Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. Januari 2023, 9 . , 722-734 DOI: https://doi. org/10. 5281/zenodo. p-ISSN: 2622-8327 e-ISSN: 2089-5364 Accredited by Directorate General of Strengthening for Research and Development Available online at https://jurnal. net/index. php/JIWP Analisis Pengaruh Literasi Keuangan. Karakteristik Mahasiswa dan Lingkungan Kampus Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa Yustina Maro1. Sefnat Aristarkus Tang2. Junius M. Sau Sabu3 1,2,3 Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi. Alor. NTT Received: 22 Desember 2022 Revised: 27 Desember 2022 Accepted: 30 Desember 2022 Keywords: (*) Corresponding Author: Abstract Financial Management is an activity of planning, budgeting, and saving funds owned by an organization or company. This study aims to determine the effect of financial literacy, student characteristics, and the campus environment on student personal financial management with a sample of 54 people. Collecting data using observation, interviews, and Data analysis uses instrument tests, namely validity tests, and reliability tests. the classic assumption test is the normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and linearity test while the hypothesis testing uses multiple linear analysis namely the t-test and F The results show that partially financial literacy has a significant effect on student financial management as indicated by a significant t-test Partially the student characteristic variables have a significant effect on student financial management as indicated by. t test the significant value of 0. Partially, campus environment variables have a significant effect on student financial management as indicated by a significance value of the t-test of 0. Simultaneously the variables of financial literacy, student characteristics, and campus environment have a significant effect on student financial management as indicated by the significant value of the F test of 0. Financial Management. Financial Literacy. Student Characteristics. Campus Environment yustinamaro887@gmail. How to Cite: Maro. Tang. , & Sabu. Analisis Pengaruh Literasi Keuangan. Karakteristik Mahasiswa dan Lingkungan Kampus Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9. , 722-734. https://doi. org/10. 5281/zenodo. PENDAHULUAN Uang memang memainkan peran penting bagi kehidupan di era modern seperti sekarang, baik secara sadar maupun tidak sadar. Mempelajari keterampilan untuk mengelola keuangan menjadi sangat penting agar bisa mengatur keuangan secara optimal terutama untuk generasi muda. Belajar mengelola keuangan bisa dimulai melalui hal-hal sederhana seperti menyesuaikan antara pendapatan dan Keterampilan mengelola keuangan sudah harus ditanam sejak dini. Keuangan merupakan ilmu dan seni dalam mengelolah uang yang mempengaruhi kehidupan setiap orang dan setiap organisasi. Keuangan berhubungan dengan proses, lembaga, pasar, dan instrument yang terlihat dalam transfer uang diantara individu maupun bisnis dan pemerintah (Sundjaja Ridwan dan Barlin Inge, 2004 dalam Dewi, 2. Pengeluaran keuangan sangat dibutuhkan setiap orang supaya dapat sampai ketujuan keuangan dengan selamat. Pengelolahan keuangan yang kacau dapat membuat kita tersandung berbagai masalah keuangan, oleh karena itu perencanaan keuangan sangatlah penting agar kita tetap berada dijalur yang semestinya tanpa harus salah mengambil keputusan. Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 Menurut Darsono, . dalam Astuti, . , manajemen keuangan merupakan aktifitas memilih dan meminjam perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakan seefektif, seefisien dan seekonomis mungkin untuk menghasilkan laba. Manajemen keuangan tidak hanya dilakukan oleh suatu perusahaan tetapi menejemen keuangan juga perlu dilakukan oleh setiap individu dalam mengatur keuangan dengan baik. Manajemen Keuangan sangat penting bagi peusahaan baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Ini seperti garis hidup bisnis juga merupakan aktivitas vital yang harus dilakukan di organisasi manapun. Manajemen keuangan harus dapat di kekola dengan baik, bentuk aplikasi dari manajemen keuangan adalah yang di sebut manajemen keuangan pribadi yaitu proses perencanaan dan pengendalian keuangan dari unit individu