Nur Zahra Ikaputri Ardianto. Agnes Mahayanti. Riski Wulandari Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Nur Zahra Ikaputri Ardianto1. Agnes Mahayanti2. Riski Wulandari 3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia Email: s1_nurzahraikaputri@stikespantirapih. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia. Email: agnes_mahayanti@stikespantirapih. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Jl. Tantular 401 Pringwulung. Condong Catur. Depok. Sleman. Yogyakarta. Indonesia. Email: riskiwulandari@stikespantirapih. ABSTRAK Latar Belakang: Pelayanan Antenatal Care dilakukan untuk mengatasi lonjakan Angka Kematian Ibu hamil, mempersiapkan kondisi jasmani rohani ibu, mempersiapkan masa bersalin hingga masa nifas. Pelayanan dilakukan 6 kali kunjungan dimana 2 kali kunjungan akan langsung bertemu dengan dokter. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kepatuhan kunjungan ANC. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional. Populasi terdiri dari seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC berjumlah 668 orang. Penelitian dilakukan pada 103 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen menggunakan kuesioner pengetahuan ANC dan hasil catatan kunjungan pemeriksaan ANC. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat uji statistik Spearman Rank. Hasil: Hasil analisis univariat menggambarkan responden didominasi usia 20 hingga 53 tahun . ,15%), memiliki riwayat pendidikan universitas atau profesi . ,3%), kehamilan primigravida . ,5%), memasuki trimester 3 . ,4%), mendapatkan informasi kehamilan dari media elektronik . ,3%) dan memiliki jarak kehamilan kurang dari 3 tahun . ,2%). Pengetahuan ibu terkait dengan ANC baik . ,1%), dan ibu patuh melakukan ANC . Berdasarkan uji SpearmanAos Rho didapatkan nilai p 0,000 (<0,. dengan koefisien koralasi r -0. 375, sehingga diartikan terdapat hubungan signifikan lemah pengetahuan ibu dengan kepatuhan menjalankan ANC. Simpulan: Terdapat hubungan yang menunjukkan nilai signifikan lemah dan memiliki pola negatif antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kepatuhan kunjungan ANC. Semakin tinggi pengetahuan ibu tentang ANC maka berbanding terbalik terhadap kepatuhan melakukan ANC. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kegiatan promotif dengan menggunakan pilihan media yang menarik dan dengan bahasa yang mudah dipahami ibu dengan berbagai karakteristik. Kata kunci: Antenatal Care. Pengetahuan. Kepatuhan Kunjungan ABSTRACT Background: Antenatal care services are carried out to overcome the surge in maternal mortality rates, prepare the mother's physical and spiritual condition, prepare for the birthing period and the postpartum period. The service is carried out in 6 visits, where 2 visits will result in a direct meeting with the doctor. Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 Objective: To determine the relationship between pregnant women's knowledge about ANC and compliance with ANC visits. Method: This research is a cross-sectional quantitative research. The population consisted of all 668 pregnant women who underwent ANC examinations. The research was attended by 103 respondents taken using accidental sampling technique. The instrument uses an ANC knowledge questionnaire and the results of ANC examination visit records. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis using the Spearman Rank statistical test. Results: The results of univariate analysis show that respondents were predominantly aged 20 to 53 years . 15%), had a history of university or professional education . 3%), primigravida pregnancy . 5%), entered the 3rd trimester . 4% ), received pregnancy information from electronic media . 3%) and had a pregnancy interval of less than 3 years . 2%). Mothers' knowledge regarding ANC was good . 1%), and mothers adhered to ANC . Based on the Spearman's Rho test, a p value of 0. 000 (<0. was obtained with a correlation coefficient of r -0. 375, meaning that there was a weak significant relationship between maternal knowledge and adherence to ANC. Conclusion: There is a relationship that shows a weak significant value and has a negative pattern between pregnant women's knowledge about ANC and compliance with ANC visits. The higher the mother's knowledge about ANC, the inversely proportional to compliance with ANC. Health workers are expected to increase promotive activities by using interesting media choices and in language that is easy for mothers to understand with various characteristics. Keywords: Antenatal Care. Knowledge. Visit Compliance PENDAHULUAN Program pembangunan berkelanjutan The Development Goals (SDG. masa bersalin hingga masa nifas (Zuchro. Zaman. Suryanti. Sartika, & Astuti, 2. Sustainable Pelayanan ANC dilakukan dalam 6 kali dicanangkan oleh pemerintah mentargetkan kunjungan dimana akan terdapat 2 kali Angka Kematian Ibu (AKI) secara global kunjungan langsung untuk secara langsung dapat mencapai kurang dari 70 per 100. bertemu dengan dokter (Kemenkes RI, kelahiran hidup pada tahun 2030 (Story et Pertemuan dengan dokter wajib , 2. Tercatat terdapat lonjakan Angka Kematian Ibu (AKI) dari tahun 2019 221 jiwa meningkat menjadi 627 jiwa di tahun 2020 dan semakin Pertemuan kedua dengan dokter diwajibkan memuncak di tahun 2021 menjadi 7. pada trimester 3 atau satu bulan sebelum Upaya hari perkiraan lahir. Tindakan ini dilakukan pengadaan pemeriksaan kehamilan secara guna melakukan pemantauan faktor risiko rutin atau antenatal care perlu dilakukan kehamilan, serta mendeteksi secara dini untuk meminimalisasi terjadinya kematian permasalahan atau komplikasi yang dapat pada ibu hamil, mempersiapkan kondisi muncul pada ibu hamil sehingga dapat jasmani rohani ibu dalam masa kehamilan, (Kemenkes RI. Nur Zahra Ikaputri Ardianto. Agnes Mahayanti. Riski Wulandari Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (Dewanggayastuti. Surinati. Hartati, nama Klinik Anna. Klinik Anna memiliki banyak paket ANC yang menyesuaikan Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan dengan kondisi ibu hamil. Kunjungan ANC Klinik Anna pada setiap tahun mengalami dipengaruhi oleh beberapa faktor terkait Tercatat pada bulan Januari seperti tingkat pendidikan, pengetahuan, hingga Februari 2021 kunjungan ANC di sikap dan hubungan suami serta keluarga Klinik Anna mencapai 847 kali, bulan (Fauziah. Hilmi, & Salman, 2. Ibu yang Januari hingga Februari 2022 mencapai 987 memiliki tingkat pengetahuan baik akan kali dan pada bulan Januari hingga Februari 2023 mencapai 1. 057 kali. Hasil pendataan terdapat 668 ibu hamil di Rumah Sakit Panti Rapih dari bulan Januari hingga Maret 2023. merubah perilaku ibu hamil untuk semakin Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui patuh dalam melakukan pemeriksaan rutin hubungan pengetahuan ibu hamil terkait kehamilan (Lestari & Winarsih, 2. ANC dengan kepatuhan kunjungan ANC di Pengetahuan ibu memiliki hubungan positif Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. terhadap kepatuhan melakukan kunjungan METODE PENELITIAN ANC . = 0,. (Mangosa. Kailola. Tahitu, & Asmin, 2. Hasil penelitian serupa Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelatif dengan pendekatan cross Penelitian ini bertujuan untuk kepatuhan ANC dengan nilai p 0,016 (Mariyam. Latifah. Rosdiana. Pratiwi, & hamil tentang ANC dengan kepatuhan ibu Astriani, 2. Ibu yang sadar dan memiliki pengetahuan baik akan merasakan manfaat penelitian ini melibatkan seluruh ibu hamil sehingga akan menimbulkan perilaku patuh yang melakukan pemeriksaan ANC di (Citrawati & Laksmi, 2. Klinik Anna Rumah Sakit Panti Rapih Studi pendahuluan yang dilakukan. ANC. Populasi Yogyakarta selama bulan Juni hingga Juli didapatkan bahwa Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta merupakan salah satu rumah sampling yang digunakan adalah accidental sakit swasta di Yogyakarta tipe B dan sampling dengan kriteria inklusi ibu hamil memiliki Klinik Obgyn Terpadu yang diberi trimester 1 dengan kunjungan kedua, ibu Teknik Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 hamil trimester 2, ibu hamil trimester 3, dan Penelitian ini telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit Panti Rapih tertanggal 20 Juni 2023 dengan Nomor: 68/SKEPK-KKE/VI/2023. pertanyaan dan menggunakan hasil catatan Penelitian dilakukan sejak bulan Februari kunjungan pemeriksaan ANC yang tertulis hingga Agustus 2023 dan pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2023. KIA. ANC KIA. Penelitian Analisis digunakan adalah analisa univariat berupa HASIL DAN PEMBAHASAN distribusi frekuensi dan analisa bivariat Spearman Rank. Tabel 1. Distribusi Karakteristik Responden Karakteristik Frekuensi . Persentase (%) Usia Ibu . <20 20 hingga 35 >35 Pendidikan Terakhir SD/MI/setara SMP/MTS/sederajat SMA/MA/sederajat Akademi/Diploma Universitas/Profesi Status Kehamilan Primigravida Multigravida Grandemulti Usia Kehamilan Trimester 1 Trimester 2 Trimester 3 Sumber Informasi Media cetak Media elektronik Penyuluhan Sumber lain Jarak Kehamilan Lebih dari sama dengan 3 tahun Kurang dari 3 tahun Sumber data : Primer. Juli 2023 Berdasarkan tabel 1 diperoleh data Sebanyak 52,4% sebagian besar responden 83,15% berusia 20 hingga 53 tahun, 56,3% memiliki infromasi kehamilan dari media elektronik, pendidikan universitas atau profesi, 49,5% dan 59,2% ibu memiliki jarak kehamilan kurang dari 3 tahun. 57,3% Nur Zahra Ikaputri Ardianto. Agnes Mahayanti. Riski Wulandari Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Usia 20 tahun keatas merupakan usia selama masa kehamilan dibandingkan ibu yang dinilai sudah produktif simana organ multigravida dan grande multipara. Ibu telah repoduksi dinilai sudah cukup matang dan hamil lebih dari 1 kali cenderung memiliki sehat serta telah memiliki kesiapan mental banyak informasi dan pengalaman tentang yang baik (Sukma & Sari, 2. Ibu yang kehamilan sebelumnya (Harahap, 2. hamil pada usia dibawah 20 tahun belum Hasil memiliki kesiapan dengan organ reproduksi terdapat 52,4% ibu telah berada di trimester dan metal serta belum siap dengan adanya i. Sebanyak 88% ibu yang berada di perubahan serta proses yang akan dilalui trimester i akan pada masa kehamilannya. Usia 20 tahun ANC dan memastikan bahwa kehamilan akan beresiko tinggi mengalami anemia dalam kondisi sehat dan sempurna (Hossain, (Riyani. Marianna, & Hijriyati, 2. Akhter. Apou. Ahmed, & Uddin, 2. Sedangkan ibu yang hamil pada usia diatas Pemeriksaan ANC yang dilakukan pada ibu trimester i melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran akan penurunan stamina sehingga merasa tidak memiliki 84,6% kesejahteraan mental yang baik (Puti, 2. (Trisyani. Fara. Mayasari, & Abdullah. Terdapat 57,3% ibu yang mendapatkan informasi terkait dengan ANC dari media Sebanyak 56. 3% ibu pada penelitian ini Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya, dimana 73,6% ibu hamil telah universitas atau profesi. Ibu hamil yang terpapar informasi terkait dengan kehamilan memiliki pendidikan tinggi cenderung lebih dan pemeriksaan ANC dari berbagai sumber seperti layanan media kesehatan, keluarga dibandingkan dengan ibu yang memiliki atau teman, televisi, radio, surat kabar, pendidikan rendah. Ibu yang memiliki majalah hingga internet (Utami & Remedina, pendidikan rendah akan menemui berbagai informasi terkait dengan ANC bisa hambatan saat menerima pengetahuan baru didapatkan oleh ibu dari media cetak (Wijaya,Tanamal. Arif, & Syahputri, 2. ataupun media elektronik, serta dari hasil Ibu yang baru pertama kali hamil atau ibu penyuluhan yang dilakukan oleh petugas Ibu Informasi ini sangat membantu primigravida cenderung belum mengetahui ibu hamil khususnya ibu primigravida untuk dan memahami risiko yang dapat terjadi 49,5%. Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 dengan kehamilan (Luciana. Zaman, & Ismiyatun, 2. Tabel 1 memperlihatkan Wahyudi, 2. Penerapan komunikasi, bahwa sebanyak 59,2% ibu memiliki jarak informasi dan edukasi elektronik . KIE) kehamilan kurang dari 3 tahun. Jarak terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu untuk menjaga dan menimbukan adanya risiko pada bayi dan meningkatkan pemeriksaan kehamilan di era Bayi cenderung akan mengalami new normal (Angraini. Karyus. Kania. Sari, berat badan lahir rendah, dan ibu akan & Imantika, 2. mengalami anemia (Rahim, 2. Selang Jarak waktu ideal untuk proses melahirkan adalah beresiko adalah Ou 2 tahun, dimana pada antara 24 hingga 60 bulan. Apabila selang waktu ini ibu sudah benar-benar pulih dari waktu kelahiran kurang dari 24 maka akan Jarak terjadi risiko besar pada kandungan yang dapat membahayakan ibu dan janin (Zaly & mengakibatkan adanya kerusakan sistem Raharja, 2. respoduksi atau masalah postpartum Putri & Tabel 2. Distribusi Pengetahuan ANC Frekuensi Pengetahuan Ibu . Baik Cukup Kurang Sumber data : Primer. Juli 2023 Berdasarkan tabel 2, didapatkan 63,1% Persentase (%) serta memotivasi untuk membuat suatu memiliki pengetahuan baik terkait dengan ANC. Pengetahuan merupakan hasil akhir (Ariestanti. Widayati, & Sulistyowati, 2. dari perilaku manusia untuk memahami Semakin tinggi pendidikan yang dimiliki suatu hal atau objek yang sedang dihadapi informasi pengetahuan tentang pentingnya ANC, sehingga pada ibu dengan pendidikan Pengetahuan tinggi akan lebih memperhatikan kehamilan (Ridwan. Badarussyamsi. Syukri, serta melakukan pemeriksaan ANC secara teratur (Wijaya et al. , 2. keputusan dalam melakukan suatu tindakan Tabel 3. Nur Zahra Ikaputri Ardianto. Agnes Mahayanti. Riski Wulandari Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Distribusi Kepatuhan ANC Frekuensi Kepatuhan Menjalankan ANC . Patuh Tidak Patuh Sumber data : Primer. Juli 2023 Persentase (%) Pada tabel 3 terlihat bahwa 80,6% ibu sikap serta patuh menjalankan pemeriksaan antenal care (Mamuroh, (ANC). Gardelia, 2. Kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan ANC merupakan jumlah total ibu melakukan ANC juga dipengaruhi oleh melakukan pemeriksaan kehamilan pada tiap semesternya minimal 6 kali sampai waktu pendidikan, usia, status ekonomi, informasi, sebelum persalinan (Kementrian Kesehatan RI, 2. Pemahaman ibu terkait dengan pengetahuan, sikap juga adanya peran serta pemeriksaan kehamilan atau ANC akan dari petugas kesehatan (Hanifah, 2. Kepatuhan perilaku ibu untuk patuh Sukmawati. Nurhakim sangat penting dan akan mempengaruhi Tabel 4. Hubungan Pengetahuan Terhadap Kepatuhan ANC Kepatuhan Hasil Korelasi Pengetahuan Patuh Tidak Patuh Correlation = - 0,375 Baik 45 . ,2%) 20 . Coefficient Sig . Cukup = 0,000 . %) . %) Sumber data : Primer. Juli 2023 Berdasarkan tabel 4 memperlihatkan hasil uji korelasi SpearmanAos Rho bahwa Penelitian nilai signifikasi p 0. 000 (<0,. yang berarti semakin tinggi pengetahuan ibu tentang ANC maka berbanding terbalik terhadap pengetahuan dengan kepatuhan ANC di ANC. kepatuhan melakukanANC. Rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta. Hasil Hal ini sesuai dengan hasil yang dari koefisien korelasi antara pengetahuan didapatkan oleh peneliti, dimana terdapat dengan kepatuhan ANC yaitu r = - 0. hubungan yang lemah antara pendidikan Hal ini dapat ditarik kesimpulan terdapat dengan kepatuhan melakukan ANC. Ibu yang memiliki pengetahuan tinggi terkait signifikan lemah dan memiliki pola negatif dengan ANC maka akan semakin rendah antara pengetahuan ibu hamil tentang ANC kepatuhan dalam melakukan ANC. Hal ini Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 kemungkinan disebabkan karena terdapat menarik dan dengan bahasa yang mudah memengaruhi kepatuhan dalam melakukan ANC seperti dukungan dan sikap keluarga, karakteristik yang berbeda terkait dengan usia, status ekonomi dan lainnya (Fauziah et ANC. , 2. Kepatuhan juga akan dipengaruhi oleh adanya status paritas yang telah dialami DAFTAR PUSTAKA