Jurnal Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan Vol. VI No. 1 September Tahun 2022 Rancang Bangun Aplikasi Pengelolaan Stok Obat Berbasis Web dengan Pendekatan DSS Metode Moora (Studi Kasus Apotek XYZ) Rudi Sutomo1. Johny Hizkia Siringo Ringo2 Program Studi Sistem Informasi Universitas Multimedia Nusantara Program Studi Teknik Informatika. Tanri Abeng University sutomo@umn. id1, johny. hizkia@tau. Diterima : 22 Agustus 2022 Disetujui : 01 Oktober 2022 AbstractAiApotek adalah suatu lembaga kesehatan yang diselenggarakan dalam bentuk penjualan obat-obatan dan sebagai pusat layanan kesehatan peningkatan kesehatan masyarakat, apotek merupakan sarana apoteker diselenggarakan urusan farmasi. Banyak apotek masih memiliki aktivitas seperti pencatatan aktivitas secara manual pada kertas atau buku dan juga pencatatan pada aplikasi perkantoran seperti Excel. Contohnya pendaftaran anggota apotek, pendaftaran inventaris stok obat, pengelolaan data klasifikasi obat. Telah dilakukan pengamatan dan wawancara menunjukkan bahwa masih ada beberapa obat kekurangan pasokan karena permintaan konsumen yang tinggi pada masa tertentu seperti masa Pandemi COVID-19 Tahun 2021 ini. Solusinya adalah salah satunya dengan adanya rancang bangun aplikasi berbasis web untuk mendukung apotek dalam pencatatan persediaan Studi desain aplikasi ini akan membantu apotek dengan memudahkan pengambilan keputusan secara signifikan dan penghematan waktu pengumpulan data stok obat dengan memprioritaskan keputusan pemilihan stok obat secara online dengan metode MOORA. Yaitu pada hasil pemilihan stoak obat yang akan dibeli dengan hasil perhitungan metode MOORA maka didapatkan hasil perankingan yaitu Parasetamol dengan ranking satu. Mylanta dengan urutan ranking dua dan Enstrotop dengan ururtan ranking tiga. Aplikasi ini dapat menyelesaikan suatu permasalahan yang ada di Apotek XYZ. Sebagai hasil implementasi dari penelitian bahwa telah berhasil dibangun aplikasi didasarkan pada pemrograman web mendukung siklus pengumpulan persediaan obat dan pembuatan laporan persediaan, serta kemampuan untuk menampilkan fitur hasil prioritas keputusan ketersediaan nama dan kategori obat. Keywords AiApotek. MOORA. Pengelolaan Stok Obat PENDAHULUAN Dalam perkembangannya saat ini, masih banyak apotek yang secara manual melakukan pencatatan kegiatan operasional rutinitas ke dalam file Excel atau ke dalam penggunaan kertas dalam bentuk arsip. Efek dari arsip berbagai data apotek menumpuk dan dibutuhkan ruang penyimpanan lebih banyak dan pemeliharaan tambahan pekerjaan untuk memastikan catatan dan data kertas tidak hilang dan rusak . Apotek XYZ belum memaksimalkan aplikasi sistem informasi yang ada di apoteknya. Pengamatan menunjukkan bahwa masih ada beberapa kendala. Masalah pertama adalah dapat terjadi kesalahan pada saat melakukan registrasi persediaan obat-obatan yang ada. Ini karena mereka masih menggunakan pencatatan manual di Excel. Apotek XYZ juga memiliki masalah pengambilan keputusan untuk menentukan persediaan obat yang cepat habis. Untuk itu sangat penting agar persediaan obat Apotek XYZ berjalan lancar dan tidak habis pada saat Mengingat masalah yang disebutkan di atas, kami telah membuat aplikasi pengumpulan inventaris yang menambahkan fungsionalitas Rudi Sutomo. Johny Hizkia Siringo Ringo sistem pendukung keputusan. Aplikasi ini ditujukan untuk membantu apotek XYZ menyimpan data dan mengambil keputusan tentang kekurangan stok obat yang ada. diisi ulang. Teknik yang diperkenalkan oleh Brauers dan Zavadkas adalah teknik optimasi multiobjektif berdasarkan analisis rasio (MOORA). Metode ini dapat digunakan untuk keputusan multi kriteria . Metode MOORA mudah dipahami jika dapat dipisahkan bagian subjektif dan penyesuian keputusan dengan beberapa atribut keputusan. Dalam hal ini apotek dapat dibantu dengan adanya sistem pendukung keputusan secara akurat diprioritas inventaris yang lebih penting didasarkan kriteria telah ditentukan. Dalam ditentukan pemilihan prioritas, digunakan metode MOORA sebagai penentu pembobotan setiap kriteria untuk ditentukan prioritas atau ranking dari setiap pemilihan. Perancangan aplikasi ini memudahkan pihak pengambil keputusan untuk memilih preferensi jenis stok obat secara optimal. II. MENTHODOLOGY Pengelolaan Stok Obat Pengelolaan persediaan obat-obatan habis digunakan wajib dilaksanakan secara terstruktur serta menggunakan proses yang efektif buat mengklaim kendali mutu dan kendali biaya. Pengelolaan persediaan obat-obatan pada apotek mencakup beberapa tahapan antara lain pencatatan, serta pelaporan stok obat . Sistem Pengambilan keputusan Metode DSS yaitu metode mendukung komputerisasi, dengan memecahkan kasus data tidak terstruktur dibantu dengan beberapa data dan contoh eksklusif . Sistem secara interaktif dapat membentuk pemodelan dengan data yang dikumpulkan untuk digunakan dalam mendukung hasil keputusan secara semi terstruktur atau tidak terstruktur . Metode MOORA Multi-Objective Optimization based on Ratio Analysis (MOORA) merupakan sistem multi-objektif dioptimalkan pada strategi dua atribut atau lebih yang saling bertentangan pada yang sama. Metode MOORA biasanya dievaluasi dengan melakukan penilaian terhadap tingkatan terbaik ataupun pada saat penilaian pada tingkatan yang pilihan lainnya. Metode MOORA sendiri merupakan sebuah metode yang mudah dimengerti dan dapat digunakan secara fleksiblel dari penilaian objek hingga penilaian evaluasi terhadap bobot keputusan. Kelebihan metode MOORA lainnya merupakan saat proses pemilihan level dimana pemilihan level bisa berdasarkan kebutuhan dan juga kriteria yang bergantung pada Benefit and cost . Beberapa pengamatan telah dilakukan terhadap metode MOORA. Dari hasil pengamatan yang dilakukan metode ini memiliki konsep yang paling sederhana dan paling stabil. Faktor penentu bahwa MOORA merupakan sebuah metode yang sederhana dan stabil adalah perhitungan matematika yang sederhana sehingga tidak membutuhkan expert. Selain itu fleksibilitas dari metode MOORA dalam memisahkan antara subjektifikas dalam melakukan evaluasi membuat penulis memilih metode inipada penelitian ini. Terdapat lima Langkah utama dalam penyelesaian MOORA yaitu penentuan atribut dan tujuan dari permasalahan. Kedua adalah penyajian informasi . yang digunakan dengan merubah parameter menjadi sebuah matrix keputusan. Dimana X merupakan nilai perbandingan terhadap setiap hasil kombinasi parameter. Tahapan ketiga adalah mencari nilai attribute yang paling baik. Pencarian nilai atribut dilakukan berdasarkan rumusan dibawah Jurnal Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan Vol. VI No. 1 September Tahun 2022 Keterangan: X*ij = Matriks hasil normalisasi i = nilai alternatif j = nilai kriteria Setelah mendapatkan nilai dari matriks normalisasi, tahapan selanjutnya dilakukan proses pencarian nilai maksimal dari attribute benefit yang kemudian diukur dengan membandingkan antara nilai benefit dengan cost. Berdasarkan ketentuan yang berada pada kalimat sebelumnya maka didapatkan persamaan dibawah. Dimana nilai g menunjukan maksimum atribut, nilai yi adalah hasil proses keempat. Selanjutnya dengan melakukan