908 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Profesionalisme. Integritas, dan Tanggung Jawab Akuntan Publik dalam Menegakkan Kode Etik: Studi Kasus Luckin Coffee Aulia Bilqis Gamila1. Syella Apriliani2. Jenifer Setiafanyson3. Arina Ramadhani4. Vinsensia Rosalina Elisabeth Tamba5. Yanuar Ramadhan6 Universitas Esa Unggul. Indonesia E-mail: bilqis2023pts@student. id1, syellaapriliani05@student. jenifersaid1970@student. id3, aarinaramadhani@student. vinsensiatamba@student. id5, yanuar. ramadhan@esaunggul. 1,2,3,4,5,6 Article History: Received: 15 November 2025 Revised: 22 November 2025 Accepted: 25 November 2025 Keywords: Profesionalisme. Integritas. Tanggung Jawab. Kode Etik Profesi. Akuntan Publik. Luckin Coffee Abstract: Kasus pelanggaran etika akuntan publik, seperti skandal Luckin Coffee pada tahun 2020, menunjukkan betapa pentingnya menjaga kredibilitas integritas, dan tanggung jawab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran ketiga nilai etika dalam menegakkan kode etik profesi akuntan publik. Tinjauan literatur nasional dan internasional yang diakui (Sinta dan jurnal bereputas. sebanyak 22 yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 digunakan sebagai dasar untuk melakukan analisis ini. Hasil penelitian sebelumnya dikelompokkan ke dalam tiga tema utama: profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab Studi ini juga mengaitkannya dengan kasus Luckin Coffee yang tidak melakukan audit. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa profesionalisme auditor meningkatkan kualitas audit, integritas meningkatkan kepercayaan publik, dan tanggung jawab profesional meningkatkan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan untuk menambah literatur tentang etika profesi akuntan publik karena ketiga elemen ini saling berhubungan dan menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap profesi Selain itu, hal ini diharapkan menjadi rujukan bagi organisasi profesi, auditor, dan regulator dalam memperkuat budaya etika dan akuntabilitas di bidang audit. PENDAHULUAN Pekerjaan akuntan publik sangat penting untuk memastikan bahwa informasi keuangan dapat dipercaya dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap laporan keuangan perusahaan. Namun, kepercayaan ini sering terganggu karena banyaknya kasus pelanggaran etika. Skandal keuangan besar seperti Enron dan WorldCom di seluruh dunia, serta Jiwasraya di Indonesia, menunjukkan bahwa lemahnya penerapan kode etik akuntan publik bisa sangat merugikan dan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 merusak reputasi profesi. Kasus Jiwasraya menyebabkan kerugian besar karena adanya manipulasi laporan keuangan dan kurangnya pengawasan dari auditor, yang menunjukkan rendahnya integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam pekerjaan akuntan publik. Kode Etik Akuntan Publik yang dibuat oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mencakup lima prinsip utama: integritas, objektivitas, profesionalisme, dan kehati-hatian, kerahasiaan, serta sikap profesional. Prinsip - prinsip ini dibuat untuk menghindari tindakan tidak etis dan memastikan auditor tetap independen. Namun penelitian terdahulu menunjukkan bahwa studi tentang etika akuntan masih terpecah menjadi tiga kelompok, yaitu karakteristik profesi, pengambilan keputusan etis, dan kualitas audit (Nazaruddin. Utami. Yani, & Puspa, 2. Pecahnya perhatian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara apa yang seharusnya dilakukan secara etis dengan apa yang terjadi di lapangan. Beberapa penelitian baru menunjukkan bahwa pelanggaran etika secara langsung mempengaruhi penurunan kualitas audit. Jika akuntan publik tidak menepati prinsip integritas, hal itu dapat merusak kepercayaan publik (Astuti. Mega. Regina. Amallia, & Saridawati, 2. Penelitian lainnya menemukan bahwa profesionalisme dan akuntabilitas akuntan publik sangat penting untuk menjaga reputasi profesi (Feby Nur Anjani. Liza Andani Rahma, & Wanda Afrianti, 2. Hal ini menekankan bahwa perilaku auditor yang selaras dengan kode etik sangat berpengaruh terhadap kinerja dan kredibilitas mereka. Ini juga dibahas dalam penelitian terdahulu yang menekankan pentingnya penerapan prinsip akuntabilitas demi meningkatkan kualitas audit (Qamar & Ramadhan, 2. Salah satu skandal korporasi yang mengguncang dunia keuangan adalah kasus kecurangan akuntansi Luckin