Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi https://journal. id/index. php/ABDIKAN ISSN 2828-4526 (Media Onlin. | ISSN 2828-450X (Media Ceta. Vol. 4 No. 4 (November 2. 390-398 DOI: 10. 55123/abdikan. Submitted: 08-09-2025 | Accepted: 18-10-2025 | Published: 15-11-2025 Penerapan Sistem Informasi Kasir Berbasis Android pada MJ Autocare Fenilinas Adi Artanto1*. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 Informatika. Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Kabupaten Pekalongan. Indonesia Manajemen Informatika. Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Kabupaten Pekalongan. Indonesia Email: 1fenilinasadi@gmail. com, 2ahmadkhambali@gmail. com, 3liakhoitunnisa@umpp. aqikaariyogiana@umpp. 1*,3,4 Abstract This community service activity aims to improve the efficiency of financial management and operational services for UMKM, especially at MJ Autocare, a touchless motorcycle washing service business, through the development and training of an Android-based cashier application. This application is designed with three access rights for users: admin, cashier, and owner, thus simplifying transaction recording, product management, and the preparation of daily, weekly, and monthly financial reports. The implementation method includes socialization, hands-on training, and participant skill evaluation with pre- and post-tests. The training participants consisted of six MJ Autocare employees who play a direct role in operations such as cashiers and admins. The evaluation results showed a significant increase in participant understanding, where before the training only 16. 7% of participants understood the basics of the cashier information system, while after the training this increased to 93. 3% of participants were able to operate the application and produce financial reports independently. The main supporting factors for this activity were participant enthusiasm and the suitability of the application to partner needs, while the obstacle faced was the difference in technological understanding among participants. With this cashier application, it is hoped that MJ Autocare will be able to improve the accuracy of transaction recording, employee work efficiency, and transparency of financial reports, thereby supporting more modern and professional business Keywords: Android. Cashier. MJ Autocare. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan dan pelayanan operasional untuk UMKM khususnya di MJ Autocare, yang merupakan usaha jasa cuci sepeda motor tanpa sentuh, melalui pengembangan dan pelatihan penggunaan aplikasi kasir berbasis Aplikasi ini dirancang dengan tiga hak akses untuk pengguna, yaitu admin, kasir, dan owner, sehingga mempermudah pencatatan transaksi, manajemen produk, serta penyusunan laporan keuangan harian, mingguan, dan bulanan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta evaluasi keterampilan peserta dengan pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari enam karyawan MJ Autocare yang berperan langsung dalam operasional seperti bagian kasir dan admin. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta, di mana sebelum pelatihan hanya 16,7% peserta memahami dasar sistem informasi kasir, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 93,3% peserta mampu mengoperasikan aplikasi dan menghasilkan laporan keuangan secara mandiri. Faktor pendukung utama kegiatan ini adalah antusiasme peserta serta kesesuaian aplikasi dengan kebutuhan mitra, sementara hambatan yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan pemahaman teknologi pada peserta. Dengan adanya aplikasi kasir ini, diharapkan MJ Autocare mampu meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, efisiensi kerja karyawan, serta transparansi laporan keuangan, sehingga mendukung pengelolaan bisnis yang lebih modern dan profesional. Kata Kunci: Android. Kasir. MJ Autocare. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 PENDAHULUAN MJ Autocare merupakan salah satu penyedia jasa cuci kendaraan bermotor yang memiliki keunggulan dengan konsep Touchless Wash atau cuci tanpa sentuh. Konsep ini menggunakan sabun khusus yang mampu merintikan kotoran tanpa harus disikat maupun digosok sehingga bodi kendaraan akan lebih aman terhindar dari lecet. Saat ini MJ Autocare telah berkembang dengan memiliki dua cabang, yaitu di kota Pekalongan dan Pemalang dengan tagline AuCuci Motor Tanpa SentuhAy sebagai identitas utamanya (Nugroho et al. , 2. Pada era digital ini kebutuhan akan sistem pengelolaan bisnis yang efektif semakin meningkat, termasuk pada sektor jasa otomotif (Pama et al. , 2. Pengelolaan keuangan yang baik menjadi aspek operasional, serta akan memberikan ytansparansi laporan kepada pemilik usaha (Gilang Pamungkas, 2. Salah satu Solusi dalam peningkatan digitalisasi bisnis Adalah dengan adanya sistem informasi kasir yang dirancang untuk mempermudah pencatatan transaksi, penyimpanan data laporan keuangan hingga penyusunan laporan secara otomatis, sehingga meminimalisir kesalahan pencatatan (Eryc, 2. Permasalahan yang dihadapi MJ Autocare adalah sistem administrasi keuangan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil observasi awal, proses rekap laporan pendapatan harian dilakukan setelah pelayanan selesai, dan kasir rata-rata membutuhkan waktu menyelesaikan laporan harian sekitar 45 sampai 60 menit. Selain itu karena kasir terburu-buru dalam menyelesaikan laporan harian karena sudah mendekati waktu pulang atau berakhirnya jam kerja kasir, sehingga kasir hanya melaporkan seadanya tanpa adanya pengecekan ulang, sehingga kadang terjadi kesalahan dalam perhitungan dan pada esok harinya kasir harus kembali melakukan perhitungan ulang. Penggunaan metode manual pada administrasi membutuhkan waktu dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pelaporan (Ramadhani et al. , 2. Selain itu owner MJ Autocare juga mengalami kesulitan untuk memantau kondisi keuangan secara langsung karena bergantung pada laporan yang dibuat oleh kasir. Laporan yang masih manual dan tidak dapat dipantau secara langsung ini dapat berpotensi mengurangi efektivitas pengelolaan bisnis dan menimbulkan kendala dalam pengambilan keputusan (Saputraa & Zein, 2. Salah satu metode untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat sebuah sistem digital dalam bentuk sistem informasi. Dimana Sistem informasi adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulkan, memasukkan, dan mengolah serta menyimpan data, dan cara-cara yang diorganisasi untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan, dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Artanto et al. , 2. Seperti pada penelitian Christian et al. , . dimana sistem informasi kasir pada jasa cuci mobil dibuat dengan menggunakan metode waterfall, dengan adanya sistem informasi tersebut pengolahan data jadi jauh lebih mudah dalam hal pembuatan laporan menjadi lebih akurat dan efisien. Pada penelitian sebelumnya telah dibahas bagaimana penerapan sistem informasi kasir yang dikembangkan dengan menggunakan metode waterfall, namun, sistem tersebut masih berbasis desktop dan website dan juga belum memiliki fitur multi level user, seperti adanya user owner yang dapat secara langsung memantau kondisi keuangan, sedangkan pada sistem yang dibuat untuk MJ Autocare ini berbasiskan android dan juga memiliki user owner. Dengan diterapkannya sistem informasi kasir maka seluruh transaksi akan tercatan secara otomatis dalam database, sehingga laporan keuangan dapat diakses secara real time oleh owner kapan saja dan dimana saja (Johan & Chandra, 2. Selain itu, proses pelatihan dilakukan secara intensif dan berbasis praktik langsung, dimana karyawan tidak hanya diberikan sosialiasi tetapi juga pendampingan penggunaan aplikasi dalam kegiatan operasional harian. Kegiatan ini adalah memberikan pendampingan dan pelatihan dari aplikasi kasir yang telah dikembangkan kepada karyawan MJ Autocare. Dalam sistem yang telah dibuat antara owner dan karyawan diberikan hak akses yang berbeda, dalam aplikasi kasir MJ autocare diberikan 3 hak akses yaitu admin, kasir dan owner, dimana untuk owner hanya dapat melihat laporan keuangan, untuk kasir hanya dapat memasukan pengeluaran dan input transaksi, sedangkan untuk admin, memiliki semua hak akses yang ada, yaitu membuat akun, melihat laporn, menginput laporan dan menambahkan menu produk (Artanto et al. , 2. Dengan adanya program ini, diharapkan MJ Autocare mampu meningkatkan efisiensi operasional, meminimalisir kesalahan pencatatan serta memberikan kenyamanan bagi owner maupun karyawan dalam mengelola transaksi keuangan sehari-hari. PELAKSAAN DAN METODE Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di kantor PT Khadeja Nugroho Group sebagai pengelola MJ Autocare yang berada di Kota Pekalongan. Dilakukan di PT Khadeja Nugroho Group karena pengelolaan Sumber Daya Manusia pada MJ Autocare berada pada naungan PT Khadeeja Nugroho Group sehingga Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 memudahkan dalam mengumpulkan karyawan dari MJ Autocare. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan durasi 1 bulan dengan pertemuan sebanyak 4 kali setiap hari rabu pada bulan Juni 2025. Peserta kegiatan terdiri dari 2 Karyawan MJ Autocare Pemalang (Admin dan Kasi. lalu 4 Karyawan MJ Autocar Pekalongan . Admin, dan 2 Kasi. dan Owner dari MJ Autocare yang juga terlibat langsung untuk memahami fitur khusus yang telah disediakan pada aplikasi. Latar belakang peserta yang mayoritas lulusan dari SMK menjadi pertimbangan dalam penyusunan materi agar lebih mudah dipahami. Metode kegiatan yang digunakan Adalah kombinasi antara pelatihan . dan pendampingan (Mentorin. Pada tahapan awal dilakukan pelatihan mengenai konsep dasr sistem informasi kasir berbasi android dan pentingnya digitalasasi dalam pengelolaan usaha jasa, serta penjelasan fitur-fitur utama dari Materi yang diberikan alah bagaimana melakukan pencatatan transaksi, dan pengelolaan laporan harian, juga pemanfaatan fitur akses owner untuk melihat laporan keuangan secara real-time. Pelatihan ini dilakukan dengan pendekatan hands-on practice agar peserta dapat mencoba secara langsung setiap fungsi dan mempraktekan secara mandiri dalam pengoperasiaan aplikasi (Artanto, 2. Selanjutnya adalah tahapan pendampingan dimana tim pengabdian mendampingi dalam kegiatan operasional di MJ Autocare. Tim mendampingi karyawan Ketika menerima transaksi pelanggan dan mencatat inputanntransaksi sampai menghasilkan laporan keuangan otomatis dari sistem. Dengan kombinasi metode pelatihan dan pendampingan diharapkan karyawan MJ Autocare tidak hanya mampu mengoperasikan sistem tetapi juga memiliki pemahaman lebih luas tentan pentingnya transformasi digital dalam mendukung efisiensi usaha. Untuk dapat mengukur pemahaman dari penggunaan aplikasi dibuatlah pertanyaan untuk mengukur pemahaman pengguna dengan instrument pre-test dan post-test. Berikut point pertanyaan yang akan di Apakah anda mengetahui konsep dasar sistem kasir digital? Apakah anda memahami fungsi laporan keuangan? Apakah anda bisa mengoperasikan aplikasi kasir secara mandiri? Apakah anda mengetahui perbedaan hak akses . dmin, kasir, owne. ? Apakah anda dapat membuat laporan transaksi harian dari aplikasi? Jawaban akan di ukur dengan menggunakan skala Linkert dengan nilai Ya . dan Tidak . (Pangestu & Artanto, 2. Kelima pertanyaan tersebut dipilih karena dianggap mewakili keseluruhan aspek kompetensi utama yang diharapkan oleh owner dan peserta kegiatan. Kelima pertanyaan tersebut digunakan sebagai Tingkat pemahaman dan ketrampilan peserta terhadap penggunaan sistem informasi kasir berbasiskan android secara menyeluruh. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada MJ Autocare berlangsung dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari seluruh peserta. Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diberikan berhasil memperkenalkan sekaligus mengimplementasikan sistem informasi kasir berbasis android yang dirancang untuk mempermudah pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan serta memfasilitasi owner dalam memantau kondisi keuangan outlet secara realtime. Pada tahapan pelatihan, peserta diberikan penjelasan terkait fitur utama dari aplikasi, diantaranya untuk kasir adalah halaman kasir yang digunakan untuk mencatat transaksi, lalu pada owner memiliki akses untuk lapora keuangan, dan untuk admin dapat menggunakan seluruh akses dengan tambahan akses halaman tambah produk dan tambah akun. Peserta mencoba secara langsung aplikasi dengan melakukan simulasi transaksi harian sebagaimana operasional di MJ Autocare. Proses ini memudahkan peserta memahami bagaimana aplikasi bekerja dan bagaimana data keuangan terekam secara otomatis dalam Berikut menu utama dalam aplikasi Aplikasi MJ Autocare memiliki 3 user yaitu admin, kasir dan owner, berikut tampilannya beserta informasi tentang tampilan tersebut: Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Halaman login Gambar 1. Halaman Login Untuk menggunakan aplikasi user diharuskan untuk login dengan memasukan user dan password sesuai dengan akun yang telah dimiliki, yaitu akun untuk admin, kasir dan owner, setelah itu akan masuk ke halaman beranda. Halaman Dashboard Gambar 2. Halaman Dashboard Admin Halaman ini adalah halaman dasborad Dimana setiap user memiliki akses yang berbeda. Dimana admin memiliki semua akses, tetapi pada kasir hanya kas masuk dan penjualan, sedangkan pada owner hanya Riwayat saja. Halaman List Produk Gambar 3. Halaman Transaksi List Produk Halaman ini hanya dapat diakses oleh user admin dan kasir dimanan menunjukan list produk dengan Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Halaman Input Penjualan Gambar 4. Halaman Input Penjualan Halaman ini hanya dapat diakses oleh kasir dan admin yang digunakan untuk memasukan penjualan barang, halaman ini akan muncul setelah admin atau kasir memilih list produk dari list produk Halaman Tambah Produk Gambar 5. Halaman Tambah Produk Halaman ini hanya bisa diakses oleh admin saja. Dimana admin dapat menambahkan produk dengan mengisikan nama produk, harga stock dan juga menambahkan gambar dari produk tersebut. Halaman wallet Gambar 6. Halaman wallet Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Halaman ini hanya dapat diakses oleh admin dan owner Dimana total pendapatan harian dan juga bulanan dari outlet dapat dilihat. Selain itu laporan juga di download di menu download Dimana nanti akan menyimpan hasil laporan keuangan dengan format excel. Halaman my Profile Gambar 7. Halaman My Profile Halaman ini hanya dapat diakses oleh admin. Dimana admin dapat menambahkan akun owner dan juga akun kasir. Gambar 8. Foto Kegiatan Pelatihan Pada kegiatan pelatihan dilaksanakan di Kantor PT Khadeeja sebanyak 2 kali yaitu pada hari rabu 4 dan 11 Juni 2025, kegiatan ini mengenalkan setiap tools dan fungsi dari aplikasi. Kegiatan di ikuti oleh karyawan MJ Autocare pada bagian admin dan kasir. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan secara langsung di MJ Autocare. Gambar 9. Foto Kegiatan Pendampingan di MJ Autocare Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Selanjutnya kegiatan dilanjutkan pada 17 dan 24 Juni 2025 di MJ Autocare. Kegiatan pendampingan Adalah mendampingi kasir menggunakan aplikasi secara langsung untuk mencatat setiap transaksi di MJ Autocare. Sebelum kegiatan dimulai para karyawan atau peserta kegiatan telah mengisi kuisioner Pre-Test dan setelah kegiatan selesai dari pelatihan dan pendampingan di lakukan lagi pengukuran dengan kuisioner post-test. Berikut hasil dari perhitungan yang telah dilakukan: Tabel 1. Hasil Pre-test dan Post-test Peserta Pre-Test Post-Test Skor 1/5 20% 0/5 0% 2/5 40% 0/5 0% 1/5 20% 1/5 20% Rata-rata Pre-Test 16,7% Skor Rata-rata Post-Test 93,3% Dari hasil Pre-test dan Post-Test menunjukan bahwa sebelum pelatihan pemahaman rata-rata karyawan MJ Autocare hanya 16,7% saja. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan pemahaman karyawan meningkat menjadi 93,3%. Peningkatan sebesar 76,6% menunjukan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan pada MJ Autocare memberikan peningkatan pada pemahaman dan ketrampilan peserta. Hasil dari implementasi sistem informasi kasir ini ditunjukan melalui peningkatan efisiensi kerja kasir serta transparansi laporan keuangan. Sebelum adanya aplikasi, pencatatan dilakukan secara manual menggunakan buku catatan dan file terpisah, sehingga berpotensi terjadi kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelapora. Setelah adanya aplikasi seluruh transaksi terekam otomatis dalam sistem sehingga laporan dapat segera diakses tanpa perlu input ulang. Tabel 2. Kondisi Sebelum dan Sesudah Kegiatan Aspek Sebelum PKM Setelah PKM Pencatatan Transaski Ditulis manual dibuku besar, rawan salah catat Dicatat otomatis melalui aplikasi Laporan Keuangan Dibuat kasir secara manual di akhir bulan Tersajikan otomatis harian, mingguan dan Akses Owner Menunggu Dapat melihat laporan keuangan secara real time melalui aplikasi Efisiensi waktu Membutuhkan waktu yang lama untuk rekap laporan Rekap laporan cepat dan otomatis Tingkat Kesalahan Sering terjadi selisih laporan Sistem terintegrasi sehingga antara laporan kasir dan keuangan tidak terjadi perbedaan Implementasi sistem informasi kasir berbasis android ini telah memberikan Solusi terhadap permasalah utama mitra, yaitu keterlambatan dan ketidakakuratan laporan keuangan. Dengan adanya sistem yang real time, membuat owner dapat memantau secara langsung pemasukan dan pengeluaran outlet tanpa harus berada di lokasi outlet. Selain itu kasir juga terbantu karena tidak perlu membuat laporan manual, cukup mencatat dengan menggunakan aplikasi kasir. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini adalah semangat peserta yang tinggi, dengan dukungan owner MJ Autocare dan juga konsistensi PT Khadeeja dalam mengelola sumber daya manusianya. Dengan aplikasi yang simple dan mudah digunakan juga memberikan kemudahan pengguna dalam memahami setiap fungsi dari aplikasi yang sudah tersedia. Sedangkan faktor penghambat yang ditemui adalah pada aplikasi belum memberikan fasilitas pembayaran digital karena saat ini literasi digital kasir yang masih kurang sehingga menghindari terjadinya penipuan dalam transaksi digital. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Pembahasan Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 76,6% dari rata-rata 16,7% menjadi 93,3%. Peningkatan signifikan ini terjadi karena pendekatan pelatihan yang berbasis praktik langsung . and on practic. , dimana peserta tidak hanya mendengarkan teori tetapi melakukan simulasi transaksi secara langsung untuk menggunakan aplikasi secara berulang. Pendekatan ini terbukti meningkatkan kemampuan teknis pengguna sebagaimana juga ditunjukan pada penelitian Christian et al. yang menjadi lebih optimal karena disertai pendampingan secara langsung di lapangan. Selain itu desain aplikasi yang sederhana berperan dalam peningkatan hasil. Antarmuka android memudahkan peserta yang umumnya telah terbiasa dengan smartphone. Aplikasi ini hanya menamplkan menu sesuai dengan hak akses masing-masing pengguna, sehingga mengurangi kebingungan saat menggunakan aplikasi. Faktor ini menjelaskan mengapa sebagian besar peserta mampu mencapai skor posttest 100%. Namun hasil post-test menunjukan terdapat 2 peserta . eserta 2 dan . hanya mencapai skor 80%. Berdasarkan observasi, kedua peserta masih kesulitan dalam memahai proses pada aplikasi. Pada peserta no 2 mengalami kendala dalam membuat laporan, kendala tersebut karena saat file di laporan didownload yang berupa file excel tidak dapat dibuka di smartphone peserta yang ternyata belum memiliki aplikasi untuk membaca file excel, sehingga terjadi kebingungan karena tidak dapat membuka file. Sedangkan pada peserta 4 mengalami kendala karena selain berperan sebagai admin, kadang juga berperan sebagai kasir yang membuatnya lupa saat ini sedang dalam menggunakan akun user sebagai admin atau kasir. Temuan ini menunjukan juga bahwa keberhaslan digitalisai tdak hanya ditentukan oleh teknologi yang mudah digunakan, tetapi juga oleh tingkat literasi digital individu penggunanya. Hal ini sejalan dengan temuan Saputraa & Zein, . yang menyatakan bahwa resistensi terhadap adopsi teknologi sering muncul pada tahapan awal transformasi bisnis pada UMKM. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukan bahwa penerapan sistem informasi berbasiskan android pada MJ Autocare mampu meningkatkan efisiensi kerja, akurasi laporan keuangan, dan transparansi bisnis, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik kepada karyawan tentang pentingnya digitalisasi dalam sektor jasa otomotif. PENUTUP Simpulan Pelaksanaan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi kasir di MJ Autocare berhasil memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam mengoperasikan sistem informasi kasir. Dari hasil evaluasi pre-test dan post-test, terdapat peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 16,7% sebelum pelatihan menjadi 93,3% setelah pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu menjawab permasalahan utama mitra, yaitu keterbatasan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam mengelola transaksi keuangan secara digital. Faktor pendukung kegiatan ini antara lain adalah motivasi peserta yang tinggi untuk belajar, dukungan penuh dari pihak manajemen MJ Autocare, serta ketersediaan perangkat teknologi yang memadai. Selain itu, metode pelatihan berbasis praktik langsung sangat membantu peserta dalam memahami materi dengan lebih cepat. Adapun faktor penghambat yang ditemui adalah adanya perbedaan tingkat pemahaman awal antar peserta yang mengharuskan pendampingan lebih intensif. Meskipun demikian, secara umum kegiatan dapat dikategorikan berhasil karena tujuan utama, yaitu peningkatan kompetensi karyawan dalam penggunaan aplikasi kasir, tercapai dengan baik. Saran Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi kasir di MJ Autocare, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan untuk pengembangan dan keberlanjutan program ke depan. Perlu dilakukan pelatihan lanjutan secara berkala agar seluruh karyawan, agar karyawan baru dapat memahami dan menguasai penggunaan aplikasi kasir secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem benar-benar dapat diterapkan secara seragam di seluruh cabang. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Fenilinas Adi Artanto1. Ahmad Khambali2. Lia Khoirun Nisa3. Aqika Ari Yogiana4 ABDIKAN (Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknolog. Vol. 4 No. 390 Ae 398 Mitra disarankan untuk melakukan evaluasi rutin terhadap penggunaan aplikasi guna mengidentifikasi kendala teknis maupun kebutuhan pengembangan fitur tambahan. Seperti kebutuahan akan layanan berbasis pelanggan . ustomer servic. dapat menjadi pengembangan berikutnya sesuai kebutuhan MJ Autocare. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model yang digunakan untuk UMKM lain dalam sektor jasa serupa, sehingga penerapan sistem informasi berbasis Android tidak hanya berhenti pada satu mitra, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan ekonomi digital di tingkat lokal. DAFTAR PUSTAKA