P-ISSN 1412-0380 E-ISSN 2615-272X PRABANGKARA Jurnal Seni Rupa dan Desain Volume 23 Nomor 2. Desember 2019 p 85 - 89 Triad Psikoanalisis Lacan Pada Tokoh Seth Dalam Film AuCity Of AngelsAy Gede Basuyoga Prabhawita Program Studi Produksi Film dan Televisi. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Institut Seni Indonesia Denpasar. Jl. Nusa Indah. Sumerta. Denpasar. Bali 80235. Indonesia. basuyogaprabhawita@isi-dps. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana triad psikoanalisis Lacan mampu menjelaskan secara rinci tentang bagaimana menganalisis perkembangan manusia dari lahir, tahap cermin, akses pada bahasa dan kematangan subjek di dalam budaya. Psikoanalisis mencoba memahami bagian tidak sadar manusia dalam pembentukan identitas diri. Konsep 3 kata kunci psikoanalisis Sigmund Freud kemudian berkembang ditangan Jacques Lacan dan mampu menjabarkan psikologi subjek atau manusia, yaitu The Real. The Imaginary dan The Symbolic. Film AuCity of AngelsAy menceritakan tentang kisah cinta dua insan yang berbeda dimensi, antara malaikat dan manusia. Sang malaikat yang diperankan oleh Nicholas Cage (Set. jatuh cinta pada seorang dokter bedah jantung yang diperankan oleh Meg Ryan (Maggie Ric. Tokoh Seth dalam cerita ini menggambarkan fase awal kehidupan manusia yang dimulai dari The Real. The Imaginary hingga fase The Symbolic. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi yang didukung oleh studi pustaka terkait, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan memahami psikologi tokoh Seth dalam memenuhi hasratnya menjadi seorang manusia. Data disajikan dalam bentuk deskripsi teks naratif berupa kata-kata, pendapat dan gagasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga kata kunci Lacan membantu penonton film AuCity of AngelsAy untuk memahami dan memaknai secara psikologi tokoh Seth yang memutuskan melangkah dari dunia yang tidak terbahasakan, menuju dunia hasrat yang diatur oleh hukum-hukum yang mengikat. Kata kunci: triad psikoanalisis, jacques lacan, film This study aims to determine the extent to which LacanAos psychoanalytic triad is able to explain in detail about how to analuze human development from birth, mirror stage, access to language, and the maturity of a subject in culture. Psychoanalysis tries to understand the unconscious part of humans in the process of self-formation. The concept of three key words of Sigmund FreudAos psychoanalysis then developed in the hand of Jacques Lacan, namely the Real, the Imaginary, and the Symbolic. The AuCity of AngelsAy movie tells about a love story of two people of different dimensions, between angels and human. The angel, played by Nicholas Cage, falls in love with a heart surgeon, played by Meg Ryan. SethAos character in this story describes the initial phase of human life starting from the Real, the Imaginary, to the symbolic phase. Data collection techniques are carried out with observations supported by related literature studies, while data analysis uses a descriptive qualitative approach whose aim is to understand SethAos psychology in fulfilling his desire to become a human. Data is presented on narrative text descriptions in the form of words, opinions, and ideas. The results of this study indicate that LacanAos three key words help viewers of the AuCity of AngelsAy movie to understand and interpret