Journal for Quality in Women's Health | Vol. 2 No. 1 March 2019 | pp. 19 Ae 25 p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: 10. 30994/jqwh. Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) dengan Pendekatan Continuity Of Care (COC) Ellatyas Rahmawati Tejo Putri1. Elin Soya Nita1 Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Corresponding author: Ellatyas Rahmawati Tejo Putri . llatyastejoputri@gmail. Received 19 February 2019. Accepted 2 March 2019. Published 10 March 2019 ABSTRAK Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan ibu dan bayi salah satunya yaitu dengan meningkatkan mutu pendidikan calon bidan melalui wadah Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND). Salah satu upaya pengembangan pendidikan kebidanan yang dilakukan oleh Prodi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri ialah dengan menyusun laporan tugas akhir (LTA) bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir dengan pendekatan continuity of care. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri Semester V. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga didapatkan sejumlah 13 orang mahasiswi kebidanan sebagai sampel dalam penelitian ini. Persepsi mahasiswa kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam mengerjakan LTA dengan pendekatan continuity of care setuju karena dapat mendampingi wanita di masa kehamilan hingga memutuskan pemilihan kontrasepsi (KB) sedangkan kendala yang dihadapi sewaktu menulis LTA dengan pendekatan continuity of care bersumber dari diri sendiri mahasiswa itu sendiri dan faktor luar. Keywords: Continuity of care Copyright A 2019 STIKes Surya Mitra Husada All rights reserved. This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. PENDAHULUAN Bidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan Bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister,sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik (IBI. id, 2. Dikutip dari . com, 2. jumlah institusi pendidikan kebidanan di Indonesia diperkirakan ada 750 institusi dan jumlah lulusan yang dihasilkan mencapai 35 ribu bidan setiap tahunnya belum menjamin menurunnya Angka Kematian Ibu dan Bayi. Angka Kematian Ibu telah mengalami penurunan meskipun masih jauh dari target MGDAos di tahun 2015 Website: http://jurnal. id/jqwh | Email: jqwh@strada. Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, et. al | Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata KediriA. meski jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan mengalami peningkatan. (Kemenkes. Penyebab tersebut dimungkinkan antara lain oleh kualitas pelayanan kesehatan ibu yang belum memadai , kondisi ibu hamil yang tidak sehat serta faktor lainnya. Penyebab utama kematian ibu adalah hipertensi dalam kehamilan dan perdarahan post partum. (Kemenkes,2. Sedangkan angka kejadian kematian bayi dan balita dalam kurun waktu lima tahun terakhir sejumlah 19/1000 kelahiran,sehingga Angka Kematian Paska Neonatal (AKPN) mengalami penurunan dari 15/1000 menjadi 13/1000 kelahiran hidup, dan angka kematian anak balita mengalami penurunan dari 44/1000 kelahiran hidup menjadi 40/1000 kelahiran hidup. Faktor penyebab terjadinya kematian pada kelompok neonatus ialah Intra Uterine Fetal Death (IUFD) sebanyak 29,5% dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) sebesar 11,2%. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa masa kehamilan sangat menentukan kondisi bayi yang akan dilahirkan kelak, sehingga bidan dan keluarga perlu mempersiapkan calon ibu untuk siap hamil dan melahirkan serta menjamin kesehatan dirinya dan bayinya dari penyakit maupun infeksi. (Kemenkes, 2. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan ibu dan bayi salah satunya yaitu dengan meningkatkan mutu pendidikan calon bidan melalui wadah Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND). Salah satu misi AIPKIND yang berbunyi membina dan mengembangkan Pendidikan Kebidanan yang bermutu tinggi yang memenuhi standar pendidikan regional dan internasional (AIPKIND. Salah satu upaya pengembangan pendidikan kebidanan yang dilakukan oleh Prodi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri ialah dengan menyusun laporan tugas akhir (LTA) bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir. Bentuk laporan tugas akhir adalah studi kasus dengan pendekatan continuity of care yang telah didapatkan mulai semester V dengan didampingi oleh dosen pemimbing yang ditentukan oleh Institusi. Penyusunan tugas akhir dalam bentuk LTA sendiri mulai dilaksanakan oleh Prodi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri mulai tahun 2015 hingga sekarang Studi pendahuluan yang dilakukan dengan metode tanya jawab menggunakan whatsapp oleh 5 . orang mahasiswi kebidanan didapatkan hasil sebagai berikut. Responden A Aumenurut saya untuk awal pembuatan masih ada keraguan dan rasa bingung bu mengenai kasus apa yang akan saya ambil dan asuhan yang akan saya berikan karena terkadang di lapangan penyelesaiannya tidak sesuai dengan teori. Selain itu kelemahan saya adalah saya butuh waktu untuk memahami sesuatu bu. Responden B Au menurut saya memudahkan bu karena kita tidak perlu untuk membandingkan antara pasien ini dengan yang lain. Akan tetapi membutuhkan waktu untuk melakukan pemantauan terhadap 1 pasien dan juga kita akan terkendala apabila pasien kita mengalami kasus patologis karena itu bukan wewenang kita akibat dari itu waktu penelitian kita jadi mundur bu Responden C Aupersepsi saya mengerjakan LTA dalam bentuk studi kasus adalah lebih dapat mengidentifikasi sebuah masalah yang lebih dalam dan memberikan tindakan yang sesuai permasalahannya. Responden D Ausedikit rumit bu karena belum terlalu mengerti dan memahami dengan jelas apa yang harus dilakukan dan juga masih belum ada gambaran mengenai nantinya. Terkadang masalah serta asuhan yang ditemui di lapangan belum tentu sama dengan teori. Responden E Ausedikit rumit jika memang data yang kami kumpulkan tidak akurat dan yang ter update,tidak semua kasus yang ada sesuai dengan materi atau pedoman yangkita ketahui . Ketidaksesuaian akan memunculkan suatu kesenjangan ,jika tidak diselesaikan dengan baik maka kita kesulitan dalam implementasi yang diberikan. Dari kelima jawaban diatas dapat disimpulkan bahwa 2 orang . %) mahasiswa menjawab bahwa penyusunan LTA memudahkan dalam mengidentifikasi pasien. Sedangkan sisanya, 3 orang . %) menjawab mengalami kebingungan atau belum terlalu mengerti tentang prosedur pelaksanaan LTA dan mengutarakan adanya ketidaksesuaian antara teori di dalam kelas dengan kenyataan yang terjadi di Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Persepsi Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) Dengan Pendekatan Continuity Of Care (COC). METODE PENELITIAN Desain atau metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Penelitian deskriptif merupakan suatu metode penelitian yang dilakukan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif (Notoatmodjo, 2. Pendekatan yang digunakan dalam Journal for Quality in Women's Health Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, et. al | Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata KediriA. penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu objek penelitian diukur atau dikumpulkan pada satu waktu (Notoatmojo, 2. Populasi atau populasi umum . eneral populatio. adalah kumpulan lengkap dari seluruh subjek, individu, atau elemen lainnya yang secara implisit akan dipelajari dalam sebuah (Murti,Bisma, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa D3 Kebidanan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri semester V. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana semua anggota populasi menjadi sampel (Hidayat Alimul Aziz, 2. Sehingga sampel dalam penelitian ini sejumlah 13 mahasiswa D3 Kebidanan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner dalam bentuk skala Likert yaitu skala yang digunakan untuk mengukur sikap,pendapat,persepsi seseorang tentang gejala atau masalah yang ada dimasyarakat atau dialaminya (Hidayat Alimul Aziz, 2. HASIL PENELITIAN Persepsi Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri Dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) Dengan Pendekatan Continuity of Care Data persepsi mahasiswi D3 Kebidanan tentang penulisan Laporan Tugas Akhir dengan pendekatan continuity of care diperoleh dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala. Data yang terkumpul dikategorikan menjadi empat kategori , yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Rekapitulasi Mahasiswi D3 Kebidanan Dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) Dengan Pendekatan Continuity of Care Jawaban Responden Sangat setuju Jumlah Rata-rata 4,38 43,84 Journal for Quality in Women's Health Setuju 4,76 47,69 Kurang 0,53 5,38 Tidak Setuju 0,30 3,07 Jumlah . %) Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, et. al | Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata KediriA. Gambar. 1 Diagram presentase tentang persepsi mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care sangat setuju kurang setuju tidak setuju Kendala Mahasiswi D3 Kebidanan Dalam Menulis Laporan Tugas Akhir Dengan Pendekatan Continuity of Care Data tentang kendala yang dialami oleh mahasiswi dalam menyelesaikan laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu sangat setuju, setuju dan tidak setuju. Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kendala Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam Menulis Laporan Tugas Akhir Dengan Pendekatan Continuity Of Care Responden Jumlah Rata-rata Sangat setuju 32,30 Journal for Quality in Women's Health Jawaban Setuju 53,07 Tidak Setuju 12,30 Jumlah (%) Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, et. al | Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata KediriA. Gambar 2. Diagram kendala mahasiswi d3 kebidanan dalam mengerjakan laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care sangat setuju tidak setuju PEMBAHASAN Persepsi Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri Dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) Dengan Pendekatan Continuity of Care Hasil dari tabel 1 distribusi frekuensi menunjukan bahwa persepsi mahasiswi D3 Kebidanan tentang penulisan laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care rata-rata 47,69% mereka setuju menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care dikarenakan mereka memiliki kesempatan untuk memberikan asuhan kebidanan sejak kehamilan , bersalin, nifas, bayi baru lahir hingga pemilihan kontrasepsi (KB). Sedangkan yang kurang setuju 5,38% dan tidak setuju 3,07% menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care karena mereka beranggapan bahwa menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care dianggap membingungkan dan membutuhkan waktu yang lama dalam menyelesaikannya. Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Prodi D3 Kebidanan menyatakan bahwa tugas akhir merupakan hasil karya asli atau pembuktian yang dapat bersifat memperbaharui, mengembangkan, menemukan, dan menegaskan teori-teori/fakta-fakta dalam lingkup disiplin keilmuannya yang dapat berupa penelitian dasar,penelitian terapan atau gabungan keduanya (Buku Panduan Karya Tulis Ilmiah Tahun Akademik 2017/2. Penulisan LTA dengan pendekatan continuity of care disusun dengan metodologi studi kasus. Penelitian dengan metode studi kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal (Notoatmodjo, 2. Penulisan laporan tugas akhir kebidanan ditulis dengan menggunakan acuan 7. langkah Varney sehingga membantu mahasiswi menemukan suatu permasalahan di lapangan dengan menggunakan teori-teori kebidanan. Konsep asuhan kebidanan berkelanjutan atau continuity of care merupakan asuhan kebidanan yang diberikan mulai dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga pemilihan KB bertujuan untuk membantu memantau dan mendeteksi kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi ( repository. id/998/1/KT-BD-160041_abstract. pdf,diakses Rabu 23 Januari 2. Pengertian bidan menurut Peraturan Menteri No 28 Tahun 2017 Tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang telah teregistrasi sesuai dengan