Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh The Influence of Number of Tourist Visits and Hotel Occupancy Rates on Local Revenue and GRDP in Aceh Adinda Puspa Sari Aceh1. Anggun Syahri Ramdhaniah2. Ella Eka Safitri Sayuti3. Asnidar4 Universitas Samudra Email: adindapuspa0300@gmail. com1, anggunsyahri27@gmail. ellananda21@gmail. com3, asnidar@unsam. Abstract The purpose of this study was to determine the effect of the number of tourist visits and hotel occupancy rates on local revenue (PAD) and gross regional domestic product (GRDP). This type of research is descriptive quantitative. The type of data is secondary This study uses time series data,which uses 10 years of data from 2010-2019 in Aceh Province using a path analysis regression approach. The results of this study indicate that the number of tourist visits has a positive and significant effect on regional original income and gross regional domestic product, while the hotel occupancy rate does not have a positive effect on regional original income and gross regional domestic product. Local revenue has an insignificant positive effect on gross regional domestic product. With this, it is hoped that the government can encourage the development of the tourism sector in Aceh by paying attention to facilities and infrastructure, road access, or accommodation in tourist attractions. Keywords: Number of tourist visits, hotel occupancy rates, local revenue, gross regional domestic product Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunia hotel terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan produk domestic regional bruto (PDRB). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitaif. Jenis data adalah data Penelitian ini menggunakan data time series yaitu menggunakan data 10 tahun dari 2010-2019 di Provinsi Aceh dengan menggunakan pendekatan regresi analisis jalur. didalam penelitian memperlihatkan bahwa Jumlah kunjungan wisatawan berpengaruh positif secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah dan produk domestic regional bruto, sedangkan tingkat hunian hotel tidak berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah dan produk domestik regional bruto. Pendapatan asli daerah berpengaruh positif secara tidak signifikan terhadap produk domestic regional bruto. Dengan adanya hal tersebut, diharapkan kepada pemerintah agar dapat mendorong pengembangan dari sektor pariwisata yang ada di Aceh dengan memperhatikan sarana dan prasarana, akses jalan, ataupun akomodasi yang ada ditempat wisata. Kata kunci: Jumlah Kunjungan wisatawan. Tingkat Hunian Hotel. Pendapatan Asli Daerah. Produk Domestik Regional Bruto PENDAHULUAN Pariwisata dapat memberikan pengaruh di sektor-sektor di setiap negara, terutama pada sektor ekonomi, salah satu kontribusi terbesar dari pariwisata yaitu dalam menambah devisa negara dari setiap kunjungan wisatawan mancanegara. Total sumbangan yang diterima devisa melalui pariwisata ditahun 2005 ialah SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. sebanyak US$ 19,235 miliar, berada pada ranking tiga besar setelah minyak dan gas, dan pada tahun 2007, lagi-lagi sektor pariwisata menempati posisi tiga besar setelah posisi minyak dan gas bumi serta minyak sawit, memberikan kontribusi terhadap devisa yang setiap batin memiliki jumlah yaitu US$ 17,464 miliar. US$ 5,997 miliar dan US$ 5,997 miliar (Depbudpar, 2. Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki begitu banyak tempat wisata bahari, salah satunya yaitu pantai yang sangat indah dan banyak. Pengembangan pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan, hal ini didukung dengan tingginya potensi pariwisata di Provinsi Aceh beberapa tahun terakhir, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Menurut Purwanti dan Dewi . , impak dari jumlah kunjungan wisatawan memiliki dampak terhadap pengembangan sektor pariwisata dan pendapatan asli daerah sehingga wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara tertarik untuk berkunjung. Semakin menarik nya tempat wisata akan membuat wisatawan mancanegara tertarik, dengan adanya kunjungan wisatawan dapat turut serta dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pariwisata mampu berkontribusi untuk pembangunan ekonomi di daerah apabila pemerintah dapat memberikan fasilitas pada setiap aktivitas wisata (Purwanti dan Dewi. Hasil dari efektivitas nya potensi pariwisata memberikan pengaruh terhadap PAD, adanya pariwisata yang berjalan baik dapat meningkatakan jumlah PAD, dengan keberadaan pairiwisata semakin di tegaskan agar dapat menjadi alat perekonomian yang dapat menyumbang pada devisa pembangunan. Pariwisata telah menjadi salah satu indstri jasa dengan dapat mengatur atau mengontrol perjalanan yang dilakukan wisatawan dari kedatangannya ke daerah wisatawan sampai kembali pada negara asalnya. Dilihat dari keadaan jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di Provinsi Aceh mampu menciptakan pengaruh besar terhadap pendapatan asli daerah dan PDRB, dengan begitu kami melakukan penelitian dengan judul (Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB). TINJAUAN PUSTAKA Pendapatan Asli Daerah Menurut Undang-Undang 33 Tahun 2004 dalam hal perimbangan antara pendapatan dan belanja fiskal pusat dan daerah, pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh dari masyarakat di daerah, yang dipungut sesuai dengan peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan. Dalam Pasal 6 UU No. 33 Tahun 2004 ayat 1 dan 2 tertera sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu sebagai berikut: Pajak Daerah SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Menurut Todaro . PDRB ialah jumlah keseluruhan atas segenap hasil akhir yang didapatkan oleh suatu perekonomian pada taraf daerah . aik yang di perbuat oleh masyarakat pada wilayah tersebut atau masyarakat pada wilayah lain yang menginap di wilayah it. Jumlah Kunjungan Wisatawan Definisi Jumlah kunjungan wistawan menurut para pakar. Berdasarkan Cohen . Jumlah kunjungan wisatawan adalah bagian alat dalam menilai jumlah keberhasilan sektor wisata dengan menciptakan efek kepada penduduk maupun pemerintah pada wilayah setempat dan juga mampu meningkat penerimaan suatu Tingkat Hunian Hotel Suatu kondisi yang mengukur seberapa jauh hasil dari kamar yang terjual dengan membandingkan pada semua jumlah kamar yang dapat dijual melalui ketersediaan dari jumlah kamar hotel yang mencukupi maka setiap wisatawan dapat merasakan keamanan, kenyamanan maupun kebetahan agar dapat tinggal pada waktu yang lama disebut sebagai tingkat hunian hotel (Austriana, 2. Hubungan Antara Variabel Hubungan Jumlah Kunjungan Wisatawan Terhadap pendapatan Asli Daerah (PAD) Dari adanya Pembangunan pariwisata dapat menciptakan laba dan juga memperkecil beban ekonomi maupun efek pada lingkungan hingga menjadi kecil (Pinata dan Diarta, 2. Dalam penelitian Ahmad . menyatakan bahwa kunjungan wisatawan ini memiliki hubungan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hubungan Jumlah Kunjungan Wisatawan Terhadap Produk Domestik Bruto (PDRB) Kunjungan dari wisatawan baik itu wisatawan luar negeri ataupun dalam negeri akan mempengaruhi PDRB, oleh karena hal itu dapat mempengaruhi kegiatan konsumsi wisatawan dan menaikan barang, output dan gaji pada sektor yang menjadi produsen barang dan jasa. Pertiwi, dkk . menyatakan bahwa jumlah kunjungan mempunyai hubungan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. Hubungan Tingkat hunian hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Setiap wisatawan akan merasa leluasa untuk mengunjugi suatu daerah apabila kamar hotel tersedia dan memadai, dan semakain nyaman hotel tersebut maka wisatwan akan semkain ramai untuk singgah. Dengan demikian peningkatan pendapatan akan semakin tinggi apabila wisatawan menginap pada waktu yang lama (Rudi,2. Aktivitas yang dilakukan penghuni hotel selama menginap dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan seperti pajak hotel atau pun konsumsi selama menginap dihotel. Suastika, dkk . menyatakan bahwa tingkat hunia hotel akan berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hubungan Tingkat hunian hotel Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pajak Hotel dan Restoran juga dapat memberikan keuntungan yang melalui tersedianya Jumlah Restoran yang memadai. Yang pada akhirnya akan meningkatkan PDRB. Selain itu, dengan adanya Jumlah Restoran yang tersedia juga dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga akan mengurangi Hartati . menyatakan tingkat hunian hotel berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional (PDRB). Hubungan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) PDRB dan PAD memiliki hubungan secara fungsional, fungsi dari PDRB yaitu adanya pajak daerah, adanya peningkatan pada PDRB dapat meningkatkan penerimaan ekonomi melalui pajak tersebut. Seperti yang dinyatakan oleh Saragih . , sejalan hubungan PDRB dan PAD diatas yaitu tingginya pendapatan seseorang akan memberikan pengaruh terhadap kemampuan individu dalam memberikan iuran atau pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah. Suryono, dkk . menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). METODE Lokasi Penelitian ini dilakukan pada Provinsi Aceh, alasannya karena Provinsi Aceh memiliki banyak tempat wisata. Jenis data yang digunakan yaitu berbentuk kuantitatif serta asosiatif mencakup bentuk hubungan mulai tahun 2012 sampai Penelitian ini menggunakan data sekunder yang disusun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh. Fokus dalam penelitian ini yaitu Jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal wisatawan, tingkat hunian hotel, kesejahteraan masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah . SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Teknik Analisis Data Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data ialah teknik kuantitatif dengan bantuan program Eviews. Metode Analisis penelitian ialah analisis jalur . ath analysi. Jumlah kunjungan wisatawan (X. Tingkat hunian hotel (X. Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Y. Produk domestik regional bruto (PDRB) (Y. Uji validitas koefisien jalur pada setiap jalur untuk pengaruh langsung adalah sama dengan analisis regresi, menggunakan nilai p. Value dari uji t, yaitu pengujian koefisien regresi variabel yang dibakukan secara HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Dalam menguji normalitas. Metode yang digunakan yaitu statistik JarqueBera. Dalam gambar tersebut memperlihatkan jika nilai probabilitasnya ialah 1,160202 >=0,05, mengartikan bahwa residual data yang digunakan adalah layak untuk digunakan atau berdistribusi normal. Gambar 2. Hasil Uji Normalitasi Residual Seri es: Residual s Sample 2010 2019 Obse rvations 10 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sumber : Data penelitian . Uji Multikolinearitas Tabel 1. Hasil Uji Multikolinearitas Variable Coefficient Variance Centered VIF 45E 15 32E 11 12E 11 Sumber: Data penelitian . Dapat dilihat pada tabel diatas bahwa tidak menunjukan masalah multikolinearitas data. Nilai dari jumlah wisatawan sebesar 7,108 < 10, sedangkan SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. tingkat hunian hotel sebesar 3,338 < 10, dan pendapatan asli daerah sebesar 10,938 jadi dapat disimpulkan bahwa penelitian ini tidak terdeteksi permasalahan Uji heteroskedastisitas Tabel 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas F-statistic Prob. Obs*R1. Prob. Chi-Square Scaled Prob. explained SS Chi-Square Sumber: Data penelitian . Dari tabel diatas dapat dinyatakan bahwa nilai prob. Chi-Square di Obs*Rsquared bernilai 0,6968 > 0,05, dapat diartikan jika penelitian ini tidak memiliki permasalahan heteroskedastisitas atau homokedastisitas. Analisis Regresi Jalur Hasil Regresi Persamaan Substruktur I Tabel 3. Hasil Regresi