Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu E-Commerce untuk Pemasaran Bibit Buah Warung Bibit Sriwedari R Arri Widyanto*1. Muhammad Riyan A2. Muhammad Rafly3. Shafira Qurrota Ayun4. Ali Affandi Yahya5. Ummatrisi Fadhia Aisya6 Program Studi Teknologi Informasi, 2,3,4,5,6 Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Magelang. Jl. Mayjend Bambang Soegeng Km 05 Mertoyudan Magelang. Telp 0293 326945 e-mail: *1arri_w@ummgl. id, 2hiddenfoxe01@gmail. com, 3rafly2808@gmail. shafiraqurrota16@gmail. com, 5aliaffandi123@gmail. com, 6fadhiaasiya@gmail. Abstrak Dusun Nglegok Desa Sriwedari Kecamatan Salaman merupakan salah satu dusun di kecamatan salaman yang memiliki potensi pembenihan dan penjualan bibit buah Penduduk dusun ini, sebagian besar adalah petani dan pengusaha pembibitan buah-buahan. Komoditas bibit buah terdiri dari tanaman buah perkebunan dan koleksi, tentunya harga tanaman koleksi lebih mahal dibandingkan tanaman kebun. Masa pandemi ini Warung Bibit Sriwedari mengalami penurunan omzet sampai 80%, yang disebabkan pelanggan tidak bisa datang secara langsung ke kebun pembibitan dikarenakan adanya pembatasan. Salah satu upaya untuk menaikkan kembali omzet, adalah dengan melakukan penjualan secara online dengan memanfaatkan Teknologi Informasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) ini menggunakan metode Participation Rural Apraisal (PRA) dengan partisipasi aktif mitra. Mitra berkontribusi secara aktif dengan menyediakan tempat, konsumsi dan sarana-sarana yang akan digunakan untuk kegiatan. Hasil yang dicapai adalah model pemasaran alternatif, pemasaran digital menggunakan media sosial dan menggunakan web e commerce yang dibangun, sehingga meningkatkan omzet mitra sebesar 30%. Kata kunci: E commerce. Pemasaran Digital. PPMT. Teknologi Informasi. PENDAHULUAN Bibit buah-buahan merupakan salah satu komoditas utama di wilayah Salaman. Wilayah ini merupakan sentral penjualan bibit dan pembibitan berbagai jenis buah-buahan atau tanaman Luas wilayah kecamatan Salaman adalah 68,87 km 2 dengan topografi puncak/lereng 0,45% dan dataran 0,55% . Topografi tersebut cocok untuk budidaya tanaman keras dan tanaman buah-buahan. Salah satu desa diwilayah Salaman adalah desa Sriwedari. Desa Sriwedari memiliki kurang lebih 400 penduduk dengan pekerjaan sebagian besar sebagai petani dan pengusaha pembibitan buah . Komoditas bibit buah yang tersedia dikelompokkan sebagai tanaman perkebunan dan tanaman koleksi yang ditanam dihalaman atau pekarangan. Harga bibit tanaman koleksi relatif lebih mahal dibanding dengan tanaman perkebunan. Salah satu pemilik usaha pembibitan dan penjualan bibit buah adalah Dani Saputra. Kom yang dirintis mulai tahun 2014 terletak di dusun Nglegok Desa Sriwedari Kecamatan Salaman. Usaha Pembibitan ini bernama Warung Bibit Sriwedari. Dusun ini selain dikenal juga sebagai Kampung KB dan Kampung Sadar Kesehatan. Selama masa pandemi. Warung Bibit Sriwedari mengalami penurunan omzet sampai 80% karena salah satu penyebabnya adalah pelanggan tidak bisa datang berkunjung secara langsung untuk memilih bibit buah yang diinginkan. Selain itu para pekebun mengalokasikan dananya untuk keperluan lain, hal ini merupakan pukulan yang berat bagi pemilik Warung Bibit Sriwedari. Kegiatan pemasaran hanya dilakukan dari mulut kemulut dan produk yang Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X dihasilkan tidak ada brandingnya sehingga kurang dikenal oleh calon pelanggan, hal ini berkaitan dengan manajemen usaha yang belum baik. Berdasarkan wawancara dengan pemilik dan pekerja, bahwa kegiatan okulasi untuk menghasilkan bibit, dilaksanakan secara berpindahpindah karena belum memiliki tempat khusus untuk okulasi tersebut. Selain itu juga belum memiliki papan nama dan label bibit tanaman sehingga usaha pembibitan ini kurang dikenal oleh calon pelanggannya. Guna membantu pemasaran dari usaha pembibitan di Warung Bibit Sriwedari, maka akan dilakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) dengan menggunakan metode Participation Rural Apraisal (PRA) dengan partisipasi aktif mitra yang difokuskan pada . Pengambangan web e commerce untuk pemasaran, . Pendampingan Manajemen Usaha . Pelatihan-pelatihan . Optimaslisasi web e commerce. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan selama 1,5 bulan. Hasil kegiatan berupa Web e commerce, desain label produk, papan nama usaha dan publikasi ilmiah. Permasalahan mitra yang akan diangkat dalam kegiatan PPMT ini akan diselesaikan berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan seperti : pengembangkan web e commerce penjualan bibit buah . , pengembangan digital marketing pada mitra dilakukan berdasarkan pengabdian yang telah dilaksanakan . , pengelolaan administrasi . METODE Tahapan-tahapan pelaksanaan PPMT di dusun Nglegok Sriwedari meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan sebagaimana terlihat pada gambar 1 berikut: AKoordinasi Tim APenyiapan proposal Perencanaan APengurusan ijin Pelaksanaan Pelaporan APelatihan-pelatihan APembuatan Web E Commerce APenyusunan laporan kemajuan dan laporan akhir APenyusunan draft artikel ilmiah APembuatan video kegiatan APenyusunan berita untuk publikasi media massa Gambar 1. Tahapan PPMT 1 Tahapan Perencanaan Tahap perencanaan dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan meliputi koordinasi tim, penyusunan proposal pengurusan perijinan. 2 Tahapan Pelaksanaan Tahap pelaksanaan kegiatan PPMT ini terdiri dari dua kegiatan yaitu: pelatihanpelatihan dan pembuatan web e commerce yang digunakan untuk penjualan bibit buah. Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X 3 Tahapan Pelaporan Tahap pelaporan meliputi penyusunan laporan kemajuan dan laporan akhir, penyusunan draft artikel ilmiah, pembuatan video kegiatan dan penyusunan berita untuk publikasi media massa. 4 Kontribusi Mitra Mitra yang dilibatkan dalam kegiatan PPMT ini berpartisipasi secara aktif. Metode yang melibatkan mitra secara aktif sering disebut Participation Rural Apraisal (PRA), terutama berkaitan dengan informasi-informasi yang dimiliki mitra untuk kegiatan pemasaran . Bentuk partisipasi itra dalam kegiatan PPMT ini adalah: Mitra berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi program dengan mengikuti kegiatan ini dan menyediakan tempat. Ikut berperan dalam mengembangkan website pemasaran HASIL DAN PEMBAHASAN Sebelum kegiatan PPMT dilaksanakan, dlakukan koordinasi dengan pemilik Warung Bibit Sriwedari tentang pelaksanaan kegiatan. Koordinasi dilaksanakan tanggal 19 Juli 2022 bersamaan dengan kegiatan pelepasan. Pelepasan di Desa Sriwedari dilaksanakan di Kantor Desa Sriwedari diterima oleh Sekretaris Desa. Kegiatan penerjunan terlihat pada gambar 2. Gambar 2. Penerjunan di Kantor Kepala Desa Sriwedari Kegiatan PPMT Periode 5 yang dilaksanakan di Dusun Nglegok secara lengkap adalah sebagai berikut: Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Pelatihan Foto Produk Pelatihan membuat foto produk dengan tujuan membekali mitra kemampuan foto grafi untuk membuat foto-foto produk yang estetik yang nanti akan diupload pada media sosial dan web yang sedang dibangun. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022 bertempat di kebun bibit yang dihadiri pemilik kebun bibit serta karyawan yang bekerja di kebun bibit tersebut. Kegiatan ini diawali dengan mengumpulkan bahan-bahan yang akan digunakan sebagai pendukung obyek foto. Bahan-bahan tersebut adalah kain putih sebagai background, tripod, kamera dan bibit buah sebagai obyeknya, seperti terlihat pada gambar Gambar 3. Proses Pembuatan Foto Produk dan Proses Editing Photoshop Bibit buah yang diambil fotonya, dikategorikan menjadi 2, yaitu buah kebun dan buah Proses setelah pengambilan foto adalah editing menggunakan software editing foto seperti Corel Draw dan Photo shop. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat katalog bibit buah untuk mempermudah dalam pengelompokkan dan memberi informasi kepada konsumen tentang produk tersebut ke dalam website yang nantinya akan digunakan. Pelatihan desain grafis Kegiatan pelatihan desain grafis dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2022 yang diimplementasikan pada pembuatan Banner dan pembuatan logo Warung Bibit Sriwedari. Logo Warung bibit menggunakan dasar lingkaran yang melambangkan pemasaran global, dengan warna hijau daun dan coklat tanah, serta gambar biji yang bertunas yang melambangkan selalu berkembang. Logo tersebut terlihat pada gambar 4. Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 4. Logo Warung Bibit Sriwedari Hasil dari pelatihan ini berupa banner berjumlah 2 buah yaitu banner kegiatan PPMT dan Banner untuk papan nama Warung Bibit Sriwedari. Pemasangan banner dilaksanakan tanggal Agustus 2022. Tujuan kegiatan ini adalah memberi informasi kepada calon pembeli bibit buah. Kegiatan tersebut telihat pada gambar 5. Gambar 5. Proses Pemasangan Banner Papan Nama Warung Bibit Sriwedari Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Kegiatan ini juga menghasilkan label produk, yang dipasang pada setiap bibit buah yang dipasarkan. Label tersebut terlihat seperti gambar 6 dan gambar 7 berikut: Gambar 6. Label produk bibit buah Gambar 7. Label produk sebelum dipotong Penulisan label produk dilakukan secara manual dengan ditulis tangan menggunakan spidol Label ini tidak dicetak karena kesulitan mendapatkan printer yang tintanya tahan Label ini akan dipasang pada setiap bibit buah yang akan dipasarkan. Proses penuliasan label terlihat pada gambar 8 dan gambar 9. Gambar 8. Proses Penulisan Label produk Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X Gambar 9. Label produk yang siap dipasang Pelatihan digital marketing Kegiatan pelatihan digital marketing dilakukan dengan memanfaatkan sosial media sebagai sarana pemasaran. Digital marketing bersifat real time yang bisa digunakan untuk memudahkan pemilik uaha berkaitan dengan minat dan feedback dari pasar yang dituju . Kegiatan ini dilakukan dengan pembuatan akun Instagram dan facebook yang dilaksanakan pada tanggal 8 agustus 2022 yang bertujuan untuk memberikan informasi di media sosial sebagai media mempromosikan bibit buah yang dijual. Hasil dari pelatihan ini berupa Instagram Warung Bibit Sriwedari yang terlihat pada Gambar10 berikut: Gambar 10. Halaman Utama IG Warung Bibit Sriwedari Gambar 11. Halaman IG Produk Warung bi bit Sriwedari Jurnal Abdimas PHB Vol. 6 No. 2 Tahun 2023 p-ISSN:2598-9030 e-ISSN:2614-056X KESIMPULAN Kesimpulan yang diperoleh setelah dilaksanakan kegiatan PPMT ini adalah menghasilkan beberapa solusi bagi usaha pembibitan buah Warung Bibit Sriwedari, yaitu: menghasilkan metode pemasaran alternatif menggunakan media digital berupa media sosial dan web e commerce Warung Bibit Sriwedari, yang bisa digunakan untuk transaksi pemesanan dan pembelian bibit buah. Solusi lainya adalah meningkatnya kemampuan mitra dalam mengelola pemasaran digital, baik berbasis media sosial maupun yang berbasis web, serta meningkatnya omzet mitra walaupun belum signifikan sejumlah 30%. SARAN Warung Bibit Sriwedari perlu merekrut karyawan yang ditugaskan khusus sebagai tenaga administrasi secara khusus untuk mengelola transaksi. Selain itu admin tersebut juga ditugaskan sebagai pengelola media sosial dengan selalu mem blow up Warung Bibit Sriwedari dengan selalau mengaupdate konten-kontennya. Pengelolaan web juga merupakan hal yang sangat penting, terutama untuk selalu update konten-kontenya dan perlu optimalisasi Search Engine Optimalization (SEO) sehingga webnya selalu berada pada rangking pertama pada pencarian menggunakan search engine. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Supriyati. Pd. Selaku Kepala Desa Sriwedari, yang sudah memberikan ijin lokasi untuk kegiatan PPMT ini. Serta tak lupa diucapkan banyak terimakasih kepada Kepala LPPM DR. Retno Rusdjijati. Kes dan Kadiv Pengabdian Ns. Robiul Fitri Masithoh. Kep. yang telah memfasilitasi kegiatan PPMT Periode 5 ini. DAFTAR PUSTAKA