ketentutan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, diharapkan bidan memiliki peranan penting dalam memberikan bimbingan, asuhan dan penyuluhan kepada ibu hamil, bersalin, nifas, dan menolong persalinan dengan pendekatan continuity of care. Penulisan LTA dengan pendekatan continuity of care diharapkan melatih skill dan pengetahuan mahasiswa bidan dalam mendampingi siklus kehidupan wanita. Sesuai filosofi kebidanan wanita merupakan makhluk yang unik (Nurrobikha,2. Dalam penelitian Aepenelitian yang telah dilakukan sebelumnya, model pendekatan continuity of care merupakan metode pendekatan terbaik mengingat mahasiswa kebidanan dapat mengembangkan ketrampilan bekerja Journal for Quality in Women's Health Ellatyas Rahmawati Tejo Putri, et. al | Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata KediriA. secara kemitraan dan lebih percaya diri saat mereka mengikuti perempuan selama hamil,bersalin, nifas, hingga memutuskan menggunakan KB. Kendala Mahasiswi D3 Kebidanan Dalam Menulis Laporan Tugas Akhir Dengan Pendekatan Continuity of Care Berdasarkan hasil dari tabel diagram 2 didapatkan hasil mahasiswa menjawab 53,07% setuju, dan 32,3 % mahasiswa menjawab sangat setuju, dan 12,3 % tidak setuju. Kendala yang dialami dalam menulis LTA dengan pendekatan continuity of care sebagian besar dialami oleh mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri bersumber dari diri sendiri dan dari luar. Kendala yang bersumber dari diri sendiri yaitu memiliki rasa malas untuk menyesuaikan jadwal kegiatan yang mulai padat dan harus membaca buku Ae buku penunjang untuk dapat menuliskan tinjauan teori di Bab II. Selain itu mahasiswa juga masih memiliki rasa kurang percaya diri untuk memberikan asuhan kebidanan pada responden yang akan mereka teliti. Sedangkan kendala dari luar yang dialami mahasiswa adalah mereka mengalami keterbatasan dalam menemukan literatur, buku maupun sumber pustaka lain, dana yang terbatas dan waktu penelitian dengan pendekatan continuity of care dirasa terlalu lama. Menurut Darmono dan Hasan . yang ditulis dalam jurnal ilmiah Syahrudin Usman Vol 5 No 1 Tahun 2007 permasalahan yang dihadapi mahasiswa dalam penulisan skripsi diantaranya kesulitan mencari literatur, dana yang terbatas, tidak terbiasa menulis karya ilmiah, tidak terbiasa dengan sistem kerja terjadwal dengan pengaturan waktu sedemikian ketat dan masalah dengan dosen pembimbing skripsi. Kesulitan-kesulitan tersebut dapat mengakibatkan stress, rendah diri, frustasi , kehilangan motivasi, sehingga menyebabkan tertundanya penyelesaian skripsi bahkan ada yang memutuskan untuk tidak menyelesaikan skripsi. KESIMPULAN Persepsi mahasiswi D3 Kebidanan tentang penulisan laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care rata-rata 47,69% mereka setuju menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care dikarenakan mereka memiliki kesempatan untuk memberikan asuhan kebidanan sejak kehamilan , bersalin, nifas, bayi baru lahir hingga pemilihan kontrasepsi (KB). Sedangkan yang kurang setuju 5,38% dan tidak setuju 3,07% menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care karena mereka beranggapan bahwa menulis laporan tugas akhir dengan pendekatan continuity of care dianggap membingungkan dan membutuhkan waktu yang lama dalam Kendala yang dialami dalam menulis LTA dengan pendekatan continuity of care sebagian besar dialami oleh mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri bersumber dari diri sendiri dan dari luar. Kendala yang bersumber dari diri sendiri yaitu memiliki rasa malas untuk menyesuaikan jadwal kegiatan yang mulai padat dan harus membaca buku Ae buku penunjang untuk dapat menuliskan tinjauan teori di Bab II. Selain itu mahasiswa juga masih memiliki rasa kurang percaya diri untuk memberikan asuhan kebidanan pada responden yang akan mereka teliti. Sedangkan kendala dari luar yang dialami mahasiswa adalah mereka mengalami keterbatasan dalam menemukan literatur, buku maupun sumber pustaka lain, dana yang terbatas dan waktu penelitian dengan pendekatan continuity of care dirasa terlalu lama. REFERENSI