JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. 2 ,Desember 2024, pp. p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2621-6248 . DOI: 10. 51903/kompak. http://journal. id/index. php/kompak Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih UMKM Kopikir Coffee di Kota Malang Nina Imroatul Chasanah1. Aditya Hermawan2 Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Jl. Rembuksari No. 1A Malang, . 478877, e-mail: 19xa6nina@gmail. Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Jl. Rembuksari No. 1A Malang, . 478877, e-mail: Adityahermawan82@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received 30 Agustus 2024 Received in revised form 2 Oktober 2024 Accepted 10 November 2024 Available online 1 Desember 2024 ABSTRACT This study aims to identify whether there is an impact of operational costs on the net profit of Kopikir Coffee shops. This research is included in the category of quantitative The research was carried out at the Kopikir Coffee shop on Sudimoro Street. Lowokwaru District. Malang. East Java. The population of this study is all monthly financial statements of Kopikir Coffee. The number of research samples is 48 data, with data criteria that present complete monthly financial statements for the 2019-2023 period. The data used in this study comes from secondary sources in the form of monthly financial statements owned by Kopikir Coffee. The data collection mechanism applied in this analysis involves literature study, observation, and documentation. The data analysis method applied in this study is a simple linear regression model. Based on the results of the hypothesis test, operational costs have an influence and a negative relationship on net profit. The operational costs carried out in Kopikir Coffee store activities are high so that the achievement of profits will decrease. So the result of this research is that operational costs have an effect and are significant on the net profit of the Kopikir Coffee shop. Keywords: Operational Costs. Net Profit Pendahuluan UMKM adalah sektor ekonomi yang sangat penting dan strategis. Keberadaan UMKM memainkan peran krusial dalam memperkuat perekonomian Indonesia, yang terlihat dari tingginya penyerapan tenaga kerja di sektor ini. Pemerintah Indonesia telah memberikan fokus khusus kepada UMKM dengan mendirikan Kementerian Koperasi dan UKM untuk memberikan bimbingan dan peluang pengembangan. Pada tahun 2023, jumlah pelaku bisnis UMKM tercatat sekitar 66 juta, dan sektor ini juga menyerap sekitar 117 juta pekerja domestik, mencakup 97% dari total tenaga kerja di Indonesia. Bisnis UMKM di sektor makanan dan minuman, seperti kedai kopi, kini sedang berkembang pesat di Indonesia. Saat ini, tren kedai kopi sangat diminati, terutama di kalangan generasi muda. Kafe berfungsi tidak hanya sebagai tempat ngobrol dengan rekan bisnis, tetapi juga sebagai lokasi untuk pertemuan social dan forum diskusi bagi generasi muda. Penjualan kedai kopi mgalami lonjakan, tidak hanya di pinggir jalan, tetapi coffeeshop juga telah merambah ke berbagai pusat perbelanjaan besar. Pesatnya perkembangan di bidang bisnis ini membuat persaingan semakin ketat dan mengharuskan pengusaha kedai kopi untuk meningkatkan Received Oktober 23, 2024. Revised Oktober 2, 2024. November 22, 2024 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n pertumbuhan bisnis atau pengembangan bisnis dengan memanfaatkan peluang yang tersedia dalam kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien, termasuk Kopikir Coffee. Kinerja bisnis adalah peningkatan pendapatan . perusahaan, yang berarti peningkatan volume, pendapatan, laba, dan tenaga kerja yang konsisten terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan . Untuk membuat keputusan yang tepat, perusahaan perlu memahami perkembangan bisnis secara umum, termasuk pengembangan keuangan yang mendukung penggunaan biaya operasional secara efisien. Untuk menentukan biaya pengembangan keuangan, perusahaan harus melakukan analisis data keuangan yang mencakup biaya overhead, administrasi, dan pemasaran. Biaya adalah elemen penting yang perlu dikeluarkan untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan dan meraih keuntungan. Biaya operasional adalah sumber ekonomis untuk mempertahankan dan menghasilkan pendapatan. Biaya ini dipengaruhi oleh aktivitas perusahaan, semakin intensif