Volume 1 Issue 1 . Pages 97-109 Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ISSN: 2721-1169 (Onlin. , 2721-1150 (Prin. MODERASI ISLAM: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan Sudarji Madrasah Tsanawiyah Negeri (MT. Negeri 4 Magetan email: tsudarji@gmail. Abstract: Islam is inseparable from al-Qur'an and al-Hadith as a source of legal resources. But on the other hand. Islam is stigmatized as an extreme religion, in the name of religion originating from the Qur'an and as-Sunnah. This study aims to describe and track the moderation of Islam for civilization and humanity. This research includes qualitative research in the form of library research, which is descriptive through logical analysis. While the technique used in raising the data is by way of research or library research. study that Islam is a religion that wasathan. Moderate Islam that is reflected in the social organization of diversity in Indonesia has made a valuable contribution to the survival of the national level in particular and the world at large. Evidenced by the dialogue between organizations and religious social cooperation able to become a prototype in the public as a community of Muslims who provide fresh air for a harmonious and peaceful survival in reaching a civilized nation under the auspices of an earthly normative concept. Abstrak: Islam tidak terlepas dari al-QurAan dan al-Hadits sebagai pijakan sumber hukum. Namun di sisi lain. Islam distigmakan sebagai agama yang ekstrim, dengan mengatasnamakan agama yang bersumber dari al-QurAan dan as-Sunnah. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan melacak moderasi Islam untuk peradaban dan Penelitian ini termasuk penelitian kualitatifdalam bentukpenelitian kepustakaan (Library Researc. , yang bersifat deskriptif melalui analisis logis. Sementara teknik yang digunakan dalam mengangkat datanya adalah dengan caraBookResearch atau studi Berdasarkan pada hasil kajian bahwa Islam adalah agama yang wasathan. Islam moderat yang tercermin dalam organisasi sosial keagaman di Indonesia telah memberikan sumbangsih yang berharga bagi kelangsungan hidup bertolerasi di kancah nasional khususnya dan dunia pada umumnya. Terbukti dengan adanya dialog antar organisasi dan kerjasama sosial keagamaan mampu menjadi prototype di kalayak publik sebagai ummatan wasathan yang memberikan angin segar bagi kelangsungan hidup yang rukun dan damai dalam menggapai bangsa yang beradab di bawah naungan konsep normatif yang membumi. Keywords: Moderasi Islam, peradaban, kemanusiaan. Copyright . 2020 Sudarji Received 10 Nopember 2019. Accepted 5 Februari 2020. Published 1 Maret 2020 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 97 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan PENDAHULUAN Keragaman dan agama Indonesia,memiliki nilaistrategis dalam kancahinternasional. Sebagai bangsa yang multikutlur, multietnis dan multireligi ini adalah sebuah pertaruhan. Jika keragaman tersebut menjadi aspek penguat relasi sosial antar elemen bangsa, maka dunia akan melihat Indonesia sebagai rujukan utama sebagai contoh ideal . deal typ. dalam pengelolan keragaman. Dalam Islam, rujukan beragama memang satu, yaitu al-QurAan dan al-Hadits, namun fenomena menunjukkan bahwa wajah Islam adalah banyak. Ada berbagai golongan Islam yang terkadang mempunyai ciri khas sendiri-sendiri dalam praktek dan amaliah keagamaan. Tampaknya perbedaan itu sudah menjadi kewajaran, sunatullah, dan bahkan suatu rahmat. Quraish Shihab mencatat, bahwa: Aukeanekaragaman