Jurnal Pendidikan Biologi Volume 7. Nomor 1. Maret 2024 . p-ISSN: 2623-0143, e-ISSN: 2657-2184 Open Access: https://ejournals. id/index. php/binomial TELAAH SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH BIOLOGI PADA SISWA SMA NEGERI 8 MAROS Nurfadillah1 Universitas Muslim Maros, dillahn87@gmail. Pertiwi Indah Lestari2 Universitas Muslim Maros, pertiwi@umma. *Nurhidayah3 Universitas Muslim Maros, nurhidayah@umma. Abstrak Evaluasi digunakan untuk mengukur capaian peserta didik dan juga dapat menentukan keberhasilan guru dalam mengajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran soal UAS Biologi pada siswa kelas XI MIPA 4 di SMAN 8 Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif untuk menganalisis kesesuaian soal UAS biologi dengan kompetensi. Sedangkan pendekatan kuantitatif sebagai data pelengkap. Subjek dalam penelitian ini adalah semua guru biologi SMAN 8 Maros. Objek dalam penelitian ini adalah soal tes buatan guru biologi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan metode Teknik analisis data terdiri dari analisis butir soal, reabilitas, analisis derajat kesukaran butir soal, analisis daya pembeda. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis yang diperoleh untuk soal pilihan ganda 25 butir menunjukkan soal yang valid sebanyak 16% dan tidak valid 84%. Untuk reliabilitas soal pilihan ganda memiliki kategori rendah sebesar 0,33. Pada tingkat kesukaran 44% termasuk kategori mudah, 52% termasuk kategori sedang, dan 4% termasuk kategori sukar. Dan untuk daya pembeda, sebanyak 64% memiliki daya pembeda tidak baik, 24% memiliki daya pembeda cukup dan 12% memiliki daya pembeda baik. Abstract Evaluation is used to measure student achievement and can also determine teacher success in teaching. The aim of this research is to determine the validity, reliability, distinguishing power and level of difficulty of Biology UAS questions for class XI MIPA 4 students at SMAN 8 Maros. This type of research is evaluative research using qualitative and quantitative Qualitative approach to analyze the suitability of biology UAS questions to Meanwhile, the quantitative approach is used as complementary data. The subjects in this research were all biology teachers at SMAN 8 Maros. The object of this research is test questions made by a biology teacher. Data collection was carried out using documentation methods and interview methods. The data analysis technique consists of item analysis, reliability, analysis of the degree of difficulty of the items, analysis of differentiating The research results showed that the analysis obtained for the 25-item multiple choice questions showed that 16% of the questions were valid and 84% were invalid. The reliability of multiple choice questions has a low category of 0. At the difficulty level, 44% is in the easy category, 52% is in the medium category, and 4% is in the difficult category. And for differentiating power, 64% had poor differentiating power, 24% had sufficient differentiating power and 12% had good differentiating power. Kata kunci: discriminating power, reliability, validity and level of difficulty of questions. evaluasi sumatif yang diterapkan sekolah PENDAHULUAN Pendidikan profesional yang bertugas merencanakan. Sehingga, pendidik harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan evaluasi baik dalam proses pembelajaran maupun penilaian. Evaluasi dalam dunia pendidikan pada hakekatnya menjadi suatu tahapan yang terstruktur dan berkesinambungan sebagai uapaya untuk mempertimbangkan keputusan dari kriteria agar mengetahui mutu pendidikan yang Pengukuran penilaian menjadi aspek penting untuk melakukan evaluasi