https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Model Pembelajaran Tematik Dengan Landasan Integrasi Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar Roziman1 Dosen PGMI STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Email: Roziman@stitmakrifatulilmi. ABSTRAK Tujuan penelitian ini berkenaan terkait model pembelajran tematik dengan landasan Integrasi Pembelajaran pada pendidikan dasar, penelitian akan memberikan konsep terkait integrasi pembelajaran satu dengan pembelajaran lainnya. Tujuan penelitian tentunya berangkat dari masalah yang berkaitan dengan kebosanan peserta didik terkait pembelajaran yang terkadang membuat peserta didik tidak mampu mencapai tujuan pembelajaran itu, jika dilihat dari teori Pembelajaran tematik merupakan salah satu model pembelajaran terpadu atau terintegrasi yang melibatkan beberapa mata pelajaran yang di ikat dalam tema-tema tertentu, sama halnya dengan pembelajaran integrasi yang memadukan pembelajaran sains dengan islam, pembelajaran sains dengan kesenian. Dengan konsep ini penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif dalam penelitian ini nantinya akan menggunakan data literature jurnal atau pun buku sebagai bahan kajian terkait penelitian dan diperkuat dengan teknik keabsahan data yakni triangulasi yang nantinya akan melihat keterhubungan teori dan juga fakta data yang didasari oleh literature yang ada. Dengan hasil penelitian didapatkan pada materi pernafasan hewan pada sains guru menjelaskan pernafasan hewan dan meminta peserta didik menggambarkan hewan ikan hiu sebagai objek, dan pada pembelajaran sanis dengan materi agama, terdapat pada materi terjadinya hujan secara sains guru menjelaskan terjadinya hujan secara terstruktur dan sistematis lalu guru akan menyampaikan hujan adalah rahmat dan menyampaikan doa untuk turun hujan. Maka secara kesimpulan desain pembelajaran tematik dengan konsep integrasi dapat memberikan dampak yang baik dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Model Pembelajaran. Tematik. Integrasi. ABSTRACT The purpose of this research is related to the thematic learning model with the basis of Learning Integration in basic education, research will provide concepts related to the integration of one learning with other learning. The research objective, of course, departs from problems related to student boredom related to learning which sometimes makes students unable to achieve the learning objectives, when viewed from theory Thematic learning is one of the integrated or integrated learning models which involves several subjects that are bound in a - certain themes, as well as integration learning which combines science learning with Islam, science learning with the arts. With this concept, this study uses qualitative research methods with descriptive research types. In this study, literature data from journals or books will be used as study material related to research and strengthened by data validity techniques, namely triangulation which will later look at the connectedness of theory and also the facts based on data. by the existing literature. With the research results obtained in the material of Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 21 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 animal respiration in science the teacher explains animal respiration and asks students to describe sharks as objects, and in sanis learning with religious material, there is material in the occurrence of rain scientifically the teacher explains the occurrence of rain in a structured and systematic way then the teacher will convey the rain is a mercy and convey a prayer for rain. in conclusion the thematic learning design with the concept of integration can have a good impact on the learning process. Keywords: Learning Model. Thematic. Integration. Pendahuluan Dalam pembelajaran sekolah dasar mengenal dengan istilah pembelajaran tematik yang secara pengertian berarti pembelajaran terpadu, awal mula konsep pembelajaran tematik ini berawal dari kurikulum 2013 yang menggunakan konsep keterpaduan antara mata pelajaran satu dengan yang lain, misalkan mata pelajaran IPA dipaduhkan dengan PKn dan Bahasa Indonesia dalam satu pembelajaran. Konsep ini yang terindetifikasi pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 kedalam proses pembelajaran. Namun dalam teori sesungguhnya pembelajaran tematik bisa dimaknai dengan menginterkoneksikan pembelajaran umum dengan pembelajaran keagamaan atau pancasila dalam proses pembelajaran, secara konsep pembelajaran tematik memiliki konsep pembelajaran ini berpa model pembelajaran yang memiliki konsep yang memberikan suasana baru dalam Dalam salah satu contohnya, pembelajaran Matematika dan Ipa yang secara konsep memiliki tingkat konsep kesukaran dalam proses pembelajaran sehingga