dalam kehidupan merupakan keniscayaan yang dikehendaki Alah. Termasuk dalam halini perbedaan dan keanekaragaman pendapat dalam bidang ilmiah, bahkan keanekaragaman tanggapan manusia menyangkut kebenaran kitab-kitab suci, penafsiran kandungannya, serta bentuk pengamalannyaAy. Yang menjadi permasalahan adalah dapatkah dari yang berbeda tersebut dapat saling menghormati, tidak saling menyalahkan, tidak menyatakan paling benar sendiri, dan bersedia berdialog, sehingga tercermin bahwa perbedaan itu benar-benar rahmat. Jika ini yang dijadikan pijakan dalam beramal dan beragama, maka inilah sebenarnya makna konsep AuIslam moderatAy. Artinya, siapa pun orangnya yang dalam beragama dapat bersikap sebagaimana kriteria tersebut, maka dapat disebut berpaham Islam yang moderat. Walaupun dalam Islam sendiri konsep AuIslam moderatAy tidak ada rujukannya secara pasti,2akan tetapi untuk membangun ber-Islam yang santun dan mau mengerti golongan lain, tanpa mengurangi prinsip-prinsi Islam yang sebenarnya, konsep AuIslam moderatAy tampaknya patut Berpaham Islam moderat sebagaimana disebutkan, sebenarnya tidaklah sulit mencari rujukannya dalam sejarah perkembangan Islam, baik di wilayah asal Islam itu sendiri maupun di Indonesia. Lebih tepatnya. Islam moderat dapat merujuk, jika di wilayah tempat turunnya Islam, kepada praktek Islam yang dilakuakan Nabi Muhammad dan para sahabatnya, khususnya al-Khulafa al-Rashidin, sedangkan dalam konteks Indonesia dapat merujuk kepada para penyebar Islam yang terkenal dengan sebutan Walisongo. Ber-Islam dalam konteks Quraish Shihab. Secercah Cahaya Ilahi: Hidup Bersama Al-QurAan, (Bandung: Mizan, 2. , 52. Hanya saja istilah AuIslam ModeratAy mungkin lebih dekat dengan konsep umatan wasatan . enjadi umat yang tengah-tenga. , terutama dalam amaliah keagamaan. 98 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan Indonesia dapat dilakukan dengancaraber-AuIslam dalam Bingkai KeindonesiaanAy. 3Azyumardi Azra juga kerap menyebut bahwa Islam moderat merupakan karakter asli dari keberagamaan Muslim di Nusantara. 4 Selain itu ummat Islam harus memposisikan diri sebagai umat yang menawarkan middle way bagi semua urusan manusia, yakni jalan lurus . sh-shiratal almustaqi. yang jauh dari ekstrimisme dan kekerasan, karena bedasarkan catatan sejarah, tindak kekerasan akan melahirkan kekerasan baru. Padahal. Islam diturunkan Allah adalah sebagai rahmatan lil alamin . ahmat bagi seluruh masyarakat duni. Disamping itu perlu juga adanya penanaman nilai-nilai yang sifatnya lebihsosial, seperti: kewarganegaraan, kerja sama, menghargai orang lain, toleransi danpemecahan masalah atas perbedaan secara damai. 5Menjadi sebuah ancama saat bangsa yang besar itu ada kelompok ekslusivismedimana kelompok ini memiliki paradigma yang cenderung tertutup terhadap perbedaanatau dengan kata lain kelompok ini seperti ada hijab terhadap kondisi Indonesia. Kelompok pemperjuangkan kebebasan disemua bidang kehidupan sehingga tampak wajah Islam Indonesia kurang bersahajah dan rahmat. 6 Islam bukan reprentasi bentukan manusia bringas, rakus akan kekerasan demi memecahkan pemahaman dengan Islam dangkal, perlu pemahaman substansi diperlukan penyegaran keberagamaan lebih mendalam yang menghadirkan rekontruksi . sebagai nilai-nilai ajaran Islam. KAJIAN TEORI Moderasi Islam Moderasi adalah jalan pertengahan, dan ini sesuai dengan inti ajaran Islam yang sesuai dengan fitrah manusia. Oleh karena itu, umat Islam disebut ummatan washathan, umat yang serasi dan seimbang, karena mampu memadukan dua kutub agama terdahulu, yaitu Yahudi yang terlalu membumi dan Nashrani yang terlalu melangit. Moderat dalam Islam diistilahkan dengan tawassuth. Ayat al-Quran yang mengungkapkan kata wasathiyah terdapat dalam suratal-Baqarah ayat 143 berikut ini: Ahmad SyafiAi Marif. Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan. Sebuah Refleksi Sejarah, (Bandung: Mizan, 2. , 16. Hilaly Basya. AuMenelusuri Artikulasi Islam Moderat di IndonesiaAy,http://w. madina-sk. com/index. php?option=com, diakses tanggal 15 Nopember 2018. Hambali. Filsafat Ilmu Islam dan Barat, (Bandung: Alfabeta, 2. , 33. Daris. AuPeran Pesantren AsAadiyah dalam membangusn Moderasi Islam di Tanah BugisAy. Al-Misbah: Vol. 12 No. 1,(Juni 2. , 111-140. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 99 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan a AE a aeEIa aE eI acaIU aO aU Eaa aEOIaO a aN aa aEaO EIA AOA a AE aA ca Aac aOOa aEO aIA U AOE aEaeO aE eI a aNA a AaOaE aEA Artinya: AuDan demikian . Kami telah menjadikan kamu . mat Isla. , umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas . manusia dan agar Rasul (Muhamma. menjadi saksi atas . kamu Ay. Nabi Muhammad Saw telah menafsiri kata A OApada firman Allah Swt di atas denganAuadilAy8, yang berarti fair dan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Maknakata AaO a UA yang lainnya yaitu. Au keadilan atau pilihanAy 9 namun dapat diartikan juga AutengahAy yang ditulis A eaO aUaO a UA. 10 Sedangkan kata A aO a UAdalam hadits disebutkan: Aa aNA Aa eeO a e aaI eOa eaO aA Dalam ayat dan hadits di atas term moderat diungkapkan dengan kata A( aO a UAbentuk mufrad/singular/tungga. AA A( eaO a UAbentuk jamaA/plural/banya. , dan a A( eaO aAbentuk isim tafdll/makna lebih atau paling modera. Tiga ungkapan tersebut berasal dari akar kata yang sama yaitu A aO a UAyang artinya tengah atau moderat. Dalam ayat dan hadits di atas hanya dinyatakan tentang watak Islam adalah moderat dalam hal bertindak ( A ) e aE e aE aEAbaik tindakan, ucapan, atau pikiran sebagaimana siratan hadits pertama. Kondisi moderat dalam segala hal inilah yang diidealkan Islam dalam firmah Allah surat Al-Baqarah ayat 143 di atas. Definisi Islam moderasi sebagaimana yang telah disusunoleh Tim Kementrian Agama RI menyebutkan bahwa kemajemukan diberbagai kondisiyang ada di Indonesia sangat diperlukan suatu sistem pengajaran agama yang komprehensifyang dapat mewakili setiap orang yang ada melalui ajaran yang luwes dengan tidakmeninggalkan teks(Al-QurAan dan Said Aqiel Siradj. Tasawuf Sebagai Basis Tasamuh: Dari Social Capital Menuju MasyarakatModeratiAy Al-Tabrir,2013, 43. Ismail bin al-Katsir al-Dimasyqiy. Tafsir A-qurAan al-Azhim. Jilid II. Cet. 1, (Kairo: Muassasah Qurtubah, 2. Abdul Wahab & Muhammad Abdul Aziz Al-Qolmawy. Al-MuAjamul Wasith Juz 2, (MajmaA Al-Lughah Al-AArabiyah. Cet. i, 1. , 1073. Munawir. Kamus Al-Munawir Arab Indonesia Terlengkap, (Surabaya: Pustaka Progressif 1. , 100 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan Hadis. , serta pentingnya penggunaan akal adalahsebagai solusi dari setiap masalah yang Dalam hal ini Muchlis M. Hanafi, mengutip pendapat dari Ibnu Faris bahwa alwashatiyyah berasal dari kata wasath yang memiliki makna adil, baik, tengah dan seimbang. Bagian tengah dari kedua ujung sesuatu dalam bahasa Arab disebut wasath. Kata ini ASebaik-baik adalah awsathuha . ang pertengaha. A, karena yang berada di tengah akan terlindungi dari cela atau aib . yang biasanya mengenai bagian ujung atau pinggir. 