ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Kesehatan. Vol. 14 No. ISSN 2086-9266 e-ISSN 2654-587x DOI 10. 37048/kesehatan. THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLES AND PERSONAL HYGIENE INDEPENDENCE IN PRESCHOOL CHILDREN Oom Komalasari**. Dewi Anggraini. Putriatdah Sarinah Sihombing Prodi S1 Keperawatan Universitas Ichsan Satya Prodi Di Kebidanan Universitas Ichsan Satya *Korespondensi: momkomalasari@gmail. ABSTRAK Kemandirian dalam menjaga kebersihan diri . ersonal hygien. merupakan aspek penting dalam perkembangan anak prasekolah. Salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan ini adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Pola asuh yang sesuai dapat membantu anak mengembangkan tanggung jawab dan kemandirian sejak dini. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hyegine pada anak prasekolah di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan Tahun 2024. Metode yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dengan uji FisherAs Exact. Sampel yang digunakan sebanyak 46 responden, yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar pola asuh orang tua adalah demokratis yaitu sebanyak 27 responden . %), dan sebagian besar responden mandiri yaitu sebanyak 31 reponden . %), nilai p-value 0,003. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola asuh dengan kemandirian personal hyegine pada anak prasekolah di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan Tahun 2024. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, personal hyegine, kemandirian ABSTRACT Independence in maintaining personal hygiene is a crucial aspect of preschool children's One of the factors influencing this development is the parenting style applied by An appropriate parenting style can help children develop responsibility and independence from an early age. This study aims to determine the relationship between parenting style and independence in personal hygiene among preschool children at Al-Ikhlas Kindergarten. Serpong. South Tangerang, in 2024. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design and utilized FisherAos Exact test for analysis. A total of 46 respondents were selected using simple random sampling. The results showed that the majority of parents applied a democratic parenting style . respondents or 54%), and most children were categorized as independent . respondents or 62%). The p-value obtained was 0. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between parenting style and independence in personal hygiene among preschool children at Al-Ikhlas Kindergarten. Serpong. South Tangerang, in 2024. Keywords: Parenting style, personal hygiene, independence PENDAHULUAN Kesehatan merupakan aspek esensial dalam kehidupan manusia dan telah didefinisikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization [WHO], 2. sebagai suatu keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan hanya sekadar bebas dari penyakit atau kelemahan. Dalam hal ini, kesehatan anak menjadi bagian penting yang perlu dijamin pemenuhannya oleh orang tua, masyarakat, bahkan negara (Anggraeni, 2. Anak usia prasekolah, yakni anak berusia 3 hingga 6 tahun, berada pada masa emas . olden ag. dalam pertumbuhan dan perkembangan. Masa ini sangat krusial karena anak mengalami perkembangan yang pesat dari berbagai aspek, termasuk kemampuan menjaga ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Kesehatan. Vol. 14 No. ISSN 2086-9266 e-ISSN 2654-587x DOI 10. 37048/kesehatan. kebersihan diri atau personal hygiene (Andriani. Rahayu, & Sutrisno, 2. Namun, pada usia ini anak masih sangat rentan terserang penyakit akibat daya tahan tubuh yang belum sempurna dan perilaku kebersihan diri yang belum sepenuhnya terbentuk (Kusuma, 2. Personal hygiene merupakan perilaku menjaga kebersihan diri untuk mencegah Sayangnya, tingkat kemandirian anak dalam melakukan personal hygiene masih WHO . mencatat bahwa sekitar 60Ae90% anak usia sekolah di seluruh dunia mengalami masalah kebersihan pribadi, yang dapat berujung pada penyakit seperti diare, cacingan, dan infeksi lainnya. Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2. menunjukkan bahwa di Provinsi Banten, kasus diare masih cukup tinggi, terutama pada anak usia prasekolah hingga 12 tahun. Tingginya angka kejadian penyakit akibat buruknya personal hygiene menunjukkan bahwa anak belum memiliki kesadaran dan kemampuan yang cukup untuk menjaga kebersihan diri. Oleh karena itu, diperlukan peran serta dari orang tua sebagai pihak terdekat dalam membimbing, menstimulasi, dan memberikan teladan kepada anak. Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kemandirian anak. Terdapat tiga jenis pola asuh, yaitu permisif, otoriter, dan demokratis, yang masing-masing memiliki dampak berbeda terhadap pembentukan karakter dan kebiasaan anak (Julita, 2. Pola asuh demokratis terbukti lebih efektif dalam membentuk anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan kooperatif (Zuliyanti & Setiawati, 2. Studi pendahuluan yang dilakukan di TK Al-Ikhlas Serpong. Tangerang Selatan, pada Agustus 2024, menunjukkan bahwa dari 7 orang tua yang diwawancara, 4 di antaranya menyatakan bahwa anak mereka belum mandiri dalam menjaga kebersihan diri dan masih memerlukan bantuan, sementara 3 lainnya mengatakan anak sudah mencoba mandiri, namun hasilnya belum maksimal. Melihat pentingnya personal hygiene dalam menjaga kesehatan anak serta peran pola asuh dalam membentuk kemandirian anak, maka penelitian mengenai hubungan antara pola asuh orang tua dan kemandirian personal hygiene pada anak usia prasekolah menjadi sangat relevan dan mendesak untuk METODE Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional mengunakan uji FisherAs Exact. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan pada bulan Desember tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 50 responden, yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai pola asuh orang tua adalah Parenting Styles and Dimensions Questionnaire Ae Short Version (PSDQ) yang ditemukan oleh Robinson dkk . , sedangkan kuisioner Personal Hygiene yang di adopsi dari Adelia Irfiyani, 2023. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Distribusi frekuensi karakteristik responden di TK Al-Ikhlas Serpong Variabel Frekuensi . Presentase (%) Usia Anak 4 Tahun 5 Tahun 6 Tahun Jenis Kelamin ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Kesehatan. Vol. 14 No. ISSN 2086-9266 e-ISSN 2654-587x DOI 10. 37048/kesehatan. Laki-laki Perempuan Pendidikan Orang Tua SMP SMA Perguruan Tinggi Status pekerjaan orangtua Tidak Bekerja Bekerja Pola Asuh orang tua Non Demokratis Demokratis Kemandirian Personal Hyegine Kurang mandiri Mandiri Total Berdasarkan tabel 1 diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar memiliki anak berusia 6 tahun sebanyak 22 orang . %), jenis kelamin anak perempuan sebanyak 27 orang . %). Pendidikan orangtua adalah SMA sebanyak 26 Orang . %), bekerja sebanyak 31 orang . %), pola asuh yang diterapkan adalah Demokratis sebanyak 27 orang . %) dan anak mandiri dalam personal hyegine sebanyak 31 orang . %). Tabel 1. Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hyegine pada anak prasekolah di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan Tahun 2024 Pola Asuh Kemandirian Orangtua Kurang Mandiri Total N % 1 Non Demokratis 14 60,87 9 39,13 23 0,003 6,844 1,8992 Demokratis 5 18,52 22 81,48 27 100 24,672 Total Berdasarkan tabel 2 diatas dapat diketahui bahwa dari 23 responden yang menerapkan pola asuh non demokratis sebagian besar memiliki anak yang kurang mandiri dalam personal hyegine yaitu sebanyak 14 responden . ,87%), sedangkan dari 27 responden yang menerapkan pola suh demokratis sebagian besar memiliki anak yang mandiri dalam personal hyegine yaitu sebanyak 22 responden . ,48%). Nilai p-value 0,003 artinya terdapat hubungan antara pola asuh yang diterapkan orang tua dengan kemandirian anak dalam personal hyegine. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Julita, (Julita, 2. bahwa hasil uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p-value < 0,. sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene anak pra sekolah. Hal ini dapat dlihat bahwa 49 orang ibu yang menerapkan pola asuh demokrasi kepada anaknya, 45 anak mencapai kemandirian dalam personal hygiene. Hasil penelitian tersebut memperkuat teori yang dikemukan oleh Baumrid . yang ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Kesehatan. Vol. 14 No. ISSN 2086-9266 e-ISSN 2654-587x DOI 10. 