atau keluarga. Dari manajemen keuangan dan literasi keuangan sangat berkaitan dengan keuangan dan cara mengeola keuangan tersebut, keuangan juga dapat muncul jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan agar literasi keuangan dan manajemen keuangan berjalan dengan baik. Literasi Keuangan sangat penting bagi individu, salah satunya bagi individu semakin baik literasi keuangan seseorang maka semakin baik pula manajemen Menurut Otoritasn Jasa Keuangan (OJK) Literasi keuangan adalah rangkaian proses atau aktivitas masyarakat luas sehingga mereka mampu mengelolah keuangan dengan baik. Pengelolaan literasi keuangan merupakan suatu keharusan bagi tiap individu agar terhindar dari masalah keuangan karena individu sering kali di hadapkan pada trade off yaitu situasi di mana seseorang harus mengorbankan salah satu kepentingan demi kepentingan lainnya. Masalah trade off terjadi karena seseorang dibatasi oleh kemampuan finansial. Menurut Cohen & Nelson, . dalam Kinanti, . Literasi keuangan merupakan penggabungan dari pengetahuan, keahlian, dan sikap mengenai pengelolaan keuangan. Lebih lanjut. Nidar dan Bestari, . dalam Mukarromah, . menyatakan bahwa level literasi keuangan yang dimiliki oleh mahasiswa masih di katakan rendah. Sama halnya juga dengan yang terjadi di Universitas Tribuana khususnya di Fakultas Ekonomi. Dengan karakteristik individu yang berbeda-beda dan latar belakang keluarga yang berbeda pula, maka sangat dapat mempengaruh keuangan pribadi mahasiswa Krakteristik Mahasiswa secara umum yaitu stabilitas ada dalam perasaan. Karakteristik Mahasiswa yang paling menonjol adalah mereka mandiri, dan memiliki prakiraan di masa depan, baik dalam hal karir maupun hubungan Mereka akan memperdalam keahlian dibidangnya masng-masing untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang membutuhkan mental tinggi. Menurut Setiawan, . dalam Imaningtyas, . menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seorang karyawan diantaranya meliputi karakteristik individu dan karakteristik pekerjaan. Setiap Mahasiswa perlu untuk melakukan manajemen pada setiap keuangannya agar tidak menimbulkan masalah keuangan. Selain literasi keuangan dan karakteristik mahasiswa, lingkungan kampus juga mempengaruhi manajemen keuangan pribadi mahasiswa. Menurut Sukmadinata, . dalam Mukarromah, . menyatakan bahwa lingkungan kampus dan juga sekolah adalah lingkungan yang meliputi lingkungan fisik, lingkungan sosial dan lingkungan akademis. Lingkungan akademis yaitu sarana - 723 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, berbagai kegiatan kurikuler dan lain Lingkungan Fisik meliputi kelas, sarana dan prasarana belajar yang ada, sumber-sumber belajar. Lingkungan sosial menyakut hubungan mahasiswa dengan teman-temannya, dosen-dosennya, serta staf akademi kampus lainnya. Lingkungan akademik yaitu sarana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Universitas Tribuana Kalabahi merupakan salah satu kampus di Kabupaten Alor yang menjadi sasaran dalam penelitian ini khususnya pada Fakultas Ekonomi. Dalam dunia kampus seorang mahasiswa perlu juga untuk melakukan manejemen keuangan pribadi, sehingga dapat mengatur keuangannya dengan baik. Giltman, . dalam Dewi, . menyatakan Manajemen keuangan pribadi merupakan seni dan ilmu mengelola sumber daya keuangan dari unit individu. Manajemen keuangan pribadi merupakan salah satu aplikasi dari konsep manajemen keuangan pada level individu. Mahasiswa yang memiliki pengetahuan serta kemampuan dalam mengelola keuangan dengan baik akan menunjukan perilaku pengambilan keputusan yang bijak tentang keuangan seperti kapan waktu yang tetap untuk berinvertasi dan Rendanya literasi keuangan memiliki pengaruh dengan masalah utang. Hal ini mengindikasikan bahwa tanpa pengetahuan yang cukup tentang konsepkonsep keuanganyang baik maka di mungkinkan mahasiswa akan terjerumus pada Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : Analisis Pengaruh Literasi Keuangan. Karakterlistik Mahasiswa dan Lingkungan Kampus Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa Fakultas Ekonomi di Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor. KAJIAN LITERATUR Manajemen keuangan pribadi Menurut Menurut Herlindawati, . dalam Kusumawati, . menyatakan bahwa manajemen keuangan pribadi merupakan proses pencapaian tujuan keuangan secara pribadi melalui landasan ilmu manajemen keuangan yang Giltman . dalam Rifqi et al. , . menyatakan bahwa seni dan ilmu mengelola sumber daya keuangan yang berasal dari unit individu dikenal sebagai manajemen keuangan pribadi. Oleh karena itu, dua komponen pertama dari pengetahuan keuangan dan keterampilan manajemen membentuk manajemen keuangan pribadi. Manajemen keuangan pribadi merupakan proses pencapaian tujuan keuangan secara pribadi melalui landasan ilmu manajemen keuangan yang terstuktur (Herlindawati, 2017 dalam Albertus et al. , 2. Sementara itu Parrota dan Johnson, . dalam Atika, . menyatakan bahwa. Aumanajemen keuangan pribadi adalah proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi keuangan yang dilakukan individu ataupun keluarga. Dengan demikian maka manajemen keuangan pribadi merupakan proses pencapaian tujuan keuangan probadi melalui seni dan ilmu. Literasi keuangan Menurut Bhushan & Medury, . dalam Kinanti, . menyatakan bahwa Literasi keuangan adalah kemampuan untuk membuat penilaian informasi - 724 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 dan mengambil keputusan yang efektif tentang penggunaan dan pengelolaan uang. Sedangkan Gunn, . dalam Fadhilah, . Literasi keuangan dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengelola dana dengan tujuan mencapai kesejahteraan ekonomi di masa depan, sesuai dengan keputusan terdekat dan di masa yang akan datang sehingga tercipta pengelolaan keuangan yang lebih teratur dan baik. Sementara itu Sholeh . dalam Rohmanto & Susanti, . , bahwa literasi keuangan adalah kemampuan tentang pengetahuan seseorang yang berkaitan dengan pengelolaan financialnya, dan dengan kemampuan literasi financial seseorang akan berdampak pada peningkatan taraf hidup seseorang Dengan demikian maka literasi keuangan merupakan kemampuan individu untuk mengelola keuangan pribadinya dalam upaya peningkatan taraf hidupnya. Karakterlistik mahasiswa Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi, baik di universitas, institute atau akademi, mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi. Pratiwi & Krisnawati, . dalam Rahma & Susanti, . , menyatakan bahwa karakteristik mahasiswa merupakan keyakinan dari mahasiswa mengenai kemampuannya dalam melakukan pengelolaan keuangan. Lingkungan Kampus Menurut Vhalery, . dalam Albertus et al. , . kondisi lingkungan kampus mampu meningkatkan konsentrasi individu terhadap sesuatu bahkan dilingkungan ini seseorang juga dapat mengembangkan kemampuannya berdasarkan pengamatan yang dia lakukan terhadap temannya. Oleh karena itu, lingkungan kampus dapat menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi manajemen keuangan seseorang. Sedangkan Menurut Sadulloh, . dalam Abdurrahman & Oktapiani, . , lingkungan sosial adalah bentuk hubungan sikap atau tingkah laku antar manusia, dan hubungannya antar manusia dengan manusia disekitarnya. Sedangkan Dalyono, . dalam Kusumawati, . menyatakan bahwa lingkungan sosial . ocial environmen. adalah semua orang yang mempengaruhi kita. Pengaruh secara langsung seperti pengaulan kita seharihari dengan keluarga, teman, orang lain dan sepekerjaan. Sementara itu pengaruh tidak langsung dapat dilakukan melalui televisi, radio, surat kabar, dan media elektronik lainnya. Dengan demikian lingkungan kampus merupakan lingkungan yang dapat mempengaruhi seorang mahasiswa dalam bertingkah laku dalam pergaulannya setiap hari. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor dengan sampel sebanyak 54 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner . , dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan uji intrumen penelitian yang terdiri atas uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik yang terdiri ats uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. - 725 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 Sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda yakni uji t atau uji patsial dan uji F atau uji simultan. Uji intrumen penelitian Uji validitas Uji validitas digunakan untuk menguji tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen (Hermawan & Amirullah, 2. Suatu instrumen dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Untuk mengukur validitas digunakan rumus korelasi product moment dengan syarat : Jika nilai r-hitung lebih dari atau sama dengan 0,300 . Ou 0,. , maka valid, sedangkan jika nilai r- hitung kurang dari 0,300 . C 0,. , maka tidak valid (Ghozali, 2. Uji reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk (Hermawan & Amirullah. Suatu kuesioner dikatakan reliabel jika jawaban terhadap pernyataan Alat untuk mengukur reliabilitas adalah Alpha Cronbach, dengan syarat jika nilai Alpha Cronbach lebih dari atau sama dengan 0,600 (Alpha Cronbach Ou 0,. , maka Reliabel, sedangkan jika nilai Alpha Cronbach kurang dari 0,600 (Alpha Cronbach C 0,. , maka tidak Reliabel (Ghozali. Uji asumsi klasik Uji normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Dalam penelitian ini secara statistik menggunakan Normal P-P Plot. Prinsip normalitas dapat dideteksi dengan melihat penyebaran data . pada sumbu diagonal grafik atau dengan melihat histogram dari residualnya dengan dasar pengambilan keputusan (Ghozali, 2. : jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi Sebaliknya jika data menyebar jauh garis diagonal dan atau tidak mengikuti arah garis diagonal atau grafik histogram tidak menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Uji multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah suatu metode regresi terdapat korelasi antara variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel independen. Pengujian multikolinearitas dilihat dari besaran VIF . ariance inflation facto. dan tolerance. Tolerance mengukur variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Jadi nilai tolerance yang rendah sama dengan nilai VIF tinggi . arena VIF = 1/ toleranc. Nilai cutoff yang umumnya dipakai untuk menunjukan adanya multikolinearitas adalah nilai tolerance Ou 0,01 atau sama dengan nilai VIF O 10 (Ghozali. Uji heteroskedastisitas Pengujian ini dilakukan untuk melihat apakah variabel pengganggu mempunyai varian yang sama atau tidak. Heteroskedastisitas mempunyai - 726 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 suatu keadaan bahwa varian dari residual suatu pengamatan ke pengamatan yang lain berbeda. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas, maka peneliti menggunakan uji glejser dengan rumus (Ghozali, 2. = b1X1 b2X2 b3X3 V Dimana : = nilai absolud dari residual yang dihasilkan dari model X1,X2X3 = variabel penjelas Pengambilan keputusan dilakukan dengan membandingkan nilai signifikan uji t . dengan nilai alfa () dengan ketentuan (Ghozali, 2. : jika nilai signifikan uji t dari seluruh variabel yang digunakan lebih besar dari nilai alfa . ig > ), maka model regresi tidak mengalami masalah heteroskedastisita. Sebaliknya jika nilai signifikan lebih kecil atau sama dengan nilai alfa . ig O ), maka model regresi mengalami masalah heteroskedastisita. Analisis regresi linier berganda Analisis regresi linier berganda merupakan alat analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh antara suatu variabel bebas terhadap variabel tidak bebas (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini digunakan persamaan : Y=a b1 X1 b2 X2 b3 X3 e Dimana : = variabel manajemen keuangan pribadi = konstanta = koefisien Regresi variabel literasi keuangan = koefisien Regresi variabel karakteristik mahasiswa = koefisien Regresi variabel lingkungan kampus X1 = variabel literasi keuangan X2 = variabel karakteristik mahasiswa X3 = variabel lingkungan kampus = standar eror Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t atau uji parsial dan uji F atau uji simultan. Uji t atau uji parsial Uji t digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai signifikan uji t . dengan nilai alfa (), dengan kriteria (Sugiyono, 2. jika nilai signifikansi uji t . kurang dari atau sama dengan nilai alfa, maka menerima hipotesis, sebaliknya jika nilai signifikansi uji t . lebih besar dari nilai alfa, maka menolak hipotesis. Uji F atau uji simultan Uji F digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai signifikan uji F . dengan nilai alfa (), dengan kriteria (Sugiyono, 2. jika nilai signifikansi uji F . kurang dari atau sama dengan nilai alfa, maka menerima hipotesis, sebaliknya jika nilai signifikansi uji F . lebih besar dari nilai alfa, maka menolak hipotesis. Nilai alfa () yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 5% atau 0,05 . - 727 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 