PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 Linggau Jurnal Language education and literature Analisis Diksi dan Gaya Bahasa Lagu Band Fourtwnty Album Ego & Fungsi Otak Umi Istiqomah1. Rusmana Dewi2. Agung Nugroho3 Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau1,2,3 Email: Umiistiqomah47@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan diksi dan gaya bahasa lagu band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak. Metode penelitian ini digunakan kualitatif yang bersifat Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik dokumentasi dengan menggunakan teknik mendengar, membaca, dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa diksi dan gaya bahasa lagu band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak adalah diksi mencakup denotasi, konotasi, dan kata konkret serta dengan gaya bahasa perbandingan mencakup simile, metafora, personifikasi, depersonifikasi, alegori, antitesis, pleonalisme, perifasis, antisipasi. Gaya bahasa pertentangan mencakup hiperbola, litotes, ironi, oksimoron, paralapsis, antifarasis, paradoks, klimaks, dan antiklimaks. Pada diksi yang lebih dominan adalah kata konkret dan yang tidak dominan adalah konotasi. Pada gaya bahasa perbandingan yang lebih dominan adalah antisipasi dan yang tidak dominan adalah depersonifikasi. Pada gaya bahasa pertentangan yang lebih dominan adalah oksimoron dan yang tidak dominan adalah ironi, antifarsis dan paradoks. Kata kunci: diksi, gaya bahasa, lagu. ABSTRACT This study aims to describe the diction and language style of the band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak. This research method used qualitative descriptions. The data collection technique used in this research is documentation technique using listening, reading and taking notes. The data analysis technique used is through the data reduction stage, data presentation and drawing conclusions and data verivication. The result showed that the diction and language style of the fourtwnty band song Ego & Fungsi Otak is diction including denotation, connotation, and concrete words and the comparative language style includes smile, metaphor, personification, depersonification, allegory. Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 antithesis, pleonalisme, perifasis, anticipation. The language style of contradiction includes hyperbole, litotes, irony, oxymoron, parallapsis. Antifarasis, paradox, climax, and In diction, the more dominant are concrete words and the less dominant anes are connotations. In the comparative language style that is more dominant is anticipation and the one that is not dominant is depersonification. In the language style, the more dominant contradiction is oxymoron and the less dominant one irony, antifarasis and Keywords: diction, language style, band song. PENDAHULUAN Perkembangan musik di Indonesia sangat menarik untuk disimak. Musik memiliki pengaruh yang luas terhadap kehidupan masyarakat. Musik juga mampu menghidupkan suasana hati yang diiringi dengan lirik lagu dan memiliki pesan, pelajaran, ataupun dapat menghadirkan refleksi perjalanan hidup dari para pendengarnya. Umami . mengatakan bahwa setiap lagu pasti mempunyai tujuan tertentu yang ingin disampaikan oleh masyarakat sebagai pendengarnya. Tujuan tersebut memiliki kesan tertentu dalam hidup pengarang sebagai makhluk sosial yang disusun dalam kata dan bahasa. Kata-kata yang disusun oleh pengarang lagu merupakan lirik yang dilafalkan oleh para penyanyi dengan suatu penghayatan. Hal ini sesuai dengan pengertian lirik yang diungkapkan oleh Adha . bahwa lirik merupakan ekspresi pengalaman berbentuk untaian kata yang diiringi bunyi. Kata-kata tersebut mengidentifikasikan bahasa yang digunakan sebagai penyampai pesan kepada pendengar. Fahrudin . mengatakan bahasa adalah salah satu alat yang digunakan manusia untuk menyampaikan ide, gagasan, serta pikiran ke dalam bentuk lisan dan tulisan. Selanjutnya Keraf . mengungkapkan bahwa diksi adalah kemampuan membedakan nuansa-nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai . dengan situasi nilai rasa yang dimiliki kelompok pendengar. Berdasarkan pendapat tersebut, diksi yang terdapat dalam lirik lagu Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 