psychologically the SethAos figure who decides to move from an unspoken world, to a world of desires governed by binding laws. Keywords: triad psikoanalisis, jacques lacan, film Proses review : 2 - 30 september 2019, dinyatakan lolos 25 oktober 2019 Gede Basuyoga Prabhawita (Triad Psikoanalisis Lacan. PENDAHULUAN Secara harfiah psikoanalisis merupakan sebuah ilmu yang menjabarkan atau mengurai tentang diri manusia (Partanto,1. Psikoanalisis mencoba memahami bagian tidak sadar manusia dalam pembentukan identitas diri. Sigmund Freud yang disebut sebagai bapak psikoanalisis menciptakan 3 kata kunci dalam upaya mengupas pemenuhan kehendak tidak sadar dalam diri manusia, yaitu Id. Ego, dan Superego. Freud menjabarkan kemudian menjelaskan ketiga hal tersebut yang dimulai dari fase Id yaitu bagian dari energi tidak sadar atau alam bawah sadar manusia . Tahap kedua adalah Ego merupakan bagian sadar manusia . yang dengan usaha keras menghadapi dunia luar. Fase terakhir disebut dengan Superego yang merupakan unsur luar manusia seperti aturan-aturan sosial, yang mempengaruhi dan membatasi ruang gerak manusia. Konsep 3 kata kunci psikoanalisis Sigmund Freud kemudian berkembang di tangan Jacques Lacan yang didasarkan pada berbagai gagasan dan teori dari Sigmund Freud. Saussure (Linguisti. , hingga pemikiran-pemikiran filsafat seperti Heidegger. Levi Strauss dan Derrida. Penelitian Lacan kemudian berhasil menciptakan 3 kata kunci . baru untuk menjabarkan psikologi subjek atau manusia, yang terdiri dari The Real yaitu dunia yang belum terbahasakan. Makna dari dunia yang belum terbahasakan adalah fase dimana tidak cukup atau tidak banyak kata yang mampu menggambarkan realitas The Real. Tahap kedua disebut dengan The Imaginary. Tahap ini menjelaskan fase dimana manusia sudah mulai mengenal dirinya sebagai AuakuAy. The Imaginary dapat diibaratkan balita yang melihat pantulan dirinya di sebuah cermin. Muncul kekaguman akan wujud dan pengenalan awal tentang siapa dirinya. Fase ketiga dalam Triad ini disebut dengan The Symbolic adalah wilayah dimana realitas telah diungkapkan dengan bahasa (Ali, 2010:. Jacques Lacan tidak hanya telah berhasil menciptakan kategori berbeda dengan apa yang Sigmund Freud berusaha ungkapkan tentang urutan atau tahapan manusia dari bayi hingga menuju dewasa. Lacan juga mampu membahas tentang tiga konsep yang mempengaruhi Triad Psikologi manusia, yang terdiri dari kebutuhan atau need, permintaan atau demand dan hasrat yang dikenal dengan sebutan Ketiga konsep tersebut sangat berhubungan dengan tiga kata kunci dalam menjelaskan subjek. Triad psikoanalisis yang diciptakan oleh Jacques Lacan kemudian digunakan sebagai dasar untuk membaca, menjelaskan serta memaknai tokoh Seth dalam film AuCity of AngelsAy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana triad psikoanalisis Lacan Volume 23. Nomor 2. Desember 2019 mampu menjelaskan secara rinci tentang bagaimana menganalisis perkembangan manusia dari lahir, tahap cermin, hingga akses pada bahasa dan kematangan subjek. METODE Teknik pengumpulan data dilakukan pada penelitian ini adalah dengan observasi. Untuk memperkuat metode yang digunakan dalam tulisan ini, maka wajib didukung dengan studi pustaka terkait. Pada bagian analisis data, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini mampu mempermudah dalam mengungkapkan kejadian atau