Progress in Social Development Volume 4 No 2 July 2023 EISSN 2722-2861 FARMERS' SOCIO-ECONOMIC DEVELOPMENT AS AN INDICATOR OF COMMUNITY DEVELOPMENT SUCCESS PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI PETANI SEBAGAI INDIKATOR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT Anugrah Fitri Jalil1. Reiki Nauli Harahap2. Annisya Cantika Shelomitha3 . Farah Zhafira4. Rista Amanda5 1,2,3,4,5 Universitas Tanjungpura. Indonesia Email Correspondence: e1022211039@student. ABSTRACT: Community develoment is a planned and directed from of social change aimed at transforming the function of individualsAo private land. For instance in the village of Durian. Sungai Ambawang District. Kubu Raya Regency. West Kalimantan, farmers initially relied on rubber cultivativation as their livelihood, but due to continuously declining rubber prices, they have transitioned to fruit and vegetable farming. According to Rostow, economic growth can be achieved when accompained by other changes within society. Rostow argues that progress in the agricultural sector plays a crucial role during the transitional phase towards takeoff. This research employs a qualitative descriptive method to elucidate relevant research data based on literature and acquired information, thus obtaining a clear and accurate depiction of the research The study is conducted in the village of Durian. Sungai Ambawang District. Kubu Raya Regency. Agriculture play a vital role in the rural communityAos economy, as eyidenced by the significant number of individuals engaged in agricultural Likewise, in the village of Durian. Sungai Ambawang Distric, agriculture is one of the primary sector pursued by the community, with a majority of them working as rubber farmers or construction workers. Keywords: Agriculture. Social. Economy. Society ABSTRAK: Pembangunan masyarakat adalah suatu bentuk perubahan sosial yang direncanakan dan di arahkan sedemikian rupa sehingga masyarakat mengubah fungsi lahan pribadi mereka. Seperti para petani di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Kalimantan Barat, pada awalnya para petani di Desa Durian ini bermata pencaharian sebagai petani karet, dan sekarang berubah menjadi petani buah-buahan dan sayuran, karena harga karet yang terusmenerus menurun. Bagi Rostow, pertumbuhan ekonomi akan tercapai jika didampingi dengan perubahan-perubahan lain dalam masyarakat. Rostow berpendapat bahwa kemajuan pada sektor pertanian memiliki peranan yang penting dalam masa peralihan saat akan mencapai tahapan tinggal landas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menjelaskan data penelitian secara relevan berdasarkan literatur dan informasi yang diperoleh, sehingga diperoleh gambaran objek penelitian yang jelas dan akurat. Penelitian memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat desa. Dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang bermata pencaharian di sektor pertanian. Begitu pun di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang, pertanian menjadi salah satu sektor perekonomian yang banyak di tekuni oleh Sebagian besar masyarakat Desa Durian bermata pencaharian sebagai petani karet, dan buruh bangunan. Kata Kunci: Pertanian. Sosial. Ekonomi. Masyarakat Article Info Received Accepted Published DOI Copyright and License Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. Journal homepage: psd. fisip-unmul. id/index. php/psd PENDAHULUAN Pembangunan sering disebut sebagai cara untuk memecahkan masalah yang ada di masyarakat, terutama pada negara-negara berkembang. Pembangunan adalah suatu proses yang untuk maju harus dengan kekuatan sendiri bergantung pada orang dan struktur sosialnya, jadi bukan hanya apa yang dikonseptualisasikan sebagai upaya pemerintah semata. Pembangunan bidal sosial ekonomi masyarakat harus dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang di dukung oleh organisasi kemasyarakatan dan partisipasi yang mampu, kemana pun dan kinerja pertumbuhan dan pembangunan yang berkesinambungan di masyarakat Pembangunan masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dimana kebutuhan dan masalah dapat diidentifikasi secara bersama-sama. Pembangunan manusia menjadi penting karena jika suatu daerah tidak memiliki potensi Sumber Daya Alam, maka dapat menggunakan Sumber Daya Manusia untuk mengembangkan dan memajukan daerah tersebut. Menurut uraian tersebut, pembangunan masyarakat adalah suatu bentuk perubahan sosial yang direncanakan dan diarahkan