KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Pengaruh Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2021-2024 Adi Suprayoga1. Elwin Wiliani2. Rachmat Ramadhani3*. Sawung Prakoso4. Erna Nur Ifah5 1,2,3,4,5 Prodi Manajemen dan Akuntansi. STIE Ekadharma Indonesia. Bekasi. Indonesia Email: adisuprayoga@yahoo. Elwinwiliani2411@gmail. Rachmat_ramadhani@yahoo. Sawung. pras@gmail. Dhaninana251207@gmail. ABSTRACT Nilai perusahaan merupakan nilai pasar atas surat berharga hutang dan ekuitas perusahaan yang beredar. Nilai perusahaan juga dikatakan nilai gabungan dari pasar hutang dari sebuah perusahaan dan nilai pasar dari saham yang diterbitkan. Nilai suatu perusahaan juga dapat dilihat dari kemampuan suatu perusahaan dalam membayar dividen. Perusahaan pertambangan memberikan manfaat ekonomi secara langsung melalui penerimaan pajak, penciptaan lapangan kerja dan menjadi bahan mentah yang digunakan oleh industri-industri pengolahan hingga akhir . inal goo. Manfaat tidak langsung dari perusahaan pertambangan meliputi sirkulasi barang dan jasa, pembangunan infrastruktur dan munculnya usaha pendukung . okasi tambang akan melahirkan usaha pendukung untuk memasok kebutuhan pangan, sandang, dan pangan karyawa. Selain itu, sektor pertambangan menjadi salah satu penopang pembangunan ekonomi suatu negara, karena perannya sebagai penyuplai sumber daya energi yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan ekonomi negara (Elisabeth Putri Lahitani Tampubolon, 2. Sehingga return on equity memberikan dampak pengaruh price to book value hal ini dikarenakan Investor yang akan membeli saham akan tertarik dengan Return On Equity yaitu bagian dari total profitabilitas yang bisa dialokasikan pemegang saham. Dan net profit margin memberikan dampak pengaruh price to book value hal ini dikarenakan Laba bersih yang tinggi (NPM tingg. biasanya mengindikasikan perusahaan yang sehat dan berpotensi menghasilkan keuntungan lebih bagi pemegang saham, yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan harga saham dan meningkatkan. Keywords: Return On Equity. Net Profit Margin. Nilai Perusahaan PENDAHULUAN Nilai perusahaan merupakan nilai pasar atas surat berharga hutang dan ekuitas perusahaan yang beredar. Nilai perusahaan juga dikatakan nilai gabungan dari pasar hutang dari sebuah perusahaan dan nilai pasar dari saham yang diterbitkan (Prakoso dan Zulfiati. Nilai suatu perusahaan juga dapat dilihat dari kemampuan suatu perusahaan dalam membayar dividen. Besarnya dividen dapat mempengaruhi harga saham. Jika dividen yang dibayarkan tinggi, maka harga dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham kecil dan harga saham perusahaan yang membagikannya tersebut juga rendah, dengan itu deviden perusahaan besar dapat meningkatkan nilai perusahaan (Manggale dan Widyawati, 2. KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Perusahaan pertambangan memberikan manfaat ekonomi secara langsung melalui penerimaan pajak, penciptaan lapangan kerja dan menjadi bahan mentah yang digunakan oleh industri-industri pengolahan hingga akhir . inal goo. Manfaat tidak langsung dari perusahaan pertambangan meliputi sirkulasi barang dan jasa, pembangunan infrastruktur dan munculnya usaha pendukung . okasi tambang akan melahirkan usaha pendukung untuk memasok kebutuhan pangan, sandang, dan pangan karyawa. Selain itu, sektor pertambangan menjadi salah satu penopang pembangunan ekonomi suatu negara, karena perannya sebagai penyuplai sumber daya energi yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan ekonomi negara (Elisabeth Putri Lahitani Tampubolon, 2. Potensi sumber daya alam yang melimpah meningkatkan terbukanya perusahaan-perusahaan melakukan ekstraksi sumber daya tersebut. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena hasil penelitian sebelumnya menunjukkan adanya inkonsistensi serta untuk memperkuat teori dan hasil penelitian sebelumnya, sehingga nilai perusahaan masih menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Selain itu, untuk menguji pengaruh ROE dan NPM terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan dengan indikator PBV. Return on Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) adalah dua indikator keuangan yang penting dalam menilai kinerja perusahaan. ROE mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari ekuitas pemegang saham. Sedangkan Net Profit Margin (NPM) mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Return on Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap nilai perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2024. Kerangka Konseptual Kerangka pemikiran merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berinteraksi dengan faktor-faktor. Untuk melihat bagaimana variabel independen mempengaruhi variabel dependen maka disusunlah sebuah kerangka pemikiran teoritis. Penelitian ini menguji mengenai pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Peneliti menggunakan ketepatan waktu pelaporan keuangan sebagai variabel dependen, sedangkan yang menjadi variabel independen pada penelitian ini yaitu profitabilitas, dan likuiditas. Kerangka pemikiran yang menggambarkan hubungan antar variabel dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 1 Kerangka Konseptual Sumber : Data diolah penulis, 2025 Keterangan: X1AU X2AU YAU = Variable Return On Equity = Variabel Net Profit Margin = Nilai Perusahaan = Pengaruh Variable X (Return On Equity dan Net Profit Margi. secara sendiri-sendiri terhadap variable Y (Nilai Perusahaa. KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. = Pengaruh untuk semua Variabel X (Return On Equity dan Net Profit Margi. secara bersama-sama Variabel Y . erhadap Nilai Perusahaa. METODE PENELITIAN Teknik pengumpulan data dalam buku yang berjudul metodologi penelitian pendidikan oleh (Mochamad Nashrulloh 2. yaitu prosedur atau cara atau strategi yang dipakai untuk mengumpulkan data yang akan diteliti, biasanya digunakan untuk peneliti dalam mengumpulkan data yang menunjuk kepada abstrak yang tidak ditampakkan dalam suatu hal, namun dapat dilihat penggunaannya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi : AU Studi kepustakaan : metode ini digunakan untuk mendapatkan tinjauan pustaka yang relevan. Penelitian membaca, mengutip, mempelajari, dan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal penelitian terdahulu, dan skripsi yang terkait dengan topik penelitian. AU Metode dokumentasi : metode ini melibatkan pengumpulan data laporan keuangan perusahaan yang tersedia bi Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2021 AU Melalui situs web resmi Indonesia Stock Exchange (IDX). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan variabel yaitu variabel bebas (Variabel independe. dan variabel terkait . ariabel depende. Penjelasan operasional variabel sebagai berikut: Tabel 1 Definisi Operasional Variabel Variabel Definisi Variabel Indikator Skala Pengukuran Nilai Perusahaan Nilai perusahaan adalah ukuran keseluruhan nilai ekonomi suatu perusahaan yang mencerminkan persepsi pasar terhadap kinerja dan potensi masa depan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel dummy. Nilai 1 untuk perusahaan yang nilai nya tinggi dan 0 untuk perusahaan yang nilai nya rendah. Variabel Dummy Return on Equity (ROE) merupakan salah satu rasio keuangan yang penting dalam penilaian perusahaan Return on karena dapat membantu investor dan Equity (ROE) analis dalam menentukan nilai perusahaan dan membuat keputusan yang tepat. (Halik et al. , 2. ROE = Laba Bersih Setelah Pajak / Ekuitas X 100% Rasio No. KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. No. Variabel Definisi Variabel Indikator Skala Pengukuran Net Profit Margin (NPM) Net Profit Margin (NPM) digunakan untuk menilai kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba dan mengukur efisiensi operasional Semakin tinggi Net Profit Margin (NPM) , semakin baik kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba dan semakin efisien operasional (Halik et al. , 2. NPM = Laba bersih / penjualan bersih x Rasio Sumber : Data Diolah Penulis, 2025 PEMBAHASAN Pada penelitian ini analisis data yang digunakan untuk menjelaskan AuPengaruh Return On Equity dan dan Net Profit Margin Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2021-2024Ay yang dilakukan dengan menggunakan Uji Asumsi Klasik. Uji Normalitas , uji Normal P-Plot. Uji Kolmogorov Smirnov, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji hipotesis, persamaan regresi, uji T. Uji Simultan, dan uji koefisien determinan. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah cabang dari statistika yang bertujuan untuk menggambarkan, menyajikan, dan meringkas data dalam bentuk yang mudah dipahami tanpa menarik kesimpulan atau generalisasi terhadap populasi yang lebih luas. Uji ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Statistik deskriptif mencakup rata-rata . , standar deviasi, nilai maksimum, dan nilai minimum. Berikut ini hasil uji statistik deskriptif dari masing-masing variabel yang diolah menggunakan SPSS versi 26. Berikut disajikan dalam bentuk tabel : KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Tabel 2 Statistik Deskriptif Descriptive Statistics ROE NPM PBV Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel 2 perhitungan selama periode penelitian terlihat bahwa pada variabel Return On Equity (ROE) memiliki nilai minimum sebesar -7. 62 pada PT. Atlas Resources Tbk. dengan kode perusahaan (ARII) pada tahun 2023, nilai maksimum 17. pada PT. Trans Power Marine Tbk. Dengan kode perusahaan (TPMA) pada tahun 2024, nilai rata-rata sebesar 2. 4806 dan nilai standar deviasi 5. 02030 yang lebih besar dari nilai rata-rata menunjukan bahwa data ROE memiliki tingkat variasi atau penyebaran data yang Artinya nilai-nilai ROE dalam data tersebut sangat bervariasi. Berdasarkan tabel 2 perhitungan selama periode penelitian terlihat bahwa pada variabel Net Profit Margin (NPM) memiliki nilai minimum sebesar -2. 72 pada PT. Atlas Resources Tbk. dengan kode perusahaan (ARII) pada tahun 2023, nilai maksimum 28. pada PPT. Harum Energy Tbk. Dengan kode perusahaan (HRUM) pada tahun 2023, nilai rata-rata sebesar 3. 6117 dan nilai standar deviasi 7. Nilai standar deviasi yang lebih kecil dari nilai rata-rata menunjukkan bahwa data NPM memiliki tingkat variasi atau penyebaran yang rendah. Dengan itu, artinya, nilai-nilai NPM dalam data tersebut relatif dekat satu sama lain dan terpusat di sekitar rata-rata. Berdasarkan tabel 2 rata-rata variabel Nilai perusahaan yaitu 1. 0394 dengan standar Ini menunjukkan sebaran data untuk variabel ketepatan waktu mendekati nilai rata-rata atau keberagaman data tidak jauh dari nilai rata-rata. Selain itu, pada tabel 2 penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa PT. TBS Energi Utama Tbk. dengan kode perusahaan (TOBA) adalah perusahaan yang memiliki nilai minimum yaitu -0. PT. Golden Eagle Energy Tbk. dengan kode perusahaan (SMMT) yang memiliki nilai maksimum yaitu 2. Uji Normalitas AU Uji Kolmogorov Smirnov dilakukan untuk mengetahui data berdistribusi normal dengan melihat nilai signifikansinya. metode statistik yang digunakan untuk menguji kesesuaian distribusi suatu data terhadap distribusi teoretis tertentu . isalnya distribusi norma. , atau untuk membandingkan dua distribusi empiris. Uji ini membandingkan distribusi kumulatif empiris dari data sampel dengan distribusi kumulatif teoritis atau distribusi kumulatif dari sampel lain. Statistik uji dihitung berdasarkan selisih maksimum absolut antara dua distribusi kumulatif tersebut. Dalam penelitian kuantitatif, uji K-S sering digunakan untuk menguji normalitas data sebelum melakukan uji parametrik seperti t-test atau ANOVA. Berikut hasil uji Kolmogorov Smirnov : KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Tabel 3 Uji Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test NAU Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Unstandardized Residual Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber: Data diolah melalui penulis, 2025 Pada dasarnya, data dianggap terdistribusi secara normal jika probabilitas . lebih besar dari 0,05. Hasil pengujian SPSS 25 pada tabel 4. menunjukkan nilai signifikansi 0,200 yang berarti nilai 0,200 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data terdistribusi secara normal. Bisa dilihat juga dari data yang membentuk seperti lonceng dan data mengikuti garis diagonal. Selanjutnya untuk mendapatkan hasil sebuah gambar grafik secara histogram dan p-plot di pengujian Melalui uji normalitas, peneliti dapat menentukan kelayakan penerapan metode parametrik yang mengandaikan bahwa data bersumber dari populasi berdistribusi normal. Apabila hasil uji menunjukkan bahwa data tidak memenuhi asumsi normalitas, maka pendekatan non-parametrik lebih tepat digunakan. Uji normalitas merupakan uji statistic yang digunakan untuk mengetahui pada penelitian ini berdistribusi normal Gambar 2 Hasil Uji Normalitas KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Berdasarkan gambar 2 tentang hasil pengujian normalitas melalui grafik histogram menjelaskan bahwa terdapat 14 (EMPAT BELAS) batang histogram sejajar dalam lengkungan garis kurva membentuk pola menyerupai benda AuloncengAy. Sehingga dapat diartikan bahwa keseluruhan data variabel dalam penelitian ini bersifat normal. Selanjutnya dapat menghasilkan sebuah gambar grafik secara p-plot sebagai berikut: Gambar 3 Hasil Uji Normalitas P Plot Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan gambar 3 tentang hasil pengujian normalitas melalui grafik p-plot menjelaskan bahwa terdapat 53 (Lima puluh tig. gambar titik . secara keseluruhan pola gambar tersebut mengikuti sejajar garis tengah membentang secara simetris. Hal ini dapat diartikan bahwa setiap satu data dari setiap variabel independensi terhadap setiap data variabel dependensi tidak memiliki indikasi adanya data yang bersifat tidak normal. Uji Hipotesis Uji T (Uji Parsia. Uji parsial yang lebih dikenal sebagai uji T, merupakan metode statistic yang digunakan untuk mengetahui apakah masing-masing variabel independen memiliki pengaruh secara individu terhadap variabel dependen. Pada uji T dasar pengambilan keputusan terdiri dari 2 yaitu, berdasarkan nilai signifikansi . , dan berdasarkan perbandingan nilai T-hitung dengan T-tabel. Hasil uji T dijelaskan dalam tabel 4 dan tabel 5 sebagai berikut: Tabel 4 Uji T secara parsial (X. Coefficientsa Model (Constan. ROE Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Dependent Variable: PBV Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Sig. KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel ROE terhadap PBV memiliki nilai signifikansi sebesar 0. Dalam uji T pengambilan keputusan dilakukan dengan melihat nilai signifikansi < 0. 05 dan nilai Thitung > Ttabel maka variabel independen dikatakan memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Nilai T Tabel diambil dari nilai ( 2 . ycu OeycoOe1 ) yaitu sebesar 1. sehingga pada penelitian ini variabel ROE memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel PBV dengan nilai 034 < 0. 05 dan nilai T Hitung 2. 182 > T tabel 1. Coefficientsa Model 1 (Constan. NPM Tabel 5 Uji T secara parsial (X. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: PBV Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa variabel NPM terhadap PBV memiliki nilai signifikansi sebesar 0. Dalam uji T pengambilan keputusan dilakukan dengan melihat nilai signifikansi > 0. 05 dan nilai Thitung < Ttabel maka variabel independen dikatakan memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Nilai T tabel diambil dari nilai ( 2 . ycu OeycoOe1 ) yaitu sebesar 1. sehingga pada penelitian ini variabel NPM tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel PBV dengan nilai 595 > 0. 05 dan nilai T hitung Oe0. 535 < T tabel 1. Uji F Uji F adalah untuk menguji apakah koefisien regresi seperti b1, b2, b3 sama dengan nol, yang berarti tidak ada pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen. Untuk menguji hipotesis tersebut, digunakan statistic F dengan dua pendekatan pengambilan keputusan. Pertama, secara . uick loo. , jika nilai F lebih besar dari 4, maka hipotesis nol (HCA) dapat ditolak pada tingkat kepercayaan 95%, sehingga hipotesis alternative (H. diterima, yang menyatakan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Kedua, dengan membandingkan nilai F hitung, dengan nilai F dari tabel. Jika nilai F hitung melebihi nilai F tabel, maka HCA ditolak dan Ha diterima. Tabel 6 Uji F Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares ANOVAa Mean Square Sig. Dependent Variable: PBV Predictors: (Constan. NPM. ROE Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel 6 di atas pengujian secara simultan dihasilkan nilai signifikansi pada uji simultan ini menggunakan nilai signifikansi 5%, jika nilai signifikansi uji F < 0. 05 dan nilai Fhitung > Ftabel dengan rumus F tabel = F . n Ae . dan KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. mendapatkan hasil . 18, maka data dapat dikatakan memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Sehingga pada uji regresi ini variabel-variabel independen memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen dengan nilai 005 < 0. 05 dengan nilai F hitung 5. 834 > F tabel 3. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi (R) digunakan untuk mengukur sejauh mana model regresi mampu menjelaskan variasi dari variabel dependen. Nilai R berada dalam rentang antara 0 Apabila nilai R mendekati nol, ini menunjukkan bahwa variabel independen memiliki keterbatasan dalam menjelaskan variabilitas variabel independen. Sebaliknya, jika mendekati satu, berarti variabel independen hamper sepenuhnya dapat menjelaskan variasi pada variabel dependen. Tabel 7 Koefisien Determinasi Variabel X1 Model Summary Model R Square Predictors: (Constan. ROE Adjusted Square Std. Error of the Estimate Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel 7 koefisien determinasi menunjukkan nilai R-Square dimiliki ROE sebesar 0. 085 dimana pada penelitian ini 8. 5% variabel-variabel independen dapat memberikan informasi atau pengaruh terhadap variabel dependen dan sisanya 92,5 % dipengaruhi oleh variabel independen lain yang tidak dimasukkan pada penelitian. Tabel 8 Uji Koefisien Determinasi Variabel X2 Model Summary Model Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. NPM Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Berdasarkan tabel 8 koefisien determinasi menunjukkan nilai R-Square dimiliki NPM sebesar 0. 006 dimana pada penelitian ini 0,6% variabel-variabel independen dapat memberikan informasi atau pengaruh terhadap variabel dependen PBV dan sisanya 99,4% dipengaruhi oleh variabel independen lain yang tidak dimasukkan pada penelitian. Tabel 9 UJi Koefisien Determinasi Variabel X1 dan X2 Model Summaryb Model R Square Std. Error Change Statistics Adjusted R of the R Square F Square Estimate Change Change df1 Predictors: (Constan. NPM. ROE Dependent Variable: PBV Sumber : Hasil pengolahan Data SPSS 25, 2025 Sig. Change Durbi n-Wat KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Berdasarkan tabel koefisien determinasi menunjukkan nilai R-Square dimiliki ROE dan NPM sebesar 0. 189 dimana pada penelitian ini 18. 9% variabel-variabel independen dapat memberikan informasi atau pengaruh terhadap variabel dependen dan sisanya 81. dipengaruhi oleh variabel independen lain yang tidak dimasukkan pada penelitian. HASIL DAN ANALISIS Pengaruh Return On Equity Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan nilai penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan pada variabel ROE sebesar 0,34 yang artinya nilai signifikan tersebut > 0,05 dan memiliki nilai T-hitung sebesar 2,182 < dari T-Tabel 2,052. Maka dapat disimpulkan bahwa ROE berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2021-2024. Hal ini sesuai dengan hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa ROE berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini karena perusahaan mampu mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari ekuitas pemegang saham. Atau perusahaan ini juga mampu menampilkan kemampuan untuk menciptakan laba atas investasi berdasarkan nilai buku pemegang saham. Return on equity (ROE) diketahui mempengaruhi nilai perusahaan berdasarkan hasil uji parsial. Hasil penelitian mendukung dengan penelitian yang dilakukan oleh Sulbahri et al. , . juga menyatakan bahwa ROE berpengaruh dan signifikan terhadap Nilai perusahaan. ROE mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari ekuitas yang dimiliki. Rasio ini penting karena menggambarkan betapa efektifnya manajemen dalam menciptakan keuntungan bagi pemegang saham. Peningkatan ROE sering kali diartikan sebagai tanda manajemen yang baik dan dapat menarik lebih banyak investasi, sehingga berpotensi meningkatkan nilai perusahaan. Pengaruh Net Profit Margin (NPM) Terhadap Nilai Perusahaan Pada penelitian ini hasil yang didapatkan yaitu nilai signifikan pada variabel NPM tidak memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel PBV atau nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor pertambngan yang terdaftar I Bursa Efek Indonesia dengan bukti nilai signifikansi 0. 595 > 0. 05 dan nilai T hitung Oe0. 535 < T tabel 1. Hal ini tidak sesuai dengan hipotesis yang menyatakan bahwa NPM berpengaruh terhadap nilai Hal ini juga tidak sesuai dengan penelitian (Majdudah. Yusnita dan Patimah, 2. yang dimana ada pengaruh yang signifikan antara Net Profit Margin (NPM) terhadap harga Hal ini diketahui dari hasil uji t secara parsial dengan nilai t hitung sebesar 1,726 > t tabel 1,717 dengan nilai signifikansi (Sig. ) 0,098 > 0,05 dan dilihat dari analisis koefisien Determinasi (R Squar. harga saham dipengaruhi sebesar 0,119 atau 11,9% oleh variabel Net Profit Margin (NPM). Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Yahya dan Fietroh, 2. bahwa NPM berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan pada bank BUMN periode 20215-2019. Hal ini menunjukan semakin rendah nilai NPM yang didapat maka semakin rendah nilai perusahaan, karena NPM yang tinggi akan memberikan prospek perusahaan yang baik sehingga dapat memicu investor untuk meningkatkan permintaan saham. Permintaan saham yang meningkat akan menyebabkan nilai perusahaan yang meningkat, hal ini juga dipengaruhi faktor-faktor seperti besarnya beban penjualan . iaya transportasi, administrasi, dl. atau tinggi nya piutang perusahaan berpengaruh terhadap laba bersih KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. Pengaruh Return On Equity dan Net Profit Margin Terhadap Nilai Perusahaan AU Berdasarkan hasil penelitian, variabel ROE dan NPM secara simultan . ersama-sam. berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Regresi simultan (Uji F) dengan nilai yang dihasilkan yaitu nilai signifikansi pada uji simultan ini menggunakan nilai signifikansi 5%, jika nilai signifikansi uji F < 0. 05 dan nilai Fhitung > Ftabel dengan rumus F Tabel = F . n Ae . dan mendapatkan hasil . 18, maka data dapat dikatakan memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen. Sehingga pada uji regresi ini variabel-variabel independen memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel dependen dengan nilai 005 < 0. 05 dengan nilai F hitung 5. 834 > F Tabel 3. Return on Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) merupakan indikator kunci dalam analisis kinerja keuangan perusahaan, yang keduanya memiliki peranan penting dalam memengaruhi nilai perusahaan. ROE merefleksikan tingkat efisiensi perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan modal sendiri untuk menghasilkan laba bersih. Nilai ROE yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengelola ekuitas secara produktif, sehingga meningkatkan daya tarik di mata investor. Kepercayaan ini dapat berdampak pada naiknya harga saham serta bertumbuhnya nilai pasar perusahaan. ROE yang stabil atau mengalami pertumbuhan secara konsisten menjadi sinyal positif yang memperkuat penilaian terhadap kinerja keuangan jangka panjang perusahaan. Di sisi lain. Net Profit Margin (NPM) menunjukkan persentase laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan. NPM yang tinggi mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang optimal serta pengelolaan biaya operasional yang efisien. Kondisi ini memberikan persepsi yang baik terhadap profitabilitas dan daya saing perusahaan, yang pada akhirnya turut mendorong peningkatan nilai perusahaan di KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Berikut beberapa kesimpulan yang dapat penulis Tarik dari hasil penelitian ini : AU Return On Equity (ROE) berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan yang dihitung dengan nilai PBV pada perusahaan manufaktur pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2021-2024. Hal ini dikarenakan. ROE yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan laba yang baik dari modal yang diinvestasikan pemegang saham, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan pada akhirnya, nilai perusahaan akan meningkat. AU Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang dihitung dengan nilai PBV pada perusahaan manufaktur pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2021-2024. Hal ini dikarenakan. NPM hanya menunjukkan persentase laba bersih terhadap penjualan. Investor lebih tertarik pada imbal hasil yang mereka dapatkan dari investasi mereka . isalnya, dividen atau kenaikan harga saha. , yang mungkin tidak selalu berkorelasi langsung dengan NPM. Meskipun NPM adalah metrik yang penting, ada kemungkinan manajemen perusahaan memanipulasi laporan keuangan untuk meningkatkan NPM, sehingga mengurangi keandalannya sebagai indikator nilai AU ROE dan NPM berpengaruh terhadap nilai perusahaan KENDALI: Economics and Social Humanities E-ISSN 2962 5459. Volume 3 Number 3, 2025 DOI: https://doi. org/10. 58738/kendali. `AU Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan yang dihitung dengan nilai PBV pada perusahaan manufaktur pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun Hal ini dikarenakan. ROE dan NPM yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik, mampu menghasilkan laba yang tinggi, dan mengelola modal dengan efisien. Kinerja keuangan yang baik ini cenderung menarik minat investor, meningkatkan permintaan saham, dan pada akhirnya mendorong kenaikan harga saham serta nilai perusahaan. Investor akan lebih percaya diri untuk berinvestasi pada perusahaan dengan ROE dan NPM yang tinggi, karena mereka melihat potensi keuntungan yang lebih besar di masa depan. REFERENSI