tidak hanya mempersoalkan ketepatan pemakaian kata, tetapi juga mempersoalkan apakah kata yang dipilih itu dapat diterima atau tidak merusak suasana yang ada pada sebuah lirik lagu tersebut. Selain penggunaan diksi, pencipta lagu juga menggunakan gaya bahasa dalam lirik lagunya. Tarigan . menyatakan bahwa gaya bahasa adalah bahasa yang indah digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan efek dengan jalan memperkenalkan serta membandingkan suatu benda atau hal tertentu dengan hal lainnya yang bersifat umum. Hal itu dapat diartikan bahwa gaya bahasa merupakan ungkapan pikiran, perasaan, dan pengalaman pencipta lirik lagu melalui bahasa kias untuk memberikan efek tertentu. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya band indie lokal yang berkualitas, dari sekian banyaknya band indie, ada satu band yang kini mulai naik daun. Band tersebut adalah Fourtwnty, hampir setiap lagu yang disampaikannya menggunakan lirik yang mempunyai nuansa sastra bagi pendengarnya. Band Fourtwnty ini telah bergabung dalam dalam belantika musik Indonesia sejak tahun 2010, tepatnya tanggal 20 april 2010. Band asal Jakarta ini ternyata adalah bentukan Roby Satria, atau nama belakangnya Roby Geisha. Roby adalah salah satu personel Geiisha bersama dengan Momo. Dalam band ini Roby bertindak sebagai produser, music director, dan composer. Sementara itu band ini memiliki 3 personel, yaitu Ari. Nuwi, dan Roots. Uniknya Fourtwnty, biasanya hanya menampilkan dua orang personelnya, dan jarang sekali memperlihatkan formasi utuhnya. Kiprah Fourtwenty selama 10 tahun dalam belantika musik tanah air telah mengeluarkan tujuh album diantaranya adalah Segelas Berdua. Zona Nyaman (From Filosofi Kopi . Kusut. Nyanyian Surau. Realita. Trigologi. Kita Pasti Tua. METODE Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskripsi kualitatif. Metode ini bertujuan mendefinisikan suatu keadaan atau fenomena secara apa adanya. Data yang akan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 dianalisis dalam penelitian ini tentang kata yang mengandung diksi dan gaya bahasa pada lagu Band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak setelah itu penulis akan mendengarkan dan mencari diksi dan gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu tersebut kemudian penulis akan menganalisis dengan memberikan alasan. HASIL DAN PEMBAHASAN Bentuk diksi yang ditemukan pada lagu band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak berjumlah 92 kutipan, yang meliputi denotasi berjumlah sebanyak 31 kutipan, konotasi berjumlah sebanyak 28 kutipan, kata konkret berjumlah sebanyak 33 kutipan. Diksi yang sering muncul yaitu kata konkret. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam lagu band Fourtwnty album Ego & Fungsi Otak berjumlah 78 kutipan, gaya bahasa perbandingan yang meliputi gaya bahasa perbandingan yang meliputi gaya bahasa simile berjumlah 6 kutipan, gaya bahasa metafora berjumlah 9 kutipan, gaya bahasa personifikasi sebanyak 10 kutipan, gaya bahasa depersonifikasi 1 kutipan, gaya bahasa alegori sebanyak 3 kutipan. Selanjutnya gaya bahasa antitesis sebanyak 11 kutipan, gaya bahasa pleonalisme sebanyak 5 kutipan, gaya bahasa perifasis sebanyak 2 kutipan, gaya bahasa antisipasi sebanyak 10 kutipan, gaya bahasa asonasi sebanyak 10 kutipan. Gaya bahasa pertentangan yang mencakup gaya bahasa hiperbola sebanyak 5 kutipan, gaya bahasa litotes sebanyak 3 kutipan, gaya bahasa ironi sebanyak 0 kutipan, gaya bahasa oksimoron sebanyak 7 kutipan, gaya bahasa paralapsis sebanyak 1 kutipan, gaya bahasa paradoks sebanyak 0 kutipan, gaya bahasa klimaks sebanyak 3 kutipan, gaya bahasa antiklimaks sebanyak 2 kutipan. Gaya bahasa yang sering muncul yaitu antitesis. Denotasi Lagu Band Fourtwnty 001/SB/ AuWaktu itu aku bertamuAy PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 Jika dianalisis diksinya berdasarkan makna denotasi. Waktu itu aku bertamu mengandung makna yang proporsional bertalian dengan informasi yang sifatnya faktual. Kata waktu, menyatakan saat atau AuketikaAy yang mengandung pernyataan aku bertamu. Baris kata pada lirik di atas tidak mengandung makna lain sebagai informasi yang bisa dipahami oleh pancaindera. 