sedemikian rupa sehingga masyarakat mengubah fungsi lahan pribadi mereka. Seperti para petani di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Kalimantan Barat, pada awalnya para petani di Desa Durian ini bermata pencaharian sebagai petani karet, dan sekarang berubah menjadi petani buah-buahan dan sayuran, karena harga karet yang terus-menerus menurun. Pembangunan merupakan suatu proses yang sangat penting bagi kemajuan suatu negara atau masyarakat. Pembangunan tidak hanya mengandalkan upaya pemerintah semata, namun juga bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang ada di sekitarnya. Pembangunan manusia menjadi faktor penting dalam pembangunan masyarakat, karena apabila suatu daerah tidak memiliki potensi Sumber Daya Alam yang cukup, maka Sumber Daya Manusia dapat di gunakan untuk mengembangkan dan memajukan suatu daerah. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2021 sektor pertanian tumbuh 1,87% dari tahun ke tahun, dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 13,28%. Kemudian pada kuartal kedua, 1 April- 30 Juni 2022, sektor pertanian menunjukkan konsistensi dengan pertumbuhan positif 1,37% dari tahun sebelumnya dan berkontribusi 12,98% terhadap perekonomian nasional. Hal ini menjaga kesejahteraan petani dengan capaian Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi pada Maret 2022 yakni sebesar 109,29 sedangkan NTP pada Juli 2022 tercatat sebesar 104,25. Dan untuk di provinsi Kalimantan Barat sendiri sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi sektor yang memberikan rata-rata kontribusi terbesar dalam perekonomian di Kalimantan Barat, dengan nilai 23,15%. Dan pada tahun 2020, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang sebesar 32,34 triliun rupiah atau 24,00% dari total PDRB Kalimantan Barat (Jaberta Tefilah Modes,2. Sedangkan untuk tingkat kabupaten, sektor pertanian menyumbang sebesar 17,18% terhadap PDRB Kabupaten Kubu Raya. Tingginya peranan ini di topang oleh sub sektor tanaman pangan, yaitu sebesar 6,97%. Untuk jumlah penduduk yang bekerja menurut lapangan usaha pendapatan utama pada tahun 2013, banyak pekerja menekuni pada sektor pertanian, yaitu sebesar 120,647 jiwa atau 54,25%. (Sandi Nurdin,2. Salah satu contoh pembangunan masyarakat yang berhasil dilakukan adalah di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Kalimantan Barat. Para petani di desa tersebut mengalami perubahan dalam mata pencahariannya dari petani karet menjadi petani buah-buahan dan sayuran, karena harga karet yang terus menurun. Perubahan ini dilakukan melalui suatu bentuk perubahan sosial yang direncanakan dan diarahkan secara bersama-sama oleh masyarakat setempat. Dalam artikel ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai pentingnya pembangunan masyarakat dan bagaimana partisipasi aktif masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan yang Selain itu, juga akan di bahas beberapa contoh pembangunan masyarakat yang berhasil dilakukan di Indonesia dan bagaimana keberhasilan tersebut dapat diaplikasikan di daerah-daerah lain. METODE Bagian Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan data penelitian secara relevan berdasarkan literatur dan informasi yang diperoleh, sehingga diperoleh gambaran objek penelitian yang jelas dan akurat. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan data penelitian secara relevan berdasarkan literatur dan informasi yang diperoleh, sehingga diperoleh gambaran objek penelitian yang jelas dan akurat. Metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang benar. Deskripsi juga menggunakan ide dari berbagai penulis berdasarkan penelitian literatur dan metode berpikir ilmiah. Penelitian ini dilakukan di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Provinsi Kalimantan Barat pada bulan April 2023. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja . dengan pertimbangan, bahwa sebagian masyarakat di desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang menjadikan pertanian dan perkebunan sebagai sektor perekonomian masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian Metode deskriptif memfokuskan pada observasi dan suasana alamiah . atural settin. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui metode wawancara terstruktur menggunakan . sedangkan untuk data sekunder diperoleh dengan menelaah dokumen, dan jurnal terkait. Untuk pengumpulan sampel, penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling, yaitu teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian sampel ini memilih teman-temannya untuk dijadikan sampel, begitu seterusnya, sehingga jumlah sampel tersebut menjadi banyak, hal ini dikarenakan sumber data yang lebih sedikit tersebut belum mampu memberikan data yang memuaskan, maka mencari informan lain yang digunakan sebagai sumber data. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan observasi, yaitu pengamatan dan pencatatan dengan sistematik atas fenomena-fenomena yang telah di selidiki. Observasi yang dilakukan untuk mendapatkan data dan gambaran lebih mendalam tentang aspek yang diteliti. Teknik observasi digunakan untuk menggali data dari sumber data yang berupa peristiwa, tempat atau lokasi, dan benda serta rekaman gambar. Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit. Percakapan wawancara dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara yang mengajukan pertanyaan dan responden yang menjawab pertanyaan tersebut atau memberi informasi yang dibutuhkan peneliti. Adapun data yang diperoleh dari hasil wawancara antara lain tentang perkembangan keadaan sosial ekonomi masyarakat desa, dan perkembangan pada sektor pertanian di Desa Durian. Dan peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi untuk menambah informasi dan pengetahuan yang di sampaikan oleh narasumber atau informan. TINJAUAN PUSTAKA Pada penelitian ini, tinjauan pustaka yang digunakan ialah teori Rostow, selaiin itu kajian pustaka juga menggunakan jurnal-jurnal penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan penelitian. Dalam buku bukunya yang berjudul Stages of Economic Growth . Rostow berpendapat bahwa pembangunan ekonomi atau proses transformasi suatu masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern adalah proses yang Walt Whitman Rostow . Oktober 1916 Ae 13 Februari 2. adalah seorang ekonom Amerika Serikat yang menjadi Bapak Teori Pembangunan dan Pertumbuhan. Rostow memiliki pandangan bahwa proses pembangunan ekonomi di kategorikan kedalam lima tahap. Semua tahap tersebut merupakan karakteristik perubahan keadaan ekonomi, sosial dan politik yang terjadi. Pembangunan ekonomi bukan hanya tentang perubahan struktur ekonomi suatu Negara, namun juga ditunjukkan juga pada sektor pertanian dan sektor industri. Menurut Rostow, pembangunan ekonomi dapat dibedakan kedalam 5 tahap (Rostow,1. Masyarakat Tradisional (Traditional Societ. Pertanian merupakan sistem ekonomi yang mendominasi masyarakat tradisional, dengan caracara bertani yang tradisional. Tingkat kinerja manusia lebih rendah jika dibandingkan dengan tahapan pertumbuhan berikutnya. Umumnya, masyarakat tradisional belum begitu menguasai ilmu pengetahuan dikarenakan masyarakat pada saat itu masih mempercayai kepercayaankepercayaan tentang suatu hal gaib. Hal ini cenderung bersifat statis . emajuan berjalan sangat lamba. , produksi masih dipakai untuk konsumsi pribadi. Prasyarat Lepas Landas (Precondition to Take Of. Pada tahapan ini, tingkat investasi menjadi lebih tinggi sehingga menjadikan sebuah pembangunan yang dinamis. Tahap perkembangan ini adalah hasil revolusi industri. Adapun dampak dari perubahan ini berdampak juga pada perkembangan pertanian, karena tekanan kerja pada sektor-sektor primer berlebihan. Salah satu prasyarat untuk pra-kondisi tinggal landas ialah revolusi industri yang terjadi dalam satu abad terakhir. Lepas Landas (Take Of. Untuk karakteristik utama dari pertumbuhan ekonomi ini ialah pertumbuhan dari dalam yang berkelanjutan yang tidak membutuhkan dorongan dari luar. Dapat dikatakan Aulepas landasAy terjadi dalam dua atau tiga dekade terakhir, seperti Inggris telah terjadi pada pertengahan abad ke-17 atau di Jerman pada akhir abad ke-17. Pada tahap ini, pertumbuhan ekonomi selalu terjadi. Di awal tahap ini terjadi perubahan yang besar pada masyarakat, seperti revolusi politik, munculnya kemajuan yang pesat dalam inovasi, atau terciptanya pasar baru. Sebagai akibat dari tahap ini maka tercipta inovasi-inovasi dan peningkatan investasi. Menuju Kedewasaan (Drive to Maturit. Pada tahap ini akan bermunculan industri dengan teknologi baru, seperti industri kimia atau industri listrik. Ini merupakan bagian dari kemakmuran ekonomi dan sosial. Pada umumnya, tahap ini terjadi sekitar 60 tahun setelah tinggal landas. Tahap ini dimulai ketika perkembangan industri terjadi bukan hanya terkait teknik produksi, namun juga dalam macam barang yang Era Konsumsi Tinggi (Age of High Mass Consumptio. Masyarakat pada masa ini mendapat kemakmuran dan keberagaman sekaligus. Pada masa ini perhatian masyarakat lebih condong pada masalah yang berkaitan dengan konsumsi dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahap prasyarat tinggal landas yang didefinisikan oleh Rostow ialah sebagai suatu masa perubahan dimana masyarakat mempersiapkan dirinya untuk mencapai pertumbuhan atas kekuatan sendiri . elf-sustainable growt. , para petani di desa Durian memiliki kelompok tani yang memiliki fungsi sebagai pengorganisir dan tempat berbagi informasi terkait pertanian, sehingga dengan adanya kelompok tani tersebut menjadikan para petani di desa Durian dapat mempersiapkan dirinya untuk lebih berkembang. Sehingga pada tahap ini dan setelahnya, pertumbuhan ekonomi akan terjadi secara otomatis. Karena petani sudah siap untuk melakukan berkembang. Petani di desa Durian mencapai tahap ini dengan adanya perombakan masyarakat tradisional yang sudah lama ada, namun tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal. Para masyarakat di desa Durian sudah cukup terbuka terkait perkembangan yang ada, dengan begitulah para petani memikirkan dan mencari inovasi terkait permasalahan pertanian mereka. Mereka meninggalkan cara terdahulu, dan mencoba untuk melakukan dengan cara yang lebih baik, namun tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan bangsa Indonesia, seperti gotong royong dalam pelaksanaannya. Rostow sangat menekankan perlunya perubahan-perubahan yang multidimensional. Bagi Rostow, pertumbuhan ekonomi akan tercapai jika didampingi dengan perubahan-perubahan lain dalam Perubahan yang ini seperti kemampuan masyarakat dalam menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menemukan penemuan baru yang dapat memaksimalkan produksi. Rostow berpendapat bahwa kemajuan pada sektor pertanian memiliki peranan yang penting dalam masa peralihan saat akan mencapai tahap tinggal landas. Adapun peran pada sektor pertanian seperti, kemajuan pertanian di desa Durian dapat menjamin tersedianya bahan pangan untuk masyarakat di desa, bahkan hasil dari pertanian tersebut dijual keluar desa. Kenaikan produktivitas pada sektor pertanian di desa Durian memperluas pasar dari berbagai kegiatan industri. Kenaikan pendapatan petani ini akan berdampak pada meluasnya pasar industri barangbarang konsumsi, seperti alat-alat pertanian dan pupuk kimia. HASIL DAN PEMBAHASAN . PT) Pertanian yang terjadi di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Provinsi Kalimantan Barat, memiliki peran dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang menjadi bagian dari pembangunan masyarakat, diperlukannya perhatian pemerintah pada sektor pertanian, karena pertanian merupakan salah satu sektor yang mendukung dan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi. Pertanian memiliki peranan penting dalam perekonomian masyarakat desa. Dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang bermata pencaharian di sektor pertanian begitu pun di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang, pertanian menjadi salah satu sektor perekonomian yang banyak di tekuni oleh masyarakat. Maka dari itu dibutuhkan perhatian dan pendampingan dari pihak terkait agar mencapai perkembangan pertanian yang baik di Desa Durian. (Prof. Dr. Elfinfri, 2. Pada sebelum pandemi Covid-19 yang terjadi pada akhir tahun 2019, sebagian besar masyarakat Desa Durian bermata pencaharian sebagai petani karet, dan buruh bangunan. Perkebunan pribadi masyarakat mendominasi usaha karet di Kalimantan Barat yang terdapat di seluruh kabupaten/kota, kecuali di Kota Pontianak. Lahan karet terluas terletak di Kabupaten Sanggau . 978 H. , lalu selanjutnya adalah Kabupaten Sintang . 761 H. Landak . 864 H. dan Sambas . 193 H. Luas perkebunan rakyat di kabupaten/kota lainnya masing-masing kurang dari 50. 000 Ha. Sebagian besar karet di Kalimantan Barat di produksi oleh perkebunan rakyat. Luas perkebunan rakyat maupun perkebunan besar cenderung meningkat terutama dari 2014 ke 2015. Sedikit demi sedikit masyarakat desa malai beralih ke perkebunan, hal ini disebabkan karena harga karet semakin turun dari hari ke hari. Ketua Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkind. Jusdar Sutan mengatakan terkait harga karet pembelian di pabrik masih Rp 22. 