METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. DIGITALISASI PROSES SURVEI BADAN LITBANG DAN DIKLAT KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA MELALUI PEMBUATAN APLIKASI E-SURVEY BERBASIS WEB Fazhli Ridwan HusbiA. Arief Ichwani Teknik Informatika. Universitas Esa Unggul. Jakarta. Indonesia Email: fazhliridwan134@student. DOI: https://doi. org/10. 46880/jmika. Vol8No2. ABSTRACT In the era of globalization with rapid technological advancements, government institutions must actively follow these developments. The Research and Development and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia (RI) faces challenges in the survey data collection process, which is still conducted This manual method causes delays in data collection, potential input errors, risks of data loss, and difficulties in efficient data management. This study aims to design and implement a web-based e-survey application using Laravel technology to assist the Research and Development and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs RI in collecting survey data more efficiently and accurately. This application is expected to build a better survey system, improve operational efficiency, and facilitate the analysis and decision-making process based on the collected survey data. The development of this application uses the Extreme Programming (XP) method, which allows the development team to quickly adapt to changing requirements, improve software quality, and ensure active involvement from stakeholders. Measurement results show that the application provides an average response time of 59. 7ms, with a survey submission processing time of 38. 94ms, and all database queries executed in under 100ms. The application has also proven to be secure and stable, with no unauthorized access or errors detected during testing. Thus, this application successfully improves the efficiency of data collection, reduces input errors, and provides fast access to survey results, helping the Research and Development and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs RI optimize its survey data collection process more Keyword: Badan Litbang dan Diklat. E-Survey. Laravel. Data Collection. Web-Based Technology. ABSTRAK Dalam era globalisasi dengan pesatnya kemajuan teknologi, instansi pemerintah harus aktif mengikuti perkembangan tersebut. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) menghadapi kendala dalam proses pengumpulan data survei yang masih dilakukan secara manual. Metode manual ini menyebabkan keterlambatan dalam pengumpulan data, potensi kesalahan input data, risiko kehilangan data, dan kesulitan dalam manajemen data yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi e-survey berbasis web menggunakan teknologi Laravel untuk membantu Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dalam mengumpulkan data survei dengan lebih efisien dan akurat. Aplikasi ini diharapkan dapat membangun sistem survei yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempermudah analisis dan pengambilan keputusan berdasarkan data survei yang dikumpulkan. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Extreme Programming (XP) yang memungkinkan tim pengembang untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan, meningkatkan kualitas perangkat lunak, dan memastikan keterlibatan aktif dari pemangku kepentingan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aplikasi ini memberikan waktu respons rata-rata sebesar 59. 