012/ZN/ AuPagi ke pagi ku terjebak di dalam ambisiAy Jika diteliti dari segi makna denotasi kutipan tersebut seolah menggambarkan waktu pagi hari hingga pagi lagi. Dan menunjukan kata ambisi mengandung makna denotasional sebab kutipan tersebut lazim sesuai dengan hasil observasi menurut perasaan atau pengalaman lainnya yaitu keinginan seseorang yang besar. Jadi kutipan tersebut mengandung makna denotasi dalam artian setiap pagi hari selalu terperangkap dalam keinginan yang besar. Konotasi Lagu Band Fourtwnty 032/SB/ AuSegelas berdua berwarna merahAy Jika di teliti dari makna konotasi pada kutipan tersebut menunjukan kata merah yaitu suatu jenis makna dimana stimulus dan respon mengandung nilai-nilai emosional yang berarti berani. Selanjutnya konotasi segelas berdua mengandung makna yang melambangkan keberanian yang di pikul berdua. Sehingga pada baris lirik di atas memperlihatkan bahwa pembicaranya juga memendam perasaan yang sama. 035/ZN/ AuberdasiAy Jika diteliti dari makna diksi dari kutipan berdasi mempunyai konotasi yang membedakan nilai emotif tertentu antara seseorang yang mempunyai jabatan, atau orang Jadi konotasi berdasi menunjukkan seseorang yang mempunyai jabatan yang Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 tinggi atau berpendidikan tinggi. Sehingga lirik tersebut mempunyai nilai atau makna emotif yang berbeda dari satu daerah ke daerah yang lain. Kata Konkret Lagu Band Fourtwnty 060/SB/ AuKembang lili tak tahu maluAy Pada kutipan di atas pengarang mengumpamakan kembang lili disamakan dengan manusia yang memiliki sifat malu sedangkan kembang lili adalah tumbuh-tubuhan yan tidak memiliki sifat. Baris kata pada lirik di atas kategorikan sebagai kata konkret karena dapat dilihat oleh satu atau lebih dari pancaindra. 072/ZN/ AuPagi ke pagi ku terjebak di dalam ambisiAy Jika dianalisis diksinya berdasarkan kata konkret karena menunjukkan barang yang aktual dan spesifik, dapat dilihat pada kutipan terjebak berarti terkena perangkap atau masuk ke tempat tidak menyenangkan, menderita, kesusahan . Dan kata ambisi yang berarti keinginan atau hasrat yang besar untuk memperoleh, mencapai sesuatu seperti pangkat. Jadi maksud pengarang adalah sepanjang hari selalu terperangkap dalam keinginan yang besar untuk memperoleh suatu jabatan. Deskripsi Hasil Analisis Gaya Bahasa Perbandingan Simile Lagu Band Fourtwnty 093/SB/ AuMerayu bukan gayakuAy Pada kutipan tersebut tampak jelas perbandingan yang hakikatnya berlainan yang bersifat eksplisit atau menyatakan sesuatu antara kata merayu yang di beri kata penghubung bukan dengan kata gayaku yang merupakan gaya bahasa simile. Maksud dari kutipan Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 tersebut adalah seseorang yang tidak pandai merayu tetapi memiliki sisi keromantisan yang berbeda dari orang pada umumnya. 136/KPT/ Auberkumpul dan bernyanyi seperti duluAy Jika dianalisis dari gaya bahasa simile kutipan tersebut seolah membandingkan sesuatu yang berbeda, di mana pada kutipan dan sebagai pembanding antara kejadian berkumpul dan kutipan seperti dulu berarti menyebutkan bahwa peristiwa yang sudah pernah terjadi oleh sebab itu kutipan di atas dikategorikan sebagai gaya bahasa simile. Metafora Lagu Band Fourtwnty 095/SB/ AuWaktu itu aku bertamuAy Dalam kutipan tersebut mengungkapkan adanya perbandingan antara dua hal yang berbeda antara kata waktu itu dan aku bertamu merupakan suatu objek yang yang bersifat sama dengan pesan yang ingin disampaikan melalui suatu ungkapan, jadi maksud dari kutipan tersebut merupakan gaya bahasa metafora karena pada kata waktu itu merupakan pembanding dari kata aku bertamu yang berarti saat atau ketika yang mendukung pernyataan kata bertamu menunjukan kedatangan seseorang. 140/KPT/ Aumulai rentan berkelanaAy Jika dianalisis dari gaya bahasa metafora mulai rentan merujuk suatu konsep seseorang yang sudah tua dan kata berkelana sebagai konsep lain untuk mengisyaratkan kesamaan antara kedua konsep tersebut. Kutipan tersebut merupakan gaya bahasa metafora karena dalam kutipan tersebut mengungkapkan adanya perbandingan antara dua hal yang berbeda atau abstrak yang sudah dipahami. Personifikasi Lagu Band Fourtwnty 102/SB/ Aukembang lili tak tahu maluAy Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 Pada kutipan diatas mengungkapkan bahwa kembang lili di bandingkan memiliki kesamaan dengan manusia yang memiliki sifat malu sedangkan lili adalah tumbu-tumbuhan yang tidak memiliki sifat oleh sebab itu kutipan tersebut di kategorikan sebagai gaya bahasa personifikasi. 