HASIL DAN PEMBAHASAN Uji instrumen penelitian Uji validitas Hasil uji validitas terhadap variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat dalam tabel berikut ini : Tabel 1. Rangkuman hasul uji validitas Variabel Manajemen Keuangan Literasi keuangan Krakteristik Mahasiswa Lingkungan Kampus Pernyataan r-hitung 0,715 0,615 0,615 0,710 0,642 0,715 0,625 0,626 0,647 0,721 0,679 0,696 0,760 0,745 0,638 0,694 0,622 0,643 0,731 0,667 Syarat 0,300 0,300 Keputusan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Data Olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji validitas seperti terlihat dalam tabel diatas, diketahui bahwa item-item pernyataan yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel penelitian memiliki nilai r-hitung lebih besar dari syarat yang ditetapkan yakni 0,300 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan Oleh karena itu maka data-data tersebut dinyatakan valid sehingga dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut. Uji reliabilitas Hasil uji reliabilitas untuk mengukur variabel-variabel penelitian dapat dilihat dalam tabel berikut ini : Tabel 2. Rangkuman hasil uji reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Syarat Keputusan Literasi Keuangan 0,687 0,600 Reliabel Karakteristik Mahasiswa 0,741 0,600 Reliabel LingkunganKampus 0,691 0,600 Reliabel Manajemen Keuangan 0,673 0,600 Reliabel Sumber : Data Olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji reliabilitas seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa tersebut di atas, diketahui bahwa nilai cronbach alpha setiap variabel yang digunakan dalam penelitian ini lebih besar dari syarat yang - 728 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 telah ditetapkan yakni 0,600, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel dinyatakan reliabel sehingga dapat digunakan untuk analisis Uji asumsi klasik Uji normalitas Hasil uji normalitas dapat dilihat dalam tabel berikut: Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber : data olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji normalitas seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai asymp. 2-tailed sebesar 0,200 dimana nilai tersebut lebih besar dari alfa yang digunakan yakni 0,05, atau 5% yang artinya setiap data variabel dalam penelitian ini terdistribusi secara normal sehingga dapat digunakan untuk analisis selanjutnya. Uji Multikolinieritas Hasil uji multikolinieritas dapat dilihat dalam tabel berikut ini : Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Tolerance VIF Model 1 (Constan. Literasi keuangan Karakteristik mahasiswa Lingkungan kampus Sumber : data olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji multikolinearitas seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai tolerance setiap variabel lebih besar dari syarat yang ditetapkan yakni 0,10 dan nilai VIF setiap variabel lebih kecil dari syarat yang ditetapkan yakni 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas antara variabel sehingga dapat digunakan untuk analisis Uji Heterokedastisitas Hasil uji heteroskedastisitas dapat dilihat dalam tabel berikut ini : Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Model (Constan. Unstandardi Standardi zed Coefficients zed Coefficients B d. Error Beta - 729 - t ig. Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 Literasi keuangan Karakteristik mahasiswa Lingkungan kampus Sumber:data olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikansi setiap variabel menunjukkan angka yang lebih besar dari alfa yang digunakan dalam penelitian ini yakni 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heterokedastisitas terhadap penelitian ini sehingga data-data tersebut dapat digunakan untuk analisis selanjutnya. Regresi linier berganda Hasil uji regresi linier berganda dapat dilihat dalam tabel berikut : Tabel 6. Hasil uji Regresi Linier Berganda Model (Constan. Literasi keuangan Karakteristik mahasiswa Lingkungan kampus Unstandardized Coefficients Std. Error Standard Coefficients Beta Sumber: Data Olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda seperti terlihat dalam tabel tersebut diatas, dapat dibentuk persamaan regresi sebagai berikut : Y = -0,608 0,453 X1 0,221 X2 0,353 X3 e Persamaan regresi berganda tersebut diatas