7ms, dengan waktu pemrosesan submit survei sebesar 94ms, serta semua query database dieksekusi dalam waktu kurang dari 100ms. Aplikasi juga terbukti aman dan stabil tanpa adanya akses tidak sah atau error selama pengujian. Dengan demikian, aplikasi ini berhasil meningkatkan efisiensi pengumpulan data, mengurangi kesalahan pencatatan, dan menyediakan akses yang cepat terhadap hasil survei, sehingga membantu Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dalam mengoptimalkan proses pengumpulan data survei mereka secara lebih efektif. Kata Kunci: Badan Litbang dan Diklat. E-Survey. Laravel. Pengumpulan Data. Teknologi Berbasis Web. Halaman 222 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. PENDAHULUAN Survei merupakan kegiatan pengumpulan data yang dapat digunakan untuk menganalisis dan Survei dilakukan untuk memberikan gambaran rinci mengenai suatu topik, seperti kejadian, distribusi, dan hubungan antar variabel tertentu. Bagi institusi pemerintah yang fokus pada pelayanan masyarakat, evaluasi terhadap layanan-layanan sebelumnya penting untuk mengidentifikasi masalah dan memberikan alasan atas kejadian yang ada. Oleh karena itu, survei memiliki peran yang krusial sebagai alat pengumpulan data, karena dapat menjadi tolok ukur bagi institusi pemerintah untuk mendapatkan penilaian dari masyarakat terkait dengan pelayanan yang diberikan(Kaligis & Fatri, 2. Survei memainkan peran penting dalam Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, terutama dalam mengukur indeks kerukunan antar umat beragama serta mengumpulkan data melalui kuesioner atau wawancara. Data ini membantu lembaga memahami variasi kerukunan umat beragama di Indonesia dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, mendukung penelitian, pemetaan, dan pemantauan aspek keagamaan. Saat ini, proses survei masih dilakukan secara manual, menggunakan kertas dan telepon. Pendekatan ini menimbulkan sejumlah kendala keterlambatan distribusi, kesalahan penginputan data, dan kurangnya efisiensi dalam analisis, yang berdampak pada keakuratan hasil survei. Transformasi digital sangat diperlukan untuk mendapatkan data yang cepat dan akurat, terutama bagi lembaga pemerintah yang mengandalkan survei untuk kebijakan. Penelitian ini bertujuan mendigitalisasi proses survei di Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI melalui pengembangan aplikasi e-survey berbasis web, demi meningkatkan efisiensi dan akurasi pengumpulan data. Pembuatan aplikasi e-survey berbasis web dibutuhkan metode pengembangan perangkat lunak, metode yang digunakan yaitu Extreme Programming (XP). Metode ini merupakan metode yang fleksibel terhadap perubahan dan dapat diulang sesuai Metode ini juga menawarkan proses yang singkat dan berulang untuk berbagai bagian dengan fokus yang berbeda, memungkinkan adaptasi yang fleksibel terhadap dinamika proyek(Borman et al. TINJAUAN PUSTAKA Survei merupakan suatu teknik penelitian kuantitatif yang digunakan untuk mengumpulkan data ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. dari sekelompok responden. Dalam survei, peneliti meminta pendapat dan informasi dari sejumlah orang . terkait keyakinan, opini, karakteristik suatu objek, serta perilaku yang terjadi baik dalam waktu lalu maupun saat ini (Bahrun et al. , 2. ESurvey, atau sering disebut survei elektronik, merupakan metode pengumpulan data yang memanfaatkan komputer untuk mengirim dan mengumpulkan informasi survei dari responden (Nasrul Naim. Ridarmin, 2. Unified Modeling Language (UML) merupakan kumpulan teknik dan struktur yang digunakan untuk memodelkan desain program berorientasi objek (OOP) beserta aplikasinya. UML mewakili metodologi pengembangan sistem OOP dan menyediakan berbagai alat untuk mendukung proses pengembangan tersebut (Thoullah et al. , 2. Use Case Diagram adalah gambaran visual dari skenario interaksi antara pengguna dan sistem. Dalam diagram use case, digambarkan hubungan antara aktor dan aktivitas atau tindakan yang dapat dilakukan terhadap aplikasi (A. Yudi Permana & Program, 2. Activity Diagram keseluruhan aliran dari aktivitas (Musthofa & Adiguna, 2. PHP merupakan bahasa scripting server-side yang dieksekusi oleh server. PHP digunakan untuk membangun dan mengembangkan situs web baik yang bersifat statis maupun dinamis (Arhandi et al. , 2. Laravel merupakan suatu framework PHP yang bersifat open source. Framework ini menggunakan desain Model-View-Controller (MVC) untuk