Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 PENGARUH MODEL KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR SSC (SONY SUGEMA COLLEGE) BUDURAN SIDOARJO Zulifah Chikmawati* Program Studi Manajemen. Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo *e-mail: zulifahhikmaawati@yahoo. Abstract This research was conducted at the study institute of Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. The research has a purpose to find out how much influence the Leadership Style has on Employee Performance at Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. This research uses quantitative research methods and data processing is done by SPSS software. In this case. Employee Performance is the dependent variable, while the Leadership Style is an independent variable. This study uses regression analysis with 30 respondents. The results of data processing obtained beta values of Leadership Style of 0. 101 with a sig value. amounting to 0. 003 or 0. Sig 003 <0. 05 indicates that the Leadership Style has a significant effect on the performance of employees at the Sony Sugema College (SSC) tutoring institution. Buduran Sidoarjo. Keywords: Employee Performance. Regression. SSC. Abstrak Penelitian ini dilakukan di lembaga bimbingan belajar Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. Penelitian memiliiki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Model Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan di Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pengolaha data dilakukan dengan software SPSS. Dalam hal inii. Kinerja Karyawan merupakan variabel dependen, sedangkan Model Kepemimpinan merupakan variabel Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan 30 responden. Hasil pengolahan data diperoleh nilai beta Model Kepemimpinan sebesar 0,101 dengan nilai sebesar 0,003 atau 0,3%. Nilai sig. 0,003< 0,05 menunjukkan bahwa Model Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di lembaga bimbingan belajar Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. Kata kunci: Kinerja Karyawan. Regresi. SSC. PENDAHULUAN Di Indonesia, sebagian besar aktivitas perusahaan dijalankan melalui manusia sebagai sumber daya perusahaan. Sebagai sumberdaya perusahaan yang memiliki kemampuan untuk terus berkembang, maka manusia ini memerlukan perhatian dan pengarahan yang benar. Maka Potensi Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 yang ada di dalam diri manusia harus kemampuannya akan terus meningkat, produktifitas dan tujuan perusahaan akan Berbagai usaha dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan di lembaga bimbingan belajar Sony Sugema College (SSC). Buduran Sidoarjo. antara usaha-usaha tersebut adalah melalui pendidikan dan pelatihan . , fee yang layak dan menarik, berbagai macm bonus, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dan motivasi kinerja Dengan demikian, sesmua karyawan lembaga bimbingan belajar Sony Sugema College (SSC) diharapkan dapat memaksimalkan potensi dan tanggung jawab atas pekerjaan yang menjadi tanggungjawab mereka. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus mampu membentuk kondisi linkungan kerja yang baik supaya para karyawan dapat mencurahkan segala kemampuan dan kreatifitas mereka untuk menyelesaikan pekerjaan. Kinerja karyawan dapat dilihat dari tiga hal, yaitu: kemampuan individu, keinginan, dan lingkungan kerja. Supaya karyawan memiliki kinerja yang baik, seorang harus memiliki keinginan yang kuat serta mengerti apa yang harus dilakukan dalam pekerjaannya. Dengan memahami dan melaksanakan tiga hal tersebut, kinerja karyawan dapat berjalan Dengan kata lain, kinerja seorang karyawan dapat meningkat apabila ada Guna mendorong kinerja seorang karyawan, terutama kinerja baik yang berkelanjutan, maka sangat penting bagi seorang pemimpin untuk melalukan tiga berikut ini: . Menyediakan jumlah benar-benar