Coffee Inc. , salah satu jaringan kopi terbesar di Tiongkok. Kasus ini pertama kali muncul pada awal tahun 2020 ketika Muddy Waters Research, perusahaan riset investasi independen, menerima laporan anonim yang menunjukkan bahwa Luckin Coffee melakukan rekayasa penjualan sebesar 2,2 miliar yuan, atau sekitar US$310 juta, yang membuat laba perusahaan tampak meningkat secara signifikan (Z. Peng. Yang, & Wu, 2. Meskipun banyak penelitian tentang etika akuntan, sebagian besar hanya fokus pada beberapa aspek saja, seperti profesionalisme atau integritas, tanpa melihat hubungan antara ketiga aspek tersebut secara menyeluruh. Belum banyak penelitian yang mengutarakan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dengan konteks kasus-kasus nyata di Indonesia. Kasus Jiwasraya menunjukkan bahwa aspek ketiga ini saling berhubungan dan dapat menyebabkan kegagalan Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya mempelajari aspek ketiga tersebut secara bersamaan. Sistem pengendalian internal yang buruk serta kurangnya penerapan prinsip integritas, objektivitas, dan profesionalisme dalam praktik audit adalah bukti skandal ini. Auditor eksternal Luckin Coffee saat itu. Ernst & Young Hua Ming LLP, juga menjadi perhatian besar karena dianggap tidak menggunakan skeptisisme profesional yang cukup untuk menemukan indikasi kecurangan (He, 2. Hasilnya menunjukkan bahwa pelanggaran etika profesi akuntan dan kurangnya sistem pengawasan dapat merusak kredibilitas laporan keuangan dan mengikis kepercayaan publik terhadap profesi akuntan di seluruh dunia. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki fokus pada beberapa pertanyaan: . bagaimana profesionalisme akuntan publik membantu penerapan kode etik. bagaimana integritas akuntan publik berperan dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah penipuan. bagaimana tanggung jawab akuntan publik mempengaruhi kualitas audit dan reputasi profesi. bagaimana aspek ketiga tersebut saling berkaitan dalam penerapan kode etik profesi, khususnya dalam kasus Luckin Coffee. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 adalah untuk menganalisis peran profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab akuntan publik dalam menegakkan kode etik, melalui tinjauan pustaka terbaru . 0Ae2. dan studi kasus Luckin Coffee. LANDASAN TEORI Profesionalisme Akuntan Publik Profesionalisme menggambarkan kemampuan akuntan publik dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar teknis, kode etik, dan komitmen terhadap kualitas layanan. Profesional akuntan harus mematuhi standar etika, termasuk prinsip-prinsip dasar seperti integritas, objektivitas, kemampuan, kerahasiaan, dan perilaku professional (Asiawati. Apri Yulita, & Nopiana, 2. Profesionalisme auditor adalah salah satu faktor yang paling penting untuk membangun kepercayaan masyarakat, karena meliputi kompetensi, independensi, dan tanggung jawab moral (Indah Azhari. Junaid, & Tjan, 2. Hal ini mempertegas bahwa profesionalisme secara positif mempengaruhi kualitas audit, terutama pada saat auditor mampu menolak tekanan dari manajemen. Integritas Integritas merupakan kejujuran dan keteguhan akuntan publik saat menjalankan tugas Nazaruddin et al. menekankan bahwa integritas terkait langsung dengan keputusan etis yang diambil oleh auditor. Tanpa integritas, auditor lebih mudah melakukan Rahayu. Lestari, & Eka . juga menunjukkan bahwa integritas adalah faktor penting untuk mencegah penipuan dan menjaga nama baik profesi. Tanggung Jawab (Akuntabilita. Akuntabilitas adalah tanggung jawab akuntan publik terhadap klien, pengawas, dan Peneliti sebelumnya menjelaskan bahwa akuntabilitas membantu membangun kepercayaan publik melalui laporan yang jelas dan terbuka (Qamar & Ramadhan, 2. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fujianti. Wirawan. Astuti. Ekonomi, & Bisnis . yang menyebutkan bahwa auditor yang memiliki akuntabilitas tinggi lebih sering menghasilkan laporan yang dapat dipercaya. Kode Etik dan Regulasi Kode Etik IAI . dan regulasi dari IAPI menjelaskan lima prinsip utama yang harus diikuti oleh akuntan publik dalam pekerjaan mereka (Ikatan Akuntan Publik Indonesia, 2. Kegagalan dalam mengikuti prinsip-prinsip ini sudah terlihat dalam kasus Jiwasraya yang menunjukkan pelanggaran serius terhadap independensi dan tanggung jawab auditor. Jiwasraya telah melanggar empat prinsip dasar etika akuntan, yaitu: integritas, objektivitas, kompetensi, serta kehati-hatian dan perilaku professional (Sanayawati. Syadiyah. Utami. Aminanti, & Heryani, 2. Studi Kasus Luckin Coffee Luckin Coffee, perusahaan kopi asal Tiongkok yang tumbuh pesat dan melantai di NASDAQ, mengaku pada April 2020 bahwa Chief Operating Officer (COO) dan beberapa stafnya telah memalsukan penjualan sebesar 2. 2 Miliar Yuan . ekitar $310 juta USD). Kecurangan ini terjadi melalui skema pemalsuan transaksi dan penggelembungan pendapatan yang sistematis. Perusahaan akhirnya di-delist dari bursa dan harus membayar denda besar a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 kepada regulator AS (SEC). Studi kasus kecurangan akuntansi Luckin Coffee mengungkap kompleksitas pelanggaran etika yang melibatkan manajemen dan auditor. Skandal ini dapat dijelaskan melalui lensa Fraud Diamond, yang menyoroti adanya tekanan untuk memenuhi ekspektasi pasar, peluang dari lemahnya pengendalian internal, kapabilitas pelaku, serta rasionalisasi atas tindakan tidak etis (Nurwahyuni, 2. Luckin Coffee kasus menunjukkan bagaimana pengendalian internal yang lemah dan tekanan untuk mempertahankan pertumbuhan perusahaan memungkinkan kecurangan (Feng & Chen, 2. Lemahnya pengendalian internal ini menjadi faktor kunci yang memfasilitasi terjadinya Di sisi lain, kegagalan auditor eksternal dalam menerapkan skeptisisme profesional yang memadai, mencerminkan lemahnya prinsip profesionalisme dan tanggung jawab dalam profesi audit, yang pada akhirnya gagal mengidentifikasi dan mencegah skandal tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan berasal dari jurnal nasional yang terdaftar dan terakreditasi Sinta dan jurnal internasional dari tahun 2020 hingga 2025. Kriteria untuk artikel yang dimasukkan adalah: . penelitian tentang profesionalisme, integritas, tanggung jawab, kode etik, atau kualitas audit akuntan publik. terbit antara tahun 2020 dan 2025. jurnal nasional dan internasional terindeks, dan . memiliki hasil penelitian yang relevan baik secara empiris maupun konseptual. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, yaitu mengelompokkan hasil hasil penelitian sebelumnya ke dalam tema utama: profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab akuntan publik. Kasus Luckin Coffee digunakan untuk memperkuat analisis fenomena yang nyata. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Gambar 1. Flowchart Metode Penelitian Tinjauan Pustaka HASIL DAN PEMBAHASAN Sebagian besar penelitian tentang profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab akuntan publik dalam menegakkan kode etik profesi terkait dengan temuan penelitian yang dilakukan pada tahun 2020Ae2025. Setiap penelitian memberikan perspektif unik tentang komponen yang memengaruhi kualitas audit serta kepercayaan publik terhadap profesi akuntan. Untuk memudahkan pemahaman, temuan penelitian literatur tersebut disajikan dalam Tabel 1. Tabel 1. Ringkasan Literatur Terkait Profesionalisme. Integritas, dan Tanggung a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Jawab Akuntan Publik Penulis & Tahun Qamar & Ramadhan . Judul / Fokus Penelitian Implementasi etika bisnis untuk auditor publik Metode / Jenis Penelitian Deskriptif Ginting . Pengaruh dan audit fee terhadap auditor Kuantitatif Hernadianto. Darmi, & Rina Yuniarti . Pengaruh Kuantitatif integritas dan auditor terhadap kualitas audit pada Kantor Inspektorat Provinsi Bengkulu Auditor Kuantitatif / Survey and fraud Implications for good government Dewi. Raharjo, & Minarni . He . The analysis of Luckin CoffeeAos Studi kasus / Kualitatif Hasil Utama / Temuan Etika bisnis dan kode etik pedoman utama auditor publik Profesionalisme auditor dalam Integritas auditor objektivitas dan keandalan hasil Relevansi dengan Penelitian Ini Menguatkan hubungan etikaAe dalam penelitian Profesionalisme auditor berperan fraud dan penguatan tata Kegagalan audit verifikasi dan auditor terhadap Menguatkan konsep tanggung jawab profesional auditor Bukti empiris nasional yang profesionalisme dan kualitas audit Mendukung integritas auditor Studi kasus internasional utama yang mendukung fenomena penelitian a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Peng. Yang, & Yang . Study on financial fraud based on the GONE theory: A case study of Luckin Coffee The risk auditing for accounting standard reform perspective: A case study in Luckin Coffee Pengaruh Skeptisisme Profesional dan Integritas Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan Studi kasus / Analisis GONE Lubis & Simatupang Pengaruh Sikap Skeptisme Profesional Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Asosiatif / Susanto & Kristanto Pengaruh Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan. Pengalaman Auditor. Profesionalisme Auditor, dan Kuantitatif Cai & Rattanapun . Daniel. Mediaty, & Achyar Ibrahim Studi kasus / Kualitatif Kuantitatif Faktor opportunity dan fraud dan audit Lemahnya auditor gagal Menjelaskan pentingnya integritas dan kehati-hatian Skeptisisme profesional dan integritas secara auditor dalam berperan sebagai Sikap signifikan positif terhadap kualitas Skeptisisme profesional dan integritas adalah kunci pencegahan fraud dan bagian dari pilar profesionalisme Pengetahuan Mengaitkan tanggung jawab profesional auditor dengan governance Auditor yang memiliki skeptisisme profesional tinggi lebih mampu menjaga kualitas audit dan mendeteksi anomali Ai relevan dalam kasus Luckin Coffee Mendukung argumen bahwa keputusan . pengalaman, relevan dalam konteks a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Rachma Rozani & Ellia Sandari . Baskoro & Badjuri . Pratika & Primasari . Ni Luh Devi Yuniantari. Luh Komang Merawati, & Ida Ayu Ratih Manuari . Dewi Etika Risiko Audit Terhadap Penentuan Tingkat Materialitas Pengaruh Pengalaman Auditor. Biaya Audit, dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit Kantor Akuntan Publik di Kota Surabaya. Pengaruh Kompetensi. Integritas dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit. Pengaruh Komisaris Independen. Komite Audit. Ukuran Perusahaan. Leverage dan Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap Integritas Laporan Keuangan Pengaruh Kompetensi. Etika Auditor. Pengalaman Auditor. Fee Audit dan Audit Tenure terhadap Kualitas Audit. Pengaruh Kuantitatif Profesionalisme . urvey auditor. dan pengalaman regresi / SEM). positif signifikan pada kualitas audit fee Kuantitatif . urvey / uji Kuantitatif, analisis regresi linier berganda Kuantitatif . urvey pada KAP). Kuantitatif Ai auditor gagal mendeteksi fraud di Luckin Coffee Profesionalisme dan pengalaman auditor berpengaruh positif signifikan pada kualitas audit. fee memoderasi. Kompetensi, integritas, dan positif pada kualitas audit. Kuat untuk pernyataan bahwa independensi penting untuk mencegah manipulasi laporan . ejalan dengan tema Komisaris Mendukung independen dan pembahasan bahwa komite audit mekanisme tata kelola dan peran positif signifikan auditor eksternal terhadap integritas laporan keuangan, sejalan dengan nilai leverage dan tanggung jawab dan ukuran KAP tidak signifikan akuntan publik pada kasus Luckin Coffee Etika auditor & Menguatkan koneksi antara etika . , kualitas audit. kompetensi, dan fee dan tenure hasil audit. juga berperan. Etika audit Sangat relevan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Cahya . Kompetensi. Profesionalisme. Integritas, dan Independensi terhadap Kualitas Audit dengan Etika Audit Pemoderasi survey auditor KAP di Kota Medan. semua variabel tersebut terhadap kualitas audit. Kuantitatif Independensi, profesional, dan etika profesi positif signifikan terhadap kualitas Holan. Husain. Panigoro, & Hulopi . Pengaruh Kuantitatif Integritas. Independensi dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit Internal Integritas, dan etika auditor positif signifikan terhadap kualitas audit internal Kinanti & Novita . The Influence Of Skepticism. Auditor Experience. And Professional Skeptisisme profesional dan etika profesional positif signifikan Rahayu Pengaruh & Suryanawa Independensi, . Profesionalisme. Skeptisme Profesional. Etika Profesi dan Gender Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Bali Kuantitatif dengan tema kamu independensi adalah Pilar utama dan bahwa variabel etika/profesi hubungan antara auditor behavior & kualitas audit Ai cocok untuk dikaitkan dengan studi kasus Luckin Coffee. Sangat relevan dengan tema penelitian karena menegaskan bahwa profesional, dan etika profesi merupakan faktor utama dalam menjaga kualitas audit dan mencegah kegagalan etika seperti pada kasus Luckin Coffee Sangat relevan dengan penelitian karena menegaskan pentingnya integritas dan etika profesional auditor dalam menjaga kualitas audit dan