aktivitasnya, semakin tinggi pula biaya operasionalnya. Semakin maju dan besar sebuah perusahaan, semakin meningkat aktivitas perusahaan. Hal ini menyebabkan kenaikan biaya operasional. Jika perusahaan mampu mengurangi atau meminimalkan biaya operasional mempengaruhi peningkatan laba bersih dan sebaliknya kenaikan biaya operasional mempengaruhi penurunan laba bersih . Laba bersih menjadi tolak ukur suatu keberhasilan usaha yang dijalankan. Laba bersih bukan hanya mencerminkan efesiensi operasional, tetapi juga memberikan gambaran mengenai stabilitas dan potensi pertumbuhan sebuah usaha di masa depan. Lebih dari sekedar angka, laba bersih menggambarkan kemampuan UMKM untuk menghasilkan keuntungan bersih dari operasi Ini berfungsi sebagai dasar untuk banyak keputusan strategi dan sebagai parameter penting dalam penilaian risiko dan peluang sebuah usaha. Dalam dunia bisnis UMKM, laba bersih merupakan sinyal penting yang memberikan informasi berharga mengenai kesehatan dan kinerja Laba bersih memberikan sinyal langsung tentang sejauh mana bisnis mampu menghasilkan keuntungan setelah mengurangi semua biaya dan pajak. Pemilik UMKM dapat menilai efektivitas pengelolaan biaya dan sumber daya melalui laba bersih. Laba bersih yang positif menunjukkan bahwa usaha dalam mengelola biaya dan memaksimalkan pendapatan berjalan dengan baik. Sebaliknya, laba bersih yang negatif bisa menjadi indikasi adanya masalah keuangan atau operasional yang perlu segera dievaluasi dan diperbaiki strategi operasional nya. Oleh karena itu, memahami dan mengelola laba bersih bukan hanya penting bagi para pemilik UMKM, tetapi juga merupakan kunci untuk meraih kesuksesan dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Melalui pengelolaan laba bersih yang efektif. UMKM dapat mengoptimalkan potensi mereka dan menghadapi tantangan bisnis dengan lebih percaya diri. Kopikir Coffee berdiri pada tahun 2018. Kopikir Coffee berlokasi di jalan Sudimoro kota Malang. Dengan berjalannya waktu Kopikir Coffee mulai berkembang. Usaha yang dijalankan mengalami pertumbuhan usaha, hingga pada tahun 2020 Kopikir Coffee membuka cabang nya yang kedua yaitu Kopikir Coffee 2 yang berlokasi di Jalan Raya Tegalgondo kota Malang. Namun pada tahun 2021 Kopikir Coffee 2 mengalami penurunan sehingga pada cabang yang kedua ini pemilik Kopikir Coffee memutuskan untuk menutup cabang yang kedua. Selain itu, berbagai fakta telah didapatkan tentang bisnis kedai Kopikir Coffee memiliki beberapa kelebihan dan masalah. Salah satu aspek menonjol adalah bahwa pemilik bisnis juga berperan sebagai manajer, sehingga semua aspek manajemen, termasuk manajemen sumber daya manusia, keuangan, produksi, dan pemasaran,menjadi tanggung jawab pemilik. Kemudian pada saat proses wawancara dengan pemilik coffeeshop ini peneliti melontarkan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan apa saja yang mempengaruhi dan membuat owner mengabil keputusan untuk menutup cabang kedua mereka, salah satu penyebab pengambilan keputusan itu adalah meledaknya biaya operasional yang mana notabene nya pada saat itu di Indonesia sedang mengalami penerapan pysichal distancing yang disebabkan oleh Covid-19. Sehingga nilai penjualan menurun dan biaya operasional meningkat seperti menggaji karyawan, sewa lahan, bahan baku, dan lain-lainnya. Situasi serupa juga berlaku pada cabang JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 366 Ae373 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 pertama Kopikir Coffee, yang tetap beroperasi dengan baik karena beberapa faktor pendukung. Faktor-faktor tersebut meliputi rendahnya biaya operasional, seperti biaya sewa tempat yang terjangkau, serta ukuran tempat yang tidak terlalu luas sehingga tidak perlu karyawan yang banyak. Dimana biaya sewa Kopikir Coffee 1 sebesar Rp. 000 per tahun sedangkan sewa Kopikir Coffee 2 sebesar Rp. Dan karyawan pada Kopikir Coffee 1 sebanyak 6 orang sedangkan pada Kopikir Coffee 2 sebanyak 7 orang, dimana biaya gaji perorang sebesar Rp. 000 per tahun sehingga biaya gaji yang dikeluarkan oleh Kopikir Coffee 1 sebesar Rp. 000 sedangkan pada Kopikir Coffee 2 sebesar Rp. Dari gambaran kecil inilah dapat dilihat bahwa faktor yang menyebabkan gagal berkembangnya cabang kedua Kopikir Coffee yaitu biaya operasional, sehingga dapat ditarik suatu conclusi bahwa biaya operasional menjadi faktor