fenomena dalam sebuah penelitian. Deskriptif kualitatif digunakan untuk menafsirkan dan menguraikan data sesuai dengan pengaruh terhadap satu kondisi hingga pandangan atau gambaran yang muncul dari objek penelitian, seperti memahami psikologi tokoh Seth yang secara perlahan memutuskan untuk memenuhi hasratnya menjadi seorang Data yang ditampilkan atau disajikan dalam tulisan ini adalah deskripsi teks naratif berupa kata-kata, pendapat dan gagasan. PEMBAHASAN Film AuCity of AngelsAy menceritakan tentang kisah cinta dua insan yang berbeda dimensi, antara malaikat dan manusia. Film yang dirilis pada Juli 1998 tersebut, merupakan film remake dari AuWings of DesireAy karya Ernst Wilhelm AuWimAy Wenders yang diproduksi tahun 1987. Pada dasarnya garis besar cerita yang diangkat tidak jauh berbeda, yaitu tentang malaikat yang jatuh cinta pada manusia dan melepaskan Auke-malaikat-annyaAy untuk menjadi manusia. Pada film AuWings of DesireAy sang malaikat jatuh cinta pada seorang aktris dari sirkus, sedangkan pada AuCity of AngelsAy sang malaikat yang diperankan oleh Nicholas Cage (Set. jatuh cinta pada seorang dokter bedah jantung yang diperankan oleh Meg Ryan (Maggie Ric. Film yang disutradarai oleh Brad Silberling ini diawali dengan pengenalan tokoh Seth menemani seorang gadis kecil yang sedang sekarat. Seth adalah salah satu dari sekian banyak malaikat yang bertugas mengawasi, melindungi dan muncul dihadapan orang-orang yang telah dekat dengan kematian untuk membimbing mereka ke kehidupan berikutnya. Ketika menunggu seorang pria yang tidak akan bertahan saat operasi jantung. Seth bertemu dengan Maggie dan terkesan atas usaha kerasnya untuk menyelamatkan nyawa pria tersebut. Sejak saat itu Seth mulai penasaran akan sosok Maggie yang seolah-olah mampu berkomunikasi dengan dirinya. Volume 23. Nomor 2. Desember 2019 PRABANGKARA Jurnal Seni Rupa dan Desain Gambar 1. Scene 4 film City Of Angel . :30-03:. Seth bertugas mengantar jiwa menuju alam baka. Gambar 2. Scene 12 film City Of Angel . :03-15:. Seth saat bertemu pertama kali dengan Maggie Seth mulai menampakkan diri dihadapan Maggie. Segala kemisteriusan sosok Seth membuat Maggie merasa nyaman dan mulai tumbuh rasa cinta diantara mereka. Ketika Maggie mengetahui bahwa Seth adalah malaikat, secara tidak langsung Maggie AumemintaAy Seth untuk menjadi manusia. Seth kemudian tanpa sengaja bertemu dengan seorang manusia yang memiliki latarbelakang malaikat. Dia memberitahu Seth jika ada sebuah cara yang dapat ditempuh yaitu melakukan sesuatu yang disebut AujatuhAy untuk menjadi seorang manusia seutuhnya. Resolusi dari film ini ditandai dengan meninggalnya Maggie akibat kecelakaan yang membuat Seth merasa terpukul, namun Seth mampu bangkit dan merasakan AunikmatnyaAy menjadi manusia. Tokoh Seth dalam cerita ini menggambarkan fase awal kehidupan manusia yang dimulai dari The Real. The Imaginary dan The Symbolic. sisikan tokoh Seth pada tahap eksposisi seperti manusia saat berada dalam rahim ibunya. Hal tersebut kemudian berlanjut pada adegan ketika Cassiel . alah satu malaika. mengatakan Auapa gunanya sepasang sayap, jika kau tak bisa merasakan hembusan angin di wajahmu?Ay. Seth tidak dapat merasakan apa pun, dia tidak mampu membahasakan perasaan takut dan sedih ketika melihat air mata Maggie menetes. Pada awal cerita, tokoh Seth muncul disebuah kamar anak yang