mencegah penyimpangan etika seperti pada kasus Luckin Coffee Mendukung pembahasan bahwa skeptisisme dan etika auditor menjadi variabel penting a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Ethics On Fraud Detection Wardani & Wicaksono Pengaruh Kuantitatif Independensi dan Profesionalisme Auditor Internal terhadap Kualitas Audit pada PT. Group Cemerlang Plastindo Napitupulu. Umaeroh. Dewi, & Listyowati . Pengaruh Kuantitatif Independensi. Pengalaman Kerja, dan Etika Profesi Auditor terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta Pusat Feng & Chen The Impact of Financial Fraud on Financial Risks: A Case Study of Luckin Coffee Studi empiris Ae Analisis terhadap deteksi auditor tidak Independensi positif dan terhadap kualitas secara simultan 74,5% terhadap kualitas audit Independensi dan etika profesi positif signifikan terhadap kualitas tetapi tidak Dampak terhadap risiko keuangan dan pasca-skandal. nilai fraud mencapai 2,2 miliar yuan dalam pencegahan fraude Ai relevan dalam kasus Luckin Coffee terkait kegagalan audit & etika profesi Relevan untuk bagaimana salah satu pilar . memainkan peran penting dalam menjaga kualitas audit dan bagaimana terkadang gagal Ai cocok kaitannya dengan kegagalan etika dalam skandal seperti Luckin Coffee Relevan untuk mendukung bagian mengenai pentingnya etika profesi dan independensi dalam mencegah kegagalan audit dan menjaga kepercayaan publik Ai sangat cocok dengan kasus Luckin Coffee Memperkuat argumen tentang pentingnya integritas dan pengawasan etis dalam pelaporan a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Peng et al. The Luckin Coffee Scandal and Short Selling Attacks Analisis deskriptif Ae Pasar modal dan audit Menguraikan peran Muddy Waters Research melalui laporan Relevan untuk bagaimana pihak eksternal dapat berperan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas Sebagian besar penelitian menunjukkan hubungan positif antara profesionalisme auditor dan peningkatan kualitas audit serta kepercayaan publik terhadap laporan keuangan, seperti yang ditunjukkan dalam Tabel 1. Studi menunjukkan bahwa integritas dan tanggung jawab profesional sangat penting untuk menjaga independensi dan kejujuran auditor publik. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan untuk mematuhi salah satu elemen tersebut dapat menyebabkan pelanggaran etika muncul, seperti yang terjadi pada Luckin Coffee. Oleh karena itu, literatur yang dikaji mendukung gagasan bahwa profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab adalah tiga pilar etika profesi yang penting untuk menegakkan kode etik akuntan publik di era globalisasi dan transparansi informasi keuangan. Profesionalisme dan Kualitas Auditor Untuk membuat audit yang berkualitas tinggi dan dapat diandalkan, profesionalisme akuntan publik sangat penting. Profesionalisme terdiri dari kompetensi teknis, kemandirian, dan komitmen etis, yang berkontribusi pada perilaku auditor publik. Penelitian Ginting . menemukan bahwa profesionalisme, kompleksitas audit, dan biaya audit memengaruhi kualitas keputusan auditor. Keputusan yang dibuat oleh auditor lebih objektif jika mereka lebih Hal ini didukung oleh penelitian Lubis & Simatupang . , sikap skeptisisme profesional auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Keterlibatan ini jelas terlihat dalam kasus Luckin Coffee . , di mana auditor eksternal tidak dapat menemukan transaksi palsu yang dilakukan manajemen. Menurut penelitian yang dilakukan oleh He . dan X. Peng et al. , auditor terlalu bergantung pada data internal tanpa melakukan verifikasi independen. Ini menunjukkan bahwa prinsip kehati-hatian profesional . ue professional car. yang diatur dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) tidak diterapkan dengan baik. Selain itu, menurut penelitian Cai & Rattanapun . , agar fungsi pengawasan audit berhasil, profesionalisme auditor juga perlu didukung oleh tata kelola perusahaan yang kuat. Kepercayaan Publik dan Integritas Integritas adalah prinsip moral yang harus dipegang oleh semua akuntan publik. Integritas merupakan kejujuran, keteguhan prinsip, dan keberanian auditor untuk tetap objektif meskipun dipaksa oleh klien. Hernadianto et al. menunjukkan bahwa kejujuran dan kejujuran auditor sangat memengaruhi kualitas audit di lingkungan pemerintahan. Auditor yang berintegritas tinggi dapat menjaga independensi profesional dan membuat laporan yang lebih akurat dan jelas. Dalam kasus Luckin Coffee, integritas auditor dipertanyakan karena kepentingan yang bertentangan dan ketergantungan yang berlebihan pada data manajemen. Seperti yang dinyatakan oleh X. Peng et al. , kurangnya skeptisisme profesional menyebabkan auditor tidak dapat a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 menemukan manipulasi pendapatan lebih dari USD 300 juta. Akibatnya, publik dan investor ditipu oleh laporan keuangan yang telah diaudit. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya mengikuti prinsip integritas yang terkandung dalam Ikatan Akuntan Publik Indonesia . dan Standar Etik Internasional untuk Akuntansi (IESBA). Kegagalan integritas Luckin Coffee berdampak besar pada reputasi profesi akuntan publik di seluruh dunia. Seperti yang dijelaskan oleh He . , skandal tersebut menurunkan kepercayaan pasar modal di seluruh dunia dan mendorong reformasi besar-besaran dalam undang-undang audit Tiongkok. Hal ini menunjukkan bahwa integritas adalah komponen institusional dan bukan sekadar faktor pribadi yang menentukan kredibilitas laporan keuangan. Tanggung Jawab Profesional Auditor (Akuntabilita. Kesadaran moral dan hukum auditor terhadap publik ditunjukkan oleh tanggung jawab Seorang akuntan publik bertanggung jawab kepada masyarakat secara keseluruhan, bukan hanya kepada kliennya. Menurut Dewi et al. , auditor yang profesional dapat mencegah kecurangan dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Hal ini sejalan dengan penelitian Daniel et al. yang menyatakan juga bahwa dengan meningkatkan integritas secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan auditor dalam mendeteksi indikasi Keputusan tentang tingkat materialitas tidak ditentukan oleh keinginan suatu pihak melainkan disesuaikan dengan kebutuhan auditor itu sendiri karena auditor yang cenderung profesional melakukan audit secara objektif (Susanto & Kristanto, 2. Karena tidak segera melaporkan bukti kecurangan kepada regulator, auditor gagal memenuhi tanggung jawab profesionalnya dalam kasus Luckin Coffee. Menurut Cai & Rattanapun . , lambatnya penanganan fraud disebabkan oleh pengawasan internal yang buruk dan kurangnya pelaporan terhadap pihak eksternal. Sebaliknya. Ginting . menyatakan bahwa selain faktor-faktor teknis seperti biaya audit dan kesulitan, keputusan auditor juga dipengaruhi oleh kesadaran tanggung jawab profesional untuk menjaga keandalan laporan Oleh karena itu, akuntabilitas auditor publik harus dibangun melalui pelatihan profesional yang berkelanjutan . elatihan profesional yang berkelanjuta. , sistem penilaian antara peserta, dan penerapan sanksi tegas bagi pelanggaran etika. Kesimpulan dari Studi Literatur dan Implikasi dari Kasus Luckin Coffee Kasus Luckin Coffee bermula ketika perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan luar biasa sebesar lima puluh persen hanya dalam satu tahun pada 2019. Namun, laporan anonim yang diterima oleh Muddy Waters Research pada awal 2020 menunjukkan bahwa ada transaksi palsu dalam pembukuan perusahaan. Menurut penelitian. Chief Operating Officer (COO) dan beberapa staf senior melakukan transaksi penjualan palsu untuk menutupi penurunan penjualan sebenarnya (Feng & Chen, 2. Kecurangan yang ditemukan mencapai 2,2 miliar yen, atau sekitar 310 juta dolar AS. Setelah skandal Luckin Coffee terungkap. NASDAQ menghentikan perdagangan sahamnya sementara, dan otoritas keuangan Tiongkok menjatuhkan denda sebesar 61 juta yuan kepada perusahaan dan sejumlah pejabatnya. Auditor eksternal Ernst & Young Hua Ming LLP juga dihukum administratif karena gagal menerapkan skeptisisme profesional selama proses audit (He, 2. Selain itu. Peng et al. mencatat bahwa kasus ini menyebabkan investor kehilangan banyak uang dan mengurangi kepercayaan publik terhadap auditor di Asia Timur. Dari literatur yang diteliti, dapat disimpulkan bahwa tiga pilar utama menjaga a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 kepercayaan publik terhadap profesi akuntan adalah profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab profesional. Ketiganya saling terkait dan membentuk sistem etika yang kokoh, dan kegagalan salah satu dari mereka dapat mengakibatkan keruntuhan kepercayaan publik dan penurunan kredibilitas profesi. Kasus Luckin Coffee mengajarkan profesi akuntan publik di Indonesia bahwa pelanggaran