pembelajaran. (Asrul, . Saragih. , & Mukhtar. Kegiatan pembelajaran di sekolah harus diikuti dengan pelaksanaan evaluasi belajar yang diselenggarakan dalam periode waktu tertentu. Evaluasi tidak hanya bermaksud untuk mengukur capaian peserta didik tetapi juga keberhasilan guru dalam Data yang diperoleh dari hasil pelaksanaan evaluasi dapat menjadi acuan tertentu dengan pencapaian pembelajaran. Pada akhir periode pelaksana program pengajaran, guru akan mengukur capaian peserta didik untuk menentukan hasil dan melaksanakan evaluasi sumatif. Bentuk dikenal dengan istilah Penilain Akhir Semester (PAS) yang umumnya terdiri dari butirbutir tes buatan guru bidang studi untuk mengukur hasil belajar kognitif peserta didik. Jenis tes yang dominan digunakan ialah tes pilihan ganda karena bersifat objektif dan proses penskorannya mudah dilakukan. Jenis tes pilihan ganda juga sering ditemui pada ujian skala besar maupun ujian skala kecil. (Arikunto. Tes . buatan guru yang pelaksanaan, pembelajaran kompetensi dasar, dan materi yang diajarkan. Guru seharusnya membuat soal berdasarkan ranah kognitif agar dapat mengukur Namun, soal penilaian akhir semester yang akan digunakan untuk evaluasi sumatif tidak dibuat berdasarkan ranah kognitif. Butir soal juga tidak diujicobakan karena keterbatasan waktu yang dimiliki guru, sehingga kualitas butir-butir kognitifnya belum diketahui. Guru belum pernah memperkenalkan contoh-contoh soal berdasarkan ranah kognitifnya kepada peserta didik. Keterbatasan bahan ajar juga menjadi alasan guru jarang melakukan analisis soal. Selama masa pendemi, guru 52 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah mengalami kesulitan dalam menyebarkan Widharyanto. , & Prijowuntato. materi karena tidak semua telepon genggam peserta didik dapat mengakses bahan belajar Analisis Hal ini mengakibatkan kurangnya pengkajian pertanyaan-pertanyaan tes agar pemahaman peserta didik terhadap materi diperoleh perangkat pelajaran, sehingga guru hanya membuat memiliki kualitas yang memadai. Analisis soal yang dimaksud dalam penelitian ini mewakili tiap materi pelajaran saat evaluasi. ialah membahas tentang validitas tes, (Sani. realibilitas tes, tingkat kesukaran tes. Sebaran dan tingkatan kognitif seharusnya dicermati oleh guru agar tingkat efektifitas pengecoh tes serta mengetahui daya pembeda dari suatu tes. (Avon. memenuhi tuntutan kurikulum yang harus pertanyaan yang Analisis kualitatif dilaksanakan Tingkat Penelaahan kognitif menjadi klasifikasi potensi peserta sebelum soal digunakan. Aspek yang diperhatikan dalam analisis kualitatif mencakup materi, kontruksi, bahasa atau budaya dan kunci jawaban. Analisis kuantitatif dilaksanakan berdasarkan bukti berdasarkan teori Taksonomi Bloom revisi empiric, aspek yang diperhatikan dalam atau yang dikenal dengan Taksonomi analisis kuantitatif adalah sejauh mana Anderson yang membagi tingkat kognitif butir soal dapat membedakan siswa yang mulai dari C1 sampai dengan C6. Pada berkemampuan tinggi dan siswa yang setiap tingkatan kognitif terdapat kata kerja berkemampuan rendah. (Jurnal. oprasional (KKO) yang dapat diukur Tingkatan Analisis butir soal merupakan dimanfaatkan untuk merancang soal yang proses mengkaji terhadap kualitas soal pada setiap butirnya. Menganalisis setiap Analisis sebaran dan tingkatan kognitif butir soal sangat penting dilakukan, jangan sampai setiap butir soal terdapat hal-hal mengembangkan berbagai keterampilan berfikir dan kemampuan analisis siswa. pembelajaran, jika dilihat dari tingkat 53 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah kesukaran, pola pengecoh, daya pembeda, masukan untuk mengambil kepetusan. dan yang