membangun aplikasi website (Tyowati & Irawan, 2. Tailwind CSS adalah suatu kerangka kerja CSS yang mengutamakan pendekatan utilitas. Tailwind adalah sebuah framework yang mempermudah pengguna dalam menyesuaikan tampilan situs web dengan menggunakan dasar CSS (Sarwosri et al. , 2. MySQL adalah nama dari sebuah server basis data yang memiliki fungsi dalam mengelola berbagai jenis basis data. Basis data sendiri merupakan suatu sistem pengorganisasian data dengan tujuan untuk memudahkan penyimpanan dan akses data (Arhandi et , 2. Black box testing adalah jenis pengujian kualitas perangkat lunak yang difokuskan pada aspek fungsionalitas perangkat lunak (Yahya Dwi & Muna Wardah, 2. Kerangka PIECES mengklasifikasikan masalah, peluang, dan arahan yang terdapat dalam bagian definisi ruang lingkup analisis dan perancangan sistem (Ramadhani, 2. Halaman 223 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Studi Literatur Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi kuesioner elektronik (E-Surve. berbasis web untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan desa. Menggunakan metode Waterfall, sistem ini dibangun dengan framework CodeIgniter. PHP, dan MySQL (Fitra & Syukhri, 2. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi survei online ("Survey Asia") sebagai solusi efektif terhadap kendala survei manual, seperti keterbatasan jarak, biaya tinggi, dan validitas data. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan penelitian dengan metode daring, mempercepat riset, dan memberikan solusi bagi kendala biaya tambahan dan keterbatasan sampel (Mara Ardi et al. , 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi survei web (E-Surve. di PT. XYZ menggunakan metode pengembangan waterfall dan Laravel. Tujuan meningkatkan efisiensi survei pemahaman Good Corporate Governance (GCG) karyawan (Anin et al. Mara Ardi et al. , 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi survei berbasis web dengan tampilan antarmuka yang mudah digunakan, menggunakan metode User Centered Design (UCD). Fokus penelitian mencakup analisis konteks dan kebutuhan pengguna, merancang solusi, dan mengevaluasi desain (Kaligis & Fatri, 2. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem survei kepuasan pengunjung UPT P2BJ Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah Service Quality (SERVQUAL) dan Importance Performance & Matrix untuk analisis komponen survei yang lebih spesifik (Ardyani Nalendri et al. , 2. METODE PENELITIAN Waktu Penelitian Penelitian ini akan difokuskan pada perancangan dan penerapan sistem informasi survei di Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia. Proses pengembangan perangkat lunak akan memanfaatkan metode Extreme Programming (XP) untuk memastikan fleksibilitas dan adaptasi yang cepat terhadap perubahan kebutuhan Data akan diperoleh melalui analisis dokumen yang relevan serta serangkaian wawancara dengan pemangku kepentingan dan staf di lokasi Badan Litbang dan Diklat. Penelitian ini dilakukan dari Agustus 2023 sampai April 2024. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia (RI), yang secara khusus akan difokuskan pada pengembangan dan implementasi aplikasi e-survey berbasis web. Badan ini bertanggung jawab atas kegiatan penelitian, pengembangan, pendidikan, dan Dengan mengidentifikasi kebutuhan akan peningkatan efisiensi dalam pengumpulan data, penelitian ini akan merancang dan menerapkan aplikasi e-survey untuk menggantikan metode konvensional atau manual yang saat ini digunakan oleh Badan Litbang dan Diklat. Diharapkan bahwa aplikasi ini akan mempermudah dan mempercepat proses pengumpulan data, memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi, akurasi, dan kualitas data, serta mendukung Badan Litbang dan Diklat dalam melaksanakan tugasnya dengan lebih Metode Pengumpulan Data Pada bagian ini akan membahas mengenai teknik pengumpulan data yang akan digunakan untuk mengumpulkan informasi. Teknik Wawancara Teknik