penting dalam berkembangnya suatu UMKM. Seiring dengan fenomena diatas, telah banyak penelitian yang dilakukan terkait permasalahan ini. Diantaranya ada Mulyana & Muslih . fenomena pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Berikutnya Suzan & Siallagan . meneliti perusahaan - perusahaan sub sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017 Ae 2019. Sari & Munandar . PT Mayora Indah Tbk tahun 2011-2020. Yuli & Muniarty . dan Casmadi & Azis . terhadap PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. Penelitian Rahmawati & Kosasih. meneliti perusahaan manufaktur sub sektor logam dan sejenisnya yang terdaftar di BEI 2014 Ae 2018. Penelitian Sasongko et al. pada UMKM Lima Sarana Bersih Kota Malang. Sandi & Sari . pada Foresthree Coffee Tulungagung,Putri et al. pada Jamu Dapoer Niswah Kecamatan Medan Marelan, dan Sampurno . Industri Pembuatan Tahu kampung Sidomulyo Lampung Tengah. Dengan latar belakang permasalahan yang muncul di atas dan perbedaan hasil peneliti sebelumnya, dan objek yang diamati oleh peneliti sebelumnya dari beragam sektor, perusahaan dan UMKM, menarik peneliti untuk meneliti dan membentuk karya ilmiah dengan tajuk AuPengaruh Biaya Operasional terhadap Laba Bersih UMKM Kopikir Coffee di Kota MalangAy. Tinjauan Pustaka 1 Signalling Theory Teori sinyal adalah suatu konsep yang menjelaskan bagaimana pihak pengirim . emilik informas. menyampaikan sinyal atau isyarat kepada pihak penerima . ihak internal dan eksterna. Teori sinyal dapat membantu dalam memahami ketidakseimbangan informasi manajemen perusahaan dengan pihak yang memiliki kepentingan terhadap informasi tersebut. Sinyal ini merupakan berita yang mencerminkan kondisi perusahaan dan dapat dimanfaatkan oleh pihak Hubungan antara teori sinyal dengan biaya operasional terhadap laba bersih terletak pada bagaimana mengelola biaya yang efektif tidak hanya meningkatkan laba bersih secara langsung, tetapi juga berfungsi sebagai sinyal positif kepada pasar mengenai Kesehatan finansial Perusahaan. Pengelolaan biaya operasional yang efisien, dapat mengurangi pengeluaran dan meningkatkan laba bersih, yang mencerminkan kemampuan manajerial dan efisiensi operasional yang baik. 2 Biaya Operasional Biaya operasional adalah faktor penting bagi bisnis karena semua aktivitas sangat terkait dengan biaya tersebut, sehingga perusahaan harus mampu mengendalikan biaya yang keluar. Biaya operasional adalah total pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas selain operasi produksi, yang mencakup biaya administrasi umum serta biaya untuk pembelian barang atau jasa . Menurut . unsur biaya operasional dalam perusahaan dagang atau jasa yaitu, biaya tenaga kerja, gaji, komisi, bonus, tunjangan, serta biaya administrasi umum, iklan, promosi, asuransi, dan perawatan bangunan, mesin, kendaraan, serta peralatan. Dengan mengerti unsurunsur biaya operasional ini secara efektif, perusahaan dapat mengendalikan biaya dan mengolah JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 366 Ae 373 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n sumber daya lebih baik, sehingga menunjang operasi untuk mendapat keuntungan bersih yang optimal serta memastikan keberlangsungan perusahaan dari tahun ke tahun. 3 Laba Bersih Pertumbuhan atau perkembangan perusahaan dapat diukur dengan melihat pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan karyawan, keuntungan yang lebih tinggi, dan peningkatan nilai aset . Berasaskan pernyataan di atas, perkembangan UMKM dapat dilihat dari sisi kenaikan atau penurunan laba bersih. Keuntungan bersih menggambarkan sisa pengurangan keuntungan dan biaya pengeluaran yaitu mencakup beban perusahaan selama rentang waktu tertentu, terliput pajak . Laba sangat krusial untuk keberlangsungan perusahaan serta merupakan sumber utama untuk perkembangan jangka panjang . 4 Kerangka Konseptual Gambar 1. Kerangka Penelitian Penting untuk menggunakanan biaya dengan tepat dan efektif, agar perusahaan mendapatkan laba yang diharapkan. Produk yang dibuat perusahaan melewati tahap produksi yang lama dan perlu sampai ke pembeli melewati sejajar kegiatan yang saling mendukung. Jika pengeluaran biaya operasional tinggi, laba Perusahaan cenderung rendah. Sebaliknya, jika biaya operasional rendah, keuntungan yang diterima perusahaan akan lebih tinggi . Teori tersebut sesuai penelitian . membuktikan biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Bersumberkan kerangka konseptual dan penjabaran diatas hipotesis dari penelitian bagai berikut H1 : Biaya operasional berpengaruh dan signifikan terhadap laba bersih UMKM Kopikir Coffee Malang. Metode Penelitian Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif, yakni uji teoritis mengaplikasikan angka untuk mengukur variabel penelitian dan menerapkan metode statistik dalam menganalisis data. Lokasi penilitian dilakukan di kedai Kopikir Coffee di jalan Sudimoro kecamatan Lowokwaru. Malang. Jawa Timur. Dalam penelitian ini populasinya seluruh laporan keuangan bulanan Kopikir Coffee sejak awal berdiri. Sampel penelitian ini diperoleh berdasarkan kriteria laporan keuangan lengkap selama periode 2019-2023, sehingga menghasilkan 48 data. Data yang dikenakan penelitian ini adalah data sekunder yang berwujud laporan keuangan bulanan dari kopikir coffee. Pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian, yakni kepustakaan, observasi, dan dokumentasi. Pengukuran variabel di dalam penelitian ini tertera dalam tabulasi dibawah ini : Tabel 1 Pengukuran Variabel Variabel Pengukuran Sumber Biaya Operasional Biaya Operasional = Biaya penjualan Biaya administrasi umum . Laba Bersih Laba Bersih = Laba kotor Ae Biaya operasional Ae Biaya pajak Penelitian ini menerapkan teknik regresi linier sederhana. Teknik ini dipergunakan untuk menentukan hubungan matematis dalam wujud persamaan antara satu variabel independen dan satu variabel dependen. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 366 Ae373 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Hasil dan Pembahasan 1 Uji Normalitas Pengujian normalitas dipergunakan memeriksa hasil nilai residual dari penganalisisan regresi terdistribusi secara normal atau tidak. Hasil pengujian normalitas penelitian ini pada biaya operasional . dan laba bersih . memiliki nilai signifikansi 0,200 > 0,05. Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel penelitian terdistribusi normal, sebab nilai signifikansi dari masingmasing variabel lebih besar dari 0,05. Berdasarkan itu, data penelitian dianggap layak. 2 Uji Linearitas Uji linearitas merupakan alat hitung yang digunakan untuk menentukan apakah ada hubungan linear antara variabel dependen dan variabel independen. Menurut hasil pengujian linearitas nilai signfikansi 0,963 > 0,05. Dengan demikian, dapat dikonklusikan ditemukan korelasi yang linear diantara biaya operasional dan laba bersih. 3 Uji Regresi Linear Sederhana Untuk menentukan bagaimana biaya operasional mempengaruhi menggunakan regresi linear sederhana. Berikut hasil penganalisisan data : Tabel 2 Hasil Uji Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Model Unstandardized Standardiz Coefficients Sig. Coefficient (Constan. Std. Error Biaya Beta Operasional Dependent Variable: Laba Bersih Sumber : hasil olah data, 2024 Tabulasi diatas membuktikan bahwa nilai konstanta dan koefisien regresi bisa dijelaskan melalui rumus persamaan berikut : Y = 88379143,724 (-1,. Dari persamaan diatas maka dapat diambil kesimpulan : Nilai konstanta a senilai . sebesar 88379143,724 bermakna apabila tidak ada perubahan biaya operasional lebih dahulu, maka laba bersih tetap mempunyai nilai sama sebesar 88379143,724. Koefisien regresi untuk variabel biaya operasional adalah Ae1,736. Ini berarti setiap biaya operasional naik 1%, laba bersih turun sebesar 1,736. Koefisien negatif menunjukkan pengaruh negatif antara variabel biaya operasional dan laba bersih. Sebaliknya, laba bersih akan meningkat, apabila biaya operasional turun. 4 Koefisien Determinasi (R. Tabel 3 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model R Square Adjusted R Std. Error of Square the Estimate JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 366 Ae 373 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Predictors: (Constan. Biaya Operasional Sumber : hasil olah data, 2024 Bersumber pada tabulasi 5, nilai R Square (R. adalah 0,630. Menunjukkan variabel biaya operasional (X) dapat mempengaruhi laba bersih sebesar 63%, sedangkan 37% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian yang telah dilakukan. 