JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. 2 ,Desember 2023,pp. 379 - 394 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2621-6248 . Doi : 10. 51903/kompak. n page 379 http://journal. id/index. php/kompak Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. Dimas Cahya Aji1. Andi Kartika2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubank Semarang, email: dimascaa@gmail. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubang Semarang, email: ARTICLE INFO Article history: Received 30 September 2023 Received in revised form 2 November 2023 Accepted 10 November 2023 Available online 1 Desember 2023 ABSTRACT This research delves into theipinfluenceipof profitability, ipcompanyipsize, ipand iptax rates on the capitalipstructure of mining sectoripcompanies listedipon the Indonesian Stock Exchange between 2019 and 2022. The sample selection involved the purposive sampling method, yielding 112 samples for Theipfindingsiprevealithat profitability and structure,iwhile tax rates do not exhibit a significant Data quantitatively, and multipleislinearisregression analysis was employed for data processing. The financial reports used for analysis were obtained from theiIndonesiaiStockiExchange via the idx. website and processed using SPSS Keywords: Profitability. Company Size. Tax Rates and Capital Structure Pendahuluan Sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia memiliki potensi besar dalam kontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Maju dan berkembangnya sektor ini memiliki implikasi yang signifikan, baik dalam lingkup nasional maupun regional, karena peran vital perusahaanperusahaan pertambangan sebagai penyumbang utama devisa negara. Dalam konteks perekonomian global yang kompetitif, persaingan antar perusahaan dalam industri pertambangan menjadi sangat ketat. Saat sektor ini terus berkembang, dampaknya secara positif dirasakan baik di tingkat nasional maupun regional. Perusahaan-perusahaan pertambangan sebagai penyumbang utama devisa negara, terus berupaya meningkatkan kinerja mereka dan mencapai kesuksesan demi mencapai tujuan dan mengurangi hutang perusahaan menggunakan modal internal. Oleh karena itu, perkembangan investasi pasar modal di Indonesia, terutama di sektor makanan dan minuman, menjadi sangat penting ke depannya (Ahmad, 2. Received September 23, 2023. Revised Sep 2, 2023. Accepted Nov 22, 2023 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Pada sektor ekspor Indonesia, sebagian besar porsinya, yaitu sebesar 64,46%, berasal dari sektor migas . inyak dan ga. , sementara sisanya berasal dari ekspor non-migas. Dalam kategori sektoral, sektor pertambangan mengalami lonjakan pertumbuhan yang menakjubkan, berhasil mencapai pertumbuhan 63,17%. ahun ke tahu. Di peringkat kedua terdapat sektor pertanian yang tumbuh sebesar 31,17% . ahun ke tahu. , dan di peringkat ketiga adalah sektor manufaktur yang mencapai pertumbuhan sebesar 20,61% . ahun ke tahu. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Indonesia mengalami keuntungan dari kenaikan harga komoditas, yang tercermin dalam pertumbuhan sektor Pertumbuhan sektor pertanian dapat dijelaskan oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga, sedangkan pertumbuhan sektor manufaktur menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi Indonesia dengan nilai tambah yang tinggi (Mukrimaa et al. , 2. Dalam upaya mengembangkan sektor pertambangan, perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri ini memerlukan dana investasi yang besar guna mengoptimalkan eksploitasi sumber daya Itulah sebabnya banyak dari mereka yang memilih untuk memasuki pasar modal, dengan tujuan menarik investasi dan memperkuat posisi keuangan. Penelitian ini khusus berfokus pada perusahaan-perusahaan pertambangan karena sektor ini memiliki ciri khas industri yang berbeda dari sektor lainnya. Sebagai salah satu pilar utama dalam perkembangan ekonomi sebuah negara dan peran sektor pertambangan memiliki peran krusial sebagai penyedia sumber daya energi krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Potensi melimpahnya sumber daya alam menjadi landasan pertumbuhan bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi dalam eksploitasi sumber daya tambang (Surenjani et al. , 2. Gambar 1 Presentasi Kenaikan/ Penurunan Harga Saham Tambang LQ 45 . Januari- 27 Desember 2. Setiap manajer perusahaan dihadapkan pada pilihan krusial untuk menjaga kelangsungan operasional perusahaan. Salah satu keputusan utama adalah terkait dengan komposisi hutang dan ekuitas, yang dikenal sebagai struktur modal. Struktur modal menjadi perhatian krusial bagi perusahaan karena dampaknya yang langsung terhadap kesehatan keuangan perusahaan, yang pada akhirnya berpengaruh pada struktur modal tersebut. Kesalahan dalam menetapkan struktur modal dapat