lainnya. (Haryanto, 2. Dan evaluasi merupakan kegiatan untuk Fenomena menentukan nilai tentang sesuatu, meliputi kompetensi guru masih rendah dalam memberikan keputusan keberadaan suatu tentunya akan berdampak pada kualitas Produk, prosedur, serta memilih butir soal yang akan diujikan. Sementara strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Pendapat mengembangkan segala ranah yang terdapat tersebut mengimplikasikan adanya kriteria dalam diri peserta didik termasuk berpikir Tujuan dan syarat-syarat sebuah tes menentukan nilai sesuatu. Kriteria yang butir-butir Analisis butir soal adalah suatu keberhasilan pelaksanaan program da hal- prosedur yang sistematis, yang memberikan hal yang dinilai dapat berupa hasil telah informasi-informasi yang sangat khusus dicapai atau proses program itu sendiri terhadap butir soal. Tujuannya adalah untuk (Mustafa. S, 2. soal-soal Dalam kurang baik dan soal yang jelek. Seorang menunjukan bahwa melakukan evaluasi, menentukan focus yang akan dievaluasi mengajar dengan menggunakan berbagai dan desain yang akan digunakan. Hal ini alat atau media dan mengadakan evaluasi berarti harus ada kejelasan apa yang akan dengan baik. (Agustina. Rustini. , & Wahyuningsih. menekankan adanya tujuan evaluasi, serta Kualitas butir soal yaitu bertujuan untuk menentukan apakah suatu fungsi butir Selanjutnya, soal sesuai dengan yang diharapkan. Dan dapat memberi masukan kepada peserta menganalisis dan membuat interpretasi didik tentang kemampuan dan sebagai dasar terhadap data yang terkumpul serta untuk bahan diskusi di kelas. membuat laporan. Selain itu, evaluator Evaluasi program adalah kegiatan juga harus melakukan pengaturan terhadap sistematis untuk mengumpulkan, mengolah, evaluasi dan mengevaluasi apa yang telah menganalisis dan menyajikan data sebagai dilakukan dalam melaksanakan evaluasi 54 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah secara keseluruhan (Sitompul. K). Artinya penelitian kualitatif menggunakan data kuantitatif sebagai data pelengkap. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif . agian dari penelitian terapa. , yaitu suatu prosedur ilmiah yang sistematis dilakukan untuk mengukur hasil program atau proyek dalam pembelajarn disesuaikan dengan tujuan yang direncanakan, dengan cara mengumpulkan, menganalisis dan dilakukan secara objektif. (Zakariah. Talaohu. Subjek dalam penelitian ini adalah semua guru biologi Objek dalam penelitian ini adalah soal tes Pendekatan kualitatif digunakan Mengingat pentingnya sebuah tes yang diberikan yang peserta didik, maka soal tes buatan guru biologi menjadi objek dalam penelitian ini. SMAN Analisis mengadakan telaah terhadap kisi-kisi soal Analisis validitas butir, daya pembeda, tingkat Penelitian ini meskipun dari sudut pandang kuantitatif melibatkan perhitungan angka atau kuantitas, namun titik tolak paradigma Maros daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Pengumpulan dokumentasi dan metode wawancara. Teknik analisis data untuk mengolah data penelitian digunakan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Terdiri dari analisis butir soal, reabilitas, analisis derajat kesukaran butir soal, analisis daya pembeda dengan menggunakan SPSS 29. Data kuantitatif memberikan data mengetahui validitas butir, reliabilitas, dalam analisis kesusaian soal UAS biologi Pada penelitian ini difokuskan pada siswa Pendekatan SMAN 8 Maros. mengaitkannya dengan studi-studi skala Serta dapat memberikan landasan bagi data data tertentu yang akan melandasi studi intensif dalam penelitian kualitatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 8 Maros, pada kelas XI MIPA. Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi sebelumnya dan 55 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah indeks dari 0,381 maka soal tidak valid biologi mengenai soal yang akan di kerjakan oleh siswa pada saat UAS. Soal UAS yang akan dikerjakan oleh siswa XI MIPA 1. XI MIPA 2. XI MIPA 3. Dan XI MIPA 4 memiliki soal yang sama. Sehingga peneliti mengambil 1 kelas saja yaitu XI MIPA melakukan observasi sebelumnya sehingga memudahkan untuk meneliti dikelas XI MIPA 4. Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa 25 soal pilihan ganda terdapat 4 soal yang dinyatakan valid dan 21 soal yang dinyatakan tidak valid. Selanjutnya butir soal ujian akhir semester siswa kelas MIPA SMAN sebagai berikut 0,33 yang pertama adalah validitas tes setelah dihitung menggunakan SPSS selanjutnya dikonsultasikan dengan rtabel pada taraf signifikan 5%. Jumlah peserta tes yang mengikuti ujian akhir berdasarkan kategori tingkat kesukaran dapat dilihat pada Tabel 2: Kategori Mudah Jumlah Sedang Sukar No. Soal 2,5,7,8, 10,14,20, 22,23,24, 3,4,6,9, 11,12,13, 15,16,17, 18,19,21 Persentase Berdasarkan tabel di atas diketahui validitasnya dan akan didapatkan hasil bahwa 25 butir soal pilihan ganda terdapat sesuai dengan Tabel 1: 9 butir soal termasuk kategori mudah, 15 Indeks Validitas Jika nilai indeks di atas atau 0,381 maka soal Jika nilai menggunakan IMB SPSS 29. Nomor soal diketahui n =35, nilai rtabel menunjukkan angka 0,381. Berdasarkan hasil analisis soal Sedangkan untuk analisis tingkat semester genap mata pelajaran biologi kelas XI MIPA 4 adalah 35 siswa, sehingga interpretasi rendah atau tidak reliable. Maros menggunakan aplikasi IMB SPSS versi 29 diketahui dari soal pilihan ganda sebesar Hasil yang diperoleh dari analisis 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 14, 15, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24. No. Butir Soal 3, 13, 16. Jumlah butir soal termasuk kategori sedang, dan 1 butir soal termasuk kategori sukar. Untuk analisis daya pembeda soal pilihan ganda dengan menggunakan IMB SPSS 29. Nomor soal berdasarkan kategori 1, 2, 4, 5, daya pembeda soal dapat dilihat pada 56 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah Tabel 3 di bawah ini: Kategori Tidak Jumlah Cukup Baik butir . %). Butir soal yang tidak valid ini No. Soal 1,2,4,6,7, 8,14,15, 18,20,21, 22,23,24, 3,9,11,12 ,17,19 10,13,16 Persentase dapat disebabkan dari berbagai faktor. Hal ini selaras dengan teori Grounlund dalam buku Zainal Arifin yang menyebutkan bahwa ada tiga factor yang mempengaruhi validitas hasil tes yaitu faktor instrument Berdasarkan tabel di atas diketahui administrasi dan penskoran serta faktor bahwa 25 butir soal pilihan ganda terdapat dari jawaban siswa. Soal Ujian Akhir 21 butir soal termasuk kategori kurang, 4 Semester kelas XI MIPA 4 Tahun Ajaran butir soal termasuk kategori cukup. 2022/2023 Semester Genap di SMAN 8 Validitas merupakan suatu ukuran Maros atau standar yang menunjukkan tingkat kecendrungan siswa menjawab secara ketepatan suatu Pengujian cepat dan kurang tepat, hal ini diketahui validitas item pada soal Ujian Akhir berdasarkan wawancara langsung dengan Semester Kelas XI MIPA 4 Semester Genap guru biologi SMAN 8 Maros. Reliabilitas adalah ketepatan hasil, di SMAN 8 Maros menggunakan aplikasi IBM SPSS 29. Hasil dari perhitungan tersebut kemudian dikonsultasikan dengan beberapa tempat maka nilai reliabilitasnya rtabel pada taraf signifikansi 5%. Jumlah akan tetap atau sama. Kriteria reliabelnya subjek penelitian adalah 35 siswa, dengan suatu tes dapat dilihat apabila r11 Ou 0,70 jumlah soal pilihan ganda 25 butir soal maka reliabilitasnya tinggi, namun apabila sehingga pada taraf