Y1 Variable Coefficient R-squared Adjusted R-squared Prob(F-statisti. Sumber: Data penelitian . Prob. Berdasarkan tabel diatas hasil regresi persamaan substruktur I sebagai berikut. = 0,6848 Y1X1 - 1,6889 Y1 X2 e1 Persamaan diatas diinterpretasikan sebagai berikut: Hasil estimasi koefisien variabel Kunjungan wisatawan (X. sebesar 0,6848 dan signifikan pada prob. 0,0007 = 0,05. Yang berarti secara langsung tingkat hunian hotel (X. berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (Y. Apabila terjadi kenaikan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1%, maka Pendapatan Asli Daerah (Y. di provinsi Aceh dapat menurun secara tidak signifikan sebanyak -1,6889 persen. Dan apabila terjadi penurunan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1 persen, maka Pendapatan Asli Daerah (Y. di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebesar - 1,6889 persen pertahun, cateris paribus. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Hasil estimasi koefisien variabel tingkat hunian hotel (X. sebesar -1,6889 dan signifikan pada prob. 0,0816> = 0,05. Yang berarti secara langsung tingkat hunian hotel (X. berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (Y. Apabila terjadi kenaikan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1%, maka Pendapatan Asli Daerah (Y. di provinsi Aceh dapat menurun secara tidak signifikan sebanyak -1,6889 persen. Dan apabila terjadi penurunan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1 persen, maka Pendapatan Asli Daerah (Y. di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebesar - 1,6889 persen pertahun,cateris paribus. Hasil estimasi keofisien determinasi dengan nilai R squared diperoleh sebesar 0,9451 atau 94,51% yang memperlihatkan kemampuan variabel jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel dalam menunjukkan variasi yang terjadi pada pendapatan asli daerah (PAD) di Aceh sebesar 94,51% sedangkan sisanya 5,49% di pengaruhi oleh variabel lain. Hasil Regresi Persamaan Substruktur II Tabel 4. Hasil Regresi Y2 Coefficient R-squared Adjusted R-squared Prob(F-statisti. Sumber: Data penelitian . Variable Prob. 0,001350 Berdasarkan tabel diatas hasil regresi persamaan substruktur II sebagai berikut. Y2 = 0,1565 Y2X1 - 1,1173 Y2 X2 0,0007 Y2 Y1 e1 Persamaan diatas diinterpretasikan sebagai berikut: Hasil estimasi koefisien variabel Kunjungan wisatawan (X . sebesar 0,1565 dan signifikan pada prob. 0,0305< = 0,05. Yang berarti secara langsung kunjungan wisatawan (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (Y. Apabila terjadi kenaikan kunjungan wisatawan (X. sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y. di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebanyak 0,1565 persen. Dan apabila terjadi penurunan kunjungan wisatawan (X. sebesar 1 persen, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y . di provinsi Aceh dapat menurun secara signifikan sebesar 0,1565 persen pertahun, cateris paribus. Hasil estimasi koefisien variabel tingkat hunian hotel (X . sebesar -1,1173 dan signifikan pada prob. 0,0300< = 0,05. Yang berarti secara langsung tingkat hunian hotel (X. berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Produk Domestik SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. Regional Bruto (Y. Apabila terjadi kenaikan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y. di provinsi Aceh dapat menurun secara signifikan sebanyak -1,1173 persen. Dan apabila terjadi penurunan tingkat hunian hotel (X. sebesar 1 persen, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y. di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebesar -1,1173 persen pertahun,cateris paribus. Hasil estimasi koefisien variabel Pendapatan Asli Daerah (Y . sebesar 0,0007 dan signifikan pada prob. 0,9437> = 0,05. Yang berarti secara langsung Pendapatan Asli Daerah (Y. berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (Y. Apabila