wawancara akan digunakan untuk melibatkan staf yang terkait dengan proses survei di Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Teknik Observasi Teknik observasi akan digunakan untuk menganalisa bagaimana proses survei setelah dilakukan wawancara dengan staf terkait pendekatan ini bertujuan memberikan wawasan mendalam tentang situasi operasional yang Studi Pustaka Pendekatan studi Pustaka digunakan untuk mendapatkan landasan teori yang relevan mengenai perancangan aplikasi e-survey berbasis web. Melalui integrasi ketiga teknik ini, diharapkan data yang diperoleh menjadi lebih mendalam, memungkinkan pengembang untuk merancang dan menerapkan solusi yang memenuhi kebutuhan dan mengatasi tantangan yang dihadai oleh Badan Litbang dan Diklat Kemeterian Agama RI. Metode Pengembangan Sistem Menurut Gumelar. Extreme Programming (XP) merupakan salah satu metodologi dalam kerangka agile menekankan pentingnya kegiatan pengkodean sebagai Halaman 224 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. kegiatan utama dalam seluruh fase siklus pengembangan perangkat lunak (Borman et al. , 2. Gambar 1. Fase Pada Extreme Programming (Borman et al. , 2. Melalui Extreme Programming (XP) dikenalsebagai metode teknis atau panduan praktis tentang bagaimana sebuah tim teknis dapat mengembangkan perangkat lunak secara efisien prinsip-prinsip pengembangan perangkat lunak. XP menjadi dasar bagi cara tim bekerja sehari-hari. Proses extreme programming terdiri dari empat tahap, sebagaimana dijelaskan oleh (Carolina & Rusman, 2. Tahap Perencanaan dimulai dengan pembuatan user stories yang menggambarkan output, fitur, dan fungsi perangkat lunak yang akan dibuat. User stories tersebut kemudian diberi bobot seperti prioritas dan dikelompokkan untuk kemudian disampaikan secara bertahap. Desain pada Extreme Programming mengikuti prinsip Keep It Simple (KIS). Untuk desain yang rumit. XP akan menggunakan Spike Solution di mana desain dibuat langsung mencapai tujuannya. XP juga mendukung refactoring, yaitu mengubah struktur kode dan menyederhanakannya tanpa mengubah hasil kode. Pengkodean serangkaian uji unit. Pengembang kemudian fokus pada implementasinya. Extreme Programming memperkenalkan konsep Pair Programming di mana dua programmer bekerja sama di satu komputer untuk menulis program. Melalui ini, problem solving dan quality assurance dapat dilakukan secara real-time. Pengujian dilakukan pada tahap ini menggunakan uji unit. XP juga memperkenalkan uji penerimaan XP atau sering disebut uji pelanggan. Uji ini dilakukan oleh pelanggan yang fokus pada fitur dan fungsi sistem secara keseluruhan. Uji penerimaan ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. ini berasal dari HASIL DAN PEMBAHASAN Planning Analisis Masalah Pada Dalam penelitian ini, analisis PIECES akan digunakan untuk menggambarkan masalah yang terjadi, sehingga penyebab utama masalah dapat diketahui dan perbaikan lebih lanjut terhadap proses survei di Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dapat ditingkatkan. Berikut merupakan hasil Tabel 1. Analisa PIECES Aspek Masalah Sistem Usulan Performance Proses dilakukan secara kertas dan telepon. Information Keterlambatan pengumpulan data risiko kesalahan input data. Economics Pengelolaan data dalam skala besar sangat menantang karena tidak ada terintegrasi untuk Data disimpan dalam bentuk kertas bisa hilang atau rusak. Membangun aplikasi e-survey berbasis web yang kuesioner secara pengumpulan data secara otomatis. Sistem e-survey validasi otomatis dan pengumpulan real-time untuk mengurangi keterlambatan dan kesalahan input Aplikasi e-survey manajemen data pemantauan dan data secara efisien dan terintegrasi. Penyimpanan data secara digital di dalam aplikasi esurvey risiko kehilangan Control and Security Halaman 225 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Efficiency Keterlambatan pengumpulan data kondisi saat ini. Services Responden eksternal mengisi kuesioner berupa