pembobotan maka rumusan berubah menjadi Wj merupakan bobot di atribut j yang merupakan kriteria. Hasil perhitungan MOORA akan mendapatkan dua buah alternatif y yaitu jika y besar merupakan nilai yang paling efektif dan jika y kecil maka pilihan yang dihasilkan tidak sesuai dengan keinginan. Apotek Apotek merupakan salah satu layanan Kesehatan yang membantu dalam pengedaran obat-obatan atau pembuatan obat guna Kesehatan Berdasarkan undang-undang RI No. 23 tahun Apotek dikelola untuk kesehtan dimana terdapat kendali mutu terhadap stok obat, pengamanan, penyimpanan, pengadaan dan distribusi obat dan lainnya. Menurut kemenkes RI No. 1332/Menkes/SK/X/2002 bahwa apotek merupakan tempat yang digunakan untuk penyaluran produk farmasi kepada masyarakat . Tahap Perhitungan Kebutuhan Obat Dalam dibutuhkan sebuah perhitungan yang tepat dimana menggunakan dua metode yaitu konsumsi dan morbiditas. Metode Konsumsi Metode konsumsi didasarkan dari hasil Analisa pemakaian obat pada tahun sebelumnya. Perhitungan dilakukan terhadap jumlah obat yang diperlukan dengan memperhatikan beberapa kriteria seperti pengumpulan dan pengelolaan data, penganalisaan dan perhitungan perkiraan obat serta melakukan pengecekan terhadap kesesuai jumlah kebutuhan obat dengan dana yang dialokasikan. Data yang diperoleh semestinya mendekati dengan kebutuhan konsumen, sehingga untuk ini diperlukan sebuah Analisa terhadap isu terkini terhadap trend penggunaan obat selama tiga Beberapa atribut yang dibutuhkan dalam perhitungan metode konsumsi adalah daftar obat, jumlah stok awal, penerimaan serta pengeluaran obat, sisa stok, kerusakan, kehilangan dan kadaluarsa suatu obat, kekosongan obat, pemakaian rata-rata, waktu tunggu dan perkembangan pola pengunjung. Metode Morbiditas Metode morbiditas merupakan sebuah Teknik penghitungan terhadap kebutuhan pengguaan obat yang didasarkan oleh pola Beberapa factor yang menjadi kunci dalam metode ini adalah pola perkembangan penyakit, waktu tunggu dan stok yang ada . Analisis ABC Analisis ABC merupakan salah satu Teknik pengelolaan terhadap persediaan suatu barang dengan memperhitungkan grup barang berdasarkan tingkat urgensi dari masing-masing grup barang . Beberapa nilai yang menjadi acuan dalam metode klasifikasi ABC adalah volume persediaan yang dibutuhkan pada satu Hasil dari nilai tersebut kemudian akan dikalikan dengan harga per unit barang. Sehingga, nilai investasi yang didapatkan merupakan hasil dari penjumlahan seluruh nilai Rudi Sutomo. Johny Hizkia Siringo Ringo dalam satu periode yang dikenal dengan volume tahunan rupiah . Berikut Pengelolaan persediaan yang perlu dilakukan sesuai kelompoknya . Berikut merupakan data yang didapatkan dari Apotek XYZ berupa hasil wawancara secara terlampir sebagai berikut : Tabel 2. Data Alternatif Tabel 1. Analisis ABC Stok Persediaan Obat Berikut Pengelolaan persediaan yang perlu dilakukan sesuai kelompoknya . METODOLOGI PENELITIAN Data Bobot Bobot kriteria adalah bobot preferensi . obot kepentinga. diberikan oleh pihak pertimbangan tingkat kepentingan dari masingmasing kriteria telah disiapkan datanya. Berikut adalah data dari nilai kriteria sudah ditetapkan menjadi bobot preferensi . obot kepentinga. Tabel 3. Kritera. Bobot dan Tipe Sesuai kerangka pemikiran teoritis serta beberapa penelitian terdahulu maka disusun suatu kerangka berpikir tentang rancang bangun perangkat lunak pencatatan stok barang berbasis web dengan Pendekatan DSS Metode Moora (Studi kasus Apotek XYZ). Normalisasi pada Metode MOORA Langkah menggunakan rumus persamaan yaitu memilih nilai normalisasi untuk setiap kriteria dari setiap alternatif serta diubah menjadi matriks Perhitungan detailnya untuk setiap kriteria serta setiap alternatif adalah sebagai Tabel 4. Matriks Ternormalisasi Bobot Gambar 1. Flowchart Kerangka Berpikir Analisis data Hasil Preferensi Pada saat terjadi perhitungan Nilai optimasi sebelumnya, dapat diurutkan hasilnya dari yang terbesar sampai yang terkecil. nilai meningkatkan secara optimal dari alternatif yang terbesar artinya alternatif terbaik berasal data yang ada dan artinya cara lain yang terpilih, sedangkan cara lain menggunakan nilai Jurnal Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan Vol. VI No. 1 September Tahun 2022 meningkatkan secara optimal terendah artinya yang terburuk berasal data terdapat pada urutan berasal yang terbesar sampai menggunakan yang terkecil, diperoleh : pengambilan keputusan terkait stok obat dan nama obat cepat habis pada saat dibutuhkan atau menjadi prioritas utama sesuai kebutuhan konsumen . Tabel 5. Hasil Optimasi dan Preferensi IV. DESAIN DAN IMPLEMENTASI Use Case Diagram Pemodelan sistem menggunakan use case diagram pada penelitian ini bisa dicermati pada gambar berikut ini. Gambar 3. Activity Diagram Gambar 2. Use Case Diagram Pengelolaan Stok Obat Dalam implementasi aplikasi terdapat Aktor yaitu Admin yang dapat melakukan input data stok obat, input data kriteria obat dan mengisi data alternatif. Jika data stok obat sudah diisikan. Admin memberikan nilai bobot pada kriteria telah ditentukan dan kemudian Aplikasi melakukan perhitungan secara otomatis untuk melakukan proses normalisasi kemudian dilakukan hasil preferensi dengan dihasilkan perankingan obat dibutuhkan . Class Diagram Pada hasil implementasi dari analisis data kemudian dilanjutkan dengan dibangun Class Diagram dengan dijelaskan hubungan data stok obat dalam penamaan Tabel yaitu adanya Tabel Nama Obat. Tabel Masa Obat. Tabel Penjualan Obat and Tabel Harga Obat. Tabel Stok Obat. Activity Diagram Gambar di bawah ini adalah Activity Diagram diadopsi dari fitur Decision Support System digunakan untuk penggunaan sistem Rudi Sutomo. Johny Hizkia Siringo Ringo Pada halaman pengisian nilai Alternatif adalah halaman mengenai data pengisian nilai kriteria pada alternatif sudah diisikan untuk nilai kriteria menjadi point nilai untuk penyesuain bobot ditambahkan ke rumus perhitungan . Tampilan Matrik Normalisasi Gambar 7. Tampilan Matrik Normalisasi Gambar 4. Class Diagram Implementasi DSS Metode MOORA . Tampilan Menu Utama Stok Obat Pada hasil tampilan matrik normalisasi adalah halaman berisi perhitungan matrik dengan penyesuaian bobot telah ditentukan dari hasil krtieria langsung ada perhitungan otomatis pada aplikasi dan mendapatkan hasil seperti pada gambar di atas. Tampilan Hitungan Nilai Optimasi Gambar 5. Tampilan Menu Utama Stok Obat Gambar 8. Tampilan Hitungan Nilai Optimasi Pada halaman input data stok obat adalah halaman berisi data detail kategori obat untuk memudahkan pencatatan stok data obat dan Pengelolaan data obat yang sesuai inventaris atau persedian yang akan diadakan dalam siklus stok obat . Pada halaman perhitungan nilai optimasi adalah halaman yang menjelaskan hasil perhitungan optimasi sesuai dengan metode MOORA yang diimplementasikan dalam coding pemograman PHP pada website. Tampilan Pengambilan Nilai Alternatif Gambar 6. Tampilan Pengambilan Nilai Alternatif . Tampilan Hasil Ranking Rekomendasi Gambar 9. Tampilan Hasil Ranking Rekomendasi Jurnal Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan Vol. VI No. 1 September Tahun 2022 DAFTAR PUSTAKA