12 Kata wasath pada mulanya menunjuk pada sesuatu yang menjadi titik temu semua sisi seperti pusat lingkaran . Kemudian berkembang maknanya menjadi sifat-sifat terpuji yang dimiliki manusia karena sifat-sifa tersebut merupakan tengah dari sifat-sifat tercela. Seperti sifat dermawan adalah pertengah antara kikir dan boros, berani pertengahan antara takut dan sembrono. Menurut Yusuf Qardhawi dalam bukunya. AuQardhawi Menjawab Problematika Islam Masa KiniAy, beliau mengatakan bahwa di antarakarakteristik ajaran Islam adalah alwashatiyyah . atau tawazun . , yakni keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling berhadapan atau bertentangan. Contoh dua arah yang bertentangan seperti spiritualisme dengan materialisme, individu dengan kolektif, konstektual dengan idealisme, dan konsisten dengan perubahan. Prinsip keseimbangan ini sejalan dengan fitrah penciptaan manusia dan alam yang harmonis dan serasi. Selanjutnya Tarmizi Taher dalam bukunya. AuIslam Across Boundaries Prospects & Problem of Islam In the Future of IndonesiaAy, mengemukakan bahwaciri moderasi Islam ada dua ciri yang mandiri, yaitu pertama, adanya hak kebebasan yang harus selalu diimbangi dengan kewajiban. Kecerdasan dalam menyeimbangkan antara hak dan kewajiban akan sangat menentukan terwujudnya keseimbangan dalam Islam. Kedua, adanya keseimbangan antara kehidupan dunawi dan ukhrawi, serta material dan spiritual. Sehingga peradaban dan kemajuan yang dicapai oleh umat Islam tidak semu dan fatamorgana, tetapi hakiki dan benarbenar sesuai dengan yang diharapkan, yakni mewujudkan kebaikan di dunia dan di akhirat Tim Penyusun Tafsir Al-QurAan Tematik Kementrian Agama RI. Moderasi Islam, (Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-QurAan. Badan Litbang Diklat Kemenag RI, 2. Muchlis M. Hanafi. Beda Terjemah Bukan Masalah. Majalah GATRA, edisi 20 Bulan Oktober 2010. Muchlis M. Hanafi,Tafsir Al-Muntakhab. Kementerian Wakaf Mesir, 2001. Yusuf Qardhawi. Qardhawi Menjawab Problematika Islam Masa Kini, (Bandung: Trigenda Karya 1. , 44. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 101 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan serta dijauhkan dari malapetaka dan siksaan neraka. 15 Hal ini sejalan dengan doa sapujagat yang selalu dipanjatkan. AuYa Allah Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, dan kebaikan di akhirat, serta jauhkanlah kami dari siksa api nerakaAy. Islam adalah agama damai yang mengajarkan sikap berdamai dan mencari 16 Moderasi adalah ajaran inti agama Islam. Islam moderat adalah paham keagamaan yang sangat relevan dalam konteks keberagaman dalam segala aspek, baik agama, adat istiadat, suku dan bangsa itu sendiri. Tak pelak lagi, ragam pemahaman keagamaan adalah sebuah fakta sejarah dalam Islam. Keragaman tersebut, salah satunya, disebabkan oleh dialektika antara teks dan realitas itu sendiri, dan cara pandang terhadap posisi akal dan wahyu dalam menyelesaikan satu masalah. Term Islam moderat atau moderasi Islam ini muncul ditengarai sebagai antitesa dari munculnya pemahaman radikaldalam memahami dan mengeksekusi ajaran atau pesan-pesan Dengan demikian, memperbincangkan wacana moderasi Islam tidak pernah luput dari pembicaraan mengenai Radikalisme dalam Islam. Kalau kita merujuk kepada al-Quran sebagai acuan ekspresi keberagamaan baik pada level pemahaman maupun penerapan, maka secara eksplisit ia menegaskan eksistensi umat moderat (Ummatan Wasatha. ,17 sebagai induk bagi pemahaman Islam atau seorang muslim moderat yang memiliki model berfikir dan berinteraksi secara