Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. AMBIGUITAS FORMAT ACARA REALITY SHOW PADA PROGRAM RUMAH UYA Siti Suhada* Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur. Indonesia Jl. Gunung Panjang. Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia Korespondensi Penulis: sitisuhada@unukaltim. ABSTRACT Reality shows are among the most popular television programs in Indonesian society. A reality show is a program created based on actual events that happen to an individual or a group without fabrication and is based on facts. One of the programs that once became a AofavoriteAo among Indonesian audiences was Rumah Uya. The AC Nielsen survey agency released rating results for this program, showing that it had one of the highest viewership percentages. Rumah Uya is a show that presents the life problems of individuals to Uya, the host, who then provides solutions to the issues faced. This research employed a qualitative descriptive research method. The data was collected by observing the episode and interviewing the talent who was involved in this show. The result showed that this program labels itself as a reality show. However, its classification becomes ambiguous when examined through the content segmentation, which does not align with the fundamental characteristics of a true reality Based on the facts and data, the findings indicated that this program is a dramatic reality as it undergoes a casting process and is scripted by the production team. Keywords: Ambiguity. Reality Show, and Rumah Uya. ABSTRAK Reality show menjadi salah satu program televisi yang paling populer di kalangan masyarakat Indonesia. Reality Show merupakan sebuah program yang dibuat berdasarkan realitas yang terjadi pada seseorang atau kelompok tanpa rekayasa dan berdasar fakta. Salah satu program yang sempat menjadi AoprimadonaAo di hati masyarakat Indonesia adalah Rumah Uya. Lembaga Survei AC Nielson tercatat pernah mengeluarkan hasil rating dengan penonton terbanyak untuk program ini. Rumah Uya merupakan tayangan yang menceritakan permasalahan kehidupan seseorang kepada Uya sebagai host sekaligus memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi episode dan wawancara dengan salah satu talent yang pernah terlibat dalam acara ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Uya tidak sepenuhnya memenuhi karakteristik reality show sebagaimana mestinya, melainkan lebih tepat dikategorikan sebagai drama reality, di mana realitas dikonstruksi melalui skenario dan pengarahan produksi. Kata Kunci: Ambiguitas. Reality Show, dan Rumah Uya. PENDAHULUAN Di Indonesia, program reality show masih menduduki rating teratas dan meraup penonton terbanyak. Sajian-sajian program yang dibuat memberikan kesan tersendiri oleh audience-nya. Naratif yang dibuat berdasarkan fakta, realita dan apa adanya secara langsung atau tidak langsung pengalaman seseorang yang pernah mengalami kisah yang sama. Reality Show merupakan sebuah program yang dibuat dengan situasi, kondisi, keadaan yang sesuai dengan realita yang ada. Reality show terbagi menjadi dua kata reality yang artinya realitas, nyata, ada. transform Vol. No. April 2025: 151-157 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Sedangkan show adalah pertunjukan. Reality Show muncul dan dikenal dalam bagian soft news atau berita ringan. Program ini dikemas dalam bentuk acara hiburan. Reality show adalah program yang berusaha persaingan, atau hubungan berdasarkan realitas yang sebenarnya, dengan cara sealamiah mungkin tanpa rekayasa (Morrisan, 2. Menurut Hidayat reality show adalah jenis pertunjukan yang bersifat nyata . , bukan direkayasa, dan mengambil kejadian dari kehidupan seharihari masyarakat apa adanya (Hidayat, 2. Salah satu program televisi yang mengklaim format Reality show adalah Rumah Uya. Rumah Uya hadir untuk Datang ke Rumah Uya sebagai upaya untuk mencari solusi atas masalah yang terjadi. Si tamu akan diselidiki dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh Surya Utama atau yang dikenal dengan nama Uya sebagai Host sekaligus pemeran yang bertugas