000 per kilogram, sedangkan harga di pasar global 1,68 dolar AS/kg SIR 20, agak turun dibandingkan bulan Maret 2021 yang sekitar 1,75 dolar AS/kg SIR 20. (Djafar,2. Adapun masyarakat yang memiliki lahan yang luas memiliki untuk menanamkan sawit di lahan pribadi Namun setelah pandemi, masyarakat mulai memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam. Sebagian masyarakat Desa Durian mencari alternatif mata pencaharian, dengan memanfaatkan waktu karantina saat pandemi, masyarakat desa memanfaatkan lahan pribadi mereka untuk bercocok tanam. Adapun yang hasil masyarakat tanam di perkebunan berbagai macam sayur dan buah seperti Kangkung. Sawi. Terong. Kacang Panjang. Singkong. Labu Air. Labu Kuning. Cabai. Timun. Tomat. Tebu. Untuk saat ini di Desa Durian memiliki kelompok tani, atau yang disebutkan BOKTAN. Melihat dengan ada banyaknya kelompok tani di Desa Durian ini, maka pemerintah desa memberikan dukungan berupa bantuan dana dengan nominal Rp Dana ini berasal dari anggaran desa, dan disalurkan kepada 8 kelompok tani pada tahun 2022, dan pemerintah desa mengupayakan agar pada tahun 2023 ini semua kelompok tani mendapatkan dana tersebut. Walaupun desa telah mendapatkan program berupa penyaluran dana tunai, para kelompok tani belum mendapatkan program yang mengarah kepada pengembangan potensi pertanian di desa Durian. Bahkan kepala kelompok tani mengungkapkan, bahwa belum ada pelatihan yang diberikan pihak terkait, seperti aparat desa maupun dari instansi yang bersangkutan dalam rangka meningkatkan potensi petani di desa Durian. Padahal, pertanian di desa Durian merupakan sektor yang memiliki peluang dan permintaan yang banyak dan Namun dengan kurangnya fasilitas yang diberikan dan pelatihan serta tidak adanya pengawasan untuk petani di desa Durian sangatlah disayangkan. Untuk sebagian kelompok tani, mereka mendapatkan bantuan fasilitas seperti traktor dan pompa air yang bersifat pribadi. Misalnya menyampaikan usulan tersebut kepada orang yang berkepentingan. Adapun kendala bagi masyarakat yang bertani di lahan pribadi, yaitu permasalahan sertifikat tanah. Setidaknya pada saat ini ada 40% tanah masyarakat yang masih terkendala dalam permasalahan sertifikat tanah pribadi mereka. Dan sebagian dari 60% yang diantara dibantu oleh desa untuk pengurusan sertifikat tanah. Selain kendala sertifikat tanah pribadi, akses jalan di desa durian juga masih menjadi kendala di beberapa tempat di desa Durian. Sebelumnya, para petani masih belum bisa semudah ini untuk mendistribusikan hasil pertanian mereka, namun setelah dibangunnya akses jalan yang layak di desa Durian memudahkan para petani dalam hal distribusi. Namun, akses jalan yang dibangun desa belum menyeluruh ke seluruh desa Durian. Masih ada beberapa dusun di desa Durian yang belum memiliki akses jalan yang bagus. Adapun beberapa lahan pertanian yang sengaja disewakan pemilik lahan pribadi untuk tetangganya yang mencoba mencari penghasilan di bidang pertanian, karena pemilik lahan belum bisa mengelola lahan pribadi Maka sewa lahan ini menguntungkan pihak pemilik lahan dan penyewa. Ada juga petani yang sudah memiliki lahan dan melakukan kegiatan pertanian di lahan mereka, namun karena lahan perkebunan yang mereka miliki terlalu luas, sehingga mereka membutuhkan tenaga kerja yang membatu untuk mengurus perawatan kebun tersebut. Biasanya petani yang mencari pekerja untuk membantu merawat lahan perkebunannya tidak memiliki spesifikasi tertentu terkait pendidikannya asalkan tekun, ulet dan dapat Hal ini lah yang menjadikan masyarakat banyak memilih mencoba mencari penghasilan di bidang KESIMPULAN . PT) Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Desa Durian. Kecamatan Sungai Ambawang. Kabupaten Kubu Raya. Kalimantan Barat, dapat ditarik kesimpulan bahwa: Sektor pertanian berperan penting dalam perekonomian dan kehidupan sosial di Desa Durian. Pertanian merupakan mata pencaharian utama bagi sebagian besar penduduk desa, tetapi beralih ke sektor perkebunan dan bercocok tanam setelah penurunan harga karet pasca pandemi Covid19. Pemerintah perlu memberikan perhatian, pendampingan, dan program pengembangan potensi pertanian di Desa Durian Pelatihan dan pengawasan bagi petani perlu ditingkatkan. Kendala yang dihadapi adalah masalah sertifikat tanah dan akses jalan yang belum merata. Kemajuan pertanian merupakan prasyarat penting dalam tahap peralihan menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah perlu fokus pada tahap prasyarat lepas landas dengan meningkatkan investasi pertanian dan pengembangan infrastruktur seperti akses jalan yang merata. Progress in Social Development: Volume 1 No 1 Januari 2020 DAFTAR PUSTAKA