karyawan, . waktu yang tepat, . dan dengan cara yang fair adil dan tulus (Kaswan, 2. Ada berbaai faktor yang dapat mempengaruhi prestasi kerja di antaranya adalah motivasi untuk meningkatkan prestasi kerja hanya akan dapat dicapai jika diawali dengan suatu tindakan yaitu dengan menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik dan tepat waktu. Selain itu, perusahaan dapat memberikan karyawan terutama adalah gaji, sehinga para karyawan akan lebih termotivasi untuk melakukan tanggungjawab atas pekerjaan yang mereka terima. AoAoSSC BuduranAoAo adalah suatu tempat bimbingan belajar yang terletak disidoarjo yang berlokasi di jalan Jawa 11. Banar Melati. Desa Wadungasih Buduran. Jawa Timur 61252. Agar bisa bersaing didunia pendidikan dan bisnis saat ini, maka bimbingan belajar SSC Buduran Sidoarjo perlu meningkatkan kinerja karyawannya karena dari kinerja yang baik dapat menjalankan dan mengelola lembaga bimbingan belajar dengan baik juga. Dengan demikian, peningkatan kinerja karyawan dapat memudahkan lembaga bimbingan belajar dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Salah meningkatkan kinerja seorang karyawan adalah kehadiran seorang pemimpin yang mampu mengontrol, mengarahkan, dan membimbing para karyawan yang bekerja di SSC Buduran Sidoarjo. Model kepemimpinan yang dijalankan seorang mempengaruhi kinerja karyawan dalam bimbingan belajar. Di sisi lain. Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 permasalahan yang terjadi pada lembaga bimbingan belajar SSC yaitu tetap buka atau melayani bimbingan belajar pada hari minggu hingga sore hari, sehingga perlu diteliti terkait pengaruh model kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di lembaga bimbingan belajar SSC Buduran Sidoarjo. populasi yang dapat menjadi wakil dari populasi tersebut. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 30 Jenis data yang ada dalam penelitian ini yaitu jenis data kuantitatif. Jenis data kuantitatif merupakan data yang dapat diukur dalam skala angka dan diolah menggunakan rumus-rumus statistik dan software (Ghozali, 2. Selain itu, terdapat dua jenis data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber pertama dalam hal ini berupa hasil dari pengisian kuesioner. Data Sekunder Data sekunder digunakan untuk melengkapi data yang dibutuhkan. Data penelitian ini adalah berupa struktur organisasi di bawah lembaga bimbingan belajar SSC (Sony Sugema Colleg. Buduran Sidoarjo. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu Model Kepemimpinan (X. , sedangkan variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan (Y). Indikator dari variabelvariabel tersebut adalah : Indikator Model Kepemimpinan Keteladanan Kecakapan Koordinasi dengan bawahan Pengambilan keputusan Selalu terbuka dengan karyawan. Indikator Kinerja Karyawan Kualitas kerja Kuantitas kerja Tanggung Jawab terhadap pekerjaan Metode pengumpulan data dalam METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif, yaitu penelitian dengan menguji teoriteori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel (Sugiyono. Informasi yang akan digunakan sebagai sumber data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Metode kuantitatif ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang cukup jelas atas masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini dapat diperoleh data dengan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diberi skor, yang dimana data kuesioner tersebut akan dihitung secara Penelitian ini dilaksanakan di bimbingan belajar Sony Sugema College (SSC) Buduran. Desa Wadumgasih Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Selama kurang lebih 4 ( empat ) bulan. Dalam menentukan sampel peneliti mengunakan teknik accidential sampling convenience sampling yaitu peneliti memilih responden yang bersedia dan mau dijadiikan objek yang diteliti. Pada kasus ini, peneliti