting attention and facilitating the understanding of Islamic teachings for various groups, especially the younger generation Keywords: Pendidikan Islam. Sunan Bonang. Tembang PENDAHULUAN Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi Muslim. Dalam perjalanannya. Islam tidak hanya disebarkan melalui metode ceramah dan pengajaran formal, tetapi juga melalui pendekatan budaya dan seni. Salah satu media yang digunakan oleh para ulama terdahulu dalam dakwah Islam adalah tembang, yaitu bentuk syair atau lagu tradisional yang mengandung ajaran moral dan Salah satu tokoh yang dikenal memanfaatkan tembang sebagai sarana dakwah adalah Sunan Bonang, seorang wali yang merupakan bagian dari Wali Songo Sunan Bonang dikenal sebagai seorang ulama yang memiliki pendekatan dakwah yang inovatif. Beliau menggunakan tembang sebagai salah satu metode penyebaran Islam di tanah Jawa. Tembang-tembang yang diciptakannya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai keislaman yang dalam, seperti tauhid, akhlak, dan tasawuf. Melalui syair-syairnya. Sunan Bonang berusaha menyampaikan ajaran Islam secara halus dan mudah dipahami oleh masyarakat Jawa yang saat itu masih kental dengan tradisi Hindu-Buddha. Dengan demikian, tembang tidak hanya menjadi media dakwah, tetapi juga sarana pembelajaran dalam pendidikan Islam. Dalam konteks pendidikan Islam, penggunaan tembang sebagai media pembelajaran memiliki relevansi yang tinggi. Metode ini tidak hanya menarik bagi peserta didik, tetapi juga memudahkan mereka dalam memahami nilai-nilai Islam secara lebih mendalam. Oleh karena itu, kajian terhadap tembang Sunan Bonang sebagai media pembelajaran dalam pendidikan Islam menjadi sangat penting untuk dilakukan guna menggali nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan bagaimana metode ini dapat diimplementasikan dalam sistem pendidikan Islam modern. METODE Metode yang penulis gunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (Library Reaseacr. yang bersifat deskriptif analisis, yaitu berusaha untuk mengumpulkan dan menyusun data, kemudian diusahakan adanya analisis dan interpretasi ataupun penambahan perspektif dari peneliti terhadap celah-celah data tersebut. Pembahasan ini merupakan pembahasan naskah, dimana datanya diperoleh melalui sumber literatur, yaitu melalui riset kepustakaan Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah historis faktual, yaitu dengan memaparkan fakta-fakta kesejarahan . alam hal ini Tembang Sunan Bonan. Kemudian, setelah data-data yang terkait dengan penelitian ini terkumpul, langkah yang ditempuh selanjutnya adalah melakukan analisis data secara kualitatif dengan menggunakan instrument analisis deduktif dan interpretatif. 12 Tembang Sunan Bonang Sebagai Media. | Khusni Mubarok et al Darajat. Volume 8. Nomor 1. Juni 2025 ISSN 2620-9985 (Printe. , 2656-5595 (Onlin. Link https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Darajat Deduktif merupakan langkah analisis dari hal-hal yang bersifat umum ke hal-hal yang Sedangkan interpretatif adalah menafsirkan, membuat tafsiran tetapi yang tidak bersifat subyektif . enurut selera orang yang menafsirka. melainkan bertumpu pada evidensi obyektif demi mencapai kebenaran yang obyektif. PEMBAHASAN Jenis-jenis tembang Sunan Bonang Sunan Bonang, salah satu anggota Wali Songo, dikenal sebagai ulama yang memanfaatkan seni, khususnya tembang, sebagai media dakwah Islam di Jawa. Beliau menciptakan berbagai tembang yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan ajaran Islam. Berikut adalah beberapa jenis tembang yang dihasilkan oleh Sunan Bonang:1 Suluk Suluk adalah salah satu bentuk karya sastra dalam tradisi Islam Jawa yang berbentuk tembang atau syair berisi ajaran spiritual, tasawuf, dan moralitas Islam. Kata suluk berasal dari bahasa Arab "salaka" (AEaEA a a. yang berarti menempuh jalan, mengacu pada perjalanan spiritual seseorang dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dalam konteks budaya Islam di Nusantara, terutama di Jawa, suluk berkembang sebagai salah satu bentuk ekspresi ajaran tasawuf yang disampaikan dalam bentuk tembang atau syair. Suluk sering digunakan oleh para wali dan ulama untuk mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat dengan cara yang lebih mudah dipahami dan diterima. Konsep suluk dalam Islam memiliki akar yang kuat dalam ajaran tasawuf . Dalam kitab-kitab tasawuf klasik, suluk merujuk pada perjalanan spiritual seorang murid menuju Allah SWT di bawah bimbingan seorang guru . Para sufi seperti Al-Ghazali dan Ibn Arabi banyak menulis tentang tahapan suluk dalam mendekatkan diri kepada Allah Ketika Islam masuk ke Nusantara, khususnya di Jawa, konsep suluk diadaptasi ke dalam bentuk syair atau tembang yang mengandung ajaran Islam. Para Wali Songo, termasuk Sunan Bonang. Sunan Kalijaga, dan Sunan Giri, menggunakan suluk sebagai alat dakwah. Mereka menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dengan ajaran Islam agar lebih mudah diterima oleh masyarakat yang masih dipengaruhi tradisi Hindu-Buddha. Berikutlah suluk karya sunan bonang. Tabel 1. Suluk Sunan Bonang 5 No Nama Isi dan Tujuan Makna Filosofis Ciri Khas Suluk Suluk Berisi ajaran tasawuf Mengajarkan konsep Menggunakan dalam bentuk dialog maqamat . ahapan simbolisme dan Wujil antara Sunan Bonang dan dalam tasawu. bahasa metaforis muridnya. Wujil, seorang seperti taubat, zuhud, dalam penyampaian nilaiabdi Majapahit. dan makrifat. nilai Islam. 1 Laily Khumaidiyah. AoPemikiran Pendidikan Islam Sunan Giri Dan Sunan Bonang. Analisis Deskriptif Dan Teks WacanaAo. An-Nafah Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 1. , pp. 62Ae69 . 15 Teguh Fajar Budiman. AoKonsep Ajaran Sunan Kalijaga (Raden Syahi. Walisanga Dalam Menyebarkan Agama Islam Melalui KesenianAo. Tsaqofah Dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan Dan Sejarah Islam, 5. , p. doi:10. 29300/ttjksi. 18 Tembang Sunan Bonang Sebagai Media. | Khusni Mubarok et al Darajat. Volume 8. Nomor 1. Juni 2025 ISSN 2620-9985 (Printe. , 2656-5595 (Onlin. Link https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Darajat bahasa Jawa dan simbolisme yang akrab bagi masyarakat setempat, sehingga pesanpesan Islam dapat disampaikan dengan lebih efektif dan mudah dipahami. Pendidikan Melalui Seni Musik Sunan Bonang juga mengajarkan masyarakat untuk memainkan alat musik bonang dan gamelan lainnya, dengan syarat mereka terlebih dahulu mengucapkan dua kalimat syahadat. Melalui pendidikan seni ini. Sunan Bonang berhasil mengajak banyak orang untuk memeluk Islam, karena dengan menyesuaikan adat lokal sehingga Tembang-tembang ciptaan Sunan Bonang sering dinyanyikan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan ritual, sehingga pesan-pesan Islami yang terkandung di dalamnya dapat tersebar luas di kalangan masyarakat. Kolaborasi dengan Seni Pertunjukan Lainnya Selain musik dan tembang. Sunan Bonang juga berkolaborasi dengan seni pertunjukan lain seperti wayang, di mana cerita-cerita pewayangan dimodifikasi untuk menyampaikan ajaran Islam, menjadikannya lebih relevan dan mudah diterima oleh masyarakat. Melalui metode-metode tersebut. Sunan Bonang berhasil menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang harmonis dan sesuai dengan budaya lokal, sehingga masyarakat Jawa dapat menerima dan mengamalkan ajaran Islam dengan lebih mudah dan dapat di terima oleh masyarakat luas. KESIMPULAN Simpulan merupakan penegasan penulis mengenai hasil penelitian dan Saran hendaknya didasari oleh hasil temuan penelitian, berimplikasi praktis, dan tidak bertentangan dengan abstrak yang ada, tambahkan juga deskrpisi kekurangan penelitian yang dijelaskan dalam tulisan hasil penelitian dan apa future plan-nya. - Penulis dapat menuliskan ucapan terima kasih kepada individu, lembaga pemberi dana penelitian, dsb. Ucapan terima kasih ditulis sebelum Daftar Pustaka terintegrasi dalam akhir simpulan Tembang Sunan Bonang memiliki nilai edukatif, dakwah, dan spiritual yang sangat Sebagai media pembelajaran Islam, tembang ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan ajaran tauhid, akhlak, tasawuf, serta pesan moral yang tetap relevan hingga saat ini. Integrasi nilai seni dan budaya dalam metode dakwah Islam terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dan mempermudah pemahaman ajaran Islam. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam pendidikan Islam modernperlu terus dilakukan agar generasi mendatang tetap dapat mengambil manfaat dari ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya, karena tergerusnya budaya pelestari tembang di jawa kami agak kesulitan dalam pengumpulan tembang-tembang yang reeal di tembangkan/di nyanyikan 16 Agung Teguh Prianto. AoDakwah Melalui SyiAoir: Alternatif Metode Dakwah Pada Masyarakat UrbanAo. INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah, 5. , pp. 399Ae418, doi:10. 55372/inteleksiajpid. 17 Febriyanti and Ayundasari. AoStrategi Sunan Bonang Melalui Media Seni Dalam Penyebaran Dakwah IslamAo. 18 Marsaid. AoIslam Dan Kebudayaan: Wayang Sebagai Media Pendidikan Islam Di NusantaraAo. Kontemplasi, 4. , pp. 101Ae30 . 19 Tembang Sunan Bonang Sebagai Media. | Khusni Mubarok et al Darajat. Volume 8. Nomor 1. Juni 2025 ISSN 2620-9985 (Printe. , 2656-5595 (Onlin. Link https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Darajat DAFTAR PUSTAKA