signifikansi 5% dan r11 O 0,70 maka reliabilitasnya masuk n=25 diperoleh nilai rtabel adalah 0,38. dalam kategori rendah. Apabila rtabel < rhitung maka butir soal Hasil tersebut valid, sebaliknya jika rtabel rhitung maka soal tersebut valid. Berdasarkan hasil analisis soal ujian bahwa reliabilitas soal pilihan ganda 0,33. Berdasarkan akhir semester genap mata pelajaran biologi bahwa soal ujian akhir semester genap kelas XI MIPA 4 Tahun Ajaran 2022/2023 mata Pelajaran biologi kelas XI MIPA 4 menunjukkan bahwa butir soal pilihan Tahun Ajaran 2022/2023 untuk soal ganda yang valid berjumlah 4 butir . %) pilihan ganda reliabilitasnya termasuk dan butir soal yang tidak valid berjumlah 21 kategori rendah. 57 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah Faktor yang mempengaruhi hasil tes begitu mudah dijawab dengan benar. yang secara tidak langsung juga akan Hasil analisis untuk pengujian daya mempengaruhi reliabilitas tes yaitu hal yang pembeda dilakukan dari 25 butir soal berhubungan dengan penyelangaraan tes. pilihan ganda, soal dengan daya beda tidak Suatu tes yang diselenggarakan dengan baik sebanyak 16 butir soal . %), soal dengan daya beda cukup sebanyak 6 butir menghasilkan kualitas tes ini. Berdasarkan soal . %), soal dengan daya beda baik wawancara yang saya lakukan dengan guru sebanyak 3 butir soal . %). biologi yang mengajar di kelas XI MIPA 4 Berdasarkan tersebut dapat dilihat bahwa sebanyak 36% dari soal pilihan ganda yang memiliki daya bersangkutan langsung mengawas para beda yang memadai dan 64% soal yang peserta ujian, namun ada beberapa siswa memiliki daya beda yang hanya menjawab asal-asalan dilihat kriteria yang diterima atau baik berarti soal dari cepatnya siswa tersebut mengumpulkan tersebut mempunyai kemampuan untuk hasil jawaban. membedakan antara siswa yang sudah Soal pada Berkaitan dengan hasil analisis soal memahami materi dan siswa yang belum yang diperoleh agar proporsional tingkat memahami materi. Soal pada kriteria tidak kesukaran soal maka perlu dilakukan tindak diterima/tidak dapat dipakai maka harus lanjut sebagai berikut: pertama untuk butir dibuang karena tidak dapat membedakan soal yang termasuk kategori sukar ada antara siswa yang memahami materi dan beberapa opsi tindak lanjut yaitu butir soal siswa yang belum memahami materi. yang dibuang dan tidak dikeluarkan lagi pada tes mendatang atau di tulis ulang KESIMPULAN faktor-faktor yang menyebabkan butir soal Berdasarkan hasil analisis soal pilihan tersebut sulit dijawab dengan benar oleh ganda 25 butir soal menunjukkan Kedua untuk butir soal dengan hansil untuk jumlah butir soal yang kategori tingkat kesukaran mudah ada valid 4 soal . %) dan untuk soal yang beberapa opsi yang tidak lanjut yaitu, butir tidak valid sejumlah 21 soal . %). soal tersebut tidak digunakan lagi pada tes Berdasarkan yang akan datang atau diteliti ulang untuk bahwa reliabilitas soal pilihan ganda memiliki kategori rendah sebesar faktor-faktor menyebabkan butir soal tersebut menjadi 0,33. 58 | Jurnal Binomial Vol. No. 1, 2024: Nurfadillah. Pertiwi. Nurhidayah Berdasarkan terhadap 25 butir soal pilihan ganda sebanyak 11 butir soal . %) termasuk kategori mudah, 13 butir soal . %) termasuk kategori sedang, dan 1 butir soal . %) termasuk kategori sukar. Berdasarkan daya pembeda, sebanyak 16 butir soal . %) memiliki daya pembeda tidak baik, 6 butir soal . %) memiliki daya pembeda cukup. 3 butir soal . %) memiliki daya pembeda baik. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih ditujukan kepada Pimpinan Fakultas dan para dosen Pendidikan Biologi yang telah membantu dalam menyelesaikan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA