BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 HUMAN RELATION. KECERDASAN EMOSIONAL. DAN KELELAHAN KERJA (BURNOUT) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. UNGARAN SARI GARMENT (Studi Kasus Bagian Cutting PA . Triana1. Sri Rahayu2. Nunuk Supraptini3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDARIS Manajemen Sumber Daya Manusia trianakebumen@gmail. com, sri56yayuk@gmail. com, supraptininunuk66@gmail. ABSTRAK Produktivitas kerja sering dijadikan indikator yang menentukan berhasil tidaknya sebuah perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Pencapaian produktivitas kerja pada PT. Ungaran Sari Garment selama satu tahun terakhir ternyata belum maksimal, bahkan cenderung mengalami penurunan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja di antaranya human relation, kecerdasan emosional dan kelelahan kerja . Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh human relation, kecerdasan emosional dan kelelahan kerja . terhadap produktivitas kerja PT. Ungaran Sari Garment. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, metode ini digunakan melalui survey yaitu metode pengumpulan data. Teknik pengumpulan sampel dengan menggunakan teknik sensus atau jenuh yaitu 156 Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di olah dengan aplikasi SPSS versi 25. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan: 1. uji instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, 2. korelasi terdiri dari korelasi sederhana dan korelasi berganda, 3. uji regresi terdiri dari regresi sederhana dan regresi berganda, 4. uji determinasi, 5. uji t, 6. uji F. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel human relation, kecerdasan emosional, dan kelelahan kerja . secara parsial dan secara simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Kata Kunci: Human Relation. Kecerdasan Emosional. Dan Kelelahan Kerja (Burnou. Produktivitas Kerja ABSTRACT Work productivity is often used as an indicator that determines the success or failure of an company in a certain period of time. The achievement of work productivity at PT. Ungaran Sari Garment over the past year has not been maximized, and even tends to decline. Factors that can affect work productivity include human relations, emotional intelligence and burnout. The purpose of this study is to determine the effect of human relations, emotional intelligence and burnout on the wok productivity of PT. Ungaran Sari Garment. The research method used quantitative, this method is used through a survey, namely the data collection method. The sample collection technique using the census technique or saturated, namely 156 respondents. The data collection technique used a questionnaire pro cessed with the SPSS version 25 application. The data analysis method used in this study is to use : 1. instrument test consists of validity test and reliability test, 2. correlation test consists of simple correlation and multiple correlation, 3. regression test consists of simple regression and multiple regression, 4. determination test. t test, 6. F test. From the results of study it can be concluded that BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 72 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 the variables of human relations, emotional intelligence, and burnout partially and simultaneously affect employee productivity. Keywords: Human Relation. Emotional Intelligence. Burnout. Work Productivity PENDAHULUAN Latar Belakang PT. Ungaran Sari Garment (USG) merupakan salah satu industri garment terbesar di Indonesia. Industri ini berfokus pada produk import baju ke Asia dan Eropa. Saat ini perusahaan sedang berlomba dalam persaingan diantara banyaknya perusahaan garment, untuk menjadi perusahaan garment terbaik di Indonesia. Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset bagi organisasi untuk mencapai tujuan dan kesuksesan. Hal ini berarti organisasi memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menjalankan operasionalnya. Dengan demikian organisasi memerlukan tata kelola yang tepat untuk memberdayakan sumber daya manusia yang tersedia. Sumber daya manusia merupakan faktor yang berperan aktif dalam menggerakkan organisasi dalam mencapai tujuannya. Pratama . Salah satu aspek penting dalam meningkatkan sumber daya manusia dengan memanfaatkan kemampuan serta memanfaatkan sumber-sumber secara efisien. Penggunaan sumber secara efisien mungkin dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengtahui pengaruh human relation, kecerdasan emosional dan kelelahan kerja . terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Ungaran Sari Garment (Studi Kasus Bagian Cutting PA . LANDASAN TEORI Kajian Pustaka Human Relation Human relation adalah komunikasi persuasive yang dilakukan seseorang kepada orang lain secara tatap muka dalam situasi kerja dan dalam organisasi dengan tujuan untuk meningkatkan semangat dalam bekerja dan bekerjasama agar dapat mencapai hasil yang memuaskan, menurut Effendy . Kecerdasan Emosional Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang mengendalikan emosinya dengan inteligensi, memelihara keselarasan emosi dan pengungkapannya lewat keterampilan pemahaman diri, pengendalian, motivasi, empati, serta keterampilan sosial (Goleman, 2. Burnout Burnout merupakan kelelahan emosional dan mental yang disebabkan oleh situasi yang sangat menuntut keterlibatan dan menegangkan, dikombinasikan dengan