Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN DAN KELENGKAPAN PENGISIAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL Komang Ayu Purnama Dewi. Ni Made Nurtini. Ni Wayan Erviana Puspita Dewi. Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja* Prodi Sarjana Kebidanan. Fakultas Kesehatan. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali. Jl. Tukad Balian No. Bali e-mail: ayupurnama. stikesbali@gmail. com, adenurtini82sanur@gmail. ervicabi@gmail. com, ayuteja. stikesbali@gamil. Artikel Diterima : 18 Januari 2023. Direvisi : 20 Maret 2023. Diterbitkan : 28 Maret 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Pencatatan dan pemantauan kesehatan ibu hamil dapat dilakukan dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Kurang dari 50% Ibu hamil yang membawa Buku KIA saat memeriksakan diri ke tenaga kesehatan, hanya 10,5% buku KIA yang terisi lengkap. Kepemilikan buku KIA pada ibu hamil menurun dari 80. 8% menjadi sebesar 75. Tujuan: penelitian ini bertujuan menganalisa factor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional yang dilakukan pada bulan September Ae Oktober 2022. Sampel penelitian yaitu ibu hamil yang berada di Puskesmas II Banjarangkan dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah diuji face Analisa bivariate dengan uji nonparametric spearman rho. Hasil: Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan buku KIA adalah peran keluarga . -value 0,. Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA adalah peran tenaga kesehatan . -value 0,. , sedangkan umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, peran keluarga dan peran kader tidak mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA. Diskusi: penelitian ini menunjukkan pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil belum optimal dan kelengkapan pengisian buku KIA hampir terisi lengkap. Pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA baik, peran keluarga dan peran kader belum optimal, sedangkan tenaga kesehatan berperan optimal dalam pemanfaatan dan pengisian buku KIA. Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil adalah peran keluarga sedangkan factor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA adalah peran tenaga kesehatan. Kata Kunci: pemanfaatan, kelengkapan, buku KIA Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 228 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background: Taking note and monitoring the health of pregnant women can be done by The Maternal and Child Health (MCH) dbook. Less than 50% of pregnant women brought MCH book during checking heath, only 10. 5% of MCH book was completely filled out. The ownership of MCH books by pregnant women decreased from 80. 8% to 75. Purpose: This study aims to analyze the factors influence the use and completeness of filling out the MCH book for pregnant women. Method: This study employed cross sectional analytical design. It was conducted in September- October 2022. The samples of research were pregnant women in the working area of Public Health Center II Banjarangkan which were chosen by using Simple Random Sampling technique. The instrument of collecting data was questionnaire which was validated by face validity. Bivariate analysis used nonparametric Spearman rho test. Results: The factor influences the use of MCH book was the role of family . -value 0,. The factor influences the completeness of MCH book is the role of health workers . -value 0,. Meanwhile, age, parity, education, occupation, knowledge, and role of family did not influence the completeness of MCH book. Discussion: This study showed that MCH book was not optimally used and MCH book was slightly complete. The knowledge of pregnant women about MCH was good, the role of family and health worker were not optimal. Meanwhile, health worker had important role in filling out MCH book. The factor influences the use of MCH book on pregnant women was role of family and factor influences the completeness of MCH book was health workers. Keywords: pregnant women. MCH book PENDAHULUAN Indikator utama keberhasilan program kesehatan ibu adalah angka kematian ibu (AKI). Pada tahun 2015 AKI di Indonesia yaitu 305 per 100. 000 kelahiran hidup. Walaupun penurunan, namun tidak berhasil mencapai target MDGs yang harus dicapai yaitu sebesar 102 per 100. 000 kelahiran hidup pada tahun 2015 (Kemenkes RI, 2. AKI di Bali tahun 2020 sebesar 83,8 per 100. kelahiran hidup, jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 67,6 per 100. kelahiran hidup, terjadi peningkatan yang cukup besar. Peningkatan kasus kematian pada tahun 2020 yaitu sebesar 56 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2. AKI di Kota Denpasar pada tahun 2020 terjadi kenaikan yang cukup signifikan, yaitu 49 000 kelahiran hidup dari 12 per 000 per kelajiran hidup pada tahhun Selama tahun 2020 di Kota Denpasar terjadi 8 kematian ibu dari 16. 453 Kelahiran hidup, diantaranya 2 kematian ibu hamil (Dinkes Kota Denpasar, 2. Salah satu upaya penurunan AKI pada masa kehamilan yaitu pelayanan kesehatan kehamilan yang sesuai dengan standar frekuensi standar minimal 4 kali selama Hal ini untuk menjamin perlindungan terhadap ibu hamil dan janin deteksi dini faktor risiko, komplikasi kehamilan (Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2. Pencatatan dan pemantauan kesehatan ibu hamil dapat dilakukan dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Bentuk KIA mengintegrasikan kartu dan lembaran menjadi buku tersebut berfungsi sebagai home-based record untuk ibu hamilbersalin-nifas sampai anak berusia 5 tahun. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 229 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Pada 2004 menjadi satu-satunya pencatatan KIA yang dituangkan dalam Kepmenkes nomor 284 tahun 2004, yang kemudian disepakati revisi Buku KIA diagendakan setiap 5 tahun sekali, dilakukan pada tahun 2009, 2015 dan tahun 2020 (Kemenkes RI. Buku KIA merupakan buku pedoman yang berisi lembar informasi dan catatan pelayanan kesehatan serta catatan khusus bilamana ada kelainan pada ibu selama hamil, bersalin sampai nifas serta pada anak . anin, bayi baru lahir, bayi dan anak sampai usia 6 tahu. Setiap ibu hamil mendapat 1 . Buku KIA untuk kehamilan tunggal dan mendapat tambahan satu Buku KIA lagi untuk anak yang lain pada kehamilan (Kementrian Kesehatan RI, 2. Selain itu buku KIA juga bermanfaat sebagai alat komunikasi dan penyuluhan yang dilengkapi dengan informasi penting bagi ibu, keluarga dan masyarakat tentang kesehatan, gizi dan paket standar pelayanan KIA, alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, catatan pelayanan kesehatan ibu dan anak (Kemenkes RI, 2. Penggunaan buku KIA berdasarkan Riskesdas tahun 2013 menyatakan kurang dari 50% Ibu hamil yang membawa Buku KIA saat memeriksakan diri ke tenaga kesehatan . idan, perawat, dokter umum. Riskesdas menunjukkan pencatatan hasil pelayanan pada Buku KIA juga belum optimal, hanya 10,5% Buku KIA yang terisi lengkap. Data Riskesdas kepemilikan Buku KIA pada ibu hamil menurun dari 80. 8% menjadi sebesar 75. (Kemenkes RI, 2. Sasaran buku KIA secara langsung adalah ibu dan anak sedangkan sasaran tidak langsung adalah suami dan anggota keluarga lainnya, kader posyandu dan petugas kesehatan yang melayani kesehatan ibu dan anak (Kemenkes RI, 2. Sasaran tidak JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 langsung dari buku KIA mempunyai peran pemanfaat buku KIA. Sesuai dengan pendapat (N. Sari & Suhita, 2. , ada pengaruh pengetahuan, peran petugas, dukungan keluarga terhadap kualitasa pemanfaatan buku KIA. Menurut (Indoka, 2. , menyatakan ada hubungan bermakna antara tingkat dukungan kader dengan pemanfaatan buku KIA. Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik meneliti tentang Faktor-faktor yang kelengkapan pengisian buku KIA pada ibu METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, yang dilakukan di Puskesmas II Banjarangkan pada bulan September - Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas II Banjarangkan sebanyak 206 ibu hamil. Pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling, sebanyak 136 orang ibu hamil. Perhitungan jumlah sampel Slovin. Alat pengumpulan data berupa kuesioner factorfaktor yang mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA pada ibu hamil yang dibuat sendiri oleh peneliti, yang sudah uji facevality dengan 2 orang expert, dan dinyatakan valid. Sebelum melakukan penelitian peneliti telah mendapatkan etical 0459/KEPITEKES-BALI/VII/2022. HASIL Pada bagian ini akan dituliskan tentang data yang diperoleh dari hasil penelitian fkatorfaktor yang mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA yang telah dilakukan pada bulan September Ae Oktober Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 230 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Karakteristik Responden Tabel 1Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden . Karakteristik Umur < 20 tahun 20 Ae 35 tahun > 35 tahun Paritas Hamil 1 Hamil 2 Hamil 3 Hamil 4 Hamil 5 Pendidikan SMP SMA Diploma Sarjana Pekerjaan IRT Swasta PNS Pedagang Petani Sebagian besar responden umur 20 Ae 35 tahun yaitu 116 orang . ,3%). Berdasarkan paritas sebagian besar responden adalah hamil ke-2 yaitu 56 orang . ,2%). Berasarkan pendidikan sebagian responden mempunyai pendidikan SMA yaitu 103 orang . ,7%). Berdasarkan pekerjaan pekesrjaan sebagai IRT yaitu 65 orang . ,8%). Hasil Penelitian berdasarkan Variabel Pemanfaatan Buku KIA Tabel 2 Distribusi Frekuensi Pemanfaatan Buku KIA . Pernyataan Ibu memiliki Buku KIA Ibu membawa buku KIA setiap melakukan pemeriksaan/posyandu/kelas ibu hamil Ibu hamil membaca informasi yang ada pada buku KIA terkait Ibu hamil melengkapi buku KIA yang diisi oleh ibu Ibu dapat memahami informasi yang ada pada buku KIA terkait kehamilan Tidak Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 231 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Berdasarkan tabel 2 dapat dilihat bahwa semua responden yaitu ibu hamil sudah memiliki buku KIA dan membawa buku KIA setiap melakukan pemeriksaan. Sebagian besar ibu hamil sudah membaca JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 dan memahami informasi yang ada pada buku KIA terkait kehamilan yaitu 135 orang . ,3%). Sebagian besar responden tidak melengkapi buku KIA yang diisi oleh ibu yaitu 117 orang . %). Kelengkapan Pengisian Buku KIA Tabel 3 Distribusi Frekuensi Kelengkapan Pengisian Buku KIA . Perihal Identitas Pernyataan ibu/keluarga tentang pelayanan kesehatan ibu yang sudah diterima Pengawasan minum TTD Pelayanan kehamilan Informasi tentang ibu hamil sesuai umur Penempelan stiker P4K Hampir semua perihal yang wajib dilengkapi pada buku KIA, yaitu 5 dari 6 . %) perihal yang diobservasi sudah terisi pada buku KIA responden. Hanya Terisi Tidak pada bagian penempelan stiker P4K, masih ada 3 orang . ,2%) responden yang P4Knya Tingkat Pengetahuan tentang Buku KIA Tabel 4 Distribusi Frekuensi Tingkat Pengetahuan Tentang Buku KIA . Pernyataan Setiap ibu hamil harus memiliki buku KIA Buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan ibu hamil Buku KIA adalah media informasi tentang perawatan kesehatan ibu hamil Buku KIA sebagai alat bukti pencatatan pelayanan kesehatan ibu hamil Buku KIA dipegang oleh bidan/dokter/kader Buku KIA menjadikan ibu hamil dan keluarga lebih tergantung pada bidan/dokter/kader Buku KIA memberikan informasi tentang perawatan ibu hamil sehari-hari Standar pelayanan kesehatan ibu yang harus didapat selama masa kehamilan tidak ada pada buku KIA Buku KIA memberikan informasi tentang tanda bahaya pada kehamilan Pada buku KIA tidak terdapat informasi tentang persiapan melahirkan Benar Salah Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 232 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Semua . %) menjawab dengan benar 3 pernyataan Tujuh pernyataan berikutnya JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 dapat dijawab dengan sebagian besar responden. Tabel 5 Distribusi Frekuensi Total Nilai Tingkat Pengetahuan tentang Buku KIA . Nilai Total Pengetahuan Mean: 8. Median: 8. Modus: 9 Sebagian besar responden 