etika dapat terjadi karena kurangnya pengawasan eksternal dan kelalaian untuk menghormati prinsip moral dan profesional. Oleh karena itu, langkah strategis untuk mencegah terulangnya kasus ini adalah meningkatkan pendidikan etika, meningkatkan pengawasan IAPI dan OJK, dan menciptakan budaya tanggung jawab di kantor akuntan publik. KESIMPULAN Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, integritas, profesionalisme, independensi, objektivitas, dan tanggung jawab adalah unsur penting dalam menjaga kualitas audit dan keandalan laporan keuangan. Studi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas audit dan kepercayaan publik terhadap profesi akuntan publik dipengaruhi secara langsung oleh penerapan nilai-nilai etika profesi akuntan. Temuan ini juga memperkuat gagasan bahwa kegagalan auditor untuk mematuhi kode etik dan skeptisisme profesional dapat meningkatkan kemungkinan fraud. Analisis kasus Luckin Coffee menunjukkan bahwa tekanan manajemen, pengendalian internal yang buruk, dan prosedur audit eksternal yang buruk adalah semua penyebab kecurangan akuntansi berskala besar. Kasus ini menunjukkan bahwa tidak hanya tindakan individu yang menyebabkan fraud, tetapi kegagalan sistemik dalam menerapkan etika dan mekanisme tata Oleh karena itu, literatur nasional dan internasional telah diintegrasikan untuk mencapai tujuan konseptual penelitian ini: untuk memahami peran etika profesi dalam mencegah fraud dan meningkatkan kualitas audit. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan etika profesi akuntan publik bukan sekadar peraturan. itu adalah kebutuhan vital untuk mempertahankan kredibilitas profesi dan stabilitas sistem pelaporan keuangan. Agar hasil kajian mengenai penerapan etika profesi dalam mencegah penipuan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif, penelitian selanjutnya harus memasukkan analisis kuantitatif atau studi komparatif lintas negara. DAFTAR REFERENSI Asiawati. Apri Yulita. , & Nopiana. Literatur Review: Pengaruh Etika Profesi Akuntan Terhadap Profesionalisme Akuntan. Hal. 99 Journal of Management and Innovation Entrepreunership (JMIE) (Vol. Astuti. Mega. Regina. Amallia. , & Saridawati. Analisa Pelanggaran Etika Layanan Studi Kasus PT. Hanson Internasional Tbk. Journal Social Society, 5. , 323Ae334. doi:10. 54065/jss. Baskoro. , & Badjuri. Pengaruh Kompetensi. Independensi Dan Integritas Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ilmiah Manajemen. Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7. , 506Ae524. doi:10. 31955/mea. Cai. , & Rattanapun. The Risk Auditing for Accounting Standard Reform Through a Corporate Governance Perspective: A Case Study in Luckin Coffee. Research in Social Sciences and Technology, 10. , 168Ae187. doi:10. 46303/ressat. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Daniel. Mediaty. , & Achyar Ibrahim. Pengaruh Skeptisisme Profesional dan Integritas terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan. Akrual: Jurnal Bisnis Dan Akuntansi Kontemporer, 19Ae31. doi:10. 26487/akrual. Dewi Etika Cahya. Pengaruh Kompetensi. Profesionalisme. Integritas, dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Audit Sebagai Pemoderasi. Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK), 5. , 206Ae212. doi:10. 47065/jamek. Dewi. Raharjo. , & Minarni. Auditor Professionalism and Fraud Prevention: Implications for Good Government Governance. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13. , 3541Ae3552. doi:10. 37641/jimkes. Feby Nur Anjani. Liza Andani Rahma, & Wanda Afrianti. Menjaga Garis Tipis : Etika Profesi Akuntan Publik dalam Persimpangan Kepentingan. Jurnal Kendali Akuntansi, 3. , 58Ae66. doi:10. 59581/jka-widyakarya. Feng. , & Chen. The Impact of Financial Fraud on Financial Risks: A Case Study of Luckin Coffee. Finance Research Letters, 43. doi:10. 2991/aebmr. Fujianti. Wirawan. Astuti. Ekonomi. , & Bisnis. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Audit: Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Jakarta. Jurnal Riset Bisnis, 7. , 172Ae188. Ginting. Pengaruh Pengalaman Auditor. Profesionalisme. Kompleksitas, dan Audit Fee Terhadap Auditor Materiality Judgments (DKI Jakarta. Indonesi. AKUNTOTEKNOLOGI, 16. , 131Ae142. doi:10. 31253/aktek. He. The Analysis of Luckin CoffeeAos Accounting Scandal. Highlights in Business. Economics and Management, 24, 2572Ae2576. doi:10. 