memberikan solusi. Uya juga akan mengundang orang-orang yang terlibat dalam masalah si tamu. Acara yang pernah ditayangkan di Stasiun Trans 7 ini ternyata Terbukti dengan diraihnya penghargaan Panasonic Award. Program ini juga memberikan warna baru dengan mengundang seorang ustadzah yang bertugas memberikan bimbingan atau masukan kepada si tamu yang bermasalah. Reality Show, sesuai dengan namanya, program ini mencoba menyajikan suatu keadaan yang nyata . dengan cara yang sealamiah mungkin tanpa rekayasa. Namun pada dasarnya reality show tetap merupakan permainan . Popularitas program reality show sangat menonjol belakangan ini, bahkan beberapa program yang sebenarnya tidak realistis pun ikut-ikutan menggunakan nama atau jargon reality show untuk mendongkrak daya jualnya. Tingkat realitas yang disajikan dalam reality show ini bermacam-macam. Mulai dari yang betul-betul realistis misalnya hidden camera hingga yang terlalu banyak rekayasa namun tetap menggunakan nama Reality show (Morrisan, 2. Dengan kata lain, reality show adalah suatu jenis program televisi yang menayangkan kehidupan seseorang dalam dunia nyata, bukan menampilkan tokoh AobuatanAo yang diperankan oleh seorang aktor atau aktris. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan Reiss dan Wiltz bahwa karakteristik reality television/reality show adalah orang biasa . ukan akto. sebagai (Reiss, 2. Pada Program rumah Uya ini, ada beberapa kejanggalan yang terjadi baik dalam proses pra produksi maupun Kejanggalan tersebut berupa adanya proses pencarian talent yang dilakukan olehkru Rumah Uya dengan masyarakat umum yang ingin mengisi acara tersebut sebagai tamu. Bahkan dalam beberapa kesempatan wawancara bersama narasumber yang juga pernah menjadi tamu, ternyata skenario telah disusun oleh tim produksi yang kemudian menjadi pedoman untuk para talent dalam memainkan peran. Selain itu, pada proses produksi, terjadi kejanggalan gerak-gerik talent yang terkesan berlebihan dan dibuat-buat. Penggunaan kata-kata yang terkesan sangat dramatik sehingga menjadi berlebihan dan tidak apa adanya. Hal inilah yang menjadi dasar pertanyaan. Apakah Rumah Uya sudah memenuhi kaidah reality show secara konseptual dan praktik produksi? Jika tidak, format program apa yang tepat untuk program ini. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah mengkaji kejelasan format program yang tepat dan sesuai dengan kaidah program televisi. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif ialah proses prosedur penelitian yang menghasilkan data bersifat transform Vol. No. April 2025: 151-157 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. deskriptif berupa tulisan atau perkataan orang lain dan perilaku yang diteliti (Kusumastuti & Khoiron, 2. Kunci dari penelitian ini adalah menggambarkan seluruh alur cerita pada sebuah episode Rumah Uya. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini yaitu wawancara bersama salah satu talent yang pernah terlibat dalam program Rumah Uya dan dokumentasi sebuah episode yang bisa diakses melalui youtube Rumah Uya. Adapun sumber sekunder ialah dari kritik dan resensi karya, teori reality show serta penelitian terdahulu (Fadilla & Wulandari, 2. Teknik pengumpulan data melalui observasi yang mengamati secara langsung dari obyek penelitian (Makbul, 2. , wawancara yang dapat dilakukan dengan wawancara secara terstruktur dengan menyiapkan sebuah instrumen pertanyaan yang tertulis secara mendalam agar mendapatkan informasi tentang penelitian ini (Safarudin dkk. , 2. Penelitian ini memiliki populasi dari seluruh episode yang pernah tayang. Adapun sampel yang akan digunakan adalah purposive sampling. Purposive penentuan sampel dengan pertimbangan Artinya, pengambilan sampel didasarkan pada kriteria-kriteria khusus yang ditetapkan oleh peneliti sesuai dengan tujuan penelitian. (Sugiyono, 2. Penelitian ini memilih satu episode yang berjudul AuCowokku Ternyata Kembarannya PacarkuAy. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu mereduksi hasil wawancara melalui memverifikasi kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Naratif dan Struktur Rumah Uya AuCowokku Ternyata Kembarannya PacarkuAy. Rumah Uya, disetting di sebuah studio dengan mengundang klien yang sedang mengalami masalah percintaan. Kisah yang dibangun pada setiap episode tentu berbeda. Terlihat dari judul-judul yang terkesan tidak Di antara sekian banyak episode, salah satu yang menarik dan terlihat banyak kejanggalan yaitu episode yang berjudul AuCowokku Ternyata Kembarannya PacarkuAy. Acara dibuka oleh Uya sebagai Host, tampak klien sedang duduk di kursi yang telah disediakan. Klien meminta Uya untuk mendatangkan Eza untuk memberikan penjelasan permasalahan yang terjadi di antara keduanya. Kika, si pelapor menuntut kejujuran sang pacar yang bernama. Eza. awal segmen. Kika menceritakan tentang masalah utamanya. Tiba-tiba ia meminta Eza untuk membuka tasnya, seolah-olah Kika telah mengetahui bahwa Eza membawa barang yang disembunyikannya. Kika kemudian mengambil tas Eza dan langsung membukanya untuk menunjukkan AuterlarangAy diberitahukannya saat itu. Tiba-tiba Ummi . ang ustadza. menimpali Eza agar jujur mengakui dengan menggunakan campuran bahasa Indonesia-Padang. Tiba-tiba Uya menanyakan kenapa Ummi harus menggunakan bahasa Padang. Lalu beliau menjawab bahwa semua Minangkabau. Kemudian semua tertawa. Sementara itu. Eza dan Kika masih berdialog tentang barang yang dibawanya. Ternyata Eza membawa beberapa alat make Kika Eza Namun. Eza berkilah bahwa barang-barang tersebut adalah milik Setelah ditanya ulang oleh Kika. Eza kembali mengaku bahwa mamanya yang telah memasukkan barang tersebut. Kemudian bersorak-sorai menyerukan ucapan kebohongannya. Untuk menunjukkan kebohongan Eza. Uya membuka semua video tentang tutorial Make up yang dibuat oleh Eza. Dengan Bukti itu. Eza terus berkilah dengan transform Vol. No. April 2025: 151-157 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. memberikan alasan bahwa ia sedang belajar menjadi vlogger. Sedangkan Kika terus memberikan argumennya kepada Uya tentang kebiasaan Eza jaman dulu. Ummi menimpali tentang larangan lelaki yang menyerupai perempuan dan sebaliknya. Kemudian. Kika mulai mengumbar aib lain dari sang pacar, yaitu kekasihnya memiliki hubungan khusus dengan orang Kika memberikan sebuah bukti tentang masalah yang dianggapnya sebagai sebuah Tim Rumah Uya lalu memutarkan video tersembunyi tersebut. Dalam video itu terlihat, seorang lelaki, sedang memperbaiki makeup Eza yang terlihat tidak rapi. Ia kemudian mengusapusap wajah dan bibir Eza. Kika merasa cemburu dan curiga jika Eza dan temannya tersebut memiliki hubungan khusus. Uya lalu mencoba mengonfirmasi isu tersebut kepada teman yang dicemburui oleh Kika. mengundang langsung AolelakiAo tersebut ke Aolelaki ituAo masuk bersama host sinden dengan senyuman santai tanpa masalah dan membawa dua buah gulali. Ia duduk di samping Eza dan memanggil Eza dengan panggilan khusus, yaitu Dede. Ia mengakui bahwa mereka berdua memiliki hubungan khusus. penonton di studio tertawa. Lelaki itu membujuk Eza agar tidak marah, sedangkan Kika sudah sangat geram terhadap Eza dan lelaki tersebut. Terjadilah pertengkaran mulut saat itu. Si lelaki yang memanggil dirinya dengan sebutan kakak, tampak mengelus tangan Eza dan tersenyum. Lelaki itu memberikan gulalinya lalu meminta diantar co-host sinden untuk mengambil hadiah yang lain di backstage. Setelah membawakan sebuah boneka winter sebagai kado ulang tahun untuk Eza. Tiba-tiba Kika mencoba merebut dan membuang boneka Eza marah dan membela lelaki Si lelaki mengatakan bahwa Eza bukan hanya sekadar sahabat. Tetapi lebih dari itu, mereka memiliki hubungan spesial. Ternyata Eza tidak berkilah tentang itu. Belum selesai, si lelaki kemudian memberikan 1 kado lagi yang berisi undangan pernikahannya yang akhirnya diketahui bernama Agung bersama seorang Sasa. Setelah mendengar itu. Kika terlihat sedikit lega. Uya memecahkan suasana, ia bertanya kepada Agung perihal pertemuan mereka. Aurasanya gue pernah ketemu lo, tapi dimana ya ?Ay lalu Agung menjawab Au Iya, gue pernah datang ke acara iniAy. Uya menimpali. Aulah, jadi lu nikah sama cewek