berdampak besar, khususnya jika perusahaan terlalu mengandalkan hutang. Hal ini bisa menyebabkan beban keuangan yang meningkat bagi perusahaan. Selain itu, risiko keuangan juga bertambah, seperti risiko ketika perusahaan kesulitan membayar bunga atau angsuran hutangnya. Dasar dari struktur modal melibatkan pemanfaatan modal internal dan hutang. Dengan menentukan struktur modal yang optimal, perusahaan menurunkan risiko dan mengoptimalkan nilai perusahaan secara signifikan. Pengambilan keputusan yang bijaksana mengenai struktur modal akan membantu perusahaan mencapai stabilitas keuangan dan kesinambungan operasional (Lestari & Irianto, 2. Manajer keuangan perlu melakukan upaya untuk menentukan kebutuhan dana perusahaan dan memutuskan struktur modal yang tepat. Apakah perusahaan akan menentukan pemakaian modal sendiri atau modal asing untuk memenuhi kebutuhan dana. Strategi ini penting agar modal perusahaan dapat mengendalikan modal asing dengan efisien dan efektif serta tepat sasaran. Dalam JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n konteks ini, perhatian khusus harus diberikan pada masalah struktur modal yang mencakup pengaturan yang tepat antara hutang jangka panjang dan modal sendiri. Struktur modal yang tepat dapat meningkatkan citra perusahaan dan menunjukkan indikasi yang baik dengan modal rata-rata tertimbangnya rendah. Dalam menentukan kebijakan struktur modal, faktor-faktor internal dan eksternal perusahaan perlu dipertimbangkan. Faktor internal mencakup struktur aktiva, ukuran perusahaan, likuiditas, serta perubahan tarif pajak dan profitabilitas, yang semuanya mempengaruhi struktur modal. Sementara itu, faktor eksternal melibatkan stabilitas politik, kondisi pasar modal, dan tingkat suku bunga yang juga harus dipertimbangkan dengan cerma (Astakonmi & Utami. Dalam konteks profitabilitas, beberapa metode penilaian dapat digunakan untuk membandingkan laba dengan aktiva atau modal. Hal ini penting karena profitabilitas mencerminkan Keputusan yang bijaksana dalam mengelola profitabilitas dan struktur modal dapat membantu perusahaan mencapai kinerja keuangan yang optimal. Dengan memahami tingkat profitabilitas, manajer perusahaan dapat menilai efisiensi pengelolaan sumber daya dan pencapaian tujuan keuangan. Dalamiimengambiliikeputusan terkait strukturiimodal, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan hasil penelitian dan melihat apakah profitabilitas memiliki korelasi dengan struktur modal. Selain itu, penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memahami lebih dalam hubungan antara profitabilitas dan strukturiimodal, serta faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhinya (Lukiana & Hartono, 2. Faktor berikutnya yang memengaruhi strukturiimodal perusahaan adalahiiukuran perusahaan. Ukuraniiperusahaan diukur berdasarkan jumlah asetpyangpdimiliki. Semakiniibesar ukuran perusahaan, isemakin kuat pula perusahaan dalam pmenghadapi ptantangan pbisnis dan memiliki potensi untuk mencapai labapyangptinggi, karena didukung oleh aset yang besar yang memungkinkan perusahaan mengatasi kendala yang muncul meskipun ukuran perusahaan besar bisa memberikan akses ke aset yang lebih besar, hal ini tidak selalu menghasilkan dampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan. Sebagai kesimpulan, ukuran perusahaan adalah faktor penting yang dapat memengaruhi strukturpmodalpperusahaan. Namun, pengaruhnya terhadap profitabilitas perusahaan masih menjadi perdebatan dan membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungannya secaraplebih mendalam (Mukaromah & Suwarti, 2. Faktorpterakhir yangpberpengaruh dalam strukturpmodalpadalah tarif pajak, yang menentukan jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Semakinprendah pajakpyang harus dibayar, maka semakin meningkatkan kesejahteraan perusahaan. Tarif pajak ini juga menjadi pertimbangan penting bagi para investor dalam memilih investasi saham. Hal ini karena tarif pajak memiliki peran signifikan dalam upaya meningkatkan harga saham. Investor cenderung akan mengalihkan pnegara-negara Sehingga, minatiinvestoriuntukimembeliisahamiakan meningkat pada perusahaan yang beroperasi diinegara dengan tarifppajak yangilebihirendah. Selain dari modal asing atau pinjaman, perusahaan juga dapat memperoleh modal melalui penjualan saham (Rahayu, 2. Penelitian ini menggunakan variable dependen profitabilitas, ukuranpperusahaanpdan tarif pajak sedangkanpvariabel independen strukturpmodal. Berdasarkan penjelasan sebelumnya peneliti menyusun kerangka sebagai berikut: Profitabilitas UkuranpPerusahaan StrukturpModal Tarif Pajak Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Gambar 1 Kerangka Penelitian Hipotesis yang diuji dalam penelitian iniiadalah: H1: Profitabilitas berpengaruh positif terhadap StrukturiiModal. H2: Ukuran Perusahaan