60 orang . ,1%) memperoleh nilai 9 Peran Keluarga dalam pemanfaatan dan kelengkapan Buku KIA Tabel 6 Distribusi Frekuensi Peran Keluarga dalam Pemanfaatan dan Kelengkapan Buku KIA . Pernyataan Apakah keluarga pernah membacakan informasi pada buku KIA Apakah keluarga mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu Apakah keluarga menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA Apakah keluarga memastikan kembali kelengkapan pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu Apakah keluarga mengecek kembali kelengkapan pengisisan buku KIA Sebagian besar responden 89 orang . ,4%) mengatakan keluarga pernah membacakan informasi pada buku KIA. Sebagian besar responden mengatakan menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu . ,6%), keluarga tidak menganjurkan/mengingatkan ibu Tidak untuk membaca/mengisi buku KIA . ,7%), keluarga tidak memastikan kesehatan yang diperoleh ibu . ,1%) dan keluarga tidak mengecek kembali kelengkapan pengisian buku KIA . ,6%). Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 233 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Peran Kader dalam pemanfaatan dan kelengkapan Buku KIA Tabel 7 Distribusi Frekuensi Peran Kader dalam Pemanfaatan dan Kelengkapan Buku KIA . Pernyataan Apakah kader pernah membacakan informasi pada buku KIA Apakah kader mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu Apakah kader menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA Apakah kader memastikan kembali kelengkapan pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu Apakah kader mengecek kembali kelengkapan pengisisan buku KIA Apakah kader menyimpan/membawa buku KIA Sebagian besar responden 128 orang . ,1%) mengatakan kader pernah membacakan informasi pada buku KIA. Sebagian besar responden mengatakan bahwa kader tidak mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu . ,8%), kader tidak menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA 128 94,1 Tidak 130 95,6 . ,1%), kader tidak memastikan kesehatan yang diperoleh ibu . ,4%), kader tidak mengecek kembali kelengkapan pengisian buku KIA . ,6%) dan 130 orang . ,6%) responden mengatakan bahwa kader menyimpan/membawa buku KIA ibu. Peran Tenaga Kesehatan dalam pemanfaatan dan kelengkapan Buku KIA Tabel 8 Distribusi Frekuensi Peran Tenaga Kesehatan dalam Pemanfaatan dan Kelengkapan Buku KIA . Pernyataan Apakah bidan/dokter pernah membacakan informasi pada buku KIA Apakah bidan/dokter mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu Apakah bidan/dokter menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA Apakah bidan/dokter memastikan kembali kelengkapan pelayanan kesehatan yang diperoleh Apakah bidan/dokter mengecek kembali kelengkapan pengisisan buku KIA Apakah bidan/dokter mengisi lembar catatan ringkasan hasil pelayanan setelah melakukan peneriksaan kehamilan Tidak Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 234 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Berdasarkan tabel 8 di atas dapat dilihat bahwa seluruh responden . %) mengatakan tenaga kesehatan melaksakan 5 dari 6 pernyataan. Masih ada 5 orang . ,7%) responden mengatakan bahwa bidan/dokter tidak pengisian buku KIA. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan dan Kelengkapan Pengisian Buku KIA Tabel 10 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan dan Kelengkapan Pengisian Buku KIA Pemanfaatan Buku KIA . 2-taile. Umur Paritas Pendidikan Pekerjaan Pengetahuan Peran Keluarga Peran Kader Peran Tenaga Kesehatan 0,533 0,197 0,174 0,080 0,338 0,001 0,036 0,090 Sebelum dilakukan analisa bivariate, dilakukan uji normalitas data dengan hasil semua variabel memiliki distribusi data tidak normal . ig < 0,. , sehingga dilakukan uji nonparametric spearman Pada tabel 4. 10 diatas dapat dilihat bahwa umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, peran tenaga kesehatan dan peran kader tidak mempengaruhi pemanfaatan buku KIA. Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan buku KIA adalah peran keluarga . -value 0,. Faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA adalah peran tenaga kesehatan . -value 0,. , sedangkan umur, paritas, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, peran keluarga dan peran kader tidak mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA Kelengkapan Pengisian Buku KIA 2-taile. 0,161 0,298 0,455 0,450 0,711 0,021 0,205 0,000 Sesuai dengan (Kemenkes RI, 2. bahwa setiap ibu hamil diberikan buku KIA secara gratis yang didistribusikan melalui berbagai fasilitas pelayanan Hal ini menunjukkan ditribusi buku KIA di wilayah kerja Pukesmas Puskesmas Banjarangkan II sudah Sebagian besar ibu hamil sudah membaca dan memahami informasi yang ada pada buku KIA terkait kehamilan yaitu 135 orang . ,3%), namun sebagian besar ibu hamil tidak melengkapi buku KIA yang diisi oleh ibu yaitu 117 orang . %). Sesuai (Kementrian Kesehatan RI, 2. , bahwa ibu hamil wajib memberi tanda centang (O. pada bagian- bagian yang sudah diterima/dilaksanakan/dipahami oleh ibu seperti bagian pemeriksaan kehamilan . bu dapat memastikan PEMBAHASAN Pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA kehamilan yg sudah diterim. , bagian Semua responden yaitu ibu hamil sudah TTD . bu memiliki buku KIA dan membawa buku memberikan tanda jika ibu sudah KIA setiap melakukan pemeriksaan. meminum TTD setiap hariny. , dan Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 235 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index bagian informasi tentang kehamilan. Situasi seperti hasil penelitian diatas, yaitu sebagian besar ibu hamil sudah membaca dan paham informasi pada buku KIA namun belum melengkapi buku KIA yang wajib diisi oleh ibu hamil, menunjukkan bahwa ibu hamil belum memahami cara pemanfaatan buku KIA terutama cara mengisi bagian yang wajib diisi oleh ibu hamil. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil belum optimal. Hasil observasi pada buku KIA yang dimiliki oleh ibu hamil didapatkan hasil hampir semua perihal yang wajib dilengkapi pada buku KIA, yaitu 5 dari 6 . %) perihal sudah terisi. Hanya pada bagian penempelan stiker P4K, masih ada 3 orang . ,2%) responden yang P4Knya Hal ini menunjukkan bahwa kelengkapan pengisian buku KIA sudah sesuai dengan instruksi yang ada pada buku KIA (Kementrian Kesehatan RI, 2. , kurangnya 2,2% ibu hamil yang belum menempelkan stiker P4K kemungkinan terjadi karena kendala di lapangan seperti pandemi atau kesibukan ibu hamil sebagai kendala untuk dikunjungi oleh petugas kesehatan sehingga stiker P4K belum ditempel. Dapat disimpulkan bahwa kelengkapan pengisian buku KIA hampir terisi Namun disini terdapat data yang kurang cocok, yaitu antara data kuesioner dan data observasi, pada data kuesioner didapatkan sebagian besar ibu hamil tidak melengkapi buku KIA yang diisi oleh ibu sedangkan data observasi menunjukkan hasil hampir semua perihal yang wajib dilengkapi pada buku KIA sudah terisi. Situasi menunjukkan bahwa ibu hamil tidak melakukan pengisian kelengkapan buku KIA namun buku KIA yang dimiliki ibu hamil sudah JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 lengkap terisi. Menurut hemat penulis bahwa buku KIA ibu dilengkapi oleh petugas kesehatan, karena buku KIA ibu hanya dapat/pernah dipegang oleh ibu hamil itu sendiri dan petugas kesehatan. Jadi petugas kesehatan melengkapi semua bagian pada buku KIA termasuk bagian yang wajib diisi/dilengkapi oleh ibu hamil. Ke depannya diharapkan ibu hamil mampu secara mandiri untuk memanfaatkan dan melengkapi buku KIA yang dimiliki sesuai dengan bagian yang wajib dibaca dan diisi oleh ibu hamil, mengingat pentingnya manfaat buku KIA bagi ibu hamil. Sesuai dengan pendapat (Ainiyah et al. , 2. dalam penelitiannya yang berjudul Penggunaan Buku KIA meningkatkan perilaku sehat ibu hamil, menyatakan penggunaan buku KIA meningkatkan perilaku sehat ibu hamil, semakin tinggi pemanfaatan KIA, semakin sehat perilaku ibu hamil. Menurut pendapat (Apriliana et al. dalam penelitiannya yang berjudul Minat baca ibu hamil yang tinggi meningkatkan pemanfaatan buku KIA, menyatakan bahwa ibu hamil dengan menggunakan buku KIA empat kali lebih efektif dibandingkan ibu hamil dengan minat baca yang rendah. Dengan sering dibaca diharapkan pemanfaatan buku KIA dapat optimal. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA dan pengaruhnya terhadap pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa sebagian besar responden . ,1%) memperoleh nilai 9 . ilai maksimal . dan nilai rata-rata 8,15. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yaitu ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang buku KIA. Didukung oleh distribusi frekuensi jawaban responden terkait pengetahuan didapatkan bahwa Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 236 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index . %) menjawab dengan benar pertanyaan berikut: setiap ibu hamil harus memiliki buku KIA, buku KIA merupakan alat untuk mendeteksi dini adanya masalah kesehatan pada ibu hamil dan buku KIA perawatan kesehatan ibu hamil. Jadi semua ibu hamil sudah mengetahui manfaat dari buku KIA, yaitu sebagai media informasi dan edukasi terkait kesehatan ibu hamil serta alat mendeteksi dini adanya masalah kesehatan pada ibu hamil (Kemenkes RI. Masih ada ibu hamil . ,3%) yang mengatakan bahwa buku KIA menjadikan ibu hamil dan keluarga lebih tergantung pada bidan/dokter/kader. Hal ini tidak sesuai dengan (Kemenkes RI, 2. yang menyatakan bahwa untuk mewujudkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak maka salah satu upaya program adalah meningkatkan pengetahuan dan penggunaan Buku KIA. Melalui informasi yang disediakan pada buku KIA seperti perawatan sehari-hari ibu hamil, porsi makan dan minum ibu hamil untuk kebutuhan sehari-hari, aktivitas dan latihan fisik yang bisa dilakukan dan yang harus dihindari, tanda bahaya kehamilan dan persiapan melahirkan, diharapkan ibu mengetahui dan mampu melaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing (Kementrian Kesehatan RI, 2. Hasil dari penelitian ini bahwa pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA tidak mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisiaan buku KIA. Sesuai dengan (Pandori et al. , 2. dalam penelitiannya yang berjudul Penggunaan Buku KIA sebagai media edukasi pada ibu hamil mengatakan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ibu hamil tentang kesehatan dengan penggunaan buku KIA. sejalan juga dengan pendapat (Ayu Gita Maharani et , 2. dalam penelitian yang berjudul Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Buku KIA, menyatakan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang buku KIA dengan penggunaan buku KIA. Dengan kata lain ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik tentang buku KIA belum tentu memanfaatkan buku KIA dengan optimal dan mengisi kelengkapan buku KIA, begitu juga pengetahuannya kurang tentang buku KIA belum tentu mereka tidak memanfaatkan dan mengisi kelengakpan buku KIA. Namun bertentangan dengan (V. Sari & Nurhasanah, 2. dalam penelitiannya yang berjudul Hubungan Karakteristik Ibu hamil Terhadap Persepsi Buku KIA menyatakan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki persepsi yang buruk terhadap buku KIA. Peran Keluarga dalam pemanfaatan buku KIA pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga sudah berperan dalam pemanfaatan buku KIA namun belum optimal, terlihat dari data bahwa bahwa sebagian besar responden 65,4% membacakan informasi pada buku KIA. Namun keluarga belum mampu untuk pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA, seperti belum mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu . ,6%), keluarga tidak menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA . ,7%), keluarga tidak memastikan Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 237 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index kesehatan yang diperoleh ibu . ,1%) dan keluarga tidak mengecek kembali kelengkapan pengisian buku KIA . ,6%). Menurut (Kementrian Kesehatan RI, 2. , dalam penggunaan buku KIA diharapkan keluarga mampu membaca dan memahami informasi pada buku KIA kemudian mencentang