P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAK (VISUALIZATION. AUDITORY. KINESTHETHIC) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 65 SUMBERHARTA Fatkhul Jannah1,Agung Nugroho2. Elya Rosalina3 Universitas PGRI Silampari1,2,3 Fatkhulj061@gmail. com1, agungaryonugroho886@gmail. com2, elyarosalina25@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. terhadap kemampuan menulis puisi di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta, tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis uji-z. Hasil penelitian ini setelah diterapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dapat signifikan mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) hasil belajar siswa dalam materi menulis puisi di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. Hal ini berdasarkan nilai rata-rata pre-test sebesar 53,29 dan nilai post-test 73,14. Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-z diperoleh zhitung . > ztabel . untuk taraf signifikan 5%. Hal ini bearti Ho ditolak dan Ha diterima, dengan kata lain hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. secara signifikan tuntas kemampuan siswa pada materi menulis puisi di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. Kata Kunci: Penerapan model VAK. Menulis. Puisi ABSTRACT This study aims to determine the completeness of learning outcomes through the application of the VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. learning model on the ability to write poetry in grade IV students of SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. This study uses a quasi-experimental The sample of this study was grade IV students of SD Muhammadiyah 65 Sumberharta, in the 2024/2025 academic year. The data collection technique was carried out using the test The data analysis technique was carried out using the normality test and the z-test hypothesis test. The results of this study after applying the VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. learning model can significantly achieve the Learning Objective Completeness Criteria (KKTP) for student learning outcomes in the material of writing poetry in grade IV students of SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. This is based on the average pre-test value of 29 and the post-test value of 73. The test data collected were then analyzed using the ztest obtained zcount . > ztable . for a significance level of 5%. This means that Ho is rejected and Ha is accepted, in other words, the hypothesis proposed in this study can be accepted as true, so it can be concluded that the application of the VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. learning model significantly improves students' ability in poetry writing material in grade IV students of SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature Keywords: Application of the VAK model. Writing. Poetry. PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang berkaitan erat dalam proses Belajar dan pembelajaran merupakan suatu konsep yang tidak dapat dipisahkan dengan kurikulum. Fauzan . mengemukakan kurikulum berperan sangat strategis karena keberdayaanya menghubungkan sebuah idealisme cita-cita pendidikan . dengan kenyataan atau praktik pendidikan yang mengarah pada sebuah pencapaian tujuan. Kurikulum menjadi dasar pelaksanaan proses pembelajaran disekolah, pada kurikulum Merdeka belajar di tingkat sekolah dasar kelas IV berkaitan dengan proses belajar yaitu pembelajaran Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan salah satu pelajaran yang penting dalam suatu pembelajaran di sekolah. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat sekolah dasar meliputi menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Keempat keterampilan tersebut saling mempunyai kaitannya satu sama lain. pada Pembelajaran Bahasa Indonesia menulis merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa Tingkat sekolah dasar, khususnya pada kelas IV. Citaningsih . mengatakan Aumenulis merupakan bagian dari keterampilan berbahasa yang penting dimiliki oleh siswa yang masih bersekolahAy. Dalman (Helaluddin & Awalludin,2020:. menyatakan bahwa menulis adalah kegiatan komunikasi berupa penyampaian gagasan, pesan, dan informasi secara tertulis pada pihak lain dengan menggunakan tulisan. Salah satu keterampilan menulis pada Tingkat sekolah dasar kelas IV yakni keterampilan menulis puisi. Menulis puisi pada tingkat sekolah dasar kelas IV mengarahkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berbahasa dan memperluas wawasan dan kosa kata. Pada pembelajarannya di kelas puisi dalam penulisannya berdasarkan sudut pandang siswa itu sendiri. Murniviyanti, dkk . menyatakan menulis puisi merupakan salah satu jenis keterampilan berbahasa yang harus dikuasai siswa, dan dalam pembelajarannya menulis puisi merupakan kegiatan merancang atau menciptakan sebuah karya sastra dengan menggunakan berbagai macam seni bahasa, dan kosa kata yang bervariasi. Dalam penulisannya siswa harus bernalar, berpikir kreatif, teliti serta cermat dalam merangkai kata-kata yang dituangkannya. Shadiq (Yusra, 2022:. penalaran merupakan suatu kegiatan berpikir untuk menarik suatu kesimpulan yang benar berdasar pada pernyataan yang kebenarannya telah dibuktikan. Jadi puisi dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan bernalar siswa dan keterampilan berbahasanya serta penguasaan kosa kata. Pembelajaran keterampilan bahasa di tingkat sekolah dasar, dilakukan untuk membantu siswa dalam menuangkan hasil dari proses berpikir kreatifnya, seperti halnya menulis puisi, pada penulisannya seharusnya dilakukan dengan berpikir kreatif, cermat serta teliti sehingga konsep yang disajikan dapat meningkatkan keterampilan Bahasa. Ajmiy dan Umam . 