membuat peserta didik memiliki kesusahan dalam memahami pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan tingkat kesusahan dalam memahami inilah membuat konsep keterpaduan pembelajaran dengan kesenian atau pun keagamaan sehingga peserta didik terkonsep pada pembelajaran yang menyenangkan dan memiliki sisi refleksi dalam pembelajaran. Maka dari itu konsep pembelajaran tematik memiliki refleksi secara pola berfikir dengan daya tangkap kognitif, psikomotorik dan afektif. Secara bersamaan selain itu pembelajaran tematik juga mampu memberikan kontruksi pembelajaran yang ringan dengan keterpaduan pembelajaran yang membuat peserta didik tidak berfikir mata pelajaran yang di lalui terlihat susah karena secara konsep peserta didik tidak mengetahui secara khusus mereka belajar mata pelajaran apa. Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 22 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Dari paparan jurnal penelitian ini maka fokus penelitian akan berpusat pada model pembelajaran tematik pada pendidikan dasar yang menginterkoneksikan pembelajaran satu ke pembelajaran lain, berangkat dari penelitian ini terumuslah penelitain dengan judul Aumodel pembelajaran tematik dengan landasan integrasi pada pendidikan dasarAy dengan judul penelitain ini akan memaparkan keseluruhan konsep pembelajaran dengan fokus model pembelajaran LANDASAN TEORI Pengertian Pembelajaran Tematik Pembelajaran tematik merupakan salah satu model pembelajaran terpadu atau terintegrasi yang melibatkan beberapa mata pelajaran yang di ikat dalam tema-tema tertentu. Pembelajaran ini melibatkan beberapa Kompetensi Dasar (KD), hasil belajar dan indikator dari suatu mata pelajaran atau bahkan beberapa mata pelajaran. Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek proses dan waktu, aspek kurikulum, dan aspek belajar mengajar. (Syaifuddin. Pembelajaran tematik adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Dikatakan bermakna karena dalam pembelajaran tematik, siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Pembelajaran tematik adalah program pembelajaran yang berangkat dari satu tema/topik tertentu dan kemudian dielaborasi dari berbagai aspek atau ditinjau dari berbagai perspektif mata pelajaran yang biasa diajarkan di sekolah. Berdasarkan pendapat di atass dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tematik merupakan suatu pembelajaran yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Diterapkannya pembelajaran tematik sebagai salah satu model pembelajaran diharapkan membuka ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengalami sebuah pengalaman belajar yang lebih bermakna, menarik dan menyenangkan. Sebab anak dapat membangun kesalingterkaitan antara satu pengalaman dengan pengalaman lainnya atau pengetahuan dengan pengetahuan lainnya atau antara pengetahuan dengan pengalaman. (Parid & Abdurahman, 2. Selain itu, pembelajaran ini membuka peluang bagi pendidik untuk mengembangkan berbagai strategi dan metodologi yang paling tepat. Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 23 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Pemilihan dan pengembangan strategi pembelajaran yang digunakan harus mempertimbangkan kesesuaian dengan tema-tema yang dipilih sebelumnya atau dengan mata pelajaran lainnya. Dan, disinilah pendidik dituntut lebih kreatif dan variatif dalam menghadirkan suasana pembelajaran yang menggiring peserta didik mampu memahami kenyataan hidup . yang dijalaninya baik menyangkut dirinya sebagai pribadi maupun dalam hubungannya dengan keluarga, masyarakat, lingkungan dan alam sekitarnya. Pengertian Pembelajaran Tematik Terpadu Pembelajaran terpadu tipe integrated adalah tipe pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan antar bidang studi, menggabungkan bidang studi dengan cara menetapkan prioritas kurikuler dan menemukan keterampilan, konsep, dan sikap yang saling tumpang tindih dalam beberapa bidang studi. Fokus pengintegrasian pada sejumlah keterampilan belajar yang ingin dilatihkan oleh seorang guru kepada siswanya dalam suatu unit pembelajaran untuk ketercapaian materi pelajaran . (Fatchurrohman, 2. Adapun definisi pembelajaran tematika terpadu itu sendiri adalah. Pembelajaran tematik terpadu dilaksanakan dengan prinsip keterpaduan yang menggunakan tema sebagai pemersatu. Kegiatan pembelajaran memadukan Kompetensi Dasar dari beberapa muatan pelajaran sekaligus dalam satu kali tatap muka. Pembelajaran tematik terpadu bermanfaat untuk memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik, karena saat peserta didik memahami berbagai konsep dapat melalui pengalaman langsung dan menghubungkan dengan konsep lain yang telah dikuasai sebelumnya. Tematik terpadu disusun berdasarkan gabungan proses integrasi. Keterampilan-keterampilan belajar itu menurut Fogarty meliputi keterampilan berpikir, keterampilan sosial, dan keterampilan mengorganisir. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan prinsip keterpaduan yang menggunakan tema sebagai pemersatu dan bertujuan untuk memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. (Hakim, 1. Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 24 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Prinsip Dasar Pembelajaran Tematik Terpadu Beberapa prinsip yang berkenaan dengan pembelajaran tematik terpadu sebagai berikut: Pembelajaran tematik terpadu memiliki satu tema yang aktual, dekat dengan dunia siswa dan ada dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini menjadi alat pemersatu materi yang beragam dari beberapa mata pelajaran. Pembelajaran tematik terpadu perlu memilih materi beberapa mata pelajaran yang mungkin saling terkait. Dengan demikian, materi-materi yang dipilih dapat mengungkapkan tema secara bermakna. Mungkin terjadi, ada materi pengayaan horizontal dalam bentuk contoh aplikasi yang tidak memuat dalam standar isi. Namun perlu diingat, penyajian materi pengayaan seperti ini perlu dibatasi dengan mengacu pada tujuan pembelajaran. Materi mempertimbangkan karakteristik siswa seperti minat, kemampuan, kebutuhan, dan pengetahuan awal. Materi pelajaran yang dipadukan tidak terlalu dipaksakan. Artinya, materi yang tidak mungkin dipadukan tidak perlu dipadukan. (Hasanah, 2. Pembelajaran Tematik Integratif Sekolah dasar Kelas 4 Pembelajaran tematik pada SD kelas IV yaitu ada 9 tema. tema yang pertama yaitu pertama AAIndahnya KebersamaanAA, kedua AASelalu Berhemat EnergiAA, ketiga AAPeduli Terhadap Makhluk HidupAA, keempat AABerbagai PekerjaanAA, kelima AAMenghargai Jasa PahlawanAA, keenam AAIndahnya NegerikuAA, ketujuh AACita-Citaku, kedelapan AADaerah Tempat Tinggalku, kesembilan AAMakanan Sehat dan BergiziAA. Pada penelitian pengembangan modul tematik, peneliti mengambil tema ke 8 yaitu AuDaerah Tempat TinggalkuAy. Tema AuDaerah Tempat TinggalkuAy terdapat 3 subtema yaitu lingkungan tempat tinggalku, keunikan daerah tempat tinggalku, dan Bangga terhadap daerah tempat tinggalku. Setiap subtema terdapat beberapa mata pelajaran dan 6 pembelajaran yang digolongkan dalam kegiatan pembelajaran. (Juanda, 2. Interkoneksi Pembelajaran Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 25 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Sains adalah deretan informasi terkait pembagian terstruktur mengenai fakta, penjelasan terperinci makna dan perananya pada penataan pengetahuan tentang prilaku alam yang diatur dalam hukum sebabakibat. Sedangkan istilah tematik berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti Auberkenaan menggunakan temaAy, sedangkan istilah tema itu sendiri berarti Aupokok pikiran, dasar cerita . ang dipecakapkan, digunakan menjadi dasar mengarang, mengganti saja, & sebagainy. Ay. Tema juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang telah diklasifikasikan. Sedangkan pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang menekankan pada kontribusi peserta didik dalam pembelajaran. Aktivitas peserta didik mendalami suatu tema dalam sains dan mengkaitkannya dengan tema yang sama pada mata pelajaran lainnya dalam kurikulum merupakan cara termudah guna menghubungkan sains dengan mata pelajaran lainnya. Misalnya, pendidik memperkenalkan tema sungai yang menggabungkan konten dari Bumi, geografi, dan ilmu sosial. (Sugilar et al. , 2. Untuk mewujudkan sains, peserta didik mempelajari bagaimana sungai terbentuk, bagaimana sungai berubah dari waktu ke waktu, dan karakteristik air yang mengalir. Untuk mencapai tujuan studi sosial, peserta didik belajar tentang sungai terbesar di dunia, dimana sungai mengalir, dan bagaimana sungai memengaruhi perkembangan peradaban. Dalam aktivitas menghubungkan sains berpusat pada tema, peserta didik tidak menyadari bahwa masih ada mata pelajaran lain yg sudah diintegrasikan menggunakan sains. Pendidik telah mempersiapkan tematema yang akan menunjukkan integrasi sains dengan mata pelajaran lain dan merancang langkah pelajaran agar tujuan pembelajaran memberi makna dan menarik (Millah & Sulaiman Syah. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur sebagai metode penelitian dengan digunakannya berupa jurnal dan buku yang terkait dengan model pembelajaran tematik dengan landasan integrasi pada pendidikan dasar. (Nuriyati et al. , 2. Pendekatan kualitatif adalah pengamatan yang mendalam cenderung menganalisis suatu hal yang menjadi Sedangkan Studi literature adalah sebuah cara untuk menyelesaikan suatu masalah dengan mecari sumber-sumber kajian. Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 26 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Oleh karena itu, peneliti ingin melihat secara deskriptif model pembelajaran tematik dengan landasan integrasi pada pendidikan dasar. untuk melihat konsep pembelajaran tematik dengan integrasi pembelajaran umum dengan pembelajaran islam secara keseluruhan pada proses (Murdiyanto, 2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis literature yang telah dikaji sebelumnya. Sumber data utama dari jurnal internasional dan jurnal nasional, dengan pedoman model pembelajaran tematik dengan landasan integrasi pada pendidikan dasar. PEMBAHASAN Integrasi Sains dengan Seni Secara konsep pembelajaran Sains atau IPA pada anak sekolah dasar terpisah dengan pembelajaran kesenin atau muatan lokal, namun pada pembelajaran tematik yang berorientasi pada keterpaduan pembelajaran dengan interkoneksi antar pembelajaran secara materi Secara teori memang berbanding terbalik pada pembelajaran IPA dan Keseninan jika IPA berbicara secara ilmiah dan teori fakta jika Kesenian menggunakan Imajinasi yang bentuknya secara fakta berbeda. Namun hal ini tetap mampu menghubungkan dan memberikan kesinambungan antar mata pelajaran IPA dan Kesenian, contohnya pada materi pernafasan pada hewan, guru menjelaskan pernafasan pada hewan air, contohnya ikan hiu untuk menambah penjelasan menjadi jelas dengan konsep pembelajran yang menyenangkan, guru dapat memintak peserta didik menggambarkan ikan hiu terlebih dahulu. Maka adanya keterpaduan antara kesenian pada materi menggambar dua dimensi pada objek ikan hiu, sedangkan pada materi pembelajaran sains telah masuk pada materi pernafasan hewan yang hidup diair, hal ini jelas memberikan kemudahan dalam menjelaskan materi, dan memberikan warna dalam menerangkan materi secara keseluruhan. Maka integrasi dengan konsep tematik terwujud dalam pembelajaran. Integrasi Sains dengan Agama Islam Secara konsep pembelajaran sains dan Agama islam memiliki pergesekkan dalam teoritis, karena ada beberapa hal yang ada dalam konsep agama islam, ilmu sains menetang dan memberikan klarifikasi. Hal ini timbul stigma bahwa sains dan ilmu agama tidak dapat di paduh padankan atau diintegrasikan dalam pembelajaran. Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 27 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 Secara konsep teoritis memang sains dan agama memang memiliki beberapa pertentangan dari sisi teori, namun bukan berarti dalam proses pembelajaran tidak dapat diintegrasikan, maka disinilah letak proses pembelajaran dengan konsep tematik memiliki letak Sebagai contoh dalam tematik dengan konsep integrasi pembelajaran sains dan ilmu agama terutama islam adalah dalam materi terjadinya proses turun hujan, guru dapat menjelaskan secara terperincih bahwa turun hujan secara konsep sains, penjelasan dengan struktur lebih memudahkan anak mengerti penjelasan yang ada, setelahnya guru menjelaskan bahwa hujan yang turun merupakan rahmat dari sang pencipta, lalu sertakan doa yang harus dibacakan saat hujan turun. Maka contoh diatas telah memaparkan pembelajaran tematik dengan integrasi pembelajaran sains dan ilmu agama, maka dari paparan ini bisa disimpulkan walau secara teritos ilmu keduanya bersinggungan tetap dapat di integrasikan dengan menggunakan materi yang ada dalam pembelajaran itu sendiri KESIMPULAN Pada kesimpulan jurnal penelitian ini menjelaskan subtema model pembelajaran tematik dengan landasan integrasi pada pendidikan dasar, dalam konsepnya pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu, menggabungkan satu pembelajran menjadi beberapa pembelajaran dengan tujuan memberikan warna baru sehingga kebosanan siswa dapat diselesaikan dengan konsep tematik pembelajaran. Dalam kesimpulannya integrasi pembelajaran sains dengan pembelajaran seni dapat dilakukan dengan materi, sebagai contoh materi terkait pernafasan hewan yang hidup air, dengan konsep materi sains siswa diminta menggambarkan ikan hiu sebagai subjek gambar dan guru menggunakan ojek ikan hiu dalam menjelaskan materi pernafasan hewan air, jelas ini mampu menjawab integrasi yang ada. Lalu dalam integrasi sains pada mata pelajaran agama ada dalam materi terjadinya hujan, guru menjelaskan proses turun hujan dengan struktur dan sistematik setelahnya guru dapat menjelaskan bahwa turun hujan adalah sebuah berkah dari tuhan dan memberikan doa yang harus dibaca ketika hujan turun. Konsep model pembelajaran tematik dengan integrasi ini jelas memberikan warna baru dalam pembelajaran yang terkesan membosankan dalam pembelajaran, konsep ini memberikan Jurnal El-Makrifat Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislama. 28 https://ojs. id/index. php/pgmi/submissions#active Volume 1 No 1 tahun 2023 ISSN 2723-7834 refleksi dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan secara konsep tematik dengan integrasi memudahkan guru menjelaskan pembelajaran dengan harapan mampu mencapai tujuan pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA