Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review PENGARUH PROFITABILITAS. KEBIJAKAN DIVIDEN. KEPUTUSAN INVESTASI DAN KEPUTUSAN PENDANAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN HEALTHCARE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PEIRODE 2019-2023 ENDAH RIFKA PUSPITASARI. ABUBAKAR ARIEF Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Trisakti abubakararif@tisakti. Abstrak: This study aims to analyze the effect of profitability, dividend policy, investment decisions, and financing decisions on firm value in healthcare companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2019-2023. The research sample consists of 14 companies selected using purposive sampling technique. The data used is secondary data in the form of annual financial statements obtained from the Indonesia Stock Exchange. The analysis method employed is multiple regression analysis using SPSS. The results indicate that profitability, dividend policy, investment decisions, and financing decisions simultaneously have a positive and significant effect on firm value. Partially, each inDependent Variable also shows a significant positive impact on firm value. This research model explains 89. 2% of the variation in firm value, while the remaining variation is influenced by other factors not examined in this study. This research provides important implications for company management, investors, and other stakeholders to pay attention to factors that can enhance firm value in the pharmaceutical sector. Keywords: Profitability. Dividend Policy. Investment Decisions. Funding Decisions. Firm Value. Pharmaceutical Sector Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Sampel penelitian terdiri dari 14 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, setiap variabel independen juga terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai Model penelitian ini dapat menjelaskan 89. 2% variasi nilai perusahaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dalam sektor farmasi. Kata Kunci: Profitabilitas. Kebijakan Dividen. Keputusan Investasi. Keputusan Pendanaan. Nilai Perusahaan. Sektor Farmasi Pendahuluan Perusahaan adalah sebuah organisasi yang terdiri dari atasan, karyawan, dan pekerja, serta terlibat dalam proses produksi barang dan jasa. Setiap perusahaan atau bisnis pada dasarnya memiliki tujuan yang serupa, yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya dan P-ISSN 2567-0319 E-ISSN 2657-0300 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review mengoptimalkan nilai perusahaan (Dendi, dkk. Meningkatkan nilai perusahaan dianggap sebagai tujuan yang lebih penting bagi sebuah perusahaan, karena hal ini mencerminkan upaya untuk meningkatkan nilai saat ini dari semua keuntungan yang akan diperoleh oleh pemegang saham di masa depan (Muharramah dan Hakim, 2. Kondisi perekonomian saat ini telah menimbulkan tingkat persaingan yang sangat ketat di antara perusahaan-perusahaan dalam suatu industri. Persaingan ini mendorong setiap perusahaan untuk terus meningkatkan kinerjanya agar tetap berkembang dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk menjamin kelangsungan pertumbuhannya, perusahaan dapat memilih untuk go public atau terdaftar di Bursa Efek, dengan salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pemilik atau pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan (Biro Riset Kontan, 2. Nilai perusahaan sangat penting karena menggambarkan kondisi dan kinerja keuangan perusahaan, serta menjadi salah satu indikator utama yang dipertimbangkan oleh calon investor dalam membuat keputusan investasi (Dendi, dkk. Selain itu. Dendi, dkk. menjelaskan nilai perusahaan juga mencerminkan kinerja manajemen dalam menjalankan tanggung jawabnya untuk mengelola operasional perusahaan demi kepentingan pemegang saham. Seiring dengan meningkatnya nilai perusahaan, kesejahteraan pemegang saham pun akan turut meningkat. Ekonomi Indonesia kembali bangkit setelah tertekan akibat pandemi Covid-19. Laju pertumbuhannya tercatat positif sebesar 3,69% di 2021. Artinya, perekonomian nasional mengalami ekspansi lantaran tahun sebelumnya Indonesia mengalami kontraksi dengan pertumbuhan minus 2,07%. Pemulihan tersebut tidak lepas dari kinerja sejumlah sektor yang menjadi mesin penggeraknya, salah satunya adalah sektor healthcare. Meskipun dampaknya pada perekonomian nasional masih relatif kecil, tetapi pertumbuhan industri kesehatan menarik untuk diulas lebih mendalam. Pasalnya, dari 17 sektor pembentuk PDB nasional, lapangan usaha kesehatan yang juga