berpengaruhippositif terhadap StrukturipModal. H3: Tarif Pajak berpengaruh positif terhadap StrukturiModal. Pada penelitianpini, terdapat dua jenis variabel yaitupvariabel dependen danpvariabel independen. Variabelpdependenpadalahpvariabelpyangpdipengaruhipoleh variabelpindependen begitu juga Dalamppenelitianpini, variabelpdependenpyangpdigunakan adalahpstrukturpmodal. Sementara itu, variabelpindependenpyang diteliti adalahpprofitabilitas,oukuranoperusahaanodan tarif pajak. Berikutopemaparanoproksiodariomasing-masingovariabel: Profitabilitas Profitabilitas menggambarkan kemampuanpsuatupperusahaan untuk mencapai labapselama periode tertentu berdasarkan tingkatppenjualan, aset, odan modap saham yang dimiliki. Ada dua jenis rasio profitabilitas yang mengindikasikan laba dari penjualan, serta rasio yang mengukur efektivitas investasi perusahaan. Bersama-sama, kedua rasio ini menunjukkan efisiensi profitabilitas dalam menghubungkan penjualan dengan laba. Penelitian ini berfokus pada Return onpAssets (ROA), yaitu rasio yang mengindikasikan hasilp . atas jumlahpasetpyang digunakan dalam perusahaan. (Kasmir, 2. Diformulasikapsebagaipberikut: ycIyceycycycycu ycuycu yaycycyceycyc = Laba Bersih Setelah Pajak Total Aset Ukuran Perusahaan Dalamopenelitianoini, ukuranpperusahaanpdiukur denganpmenggunakan nilai logaritma dari total aset perusahaanp pada neraca akhir tahun. Proyeksi ukuranpperusahaan didasarkan pada perkiraan nilai logaritma total aset perusahaan dipmasapdepan. Dengan memproyeksikan nilai logaritma dari total aset perusahaan, penelitian dapat membuat perkiraan tentang pertumbuhan atau penurunan ukuran perusahaan di masa mendatang, yang memberikan wawasan tentang potensi pertumbuhan atau penurunan industri atau sektor tertentu. Dengan demikian, nilai logaritma total aset perusahaan merupakan alat yang efektif untuk mengukur dan memproyeksikan ukuran perusahaan dalam penelitian ini. (Pratiwi, 2. Diformulasikan sebagai berikut: Ukuran perusahan = log . otal ase. Tarif Pajak Dalam konteks perusahaan, tarif pajak progresif berarti bahwa semakinpbesar laba perusahaan sebelum pajak, semakinpbesarppula persentase pajak yang harus dibayarkan olehpperusahaan. Hal ini mendorong perusahaan untuk lebih berkontribusi terhadap penerimaan negara, terutama jika laba mereka meningkat secara signifikan. Sebagai hasilnya, pajak yang dibayarkan oleh perusahaan akan lebih sebanding dengan tingkat keuntungan yang mereka peroleh. (Kasmir, 2. Persentase pajak pendapatan mengacu pada bagian dari laba sebelum pajak yang menjadi kewajiban pajak bagi perusahaan. Diformulasikan sebagai berikut: Tingkat Pajak = Pajak Laba sebelum pajak JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Struktur Modal Struktur modal (DER) atau rasio utang terhadap ekuitas adalahpsalahpsatuprasio keuanganpyang digunakanpuntukpmengukurpstruktur modal suatu perusahaan. Rasiopinipmemberikan gambaran tentang seberapa besar perusahaan memanfaatkan sumber pendanaan hutang . dibandingkan dengan sumber pendanaan modal sendiri . PerusahaanpdenganpDER yang tinggi mungkin memilikiprisiko yang lebih tinggi karena memiliki beban bunga yang lebih besar dan lebih tergantung pada hutang untuk membiayai pertumbuhannya. Sebaliknya, perusahaan dengan DER rendah cenderung lebih stabil secara keuangan karena memiliki lebihpbanyakpmodal sendiripyang dapat digunakan untuk menghadapi keterbatasan keuangan. (Brigham dan Houston, 2. Diformulasikan sebagai berikut: Leverage = Hutang Jangka Panjang Total Aset Metode Penelitian Penelitianpinipmemilikiptujuan untuk menguji atau menganalisis data keuangan dari perusahaan sektorppertambanganpyangpterdaftarpdipBursapEfek Indonesia selama periode 2019 hingga 2022. Berikut adalah kriteriapyangpdigunakanppenelitipdalamppengambilan sampel: Perusahaan yangptermasukpdalam sektor pertambangan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Ini berarti peneliti membatasi sampel hanya padapperusahaanpyang bergerakpdi sektor pertambangan, sehinggaphasilppenelitian lebih relevan dan fokus. Perusahaan harus secara konsisten menerbitkan laporan keuangan selama tiga tahun berturutturutpselamapperiode 2019-2022. Kriteria ini penting untuk memastikan data yang digunakan dalam penelitian memiliki kelengkapan dan kontinuitas, sehingga analisis dapat dilakukan secara konsisten dan akurat. Laporan keuangan dari perusahaan yang menjadi sampel harus menyediakanpinformasi pArtinya, data yang digunakan harus mencakup semua variabel yang relevan dan diperlukan dalamppenelitianpini. Hal ini penting agarpanalisis dapat memberikan hasil yang komprehensif dan dapat diandalkan. Pengambilan sampel yang cermat dan berdasarkan kriteria yang tepat adalah langkah penting dalam penelitian untuk memastikan bahwa data yang dianalisis adalah representatif dari populasi yang Dengan cara ini, hasil