sedang sekarat karena demam. Tidak banyak yang gerak gerik maupun dialog yang ditampilkan sosok Seth. Dia hanya terus melangkah mengikuti sang anak yang terbaring dibrankar menuju IGD. Jika merujuk pada pembahasan Triad Psikoanalisis Lacan, hipotesis yang muncul dari tahap eksposisi in adalahi tokoh Seth sebagai penggerak cerita berada di wilayah The Real dimana bahasa tidak ditemukan dan bahasa dirasa tidak cukup mampu menggambarkan wilayah tersebut. Hipotesis tersebut kemudian diperkuat dengan dialog antara Seth dan sang anak. Seth yang berada persis disebelah sang anak hanya dapat menggelengkan kepala, ketika sang anak yang sekarat bertanya kepada Seth. AuApakah kau kedinginan?Ay. Tokoh Seth yang tidak mampu merasakan apapun sesuai dengan pengalaman fase The Real Pada fase The Real, manusia seperti ketika berada dalam rahim ibu. dimana tidak ada yang mampu menjelaskan suasana maupun membahasakan rasa nyaman saat itu. Kehangatan air ketuban yang menyelimuti tubuh, bernafas tanpa kesulitan dan makan tanpa harus bersusah-payah. Untuk menjelaskan dunia yang tidak terbahasakan tersebut, sutradara film AuCity of AngelAy mempo- Seth bahkan menanyakan tentang rasa buah pir, bersentuhan, dan ciuman kepada Maggie. Dia hanya mampu merasakan satu hal, yaitu suara AusurgaAy yang menjadi need atau kebutuhan primernya pada saat matahari terbit. Saat dimana dia merasakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan tidak terpengaruh akan aturan-aturan yang mengekang di wilayah The Symbolic. Kebutuhan primer Seth memang telah terpenuhi, namun ketika dia melangkah maju beralih ke tahap demand atau tuntutan yang terdapat pada wilayah The Imaginary, dia mengalami lack karena tidak dapat memuaskan tuntunan untuk merasakan apa yang selama ini ingin dia rasakan. Tuntunan untuk dapat merasakan apa yang manusia rasakan. Jika merujuk pada tahap setelah manusia dilahirkan, seorang bayi akan menangis untuk mengekspresikan tuntutannya. Dia akan terus meronta saat mengalami AuretakanAy dalam dirinya ketika tidak mampu memuaskan sesuatu yang ingin bayi rasakan. Pada film AuCity of AnglesAy gambaran ini dimunculkan ketika Seth memutuskan untuk melakukan AujatuhAy sesuai dengan perkataan mantan malaikat yang menggambarkan bagaimana menyenangkannya menjadi manusia, karena dapat merasakan lapar, haus, bingung, sakit, takut, dan cinta. Seth melepas segala anugerah yang Tuhan berikan ketika menjadi malaikat. Seth memilih untuk masuk ke dunia fana yang terikat oleh waktu dan kematian. Ketika Seth berada di ujung gedung dia merasa ragu, namun desire atau hasrat begitu menguasainya hingga Seth memutuskan untuk Pada scene Seth melompat, terdapat beberapa montase yang disusun sedekimian rupa tentang lika-liku kehidupan seperti anak-anak bermain dengan riang, perut wanita yang sedang hamil dan Gede Basuyoga Prabhawita (Triad Psikoanalisis Lacan. Volume 23. Nomor 2. Desember 2019 Gambar 3. Scene 40 film City Of Angel . :39-56:. Seth berusaha meyakinkan diri untuk menjadi manusia Gambar 4. Scene 57 film City Of Angel . :19:49-1:21:. Seth memutuskan untuk AujatuhAy menjadi manusia masih banyak yang lainnya. Adegan ini ingin menggambarkan suasana atau kondisi dimana Seth telah terlahir menjadi manusia dan masuk ke wilayah The Imaginary. tidak menyadari bahwa pada wilayah The Symbolic, keinginan atau hasrat sangat terikat dengan