telepon melalui Sistem e-survey pengumpulan data dan menyediakan data yang lebih akurat dan relevan efektivitas survei. Penggunaan aplikasi e-survey berbasis web yang mengisi kuesioner secara langsung melalui antarmuka web, mengurangi Analisa Kebutuhan Sistem Proyek ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi e-survey berbasis web untuk Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia. Aplikasi ini akan memfasilitasi pengumpulan data survei dari responden terkait kegiatan penelitian, pengembangan, dan pendidikan di bidang keagamaan. Membuat aplikasi survei berbasis web untuk memudahkan Badan Litbang dan Diklat dalam mengumpulkan data. Meningkatkan efisiensi dalam mengumpulkan data melalui proses pengumpulan data survei melalui web sehingga dapat mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan. Mengurangi kesalahan manusia dalam pencatatan dan pengolahan data survei. Membuat pengisian survei menjadi lebih mudah dan fleksibel untuk meningkatkan partisipasi User Stories Adanya sistem usulan yang akan dibangun terdiri dari empat pengguna, diantaranya: Admin: Bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pengaturan aplikasi survei, sehingga memiliki akses penuh terhadap semua fitur aplikasi. Fitur yang dapat diakses oleh Admin diantaranya mengelola survei, pertanyaan survei. Jenis pertanyaan, peran. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. data user, form Kegiatan serta akses terhadap hasil . Operator Unit: Bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pengaturan aplikasi survey, sehingga memiliki akses penuh terhadap semua fitur aplikasi. Fitur yang dapat diakses oleh Operator Unit diantaranya mengelola survei, pertanyaan survei, serta akses terhadap hasil survei. Pegawai: Pengguna ini merupakan pegawai kementerian agama. Pengguna ini bisa melakukan login menggunakan akun kerja untuk mengisi survei khusus pegawai kementerian agama, dan melihat data histori survei, tetapi tidak bisa membuat survei. Pengguna ini juga dapat melakukan pengisian E- Form Kegiatan. Responden eksternal: Pengguna ini merupakan masyarakat umum, dapat mengunjungi halaman depan aplikasi dan melihat informasi umum tentang survei, serta mengisi survei yang terbuka untuk umum, tetapi tidak bisa membuat survei dan melihat hasil survei. Pengguna ini juga dapat melakukan pengisian E- Form Kegiatan. Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional merujuk pada proses yang harus dilakukan oleh sistem, termasuk respons terhadap input yang diterima serta perilaku sistem dalam situasi khusus. Berikut merupakan kebutuhan fungsional pada aplikasi e-survey berbasis web yang akan dibuat: Login: Proses login untuk Admin. Operator Unit, dan Pegawai. Mengelola Survei: Admin dan Operator Unit dapat mengelola survei . ambah, cari, edit, hapus, atur jangka waktu, role, dan statu. Mengelola Section: Admin dan Operator Unit dapat mengelola section survei . ambah, cari, edit, hapus, atur jenis jawaba. Mengelola Pertanyaan Survei: Admin dan Operator Unit dapat mengelola pertanyaan survei . ambah, cari, edit, hapus, atur jenis jawaba. Mengelola Peran: Admin dapat mengelola data peran pengguna . ambah, cari, ubah, hapu. Mengelola Data User: Admin dapat mengelola data pengguna . ambah, cari, ubah, hapu. dengan aman dan efisien. Mengelola Hasil Survei: Admin dan Operator Unit dapat mengelola hasil survei . ambah, cari, ubah, hapus, undu. dengan fitur analitik dasar dan ekspor CSV. Halaman 226 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Mengelola Form Kegiatan: Admin dan Operator Unit dapat mengelola data Form Kegiatan . ambah, cari, ubah, hapu. Mengakses Survei: Pegawai dan Responden Eksternal dapat mencari dan mengisi survei tanpa login sesuai pengaturan survei. Mengakses Form Kegiatan: Pegawai dan Responden Eksternal dapat mengisi Form Kegiatan dengan antarmuka yang intuitif. Logout: Sistem memastikan logout aman untuk semua pengguna (Admin. Operator Unit, dan