54097/e8bzk867 Hernadianto. Darmi. , & Rina Yuniarti. Pengaruh Integritas Dan Objektivitas Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Inspektorat Provinsi Bengkulu. Jurnal Akuntansi. Keuangan Dan Teknologi Informasi Akuntansi, 5. , 514Ae523. doi:10. 36085/jakta. Holan. Bin. Husain. Panigoro. , & Hulopi. Pengaruh Integritas. Independensi dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Audit Internal. Jurnal Ekonomi. Akuntansi. Dan Perpajakan, 1. Ikatan Akuntan Publik Indonesia. Kode Etik Akuntan Publik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Jakarta: IAP. Indah Azhari. Junaid. , & Tjan. Pengaruh Kompetensi. Independensi. Dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. INVOICE : JURNAL ILMU AKUNTANSI, 139Ae184. doi:10. 26618/inv. Kinanti. , & Novita. The Influence Of Skepticism. Auditor Experience, and Professional Ethics On Fraud DETECTION. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 10. , 13Ae26. doi:10. 29303/jaa. Lubis. , & Simatupang. Pengaruh Sikap Skeptisme Profesional Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik. JURNAL AKUNTANSI AUDIT DAN PERPAJAKAN INDONESIA (JAAPI), 6. Napitupulu. Umaeroh. Dewi. , & Listyowati. Pengaruh Independensi. Pengalaman Kerja, dan Etika Profesi Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta Pusat. Journal of Information System. Applied. Management. Accounting and Research, 5. , 367. doi:10. 52362/jisamar. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Nazaruddin. Utami. Yani. , & Puspa. Etika untuk Profesional Akuntan: Perspektif Tinjauan Pustaka Sistematis. Reviu Akuntansi Dan Bisnis Indonesia, 9. , 1Ae22. doi:10. 18196/rabin. Ni Luh Devi Yuniantari. Luh Komang Merawati, & Ida Ayu Ratih Manuari. Pengaruh Kompetensi. Etika Auditor. Pengalaman Auditor. Fee Audit dan Audit Tenure Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik di Bali. Journal Research of Accounting, 5. , 139Ae154. doi:10. 51713/jarac. Nurwahyuni. Pressure. Opportunnity. Rationalization, dan Capability terhadap Terjadinya Fraud : Studi di Salah Satu Dinas Propinsi Sulawesi Selatan. Owner, 8. doi:10. 33395/owner. Peng. Yang. , & Yang. Study on Financial Fraud Based on the GONE Theory: A Case Study of Luckin Coffee. Frontiers in Business. Economics and Management, 14. , 146Ae151. doi:10. 54097/hwmafd05 Peng. Yang. , & Wu. The Luckin Coffee scandal and short selling attacks. Journal Behavioral Experimental Finance, doi:10. 1016/j. Pratika. , & Primasari. Pengaruh Komisaris Independen. Komite Audit. Ukuran Perusahaan. Leverage Dan Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) Terhadap Integritas Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 9. , doi:10. 36080/jak. Qamar. , & Ramadhan. Implementasi etika bisnis untuk meningkatkan profesionalisme akunting. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4. , 2111Ae doi:10. 32670/fairvalue. Rachma Rozani. , & Ellia Sandari. Pengaruh Pengalaman Auditor. Biaya Audit, dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR. BIAYA AUDIT DAN PROFESIONALISME AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI KOTA SURABAYA. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perbankan REMITTANCE. doi:https://doi. org/10. 56486/remittance. Rahayu. Lestari. , & Eka. Literatur Review: Implementasi Etika Profesi Akuntan Publik Terhadap Meningkatnya Kualitas Audit. Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 1. , 139Ae149. doi:10. 59407/jmie. Rahayu. , & Suryanawa. Pengaruh Independensi. Profesionalisme. Skeptisme Profesional. Etika Profesi dan Gender Terhadap Kualitas Audit Pada KAP di Bali. E-Jurnal Akuntansi, 30. , 686. doi:10. 24843/EJA. Sanayawati. Syadiyah. Utami. Aminanti. , & Heryani. Analisis Kasus Pelanggaran Kode Etik Akuntan Publik Pada Perusahaan Asuransi Pt Asuransi Jiwasraya. Musytari : Jurnal Manajemen. Akuntansi. Dan Ekonomi, 18. Susanto. , & Kristanto. Pengaruh Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan. Pengalaman Auditor. Profesionalisme Auditor. Dan Risiko Audit Terhadap Penentuan Tingkat Materialitas. Accounting Student Research Journal, 4. , 87Ae102. doi:10. 62108/asrj. Wardani. , & Wicaksono. Pengaruh Independensi dan Profesionalisme Auditor Internal terhadap Kualitas Audit pada PT. Group Cemerlang Plastindo. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 1243Ae1247. doi:10. 37034/infeb. ISSN : 2828-5298 .