terjadi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (Y. sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y . di provinsi Aceh dapat meningkat secara tidak signifikan sebanyak 0,0007 persen. Dan apabila terjadi penurunan Pendapatan Asli Daerah (Y . sebesar 1 persen, maka Produk Domestik Regional Bruto (Y. di provinsi Aceh dapat menurun secara signifikan sebesar 0,0007 persen pertahun,cateris paribus. Hasil estimasi keofisien determinasi dengan nilai R squared diperoleh sebesar 0,9139 atau 91,39% yang memperlihatkan kemampuan variabel jumlah kunjungan wisatawan ,tingkat hunian hotel, dan Pendapatan Asli Daerah dalam menunjukkan variasi yang terjadi pada Produk Domestik Regional Bruto(PDRB) di Aceh sebesar 91,39% sedangkan sisanya 8,61% di pengaruhi oleh variabel lain. Hasil Pengaruh Langsung. Pengaruh Tidak Langsung Dan Pengaruh Total Antar Variabel Tabel 5. Hasil Pengaruh Langsung. Pengaruh Tidak Langsung Dan Pengaruh Total Antar Variabel Pengaruh Hubungan Total Tidak langsung Variabel Langsung melalui Y1 0,6848 0,6848 X1a>Y1 -1,6889 -1,6889 X2a>Y1 0,1565 0,0004 0,1569 X1a>Y2 -1,1173 -0,0011 -1,1184 X2a>Y2 0,0007 0,0007 Y1a>Y2 Sumber: Data penelitian . Pada Tabel 5, pengaruh langsung variabel X1 terhadap variabel Y1 adalah 0,6848. Tidak terdapat pengaruh tidak langsung sehigga pengaruh totalnya menjadi 0,6848. Pengaruh langsung variabel X1 terhadap Y2 adalah 0,1565. Pengaruh tidak langsung X1 terhadap Y2 melalui Y1 diperoleh dari 0,6848 x 0,0007 = 0,0004. Oleh karena itu, pengaruh total X1 terhadap Y2 melalui Y1 adalah sebesar 0,1565 0,0004 = 0,1569. Pengaruh langsung variabel X2 terhadap variabel Y1 adalah -1,6889. Tidak terdapat pengaruh tidak langsung sehingga pengaruh totalnya menjadi -1,6889. Pengaruh langsung variabel X2 terhadap Y2 adalah 1,1173. Pengaruh tidak langsung X2 terhadap Y2 melalui Y1 diperoleh dari -1,6889 SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA x 0,0007= -0,0011. Oleh karena itu, pengaruh total X2 terhadap Y2 melalui Y1 adalah sebesar -1,1173 -0,0011 = -1,1184 Pengaruh langsung variabel Y1 terhadap variabel Y2 adalah 0,0007. Tidak terdapat pengaruh tidak langsung sehingga pengaruh totalnya menjadi 0,0007. Pembahasan Pengaruh Tidak Langsung Melalui Pengujian Variabel Mediasi. Hasil hitung Z variabel jumlah kunjungan wisatawan (X. sebesar 0,0721 < 1,96 Artinya pendapatan asli daerah (Y. sebagai variabel intervening pengaruh tidak langsung jumlah kunjungan wisatawan (X. terhadap PDRB (Y. pada provinsi Aceh. Z hitung variable tingkat hunian hotel (X. sebesar -0,0721 < 1,96 Artinya pendapatan asli daerah (Y. sebagai variabel intervening pengaruh tidak langsung tingkat hunian hotel (X. terhadap PDRB (Y. pada Provinsi Aceh. e1= 1 - 0,9451 = 0,0549 e2= 1 - 0,9139 = 0,0861 0,1565 Gambar 3. Model Analisis Jalur 0,0549Au1 Jumlah (X. 0,6848 -1,6889 Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Y. Tingkat hunian (X. 0,0861Au2 0,1565 0,0007 Produk domestik regional bruto 0,0007(PDRB) (Y. -1,1173 Sumber: Data penelitian . Persamaan substruktur model koefisien analisis jalur Persamaan Substruktur I : Y1 = 0,6848 Y1X1 - 1,6889 Y1X2 0,0549Au1 Persamaan Substruktur II : Y2 = 0,1565Y2X1 - 1,1173Y2X2 0,007 0,0861Au2 Koefisien Determinasi (R. Pada teori trimming pengujian validitas model riset diamati melalui perhitungan koefisien determinasi total yaitu: Rm2 = 1- . ,05. ,08. = 1- . ,00301. ,00741. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. = 1- 0,000022 = 0,9999 = 99,99% Nilai koefisien dari determinasi yaitu 99,99% dengan arti informasi pada data penelitian bisa dijelaskan melalui sebuah model ,sedangkan sisanya yang berjumlah 0,01% dapat dijelaskan oleh error atau variabel lainnya. Dengan angka koefisien yang besar pada model ini maka dapat diartikan hal ini dapat diinterpretasikan secara lebih lanjut Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pengaruh Kunjungan wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah sebesar 0,6848 dan signifikan pada prob. 0,0007< = 0,05. Yang berarti secara langsung kunjungan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Apabila terjadi kenaikan kunjungan wisatawan sebesar 1%, maka Pendapatan Asli Daerah di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebanyak 0,6848 persen. Berdasarkan Cohen . Jumlah kunjungan wisatawan adalah bagian alat dalam menilai jumlah keberhasilan sektor wisata dengan menciptakan efek kepada penduduk maupun pemerintah pada wilayah setempat dan juga mampu meningkat penerimaan suatu wilayah. Dari adanya Pembangunan pariwisata dapat menciptakan laba dan juga memperkecil beban ekonomi maupun efek pada lingkungan hingga menjadi kecil (Pinata dan Diarta,2. Sesuai dengan definisi yang telah dipaparkan bahwa kunjungan wisatawan memiki hubungan yang positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Penelitian memiliki hasil yang sama dengan penelitian Ahmad . yang menyatakan bahwa kunjungan wisatawan memiliki hubungan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pengaruh Kunjungan wisatawan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yaitu sebesar 0,1565 dan signifikan pada prob. 0,0305< = 0,05. Yang berarti secara langsung kunjungan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Bruto. Apabila terjadi kenaikan kunjungan wisatawan sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto di provinsi Aceh dapat meningkat secara signifikan sebanyak 0,1565 persen. Menurut Todaro . PDRB ialah jumlah keseluruhan atas segenap hasil akhir yang didapatkan oleh suatu perekonomian pada taraf daerah . aik yang di perbuat oleh masyarakat pada wilayah tersebut atau masyarakat pada wilayah lain yang menginap di wilayah it. Aktivitas produksi dapat tercipta dari adanya permintaan permintaan terhadap barang dan jasa dan langsung dapat memberikan pengaruh terhadap nilai tambah pada PDRB (Fajriasari,2. Adanya kunjungan wisatawan yang melakukan dapat menciptakan permintaan yang berasal dari para wisatawan dengan adanya kegiatan permintaan terhadap barang atau jasa dapat mempengaruhi nilai dari PDRB. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Hasil penelitian ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Pertiwi, dkk . Yang menyatakan bahwa jumlah kunjungan mempunyai hubungan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pengaruh Tingkat hunian hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pengaruh tingkat hunian hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu sebesar -1,6889 dan signifikan pada prob. 0,0816> = 0,05. Yang berarti secara langsung tingkat hunian hotel berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Apabila terjadi kenaikan tingkat hunian hotel sebesar 1%, maka Pendapatan Asli Daerah di provinsi Aceh dapat menurun secara tidak signifikan sebanyak -1,6889 persen. Suatu kondisi yang mengukur seberapa jauh hasil dari kamar yang terjual dengan membandingkan pada semua jumlah kamar yang dapat dijual melalui ketersediaan dari jumlah kamar hotel yang mencukupi maka setiap wisatawan dapat meraasakan keamanan, kenyamanan maupun kebetahan agar dapat tinggal pada waktu yang lama disebut sebagai tingkat hunian hotel Austriana . Aktivitas yang dilakukan penghuni hotel selama menginap dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan seperti pajak hotel atau pun konsumsi selama menginap dihotel. Namun didalam penelitian ini peneliti tidak menemukan pengaruh tingkat hunian hotel terhadap PAD di Aceh. Hasil penelitian ini menolak penelitian yang dilakukan oleh Suastika, dkk . yang menyatakan bahwa tingkat hunia hotel berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengaruh Tingkat Hunian Hotel Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pengaruh tingkat hunian hotel terhadap Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) sebesar -1,1173 dan signifikan pada prob. 0,0300< = 0,05. Yang berarti secara langsung tingkat hunian hotel berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Apabila