Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity Ratio, dan Cash Ratio. Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021 Rut Aprila Marta Pelita Aritonang1. Fredella Colline2 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Krida Wacana1,2 312019106@civitas. id1, fredella. colline@ukrida. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect or earning per share, debt to equity ratio, and cash ratio on the stock prices of companies in the transportation and logistics sector listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019-2021. The research is the decline in the share prices of companies in the transportation and logistics sector which occurred due to COVID-19 and the increase in fuel prices. In collecting data, this study used a purposive sampling technique and the tool used in this study was SPSS 24. From a total population of 30 companies, a sample of 8 companies were used which had the completeness of the required data each year during the study period. Data analysis in this study used multiple regression The results of this study indicate that the variables debt to equity ratio and cash ratio have no effect on stock prices. Then the earning per share variables has a positive and significant effect on stock prices. The results of testing the coeficient of determination that was carried out obtained an R Square resut of 0,317 or 31,7%. Keywords: Earning Per Share. Debt to Equity Ratio. Cash Ratio, stock prices ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Penelitian ini dilatarbelakangi karena penurunan harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terjadi akibat COVID-19 dan kenaikan harga BBM. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 24. Dari jumlah populasi sebanyak 30 perusahaan, digunakan sampel sebanyak 8 perusahaan yang KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 91 memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan pada setiap tahun selama periode penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel debt to equity ratio dan cash ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham. Kemudian variabel earning per share berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Hasil pengujian koefisien determinan yang dilakukan memperoleh hasil R Square sebesar 0,317 atau 31,7%. Kata kunci: Earning Per Share. Debt to Equity Ratio. Cash Ratio, harga saham Pendahuluan Harga saham merupakan cerminan nilai sebuah perusahaan dan faktor yang penting dalam perusahaan. Pergerakan harga saham sejalan dengan kinerja emiten, semakin baik kinerja emiten maka semakin besar pula keuntungan yang dapat diperoleh dari kegiatan usaha tersebut. Ketika harga saham naik berarti saham tersebut sedang banyak permintaan, demikian pula sebaliknya ketika saham turun berarti saham tersebut sedang banyak penawaran (Tambunan et al. , 2. Beberapa sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia diantaranya adalah sektor Transportasi dan Logistik. Sektor transportasi dan logistik merupakan salah satu sektor penting dalam menentukan pembangunan ekonomi disuatu negara. Sektor ini mengalami penurunan disaat pandemik melanda di seluruh negara. Menteri Perhubungan (MENHUB) Karya Sumadi mengatakan dalam media Berita Satu . bahwa sektor ini mengalami penurunan omzet lebih dari 50% dan minus 5,32% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia serta pendapatan yang berdampak pada rasio keuangan dan harga saham yang diperdagangkan di BEI (Kriswahyuni & Effendi, 2. Grafik perdagangan saham sektor trasnportasi dan logistik . menunjukkan bahwa saham terhadap sektor transportasi dan logistik tahun 2019 hingga tahun 2020 sangat menurun dikarenakan adanya pandemi. Gambar 1. Grafik Perdagangan Saham Sektor Trasnsportasi & Logistik Sumber : IDX . 92 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. Dalam IDXChannel September 2022 karena dampak dari menyatakan bahwa saham perusahaan diumumkannya kenaikan BBM pada Sabtu di sektor transportasi dan logistik mulai . Kenaikan harga BBM ini menjadi dari tahun 2021 hingga Agustus 2022 pusat perhatian pelaku pasar sebab memiliki mulai membaik karena munculnya daya efek domino ke kenaikan biaya atau harga tarik investor untuk mulai berinvestasi di barang lainnya, termasuk biaya trasportasi sektor transportasi dan logistik. Sektor dan logistik . ini mengalami penurunan kembali pada Gambar 2. Grafik Perdagangan Saham 3rd Quarter 2022 Sektor Transportasi & Logistik Sumber : IDX . Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat bahwa September 2022 sektor ini mengalami penurunan kembali. Dalam media IDXChannel yang mengatakan bahwa saham sektor transportasi dan logistik menjadi minus 1,85 persen sebagai imbas dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Analisis rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan sebuah perusahaan tersebut terdiri dari rasio profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, dan nilai pasar yang menyajikan perbandingan angka di dalam laporan keuangan. Sektor ini menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam dibanding sektor lainnya dan memberikan beban terhadap aktivitas logistik di semua sektor usaha . EPS adalah salah satu dari rasio profitabilitas keberhasilan manajemen dalam memberikan manfaat kepada pemegang saham. Menurut (Ernawati & Purwaningsih, 2. debt to equity ratio merupakan rasio solvabilitas yang mendeskripsikan suatu perusahaan dalam membayar kewajibannya seperti pembayaran hutang. Menurut (Dewanti, 2022 cash ratio salah satunya adalah rasio Investor dapat memprediksi hasil investasinya dengan melakukan penilaian terhadap kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan dapat dilakukan dengan menganalisis rasio sebuah perusahaan. Menurut penelitian (Istichomah, 2. KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 93 likuiditas yang digunakan untuk mengukur perbandingan jumlah kas dan kewajiban lancar untuk melunasi hutang jangka pendek. Berdasarkan penelitian terdahulu, didasarkan pada dampak penawaran dan permintaan di pasar modal, dan dampak ini menentukan bentuk harga pertama (Kriswahyuni & Effendi, 2. seperti yang dilakukan oleh (Pratiwi et , 2. menunjukkan bahwa DER dan EPS tidak berpengaruh terhadap saham, penelitian lainnya yang dilakukan oleh (Dewi et al. , 2. menunjukkan bahwa DER tidak Menurut (Tambunan et al. , 2. mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunnya nilai harga saham yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal perusahaan seperti inflasi, suku berpengaruh terhadap harga saham serta EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sedangkan penelitian lainnya yang dilakukan oleh (Imelda et al. , 2. menunjukkan bahwa cash ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham. bunga dan wabah sedangkan faktor internal perusahaan seperti rasio keuangan. Dari penjelasan di atas, terjadi fenomena research gap antara penelitian yang dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPENGARUH EARNING PER SHARE. DEBT TO EQUITY RATIO. DAN CASH RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR TRANSPORTASI DAN LOGISTIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2021Ay. Earning Per Share (EPS) Menurut (Dewi et al. , 2. Earning Per Share merupakan tingkat pengembalian setelah dipotong pajak yang diperoleh pemegang saham. Tingkat pengembalian menjadi salah satu penilaian investor terhadap suatu kinerja perusahaan. Menurut (Agung et al. , 2. EPS mempunyai pengaruh yang kuat terhadap harga saham karena ketika EPS meningkat maka harga saham akan meningkat, sebaliknya ketika EPS menurun maka harga saham juga akan menurun, sehingga besar kecilnya EPS akan mempengaruhi besarnya permintaan saham. EPS didapat dengan menghitung rumus: EPS = yaycaycayca yaAyceycycycnEa yaycycoycoycaEa ycIycaEaycayco ycUycUycaycuycUycU yaAyceycyceyccycayc Studi Literatur dan Pengembangan Debt to Equity Ratio (DER) Hipotesis Harga Saham Harga saham adalah nilai nominal internal yang dihasilkan dari perdagangan perusahaan atas saham perusahaan. Jika suatu transaksi mewakili nilai intrinsik suatu aset, kapasitas produksi di masa depan, dan syarat perdagangan, maka harga biasanya Debt to Equity Ratio adalah rasio solvabilitas yang mendeskripsikan suatu perusahaan dalam membayar kewajibannya seperti pembayaran hutang (Ernawati & Purwaningsih, 2. Menurut (Dewi et , 2. semakin tinggi DER sebuah perusahaan, maka kemampuan membayar 94 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. hutang perusahaan semakin rendah dan risiko jika perusahaan bangkrut semakin Sebaliknya, semakin rendah DER sebuah perusahaan, maka risiko perusahaan terhadap kewajibannya untuk memenuhi dan melunasi jika perusahaan pada akhirnya bangkrut semakin rendah. DER didapat dengan menghitung rumus: DER = harga saham. Semakin meningkat EPS, maka harga saham juga akan meningkat, sebaliknya jika EPS menurun, maka harga saham juga akan menurun. Sehingga EPS mempunyai pengaruh yang kuat terhadap harga saham. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis untuk penelitian ini ycNycuycycayco yaycycycaycuycUycU ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Cash Ratio Menurut Hery . dalam jurnal yang dilakukan oleh (Nazara et , 2. Cash Ratio merupakan ukuran untuk menghitung jumlah uang kas yang ada dan menggunakannya untuk melunasi hutang jangka pendek. Adanya uang kas diidentifikasi dengan adanya dana kas, bisa juga yang sejenis dengan kas, misalnya giro dan tabungan di dalam bank . ana dapat ditarik kapan saj. Dengan demikian, rasio ini berfungsi sebagai acuan untuk mengukur kemampuan emiten saat ini untuk membayar Cash Ratio didapat dengan menghitung rumus: Cash Ratio = . aycayc ycIyceycycaycyca yaycay. yayceycycycaycycycnycayca yaycaycuycaycayc Pengembangan Hipotesis Pengaruh Earning Per Share terhadap Harga Saham Penelitian yang dilakukan oleh (Agung et al. , 2. menyatakan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Penelitian ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Dahar et al. , 2. yang menyatakan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap H1: Earning Per Share berpengaruh positif terhadap harga saham. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham Penelitian oleh (Ernawati & Purwaningsih, 2022 memberikan kesimpulan bahwa DER berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Pernyataan tersebut didukung oleh (IAoniswatin et al. , 2. yang dalam penelitiannya memberikan kesimpulan bahwa DER berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. DER yang tinggi merupakan sebuah sinyal bagi investor bahwa perusahaan tersebut memilii risiko yang tinggi, karena semakin tinggi DER, maka semakin tinggi ketergantungan modal yang diperoleh dari pihak luar perusahaan. Hal itu dapat berpengaruh terhadap turunnya harga saham, karena karena perusahaan akan cenderung membayar hutangnya terlebih dahulu dibandingkan untuk memberikan dividen dari laba yang Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis untuk penelitian ini adalah: H2: Debt to Equtiy Ratio berpengaruh negatif terhadap harga saham. KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 95 Pengaruh Cash Ratio terhadap Harga Saham (Nurkholifah & Kharisma, 2. dalam penelitiannya menyatakan bahwa CR berpengaruh signifikan terhadap harga saham, penelitian tersebut didukung oleh (Imelda et al. , 2. yang menyatakan bahwa CR berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Cash Ratio yang naik, tidak dapat berpengaruh terhadap harga saham suatu perusahaan menjadi naik. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis untuk penelitian ini adalah: H3: Cash Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham. Kerangka Penelitian Gambar 3. Kerangka Penelitian Earning Per Share (X. Debt to Equity Ratio (X. H2 (-) Harga Saham (Y) Cash Ratio (X. Hipotesis: H1: Earning Per Share berpengaruh positif terhadap harga saham H2: Debt to Equity berpengaruh negatif terhadap harga saham H3: Cash Ratio berpengaruh positif terhadap harga saham Metode Penelitian Jenis dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat kuantitatif dan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah menggunakan laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia . dan situs resmi masing-masing perusahaan yang akan Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 30 perusahaan. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, di mana sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu, yaitu sebagai berikut: Perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan sektor transportasi dan logistik yang mempublikasikan laporan keuangan pada tahun 2019-2021 secara lengkap. Perusahaan sektor transportasi dan logistik yang mendapatkan laba yang positif selama periode 2019-2021. 