lu yang kemarin ribut disini ya ?Ay Agung menjawab AuIya mas, justru saya berterimakasih kepada mas Uya, karena itu gue jadi bisa nikah sama SasaAy. Lalu Agung meminta izin untuk pulang karena memiliki urusan lain. sedangkan Eza Kika permasalahannya bersama Uya dan Cohostnya. Pada perbincangan itu. Eza bahwa Kika pernah koma selama 3 bulan. Mereka Dari arah belakang tiba-tiba Sinden datang membawa kalung untuk Eza. Uya kemudian langsung bereaksi untuk menanyakan secara langsung kepada yang Sinden tersebut. Ternyata yang memberi kalung tersebut adalah sosok perempuan. Eza penasaran dan langsung menemui perempuan itu di belakang studio. Perempuan tersebut menangis histeris sembari berkata mengatakan bahwa ia telah lama menyimpan rindu kepada Eza. Eza dan semua terlihat kebingungan. Kika meminta Eza untuk menjelaskan siapa perempuan itu, tetapi Eza mengaku tidak mengenalnya. Si perempuan diajak untuk duduk bersama di studio utama. Ia kembali menangis namun tanpa air mata. mengatakan bahwa Eza adalah Ezi, sang pacar yang menghilang. Eza pun tampak Namun, setelah dicari tahu. Eza memang menggunakan kalung yang Merasa adanya kejanggalan. Eza mulai berakting memegang kancing baju transform Vol. No. April 2025: 151-157 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Eza mengaku berpacaran dengan perempuan tersebut yang diketahui bersama Balqis selama Kika koma. Tetapi ia mengaku hanya menjalani hubungan tersebut selama 2 minggu. Balqis bereaksi Ibu Eza mengonfirmasi tentang hubungan mereka. Tetapi Eza tidak bisa berkata-kata. Balqis mencoba menelpon ke nomor telepon yang dimilikinya namun tidak Kejutan kembali terjadi. Uya mengundang Diki, teman dekat Eza untuk menceritakan fakta yang sebenarnya. Diki membawa sebuah kotak kosong sebagai bukti pembeda identitas Eza dan Ezi. Diki datang untuk mengungkapkan fakta bahwa lelaki tersebut adalah Ezi. Orang yang ada saat ini adalah Ezi bukan Eza. Terdapat kejanggalan dari sebuah video yang direkam oleh Diki. Eza yang direkam dari bagian samping mengatakan perihal amanatnya jika telah tiada. Ezi harus menggantikan posisinya sebagai pacar Kika. Kika terkejut dan pingsan. Tetapi tak lama kemudian. Kika tiba-tiba sadar. Eza pun marah kepada Diki. Kika shock sedangkan Balqis masih tidak terima dengan perlakuan Ezi kepadanya. Kejanggalan selanjutnya adalah Kika meminta Ezi mengantarkannya ke makam Eza saat itu juga. Dari runtutan cerita di atas, ada banyak cerita yang sangat timpang. Di awal cerita tentang kecurigaan Kika terhadap kelakuan aneh Eza yang membawa perlengkapan makeup lalu mendatangkan si lelaki yang dicurigai, dan faktanya mereka hanya sebatas kakak beradik yang saling Namun, menilik dari perkataan Uya bahwa ia seperti pernah bertemu dengan Agung adalah hal yang seperti dibuat-buat. Agung mengatakan bahwa ia pernah ikut berpartisipasi dalam acara Rumah Uya, dan perempuan yang diundang ternyata adalah mantan kekasihnya. Apakah ini sebuah kebetulan ? Jika ia, mungkin hanya akan terjadi 1 diantara 10 kejadian. Kejanggalan pernyataan Eza yang mengatakan bahwa Kika pernah mengalami koma akibat kecelakaan, dan mereka baru sadar dari koma sekitar sebulan yang lalu. Suatu hal yang cukup mustahil keduanya terlihat tanpa cacat, luka, lupa. Mereka seperti orang biasa yang tidak pernah mengalami kecelakan dan semua tampak baik-baik saja. Kejanggalan lainnya adalah saat Balqis mengaku sebagai pacar Ezi. Ia akan membongkar semua kebenaran dengan menelpon mama Ezi dan ternyata teleponnya salah sambung. Reality Show atau Drama Reality dalam Program Rumah Uya Program Rumah Uya yang mengklaim sebagai program reality show telah melanggar tata aturan tentang karakteristik dari reality show itu sendiri. Kejadian yang seharusnya menjadi apa adanya diolah sedemikian dramatis. Menurut wawancara yang dilakukan dengan salah satu pihak talent yang pernah terlibat, ia mengatakan (Dalam gaya tutur lisa. AuJadi kak, aku kemarin diundang oleh Produsernya buat ngisi acara Rumah Uya sebagai talent gitu. Tapi biasanya proses seleksinya dari casting kakAy. (Wawancara bersama Merriel Jessica, 