penelitian akan memiliki tingkatpvaliditaspdanpreliabilitas yang Selain itu, latar belakang pengetahuan tentang sampel juga sangat penting bagi Pengetahuan tentang karakteristik industri pertambangan dan laporan keuangan perusahaan di sektor ini akan membantu peneliti dalam menganalisis data dengan lebih baik dan memahami implikasi dari temuan penelitian. Peneliti yang memahami konteks industri dan data keuangan akan dapat menghindari bias dan memastikan interpretasi yang tepat dari hasil analisis. Statistik Deskriptif Analisispdeskriptif adalah serangkaian metodepyangpdigunakanpuntuk mengumpulkan dan menyajikan datapdalam bentuk ringkasan, sehinggapmemberikanpinformasipyangpbergunapdan Statistikiideskriptifiidigunakaniiuntukiimemberikaniigambaraniiatauiideskripsi tentangiidataiiyangiimeliputinilairata-rata . , standariideviasi, varian, nilaiimaksimum dan minimum, serta total dan rentang data. Analisis deskriptif biasanya dilakukan dengan menggunakan grafik, tabel, dan ukuran statistik seperti yang disebutkan di atas. Metode ini membantu peneliti dan analis dalam memahami karakteristik dasar dari data, mengidentifikasi anomali, atau mencari pola tertentu yang mungkin ada dalam data. Meskipun analisis deskriptif memberikan informasi yang berguna, perlu diingat bahwa metode ini hanya memberikan gambaran tentang data yang ada dan tidak dapat digunakaniuntukimembuatikesimpulan statistik yangilebihiluas atau melakukan Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 inferensi ke populasi. Untuk tujuan tersebut, diperlukan metode statistik lainnya, seperti analisis Referensi yang dikutip adalah Ghozali . Uji Normalitas Ujipnormalitas digunakan untukpmengujipapakah data dari variabelppengganggu . dalam modelpregresipberdistribusipnormalpatau mendekati normal. Halpini penting dalam model regresi karena mempengaruhi validitas dan keandalan hasil ujipstatistikpsepertipujiptpdan uji F (Ghozali. Salah satu metode ujiinormalitasiyang umum digunakan adalahiOneiSample KolmogorovSmirnov. Dalam uji ini, kita membandingkan distribusi data dengan distribusi normal yang Jikapnilaipprobabilitas . -valu. yangpdihasilkanpdaripujipiniplebih besar dari 0,05, maka hipotesis nol (H. pditerima dan data dianggap berdistribusipnormal. Sebaliknya, jika nilai probabilitas . -valu. kurang dari 0,05, maka Ho ditolak, dan data dianggap tidak berdistribusi Jadi, dalam melakukan uji kenormalitasan data dengan Kolmogorov-Smirnov, jika nilai probabilitas . -valu. lebih besar dari 0,05, maka kita dapat menyimpulkan bahwa data memiliki (Ho Sedangkan . -valu. kurangpdarip0,05,iimakaikitaidapat menyimpulkan bahwa data tidak memilikiidistribusiinormal (Ho ditola. Penting untuk memperhatikan bahwa ketika data tidak memenuhi asumsi normalitas, hal ini dapat mempengaruhi hasil analisis regresi, dan langkah-langkah tertentu mungkin perlu ataupmenggunakanpmetode statistik alternatif yang lebihpsesuai untukpdata non-normal. Uji Multikolinearitas Ghozali . menyatakan bahwa ji multikolinieritas dilakukan untukpmenguji apakahpterdapat korelasi yang tinggi antarapvariabelpindependenpdalampmodel regresi. Jika ada multikolinieritas, halpinipdapatpmenyebabkanpmasalahpdalampanalisispregresi, seperti membuat koefisien regresi menjadi tidak stabil atau mengurangi interpretasi yang tepat tentang hubungan antara variabel. Penting untuk mendeteksi dan menangani multikolinieritas karena dapat mempengaruhi validitas dan keandalan hasil analisis regresi serta interpretasi yang benar tentang hubungan antara variabel. Uji Heterokedastisitas Tujuanpdaripujipheteroskedastisitaspadalahpuntuk mengidentifikasi adanya perbedaanpvarians dari nilaipresidual antara satuppengamatan dengan pengamatanplainnya dalam suatupmodel Jikapnilaipresidual memiliki varians yang seragam, maka kondisi tersebut disebut Namun, jika terdapat variasi yang berbeda-beda dari residual antar pengamatan, maka kondisi tersebut disebut heteroskedastisitas. Hal ini sejalan dengan pandangan Ghozali . , suatuomodeloregresi yangobaik merupakan yang terjadi homoskedastisitasoatau bukan terjadipheteroskedastisitas (Ghozali, 2. Metode yangodapat digunakan untuk memprediksi ada tidaknyaiheteroskedastisitas adalah plot, pujipPark, puji Glejser, danpuji White. Dalamopenelitianoini, dilakukan penelitian apakah uji Glejser dapat digunakan untuk menguji heteroskedastisitas dan menentukan tingkatpsignifikansi. Acuan keputusan adalah sebagai berikut: Apabila nilaiisignifikansii(Sig. ) < 0,05, maka disimpulkanpterjadipheteroskedastisitas. Apabilapnilai signifikansi (Sig. ) > 0,05, makapdisimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Ujioautokorelasiobertujuanountuk menganalisis apakah terdapat korelasipantarpvariabel dalam model prediksi yang terjadi karena perubahan waktu. Jika terjadi asumsi autokorelasi pada model, maka nilai residual tidak lagi bersifat bebas, melainkan memiliki korelasi dengan dirinya sendiri . seperti yang dijelaskan dalam pandangan Ghozali . Dalamopenelitian,iuji autokorelasi sering kali dilakukaniidenganiimenggunakan pengujian Durbin Watson. Uji Koefisien Determinasi JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Koefisieniideterminasi merupakan ukuran yang digunakaniiuntuk mengevaluasi sejauhiimana modeliiregresi mampu menjelaskan variasi-variabeliidependen. Seperti yang dijelaskan oleh Ghozali . , koefisien determinasi menunjukkan persentase variabilitasiivariabel dependen yangpdapatpdijelaskanioleh variabel independen dalam model. Rentang nilai koefisien determinasi adalah dari 0 hingga 1. Uji Signifikansi Simultan Pengujian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dari semuapvariabelpindependen Pengujianphipotesis dilakukan secarapsimultan menggunakan ujipF. Uji statistik F pada dasarnya digunakan untukpmenunjukkanpapakahpsemuapvariabel independen yang dimasukkanpdalampmodel memiliki pengaruh yang signifikan secaraibersamasamaiterhadap variabelidependen (Ghozali, 2. Dalam menguji hipotesis ini, idigunakan nilai signifikansi yang tercantum pada tabel ANOVA. Jikapnilaipsignifikansipkurang dari 0,05, maka hasilpdianggap signifikan. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H. pada koefisien regresi dapat dinyatakan signifikan. Uji Signifikansi Parameter Individual Uji signifikan parameterpindividual merupakan metode untuk menilai seberapapkuatppengaruh sebuah variabelpbebaspsecarapindividualpterhadappvariasipvariabelpdependen. Dalamipenelitian ini, dilakukan pengujian dengan menggunakan tingkatisignifikansi 0,05. Ada dua kriteria dalam memutuskan apakah hipotesis diterima atau ditolak yaitu . Jika nilai signifikansi . ) O 0,05, maka hipotesispditerima. Hal ini mengindikasikan bahwapterdapat pengaruh yangpsignifikan antaraivariabeliindependenidan variabel dependen. Dengan ikatailain, variabel bebas secara individual memiliki dampak yang signifikan terhadap variasi variabel dependen. Jika nilai signifikansi . ) > 0,05, maka hipotesis ditolak. Artinya, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara satu variabel independen dengan variabel dependen. Dengan demikian, variabel bebas tidakimemberikan pengaruhiyang signifikaniterhadap variasi variabel dependen. Penting untuk mencatat bahwa nilai signifikansi . ) menggambarkan tingkat kepercayaan pada hasil pengujian Jika nilainya kurangidari atau samaidengan tingkatisignifikansi yang ditetapkan . ,05 dalam kasus in. , maka hasil pengujian dianggap signifikan dan hipotesis diterima. Namun, jika nilainya lebih besar dari tingkat signifikansi, hasil pengujian dianggap tidak signifikan dan hipotesis ditolak. Analisa Regresi Linear Berganda Untukpmendapatkanphasilppersamaanpregresipantarappengaruhpvariabelpindependen terhadap variabelpdependen. Anda dapat menggunakan ujipregresiplinier berganda atau analisispregresi Analisispregresipbergandapadalahpsalah satu metodepstatistikpyangpdigunakanpuntuk (Ghozali, 2. Modelpyangpakanpdiujippadappenelitianpinipadalah: Y = 1X1 2X2 3X3 e Dimana: = Struktur Modal = Konstanta 1, 2, 3 dan 4 = Koefisien Regresi = Profitabilitas = Ukuran Perusahaan = Tarif Pajak = Standart error Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Hasil dan Pembahasan Penelitianpini memfokuskan padapperusahaan sektor pertambangan yang terdaftar dipBursapEfek Indonesiap (BEI) selama periode tahun 2019 hingga 2022. Populasi yang diteliti terdiri dari 112 perusahaan pertambangan yang memenuhi kriteria penelitian. Untuk memilih sampel yang akan diuji dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metodeppurposivepsampling. Dalam metode ini, sampel dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditentukan Selanjutnya, hasil dari pemilihan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan akan dianalisis dalam penelitian ini. Metode purposive sampling ini diharapkan dapat memberikan sampel yang relevan dan mewakili populasi perusahaan pertambangan yang diteliti dengan baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat menghasilkan temuan yang signifikan dan bermanfaat untuk memahami dan menggambarkan kinerja serta karakteristik perusahaanisektor pertambangan diiBursa Efek Indonesiaiselama periode yang ditentukan. Tabel 2 Sampel Penelitian Jumlah Data Keterangan Populasip Perusahaanpdikelompokkan ke dalampsektorppertambanganpyang terdaftar dipBursapEfek Indonesip periode 2019-2022 30 perusahaan x 4 tahun Sampelp Perusahaanpyang tidak menerbitkanplaporanpkeuanganpselamaptigaptahunpberturut-turut selamapperiode 2019-2022 1 perusahaan x 4 tahun Laporan keuanganpyang menyediakanpinformasip mengenaipvariable yangpakan diteliti 1 perusahaan x 4 tahun Jumlah Sampel Perusahaan Perbankan . Statististik Deskriptif Dari 112 perusahaan sektor pertambangan yang telah dipilih, dilakukan analisis statistik deskriptif pada variabel dependen. Data tersebut memberikaniinformasi tentang nilaiiminimum, maksimum, rata-rata . , dan nilai standar deviasi pada variabel dependen. Tabel 3 Uji Statistik Deskriptif Profitabilitas Ukuran_Perusahaan Pajak Struktur_Modal Valid N . Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkanpdata dari Tabel 3, kita dapat menyimpulkan bahwa: Profitabilitas memilikipnilaipminimum sebesar -0,3002 dan nilaipmaksimumpsebesar 0,6163. Rata-ratap . dari profitabilitas adalahi0,83593 dengan nilaiistandar deviasi sebesari0,1413704. Ukuran perusahaanLmemilikiLnilaiLminimum sebesar 3,5160 daninilaiimaksimum sebesar 14,3324. Rata-rata . dari ukuran perusahaan adalah 6,558741 dengan nilai standar deviasi sebesar 2,0482033. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Tarif pajak memiliki nilaiLminimum sebesar -0,9064 dan nilaiimaksimumisebesar 1,4774. Rata-rata . dari tarif pajak adalah 0,224874 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,3268321. Strukturiimodal memiliki nilaiminimumiisebesar 0,0005 dan nilai maksimum sebesar 0,6563. Rata-rata . dari struktur modal adalah 0,222130 dengan nilai standar deviasi sebesar 0,1729166. Uji Normalitas UjiLNormalitasLmemilikiLtujuan guna untuk meneliti apakah didalam penelitian terdapat distribusi normal atau tidak dapat dilihat dari Kolmogorof- Smirnov test. Variabel berdistribusi normalLapabila nilai signifikannya > 0,05. Hasil dari ujiLnormalitas pada penelitianLiniLbisa dilihat dari tabel dibawah ini: Tabel 4 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual 0E-7 Mean Normal Parametersa,b Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber: Data diolah, 2023 Jika tingkat signifikansi . -valu. yangLdihasilkanLdariLuji normalitas lebihLbesar dari 0,05, seperti pada kasus ini . ,109 > 0,. , artinya tidak ada cukup bukti statistik lyang kuat untuk menolak hipotesis nol. Hipotesis nol dalam kasus uji normalitas menyatakan bahwa data mengikuti distribusi normal. Uji Multikolonieritas UjiLmultikolinieritas digunakan untuk mengidentifikasi apakahLada hubungan yang kuat antara variabel bebas . ndependent variable. dalam model regresi. Jika variabel bebas saling terkait erat, dapat menyebabkan masalah dalam analisis regresi, seperti koefisien regresi yang tidak stabil atau sulit untuk diinterpretasikan. Dua ukuran yang sering digunakan untuk mengevaluasi multikolinieritas adalah Variance Inflation Factor (VIF) dan Tolerance. Tabel 5 Uji Multikolonieritas Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Sig. Collinearity Statistics Beta Tolerance VIF (Constan. Profitabilitas Ukuran_Perusahaan Pajak Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Dependent Variable: Struktur_Modal Sumber: Data diolah, 2023 Jadi, jika nilai VIFLkurangLdari 10LdanLnilaiLToleranceLlebih dari 0,1 untuk semuaLvariabel bebas dalam modelLregresi, itu menunjukkan bahwa tidak ada indikasi yang signifikan dari masalah multikolinieritas dalam model. Ini berarti variabel bebas tidak saling berkorelasi secara kuat dalam model regresi dan dapat dianggap cukup independen satuLsamaLlain. Uji Heteroskedastisitas Ujiheteroskedastisitasiidigunakaniiuntuk mengidentifikasi apakahiiterjadiperbedaaniivarian dariresidual . eviasi antara nilai prediksi model dan nilai observasi aktua. antara satu pengamatan keiipengamatan lain dalam suatu modeliiregresi. Berikut ini hasil dari pengujian Tabel 6 Tabel Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Ukuran_Perusahaan Pajak Sumber: Data diolah, 2023 BerdasarkanLtabelLdiatasLdapatLdisimpulkanLbahwaLtidakLterjadi nilaisig semua variabel lebihiibesariidari 0,05. Uji Autokorelasi Ujiautokorelasi, juga dikenal sebagai uji keberagaman sisa . atau uji Durbin-Watson, digunakan untuk menentukan apakah ada korelasi atau pola sistematis dalam sisa . model prediksi seiring berjalannya waktu atau perubahan observasi. HasilLpengujian autokorelasi dapat dilihat padaitabelLsebagaiLberikut: Tabel 7 Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Durbin-Watson Estimate Predictors: (Constan. Pajak. Profitabilitas. Ukuran_Perusahaan Dependent Variable: Struktur_Modal Sumber: Data diolah, 2023 2,546 1,6373 1,7472 4-dL 2,3627 4-dU 2,2528 Kesimpulan Tidak terjadi BerdasarkanLhasil tabelLpengujian tersebutLdilakukan analisisLDurbin-Watson (D-W) dapat dilihatLbahwaLnilaiLDW sebesar 1,822. MakaLdapatLdisimpulkanLbahwaLtidakLterjadiLauto korelasi 2,3627 < 2,458 < 2,2528 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Hasil Uji Koefisien Determinasi KoefisienLdeterminasiL . oefficient of determinatio. adalahLukuranLstatistikLyang digunakan untuk mengevaluasiLseberapaLbaikLmodelLregresiLdapatLmenjelaskanLvariasiLdalam variabel dependen berdasarkan variasivariabelindependeniiyangiidigunakaniidalamiimodel . Pengujian koefisieniideterminasidapatiidilihatiipada tabeliisebagai berikut: Tabel 8 Tabel Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Pajak. Profitabilitas. Ukuran_Perusahaan Dependent Variable: Struktur_Modal Sumber: Data diolah, 2023 Dalam kasus ini, nilai Adjusted RAisebesar 0. 157 menunjukkanibahwa sekitar 15. 7% dari variasi dalamistrukturimodalidapatidijelaskaniolehiketiga variabeliindependen . rofitabilitas, ukuran perusahaan, dan tarif paja. yang ada dalam model. Sisanya, sekitar 84. 3%, mungkin dijelaskan oleh faktor lainiyangitidakidimasukkanidalamimodeliatau oleh variabel-variabel lain iyang belum Uji Signifikansi Simultan Dalam pengujianini, tujuannya adalah untuk mendapatkan hasiliitentang apakahiivariabelvariabel independen memiliki pengaruh yang bersamaaniipada variabeliidependen. Pengujian anovaidapatidilihat padaitabel sebagaiiberikut: Tabel 9 Tabel Uji Signifikansi Simultan ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Struktur_Modal Predictors: (Constan. Pajak. Profitabilitas. Ukuran_Perusahaan Sumber: Data diolah, 2023 BerdasarkaniihasiliipadaiiTabelii9,iidapatiidisimpulkaniibahwaiinilaisignifikansisebesarii0,000 lebih keciliidaribatasiinormal nilai signifikansi yang umumnya ditetapkan sebesar 0,05. Hal ini menunjukkanibahwa ketiga variabel yaitu profitabilitas, iukuraniperusahaan, idan tarif pajak secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadapistrukturimodal. Dalam analisis statistik, nilai signifikansi yang lebih kecil dari batas normal . iasanya 0,. smenunjukkansbahwa hasil pengujian adalah sangat signifikan secara statistik. Dengan kata lain, ada bukti kuat bahwaivariabel-variabeliindependen tersebut berpengaruhisecaraibersama-sama terhadap variabelidependen, yaitusstruktursmodal. Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa variabelsprofitabilitas, ukuransperusahaan, dan tarif pajak memilikiipengaruh signifikan secara Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 bersama-samaiterhadap struktur modaliiberdasarkaniihasil uji dengani nilaii signifikansii sebesar 0,000. Uji Signifikansi Parameter Individual UjiLsignifikansiLparameterLindividual dan uji t parsial adalah bagian dari analisisLregresi linier. Dalam analisis regresi linier, kita mencoba memahami bagaimana variabel-variabel independen (X) mempengaruhi variabelLdependen (Y). Ujiisignifikansiiparameteriindividual dan uji t parsial membantu kita menilai apakah setiap variabel independenisecaraiindividuimemilikiipengaruh sebagai berikut: Tabel 10 Uji Signifikansi Parameter Individual Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Sig. Coefficients Std. Error (Constan. Leverage Likuiditas Struktur Modal BOPO Beta 965E-005 Dependent Variable: Profitabilitas Sumber: Data diolah, 2023 Berdasarkan interpretasi pada tabel 10 yang Anda berikan, kita dapat menyimpulkan hubungan antara masing-masing variabel independen (Profitabilitas. LUkuran Perusahaan, danLTarif Paja. dengan variabel dependen (Struktur Moda. sebagai berikut: Profitabilitas: Nilai t hitung sebesar -4,524 dan nilai signifikansi sebesar 0,006. Karenainilai signifikansi . lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditentukan . , maka kita dapat menyimpulkan bahwa ProfitabilitasLmemilikiLpengaruh yang signifikan terhadapiStrukturiModal. Hipotesisipertama diterima. Ukuran Perusahaan: Nilai t hitung sebesar 2,163 dan nilai signifikansi sebesar 0,003. Karena nilai signifikansi . lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditentukan . , maka kita dapat menyimpulkan bahwa Ukuran Perusahaanimemiliki pengaruh yang signifikaniterhadapiStruktur Modal. Hipotesis kedua diterima. Tarif Pajak: Nilai t hitung sebesar -0,764 dan nilai signifikansi sebesar 0,112. Karena nilai signifikansi . lebih besar dari tingkat signifikansi yang ditentukan . , maka kita tidak memiliki cukup bukti statistik untuk menyatakanLbahwa Tarif Pajak memilikiLpengaruhLyangLsignifikanLterhadapLStruktur Modal. Hipotesis ketiga Dengan demikian, berdasarkan hasilianalisisitersebut, kitaiidapat menyimpulkan bahwa ProfitabilitasLdanLUkuranLPerusahaan memilikiLpengaruh yangLsignifikan terhadapiiStruktur Modal, isedangkan Tarif Pajak tidakLmemilikiLpengaruhLyangLsignifikan terhadap Struktur JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 379-394 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Modal. Analisa Regresi Linear Berganda Ujiniidilakukaniagaridiketahuiidampakidariivariabeliindependenipadaivariabelidependen, iserta merumuskaniipersamaaniiregresidari profitabilitas, ukuraniperusahaanidaniitarif pajak pada struktur modal. AnalisisLregresiLbergandaLdilakukanLdenganLSPSSLadalahLsebagaiLberikut: Tabel 11 Analisa Regresi Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Ukuran_Perusahaan Pajak Dependent Variable: Struktur_Modal Sumber: Data diolah, 2023 Dariitabel 12 maka dapat disusunipersamaaniregresiilinear bergandaisebagaiiberikut: Struktur Modal = 0,163 Ae 0,501 Profitabilitas 0,17 Ukuran Perusahaan -0,037 Tarif Pajak e Dariipersamaaniregresiilinearibergandaitersebutidapatidiketahui: Jikainilaiisuatuikonstantaisebesar 0,163 dalamipersamaaniregresiimenunjukanijikainilai variabel Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak tidakimengalamiiperubahan atauimenunjukkaniangka 0, maka terdapatikecenderunganibahwa Struktur Modal mengalamiikenaikanisebesar 0,163. Hasil perhitungan nilai koefisien profitabilitas bernilai negatif yaitu sebesar -0,501 artinya variabelistrukturimodaliakanimengalamiipenurunanisebesar -0,501 jika nilai variabel profitabilitas mengalami penurunan 1. Hasil perhitungan nilai koefisien ukuran perusahaan bernilai positif yaitu sebesar 0,017 artinya variabel strukturimodaliakanimengalamiipeningkatan sebesari0,017 jika nilai variabel ukuraniperusahaan mengalami kenaikan 1. Hasil perhitungan nilai koefisien tarif pajak bernilai negatif yaitu sebesar -0,037 artinya variabelistrukturimodaliakanimengalamiipenurunanisebesar -0,037 jika nilai variabel tarif pajak mengalami penurunan 1. Kesimpulan Berdasarkanihasilianalisis data yang telah dilakukan, berikutiadalah interpretasi dari masingmasing temuan: VariabelioProfitabilitasiimemilikii pengaruhii negatifii danii signifikani terhadap Struktur Modal. Artinya, ketika Profitabilitas perusahaan meningkat. Struktur Modalnya cenderung Selaini situ, ishasil isanalisisis jugai smenunjukkani sbahwa hubungani santara Profitabilitas dan Struktur Modal memiliki signifikansi statistik, yang berarti bahwa perubahan dalam Profitabilitas secara nyata mempengaruhi perubahan dalam Struktur Modal. Variabeli Ukuraniu Perusahaaniu memilikiiu pengaruhiu positifiu daniu signifikan terhadap StrukturiuModal. Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Tarif Pajak terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2. (Dimas Cahya Aj. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 HaliiniiumenandakaniubahwaisemakiniubesariuUkuraniPerusahaan, maka Modalnya Temuan menunjukkanibahwaiuhubunganiantaraiuUkuran PerusahaanidaniStruktur UkuraniPerusahaaniberpengaruhisecarainyataiterhadap StrukturiModal. Struktur Modal Variabel Tarif Pajak memilikii pengaruhi negatif dan tidak signifikani terhadapi StrukturiiModal. Artinya. Tarif iPajak tidak memilikiipengaruh yang signifikaniterhadapiStruktur Modal Meskipun ada hubungan negatif antara kedua variabel ini, hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan ini tidak cukup kuat secara statistik. Dengan temuan-temuan tersebut. Anda dapat memahami bagaimana variabel-variabel independen (Profitabilitas. UkuraniiPerusahaan, idan TarifiPaja. berkontribusi pada variabel dependen (StrukturiModa. dalam konteks analisis yang telah dilakukan. Penemuan ini dapat memberikan wawasan berharga untuk pengambilan keputusan strategis terkait dengan pengelolaan keuangan dan kebijakan perusahaan. Saran-saraniiyangiidiberikan oleh penulisiiuntukiipenelitianiiselanjutnya adalahisebagaiiberikut: Memperluasi sampel denganimenambah subsektor lain: karena keterbatasan dalam sektor perbankan yang memiliki banyak perusahaan dengan rugi dan beberapa yang delisting maupun suspend, disarankan untuk menambahkan subsektor lain seperti perusahaan dari sektor telekomunikasi atau subsektor industri lainnya. dengan menambahkan subsektor lain, jumlah data yang dikumpulkan akan menjadi lebih banyak, sehingga variabilitas data meningkat, dan hasil penelitian dapat lebih representatif. Menambah dan menggunakan literatur tambahan: disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menambahkan referensi literatur tambahan yang relevan dalam penelitian. tambahan ini dapat menjadi sumber pengetahuan dan dukungan teoritis yang kuat untuk mendukung analisis dan interpretasi hasil penelitian. Improvisasi dalam menentukan variabel independen: dalamLpenelitianLselanjutnya, disarankan untuk melakukanLimprovisasiLdalam memilih variabelLindependen yang relevan untuk menganalisis hubungannya dengan struktur modal. pemilihan variabel independen yang tepat dan relevan akan meningkatkan nilai adjusted r square, yang mengindikasikan seberapa baik variabilitas struktur modal dapatLdijelaskanLoleh variabel independen yangLtelah dipilih. dengan demikian, penelitian akan memiliki eksplanasi yang lebih baik terhadap hubungan variabel-variabel tersebut. Dengan mengikuti saran-saran tersebut, diharapkan penelitian selanjutnya akan mengatasi keterbatasan yang ada dan menghasilkan hasilLpenelitian yang lebihLvariatif. Lakurat, dan SelainLitu, penelitian tersebut juga akan lebih kokoh secara teoritis dan memberikan pemahamanLyangLlebih mendalamLtentang hubunganLantara variabel independenLdan struktur Daftar Pustaka