Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 ANALISIS TINDAK TUTUR LOKUSI. ILOKUSI PADA WHATSAPP GRUP SKRIPSI MAHASISWA P-BSI 2024 Lili Suryaningsih1. Satria Irawan2. Anggun3 1Dosen STKIP Yapis Dompu, 2,3 Mahasiswa STKIP Yapis Dompu liliedaelilu@gmail. (Naskah Masuk : 28 Desember 2024, diterima untuk diterbitkan : : 30 Desember 2. Abstrak : Menganalisis tindak tutur menarik untuk mengkaji ujaran di program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia,STKIP Yapis Dompu. Umumnya penelitian yang dilakukan di sini adalah tentang kebudayaan, kebahasaan lainya dan pendidikan. Kemudian analisis tindak tutur ini memperkaya penelitian di STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tuturan menurut jenis tindak tutur yang dilakukan oleh mahasiswa P-BSI dan mendeskripsikan fungsi tuturan. Objek penelitian ini adalah Grup skripsi mahasiswa skripsi 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang dilakukan dapat diklasifikasikan menjadi tindak lokusi, tindak ilokusi, tindak tutur literal, tindak tutur nonliteral, tindak tutur langsung, dan tindak tutur tidak langsung. Fungsi tuturan yang dilakukan adalah menyatakan, menyarankan, membual, mengeluh, mengklaim, dan sebagainya. Kata Kunci: Tindak Tutur. Ujaran. Deskriptif Kualitatif Abstract : Analyzing interesting speech acts to study utterances in the Indonesian language and literature education study program. STKIP Yapis Dompu. Generally the research carried out here is about culture, other languages and education. Then this speech act analysis enriches research at STKIP Yapis Dompu. This research aims to analyze speech according to the types of speech acts carried out by P-BSI students and describe the function of speech. The object of this research is the 2024 thesis student This research is a qualitative descriptive research. The results of the research show that the utterances made can be classified into locutionary acts, illocutionary acts, literal speech acts, nonliteral speech acts, direct speech acts, and indirect speech The function of speech carried out is stating, suggesting, boasting, complaining, claiming, and so on. Keywords: Speech Acts. Utterances. Qualitative Descriptive PENDAHULUAN Perkembangan linguistik yang cukup pesat menyebabkan munculnya sebuah perspektif baru dalam menangani kasus tentang kebahasaan. Perspektif baru ini kemudian menciptakan sebuah cabang ilmu baru yang dikenal dengan sebutan Sesuai dengan pendapat Levinson . alam Yuniseffendri, 2. , pragmatik dikatakan sebagai studi yang membahas hubungan antara bahasa dan konteks yang menjadi dasar pengertian bahasa. Levinson juga menganggap pragmatik sebagai sebuah kajian tentang kapabilitas pengguna bahasa atau penutur dalam menghubungkan kalimat dengan konteks yang tepat. Secara sederhana, pragmatik dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang kajian tindak Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 Kajian linguistik yang dikenal sebagai pragmatik ini meneliti mengenai makna penutur kepada mitra tutur dan untuk mengungkapkan tujuan atau pesan pembicara dengan benar serta tepat pada lawan bicara maka komunikasi harus efektif dan efisien. Yuliantoro . 0: . berpendapat bahwa pragmatik merupakan studi mengenai maksud atau makna pembicara, makna berdasarkan situasi, dan makna yang dikomunikasikan oleh pembicara kepada lawan bicara yang akibatnya lebih banyak berkaitan dengan analisis tentang makna atau pesan dari penutur yang dimaksud kepada mitra tutur. Adapun kajian pragmatik memiliki banyak teori yang salah satunya terkait dengan tindak tutur. Teori tindak tutur atau speech act membahas mengenai hubungan antara ujaran penutur dan tindakan penutur untuk menentukan makna bahasa. Konsep tindak tutur melibatkan pembicara, pendengar atau pembaca, dan topik Tindak tutur juga terdiri dari tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi. Tindak tutur lokusi digunakan untuk menyatakan atau menjelaskan sesuatu yang mudah dipahami oleh lawan bicara. Termasuk arti kata, frasa, dan kalimat yang sesuai dengan arti kataatau kalimat itu sendiri. Tindak tutur ilokusi bertujuan untuk memberikan informasi, melakukan sesuatu, dan menyampaikan maksud dan daya tuturnya. Sedangkan tindak tutur perlokusi memiliki pengaruh atau efek pada orangyang mendengarkannya atau menerima pesan tersebut dari ujaran penutur (Kurniawati, 2021: 4-. , v Sarle dalam Rusminto . mengemukakan bahwa tindak tutur adalah teori yang mencoba mengkaji makna bahasa yang didasarkan pada hubungan tuturan dengan tindakan yang dilakukan oleh penuturnya. Kajian tersebut didasarkan pada pandangan bahwa . tuturan merupakan sarana untuk berkomunikasi dan tuturan baru memiliki makna jika direalisasikan dalam tindak komunikasi nyata, misalnya membuat pernyataan, pertanyaan, perintah dan permintaan. Dengan demikian, tindakan tindakan merupakan karakteristik tuturan dalam komunikasi. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa tindak tutur adalah teori yang mengkaji makna bahasa yang didasarkan pada hubungan tuturan dengan tindakan yang dilakukan oleh penutur kepada mitra tuturnya dalam berkomunikasi, artinya tuturan baru bermakna jika direalisasikan dalam tindakan komunikasi nyata. Tindak tutur memiliki media yang beraneka ragam untuk berkomunikasi. Media tersebut seperti halnya yaitu tuturan dari grup whatsapp. Grup Whatsapp yang dimaksud adalah grup skripsi mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia merupakan sarana mahasiswa untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan skripsi. Dalam penelitian ini, penulis tertarik untuk menganalisis tindak tutur ilokusi dan perlokusi dalam grup whatshapp skripsi Mahasiswa P-BSI. METODE PENELITIAN Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis tindak tutur Grup skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan pragmatik digunakan sebagai pendekatan teori pada penelitian yang menganalisis tindak tutur mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sedangkan pendekatan Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 metodologis menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Sukmadinata . menjelaskan bahwa pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan mengungkapkan . o describe and to explor. serta menggambarkan dan menjelaskan . o describe and to explai. John W dan Best pada Sukmadinata . menyatakan bahwa pendekatan deskriptif tidak berhenti pada pengumpulan data, pengorganisasian, analisis dan penarikan interpretasi serta penyimpulan tetapi dilanutkan dengan perbandignan, mencari kesamaan dari perbedaan- perbedaan dan hubungan kausal dalam berbagai hal. Instumen pada peneltian ini adalah peneliti sendiri atau human instrument sebagai perencan, pelaksana, pengambil data, penganalisis, penafsir sekaligus pelapor hasil penelitian serta aplikasi pesan whatsapp sebagai alat untuk merekam dan menyimpan pesan HASIL DAN PEMBAHASAN Austin . pada buku Pragmatic and Discourses karya Cutting . mendeskripsikan Tindak Tutur (Speech Ac. as the actions performed in saying Speech Act Theory said that the action performed when an utterance is produced can be analysed on three different levels . octionary, illocutionary and perlocutionary speech act. Dengan kata lain tindak tutur adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan mengatakan sesuatu. Teori Tindak Tutur menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan ketika sebuah tuturan diihasilkan dapat dianalisis dengan kategori- katergori yang berbeda (Tindak Tutur Lokusi. Ilokusi dan Perlokus. Selanjutnya Etikasari . menjabarkan penlitiannya tentang tindak tutur direktif yang telah dianalisis dan menghasilkan tuturan dengan fungsi suruhan, memerintah, meminta, ajakan desakan, larangan, menyarankan dan bujukan. Berkaitan dengan tuturan, ada tiga macam tindakan yang diungkapkan oleh Austin . Pertama, tindak tutur lokusi yaitu tindak tutur yang mengucapkan sesuatu kata dan kalimat dengan makan yang terdapat pada kamus dan menurut kaidah Kata dan kalimat dituturkan sesuai dengan informasi tuturan. Kedua, tindak tutur lokusi adalah tindak tutur yang memiliki maksud yang terkait dengan siapa yang bertutur, siapa mitra tutur, kapan dan di mana terjadi tindak tutur yang menimbulkan sesuatu pada pikiran pembaca. Ketiga, tindak tutur perlokusi yaitu tindak tutur untuk memengaruhi mitra tutur yang mengakibatkan mitra tutur untuk melakukan sesuatu. Terdapat lima golongan tindak tutur Ilokusi yang memiliki fungsi komutatif menurut Searle pada Ekawati . Kelima golongan tindak tutur ilokusi sebagai Tindak Tutur Asertif (Assertive. adalah tindak ilokusi yang berhubungan dengan kebenaran proposisi yang diungkapkan, misalnya menyatakan . , menyarankan . , membual . , mengeluh . , dan mengklaim . Tindak Tutur Direktif (Directive. adalah tindak ilokusi yang bertujuan agar lawan tutur melakukan tindakan tertentu. Yule menambahkan . 6: . , tindak tutur Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. Desember 2024 e-ISSN: 2962-8695 direktif adalah jenis tindak tutur yang dipakai oleh penutur untuk menyuruh orang lain melakukan sesuatu seperti memesan . , memerintah . , memohon . , menasehati . , merekomendasi . Ciri yang dimiliki tuturan direktif adalah adanya suatu tindakan yang dilakukan oleh mitra tutur setelah mendengarkan tuturan itu. Tindak Tutur Ekspresif (Expressiv. adalah merupakan tindak-tutur yang menyatakan perasaan pembicaranya meliputi tuturan berterima kasih . , memberi selamat . , meminta maaf . , menyalahkan . , memuji . , dan berbelasungkawa . Tindak Tutur Komisif (Commissive. yaitu tindak tutur yang terkait dengan hal yang akan dilakukan. Yule . menambahkan bahwa komisif adalah jenis tindak tutur yang dipahami oleh penutur untuk mengikatkan dirinya terhadap tindakan-tindakan di masa yang akan dating seperti berjanji . , bersumpah . , dan menawarkan sesuatu . Tindak Tutur Deklarasi (Declaratio. adalah tindak tutur yang mengandung kesesuaian antara isi proposisi dan realitas. Yule . menambahkan tuturan deklasari dapat mengubah dunia melalui tuturan meliputi tuturan berpasrah . , memecat . ismissing, membabtis . , memberi nama . , mengangkat . , mengucilkan . , dan menghukum . Yule . menyatakan pemilahan tindak tutur dapat dibuat berdasarkan strukturnya yaitu deklaratif, interogatif dan imperative yang berfungsi sebagai pernyataan, pertanyaan, perintah atau permohonan. Setiap struktur tersebut memiliki indikator untuk memudahkan dalam menganalisis tuturan. Berikut tabel yang diadaptasi dari Banondari . Table 1 Jenis Tindak Tutur. Kategori dan Indikator Jenis Tindak Tutur Kategori Lokusi Berita Tanya Perintah Ilokusi Asertif Direktif Ekspresif Komisif Perlokusi Deklaratif Indikator Tuturan yang meliputi pemberitahuan atau informasi kepada mitra tutur Tuturan yang meliputi menanyakan informasi kepada mitra tutur Tuturan yang meliputi memerintah mitra tutur untuk melakukan sesuatu Tuturan yang mengikat penuturnya tentang kebenaran proposisi