bahasa. Menurut Lacan pada wilayah Imaginary atau tahap cermin, manusia belum dapat secara langsung mengkoordinasikan gerakan organ tubuhnya. Tahap ini mengajarkan manusia untuk mengidentifikasi wujud atau bentuk individu. Begitu pula yang terjadi pada Seth, adegan setelah dia terjatuh, tahap pertama dia membuka matanya dengan perlahan, dia melihat dengan rasa heran jemarinya, merasakan setiap gerakan kecil tubuhnya, bahkan dia menyentuh darah yang terdapat dijarinya dan menjilatnya. Dia ingin merasakan setiap sensasi yang muncul setelah terlahir menjadi manusia. Seth merasakan sakit dan mulai mengidentifikasi dirinya dengan bertanya pada beberapa pekerja gedung Auapakah kalian bisa melihatku?Ay. Seth tertawa terbahak-bahak, berteriak kegirangan, kagum melihat serta merasakan sosoknya yang baru sebagai manusia. Seth sangat gembira, dia berjalan sambil menari dan bernyanyi. Beberapa saat setelah desire terpenuhi, manusia akan merasakan kembali merasakan hasrat yang lain. Kepuasan hanya bersifat sementara. Seth kembali teringat akan sosok Maggie dan mulai berusaha menemuinya. Ketakutan akan lack membuat manusia berusaha dengan keras memenuhi desire atau hasrat dalam diri. Terdapat satu shot dalam film ini yang membawa Seth beranjak dari wilayah The Imaginary menuju wilayah The Symbolic. Wilayah dimana sebuah realitas telah diungkapkan dengan bahasa, tatanan sosial, memiliki hukum yang mengatur dan tak terbantahkan (The Other dan The Big Othe. dan munculnya desire atau hasrat/keinginan (Ali, 2010:. Pengambilan gambar long shot Seth yang sedang berjalan keluar dari terowongan jalan dengan perasaan gembira, menggambarkan jika dia telah keluar dari wilayah The Imaginary menuju The Symbolic. Gambar selanjutnya memperlihatkan dia menyapa pejalan kaki yang menggunakan bahasa mandarin. Pada adegan itu Seth nampak bingung karena dia tidak dapat mengerti perkataan para pejalan kaki tersebut. Seth Seth kembali merasakan kesulitan berada di wilayah The Symbolic. Dia harus mematuhi peraturan yang berkuasa di wilayah tersebut, seperti memiliki uang untuk naik bus dan menelfon dengan menggunakan telefon umum. Seth merasakan sakitnya dipukuli oleh perampok, kedinginan, kelaparan dan rasa lelah. Namun fantasi tentang Maggie terus mendorong Seth untuk memuaskan hasratnya. Menurut Zizek, fantasi merupakan sesuatu yang membentuk sebuah hasrat atau keinginan (Ali, 2010: . Keinginan atau hasrat Seth kepada Maggie dibentuk dari fantasinya tentang rasa, bau, dan hubungan seksual. Ketika akhirnya mereka bertemu, tanpa basa-basi Seth segera melepaskan segala hasrat yang membuatnya memutuskan untuk menjadi manusia. Pada adegan ini Maggie bertanya Aubagaimana rasanya?Ay, dan Seth mampu membahasakan apa yang tidak dapat dia bahasakan di wilayah The Real. Pada akhir cerita. Maggie mengalami kecelakaan dan Seth mengalami lack karena segala sesuatu yang menjadi fantasinya, tidak sesuai dengan Keinginan Seth untuk berbahagia bersama Maggie tidak dapat terwujudkan. Menurut Lacan, lack . dapat diibaratkan seperti kondisi seorang bayi yang baru dilahirkan. Bayi menangis karena terjadi lack dalam dirinya. Bayi tidak siap menerima kenyataan bahwa harus berpisah dengan Auzona nyamanAy dalam rahim ibu. Dia harus menghadapi dingin maupun panasnya suhu sekitar serta menggerakkan seluruh organ tubuh untuk dapat bertahan hidup. Maka menangis hanya