96 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. Berdasarkan kriteria diatas, terdapat 8 perusahaan dari total 30 perusahaan sektor transportasi dan logistik yang sesuai dengan kriteria tersebut dan akan dijadikan sampel pada penelitian ini. Operasional Variabel VariabelXadalahvariabelindependen dan variabel Y adalah variabel dependen. Variabel dependen (Y) dipengaruhi oleh variabel independen (X). variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah harga saham, sedangkan variabel independen (X) adalah earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio. Variabel independen dalam penelitian ini menggunakan skala rasio. Tabel 1. Operasionalisasi Variabel Variabel Earning Per Share (X. Definisi Didefinisikan sebagai perbandingan laba bersih setelah pajak dan jumlah saham yang beredar untuk mengukur keberhasilan manajemen dalam memberikan manfaat terhadap pemegang saham. (Istichomah, 2. Debt to Equity Didefinisikan sebagai Ratio (X. perbandingan total hutang dan ekuitas untuk mengukur kemampuan sebuah perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka (Ernawati & Purwaningsih, 2. Cash Ratio Didefinisikan sebagai (X. perbandingan jumlah kas dan kewajiban lancar untuk melunasi hutang jangka (Dewanti, 2. Harga Saham Didefinisikan sebagai harga (Y) yang telah ditetapkan oleh sebuah perusahaan kepada pihak lain yang ingin menanamkan modalnya pada saham diperusahaan tersebut. Indikator EPS = yaycaycayca yaAyceycycycnEa yaycycoycoycaEa ycIycaEaycayco ycycaycuycyc yaAyceycyceyccycayc DER = ycNycuycycayco yaycycycaycuycyc ycNycuycycayco yaycoycycnycycayc Cash Ratio = . aycayc ycIyceycycaycyca yaycay. yayceycycycaycycycnycayca yaycaycuycaycayc Penelitian ini mengukur harga saham dengan memanfaatkan harga saham pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan harga penutupan saham karena dapat menyatakan naik turunnya harga sebuah saham perusahaan. KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 97 Metode Analisis Data Analisis Statistik Deskriptif Analisis mendeskripsikan kondisi variabel yang sedang diteliti. Analisis deskriptif dapat disajikan dalam bentuk skor minimal, skor maksimal, rata-rata, median, modus, dan standar deviasi (Dahar et al. , 2. Uji Normalitas Uji normalitas memiliki tujuan untuk menentukan apakah distribusi data mendekati normal. Data yang baik adalah data yang memiliki pola seperti distribusi normal (Setiawan et al. , 2. Untuk memastikan bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal, maka penelitian ini menggunakan Kolmogorov-Smirnov dengan kriteria pengambilan keputusan yaitu: Jika nilai > 0,05 maka data dikatakan berdistribusi normal, sebaliknya jika nilai < 0,05 maka data tersebut tidak berdistribusi Uji Multikolinearitas Pengujian ini dilakukan secara kondisional untuk menguji besarnya korelasi antar variabel dengan menggunakan analisis regresi berganda. Multikolinearitas dapat diketahui dalam model regresi yaitu dengan melihat nilai eigenvalue. Eigenvalue > 0,001 menunjukkan tidak terdapat multikolinearitas dalam penilitian tersebut (Setiawan et al. , 2. Uji Heteroskedastisitas Pengujian ini terjadi karena adanya perbedaan varians residual dari satu periode pengamatan ke pengamatan lainnya. Metode rank plot Park Gleyser. Barlet, dan Spearmen dapat digunakan untuk mendeteksi tandatanda heteroskedastisitas, terlepas dari apakah pola nilai residual muncul dalam Gejala heteroskedastisitas akan ditunjukkan terhadap nilai absolute residunya . , jika nilai probabilitas > nilai alpha-nya . , maka dapat dipastikan model tidak mengandung unsur heteroskedastisitas atau t hitung O t tabel pada alpha 0,05 (Imelda et , 2. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui apakah dalam suatu model regresi terdapat korelasi antar kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode sebelumnya . Model regresi yang baik adalah yang tidak terjadi Metode yang digunakan dapat dilihat dari nilai Durbin Watson. Nilai Durbin Watson yang menunjukkan tidak terdapat autokorelasi dalam penelitian berkisar antara -2 hingga 2 (Marzuki & Akhyar, 2. Regresi Linear Berganda Regresi linier berganda merupakan sejenis analisis asosiasi, yang digunakan untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel independen terhadap variabel dependen secara bersamaan, dan memiliki skala pengukuran variabel independen dan Jika ada tiga variabel bebas yang diwakili oleh X1. X2, dan X3, maka model regresi liniernya adalah sebagai berikut: HS = yca yu1ycU1 yuyuyuycUyuyu yuyuyuycUyuyu yce Keterangan: HS = Harga Saham 98 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. a = Konstanta 1 2 3 = Koefisien regresi variabel bebas X1 = EPS X2 = DER X3 = Cash Ratio e = Faktor lain yang mempengaruhi . Analisis Uji F Analisis uji F dalam penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh variabel independen (EPS. DER, dan Cash Rati. yang mempengaruhi variabel dependen . arga saha. Kriteria dalam pengambilan keputusan uji F dengan tingkat signifikan sebesar 5% adalah sebagai berikut: A Jika nilai Sig. F > 0,05 maka H1 ditolak, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara EPS. DER, dan Cash Ratio secara simultan terhadap harga saham. A Jika nilai Sig. F < 0,05 maka H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara EPS. DER, dan Cash Ratio secara simultan terhadap harga saham. Analisis Uji t Memiliki tujuan untuk menunjukkan pengaruh yang signifikan dari satu variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian ini dilakukan dengan tingkat kesalahan () sebesar 0,05 . %). Kriteria dalam pengambilan keputusan uji t adalah sebagai berikut: A Jika nilai Sig. t > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak, hal itu memiliki arti bahwa variabel EPS. DER, dan Cash Ratio secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. A Jika nilai Sig. t < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, hal itu memiliki arti bahwa variabel EPS. DER, dan Cash Ratio secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Analisis Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien (R. digunakan untuk mengetahui proporsi hubungan yang diberikan oleh variabel independen, yaitu earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap variabel independen, yaitu harga saham. Koefisien determinasi memiliki nilai antara 0 dan 1. Hasil dan Pembahasan Tabel 2. Hasil Uji Analisis Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation EPS DER Cash Ratio Harga Saham Valid N . Sumber: Output SPSS version 24 KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 99 Tabel 2 di atas menunjukkan banyaknya data yang digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 24 data yang berasal dari 8 sampel perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI yang mempublikasikan laporan keuangannya secara konsisten selama tiga . tahun periode 2019-2021. Tabel di atas menjelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan standar deviasi dari masing-masing variabel yang ada. Hsil Uji Normalitas Gambar 4. Grafik P-Plot Hasil penelitian yang tersaji dalam gambar 4. 1 menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal. Hal ini dapat dilihat dari titik-titik yang menjauhi garis diagonal dan tidak mengikuti arah garis diagonal. Untuk memastikan apakah data terdistribusi normal atau tidak, maka dibutuhkan tabel Kolmogorov-Smirnov seperti di bawah ini: Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Sebelum Zscore One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Pada tabel 3 dapat dilihat besarnya probabilitas uji Kolmogrov-Smirnov. Tabel di atas menunjukkan nilai asymp. sig sebesar 0,000. Dari nilai sig . ini lebih kecil dari tingkat signifikan yang telah ditentukan yaitu 0,05 . =5%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa adanya masalah normalitas atau variabel bebas tidak berdistribusi normal terhadap variabel Oleh karena itu, dalam mengatasi masalah ini maka dilakukan zscore dan sudah dianggap normal. 100 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. Hasil Uji Multikolonieritas Tabel 4. Hasil Uji Multikolonieritas Coefficientsa Unstandardized Standardizes Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. Beta Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Zscore: EPS Zscore: DER Zscore: Cash Ratio Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah multikolinearitas antara variabel bebas dan variabel terikat, karena semua variabel independen memiliki nilai Tolerance > 0,10 dan VIF < 10. Hasil Uji Heteroskedastisitas Gambar 5. Grafik Scatterplot Hasil uji heteroskedastisitas yang tersaji dalam gambar 10 terlihat bahwa titik-titik tersebar secara acak di atas dan di bawah sumbu Y dan tidak membentuk pola tertentu. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model ini. Hasil Uji Autokorelasi Tabel 5. Hasil Uji Autokorelasi Model Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Square the Estimate Square DurbinWatson KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 101 Uji autokorelasi dilakukan dengan melihat tabel Durbin-Watson yang tersaji pada tabel Nilai DW hitung adalah sebesar 1,966. Dalam tabel Durbin-Watson dengan jumlah data . K . umlah variabel independe. = 3 dan nilai = 5%, diperoleh nilai sebesar 1,1010, nilai sebesar 1,6565 dan nilai 4- sebesar 2,3435. Diperoleh hasil DW . > . ,6. Maka dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi. Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linear Berganda dan Uji t Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Model (Constan. Std. Coefficients Error Beta Collinearity Statistics VIF Sig. Tolerance Zscore: EPS Zscore: DER Zscore: Cash Ratio Tabel di atas merupakan hasil uji analisis regresi berganda diperoleh nilai a sebesar -1,286E-16 dengan nilai sebesar 0,484, nilai sebesar 0,288, dan nilai sebesar 0,075. Lalu dimasukkan ke dalam persamaan regresi berganda, sehingga hasil dari persamaan sebagai Y = -1,286E-16 0,484X1 0,288X2 0,075X3 Penjelasan dari persamaan di atas adalah sebagai berikut: Diperoleh nilai koefisien konstan sebesar -1,286E-16 yang berarti harga saham bernilai -1,286E-16 apabila masing-masing variabel independen (EPS. DER, dan Cash Rati. bernilai 0 atau konstan. Artinya ketika earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio tidak digunakan, maka harga saham sebesar -1,286E-16. Diperoleh nilai koefisien regresi X1 atau variabel EPS sebesar 0,484 yang berarti setiap kenaikan Rp 1 EPS, sementara debt to equity ratio dan cash ratio diasumsikan tetap, maka harga saham akan mengalami kenaikan sebesar 0,484. Diperoleh nilai koefisien regresi X2 atau variabel DER sebesar 0,288 yang berarti setiap kenaikan 1% DER, sementara earning per share dan cash ratio diasumsikan tetap, maka harga saham akan mengalami kenaikan sebesar 0,288. Diperoleh nilai koefisien regresi X3 atau variabel Cash Ratio sebesar 0,075 yang berarti setiap kenaikan 1 % Cash Ratio, sementara earning per share dan debt to equity ratio diasumsikan tetap, maka harga saham akan mengalami kenaikan 0,075. 102 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. Hasil Uji F Tabel 7. Hasil Uji F ANOVAa Sum of Model Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Berdasarkan tabel 10 di atas, nilai F yang diperoleh adalah sebesar 3,096 dan nilai signifikan sebesar 0,05. Nilai Sig. < 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel independen (EPS. DER, dan Cash Rati. secara bersama-sama . terhadap variabel dependen . arga saha. Hasil Uji t Hasil uji t dapat dilihat pada tabel 6, di mana hasil yang diperoleh adalah sebagai Earning Per Share terhadap Harga Saham Berdasarkan uji t, diperoleh nilai sebesar 2,506 dan nilai signifikan sebesar 0,021. Nilai signifikan . < 0,05, maka ditemukan cukup bukti bahwa EPS berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021. Debt to Equity Ratio terhadap Harga Saham 1,193 dan nilai signifikan sebesar 0,247. Nilai signifikan . > 0,05, maka tidak ditemukan cukup bukti bahwa DER berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021. Cash Ratio terhadap Harga Saham Berdasarkan uji t, diperoleh nilai sebesar 0,304 dan nilai signifikan sebesar 0,765. Nilai signifikan . > 0,05, maka tidak ditemukan cukup bukti bahwa Cash Ratio berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai sebesar Hasil Uji Koefisien Determinasi Tabel 8. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Square Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Durbin-Watson KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 103 Tabel 8 menunjukkan bahwa nilai R2 dari perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI periode 20192021 adalah sebesar 0,317 atau 31,7%. Maka kesimpulan yang diperoleh adalah variabel dependen . arga saha. dipengaruhi oleh variabel independen (EPS. DER, dan Cash Rati. sebesar 31,7% dan sisanya sebesar 68,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Eefek Indonesia sebaiknya memperhatikan komposisi rasio EPS. DER, dan Cash Ratio agar bisa menjaga harga saham dan bisa menarik minat investor untuk berinvestasi di perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pembahasan Pengaruh Earning Per Share terhadap harga saham Earning per share merupakan rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan untuk mencapai keuntungan bagi pemegang saham dengan membandingkan laba bersih setelah pajak dengan jumlah saham biasa yang beredar. EPS yang tingi akan memberikan dampak berupa meningkatnya harga saham sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI, demikian sebaliknya. EPS yang rendah akan memberikan dampak berupa turunnya harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI. Berarti semakin besar laba yang dibagikan untuk pemegang saham, semakin investor tertarik untuk membeli dan memiki saham tersebut sehingga harga sahamnya akan meningkat. Berdasarkan hasil uji hipotesis, terdapat cukup bukti bahwa variabel EPS berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 karena diperoleh nilai 2,506 dan nilai signifikan 0,021. Dengan demikian. H1 mengenai earning per share berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021 diterima. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Agung et al. , 2. yang menyatakan bahwa EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham. Pengaruh Debt to Equity Ratio terhadap harga saham Debt to equity ratio merupakan rasio solvabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan sebuah perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjangnya dengan modal yang tersedia. Perusahaan yang memiliki tingkat DER yang tinggi akan memberikan dampak berupa meningkatnya harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI, demikian sebaliknya, jika DER sebuah perusahaan rendah maka memberikan dampak menurunnya harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI. Berdasarkan hasil uji hipotesis, tidak ditemukan cukup bukti bahwa variabel DER berpengaruh terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 karena diperoleh nilai 104 | PENGARUH EPS. DER. DAN CASH RATIO,TERHADAP. (Rut Aprila dan Fredella Colliin. 1,193 dan nilai signifikan 0,247. Dengan demikian. H2 mengenai debt to equity berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021 ditolak. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Nazara et al. , 2. yang menyatakan bahwa DER tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. , 2. yang menyatakan bahwa Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Cash Ratio terhadap harga Cash likuiditas yang digunakan untuk mengukur perbandingan jumlah kas dan kewajiban lancar untuk melunasi hutang jangka Perusahaan yang memiliki cash ratio yang tinggi akan memberikan dampak meningkatknya harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI, demikian sebaliknya semakin rendah cash ratio akan memberikan dampak menurunnya harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik di BEI. Berdasarkan hasil uji hipotesis, tidak ditemukan cukup bukti bahwa variabel Cash Ratio memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 karena diperoleh nilai 0,304 dan nilai signifikan 0,765, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 mengenai cash ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik ditolak. Hal ini sejalan dengan Debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. penelitian yang dilakukan oleh (Nazara et Simpulan. Implikasi. Keterbatasan Penelitian Kesimpulan Earning per share berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Cash ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Saran R2 dari penelitian ini adalah sebesar 31,7%, maka peneliti berikutnya, disarankan untuk melengkapi 68,3% dari penelitian Peneliti berikutnya dapat menggunakan rasio lainnya yang tidak digunakan dalam penelitian ini, seperti current ratio, debt to asset ratio, dan return on asset. Periode penelitian ini masih terbilang terbatas yaitu 2019-2021, maka disarankan untuk peneliti selanjutnya dapat menambah atau memperbarui periode penelitian sehingga hasil peneltian dapat menghasilkan informasi yang lebih akurat dan baru. Untuk perusahaan, disarankan untuk memperhatikan kinerja perusahaan, terutama untuk Earning Per Share yang digunakan dalam penelitian ini karena memberikan KOMPETENSI - JURNAL MANAJEMEN BISNIS. VOL. NO. JULI - DESEMBER 2020 | 105 hasil yang signifikan. Hasil yang positif dan signifikan dalam penelitian ini diharapkan menjadi sebuah informasi bagi perusahaan agar dapat memaksimalkan laba dan para investor tidak ragu untuk berinvestasi di perusahaan yang memiliki earning per share yang tinggi. Untuk investor, disarankan untuk memperhatikan kinerja perusahaan, terutama earning per share karena dalam penelitian ini memberikan hasil yang signifikan. Investor dapat melihat rekam jejak earning per share dari perusahaan yang akan dipilih untuk berinvestasi. REFERENSI