25 oktober 2. Dalam beberapa pertanyaan mendalam tentang pra produksi. Ia juga sempat mengatakan bahwa : Dilakukan Briefing oleh Tim Rumah Uya, kita dikasih cerita aja gitu kak, garis besar terus kita improve gitu. (Wawancara bersama Merriel Jessica, 25 oktober 2. Observasi terhadap episode yang dikaji menunjukkan bahwa alur cerita, reaksi emosional para talent, dan rangkaian peristiwa yang ditampilkan cenderung menunjukkan konstruksi yang tidak Misalnya, pengungkapan kejutan, dialog yang terkesan dipaksakan, serta keterlibatan host dalam memanipulasi emosi penonton menunjukkan adanya skenario Dari hasil wawancara dengan seorang transform Vol. No. April 2025: 151-157 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. talent, terungkap bahwa terdapat proses seleksi dan briefing sebelum tampil, termasuk pemberian garis besar cerita yang harus diimprovisasi oleh talent. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun dikemas sebagai reality show, program ini tidak sepenuhnya menampilkan kejadian nyata, melainkan rekayasa realitas yang telah Setelah dilakukan penelusuran dan analisis yang mendalam, kemudian timbul sebuah pertanyaan, jika kaidah-kaidah reality show tidak diterapkan dalam program ini lalu format program apa yang cocok untuk program ini ? melalui jawaban atas wawancara dan kumpulan beberapa artikel jurnal, program ini menamakan diri dengan istilah drama reality. Dalam arti khusus ataupun buku-buku yang membahas tentang program televisi. Nama ini tidak termasuk didalamnya. Drama reality tidak memiliki arti khusus. Istilah ini digunakan oleh kedua program tersebut untuk melindungi diri. Dalam penjelasannya drama reality itu merupakan realitas yang dibuat dengan bumbu-bumbu drama agar menghasilkan dramatisasi cerita. Mengulas motivasi penonton reality TV, dan secara tidak langsung mengindikasikan bahwa penonton tidak terlalu peduli apakah kisahnya nyata atau tidak, selama Aunampak nyata dan emosionalAyAiini memberi ruang bagi bentuk seperti drama reality. (Reiss. & Wiltz. Hill juga mengatakan bahwa dalam drama reality memiliki dua ciri yang mudah dideteksi, skenario dasar dan pengaturan adegan serta dialog (Hill, 2. Dalam ilmu televisi itu sendiri, dramatisasi selalu berhubungan dengan naskah atau skenario yang dibuat secara Hal itu berguna untuk menarik perhatian dan daya tarik penonton untuk menyaksikan program tersebut. Selain itu, dramatisasi juga ditampilkan dengan gaya, bahasa tubuh serta dialog yang dimainkan oleh host dan talent. Pada aplikasinya Rumah Uya tidak sepenuhnya spontan karena ada alur cerita yang sudah ditata melalui skenario konflik cinta, pertengkaran atau pengakuan sebuah Selain itu juga tampak adanya pengadeganan yang terarahkan. Kedua formulasi ini adalah formula dramaturgis Berdasarkan paparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa program reality show ini dibuat dengan dasar drama reality sosial. KESIMPULAN Berdasarkan disimpulkan bahwa Rumah Uya bukanlah reality show dalam pengertian yang murni, melainkan sebuah program drama reality. Ambiguitas format ini muncul karena adanya perbedaan antara klaim genre dan implementasi faktual dalam produksi acara. Maka dari itu. Rumah Uya adalah program yang meminjam istilah drama reality dan bukan reality show. Hal ini terbukti dengan beberapa fakta tentang adanya skenario yang dibuat secara sengaja, serta adanya pembukaan peluang sebagai talent/ pemeran. UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang memberikan segala nikmat sehat dan rejeki yang berkah berlimpah. Terima kasih kepada Abah Mama yang selalu memberikan dukungan penuh dan doa yang tiada henti. Terima kasih ketua LPPM UNU Kaltim. Bu Retno Prasetia. Spd. Sc. Terima kasih semua sahabat yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Terima kasih kepada Merriel Jessica atas kesediaannya menjadi narasumber. Penelitian ini tidak akan terwujud tanpa ada dukungan dari pihak-pihak yang membantu dalam pengumpulan data dan proses penelitian. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keilmuan pertelevisian di Indonesia. DAFTAR PUSTAKA