satu-satunya cara yang dapat bayi lakukan untuk mengekspresikan lack yang dia rasakan. Pada film ini tokoh Seth tidak dapat menerima realitas yang ada di wilayah The Symbolic dengan mulai membeli banyak buah pir kesukaan Maggie. Seth merasakan keinginan untuk kembali ke wilayah The Real, ketika dia bertanya Auapakah aku akan menerima hukuman berat karena lari dari surga. Cassiel?Ay. Cassiel tidak menjawab, dia bahkan balik bertanya Aujika kau tahu akan jadi sepeti ini, apa kau akan tetap melakukannya?Ay. Per- Volume 23. Nomor 2. Desember 2019 Gambar 5. Scene 60 film City Of Angel . :23:33-1:23:. Seth berjalan keluar seperti terlahir kembali PRABANGKARA Jurnal Seni Rupa dan Desain Gambar 6. Scene 71 film City Of Angel . :33:24-1:33:. Pemenuhan desire tokoh Seth tanyaan inilah yang membuat Seth tersadar jika dia telah berada di wilayah The Symbolic dan paham jika kematian adalah bagian dari aturan yang muncul di wilayah The Symbolic. Hukum yang telah diciptakan The Big Other (Tuha. untuk membatasi ruang gerak manusia di dunia. Seth menjawab Auaku lebih suka merasakan aroma rambutnya, mencium bibirnya, menyentuh tangannya, daripada hidup abadi tanpa meraakan itu semua. Seth telah berusaha untuk sadar dan menahan dirinya untuk tidak kembali masuk ke wilayah The Real yang jika terus dipaksakan, akan membuatnya mengalami trauma seumur hidupnya. SIMPULAN Triad Psikoanalisis yang telah dikemukakan oleh Jacques Lacan menjelaskan secara rinci tentang bagaimana menganalisis perkembangan manusia dari lahir, tahap cermin, akses pada bahasa dan kematangan subjek di dalam budaya. Film AuCity of AngelsAy menggambarkan bagaimana kondisi Seth sebagai tokoh penggerak utama cerita yang berada di wilayah The Real dengan segala kebutuhannya. Psikologi tokoh mengalami perubahan ketika berada di tahap cermin, yaitu saat Seth mulai belajar untuk menciptakan konstruksi dirinya saat menjadi manusia. Dia mempelajari banyak hal tentang Maggie. Tokoh Seth kembali memasuki tahap selanjutnya dimana ingin mencoba merasakan kondisi di wilayah The Symbolic dengan segala hasratnya tentang Maggie. Fantasi membuatnya berhasrat, namun ketika fantasi tidak sesuai dengan realitas maka subjek akan mengalami lack. Tiga kata kunci Lacan membantu penonton film AuCity of AngelsAy untuk memahami dan memaknai tokoh Seth dalam cerita ini. Keberanian Seth untuk memutuskan melangkah dari dunia yang tidak terbahasakan, menuju dunia hasrat yang diatur oleh hukum-hukum yang mengikat. Gambar 7. Scene 88 film City Of Angel . :47:15-1:47:. Seth berhasil mengatasi lack dalam hidupnya Ali. Matius. Psikologi Film Membaca Film Lewat Psikoanalisis Lacan-Zizek. Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta. Jakarta. Ben-Shaul. Nitzan. The Key Concepts Film. BERG Oxford. New York. Iriani. Zuky. kses 3 Juli 2. Teori Sosial: Jacquces Lacan,https://w. edu/5356403/ teori_sosial_jacques_lacan. Riyadi. Sugeng. kses 5 Juli 2. Mengenal Psikoanalisis Jacques Lacan, http://hmiumby. 2011/01/mengenal-psikoanalisis-jaques-lacan. Stam. Robert. Film Theory An Introduction. Blackwell. Department of Cinema Studies. New York. Supriadi. kses 6 Juli 2. Pesona Hasrat Dalam Psikoanalisis-sturktural Jacques lacan, http://revolution-kumpulanteori. com/2010/12/teori-jacques-lacan. DAFTAR RUJUKAN A Partanto. Pius dan M. Dahlan Al Barry. Kamus Ilmiah Populer. Arkola. Surabaya.