SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 1. Nomor 1. September 2022. Page 28-33 E-ISSN: 2963-9026 Sistem Terintegrasi Administrasi dan Informasi Lahan Tanaman Porang Integrated Administration and Information System for Porang Plant Landfill Fuad Al Haris1*. Alfin Hidayat2. Subono3. Husnul Alfaini4 Jurusan Teknik Infromatika. Politeknik Negeri Banyuwangi. Banyuwangi. Indonesia1,2,3 Email: f_haris@poliwangi. id1, alfin. hidayat@poliwangi. id2, subono@poliwangi3 *Corresponding author Abstract Porang tubers are tubers that have functions and benefits and are included in medicinal plants. Cultivation of this plant is considered to be able to improve the economy. This is based on the high export value of porang in Indonesia. Porang farmers generally join a group, as well as in Banyuwangi, there is a porang farmer association that manages and directs porang farmers. In addition, it also provides a supply of porang seeds. The group leader has the task of leading the porang farmers in each subdistrict. In this association, the head of the porang farmer group is a member of the Central Agricultural Agency of each subdistrict. The high potential of Porang farmers in Banyuwangi has not been matched by good farmer administration management. When the harvest period arrives, the farmer group will record the results of the porang harvest for each farmer which is recapitulated in the form of a recapitulation book. In addition, not all farmers are recorded properly, many farmers are missed from the data collection so that the harvest recap results are smaller than the actual harvest. Based on these observations, the proposed solution for this problem is a Web-Based Integrated Farmer Administration and Land Information System for Porang Plants. In its development, this system uses Rapid Application Development and the PHP programming language packaged in the Laravel Framework accompanied by a MySQL database. The test results on the system are carried out by the black box testing It was concluded that the system was as expected. While testing with a questionnaire shows that the level of system quality in percentage is 88% with very good criteria. Keywords: Porang. Farmer. Administration. Laravel. Abstrak Umbi Porang adalah umbi yang memiliki fungsi dan manfaat serta termasuk dalam tanaman obat. Pembudidayaan tanaman ini dinilai dapat meningkatkan perekonomian. Hal ini didasari dari nilai ekspor porang yang cukup tinggi di Indonesia. Petani porang umumnya bergabung dalam suatu kelompok, begitu pula di Banyuwangi, terdapat suatu Asosisasi petani porang yang mengelola dan mengarahkan para petani porang. Selain itu juga menyediakan suplai bibit porang. Ketua kelompok memiliki tugas untuk memimpin para petani porang tiap kecamatan. Pada Asosiasi ini, ketua kelompok petani porang merupakan anggota dari Badan Pusat Pertanian tiap kecamatan. Tingginya Potensi petani Porang di Banyuwangi, belum diimbangi dengan pengelolaan administrasi petani yang baik. Ketika masa panen tiba, kelompok tani akan mendata hasil panen porang ke tiap tiap petani yang direkap dalam bentuk buku rekapan. Selain itu tidak semua petani terdata dengan baik, banyak petani yang terlewat dari pendataan sehingga hasil rekap panen lebih kecil dari jumlah panen sebenarnya. Berdasarkan hasil observasi tersebut. Solusi yang diajukan untuk permasalahan tersebut adalah Sistem Administrasi Petani dan Informasi Lahan Tanaman Porang Terintegrasi Berbasis Web. Dalam pembangunanya, sistem ini mengunakan Rapid Application Development serta Bahasa pemograman PHP yang dikemas dalam Framework Laravel disertai dengan basisdata MySQL. Hasil pengujian pada sistem dilakukan dengan metode black box Diperoleh kesimpulan bahwa sistem telah sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan pengujian dengan kuesioner menunjukkan bahwa tingkat kualitas sistem dalam presentase adalah 88% dengan kriteria Sangat Baik. Kata Kunci: Porang. Petani. Adminitrasi. Laravel. PENDAHULUAN Saat ini, di kabupaten banyuwangi sendiri, terdapat asosiasi porang resmi dibawah dinas pertanian yakni PT. Anugerah Porangkaya Indonesia yang memiliki struktur organisasi Journal Homepage: https://jurnal. id/index. php/session dimana setiap 1 kecamatan dibawahi oleh 1 koordinator dan terhubung dengan Badan Pusat Pertanian (BPP) Kecamatan. Organisasi ini bertujuan untuk menaungi dan membantu petani porang di banyuwangi yang kesulitan mencari bibit sekaligus mendata petani yang ada di kabupaten banyuwangi. Fuad Al Haris, copyright A 2022. SESSION Submitted: 4/08/2022. Accepted: 31/08/2022. Published: 20/9/2022 SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 1. Nomor 1. September 2022. Page 28-33 Hingga saat ini, terdapat 12 kecamatan yang telah tergabung dengan asosiasi tersebut, diantaranya yaitu Wongsorejo. Sempu. Siliragung. Kalipuro. Gelnmore. Glagah. Licin. Kalibaru. Kabat. Songgon. Pesanggaran dan Tegaldlimo. Tingginya Potensi petani Porang, belum diimbangi dengan pengelolaan administrasi petani yang baik. Pada asosiasi PT. Anugerah Porangkaya Indonesia sendiri awalnya penanggung jawab tiap kecamatan akan membagikan formulir 3 pendaftaran pada petani yang akan mendaftar. Selain itu, ketika masa panen tiba, penanggung jawab kecamatan akan mendata hasil panen porang ke tiap tiap petani yang direkap dalam bentuk buku rekapan. Hal ini dilakukan karena petani menjual Tanaman Porang kepada pengepul secara perorangan . Sedangkan data dibutuhkan sebagai catatan administrasi kelompok tani yang ada. Sehingga penanggung jawab tiap kecamatan akan mencatat hasil panen dengan metode Aukira kiraAy ketika kelompok tani tidak dapat mendata keseluruhan petani . Administrasi secara umum dibutuhkan dalam pengelolaan lahan tanaman porang. Administrasi merupakan proses yang kebijaksanaan pemerintah, pengarah kecakapan, dan teknikteknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang . Diharapkan dengan adanya aplikasi administrasi yang dibuat dalam penelitian ini, dapat membantu komunitas dan kelompok petani dalam pengelolaan administrasi petani, memudahkan pendataan lahan dan hasil panen tanaman porang. II. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Rapid Application Development (RAD) adalah strategi siklus hidup yang ditujukan untuk menyediakan pengembangan yang jauh lebih cepat dan baik dibandingkan dengan hasil yang dicapai. RAD menggunakan metode iterative . dalam mengembangkan sistem dimana working model . odel bekerj. sistem dikonstruksikan di awal tahap pengembangan dengan tujuan menetapkan . Ae. Analisis Kebutuhan Analisa kebutuhan adalah titik awal dalam pembuatan Analisa kebutuhan mencakup beberapa topik yaitu pengumpulan informasi yang dilakukan secara jelas . Analisa ini didapat setelah melakukan wawancara dengan salah satu petani Porang yang tergabung dengan kelompok petani Porang Kelurahan Papring. Kecamatan Kalipuro. Kabupaten Banyuwangi. Dari hasil wawancara tersebut, didapatkan beberapa analisa kebutuhan untuk membangun Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan hardware, software, input dan informasi yang bisa dijelaskan sebagai berikut: 1. Kebutuhan pada Hardware yaitu laptop, smartphone, server, prototipe lahan Porang terintegrasi. Kebutuhan pada Software yaitu sistem operasi windows 10, browser, dan tools pemograman terkait. Kebutuhan input yaitu beberapa data dari sensor yang digunakan pada prototipe lahan Porang. Kebutuhan informasi yaitu detail petani, manajemen petani, detail lahan Porang, jadwal perawatan tanaman Porang dan data kebutuhan lainya . , . Perencanaan Perencanan didapatkan sebuah sistem berbasis web dengan menggunakan framework laravel dan menerapkan Mysql sebagai basis data yang dapat digunakan untuk administrasi petani, memudahkan pendataan lahan dan hasil panen tanaman porang. menyimpan dan mengelola data kelembapan dan ph lahan. Tak lupa sistem dilengkapi dengan login agar dapat membedakan pengguna dengan hak aksesnya masing masing . Desain Sistem Desain Sistem Setelah melakukan tahap analisa kebutuhan kemudian dilanjutkan dengan tahap desain sistem. Tahap ini berfungsi untuk merubah Analisa kebutuhan kedalam bentuk desain yang mudah dipahami. Beberapa hal yang dilakukan antara lain yaitu melakukan pemodelan menggunakan Use case Diagram. Entity Relationship Diagram (ERD), dan Activity Diagram. Setelah pemodelan dilakukan, akan dilanjutkan dengan pembangunan sistem . Pembangunan Sistem Tahapan implementasi desain dilakukan setelah melalui dua tahap sebelumnya. Pada tahap ini, akan membuat sistem sesuai dengan Use case Diagram dan Activity diagram yang telah dibuat sebelumnya. Pembangunan ini akan dihasilkan dari proses pengkodean oleh developer dan akan menghasilkan tampilan dalam Bahasa pemograman. Bahasa yang digunakan dalam tahapan pembangunan sistem web ini yaitu PHP dan menggunakan framework Laravel, ada bahasa pemograman lain yang juga digunakan dalam pembangunan sistem seperti JavaScript . Sedangkan basis data yang digunakan dalam pembangunan sistem adalah hasil dari rancangan ERD yang dibuat dan di implementasikan dalam bentuk basis data MySQL . Pengujian Setelah sistem dibangun, langkah selanjutnya adalah pengujian sistem agar mengetahui kekuarang dan kelemahan sistem yang dibuat. Dari hasil pengujian dapat dilakukan pengkajian dan perbaikan ulang terhadap sistem yang dibuat. Pengujian juga dilakukan untuk mengetahui seberapa kuat aplikasi yang dibangun. Black box testing digunakan dalam proses pengujian sistem yang dibangun. Dengan metode tersebut, dapat menguji aplikasi dari bagian luarnya saja tanpa mengetahui permasalahan yang terjadi di dalamnya. Tahap implementasi sistem adalah proses penerapan aplikasi yang telah dibuat dan akan diimplementasikan pada kelompok tani Porang di Banyuwangi. Dalam tahap implementasi ini dilakukan pemeliharaan dan pengembangan. Pengembangan dilakukan guna memperbaiki permasalahan yang tidak ditimbulkan . , . Fuad Al Haris, copyright A 2022. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 1. Nomor 1. September 2022. Page 28-33 Gambaran Umum Gambaran umum sistem saat ini adalah gambaran yang menjelaskan tentang alur kerja sistem yang diterapkan pada saat ini. Sistem yang berjalan saat ini bahkan masih belum terstruktur dengan baik. Kelompok tani masih tergabung menjadi satu dengan jenis pertanian yang lain. Petani melakukan penjualan hasil panen secara individu dan tidak ada pengelola utama oleh ketua kelompok. Selain itu, petani masih didata dengan metode Aukira kiraAy ketika kelompok tani tidak dapat menjangkau semua petani untuk di data, petani juga harus memantau secara langsung keadaan lahan Porang. dan informasi lahan tanaman porang terintegrasi yang diusulkan tertera pada Gambar 2. Pada Gambar 2 diatas dijelaskan sistem administrasi petani dan informasi lahan tanaman porang terintegrasi berbasis web yang diusulkan, terdapat pembagian user. Pembagian tersebut terdiri atas pimpinan komunitas, ketua kelompok, dan petani. Pimpinan komunitas bertanggung jawab atas tiap ketua Ketua kelompok bertanggung jawab atas masing masing petani Porang. Selain itu, pada gambaran sistem yang diusulkan petani notifikasi perlakuan lahan yang didapat dari hasil pengelolaan data kelembapan dan PH. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 1. Gambaran umum sistem yang berjalan Gambar 1 diatas ditunjukan alur pengolahan data dan pemantauan yang dilakukan oleh petani Porang dan juga pendataan manual oleh ketua kelompok. Penjelasan alur tertera pada Tabel 1. Tabel 1. Gambaran umum sistem yang berjalan Penjelasan Petani melakukan pengelolaan pada tanaman Porang secara langsung Petani mendata lahan, hasil panen, hasil penjualan dan bibit Porang masing-masing Ketua kelompok mendata para petani para petani Porang dan lahan Porang melalui wawancara dengan petani Ketua kelompok memantau langsung dan mendata lahan Porang petani Sistem Administrasi Petani Dan Informasi Lahan Tanaman Porang Terintegrasi Berbasis Web merupakan web yang berfungsi untuk mengelola data petani dan kelompok kecamatan yang tergabung dalam asosiasi petani porang kabupaten banyuwangi dan juga memonitoring data hasil panen petani serta data bibit porang yang disediakan oleh PT. Anugrah Porangkaya yang berlaku sebagai Asosiasi petani porang Kabupaten Banyuwangi. Web memiliki 3 pengguna yakni ketua kelompok tiap kecamatan yang tergabung dalam BPP kecamatan, pimpinan asosiasi dan admin, yaitu Bagian bidang pengolahan lahan, penyuluhan dan penyedia bibit dari PT. Anugrah Porangkaya Banyuwangi. Aplikasi ini memiliki fitur cetak data panen tiap petani yang diharapkan memudahkan Asosiasi Petani serta BPP kecamatan dalam pengarsipan hasil panen tahunan petani. Terdapat menu pemesanan bibit yang dimasukan petani melalui android, sehingga admin dapat melihat data pesanan dan memudahkan melihat hasil laba dari penjualan bibit. Tampilan Sistem Tampilan Landing Page Pada saat awal membuka website maka akan diarahkan pada tampilan landing page. Halaman ini berisi informasi secara umum. Berikut merupakan section yang yang tertera pada Gambar 3. Gambar 2. Gambaran umum sistem yang diusulkan Gambar 3. Tampilan Landing Page Gambaran umum yang diusulkan adalah Gambaran sistem baru yang akan diterapkan pada permasalahan yang ada. Tujuan penerapan tersebut untuk memberikan solusi dari permasalahan yang telah dijabarkan di gambaran umum yang sedang berjalan. Gambaran umum sistem administrasi petani Penjelasan dari tampilan Landing Page yang pertama yaitu tampilan Home adalah bagian yang berisi informasi mengenai menu utama yang tersedia di halaman ini. Dilengkapi juga dengan gambar berlatar tanaman porang serta infomasi singkat mengenai website dan Tanaman porang. Tampilan Fuad Al Haris, copyright A 2022. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 1. Nomor 1. September 2022. Page 28-33 kedua yaitu tampilan Login merupakan bagian yang akan mengarahkan pengguna pada section tombol login yang digunakan untuk masuk ke halaman login. Tampilan ketiga Informasi. Informasi adalah bagian yang berisi sejarah singkat mengenai PT. Porangkaya serta Asosiasi porang di Banyuwangi. Selain itu, juga menjelaskan jumlah petani tergabung, hasil panen dan total lahan seluruh petani. Tampilan keempat adalah Maps, bagian yang akan mengarahkan pada section maps yang berisi data sebaran petani porang. Menggunakan plug-in Google Maps. Tampilan kelima adalah tampilan Tim, dimana bagian ini yang akan mengarahkan pada section tim yang berisi struktur kepengurusan PT. Anugerah Porangkaya serta Dokumentasi dari asosiasi. Untuk tampilan yang terakhir dari Landing Page yaitu Contact, contact adalah bagian yang akan mengarahkan pada section contact yang berisi sosial media maupun narahubung dari Asosiasi. Adapun tampilan lain dalam pengembangan sistem ini yaitu Tampilan reset. Ketika pengguna mengalami lupa kata sandi, maka terdapat fasilitas reset yang digunakan untuk mengatur ulang kata sandi pengguna yang baru. Pengguna diarahkan untuk melengkapi data nama, telepon dan alamat sebagai identitas jika akun tersebut benar benar milik Setelah melakukan login, admin akan diarahkan menuju halaman data user. Halaman data user berisi seluruh pengguna yang terkait dalam penggunaan website maupun android yakni petani, kelompok, ketua, admin dan bagian lainnya. Halaman tambah user digunakan oleh admin ketika akan menambahkan pengguna baru, baik itu ketua, admin ataupun pimpinan kelompok. Selain user juga terdapat halaman yang terkait dengan stok bibit, dan tambah stok. Halaman stok bibit merupakan halaman yang berisi jumlah stok bibit yang disediakan untuk petani yang ingin membeli bibit dari PT. Anugerah Halama stok bibit juga berisi data masukan bibit baru yang di dapat dari suppliyer guna menyediakan untuk Halaman tambah stok digunakan untuk menambah stok baru dari hasi pembelian atau hibah dari supplier yang nantinya disediakan untuk petani 1 2 3 61 tergabung. Untuk pemesanan bibit dapat menggunakan Halaman data Halaman ini digunakan untuk melihat daftar petani yang telah melakukan transaksi pembelian bibit. Kemudian dilakukan cetak invoice pada Halaman cetak invoice pesanan berisi bukti transaksi pesanan bibit beserta info bibit yang di Pimpinan pada asosiasi ini dapat melihat kondisi petani melalui halaman beranda pimpinan. Halaman beranda pimpinana asosiasi berisi informasi secara umum mengenai jumlah petani, jumlah kelompok, total luas lahan petani dan total panen petani yang tergabung dalam asosiasi petani porang banyuwangi. Halaman daftar kelompok berisi seluruh data kelompok tani tiap kecamatan yang tergabung dalam Asosiasi petani porang Banyuwangi. Fitur tambah kelompok tergabung dalam halaman daftar kelompok, fitur ini digunakan untuk menambah kelompok serta ketua baru dari kecamatan yang baru tergabung seperti nama kelompok, alamat, kecamatan, longitude dan latitude. Data petani meliputi nama, alamat, email, kata sandi, telepon dan juga unggah foto. Fitur edit kelompok tergabung dalam halaman daftar kelompok, fitur ini digunakan untuk mengedit kelompok serta ketua. Halaman detil kelompok digunakan untuk melihat informasi tiap kelompok tani secara lengkap. Kemudian yang terakhir halaman cetak data kelompok seperti pada Gambar 4. Gambar 4. Tampilan cetak data kelompok Pengguna Website Website Sistem Administrasi Petani dan Informasi Lahan Tanaman Porang Terintegrasi merupakan web yang berguna untuk membantu Asosiasi petani dalam mengelola data petani porang tergabung. Pengelolaan data petani berupa informasi petani tergabung, informasi lahan porang, informasi hasil panen serta ketersediaan bibit tanaman porang. Selain itu, web ini berguna untuk penitikan kelompok porang yang dikategorikan tiap kecamatan di kabupaten Banyuwangi. Terdapat empat pengguna dalam website yaitu pimpinan asosiasi, ketua, admin serta masyarakat umum . ublic use. Penjelasan tertera pada Tabel 2. Tabel 2. Pengguna Website Keterangan Hanya memiliki akses untuk melakukan monitoring tiap kelompok tani kecamatan, termasuk menambahkan kelompok dan ketua kelompok yang tani yang baru dalam Ketua Hanya memiliki akses untuk melakukan Kelompok monitoring petani dalam kelompoknya masing masing juga mengonfirmasi petani yang baru saya tergabung dalam kelompok. Admin Memiliki akses yang lebih banyak daripada pengguna lainya. Admin dapat melakukan monitoring seluruh pengguna yaitu kelompok tani, petani serta pengguna website, termasuk menambahkan seluruh pengguna yang terlibat dalam website. Admin juga mengelola data stok bibit asosiasi mulai dari transaksi dengan petani hingga menambah stok bibit baru. Masyarakat Dapat mengetahui informai asosiasi secara Umum umum yang terdapat pada landing page Pengguna Pimpinan Asosiasi Fuad Al Haris, copyright A 2022. SESSION Published by Politeknik Negeri Banyuwangi SESSION (Software Development. Digital Business Intelligence, and Computer Engineerin. Volume 1. Nomor 1. September 2022. Page 28-33 (Public Use. Pengujian Pengujian . merupakan salah satu tahap yang cukup penting dalam proses pembuatan perangkat lunak. Pengujian dilakukan untuk memastikan jika perangkat yang dibuat sudah siap untuk dipakai dan mengetahui kelemahan perangkat. Pengujian dilakukan dengan metode black-box testing dimana hanya mengamati kegunaan secara umum dengan memasukan data untuk melihat respon dari sistem. Beberapa pengujian yang dilakukan yaitu pengujian halaman login pengujian menu tambah stok dan pesanan, pengujian Dasboard pengujian menu tambah kelompok dan ketua. pengujian lokasi kelompok. pengujian akun petani. halaman detail petani. pengujian cetak laporan dan pengujian halaman detil profil. Pada tahap pengujian ini dilakukan juga pengujian membaca data dari sensor. Untuk mendapatkan data pH dan kelembapan lahan terkini dibutuhkan pembacaan data pada tabel sensor yang didapat dari API perangkat hardware . , . Berikut merupakan akurasi data pada database dengan data yang ditampilkan pada grafik halaman detail lahan. Hasil pengujian dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 5. Pengujian grafik sensor Setelah pengujian aplikasi, selanjutnya dilakukan pemberian kuesioner kepada responden untuk mengetahui lebih lanjut tanggapan mereka mengenai aplikasi berbasis web sebelum aplikasi digunakan. Jawaban yang dihasilkan dari responden pada lembar kuesioner akan ditarik kesimpulan dalam bentuk laporan presentasi. Setiap kriteria jawaban memiliki bobot masing-masing dan setiap kriteria jawaban memiliki bobot nilai presentase. Dari hasil kuesioner dapat ditarik kesimpulan dalam bentuk laporan presentase yang dihasilkan dari jawaban responden pada lembar kuesioner. Responden yang mengisi kesioner sebanyak 11 orang. Hasil perhitungan kuesioner dianalisis dalam 4 aspek. Aspek yang pertama Aspek Kesesuaian Fungsional. Aspek ini merupakan kemampuan perangkat lunak untuk menyediakan fungsi sesuai kebutuhan, ketika digunakan dalam kondisi Aspek kesesuaian fungsional menghasilkan nilai 88% . angat bai. Aspek yang kedua yaitu kehandalan. Kehandalan merupakan kemampuan perangkat lunak untuk mempertahankan tingkat kinerja tertentu, ketika digunakan dalam kondisi tertentu. Aspek kehandalan menghasilkan nilai 88% . angat bai. Aspek ketiga yaitu kebergunaan merupakan kemampuan perangkat lunak untuk dipahami, dipelajari, digunakan, dan menarik bagi pengguna. Aspek kebergunaan menghasilkan nilai 89% . angat bai. Aspek yang terakhir yaitu efisiensi pekerja. Aspek Efisiensi Kinerja merupakan kemampuan perangkat lunak untuk memberikan kinerja yang sesuai dan relatif terhadap jumlah sumber daya yang digunakan pada saat keadaan tertentu. Aspek Efisiensi kinerja menghasilkan nilai 90% . angat bai. IV. KESIMPULAN Berdasarkan perancangan dan Analisa yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya, maka padat diambil beberapa kesimpulan dari sistem administrasi petani dan lahan porang terintegrasi berbasis web yaitu: Sistem administrasi petani dan lahan tanaman porang terintegrasi menggunakan Bahasa Pemograman PHP dengan dikemas dalam framework Laravel 8 dan tersambung dengan basisdata MySQL. Pada bagian interface menggunakan adminlte dan framework Bootstrap. Juga tersambung dengan beberapa plugin JavaScript. Terdapat 3 jenis pengguna secara khusus yakni admin, pimpinan dan ketua kelompok yang masing masing pengguna berasal dari pengurus asosiasi dan Badan Pusat Pertanian kecamatan. Selain itu juga terdapat pengguna secara umum yakni masyarakat yang hanya bisa mengakses halaman informasi saja dan terakhir terdapat petani yang mengakses lewat aplikasi android. Sistem ini juga terintegrasi dengan perangkat hardware, dimana nantinya nilai Ph dan kelembapan tanah akan dikirimkan ke database server dan akan dianalisa kondisi dari lahan tersebut. Hasil pengujian pada sistem dilakukan dengan metode black box testing. Diperoleh kesimpulan bahwa sistem telah sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan pengujian dengan kuesioner menunjukkan bahwa tingkat kualitas sistem dalam presentase adalah 88% dengan kriteria Sangat Baik. UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan staf PT. Anugerah Porangkaya yang telah membantu dalam setiap tahapan pengembangan sistem. Serta Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Banyuwangi yang telah menyediakan fasilitas laboratorium dalam pengujiannya. REFERENSI