memiliki batasan bahwa responden tersebut mewakili populasi akan tetapi, sampelnya dapat memberikan informasi yang berguna untuk menjawab pertanyaan dan hipotesis Arikunto . menyebutkan bahwa sampel merupakan bagian dari Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 menggunakan metode survey melalui penyebaran kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan data primer dari Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah: Angket . Teknik angket dipilih dalam penelitian ini supaya dapat memperoleh data yang akurat secara langsung dari orang-orang yang akan dimintai data atau narasumber. Dokumentasi Teknik memperoleh data tentang SSC (Sony Sugema Colleg. Buduran Sidoarjo dan data-data lain yang mendukung. Observasi Pengamatan langsung yang dilakukan terhadap objek penelitian di lapangan dalam hal ini adalah lembaga bimbingan belajar SSC Buduran. Sidoarjo. Sedangkan teknik pembuatan skala dalam penelitian ini mengikuti Ghozali . menggunakan skala Likert yaitu skala yang terbentuk dari pernyataan tentang sikap seseorang terhadap sesuatu, yang terdiri dari 5 tingkatan yaitu: Skor Pernyataan Sangat Tidak Setuju (STS) Tidak Setuju (TS) Kurang Setuju (KS) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Sedangkan software yang digunakan oleh peneliti adalah microsoft excel dan SPSS Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden yaitu karyawan SSC . ony sugema colleg. Klasifikasi responden yang ditanyakan pada kuesioner ini antara lain jenis kelamin, usia, dan pendidikan Deskripsi berdasarkan jenis kelamin responden dapat dilihat pada Tabel Karakteristik berdasarkan jenis kelamin Berdasarkan hasil tabel 2 dapat diketahui bahwa hasil para responden yang berusia antara 20-30 tahun sebesar 73% atau sebanyak 22 orang dan responden yang berusia 31-40 tahun sebesar 27% atau sebanyak 8 orang. Berdasarkan disimpulkan bahwa mayoritas responden Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Jumlah Presentase (%) Sumber: data primer yang diolah 2019 Berdasarkan hasil tabel 1 dapat diketahui bahaw responden laki-laki sebesar 60% atau sebanyak 18 orang. Sedangkan responden perempuan sebesar 40% atau sebanyak 12. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas Karyawan SSC (Sony Sugema Colleg. yang menjadi responden berjenis kelamin lakilaki . %) atau sebanyak 18 karyawan. Sedangkan berdasarkan usia dapat dilihat di tabel 2. Tabel Karakteristik berdasarkan usia Usia 20 Ae 30 tahun 31 Ae 40 tahun Jumlah Jumlah Presentase (%) Sumber: data primer yang diolah, 2019 HASIL DAN DISKUSI Hasil kuisioner kemudian dianalisis melalui pengujian instrumen yaitu uji validitas dan uji realibitas. Kemudian dilanjutkan dengan uji asumsi klasik heteroskedastisitas, uji multikolineritas, uji auto korelasi, dan regresi linear. Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 atau karyawan SSC (Sony Sugema Colleg. Buduran Sidoarjo memiliki usia dengan rentang 20- 30 tahun yakni sebesar . %) atau 22 orang karyawan SSC (Sony Sugema Colleg. Buduran. Deskripsi responden berdasarkan jenjang pendidikan dapat dilihat pada tabel 3. Tabel Karakteristik berdasarkan pendidikan Pendidikan SMP SMA Sarjana /S1 Magister / S2 Jumlah Sampel no 18 yang memberi respon negatif dengan tingkat maksimum 25 jawaban responden No 1 yang memberikan respon positif terkait Model Kepemimpinan. Tabel 5. Model Kepemimpinan (X. No. Presentase (%) Descriptive Statistics TOTAL X1 30 TOTAL Y Valid Mean 23,13 14,70 r tabel 0, 694 0, 687 0, 822 0, 748 0, 822 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Kesimp Valid Valid Valid Valid Valid Dari tabel di atas, validitas dari indikator dianalisis dengan menggunakan df atau degree of freedom dengan rumus df= n-2. Dimana n= jumlah sampel, k= jumlah variabel independen, dan 1 adalah Jadi df yang digunakan adalah 30 Ae 2 = 28 dengan alpha sebesar 5%, maka menghasilkan nilai r tabel dua sisi sebesar 0,361. Berdasarkan nilai r hitung pada setiap butir dapat dilihat pada kolom corrected item dan total correlation lebih besar dari r tabel dan nilai r positif, maka butir pernyataan dikatakan valid. Maka dari hasil uji validitas variabel model kepemimpinan (X. di atas dikatakan valid karena semua ytem pertanyaan menghasilkan r hasil > r tabel. Kemudian dilanjutkan dengan uji F. Uji F merupakan suatu uji pengaruh simultan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen seperti pada Berdasarkan Tabel 3 menunjukkan bahwa dari 30 responden karyawan SSC (Sony Sugema Colleg. Buduran, tidak ada yang memiliki tingkat pendidikan SMP dan SMA, terdapat 90% atau pendidikan terakhir Sarjana/Diploma dan terdapat 20% atau 3 responden dengan pendidikan terakhir Magister/S2. Maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini adalah responden atau karyawan SSC (Sony Sugema Colleg. dengan pendidikan terakhir Sarjana / Diploma. Deskripsi penilaian responden terhadap variabel model kepemimpinan terhadapa kinerja Tabel 4. Statistik Penelitian Minim Maxi r hitung Sumber: data primer yang diolah, 2019 Sumber: data primer yang diolah, 2019 Pernyat X1. X1. X1. X1. X1. Std. Deviat 2,097 ,915 Tabel 6. Uji F ANOVAa Model 1 Regr Resi Total Sumber: data primer yang diolah, 2019 Dari 30 data penelitian. X1 dengan tingkat minimum 15 jawaban responden Sum of Mean Squares Square 3,486 2 1,621 20,616 24,300 ,764 Sig. 4,962 ,003b Greenomika. Vol. 1 No. 1 Juni 2019 P-ISSN: 2657-0114 E-ISSN: 2657-0122 Berdasarkan hasil regresi, diperoleh nilai konstanta sebesar 10,510. Nilai tersebut menunjukkan bahwa jika kinerja karyawan tidak dipengaruhi oleh variabel independen yaitu model kepemimpinan, maka akan memiliki nilai sebesar 10,510. Berdasarkan tabel 7 pada hasil regresi (Model Kepemimpina. sebesar 0,101 dengan nilai sig. Sebesar 0,003atau 0,03%. Nilai 0,003< 0,05 menunjukkan bahwa model kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan pembahasan di atas, model kepemimpinan memiliki nilai sig. 0,003< 0,05 yang memiliki arti bahwa model kepemimpinan sebagai variabel independen dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di Sony Sugema College (SSC). Dependent Variable: Kinerja Karyawan Predictors: (Constan. Model Kepemimpinan Sumber: data primer yang diolah, 2019 Pada hasil uji F menunjukkan bahwa F hitung sebesar 4,962. Hasil F hitung tersebut menunjukkan bahwa nilai F hitung > F tabel yaitu sebesar 3,32 dengan df2 sebesar 2 . umlah variabel independen. dan df1 sebesar 30 . otal Hasil tersebut diperkuat dengan nilai signifikan sebesar 0,03< 0,05 yang berarti bahwa model kepemimpinan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji t merupakan suatu pengujian data untuk mengetahui tingkat pengaruh variabel independen terhadap variabel Tingkat signifikan variabel terhadap variabel dependen sebesar 5% atau 0,05. Sehingga, suatu variabel dependen apabila nilai signifikan < 0,05. Tabel 7. Uji t Coefficientsa Model (Constan. Model kepemimpinan Unstandardized Coefficients 10,510 ,101 Standardized Coefficients Std. Error 1,991 ,079 Sig. 5,278 1,273 ,000 ,003 Beta ,232 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,950 1,053 Dependent Variable: Kinerja Karyawan Hasil penelitian tersebut sesuai dengan teori yang sampaikan oleh Saefullah . kepemimpinan merupakan kemampuan orang-orang, dengan penuh perhatian dan perasaan ikhlas mengikuti dirinya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, hasil penelitian ini juga mendukung penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Mochamad Risqon & Didik Purwadi . KESIMPULAN Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari pengolahan data diperoleh nilai beta X1 (Model Kepemimpina. sebesar 0,101 dengan nilai sig. 0,003 atau 0,3%. Nilai sig. 0,003< 0,05 kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. DAFTAR PUSTAKA