memuat kegiatan sosial ini menduduki posisi teratas dengan laju pertumbuhan sebesar 10,46%. Sektor healthcare . erawatan kesehata. adalah perusahaan yang terdiri dari bisnis yang menyediakan layanan medis, memproduksi peralatan atau obat-obatan medis, menyediakan asuransi medis, atau memfasilitasi penyediaan perawatan kesehatan bagi Secara historis, laju pertumbuhan sektor healthcare dan kegiatan sosial tersebut belum pernah mencapai 10%. Sebelumnya, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun pertama sektor ini dirilis oleh BPS . , yakni 9,25%. Namun, kinerja tersebut tidak mampu bertahan lama (Kompas, 2. Laju pertumbuhan di tahun-tahun berikutnya hanya berada di kisaran angka 7%. Pada 2019, laju pertumbuhan sektor healthcare tumbuh menjadi 8,66%. Kemudian, di tahun 2020 sektor healthcare berhasil mengalami pertumbuhan sebesar 11,56%, peningkatan sektor tersebut pada 2021 jauh melampaui pertumbuhan beberapa sektor yang mendominasi PDB Sektor unggulan tersebut antara lain industri pengolahan . ,39%), sektor pertanian . ,84%), dan serta perdagangan . ,65%). Laju pertumbuhan sektor healthcare yang relatif tinggi tidak dapat dipisahkan dari intervensi pemerintah selama masa pandemi. Pada Juli 2020, pemerintah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) disertai dukungan anggaran sebesar Rp 695,2 triliun. Bidang kesehatan secara khusus memperoleh anggaran Rp 99,5 triliun. Hingga akhir 2020, anggaran tersebut terealisasi sebesar Rp 62,6 triliun. Adapun anggaran tersebut digunakan untuk biaya perawatan pasien, insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, dan pengadaan vaksin Covid-19. Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review Pemerintah kembali memberikan dana PEN untuk tahun anggaran 2021 karena pandemi Covid-19 yang belum selesai. Bersamaan dengan munculnya varian Delta yang lebih berbahaya, anggaran PEN dialokasikan lebih besar. Total anggarannya mencapai Rp 744,77 triliun. Bidang kesehatan juga mendapatkan proporsi yang lebih besar yakni Rp 214,96 triliun dan terealisasi sebesar Rp 198,5 triliun. Tidak dapat dipungkiri bahwa dana dalam jumlah besar tersebut turut mendukung kinerja positif sektor healthcare. Apalagi, bidang kesehatan tidak hanya berkaitan dengan Covid-19. Masih banyak jenis penyakit yang mewabah di Indonesia dan membutuhkan perawatan serta pengobatan, yang turut berkontribusi pada PDB sektor healthcare. Hingga akhirnya, rekor laju pertumbuhan di atas 10% mampu dipecahkan sepanjang sejarah sektor healthcare. Gambar 1. 1 Persentase Lanju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2021 Menurut Sektor. Persentase Laju Pertumbuhan dan Kontribusi Sektor Kesehatan terhadap PDB P-ISSN 2567-0319 E-ISSN 2657-0300 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review Nasional, dan Pengeluaran Per Kapita Penduduk Indonesia untuk Kesehatan dalam Sebulan - Sumber: Kompas . Membaiknya kinerja sektor healthcare tidak hanya tergambar dari laju pertumbuhan. Kontribusi sektor tersebut pada ekonomi nasional pun kian besar dari waktu ke waktu. Sebelum pandemi, sektor healthcare kurang diperhitungkan sebab andilnya pada perekonomian nasional sangat kecil jika dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Bahkan, bidang healthcare tertinggal dari sektor lain yang kontribusinya termasuk minim, seperti sektor pengadaan listrik dan gas . ,17%). Merujuk data BPS, andil sektor healthcare dan kegiatan sosial pada 2011 hanya 0,98%. Baru pada tahun berikutnya menyentuh angka 1,0%. Kontribusinya kemudian mengalami peningkatan di tahun-tahun berikutnya, hingga mampu mencapai 1,07% di 2015. Namun, capaian tersebut stagnan selama 4 tahun dan baru naik menjadi 1,10% di 2019. Setelah pandemi melanda, perubahannya lebih terlihat jelas. Pada 2020, kontribusinya mencapai 1,30%, kemudian naik menjadi 1,34% di 2021. Meski masih dalam proporsi yang kecil, namun bidang healthcare mampu menggeser sektor pengadaan listrik dan gas yang sempat menyumbang 1,19% di tahun 2018. Kinerjanya juga melampaui sektor pengadaan air serta pengelolaan sampah yang kontribusinya stagnan sebesar 0,07% hingga Selain itu, sektor healthcare dan kegiatan sosialnya juga menjadi satu-satunya sektor yang perubahan kontribusinya konsisten positif selama pandemi. Pada 2020, terjadi peningkatan kontribusi sebesar 0,20 poin persen, sementara pada 2021 sebesar 0,04 poin Meski menurun, tetapi capaian pertumbuhannya masih lebih baik dibandingkan dengan sektor lain yang perubahan kontribusinya minus setelah meningkat cukup besar di tahun sebelumnya. Sejak awal tahun 2024, pergerakan saham di sektor healthcare mengalami tren penguatan, hal tersebut sesuai dengan data statistik BEI di mana saham healthcare telah melonjak sebesar 14,76% secara year to date . dan menjadikan indeks sektor ini tertinggi kedua setelah ideks sektor energi (Kontan, 2. Adapun penyebab pergerakan saham pada sektor healthcare melonjak, yaitu dari sisi fundamental, emiten rumah sakit yang termasuk dalam sektor healthcare mencatatkan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar sepanjang paruh pertama tahun 2024. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan jumlah pasien yang signifikan serta peningkatan intensitas pendapat per pasien. Peningkatan tersebut dilihat dari kinerja keuangannya, pada semester I-2024 pendapatan rumah sakit kompak meningkat. Misalnya. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mengantongi laba bersih sebesar Rp 343,15 miliar di semester I-2024. Angka tersebut melonjak 69,59% jika dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2023 yaitu Rp 202,34 miliar. Begitu pula dengan pendapatan HEAL di semester I 2024 ini juga turut HEAL mencatat pendapatan sebesar Rp 3,34 triliun atau tumbuh 24,16% jika dibandingkan semester I-2023. Kemudian. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) juga meraup pendapatan Rp 2,45 triliun di semester pertama 2024. Pendapatan MIKA meningkat 19,51% jika dibandingkan dengan semester pertama tahun lalu. Di periode yang sama, laba bersih Mitra Keluarga melesat 32,54% menjadi Rp 600,56 miliar dari sebelumnya Rp 453,10 miliar karena perusahaan tersebut mampu menerapkan efisiensi biaya dan pengendalian operasional yang efektif. Penyebab pergerakan saham pada sektor healthcare melonjak dapat dilihat dari segi regulasi pemerintah, di mana komitmen pemerintah untuk memperbesar anggaran kesehatan dan memperkuat layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di seluruh Indonesia menjadi faktor kunci pendukung sektor ini. Regulasi pemerintah tersebut diatur dalam Perpres 59 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review Tahun 2024 dan KMK No. HK. 07/MENKES/1366/2024 yang dirancang untuk memperkuat pelaksanaan UU Kesehatan Tahun 2023, yang bertujuan memperluas cakupan layanan kesehatan dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan medis. Tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan kesejahteraan pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan. Nilai perusahaan ini dapat diukur melalui perkembangan kinerja keuangan yang tercermin dalam laporan keuangan, yang berfungsi sebagai sumber informasi penting bagi para investor dalam mengambil keputusan investasi (Hidayati, 2. Hal tersebut dapat tercapai jika perusahaan mampu menerapkan fungsi manajemen keuangan yang efektif, di mana setiap keputusan keuangan yang diambil akan berdampak pada keputusan-keputusan keuangan lainnya yang pada akhirnya mempengaruhi nilai perusahaan (Lumbangaol, dkk. Berbagai faktor mempengaruhi nilai perusahaan, di antaranya adalah profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan kebijakan pendanaan. Lumbangaol, dkk. menjelaskan nilai perusahaan yang tinggi dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi, karena hal ini mencerminkan potensi keuntungan yang baik di masa depan. Investasi yang masuk akan memberikan manfaat bagi pemegang saham dan memperkuat posisi perusahaan dalam jangka panjang. Dengan nilai yang tinggi, perusahaan juga akan lebih mampu bertahan, berkembang, menghadapi tantangan ekonomi, serta menjaga kelangsungan operasionalnya. Peningkatan nilai perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Beberapa faktor utama yang memengaruhi nilai perusahaan antara lain profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan Sebagai contoh, profitabilitas perusahaan mencerminkan sejauh mana perusahaan dapat menghasilkan laba dari operasionalnya, yang secara langsung berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Merujuk pada Kusaendri dan Mispiyanti . menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara profitabilitas dan nilai perusahaan, di mana semakin tinggi tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan, semakin besar nilai yang dapat tercipta bagi pemegang saham. Hidayati . menjelaskan profitabilitas perusahaan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sehingga semakin tinggi nilai ROA maka semakin efisien penggunaan aset perusahaan. Kebijakan dividen juga memiliki peran penting dalam mempengaruhi nilai Perusahaan yang menerapkan kebijakan dividen yang baik dan konsisten dapat mencerminkan stabilitas serta kinerja keuangan yang positif. Sebaliknya, perusahaan yang memilih untuk tidak membagikan dividen atau mengurangi jumlah dividen cenderung dipandang oleh pasar sebagai perusahaan dengan kinerja yang menurun atau kurang menarik bagi investor (Yuniastri, dkk. , 2. peningkatan pembagian dividen kepada investor mencerminkan perbaikan kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya, pengurangan dividen menunjukkan penurunan kinerja keuangan. Penelitian yang dilakukan oleh Lumbangaol, . juga mendukung pandangan ini, yang menunjukkan bahwa kebijakan dividen yang tinggi dapat meningkatkan daya tarik perusahaan di mata investor, memperbesar permintaan saham, dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga saham serta meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Kemudian, merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Dendi, dkk. Semakin besar investasi yang dilakukan oleh perusahaan, semakin besar pula dampaknya terhadap peningkatan nilai perusahaan. Dengan dilakukannya investasi, investor berasumsi bahwa profitabilitas perusahaan akan meningkat di masa depan. Pandangan ini sejalan dengan pendapat Prasetyo dan Rachman . yang menekankan pentingnya keputusan investasi P-ISSN 2567-0319 E-ISSN 2657-0300 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review yang tepat untuk meningkatkan prospek perusahaan dan menarik minat investor. Namun, keputusan investasi yang kurang tepat atau berisiko tinggi, seperti yang ditemukan dalam penelitian, dapat berdampak negatif pada nilai perusahaan dan menurunkan kepercayaan investor oleh (Maria dan Birawan, 2. terbukti memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian yang membuat investor ragu untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut. Dendi, dkk. menjelaskan bahwa keputusan pendanaan dapat memengaruhi nilai perusahaan, namun dampaknya bisa bersifat positif atau negatif, tergantung pada seberapa optimal struktur modal yang diterapkan oleh perusahaan. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Kusaendri dan Mispiyanti . menunjukkan bahwa keputusan pendanaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa investor tidak menganggap besarnya penggunaan utang sebagai faktor yang signifikan dalam pengambilan keputusan investasi. Bedasarkan penjelasan di atas, peneliti tertarik untuk mengambil judul penelitian AuPengaruh Profitabilitas. Kebijakan Dividen. Keputusan Investasi Dan Keputusan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Healthcare Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Peirode 2019-2023Ay. Metodologi Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian ilmiah yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan dan mengembangkan model-model matematis, serta mengolah data dalam bentuk angka atau numerik, bukan data naratif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merujuk pada data yang diperoleh atau dikumpulkan dari studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai instansi lain. Data sekunder dalam penelitian ini mencakup laporan keuangan tahunan yang telah diaudit . nnual repor. , yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan, untuk periode 2019-2023. Dalam penelitian ini, data yang digunakan berasal dari laporan keuangan yang digunakan untuk menentukan hasil variabel dependen yang dipengaruhi oleh variabel independen, yaitu profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan. Data tersebut diperoleh dengan cara mengunduh laporan keuangan dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagian lagi diambil dari website resmi masing-masing perusahaan yang terkait. Hasil dan Pembahasan Pembahasan Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Temuan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dendi, dkk. Kusaendri dan Mispiyanti . , serta Hidayati . , di mana penelitian tersebut membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan antara profitabilitas terhadap nilai Dendi, dkk. menjelaskan bahwasanya profitabilitas mencerminkan efisiensi operasional dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dari asetnya, maka dari itu investor cenderung menghargai perusahaan yang lebih menguntungkan karena mereka diharapkan menghasilkan arus kas yang lebih besar di masa Kusaendri . juga menjelaskan pengaruh positif dan signifikan antara profitabilitas terhadap nilai perusahaan sejalan dengan dengan teori sinyal di mana investor memandang bahwa kenaikan profit perusahaan sebagai sinyal positif. Maka dari itu, investor lebih tertarik untuk berinvestasi ke perusahaan yang memiliki prospek bagus, sehingga harga Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review saham perusahaan akan meningkat yang juga berdampak pada meningkatnya nilai Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat keuntungan yang tinggi akan cenderung memiliki nilai perusahaan yang lebih tinggi, karena profitabilitas yang baik menjadi indikator kinerja yang diperhatikan oleh investor. Pembahasan Pengaruh Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan. Kebijakan dividen terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Wesiarthama, dkk. dan Ovami dan Nasution . yang membuktikan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Nurhayati dan Kartika . menjelaskan kebijakan pembagian dividen yang dilakukan oleh perusahaan merupakan berita baik yang akan diterima oleh investor, di mana berita baik itu akan direspon oleh investor dengan membeli saham perusahaan. Dengan banyaknya pembelian saham perusahaan maka akan menaikkan harga saham yang akan berpengaruh pada meningkatnya nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kebijakan dividen akan meningkatkan nilai Penelitian ini membuktikan bahwa kebijakan dividen yang lebih besar akan mendorong manajemen untuk mencapai kinerja laba yang lebih baik dalam perusahaan. Dalam hal ini, pembayaran dividen dapat menjadi sinyal stabilitas keuangan yang dihargai oleh pasar, di mana kebijakan dividen yang stabil dan menguntungkan memberi sinyal yang baik kepada investor, yang melihat pembagian dividen sebagai bukti kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan memberikan imbal hasil kepada pemegang Pembahasan Pengaruh Keputusan Investasi terhadap Nilai Perusahaan. Keputusan investasi terbukti memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sesuai dengan temuan penelitian oleh Dendi, dkk. Hidayati . , serta Kusaendri dan Mispiyanti . yang membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan antara keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Kusaendri . menjelaskan pengaruh positif antara keputusan investasi terhadap nilai perusahaan sejalan dengan teori sinyal, di mana tingginya keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan akan minimbulkan sinyal positif bagi investor. Keputusan investasi yang tepat berdampak pada kinerja perusahaan yang optimal, sehingga investor tertarik untuk menanamkan modalnya ke Maka dari itu minat tinggi investor dalam berinvestasi ke perusahaan dapat meningkatkan harga saham yang juga berdampak pada meningkatnya nilai perusahaan. Mendukung pernyataan tersebut. Dendi, dkk. mejelaskan bahwasanya semakin besar investasi yang dilakukan oleh perusahaan, semakin tinggi nilai perusahaan tersebut, di mana dengan dilakukannya investasi, investor cenderung berasumsi bahwa profitabilitas perusahaan akan meningkat di masa depan, yang pada gilirannya akan meningkatkan nilai Hal tersebut mengindikasi perusahaan yang mampu membuat keputusan investasi yang cerdas dan strategis, yang mendukung pertumbuhan jangka panjang, dapat meningkatkan kepercayaan investor yang berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Keputusan investasi yang tepat diharapkan dapat menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar yang kompetitif. Pembahasan Pengaruh Keputusan Pendanaan terhadap Nilai Perusahaan. Keputusan pendanaan terbukti memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Dendi, dkk. serta Maria dan Birawan . yang membuktikan adanya pengaruh positif antara keputusan pendanaan dengan nilai perusahaan. Dendi, dkk. menjelaskan bahwasanya keputusan pendanaan dapat mempengaruhi nilai perusahaan bedasarkan struktur modal yang P-ISSN 2567-0319 E-ISSN 2657-0300 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review digunakan, di mana perusahaan dengan struktur modal yang seimbang antara utang dan ekuitas cenderung memiliki nilai perusahaan yang lebih tinggi. Penelitian ini membuktikan semakin optimal perusahaan mengelola pendanaannya dengan baik maka akan meningkatkan nilai perusahaan tersebut. Keputusan untuk menentukan struktur modal yang optimal, yaitu kombinasi antara utang dan ekuitas yang efisien, dapat mengurangi biaya modal dan meningkatkan kinerja perusahaan. Perusahaan dengan struktur pendanaan yang baik cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi karena mampu menjaga stabilitas finansial dan meningkatkan kepercayaan investor. Pembahasan Pengaruh Profitabilitas. Kebijakan Dividen. Keputusan Investasi, dan Keputusan Pendanaan terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini membuktikan adanya pengaruh secara simultan antara profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Oktavia dan Kalsum . yang membuktikan adanya pengaruh secara simultan antara profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut disebabkan karena setiap variabel saling berkaitan, di mana ketika perusahaan mampu mengoptimalkan struktur modal yang digunakan dapat mempengaruhi keputusan investasi para investor yang mana hal tersebut akan mempengaruhi profitabilitas dari perusahaan itu sendiri serta pada gilirannya akan mempengaruhi kebijakan dividen yang dapat mempengaruhi persepsi para investor terhadap perusahaan sehingga berdampak pada harga saham maupun nilai perusahaan secara keseluruhan. Meskipun penelitian ini memberikan wawasan yang berguna tentang faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan, ada beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Penelitian ini hanya mengandalkan data kuantitatif yang berasal dari laporan keuangan Meskipun data kuantitatif dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi keuangan perusahaan, faktor-faktor kualitatif seperti strategi manajerial, kebijakan perusahaan, serta kondisi pasar yang lebih luas tidak tercakup dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dapat memperkaya hasil dengan mempertimbangkan aspek-aspek kualitatif yang turut mempengaruhi keputusan manajerial dan kinerja Penelitian ini terbatas pada perusahaan manufaktur sub-sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rentang waktu 2019 hingga 2023. Namun, tidak semua perusahaan dalam periode penelitian mendukung analisis ini. Beberapa perusahaan baru terdaftar selama periode penelitian atau bahkan setelah periode penelitian Selain itu, beberapa perusahaan lainnya masih dalam pemantauan khusus karena sebelumnya terindikasi berada dalam kategori suspensi, yang membuat data mereka tidak lengkap atau tidak dapat digunakan secara menyeluruh. Oleh karena itu, hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasi untuk sektor industri lain yang mungkin memiliki karakteristik yang berbeda. Penelitian lanjutan yang mencakup sektor industri yang lebih luas dan perusahaan dengan status keuangan yang lebih stabil dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Penutup Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, penelitian ini dapat menarik beberapa kesimpulan penting, yaitu: Profitabilitas berpengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub-sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat keuntungan yang tinggi akan cenderung memiliki nilai perusahaan yang lebih tinggi, karena Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Volume 7 Nomor 1 Februari 2025 http://jurnal. Ensiklopedia Social Review profitabilitas yang baik menjadi indikator kinerja yang diperhatikan oleh investor. Kebijakan dividen juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen yang stabil dan menguntungkan memberi sinyal yang baik kepada investor, yang melihat pembagian dividen sebagai bukti kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan memberikan imbal hasil kepada pemegang saham. Kebijakan dividen yang menguntungkan dapat memperkuat persepsi positif terhadap perusahaan dan meningkatkan nilai perusahaan di pasar. Keputusan investasi yang tepat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan nilai perusahaan. Perusahaan yang membuat keputusan investasi yang cerdas dan strategis, yang mendukung pertumbuhan jangka panjang, dapat meningkatkan kepercayaan investor, yang berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Keputusan investasi yang tepat diharapkan dapat menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar yang kompetitif. Keputusan pendanaan yang seimbang, dengan memperhatikan struktur modal yang optimal antara utang dan ekuitas, juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Perusahaan dengan struktur pendanaan yang baik cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi karena mampu menjaga stabilitas finansial dan meningkatkan kepercayaan investor. Profitabilitas, kebijakan dividen, keputusan investasi, dan keputusan pendanaan secara simultan mempengaruhi nilai Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keempat faktor tersebut secara bersama-sama memiliki peran penting dan saling berkaitan dalam meningkatkan nilai perusahaan di sektor farmasi Indonesia, dan memberikan pandangan yang lebih jelas mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan investor dalam menilai Daftar Pustaka