yang diekspresikan Tuturan yang dapat memunculkan efek melalui tindakan si penutur Tuturan yang mengekspresikan sikap psikologis penutur terhadap mitra tutur Tuturan yang digunakan untuk bentuk tutur yang berfungsi untuk menyatakan janji atau Tuturan yang berdampak pada perubahan Memberikan pengaruh fakta seperti kesesuaian isi tuturan dengan kenyataan Tuturan yang ada efek atau daya pengaruh setelah penutur berkomunikasi dengan mitra tutur Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. September 2022 e-ISSN: 2962-8695 Penelitian tindak tutur ini meliputi tuturan tulisan yang dijadikan sebagai data peneliti adalah percakapan yang dilakukan oleh Grup Skripsi Mahasiswa P-BSI 2024 pada media sosial Whatsapps. P-BSI memiliki group yang bernama AuSkripsi 2024Ay. Melalui group ini, peneliti menganalisis tuturan pada group tersebut. Pada group tersebut, peneliti menemukan beberapa tuturan yang dapat diklasifikasikan pada beberapa jenis tindak tutur ataupun satu tuturan dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis tindak tutur. Tindak Tutur Lokusi Pada jenis tuturan Lokusi, ada tiga kategori tuturan yaitu kategori berita, tanya dan perintah tuturan. JUDUL : WORKSHOP PENYELESAIAN SKRIPSI Tuturan : AuBesok bisa dilist para peserta. Ay . Konteks dan situasi tuturan tentang workshop penyelesaian skripsi yang diselenggarakan oleh LPPM STKIP Yapis Dompu. Acara tersebut dihadiri oleh dua belas dosen yang telah terseleksi untuk membimbing judul mahasiswa dan 4 pemateri penyelesaian skripsi. Setelah workshop tersebut, peserta workshop melish salah satu judul dari 3 judul yang telah disiapkan untuk dimintai penjelasan terkait judul yang diajukan. Fungsi tuturan di atas memberikan informasi perihal mahasiswa agar mempersiapkan satu judul yang akan dipresentasikan untuk mengetahui kesiapan dan pengetahuan mahasiswa terkait dengan yang diajukan mulai dari sudah observasi atau tidaknya, relevan dengan pendidikan dan segi kebahasaan atau Tuturan tersebut mengandung informasi yang diberikan kepada mitra Tuturan tersebut merupakan tindak tutur lokusi pada kategori berita. Tindak Tutur Ilokusi Pada tindak tutur ilokusi, ada lima kategori: Asertif. Direktif. Ekspresif. Komisif, dan Deklaratif. Tindak tutur asertif Adalah tuturan yang mengikat penuturnya akan kebenaran proposisi yang Peneliti menemukan tuturan menyatakan . , mengeluh . dan menyarankan . Berikut tuturan yang termasuk pada tindak tutur asertif. JUDUL : WORKSHOP PENYELESAIAN SKRIPSI Tuturan : Aumasih ada yang nda hadir hari ini bagi penerima beasiswa kip? Segera materi pentingAy . Tuturan terkait kegiatan workshop penyelesaian skripsi mahasiswa yang sedang berlangsung. Maksud tuturan tersebut, mahasiswa yang belum hadir saat penyampaian materi penting agar menghadiri sebelum materi penting berlangsung. Materi penting tersebut dikhususkan untuk mahasiswa yang memilih judul dengan jenis penelitian kuantitatif. Sebab materi yang sedang berlangsung tersebbut yaitu Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. September 2022 e-ISSN: 2962-8695 cara menghitung data statistik untuk menyelesaikan dengan aplikasi SPSS. Penerima beasiswa KIP adalah peserta yang diundang pada kegiatan Workshop penyelesaian skripsi. Tuturan Asertif tersebut dikategorikan menyatakan . JUDUL : BIMBINGAN Tuturan : AuYang mau ketemu pak Taufik, mesti tahu pancasila, ketemu bu Lili minimal bawa senyuman heheh. Ay . Konteks dan situasi tutur terkait pertemuan dengan Bimbingan setelah workshop penyelesain skripsi. Tuturan di atas ditujukan untuk mahasiswa agar saat bertemu dengan pak Taufik tahu pancasila maksudnya tahu bersikap, termaksud kesukaanya maksudnya adalah kopi. Juga demikian jika bertemu dengan bu Lili agar bertemu dengannya minimal membawa senyuman maksudnya bekal materi dalam penguasaan judul, tidak membuatnya marah dengan tingkah mahasiswa sehingga membuatnya senang. Tuturan Asertif ini dikategorikan pada menyatakan . Tindak tutur direktif Adalah Tuturan yang menimbulkan efek melalui tindakan sang penutur. Pada tindak tutur ini, peneliti menemukan tuturan yang dikategorikan pada memesan . , merekomendasi . Memerintah . dan memohon . JUDUL : NASI BUNGKUS Tuturan : AuTolong kalau jadi ketemu ibu nanti, belikan dulu nasi bungkus ibu, nanti ibu ganti uangnyaAy : AuSiap ta bu. Ay . Konteks dan Situasi Tutur tersebut antara pembimbing dengan mahasiswa yang akan bimbingan Tuturan tersebut termasuk tindak tutur direktif. Tuturan direktif tersebut dikategorikan memesan . Tuturan diawali dengan meminta tolong untuk dibawakan Nasi Bungkus. JUDUL : MENCOBA BEASISWA PENELITIAN Tuturan : AuAssalamualaikum yang kemarin belum ikut di rekrut beasiswa penelitian, silahkan ikut. Proposal yang kemarin dinyatakan layak silakan dijilid dan masukan dengan permohonan pembiayaan skripsi oleh Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS). Ay : AuSepertinya ini rangkaian menuju kompetisi penelitian. Saran saya langsung eksekusi aja. Kirim proposal selain yang kemarin yang tidak memenuhi syarat. Ay . Konteks dan Situasi tutur terkait berita tentang pencobaan beasiswa daerah yang dianggarkan oleh BAZNAS untuk mahasiswa semester akhir. Tuturan tersebut termasuk tindak tutur Ilokusi dan dikategorikan pada tuturan direktif . erekomendasi/recommendin. Kaprodi yang awalanya menyarankan bagi Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran (JUNDIKMA) Vol. No. September 2022 e-ISSN: 2962-8695 mahasiswa yang belum mengjukan proposal penelitian ke kaprodi untuk mengajukan kepada BAZNAS Daera Dompu. Kemudian beliau menyarakan bagi yang sudah mengajukan namun tidak memenuhi syarat agar syaratnya dipenuhi supaya dapat mengirim proposal ke BAZNAS dengan versi yang berbeda. Tindak tutur ekspresif JUDUL : INFORMASI WORSHOP Tuturan : AuTerima kasih bu. Alhamdulillah dapat mengikuti workshop penyelesaian skripsiAy . JUDUL : INFORMASI JUDUL YANG LOLOS Tuturan . : AuTerima kasih bu, doakan kami semoga dilancarkanAy . JUDUL : TINDAKLANJUTI PENENTUAN PEMBIMBINGAN Tuturan : Auterima kasih bu, bismillah dengan dosen yang akan kitahadapi nantiAy . Pada data . , . , . di atas terdapat tuturan terima kasih. Tuturan ini termasuk tindak tutur Ilokusi. Dan dikategorikan tuturan ekspresif . erima kasih/thankin. Konteks dan Situasi tutur terkait dengan skripsi dan perekrutan bantuan penelitian. Tindak tutur deklaratif JUDUL Tuturan : PEMBERITAHUAN JADWAL DAN SK WORKSHOP : AuJadwal dan Panitia Pelaksanaan workshop penyelesaian skripsi sebagai berikutAy . Konteks dan situasi tutur disampaikan oleh kaprodi/kajur mengedar SK tentang kepanitian Pelaksanaan workshop penyelesaian skripsi sekaligus mencantumkan nama-nama mahasiswa dan pembimbingnya yang diangkat dan terlibat pada kepanitiaan. Tuturan tersebut adalah tuturan Dekalratif . engangkat/appointin. Tuturan tersebut termasuk pada tindak tutur Ilokusi. SIMPULAN DAN SARAN Dengan hasil penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat membawa manfaat bagi peneliti lain dalam mengkaji tindak tutur dan dapat dijadikan referensi peneliti lainnya. Dalam penelitian ini, penelitia berusaha untuk memperkaya khazanah ilmu di lingkungan Prodi P-BSI tidak hanya penelitian dari sisi budaya, penelitian bahasa juga dapat menambah wawasan dan warna Civitas akademika di kampus ini maupun luar kampus. Daftar Pustaka