107/ZN/AySeperti orang-orang berdasi yang gila materiAy Pada kata gila materi menunjukan gaya bahasa personifikasi dapat dilihat pada seseorang yang dengan segudang kasus korupsi yang tidak ada puasnya. Sependapat dengan Keraf bahwa pada dasarnya kalimat tersebut menunjukan sifat yang berkaitan dengan manusia. Personifikasi Lagu Kita Pasti Tua 142/KPT/ Auini cerita ketika tulang mulai menuaAy Kutipan tersebut secara logika tulang bukanlah makhluk hidup, namun dapat dikategorikan sebagai gaya bahasa personifikasi karena menganggap bahwa tulang adalah benda yang bisa berubah seperti layaknya manusia. Depersonifikasi Lagu Band Fourtwnty 109/ZN/ Auwaktu ke waktu perlahan kurakit egokuAy Dalam kutipan ini diperkuat dengan adanya kata waktu ke waktu perlahan kurakit merupakan dalam kalimat pengandaian yang secara eksplisit memanfaatkan kata sebagai penjelas gagasan kata Ego yang dibendakan layaknya manusia. Alegori Lagu Band Fourtwnty 145/KPT/ Auwajah taampanku keriput dan badanku membungkukAy Jika dianalisis dari sisi gaya bahasa alegori keriput dan badanku membungkuk terdapat makna yang tersembunyi pada makna literal yaitu mengibaratkan fisik seseorang Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 yang sudah lanjut usia, dapat dikatakan makna literal atau tersembunyi dan harus ditafsirkan karena dilihat dari kata sebelumnya yaitu wajah tampanku mengandung makna sebaliknya dari artian sebenarnya. Antitesis Lagu Band Fourtwnty 110/ZN/ Ausembilu yang dulu biarlah berlaluAy Jika dianalisis berdasarkan gaya bahasa antitesis kutipan sembilu yang dulu mengandung gaya bahasa yang bertentangan dengan biarlah berlalu merupakan suatu pengungkapan yang menyatakan dua hal yang berlawanan yaitu sembilu merupakan sesuatu yang dianggap menyakitkan bagai diiris dengan sembilu, dan pada kutipan biarlah berlalu mengungkapkan bahwa segala sesuatu yang menyakitkan biarlah berlalu dan menatap masa depan yang cerah. Jadi baris kata pada lirik diatas merupakan gaya bahasa dalam wacana yang menyatakan dua hal yang berlawanan. Pleonalisme Lagu Band Fourtwnty 121/ZN/ AuPagi ke pagi ku terjebak di dalam ambisiAy Jika dianalisis dari gaya bahasa pleonalisme kutipan pagi ke pagi terjadi pengulangan kata di dalam kalimat yang memiliki artian sama atau jelas, jadi penggunaan kata tersebut mubazir dan berdampak menjadi membingungkan karena memiliki arti yang sama dan penegas yang sudah ada. 148/KPT/ Auawas nanti tuaAo Aukita pasti tuaAy Jika dianalisis dari gaya bahasa pleonalisme kata awas nanti dan kita pasti menggunakan kata lebih banyak daripada yang diperlukan untuk menyakatakan satu pikiran atau gagasan seharusnya tidak perlu di gunakan karena tanpa menggunakan kata tersebut Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Linggau Jurnal Language education and literature PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Vol. 1 No. September 2021 Page: 46 - 55 pembaca atau pendengar telah memahami maknanya bahwa jika sudah tua pasti akan lemah dan tak bertenaga sehingga seolah mengandung unsur berlebihan. Perifasis Lagu Band Fourtwnty 124/ZN/ AuPagi ke pagi ku terjebak didalam ambisiAy AuSeperti orang-orang berdasi yang gila materiAy AuRasa bosan membukakan jalan mencari peranAy Jika dianalisis dari gaya bahasa perifasis pada kutipan pagi ke pagi dan kata seperti merupakan gaya bahasa perifasis karena menunjukan kata yang berlebihan atau mubazir dari kata yang di perlukan, karena tanpa menggunakan kata tersebut pembaca atau pendengar telah memahami maknanya Antisipasi lagu Band Fourtwnty 126/ZN/ AuRasa bosan membukakan jalan mencari peranAy Jika dianalisis dari gaya bahasa antisipasi lirik diatas merupakan gaya bahasa antisipasi, pada kutipan rasa bosan menunjukkan ungkapan kata-kata lebih dulu atau sebuah kata sebelum peristiwa, membukakan jalan mencari peran menunjukkan gagasan yang sebenarnya terjadi. Pada baris kata diatas di temukan kata yang menunjukan sesuatu yang telah terjadi atau perasaan yang telah di lalui. DAFTAR PUSTAKA