harapan personal yang tinggi untuk mencapai kinerja yang tinggi, menurut Leats dan Stolar dalam Pangemanan . Produktivitas Kerja Produktivitas kerja adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja persatuan waktu, menurut Kussrianto dalam Sutrisno . BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 73 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Hipotesis Human Relation Ha1 : Terdapat pengaruh antara human relation terhadap produktivitas kerja Ho1 : Tidak terdapat pengaruh antara human relation terhadap produktivitas kerja karyawan Kecerdasan Emosional Ha2 : Terdapat pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap produktivitas kerja karyawan Ho2 : Tidak terdapat pengaruh antara kecerdasan emosional terhadap produktivitas kerja karyawan Kelelahan Kerja (Burnou. Ha3 : Terdapat pengaruh antara kelelahan kerja . terhadap produktivitas kerja karyawan Ho3 : Tidak terdapat pengaruh antara kelelahan kerja . terhadap produktivitas kerja karyawan Produktivitas Kerja Ha4 : Terdapat pengaruh antara human relation (X. , kecerdasan emosional (X. dan kelelahan kerja . (X. terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) Ho4 : Tidak terdapat pengaruh antara human relation (X. , kecerdasan emosional (X. dan kelelahan kerja . (X. terhadap produktivitas kerja karyawan METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan melalui survey yaitu suatu metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner untuk mendapatkan tanggapan dari responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di PT. Ungaran Sari Garment i berlokasi di Jl. Raya Karangjati Pringapus Km 0,5 Kec. Pringapus Kab. Semarang. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan cutting PA 6 PT. USG yang berjumlah 156 orang. Pada penelitian ini ditetapkan sampel dari jumlah populasi serta pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Jadi sampel pada penelitian ini berjumlah 156 karyawan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Korelasi Sederhana Correlations Human Relation Human Relation Kecerdasan Emosional Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Kecerdasan Emosional Kelelahan Produktivita Kerja s Kerja (Burnou. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 74 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Pearson Correlation Sig. -taile. Produktivitas Kerja Pearson Correlation Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Kelelahan Kerja (Burnou. Sumber data : diolah peneliti dari aplikasi SPSS versi 25 . Hasil uji korelasi sederhana dari variabel human relation (X. terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,711 yang berarti kuat. Hasil uji korelasi sederhana dari variabel kecerdasan emosional (X. terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,715 yang berarti kuat. Hasil uji korelasi sederhana dari variabel kelelahan kerja . (X. terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan nilai korelasi 0,691 yang berarti kuat. Hasil Uji Korelasi Berganda Model Summary Std. Error Change Statistics Adjusted of the R Square Sig. Estimate Square R Square Change df1 df2 Change Model Change Predictors: (Constan. Kelelahan Kerja (Burnou. Kecerdasan Emosional. Human Relation Sumber Data : Diolah peneliti dari aplikasi SPSS versi 25 . Hasil uji korelasi berganda dengan diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,803 yang artinya sangat kuat. Hasil Uji Regresi Sederhana Human Relation Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. Human Relation Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sig. Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . Persamaan regresi sederhana Y = 11,048 0,629 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel human relation (X. memiliki nilai sebesar 0,629 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel human relation (X. terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y). Kecerdasan emosional Model Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Kecerdasan Emosional Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sig. Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 75 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Persamaan regresi sederhana Y = 12,333 0,589 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel kecerdasan emosional (X. memiliki nilai sebesar 0,589 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel kecerdasan emosional (X. terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y). Kelelahan kerja . Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Kelelahan Kerja (Burnou. Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sig. Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . Persamaan regresi sederhana Y = 10,916 0,618 (X. dapat dilihat bahwa nilai koefisien regresi sederhana untuk variabel kelelahan kerja . (X. memiliki nilai sebesar 0,618 bernilai positif. Sehingga hal ini dapat diartikan bahwa ada pengaruh antara variabel kelelahan kerja . (X. terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Model (Constan. Human Relation Kecerdasan Emosional Kelelahan Kerja (Burnou. Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sig. Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . Persamaan regresi linier berganda Y = 6,304 0,291 (X. 0,280 (X. 0,217 (X. dapat dilihat bahwa : Nilai konstanta variabel produktivitas kerja sebesar 6,304 yang dapat diartikan bahwa variabel bebas . uman relation, kecerdasan emosional dan kelelahan kerja . ) samadengan 0 . maka produktivitas kerja karyawan mengalami penurunan sebesar 6,304. Nilai koefisien regresi variabel human relation sebesar 0,291 menunjukkan hubungan positif antara variabel human relation terhadap produktivitas kerja karyawan, maka produktivitas kerja karyawan mengalami kenaikan sebesar 0,291. Nilai koefisien regresi variabel kecerdasan emosional sebesar 0,280 menunjukkan hubungan positif antara variabel kecerdasan emosional terhadap produktivitas kerja karyawan, maka produktivitas kerja karyawan mengalami kenaikan sebesar 0,280. Nilai koefisien regresi variabel kelelahan kerja . sebesar 0,217 menunjukkan hubungan positif antara variabel kelelahan kerja . terhadap BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 76 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 produktivitas kerja karyawan, maka produktivitas kerja karyawan mengalami kenaikan sebesar 0,217. Koefisien Determinasi (Adjusted R Squar. Model Summary Adjusted R Std. Error of the Model R Square Square Estimate Predictors: (Constan. Kelelahan Kerja (Burnou. Kecerdasan Emosional. Human Relation Sumber data : data primer peneltian yang diolah oleh peneliti . Nilai koefisien determinasi sebesar 0,637. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas . uman relation, kecerdasan emosional dan kelelahan kerja . ) dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat yaitu produktivitas kerja sebesar 63,7%. Sedangkan sisanya 36,3% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Uji T (Parsia. Model Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. Human Relation Kecerdasan Emosional Kelelahan Kerja (Burnou. Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sig. Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . Hipotesis 1 diterima, memiliki nilai t hitung > ttabel . ,710 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,000 < 0,. yang berarti berpengaruh. Hipotesis 2 diterima, memiliki nilai t hitung > ttabel . ,874 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,000 < 0,. yang berarti berpengaruh. Hipotesis 3 diterima, memiliki nilai t hitung > ttabel . ,383 > 1,. dan memiliki nilai signifikan < 0,05 . ,000 < 0,. yang berarti berpengaruh. Uji F (Simulta. ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Produktivitas Kerja Predictors: (Constan. Kelelahan Kerja (Burnou. Kecerdasan Emosional. Human Relation Sumber data : data primer penelitian yang diolah oleh peneliti . Hipotesis 4 diterima, memiliki nilai Fhitung > Ftabel . ,781 > 2,. dan memiliki nilai signifikan <0,05 . ,000 < 0,. , yang berarti berpengaruh. KESIMPULAN Human relation (X. memiliki hubungan terhadap produktivitas kerja karyawan memiliki nilai koefisien korelasi 0,722 yang dapat di artikan kategori kuat. Nilai BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 77 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. Vi No. Bulan Juli Tahun 2025 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 koefisien regresi 0,629 dengan nilai t hitung 4,710 > ttabel 1,654 dan memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti X1 pengaruh positif signifikan Y. Kecerdasan emosional (X. memiliki hubungan terhadap produktivitas kerja karyawan memiliki nilai koefisien korelasi 0,715 yang dapat di artikan kategori Nilai koefisien regresi 0,589 dengan nilai t hitung 4,874 > ttabel 1,654 dan memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti X2 pengaruh positif signifikan Y. Kelelahan kerja . (X. memiliki hubungan terhadap produktivitas kerja karyawan memiliki nilai koefisien korelasi 0,691 yang dapat di artikan kategori Nilai koefisien regresi 0,618 dengan nilai t hitung 3,383 > ttabel 1,654 dan memiliki nilai signifikan 0,001 < 0,05 yang berarti X3 pengaruh positif signifikan Y. Human relation, kecerdasan emosional, dan kelelahan kerja . secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan nilai Fhiung 91,781 > Ftabel 2,66 . ,781 > 2,. dan nilai signifikan 0,000 < 0,005 yang berarti secara simultan terdapat pengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0,637. Penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat yaitu produktivitas sebesar 63,7%. Sedangkan sisanya 36,3% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. SARAN Berdasarkan kesimpulan yang telah disampaikan dalam penelitian ini maka saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini sebagai berikut : Human relation harus diperbaiki dengan menciptakan komunikasi yang efektif. Seorang pimpinan dapat menggunakan komunikasi yang baik seperti melakukan briefing, diskusi, dan aktivitas kelompok kecil. Hal yang dapat di mengerti di sini adalah bahwa suatu proses hubungan yang baik adalah membutuhkan komunikasi, aktivitas, cara dan sarana lain sehingga dapat terjalin hubungan yang baik. Untuk dapat meningkatkan kecerdasan emosional karyawan, perusahaan sebaiknya bertindak sebagai fasilitator dan pendamping karyawan dalam melakukan pekerjaan, bukan hanya memerintah, tetapi juga mendengarkan, menyediakan dan melayani, sehingga karyawan akan dapat bekerja dengan penuh ketenangan dan kedamaian. Kelelahan kerja . sebaiknya disesuaikan dengan standar kemampuan Walaupun karyawan di hadapkan pada banyaknya beban kerja yang harus di penuhi dengan batas waktu tertentu, para karyawan juga harus belajar bagaimana menangani rasa stress dan frustasi yang di hadapinya sehingga tidak berdampak buruk terhadap hasil kerjanya. DAFTAR PUSTAKA