kolom yang telah disediakan, memastikan pelayanan kesehatan yang sudah didapatkan oleh ibu. Peran pemanfaatan buku KIA . -value 0,. , mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA. Meskipun peran keluarga dalam penelitian ini belum optimal tapi mempengaruhi pemanfaatan buku KIA, sesuai dengan pendapat (Friedman, 2. keluarga berfungsi sebagai pemberi informasi, dimana keluarga mampu menjelaskan tentang pemberian informasi, saran, sugesti yang dapat Sejalan dengan (N. Sari & Suhita, 2. dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Pengetahuan. Sikap. Peran Petugas Kesehatan dan Dukungan Keluarga Terhadap Deteksi Dini Tanda Hamil Dengan Kualitas Penggunaan Buku KIA mengatakan bahwa ada pengaruh dudkungan keluarga terhadap kualitas pemanfaatan buku KIA. Peran Kader dalam pemanfaatan buku KIA pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa kader hanya mampu untuk membacakan informasi pada buku KIA yaitu 94,1%, namun kader tidak mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada . ,8%), menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA . ,1%). JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 kader tidak memastikan kembali kelengkapan pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu . ,4%), kader tidak pengisian buku KIA . ,6%) dan 130 orang . ,6%) responden mengatakan bahwa kader menyimpan/membawa buku KIA ibu. Menurut dengan (Kementrian Kesehatan RI, 2. peran kader dalam pemanfaatan buku KIA adalah menjelaskan isi dan penggunaan KIA ibu/keluarga, mengecek pemahaman ibu dengan informasi kesehatan dan mengecek kelengkapan pelayanan kesehatan ibu. Menurut (Kemenkes RI, 2. , bahwa setiap ibu hamil diberikan 1 buku KIA untuk dapat dibawa saat melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan dan dibaca serta dilengkapi informasi terkait Dapat disimpulkan bahwa kader belum berperan optimal dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran kader tidak mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA. Bertentangan dengan pendapat (Indoka, 2. pada penelitiannya yang berjudul Hubungan Tingkat Dukungan Kader dan Tokoh Masyarakat dengan Pemanfaatan Buku KIA, menyatakan ada hubungan bermakna antara tingkat dukungan kader dengan pemanfaatan buku KIA. Pada penelitian ini peran kader tidak kelengkapan pengisian buku KIA, karena kader belum berperan optimal. Kader hanya mampu untuk membacakan informasi pada buku KIA, namun tidak mampu menjelaskan kembali informasi pada buku KIA pada ibu, tidak menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi buku KIA, tidak Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 238 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu kelengkapan pengisian buku KIA. Peran pemanfaatan buku KIA dan pengaruhnya terhadap pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA. Berdasarkan menunjukkan bahwa petugas kesehatan dapat berperan dengan optimal dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA, diperkuat oleh data hasil jawaban responden yang mengatakan bahwa petugas kesehatan mampu membacakan informasi pada buku KIA, menjelaskan kembali informasi pada KIA menganjurkan/mengingatkan ibu untuk membaca/mengisi KIA, pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu dan mengecek kembali kelengkapan pengisian buku KIA. Sesuai dengan (Kementrian Kesehatan RI, 2. , peran petugas kesehatan dalam pemanfaatan buku KIA adalah melakukan KIE kepada ibu/ keluarga, menjelaskan isi buku KIA kepada ibu/ keluarga dan mengisi lembar catatan ringkasan hasil Hasil analisis menunjukkan bahwa peran tenaga kesehatan tidak mempengaruhi pemanfaatan buku KIA tetapi peran kelengkapan pengisian buku KIA. Bertentangan dengan (N. Sari & Suhita, 2. dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Pengetahuan. Sikap. Peran Petugas Kesehatan dan Dukungan Keluarga Terhadap Deteksi Dini Tanda Hamil Dengan Kualitas Penggunaan Buku KIA mengatakan bahwa ada pengaruh peran petugas kesehatan terhadap kualitas pemanfaatan buku KIA. Peran tenaga kesehatan dalam penelitian ini tidak