5 Uji Hipotesis Parsial (Uji . Uji hipotesis merupakan tes untuk memahami sejauh mana variabel independen secara individual memengaruhi variasi variabel dependen. Tabel 4 Hasil Uji Hipotesis Coefficientsa Model Unstandardized Standardiz Coefficients Sig. Coefficient (Constan. Biaya Std. Error Beta Operasional Dependent Variable: Laba Bersih Sumber : hasil olah data, 2024 Berasaskan hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai t hitung -8,850 > ttabel 2,012 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, bermakna biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih pada Kedai Kopikir Coffee. Pengaruh Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Berasaskan hasil uji hipotesis ditemukan bahwa biaya operasional berpengaruh dan signifikan terhadap laba bersih kedai Kopikir Coffee yang berarti hipotesis diterima. Temuan negatif dalam penilitian ini mengindikasikan bahwa seiring dengan peningkatan biaya operasional dalam aktivitas kedai, jumlah laba yang tersedia untuk digunakan akan menurun. Hal ini karena peningkatan aktivitas kedai menyebabkan peningkatan biaya operasional kedai, yang pada gilirannya berdampak negatif pada tingkat laba. Menurut teori sinyal, biaya operasional yang tinggi memberikan sinyal kepada pemiliki kedai bahwa pengelolaan biaya operasional pada kedai masih belum efisien sehingga membuat laba kedai akan berkurang atau menurun. Dilihat dari laporan keuangan kedai, biaya operasional tinggi terdapat pada biaya perawatan dan biaya promosi kedai. Pemilik kedai perlu memperhatikan dan mengelola biaya tersebut agar pengeluaran tetap efisien dan memberikan hasil yang maksimal. Untuk menghindari pengeluaran besar pada biaya perawatan, pemilik kedai bisa melakukan pemeliharaan berkala untuk menghindari kerusakan besar dan perbaikan yang mahal, serta menginvestasikan kedalam peralatan yang tahan lama dan Untuk biaya promosi pemilik menggunakan live music setiap hari kecuali hari minggu dan kurang aktif dalam penggunaan media sosial, saran dari peneliti untuk live music bisa diadakan di hari tertentu yang biasa banyak pengunjung dan lebih aktif menggunakan pemasaran digital dan media sosial yang lebih murah dan efektif. Hal ini menjelaskan bahwa penekanan biaya operasional seefisien mungkin sesuai kebutuhan kedai, laba bersih akan meningkat. Namun perlu diwaspadai juga penekanan biaya operasional yang terlalu tinggi dapat mengganggu kegiatan JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2024 : 366 Ae373 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 operasional sehingga menyebabkan tidak dapat maksimal dan menyebabkan penurunan laba Temuan dalam penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya, yaitu oleh . bahwa biaya operasional memiliki dampak negatif terhadap laba bersih. Bahwa biaya operasional tinggi akan membuat laba bersih menurun. Hal ini disebabkan karena dalam rekapitulasi laba rugi, biaya operasional yang tinggi akan menyusutkan keuntungan atau memperbanyak kerugian kedai. Oleh karena itu, semakin tinggi biaya operasional, semakin kecil keuntungan yang diterima, sedangkan sebaliknya, bila biaya operasional rendah, maka keuntungan yang diciptakan akan semakin besar. Kesimpulan Berdasarkan tujuan penelitian, bahwa variabel independen biaya operasional konsisten dengan dugaan yang dikemukakan peneliti, yaitu biaya operasional memiliki pengaruh dan signifikan terhadap laba bersih kearah negatif. Sehingga dikonklusikan bahwa biaya operasional berpengaruh dan signifikan terhadap laba bersih kedai Kopikir Coffee. Arah negatif bermakna semakin kecil penggunaan biaya operasional, semakin besar keuntungan yang diterima oleh kedai Kopikir Coffee. Diperlukan pemahaman yang baik tentang pengelolaan biaya operasional oleh pemilik kedai akan berdampak positif pada peningkatan laba bersih kedai tersebut. Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti dapat menyarankan bagi pemilik kedai sebaiknya menggunakan biaya operasional seefisien mungkin sesuai kebutuhan kedai supaya memperoleh laba yang besar dan perhatikan nilai-nilai biaya yang keluar. Dikarenakan terdapat keterbatasan pada penelitian ini, diharapkan untuk peneliti berikutnya bisa menambah variabelvariabel penelitian yang memengaruhi laba bersih dan memperluas objek penelitian, seperti seluruh UMKM yang berada di kota Malang atau di kota lain dan masih banyak objek yang lain. Karena terdapat banyak faktor internal dan eksternal lainnya yang bisa memengaruhi laba bersih dan bisa menggunakan metode yang berbeda. Referensi