seimbang di antara dua kondisi, sehingga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam baik dalam berakidah, beribadah dan beretika setidaknya bisa dilihat kesesuaiannya dengan pertimbangan-pertimbangan dalam berperilaku dalam etika Islam yang senantiasa mengacu pada maqasid al-syariAah dan memperhatikan ummahat al-fadail. Moderasi Islam adalah sebuah pandangan atau sikap yang selalu berusaha mengambil posisi tengah dari dua sikap yang berseberangan dan berlebihan sehingga salah satu dari kedua sikap yang dimaksud tidak mendominasi dalam pikiran dan sikap seseorang. Dengan kata lain seorang muslim moderat adalah muslim yang memberi setiap nilai atau aspek yang berseberangan bagian tertentu tidak lebih dari hak yang semestinya. Karena manusia-siapa pun ia-tidak mampu melepaskan dirinya dari pengaruh dan bias baik pengaruh Tarmizi Taher. Islam Across Boundaries Prospects & Problem of Islam In the Future of Indonesia, (Jakarta: Republika, 2. , 35. Nurcholis Madjid. Islam AgamaPeradaban. Mencari MaknaDan Relevansi Doktrin IslamDalam Sejarah, (Jakarta:Paramadina, 1. , 260. QS al-Baqarah: 143 bandingkan dengan ayat sebelumnya Au Shiratan MustaqimanAy dan QS Ali Imran: Ayat-ayat yang dimaksud menjadi referensi bagi banyak ilmuan dalam membangun ajaran moderasi dalam Islam. 102 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan tradisi, pikiran, keluarga, zaman dan tempatnya, maka ia tidak mungkin merepresentasikan atau mempersembahkan moderasi penuh dalam dunia nyata. Yang mampu melakukan hal itu adalah hanya Allah. Moderasi . l-wasathiyya. berinteraksi dan berperilaku yang didasari atas sikap tawazun . dalam menyikapi dua keadaan perilaku yang dimungkinkan untuk dibandingkan dan dianalisis, sehingga dapat ditemukan sikap yang sesuai dengan kondisi dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran agama dan tradisi masyarakat. Secara lebih jelas bentuk moderasi Islam dapat dilihat dari aktualisasinya dalam mengatur tiga ruang di atas, yaitu tadbir al-nafs, tadbir al-manzil, dan tadbir al-mudun. Pertama, tadbir al-nafs. Dalam hal ini seyogyanya seseorang harus mampu berfikir dan bertindak sesuai dengan maqasid al-syariAah dan berdasarkan pertimbangan ummahat alfadail. Misalnya sikap seseorang dalam menyikapi umat agama lain. Seharusnya klaim kebenaran . ruth clai. dalam keyakinan agama tidak perlu untuk diperdebatkan bahkan cenderung dipaksakan untuk diyakini orang yang berbeda agama. Hal ini malah akan mengganggu harmonisasi dalam kehidupan beragama sehingga memantik adanya konflikkonflik horizontal. Tindakan ini sesuai dengan tujuan syariat karena menjaga kepentingan primer . l-daruriyya. manusia dalam menjaga keyakinannya . ifz al-di. dan juga tindakan ini menunjukkan kebijaksanaan . l-hikma. seseorang karena mampu menahan kehendaknya untuk tidak memaksa orang lain membenarkan keyakinannya. Kedua, tadbir al-manzil. Maksud dari manzil disini tidak hanya sebatas lingkup keluarga, tetapi mencakup juga organisasi maupun institusi yang di dalamnya terdapat kumpulan orang-orang yang mempunyai kepentingan bersama. Contoh dari aplikasi etika Islam dalam lingkup ini adalah pembagian harta warisan dalam keluarga. Dalam penentuan pembagian warisan di Indonesia boleh memilih antara tiga cara, berdasarkan hukum agama, perdata atau hukum adat. Moderasi atau wasathiyah Islam dengan wajahnya yang damai yang menebarkan Hanafi. Moderasi Islam: Menangkal Radikalisasi Berbasis Agama, (Jakarta: Ikatan Alumni AlAzhar Mesir Cabang-Indonesia, 2. Yusuf al-Qaradhawi. Kalimaat fi al-Wasatiyyah al-Islamiyyah wa Malimuha. Kuwait: al-Markaz alAlami Lilwasatiyyah, 2007. Yahya. Meneguhkan Visi Moderasi Dalam Bingkai Etika Islam: Relevansi dan Implikasi EdukatifnyaInAnnual Conference for Muslim Scholars, 2. , 466Ae478. Burhani. Al-Tawwasut wa-I IAtidal: The NU and Moderatism In Indonesian Islam,Asian Journal of Social Science, 2. , 564Ae581. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 103 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan rahmat pada semesta. Moderasi yang menawarkan kemanusiaan dalam format yang Tentang jalan tengah atau moderasi ini demikian berlimpah di dalam Al-Quran dan hadits Rasulullah. Moderasi Islam senantiasa menekankan keseimbangan antara duniaakhirat, ruh-jasad, pikir-hati. PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN PERADABAN DAN KEMANUSIAAN Pendidikan Islam pada dasarnya merupakan upaya pembinaan dan pengembangan potensi manusia, agar tujuan kehadirannya di dunia ini sebagai hamba Allah dan sekaligus tugas khalifah Allah tercapai sebaik mungkin. Potensi yang dimaksud meliputi potensi jasmaniah dan potensi rohaniah seperti akal, perasaan, kehendak, dan potensi rohani Dalam wujudnya, pendidikan Islam dapat menjadi upaya umat secara bersama atau upaya lembaga kemasyarakatan yang memberikan jasa pendidikan bahkan dapat pula menjadi usaha manusia itu sendiri untuk dirinya sendiri. Pendidikan dalam Islam adalah merupakan bagian dari kegiatan dakwah dan kata terakhir ini yang diungkap di Al-QurAan. Ia memberikan suatu model pembentukan kepribadian seseorang, keluarga dan masyarakat. Sasaran yang hendak dicapai ialah terbentuknya akhlak yang mulia, serta mempunyai ilmu yang tinggi dan taat Akhlak yang mulia dimaksud di sini menyangkut aspek pribadi, keluarga dan masyarakat, baik dalam hubungan sesama manusia dan alam lingkungan maupun hubungan dengan Allah pencipta alam semesta . spek horisontal dan aspek vertika. Dari sini diharapkan terwujud muslim intelektual,yang pada gilirannya terwujud dalam akhlak alkarimah sebagai wujud manusia Muslim. Akhlak adalah merupakan salah satu dari aspek pendidikan Islam, di samping aspek keimanan, akliyah, sosial, jasmaniah dan aspek-aspek lain yang dapat menunjang pendidikan Islam itu dapat terlaksana dengan baik. Ajaran Islam sarat dengan ajaran-ajaran moral, amaliah, sosial, baik itu berupa anjuran maupun larangan atau kebolehan yang semuanya kita kenal dengan istilah syariAat Islam. SyariAat Islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan saja, tetapi dididik melalui proses pendidikan. Nabi telah mengajak Ahmad Satori Ismail. AIslam ModeratA Menebar Islam Rahmatan lil Alamain,(Jakarta: Pustaka Ikadi 2. , 22. Abd. Rahman Getteng. Pendidikan Islam dalam Pembangunan, (Ujung Pandang: Yayasan al-Ahkam, 1. , 25. Yusuf. Pendidikan Efektif Agama Islam, (Jakarta : IKIP, 1. , 223. 104 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan orang untuk beriman dan beramal serta berakhlak baik sesuai ajaran Islam dengan berbagai metode dan pendekatan. Pendidikan Islam tidak hanya bersifat teoritis saja, tetapi juga Ajaran Islam tidak memisahkan antara iman dan amal saleh. Oleh karena itu, pendidikan Islam adalah sekaligus pendidikan iman dan pendidikan amal. Istilah pendidikan pada dasarnya berasal dari kata AudidikAy dengan memberi awalan AupeAy dan menambah ahiran AukanAy yang mengandung arti AuperbuatanAy . al, cara dan 26Istilah pendidikan ini pada mulanya berasal dari bahasa Yunani yaitu AupaedagogieAy yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak. Istilah ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan AueducationAy yang berarti pengembangan atau Dalam bahasa Arab, istilah ini sering diterjemahkan dengan AutarbiyahAy yang berarti pendidikan. Dalam diskursus pendidikan Islam, ada beberapa istilah bahasa Arab yang sering digunakan para pakar dalam memberikan definisi Pendidikan Islam, walaupun terkadang dibedakan, namun juga terkadang disamakan yakni al-tarbiyah, al-taAdib dan al-taAlim Sayid Muhammad al-Naquib al-Attas lebih memilih istilah al-taAdib untuk memberikan pengertian pendidikan dibanding istilah lainnya, karena al-taAdib menunjukkan pendidikan untuk manusia saja, sementara istilah al-tarbiyah dan al-taAlim berlaku untuk makhluk lain . Sementara Abdurrahman al-Nahlawi berpendapat bahwa istilah yang paling tepat untuk mendefinisikan pendidikan adalahistilah al-tarbiyah. 29Sedangkan tokoh pendidikan lainnya. Abdul Fattah Jalal berpendapat lain bahwa al-taAlim merupakan istilah yang lebih tepat untuk memberikan definisi pendidikan. Peradaban (Hadhariya. Peradaban bagian-bagian teknologi,seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan yang sangat luas, saatpengertian itu ditarik menjadi pengertian umum peradaban yakni bagian dari Zakiah Daradjat. Ilmu Pendidikan Islam. Cet. II. ,(Jakarta : Bumi Aksara, 1. , 28. WJS Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai Pustaka,1. ,250. Ramayulis. Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta : Kalam Mulia, 2. ,1. Syekh Muhammad Naquib al-Attas. The Concept of Education in Islam, yang diterjemahkan oleh Haidar Baqir dengan judul. Konsep Pendidikan Islam. Suatu Kerangka Fikir Pembinaan Filsafat Pendidikan Islam, (Bandung: Mizan, 1. , 75. Abdurrahman al-Nahlawi. Ushul al-Tarbiyah al-Islamiyyat wa Ashalibiha, yang diterjemahkan oleh Shihabuddin dengan judul Pendidikan Islam di Rumah. Sekolah dan Masyarakat, (Jakarta: Gema Insani Press, 1. , 20. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 105 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan kebudayaanyang bertujuan untuk memudahkan dan mensejahterahkan hidup. 31 Peradaban juga sebagai aktivitas lahir yang biasa dipakai untuk menyebut bagian dan unsurdari kebudayaan yang halus, maju dan indah seperti: kesenian, ilmu pengetahuan, adat,sopan santun dalam pergaulan dan kepandaian menulis. Para ahli telah memberikan definisi tentang makna peradaban, antara lain sebagai berikut: Bierens De Hann, memberikan pengertian tentang makna peradaban adalah seluruh kehidupan sosial,politik, ekonomi dan teknik. Adapun Oswald Spengl, mengatakan bahwa peradaban ialah kebudayaan yang sudah tidak tumbuh lagi sudah mati. Sedangkan Koentjaningrat, menjelaskan definisi peradaban adalah bagian-bagian kebudayaan yang halus dan indah seperti kesenian. Dari pendapat para ahli diatas dapat penulis simpulkan bahwa peradaban dapat diartikan suatu istilah yang digunakan untuk menyebutkan bagian-bagian atau unsur-unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah, dan maju. Manusia dan peradaban adalah hal yang tidak bisa terpisahkan karena manusia itu memiliki cipta, rasa, dan karsa. Cipta, rasa, dan karsa itu akan menimbulkan perkembangan pengetahuan yang berasal dari suatu budaya. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaaruhi oleh banyak faktor antara lain: pendidikan, kemajuan teknologi, dan ilmu pengetahuan. ISLAM SEBAGAI MISI AGAMA RAHMATAN LIL AoALAMIN Islam hadir di tanah Arab dengan misi memperbaiki tata kehidupan manusia menuju arah yang lebih baik, menegakkan hukum secara adil, memberangus segala bentuk penindasan dan menjamin kehidupan yang sejajar bagi seluruh umat manusia, apapun warna kulit dan latar belakang statusnya. Dalam kata lain. Islam adalah moralitas terbaik bagi umat manusia menuju kehidupan yang aman,damai dan sejahtera. Moralitas Islam begitu nampak dalam berbagai ajaran, nilai, dan hukum yang tersurat dalam al-Qur. an dan Hadits. Pada keduanya bisa menemukan berbagai kemuliaan Islam, keagungan hokum Allah sebagai satu-satunya aturan yang harus kita taati dan patuhi. Islam adalah berkah bagi seluruh manusia tanpa Abdul Fattah Jalal. Min Ushul al-Tarbiyah fi al-Islam, yang diterjemahkan oleh Hery Noer Aly dengan judul. Azas-Azas Pendidikan Islam (Bandung: Diponegoro, 1. , 75. Abdul Karim. Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam, (Yogyakarta: Pustaka BOOKPublisher, 2. , 88. 106 Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan Kita mengetahui bahwa peran utama Nabi Muhammad Saw adalahpembawa Dengan demikian maka logikanya adalah bahwa pengikut Nabi Muhammad Saw pun harus menjadi pelopor perdamaian. Hal itu perlu diungkapkan mengingat keberadaan sejumlah masyarakat kita, bangsa Indonesia ini bahkan di luar Indonesia yang mengaku dirinya sebagai pengikut Nabi Muhammad Saw, namun nyatanya telah terseret baik sadar maupun tidak ke dalam kancah Diantara kekacuan,kerusuhan, anarkisme, pembomandi tempat umum dan rumah ibadah,unjuk rasa yang merusak danbahkan menghilangkan nyawa,pungli, korupsi, kolusi, sogok, kronisme, dan Semua perilaku negatif ini telah menjadi akar penderitaan dan sangat merugikan bangsa kita. Lebih dari itu, ia telah merusak kehidupan damai yang kita semua cita-citakan dan perjuangkan. Islam sebagai the way of life merupakan ajaran yang memberikan petunjuk, arah dan aturan-aturan . pada semua aspek kehidupan manusia guna memperoleh kebahagian di dunia dan akhirat. Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa Hablu mina Allah dan hablu minannas mungkin dasar yang harus dipegangi dalam beragama, khususnya Islam. Selain menjalin hubungan dengan sang pencipta. Allah, dengan sesempurna mungkin terutama lewat ibadah mahdah, manusia juga dituntut menjalin hubungan secara baik dengan sesamanya. Dengan demikian, apapun orang itu golongannya dalam Islam dan apapun keyakinan agamanya haruslah dihormati dan berusaha sepenuhnya untuk menjalin interaksi yang baik dengan mereka. PENUTUP Moderasi Islam adalah sebuah pandangan atau sikap yang selalu berusaha mengambil posisi tengah dari dua sikap yang berseberangan dan berlebihan sehingga salah satu dari kedua sikap yang dimaksud tidak mendominasi dalam pikiran dan sikap seseorang. Dengan kata lain seorang muslim moderat adalah muslim yang memberi setiap nilai atau aspek yang berseberangan bagian tertentutidak lebih dari hak yang semestinya. Karena manusiasiapapun iatidak mampu melepaskan dirinya dari pengaruh dan bias baik pengaruh tradisi, pikiran, keluarga, zaman dan tempatnya, maka ia tidak mungkin merepresentasikan atau mempersembahkan moderasi penuh dalam dunia nyata. Yang mampu melakukan hal itu Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1 . , 2020 107 Moderasi Islam: Untuk Peradaban dan Kemanusiaan adalah hanya Allah. Dari pengajaran nilai-nilai moderasi Islam diharapkan dapat mewujudkan peradaban dan kemanusiaan diharapkan akan lahir sosok yang berwawasan moderat yang mempunyai karakter humanis, toleran, inklusif sesuai dengan ajaran Islam yang utama yaitu sebagai rahmat lil Aalamin. DAFTAR PUSTAKA