Pegawa. Kebutuhan non-Fungsional Kebutuhan Non-Fungsional sekumpulan batasan, karakteristik, dan properti pada sistem, baik dalam pengembangan maupun Berikut merupakan kebutuhan nonfungsional pada aplikasi e-survey berbasis web yang akan dibuat: Kinerja A Sistem harus dapat diakses dan berfungsi dengan baik di berbagai perangkat dan platform, termasuk perangkat seluler, tablet, dan berbagai jenis browser web. A Ketika pengguna meminta hasil survei, aplikasi harus dapat menghasilkan tabel serta file dengan format CSV. Kemudahan Pengguna A Sistem harus menyediakan panduan untuk pengguna dalam mengisi survei. A Sistem harus memberikan umpan balik berupa pusat bantuan jika ada masalah seperti pertanyaan yang belum terisi atau pilihan tidak A Admin harus dapat melihat pratinjau survei sebelum dibagikan kepada pegawai dan responden eksternal. Survei harus dapat langsung dibagikan kepada para pengguna yang harus mengisi. Design Analisis Masalah Hasil dari tahap desain adalah proses bisnis usulan yang disajikan dalam bentuk UML (Unified Modeling Languag. Penelitian ini menggunakan tiga jenis diagram, yaitu Use Case Diagram. Activity Diagram dan Entity Relationship Diagram. Perancangan memudahkan dan mempercepat proses pengembangan Berikut merupakan perancangan aplikasi e- ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. survey pada Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI: Gambar 2. Use Case Diagram Pada use case ini. Perancangna bertujuan untuk mengambarkan apa saja yang bisa dilakukan oleh aktor dan fitur apa saja yang bisa digunakan oleh sistem seperti yang sudah dijelaskan di kebutuhan fungsional. Gambar 3. Activity Diagram Mengelola Survei Halaman 227 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Gambar 4. Activity Diagram Mengelola Pertanyaan Gambar 7. Entity Relationship Diagram Diagram ERD ini memodelkan aplikasi survei di mana pengguna dapat membuat dan mengelola survei, pertanyaan, dan pilihan jawaban, serta memberikan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan Diagram ini menangkap hubungan antara pengguna, survei, pertanyaan, pilihan jawaban, dan jawaban, memastikan pendekatan yang terstruktur untuk manajemen data dalam aplikasi ini. Gambar 5. Activity Diagram Proses Akses Survei Gambar 6. Activity Diagram Mengelola Hasil Survei Activity Diagram meyajikan proses dan Langkah-langkah Fungsinya adalah untuk menjelaskan bagaimana alur kerja dari sistem Implementasi dan Pengkodean Dalam tahap ini akan di terapkan rancangan yang telah di buat menjadi sebuah aplikasi e-survey berbasis website. Dalam pengkodeannya, aplikasi sistem survey ini dibangun menggunakan: Kebutuhan Perangkat Keras Berikut ini adalah perangkat keras atau laptop yang digunakan untuk membuat aplikasi e-survey berbasis website dengan spesifikasi sebagai berikut: Layar 13" . Memiliki tingkat resolusi 2560 x 1600 pixels . Apple M1 Chip (CPU 8-Core. GPU 7-Cor. RAM 8 GB . Storage 256 GB . Kebutuhan Perangkat Lunak Adapun software yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini ialah sebagai berikut: Sistem Operasi MacOS Sonoma 14. XAMPP 8. MySQL 8. 1 Homebrew PHP 8 Laravel 10 . FilamentPHP 3. TailwindCSS 3. Chrome Halaman 228 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. DrawIO . Microsoft Office 365 User Interface Berikut merupakan beberapa tampilan user interface untuk pengguna dari aplikasi e-survey berbasis web. Gambar 10. User Interface Paduan Survei Pada gambar diatas merupakan paduan survei yang terdapat di halaman detail survei, paduan ini ditampilkan sebelum masuk ke halaman pengisian survei atau form survei. Gambar 8. User Interface Homepage Pada gambar diatas merupakan halaman homepage dari aplikasi e-survey berbasis web yang terdiri dari navbar, list survei dan footer. Gambar 11. User Interface Form Survei Gambar 9. User Interface Detail Survei Pada gambar diatas merupakan halaman detail survei, halaman ini menampilkan detail survei yang akan dikerjakan. Pada gambar diatas merupakan lembar pengisian survei atau form survei yang berisi section dan pertanyaan yang sudah di buat oleh admin dan operator unit. Testing Pengujian Blackbox ini bertujuan untuk menunjukkan fungsionalitas aplikasi yang ada, sehingga memastikan bahwa semua fungsionalitas bekerja dengan baik dan tidak ada yang gagal atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dari beberapa Scenario dan Test Case yang dibuat, berikut merupakan tabel hasil dari pengujian blackbox: Halaman 229 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. buat & buat Tabel 2. Hasil Black-Box Testing Scenario Test Case Steps to Execute Expected Result Actual Result Login email dan Admin kan Email Valid & Password Valid Login Sukses user untuk admin Sesuai Mengelola survei baru oleh admin & operator Mengisi kolom di Klik Tombol Masuk. Memasuk kan Email valid dan Password Klik Masuk s halaman Sesuai Ekspeta Membuat baru oleh Mengisi Mengelola baru oleh Admin kolom di Admin & unit telah Admin kolom di buat peran Admin Admin selesai di search bar Admin kolom di form buat Admin Mengakse s Halaman Peran Muncul "Berhasil! Anda telah survei baru" Klik ikon ubah pada survey yang Klik menu Klik buat pada menu Isi kolom Klik Buat Klik ikon ubah pada survey yang Klik menu Questions Klik buat pada menu Questions Isi kolom Buat Klik button buat Isi semua Buat Klik button buat Isi semua Klik button buat Admin s halaman Klik judul survei yang ingin Sesuai Ekspeta Admin Klik button buat Isi semua Klik button buat atau button Sesuai Ekspeta Mengelola Mengelola Mengelola Hasil Survei oleh Mengelola baru oleh Admin Mengakse s halaman Sesuai Ekspeta Sesuai Ekspeta Sesuai Ekspeta Sesuai Mengisi survei oleh Mengisi Mengakse s survey Mengisi Mengisi Mengakse Klik survey yang Klik button next Klik save Klik form Klik button next Klik save Sesuai Ekspeta Sesuai Ekspeta Perbandingan Sistem Perbandingan sistem ini dilakukan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangan dari sistem yang ada saat ini dengan sistem e-survey berbasis web yang diusulkan. Analisis dilakukan berdasarkan aspek-aspek kunci dalam kerangka PIECES (Performance. Information. Economics. Control and Security. Efficiency. Service. Untuk pengukurannya menggunakan tools Laravel Telescope . Poin Pengukuran Berikut adalah poin-poin untuk mengukur aspek dari PIECES Framework menggunakan Laravel Telescope: Performance Waktu Respon dan Latency: Monitor Response Time pada tab Requests untuk mengukur waktu eksekusi setiap request. Information A Kecepatan Pengambilan Data: Monitor Execution Time untuk query database di tab Queries untuk mengukur kecepatan pengambilan data. Halaman 230 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. A Akurasi Data: Lacak perubahan pada model melalui tab Models untuk memastikan integritas data. Economics Efisiensi Penggunaan Resource: Analisis waktu eksekusi query di tab Queries dan identifikasi area yang memerlukan optimasi untuk menghemat resource. Control and Security Keamanan Data: Pantau aktivitas login dan akses di tab Requests untuk mendeteksi dan mencegah akses tidak sah. Efficiency Efisiensi Proses: Waktu pemprosesan submit jawaban pada form survei Services A Kepuasan Pengguna: Identifikasi dan perbaiki error yang ditemukan di tab Exceptions pengalaman pengguna. A Dukungan Pengguna: Gunakan data error dan log dari tab Exceptions dan Requests untuk membantu tim dukungan merespons masalah dengan cepat. Pengukuran Sistem Berikut merupakan bukti pengukuran Aplikasi esurvey berbasis web menggunakan Laravel Telescope: Gambar 12. Request Laravel Telescope Gambar 13. Queries Laravel Telescope ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Gambar 14. Request Login Laravel Telescope Gambar 15. Exceptions Laravel Telescope Gambar 16. Durasi Submit Survei Laravel Telescope . Hasil Pengukuran Sistem Berikut merupakan hasil pengukurannya dari setiap aspek aspek dari PIECES Framework: Performance Pada Gambar 12 terdapat request sebanyak 14 request yang telah tercatat dengan waktu respon minimum 22ms dan maksimum 88ms. Waktu respon total dari semua request adalah 837ms, yang jika dirata-rata menjadi 59. 7ms per Hasil ini menunjukkan bahwa sistem merespon permintaan pengguna dengan kecepatan yang konsisten dan efisien. Information Pada Gambar 13 terdapat queries sebanyak 14 query database yang telah dijalankan dengan waktu eksekusi minimum 0. 56ms dan Waktu eksekusi total untuk semua query adalah 26. 14ms, dengan rata-rata 86ms per query. Ini menunjukkan bahwa query database dieksekusi dengan sangat cepat, menandakan efisiensi tinggi dalam pengelolaan Halaman 231 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Economics Mengingat semua query dieksekusi dalam waktu kurang dari 100ms, dapat disimpulkan bahwa penggunaan resource untuk operasi database sangat efisien. Control and Security Pada tab requests pada Gambar 12 dan Gambar 14 tidak ada aktivitas login atau akses tidak sah yang terdeteksi. Semua akses yang dilakukan berasal dari pengguna yang berwenang, menunjukkan bahwa kontrol keamanan berfungsi dengan baik dan sudah teruji di black-box testing untuk Test Case login mulai dari yang berhasil sampai yang tidak Efficiency Pada Gambar 16 dapat dilihat waktu pemrosesan submit jawaban pada form survei rata-rata adalah 38. Ini termasuk validasi data dan penyimpanan ke database. Waktu ini cukup efisien dan tidak menunjukkan adanya hambatan yang signifikan. Services Tidak ada exceptions yang terdeteksi di tab Exceptions Gambar 15. Ini menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan lancar tanpa memengaruhi pengalaman pengguna. Tabel Perbandingan Sistem Berikut adalah tabel perbandingan antara survei manual dan aplikasi e-survey berbasis web berdasarkan hasil pengukuran: Tabel 3. Tabel Perbandingan Aspek Survei Manual Performance Pengumpulan data lambat, respon dari berhari-hari hingga Risiko data, membutuhkan verifikasi manual, dan data tidak realtime. Memerlukan biaya pengiriman, dan waktu untuk pengumpulan data. Information Economics Aplikasi E-Survei Berbasis Web Total waktu respon rata-rata 59. 7ms per Waktu pemrosesan submit rata-rata Semua dieksekusi dengan rata-rata 1. 86ms per Data real-time dan akurat. Penggunaan dengan semua query di bawah 100ms. Tidak ada biaya Control Security Efficiency Services ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Data kertas rentan hilang atau rusak, manual yang tidak selalu efektif. Proses banyak waktu dan penyimpanan data. Risiko kehilangan data tinggi dan sulit dalam mendukung terjadi kesalahan. Tidak ada aktivitas login atau akses Sistem sudah teruji dengan black-box testing. Proses digital, ratarata waktu eksekusi Tidak ada Tidak ada exceptions lancar tanpa error yang memengaruhi Dari hasil table perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa aplikasi e-survey berbasis web memberikan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek dibandingkan dengan metode survei manual. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan menggunakan Laravel Telescope, terlihat bahwa aplikasi e-survey berbasis web memberikan keunggulan signifikan dibandingkan metode manual. Waktu respons rata-rata sebesar 59. 7ms, dengan waktu pemrosesan submit survei sebesar 38. menunjukkan performa yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan survei manual yang memakan waktu berhari-hari. Semua query database dieksekusi dalam waktu kurang dari 100ms, menunjukkan efisiensi penggunaan resource yang tinggi. Tidak ada aktivitas login atau akses tidak sah yang terdeteksi, serta tidak ada exceptions atau error yang muncul selama pengujian, memastikan aplikasi berjalan dengan aman dan stabil. Dengan demikian, aplikasi ini berhasil mengatasi kendala manual seperti keterlambatan, kesalahan input, dan risiko kehilangan data, sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengumpulan data survei. DAFTAR PUSTAKA