dijelaskan bahwa : nilai konstanta sebesar -0,608 mengandung arti bahwa jika semua variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yakni literasi keuangan, karakteristik mahasiswa dan lingkungan kampus bernilai konstan atau nol . , maka nilai variabel terikat akan sebesar -608. Nilai koefisien regresi variabel literasi keuangan sebesar 0,453 mengandung arti bahwa setiap kenaikan variabel literasi keuangan sebesar satu satuan, maka akan mengakibatkan variabel manajemen keuangan akan meningkat sebesar 0,453 dengan ketentuan variabel lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah konstan. Nilai koifisien regresi variabel karakteristik mahasiswa sebesar 0,221 mengandung arti bahwa setiap kenaikan variabel karakteristik mahasiswa sebesar satu satuan, maka akan mengakibatkan variabel manajemen keuangan akan meningkat sebesar 0,221 dengan ketentuan variabel lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah konstan. Nilai koefisien regresi variabel lingkungan kampus sebesar 0,353 mengandung arti bahwa setiap kenaikan variabel lingkungan kampus sebesar satu satuan, maka akan mengakibatkan variabel manajemen keuangan akan meningkat sebesar 0,353 - 730 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 dengan ketentuan variabel lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengujian hipotesis Uji t atau uji parsial Hasil Uji t dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 7. Hasil uji parsial Model (Constan. Literasi keuangan Karakteristik Lingkungan kampus Unstandardized Coefficients Std. Error Standard Coefficients Beta Sumber: Data Olahan, 2021 Pengujian hipotesis dilakukan sebagai berikut : Pengaruh literasi keuangan terhadap manajemen keuangan pribadi Berdasarkan hasil uji parsial seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikansi uji t variabel literasi keuangan sebesar 0,000. Jika dibandingkan dengan nilai alfa . ,05 atau 5%), maka nilai tersebut lebih kecil sehingga hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor. Pengaruh karakteristik mahasiswa terhadap manajemen keuangan pribadi Berdasarkan hasil uji parsial seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikansi uji t variabel karakteristik mahasiswa sebesar 0,001. Jika dibandingkan dengan nilai alfa . ,05 atau 5%), maka nilai tersebut lebih kecil sehingga hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel karakteristik mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor. Pengaruh lingkungan kampus terhadap manajemen keuangan pribadi Berdasarkan hasil uji parsial seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikansi uji t variabel lingkungan kampus sebesar 0,000. Jika dibandingkan dengan nilai alfa . ,05 atau 5%), maka nilai tersebut lebih kecil sehingga hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel lingkungan kampus berpengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor. - 731 - Maro. Tang. , & Sabu. / Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9. , 722-734 Uji F atau uji simultan Hasil uji F dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 8. Hasil uji simultan Model Regress Residua Total Sum of Squares an Square Sumber: Data Olahan, 2021 Berdasarkan hasil uji simultan seperti terlihat dalam tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Jika dibandingkan dengan nilai alfa . ,05 atau 5%), maka nilai tersebut lebih kecil sehingga hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel literasi keuangan, karakteristik individu dan lingkungan kampus berpengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor. KESIPULAN Dari hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : Secara parsial variabel literasi keuangan (X. berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi uji t sebesar 0,000. Secara parsial variabel karakteristik mahasiswa (X. berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi uji t sebesar 0,001. Secara parsial variabel lingkungan kampus (X. berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi uji t sebesar 0,000. Secara simultan variabel literasi keuangan (X. , variabel karakteristik mahasiswa (X. dan variabel lingkungan kampus (X. berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen keuangan pribadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi uji t sebesar 0,000. DAFTAR PUSTAKA