mempengaruhi JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 KIA mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA, didukung oleh data hasil penelitian ini bahwa peran tenaga kesehatan yang sudah optimal tidak sejalan dengan hasil pemanfaatan buku KIA yang belum optimal dan peran tenaga kesehatan yang optimal sejalan dengan hasil kelengkapan pengisian buku KIA yang hampir terisi lengkap. KESIMPULAN Pemanfaatan buku KIA pada ibu hamil di Pukesmas II Banjarangkan belum optimal dan kelengkapan pengisian buku KIA pada ibu hamil di Puskesmas II Banjarangkan hampir terisi lengkap Ibu hamil di Pukesmas II Banjarangkan memiliki pengetahuan yang baik tentang buku KIA dan pengetahuan tentang buku KIA tidak mempengaruhi pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA Peran keluarga dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisisan buku KIA belum optimal dan peran keluarga mempengaruhi pemanfaatan buku KIA, mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA Peran kader dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisisan buku KIA belum optimal dan peran kader tidak kelengkapan pengisian buku KIA Petugas kesehatan berperan dengan optimal dalam pemanfaatan dan kelengkapan pengisian buku KIA dan mempengaruhi pemanfaatan buku KIA mempengaruhi kelengkapan pengisian buku KIA. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 239 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 https://doi. org/10. 36749/seajom. Friedman. Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset. Teori dan Praktik. Indoka, . HUBUNGAN KEPUSTAKAAN Ainiyah. Hakimi. , & Anjarwati. TINGKAT DUKUNGAN KADER DAN . The use of Maternal and TOKOH MASYARAKAT DENGAN Child Health (MCH) handbook PEMANFAATAN BUKU KIA OLEH improves healthy behavior of pregnant IBU BALITA DI WILAYAH BINAAN Majalah Obstetri FAKULTAS KESEHATAN Ginekologi, 25. MASYARAKAT. https://doi. org/10. 20473/mog. Kemenkes RI. Technical Instructions for Using Maternal and Apriliana. Putri. Suyani. , & Child Health Books. Utami. The higher reading Kemenkes RI. Sosialisasi Buku KIA interest of pregnant mother improves Revisi Tahun the utilization of MCH book. https://kesmas. id/konten/13 International Journal of Health Science 3/0/061918-sosialisasi-buku-kia-edisiand Technology, 1. , 114Ae119. revisi-tahun-2020 https://doi. org/10. 31101/ijhst. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Ayu Gita Maharani. Umiastuti. , & Indonesia. In IT - Information Dwilda F. Analysis of the Technology (Vol. Issue . Relationship of Knowledge and https://doi. org/10. 1524/itit. Attitude of Pregnant Mothers With Kementrian Kesehatan RI. Buku Utilization of Mch Book. International KIA Kesehatan Ibu dan Anak: Bagian Journal of Research Publications. Ibu. Buku KIA Kesehatan Ibu Dan 92. , 528Ae535. Anak: Bagian Ibu, 1Ae38. https://doi. org/10. 47119/ijrp100921120 https://kesga. id/assets/file/p edoman/BUKU KIA REVISI 2020 Dinas Kesehatan Provinsi Bali. LENGKAP. pdfhttps://kesga. Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun id/assets/file/pedoman/BUKU Dinas Kesehatan Provinsi Bali. KIA TAHUN 2020 BAGIAN IBU. 2013Ae2015. Pandori. Kartasurya. Winarni. Dinkes Kota Denpasar. Profil Dinas Kesehatan. Kesehatan. , & Kesehatan Kota Denpasar. Journal of Diponegoro. Penggunaan Chemical Information and Modeling. Buku Kia Sebagai Media Edukasi Pada 53. , 1689Ae1699. Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan https://w. id/profi Masyarakat . -Journa. , 6. , 63Ae73. l-kesehatan-provinsi-bali/ Sari. , & Suhita. Effect Of Farida. Determinan Pemanfaatan Knowledge. Attitude. Role Of Health Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Ki. Officers And Family Support On Early Oleh Ibu Hamil Di Puskesmas Detection Of Pregnancy Signs With Wanakerta Kabupaten Karawang The Quality Of Utilization Of The Mch Tahun 2015. SEAJOM: The Southeast Handbook In The Puskesma Region Asia Journal of Midwifery, 2. , 33Ae41. Kesamben Jombang Regency. Journal Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 240 UCAPAN TERIMAKASIH