terjadi kenaikan tingkat hunian hotel sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto di provinsi Aceh dapat menurun secara signifikan sebanyak -1,1173 persen. Tingkat hunian hotel merupakan sebuah kondisi yang melihat sejauh apa jumlah kamar dapat terjual, dengan membandingkan total kamar yang dapat Adapun rasio occupancy yang memiliki arti sebagai perbandingan untuk melihat tingkat keberhasilan hotel selama melakukan penjualan barang pokoknya misalnya yaitu kamar (Agin dan Christoni,2. Kelengkapan dari sarana dan prasarana di tempat persinggahan ataupun rumah makan bisa dikatakan restoran yang menjadi hal mutlak untuk di lengkapi di wilayah wisata tepatnya pada lingkungan wisata Aceh untuk menjadi pelengkap , hal tersebut juga menjadi pengaruh dari potensi pariwisata. Bukan hanya hal itu. Pajak Hotel dan Restoran juga dapat memberikan keuntungan yang melalui tersedianya Jumlah Restoran yang memadai yang pada akhirnya akan meningkatkan PDRB. Namun didalam penelitian ini peneliti tidak menemukan hubungan dari tingkat hunian hotel terhadap PDRB. Penelitian ini menolak penelitian dari Hartati . yang menyatakan tingkat hunian hotel berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional (PDRB). SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan PDRB Di Aceh Adinda Puspa Sari Aceh. Anggun Syahri Ramdhaniah. Ella Eka Safitri Sayuti. Asnidar DOI: https://doi. org/10. 54443/sinomika. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 0,0007 dan signifikan pada prob. 0,9437> = 0,05. Yang berarti secara langsung Pendapatan Asli Daerah berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Apabila terjadi kenaikan Pendapatan Asli Daerah sebesar 1%, maka Produk Domestik Regional Bruto di provinsi Aceh dapat meningkat secara tidak signifikan sebanyak 0,0007 persen. PDRB dan PAD memiliki hubungan secara fungsional, fungsi dari PDRB yaitu adanya pajak daerah, adanya peningkatan pada PDRB dapat meningkatkan penerimaan ekonomi melalui pajak tersebut. PAD dan PDRB secara parsial memliki pengaruh yang positif. Seperti yang dinyatakan oleh Saragih . , sejalan hubungan PDRB dan PAD diatas yaitu tingginya pendapatan seseorang akan memberikan pengaruh terhadap kemampuan individu dalam memberikan iuran atau pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Suryono, dkk . yang menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PENUTUP Kesimpulan Dari analisis yang telah dijelaskan diatas dapat diperoleh kesimpulan untuk menjawab perumusan masalah diatas yaitu sebagai berikut: Jumlah kunjungan wisatawan di Provinsi Aceh memiliki pengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk domestik Bruto (PDRB). Tingkat hunian hotel di Provinsi Aceh berpengaruh negative terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) . Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Saran Dengan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan asli daerah dan Pdrb, apabila pemerintah dapat lebih bijak dalam mengelolah wisata dengan efektif dan efisien maka wisatawan akan semakin tertarik untuk berkunjung, seperti menyediakan saran dan prasarana yang dibutuhkan, akses jalan yang baik dan memadai ataupun akomodasi lainnya yang diperlukan dalam mengembangkan tempat wisata. Tingkat hunian hotel terhadap PAD dan PDRB tidak berpenagruh positif, disarankan agar pemerintah dapat mensosialisasikan dan menegaskan pajak hotel kepada pengelolah hotel, pemerintah juga dapat memberikan pelatihan dalam menglolah sistem pemabayaran pajak online kepada para pengusaha hotel sehingga mereka dapat membayar pajak tepat waktu. Pendapatan asli daerah dapat memberikan dampak yang postif terhadap produk domestic regional bruto, untuk itu pemerintah harus terus meningkat sumber sumber pendapatan asli daerah agar dapat memperbesar kontribusi terhadap PDRB. SINOMIKA JOURNAL | VOLUME 1 NO. https://publish. ojs-indonesia. com/index. php/SINOMIKA DAFTAR PUSTAKA