37048/kesehatan. mengatakan bahwa pola asuh demokrasi terbukti optimal karna hal ini menyebabkan perilaku bertanggung jawab dan kompeten dalam anak-anak. anak anak dengan jenis orang tua yang demokratis menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, mencapai kapasitas akademis mereka, memiliki perkembangan kognitif yang kuat, melatih kreatifitas anak Menurut Jannah, . bahwa pembentukan kemandirian anak tidak lepas dari peran orang tua dan pengasuhan. Peran orang tua juga sangat penting dalam pembentukan kepribadian anak, oleh sebab itu bimbingan dari orang tua sangat dibutuhkan untuk menuntun anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian oleh Fuji Nur Aeni. Oryza Tri Novita . 30 Hasil uji Chi square diperoleh nilai p value =0,000 maka terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian personal hygiene pada anak pra sekolah 4-6 tahun di TKQ Arrukoyah Desa Solokanjeruk Kabupaten Bandung Tahun 2021. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pola asuh seperti tingkat pendidikan lingkungan, dan budaya. Pola asuh sebagai model dan cara pemberian perlakuan seseorang kepada orang lain dalam suatu lingkaran sosial. Sikap orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pengalaman masa lalu ataupun sikap orang tua mereka, nilai yang dianut oleh orang tua, dan tipe kepribadian dari orang tua. Setiap anak memiliki kemandirian yang berbeda antara anak satu dengan anak lainnya. Kemandirian anak dipengaruhi oleh beberapa faktor mulai dari lingkungan, karakteristik sosial, stimulus, pola asuh, cinta dan kasih sayang dan kualitas informasi. Dalam hal pola asuh sebagai bagian penting yang mempengaruhi kemandirian anak khususnya kemandirian personal Selanjutnya Penelitian oleh Warni Julita. Arneliwati. Bayhakki . Hasil uji statistik diperoleh P value . < . , sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene pada anak usia pra sekolah. Anak usia prasekolah adalah anak yang berada pada tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berada dalam rentang 3-6 tahun. Salah satu tugas perkembangan anak usia prasekolah adalah kemandirian khususnya dalam personal hygiene. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian anak adalah pola asuh orang tua. Pola asuh merupakan pola interaksi orang tua dan anak dengan suatu cara terbaik yang dapat ditempuh orang tua dalam mendidik anak sebagai perwujudan dari rasa tanggung jawab kepada anak. Pola asuh demokratis yang dilakukan orang tua di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan terbukti optimal karena hal ini menyebabkan perilaku bertanggung jawab dan kompeten pada anak. Anak-anak dengan jenis orang tua yang demokratis menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, mencapai kapasitas akademik mereka, memiliki perkembangan kognitif yang kuat, melatih kreatifitas, menunjukkan perilaku moral seperti kejujuran dan dapat dipercaya serta kompeten dalam keterampilan hidup. Hal ini menyebabkan ibu akan mengajarkan anak kemandirian yang baik dalam personal Berdasarkan hasil penelitian pada orang tua yang menerapkan pola asuh otoriterpermisif sebagian besar personal hygiene anak dalam kategori kurang. Hal ini sesusai dengan penelitian yang dilakukan oleh Juraida Roito. Siska Helina, . Pada anak usia sekolah yang mengatakan bahwa anak yang diasuh dengan pola asuh otoriter akan menunjukkan sikap seperti menarik diri, merasa ketakutan dan tertekan, sehingga memberikan dampak negatif bagi anak. Kemandirian personal hygiene harus ditanamkan pada anak saat usia prasekolah, karena akan dapat menumbuhkan kebiasaan dalam melakukan praktik personal hygiene dan dapat meningkatkan derajat kesehatan. Dampak yang terjadi jika anak tidak ditanamkan kemandirian personal hygiene saat usia prasekolah anak akan berpotensi mempunyai ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Kesehatan. Vol. 14 No. ISSN 2086-9266 e-ISSN 2654-587x DOI 10. 37048/kesehatan. masalah kesehatan. Peneliti berpendapat bahwa pola asuh orang tua dengan demokratis lebih memmberikan dampak positif bagi kemandirian anak yaitu personal hygiene anak. hal ini dikarenakan pola asuh demokratis orang tua menciptakan keamanan dalam berinteraksi dengan sesama anggota keluarga akan lebih mendorong kelancaran perkembangan fisik maupun psikologis anak SIMPULAN Ada hubungan antara pola asuh dengan kemandirian personal hygiene pada anak prasekolah di TK Al-Ikhlas Serpong Tangerang Selatan Tahun 2024 dengan nilai p-value 0,003. DAFTAR PUSTAKA