JURNAL Al-Manaj Volume 4. Nomor 2 Desember 2024 P-ISSN: 27752062 E-ISSN: 27758729 PERAN MEDIA SOSIAL PADA LEMBAGA ZAKAT BERBASIS ORMAS DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT Febriani Indri Ikhtiarini1*. Airlangga Bramayudha2 UIN Sunan Ampel Surabaya Email: febrianiindri169@gmail. Kata kunci Abstrak Organisasi Masyarakat. Media Sosial. Pengembangan Masyarakat Artikel ini membahas tentang peran media sosial pada lembaga zakat berbasis Organisasi Masyarakat (ORMAS) dalam menunjang pengembangan masyarakat. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial masyarakat tentunya harus memperhatikan keterlibatan masyarakat dan arus balik dari keberadaan organisasi tersebut kepada Hal tersebut tentunya termuat dalam perwujudan organisasi masyarakat yang bermula dari masyarakat dan kembali untuk Meskipun tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peranan media sosial dengan baik karena factor usia atau keterbatasan lainnya, tidak menutup kemungkinan bagi lembaga zakat untuk memanfaatkan peluang dunia tanpa batas dengan pemanfaatan media Penelitian ini mengambil objek Lazismu Jatim dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi lapangan. Serta memanfaatkan beberapa informan sebagai sumber wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pengambilan data. Penelitian juga menggunakan triangulasi data untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran media sosial pada lembaga zakat memiliki peluang yang sangat besar dalam mengikuti pola perkembangan masyarakat dalam bidang sosial dan teknologi yang mana hal tersebut akan memberikan impact positif terhadap kemajuan lembaga zakat dan pengembangan masyarakat atas program yang dijalankan oleh suatu lembaga karena berhasil menyelaraskan kebutuhan masyarakat dan perkembangan arus globalisasi yang kian meluas. Keywords Community Organization. Social Media. Community Development. Abstract This article discusses the role of social media in Community Organization-based zakat institutions (ORMAS) in supporting community As an organization that operates in the social sector, of course it must pay attention to community involvement and the feedback from the existence of the organization to the community. This is of course contained in the realization of community organizations that start from the community and return to the community. Even though not all people can utilize the role of social media well due to age or other limitations, it does not rule out the possibility for zakat institutions to take advantage of unlimited world opportunities by using social media. This research took Lazismu East Java as an object and used qualitative research methods with field studies. As well as utilizing several informants as sources for interviews, observations and documentation in collecting data. The research also uses data triangulation to ensure the validity of the data. The results of this research show that the role of social media in zakat institutions has a huge opportunity to follow the pattern of community Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 development in the social and technological fields, which will have a positive impact on the progress of zakat institutions and community development for programs run by an institution because they are aligning the needs of society and the increasingly widespread development of globalization. Pendahuluan Penggunaan media sosial di Indonesia kian meluas dengan adanya kemajuan Dari hasil survei diketahui bahwa 143 juta orang menggunakan internet dan 90% diantaranya adalah pengguna media sosial. 1 Media sosial memiliki peranan yang penting dalam mendongkrak kinerja suatu lembaga dalam membangun image lembaga ataupun sebagai pusat informasi yang dapat memberikan impact sesuai dengan penggunaannya. Seperti halnya di Mesir, pemanfaatan media sosial sangat besar, 97% pengguna media sosial di Mesir memanfaatkan sosial media sebagai pusat informasi. Terhitung dari itu mereka memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk mempermudah mereka dalam melakukan 2 Penggunaan media sosial dan pengembangan masyarakat memiliki relevansi dalam mendongkrak keduanya. Media sosial dan masyarakat memiliki perannya masingmasing dalam lembaga zakat berbasis ormas. Pengembangan masyarakat merupakan upaya dalam mengusahakan perubahan yang terjadi di masyarakat dengan memanfaatkan aksi sosial sehingga nantinya terbentuklah perubahan atau pengembangan terhadap kondisi yang ada sehingga berjalan secara sistematis dengan berpedoman pada prinsip sosial. Lazismu jatim memanfaatkan peranan media sosial dalam mendongkrak pengembangan masyarakat. Media sosial yang digunakan oleh Lazismu Jatim cukup beragam mulai dari facebook. Instagram, tiktok dan juga terdapat website yang menunjang berbagai informasi yang ada. Peran media sosial pada Lazismu Jatim yaitu untuk menghimpun dana yang dihasilkan dari zakat yang nantinya diolah dan disalurkan kepada masyarakat untuk mendongkrak pengembangan masyarakat melalui program tersebut. Pengembangan masyarakat yang dimaksud dapat berupa perbaikan ekonomi dengan dukungan dana yang nantinya dapat menstabilkan ekonomi masyarakat seperti support UMKM dan sebagainya. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran dan membuka peluang seseorang dalam pemanfaatan media sosial dalam lembaga zakat berbasis ormas sehingga nantinya tujuan dari penelitian ini dapat memberikan impact positif secara langsung bagi masyarakat dengan adanya optimalisasi peran media sosial. Sehingga apa yang dihasilkan oleh masyarakat dapat Kembali ke masyarakat dengan bentuk yang bermanfaat. Karena seperti halnya, lembaga zakat berbasis ormas memiliki pola seperti roda yang berputar sehingga harus bisa dijalankan dengan sistematis agar nantinya dapat terorganisir dengan baik Adam Hermawansyah dan Ahmad R. Pratama. AuAnalisis Profil dan Karakteristik Pengguna Media Sosial di Indonesia Dengan Metode EFA dan MCA,Ay Techno. Com 20, no. Februari 2. : 69Ae82, https://doi. org/10. 33633/tc. Tri Utami Rosemarwati dan Lisa Lindawati. AuPenggunaan Media Sosial sebagai Sumber Berita oleh Jurnalis Media Daring di Indonesia,Ay Jurnal Studi Komunikasi dan Media 23, no. Desember 2. : 101Ae14, https://doi. org/10. 31445/jskm. Beti Nur Hayati. AuDinamika Program Pengembangan Masyarakat Di Area Perusahaan (Studi Kasus : Kelompok Batik Di Kecamatan Kerek. Tuba. ,Ay KOMUNITAS 12, no. Desember 2. : 132Ae43, https://doi. org/10. 20414/komunitas. AuOptimalisasi Kinerja Lembaga Zakat. Infak, dan Sedekah melalui Self-Branding pada Media Sosial: Bukti dari LAZIS Jateng Surakarta | Milkiyah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah,Ay 14 Maret 2024, https://jurnal. id/index. php/milkiyah/article/view/547. Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjut dan membuka peluang yang lebih besar dalam pengembangan masyarakat. Dengan adanya media sosial sebenarnya menimbulkan banyak pro kontra bagi para penggunanya, tetapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa penggunaan media sosial juga memberikan banyak manfaat bagi seseorang dalam mempermudah pekerjaannya. 5Dalam lembaga zakat berbasis ormas yang Dimana fungsi dari lembaga zakat tersebut harus menyelaraskan terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat tentunya juga memunculkan berbagai pendapat pro dan kontra dengan adanya media sosial. Pada dasarnya ada yang beranggapan bahwa media sosial dapat mempermudah lembaga zakat dalam menyebar luaskan infromasi kepada seseorang sehingga semua orang dapat lebih mudah menjangkau berbagai informasi yang ada, ada juga yang beranggapan bahwa penggunaan media sosial juga dapat mempermudah lembaga zakat dalam menarik perhatian masyarakat untuk berzakat karena aksesnya yang mudah dijangkau tanpa batasan jarak. Akan tetapi, terdapat juga anggapan kontra terhadap penggunaan media sosial yang dianggap menyulitkan bagi orang yang berumur karena tidak tahu cara penggunaannya dan media sosial dianggap sebagai alat yang berbahaya karena di dalamnya terdapat berbagai penipuan mulai dari akses link yang dapat mengambil data seseorang, penyebaran hoax dan berbagai hal yang dianggap merugikan bagi para penggunananya sehingga lebih memilih untuk tidak menggunakan media sosial. 7Dari berbagai problematika penggunaan media sosial yang ada membuat peneliti tertarik untuk melakukan mengambil focus penelitian terkait peranan media sosial yang nantinya dikaitkan dengan lembaga zakat berbasis ormas dan ditunjang dengan pengembangan masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh Siregar bahwa media sosial dapat dijadikan sebagai alat yang dapat mempermudah suatu lembaga dalam memperluas jangkauannya sehingga nantinya juga dapat meningkatkan interaksi lembaga dengan masyarakat. Seperti Namanya, lembaga zakat berbasis ormas yang memiliki hubungan langsung dengan masyarakat harus bisa mengoptimalisasikan peranan media sosial dapat mempermudah akses masyarakat kepada lembaga dan mempermudah lembaga dalam menyebar luaskan program kerja dan berbagai informasi yang ada demi kebutuhan masyarakat guna untuk pengembangan 8 Sama halnya dengan yang diungkapkan oleh Ruslam bahwa penggunaan media sosial bukan hanya sebatas posting tetapi seseorang yang menggunakan media sosial harus bijak dalam mengakses suatu hal sehingga nantinya tidak memunculkan spekulasi negative. Dalam penggunaan media sosial hendaknya harus di saring sebelum sharing untuk meminimalisir dampak negative dari penggunaannya. Karena media sosial akan memberikan impact positif yang sangat besar apabila digunakan sesuai dengan kebutuhan dan bijak. Dennis Adrian dan M. Rachman Mulyandi. AuManfaat Pemasaran Media Sosial Instagram Pada Pembentukan Brand Awareness Toko Online,Ay Jurnal Indonesia Sosial Sains 2, no. : 215Ae22, https://doi. org/10. 59141/jiss. Amar Ahmad dan Nurhidaya Nurhidaya. AuMedia Sosial Dan Tantangan Masa Depan Generasi Milenial,Ay Avant Garde 8, no. Desember 2. : 134Ae48, https://doi. org/10. 36080/ag. Ahmad dan Nurhidaya. Ryan Paturahman. AuPemanfaatan Media Sosial Dalam Mempublikasikan Program Kerja Organisasi Analisis Deskriptif Pada Organisasi Kepmawa Yogyakarta Periode Kepengurusan 2017/2018. Ay . Universitas Mercu Buana Yogyakarta, 2. , https://eprints. mercubuana-yogya. id/id/eprint/3740/. Rahmanita Ginting dkk. Etika Komunikasi dalam Media Sosial : Saring Sebelum Sharing (Penerbit Insania. Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif karena relevan focus penelitian yang dimana pada penelitian ini akan mengeksplor dan menganalisis secara mendalam terkait dengan peran media sosial pada lembaga amil zakat berbasis ormas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dengan turun langsung untuk mencari informasi yang dibutuhkan terkait focus penelitian. Objek penelitian yang digunakan yaitu Lazismu Jatim yang bertempat di Jl. Jawa No. Binangun Indah. Wadungasih. Kec. Buduran. Kabupaten Sidoarjo. Jawa Timur 61252 Peneliti memilih objek tersebut karena pada Lazismu menerapkan peranan media sosial dalam menunjang pengembangan masyarakat sehingga memungkinkan kita untuk menganalisis bagaimana peranan media sosial yang digunakan, apakah berjalan sesuai dengan tujuannya dan dapat mengkoneksikan programnya terhadap masyarakat atau malah sebaliknya. Peneliti menggunakan beberapa informan sebagai sumber untuk menggali informasi yaitu staff manager sosial media, wakil ketua bidang lazismu jatim dan beberapa eksekutif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dengan memanfaatkan partisipasi secara pasif, wawancara dan dokumentasi sebagai bahan penunjang penelitian. Kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yang meliputi beberapa Pertama, reduksi data dilakukan dengan menyortir dan memilih data yang relevan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang tidak terkait dengan fokus penelitian disisihkan, sementara data yang signifikan dikelompokkan berdasarkan tema utama yang berkaitan dengan peran media sosial dalam pengembangan masyarakat. Selanjutnya, data yang telah direduksi disajikan dalam bentuk narasi deskriptif secara sistematis untuk memberikan gambaran yang jelas dan terstruktur mengenai temuan penelitian. Penyajian data ini dapat dilengkapi dengan tabel atau grafik sederhana untuk memperkuat pemahaman tentang peran media sosial dalam menunjang program-program Lazismu Jatim. Tahap berikutnya adalah verifikasi dan penarikan kesimpulan, di mana peneliti melakukan triangulasi data untuk memastikan validitas dan reliabilitas informasi yang diperoleh. Triangulasi dilakukan dengan membandingkan data dari berbagai sumber . nforman yang berbed. , metode . awancara, observasi, dan dokumentas. , serta teori yang relevan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan yang kredibel dan akurat. Hasil dan Pembahasan Lazismu Jatim merupakan lembaga islam yang bergerak dalam ranah organisasi Dalam menjalankan aktivitasnya. Lazismu membutuhkan peran media sosial dalam menunjang berbagi program kerja yang ada untuk memperdayakan masyarakat melalui pengembangan masyarakat. Lazsimu memiliki visi dan misi sebagai berikut: Visi: Menjadi lembaga amil zakat terpercaya Misi: Optimalisasi pengelolaan ZIS yang amanah, professional dan transparan Optimalisasi pendayagunaan ZIS yang kreatif, inovatif dan produktif Optimalisasi pelayanan donatur Dalam menunjang visi dan misi yang ada. Lazismu Jatim juga memanfaatkan peranan media sosial. Media sosial yang dimiliki oleh Lazsimu Jatim diantaranya Instagram, tiktok, youtube dan facebook sebagai berikut: Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 Gambar 1: Akun media sosial Lazismu Jatim Sumber: Akun official Lazismu Jatim Peran media sosial pada Lazismu Jatim sangat dibutuhkan dalam menunjang berbagai program kerja yang dimiliki seperti pengembangan masyarakat. Pengembangan masyarakat berupa stabilisasi ekonomi dengan adanya program pemberdayaan umkm, pesantren lansia dan pesantren mualaf dan berbagai program kerja yang terdiri dari 6 pilar diantaranya: Pendidikan, yang terdiri dari beasiswa mentari, beasiswa sang surya, peduli guru, rehabilitasi sekolah. Muhammadiyah scholarship preparation program, tablet untuk Pelajaran dan Lazismu goes to school Kesehatan, meliputi peduli Kesehatan& mobile clinic, rumah singgah pasien, end-TB, gizi dan pencegahan stunting, bebas corona, sanitasi untuk masyarakat. Ekonomi, meliputi pemberdayaan UMKM. Masyarakat ternak mandiri, tani bangkit, ketahanan pangan keluarga, keuangan mikro. Sosial dakwah, meliputi pemberdayaan disabilitas, connecting generation, pendampingan mualaf, daAoi mandiri, back to masjid, bedah rumah, qurban, qurban ketahanan pangan & Kemanusiaan, meliputi siaga bencana. Muhammadiyah aid,Gudang kemanusiaan Lingkungan, meliputi pelihara daratmu, sayangi lautmu, penanaman pohon Banyaknya program kerja yang dimiliki oleh Lazismu Jatim membuat peranan media sosial menjadi penting untuk dioptimalisasikan karena dengan adanya media sosial akan mempermudah akses masyarakat untuk berpartisipasi dalam memberikan sumbangsih dana dan mempermudah Lazismu Jatim dalam menyebar luaskan informasi yang ada guna memberitahukan masyarakat dan membangun kepercayaan kepada donatur. Pada penelitian Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 ini, peneliti melakukan wawancara dan observasi untuk memperoleh informasi dari beberapa Tabel 1. Ringkasan hasil wawancara Pernyataan Peneliti Jawaban informan 1 Bagaimana anda menilai peranan Seluruh informan menilai bahwa media sosial media sosial dalam menunjang memberikan peranan yang besar dalam masyarakat menunjang program kerja di Lazismu Jatim melalui program Lazismu Jatim? eksistensinya dengan Tengah banyaknya lembaga zakat berbasis ormas lainnya 2 Bagaimana anda menilai performa Sebagaian informan yang mengandle arus Lazismu setelah masuk keuangan dan media sosial menilai peranan bahwa performa Lazismu jatim mengalami media sosial? pengoptimalisasian media sosial 3 Bagaimana anda menilai konten Sebagian informan menilai bahwa Lazismu yang diterbitkan oleh Lazismu Jatim sudah berusaha memaksimalkan konten Jatim? yang dimiliki agar sesuai dengan aturan yang ada karena lembaga ini harus benar-benar memeprhatikan konten yang dimiliki agar tidak bertentangan dengan nilai keagamaan namun tidak pudar karena perkembangan 4 Apakah penggunaan Seluruh informan menilai bahwa penggunaan media sosial di Lazismu Jatim media sosial memberikan impact yang besar dapat mempermudah masyarakat dalam penyebaran informasi yang ada dan dan lebih memberikan impact meningkatkan kepercayaan donatur karena dan adanya konten sebagai gambaran bahwa program yang ada bukan sekedar program saja tetapi telah dijalankan. 5 Apa relevansi antara peranan Seluruh informan memberikan jawaban yang media sosial dan pengembangan serupa bahwa media sosial memiliki peranan masyarakat yang diterapkan di yang Lazismu Jatim? pengembangan masyarakat karena dengan pengoptimalisasian peranan media sosial dapat membuat Lazismu semakin banyak dikenal dan mudah diakses sehingga hal tersebut tentunya akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan donatur dan kepercayaan donatur yang memungkinkan hal tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap pengembangan masyarakat. Dari hasil wawancara yang ada diketahui bahwa media sosial memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang program kerja yang ada. Beberapa impact positif dari adanya media sosial yaitu: Dapat meningkatkan kepercayaan donator. Dengan adanya media sosial yang dimiliki oleh Lazsimu Jatim akan mempermudah donatur untuk mengakses atau memantau Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 berbagai program kerja yang dijalankan oleh lembaga. Selain itu, para donatur juga dapat memastikan apakah lembaga tersebut merupakan lembaga yang terpercaya atau tidak dengan mengunjungi media sosial lembaga atau website yang di dalamnya terdapat berbagai informasi terkait Lazismu Jatim. Gambar 2. Sertifikasi Lazismu Jatim Sumber: Website Lazismu Pada gambar 2. Dapat dilihat bahwa 262 kantor Lazismu se-Indonesia telah di Audit oleh KAP Abdul Hamid & Rekan dan Kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian. 10 Dengan adanya sertifikasi yang dapat diakses di berbagai media Lazismu akan meminimalisir keraguan para donatur untuk membayarkan zakat, infaq dan sedekah melalui Lazismu Jatim. Bukti dokumentasi yang dapat dijadikan sebagai documenter lembaga. Media sosial yang ada dapat menunjang program kerja di Lazismu Jatim dengan melakukan pengembangan masyarakat seperti bakti sosial, pemberdayaan UMKM, dan berbagai kegiatan Ramadhan ataupun idul adha yang diabadikan di tiktok ataupun Instagram yang dikemas dalam konten yang menarik agar nantinya dapat menarik minat AuVisi. Misi & Identitas | Lazismu Jawa Timur,Ay diakses 19 Mei 2024, https://info. org/visi-misi/. Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 Gambar 3. Profil Instagram Lazismu Jatim dan Konten Media Sumber: Instagram Lazismu Jatim Penggunaan media sosial dengan menjadikannya sebagai documenter perjalanan Lazismu Jatim menjadi suatu pilihan yang tepat karena dapat diakses oleh khalayak umum yang nantinya akan memberikan gambaran kepada mereka tentang bagaimana program yang dijalankan oleh Lazsimu Jatim. Meskipun tidak ikut berpartisipasi paling tidak masyarakat dapat melihat berbagai program kerja yang ada melalui video yang dikemas sesuai dengan kaidah Lazismu yang menarik sehingga memanjakan mata. Meningkatkan eksistensi lembaga. Pengoptimalisasian media sosial yang dimiliki oleh Lazismu Jatim dapat menjadi penunjang peningkatan eksistensi lembaga karena dengan adanya media sosial yang dimanfaatkan dengan baik dan mengikuti trend yang ada akan membuat berbagai konten tersebut akan menyebar luas dan dikonsumsi oleh masyarakat luas. Seperti yang terjadi pada lazismu jatim, dengan mengkonsistenkan konten yang dibuat dengan feed yang rapi dapat meningkatkan jumlah viewer dan mengundang banyak orang untuk sekedar mengunjungi profil media sosialnya atau meninggalkan jejak dengan like dan komen postingan yang ada. Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 Gambar 4. View dan Komen Instagram Sumber: Instagram Lazsimu Jatim Pada gambar 4. Dapat dilihat bahwa dengan adanya konten yang menarik terkait program kerja yang ada di Lazismu Jatim dapat menarik seseorang untuk menikmati video yang ada di Instagram Lazismu dan membuat seseorang untuk melakukan tindakan seperti meninggalkan jejak komen. Semakin banyaknya yang tertarik dengan berbagai konten yang diunggah tentunya akan meningkatkan ketertarikan masyarakat yang nantinya akan menunjang peningkatan eksistensi lembaga. Mempermudah akses dan menyebar luaskan infromasi. Media sosial menjadi alat penunjang penyebaran informasi melalui konten ataupun pamflet yang disebarluaskan di media sosial. Dengan adanya pamflet atau konten yang menarik tentunya akan membuat seseorang tertarik dan lebih mudah mengakses berbagai informasi yang ada seperti mencari profil lembaga, informasi donasi ataupun akses untuk mengetahui berbagai kegiatan yang dijalankan oleh Lazismu. Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 Gambar 5. Media informasi Lazismu Sumber : Instagram Dari gambar 5. Dapat dilihat bahwa seseorang terkadang membutuhkan media sosial sebagai suatu alat yang mudah diakses untuk mencari suatu informasi yang tidak terhalang oleh jarak ataupun waktu. Lazismu menyediakan berbagai informasi terkait layanan tentang program kerja yang dimilikinya agar nantinya seseorang akan lebih mudah untuk mengakses segala informasi yang ada. Lazismu jatim juga menyediakan berbagai informasi berupa edukasi kepada masyarakat terkait hal-hal yang masih memiliki relevansi dengan keislaman. Lazismu Jatim mengunggah berbagai informasi guna mengedukasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai keislaman. Hal tersebut dilakukan guna menunjang program kerja yang dijalankan. Lazismu Jatim menggerakkan program kerjanya dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman yang tidak menentang nilai keagaman karena sesuai dengan organisasi masyarakat yang berbalut Edukasi yang dilampirkan di feed dapat berupa informasi terkait qurban seperti Aumengapa harus sapi Jantan?Ay. Edukasi yang diterbitkan pun menyesuaikan sesuai dengan timeline dan event yang akan atau sudah dijalankan. Simpulan Lazismu Jatim merupakan lembaga amil zakat berbasis organisasi masyarakat yang menjadikan media sosial sebagai penunjang pengembangan masyarakat. Berbagai program kerja yang terkait dengan pengembangan masyarakat dibalut dalam 6 pilar yaitu: pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dakwah, kemanusiaan dan lingkungan. Berbagai program yang dijalankan memanfaatkan peranan media sosial seperti Instagram, tiktok, facebook dan youtube untuk menyebarluaskan berbagai informasi dan documenter terkait kegiatan yang dilakukan Lazismu Jatim. Dengan adanya media sosial memberikan peranan yang cukup besar dalam perkembangan Lazismu Jatim yaitu meningkatkan kepercayaan donatur, bukti dokumentasi atau documenter kegiatan, meningkatkan eksistensi lembaga dan Febriani Indri Ikhtiarini. Airlangga Bramayudha Peran Media Sosial pada Lembaga Zakat Berbasis Ormas dalam Pengembangan Masyarakat Jurnal Al-Manaj Vol. 04 No. 02 Desember 2024 : Hal 53-63 menyebarluaskan informasi dan mempermudah akses masyarakat terhadap lembaga tersebut. Dengan demikian peranan media sosial di lembaga amil zakat berbasis ormas memberikan banyak impact positif bagi lembaga dan masyarakat yang dimana masyarakat dapat memanfaatkan peranan Lazismu yaitu dari masyrakat untuk masyarkat. Referensi