3:1. mengatakan menulis puisi merupakan suatu P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature keterampilan dalam pembelajaran sastra serta kegiatan menulis dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis. Dengan demikian peran guru juga sangat berpengaruh dalam proses setiap siswa tersebut, bisa dengan menggunakan model, metode, media, maupun Teknik dalam mengajar yang bervariasi agar meningkatkan proses berpikir siswa. Muktadir dan Ariffiando . mengungkapkan kenyataanya, dalam proses pembelajaran keterampilan menulis puisi , rendahnya kemampuan siswa menulis puisi pada saat ini terjadi karena guru belum mampu memilih teknik yang tepat untuk mengajaran cara menulis puisi, sehingga siswa merasa bosan kurang bersemangat dalam menulis puisi. Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 30 Oktober 2024 di SD Muhammadiyah 65 Sumber harta diperoleh jumlah siswa kelas IV yakni 21 siswa, dan diketahui pada saat pembelajaran cukup kondusif, bahan ajar masih terbatas dan media pembelajaran untuk pendukung penyampaian materi belum ada, kondisi kelas cukup nyaman untuk proser belajar. Sedangkan hasil dari wawancara dengan Ibu Lustanty Ningsih S. Pd selaku guru kelas IV menjelaskan bahwa fasilitas untuk kegiatan belajar sudah cukup memadai seperti buku cetak guru dan siswa, sarana dan prasarana yang sudah cukup baik, dan lingkungan belajar yang cukup kondusif namun terkadang terjadi gangguan belajar siswa yang berasal dari eksternal maupun internal sehingga pembelajaran tidak berjalan efektif saat kegiatan belajar mengajar dan diketahui juga hasil belajar siswa beberapa masih rendah dan belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), dari 21 siswa masih terdapat 70% siswa yang berjumlah 14 siswa dengan hasil belajar yang masih dibawah KKTP. Puisi merupakan sebuah karya yang dituangkan dari hasil sebuah gagasan, perasaan atau pun pengalaman hidup yang dituliskan melalui sebuah tulisan yang indah dan penuh makna. Jaya . menyatakan puisi merupakan karya sastra yang imajinatif yang perasaan dan sikap penyair terhadap suatu keadaan/peristiwa melalui bahasa yang estetis. Sedangkan Widyahening dan Sari . mengungkapkan puisi merupakan karya sastra yang bahasanya dipadatkan dan untuk memperoleh kekuatan pengucapan, menggunakan pilihan kata yang tepat, kata kongkret. Setiawan dan Andayani . mengatakan puisi merupakan bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya makna. Model pembelajaran VAK (Visualization Auditory Kinestheti. mengarahkan pada keterampilan menulis yang efektif. Model pembelajaran. VAK merupakan model pembelajaran visual . , auditory . , dan Kinesthetic . ergerak melakukan sebuah percobaan atau pembuktia. merupakan proses pembelajaran yang memudahkan dalam memberikan pemahaman materi kepada siswa melalui ketiga modalitas pembelajaran. Bobbi (Fahrurrozi,dkk. ,2022:. Model pembelajaran VAK merupakan suatu model pembelajaran dengan memanfaatkan potensi/gaya belajar yang dimiliki dengan cara melatih dan mengembangkan secara optimal Russel (Janah & Nurachadijat,2023:. Model pembelajaran VAK merupakan model pembelajaran yang mengoptimalkan ketiga modalitas belajar tersebut untuk menjadika si belajar P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature merasa nyaman Shoimin . Model VAK ini mempunyai kelebihan yakni membuat pembelajaran menjadi lebih efektif dengan mengkombinasikan tiga gaya belajar siswa yaitu gaya belajar visual, auditori dan Kinesthetic. Model VAK dapat membuat kegiatan belajar mengajar lebih efektif memberikan pengalaman langssung kepeda siswa dan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki siswa, serta model ini dapat memfasilitasi kemampuan belajar masing-masing siswa di dalam kelas (Shoimin, 2014:. Kekurangan model VAK ini tidak semua orang mampu mengkombinasikan ketiga gaya belajar. Tidak banyak orang mampu mengombinasikan ketiga gaya belajar Dengan demikian, orang yang hanya mampu menggunakan satu gaya belajar, hanya akan mampu menangkap materi jika menggunakan metode yang lebih memfokuskan kepada salah satu gaya belajar yang didominasi Shoimin . adapun cara untuk mengantisipasi kelemahan model VAK yaitu, pemanfaatan dan pengembangan potensi siswa dalam pembelajaran ini harus memerhatikan kebutuhan dan gaya belajar siswa. Bagi siswa visual, akan mudah belajar dengan bantuan belajar dua dimensi seperti menggunakan grafik, gambar, chart, model. dan semacamnya. Siswa auditori, akan lebih mudah belajar melalui pendengaran atau sesuatu yang diucapkan atau dengan media audio. Sementara siswa dengan tipe Kinesthetic, akan mudah belajar sambil melakukan kegiatan tertentu, misalnya eksperimen, bongkar pasang, membuat model, memanipulasi benda, dan sebagainya yang berhubungan dengan sistem gerak. METODE Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen semu dengan jenis data kuantitatif dan desain pre test, treatmen, dan post test. Data penelitian ini meliputi data tes dan data non tes. Data tes meliputi kemampuan menulis puisi. Non-tes meliputi observasi dan wawancara. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Deskripsi data penelitian yang dilakukan unuk memberikan gambaran secara umum mengenai data-data yang diperoleh di laporan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 April 2025 sampai 10 Mei 2025, di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta tahun pelajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV dengan jumlah siswa 21 orang. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan dengan rincian satu kali pemberian tes awal . re-tes. Selanjutnya pada pertemuan kedua dan ketiga pembelajaran menerapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dalam menulis puisi. Kegiatan akhir yang dilakukan adalah pemberian tes akhir . ost-tes. untuk mengetahui ketuntasan siswa dalam menulis puisi. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature Pemberian pre-test dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum diberikan perlakuan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dalam materi menulis puisi. Pemberian tes awal dilaksanakan pada tanggal 19 April 2025 dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang. Berdasarkan hasil perhitungan rekapitulasi data pre-test siswa yang tuntas sebanyak 6 siswa. Siswa 6 . ,58%) dan tidak untas sebanyak 15 . ,42%). Nilai rata-rata secara keseluruhan adalah sebesar 53,29% . Secara deskriptif jelas bahwa kemampuan awal siswa sebelum diterapkannya model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dikatakan belum tuntas karena nilai rata-ratanya di bawah Kreteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yaitu 66. Pada pertemuan terakhir dilakukan post-test yang dilaksanakan pada tanggal 28 April 2025 dan diikuti oleh 21 siswa. Kemampuan akhir yang diperoleh melalui post-test . es akhi. Tes akhir dilakukan untuk menetahui hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan diterapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dalam materi menulis puisi. Berdasarkan hasil perhitungan lampiran rekapitulasi nilai post-test diketahui bahwa siswa yang mendapatkan nilai >66 dengan kriteria tuntas adalah 17 orang . ,95%). Sedangkan nilai<66 dengan kriteria tidak tuntas adalah 4 orang . ,05%). Hasil analisis uji normalitas data tes awal . re-tes. dan tes akhir . ost-tes. dapat disimpulkan bahwa data tes awal dan tes akhir berdistribusi normal dengan taraf kepercayaan o=0,005. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa di kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta setelah di terapkannya model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS dengan menggunakan uji Paired Samples Test di peroleh nilai signifikan 0. Dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dalam kemampuan menulis puisi di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta secara signifikan tuntas. Pembahasan Pembahasan hasil penelitian ini berdasarkan hasil data tes awal . yang dilakukan tanggal 19 April 2025, dan hasil tes akhir . pada tanggal 28 April Penulis dapat menyimpulkan bahwa model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa dalam menulis puisi di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. Pada saat pelaksanaan tes awal pretest sebelum menerapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 33 dan nilai tertinggi yang diperoleh siswa 75 dengan nilai rata-ratanya adalah 53,29%. Kemudian penulis mengadakan treatmen dengan menerapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. Adanya perubahan cara mengajar yang dirasakan P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. Jurnal Language education literature siswa sebagai hal yang baru, siswa dinilai sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. , karena pada model pembelajaran ini menggunakan media audio visual yakni video sebagai representasi dari realitas nyata yang bertujuan untuk merangsang imajinasi peserta didik untuk membuat sebuah puisi. Setelah penulis menerapkan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. pada materi pembelajaran menulis puisi terdapat peningkatan dari hasil belajar pretest banyak siswa yang belum tuntas 15 siswa dan siswa yang tuntas 6 siswa. Dengan hasil perolehan nilai siswa terendah 33 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan hasil belajar postest siswa yang tuntas 17 siswa dan siswa yang tidak tuntas 4 siswa. Dengan hasil perolehan nilai siswa terendah adalah 50 dan nilai tertinggi 100. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 20 diketahui nilai uji AutAy . yaitu sig 0,000 Aetailed 10,685 <0,005 maka jika zhitung>ztabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur naskah drama di siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kemampuan menulis puisi kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumberharta setelah diterapkannya model pembelajaran VAK (Visualization. Auditory. Kinestheti. dinyatakan tuntas secara signifikan. Setelah diberikan tes akhir diperoleh rata-rata nilai pembelajaran sebesar 73,14% dan presentase jumlah siswa yang tuntas yaitu 86,71% dengan demikian mengalami peningkatan sebesar 52,37%, serta hal ini dibuktikan dari hasil pengujian uji Paired Samples Test dengan menggunakan SPSS diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 dengan taraf kepercayaan 95%. Artinya Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian hipotesis yang di ujikan dalam peneltian ini dapat diterima DAFTAR PUSTAKA