Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PERTANIAN DI KELURAHAN MARGODADI Ferdi Nur Salatsa1*. Inggrit Devi Saputri2*. Fitriana Pujiastuti3*. Elsa Indah Sanjaya4*. Gerry Katon Mahendra5*. Bhakti Gusti Walinegoro6* 1* Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, ferdinurs05@gmail. 2 * Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, inggritdevi5@gmail. 3* Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, fitrianapuji05@gmail. 4* Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, elsaindah0606@gmail. 5* Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, gerrykatonvw@gmail. 6* Fakultas Ekonomi. Ilmu Sosial, dan Humaniora. Universitas AAisyiyah Yogyakarta. Jl. Siliwangi No. Area Sawah. Nogotirto. Kec. Gamping. Indonesia, bhaktigusti5@gmail. Abstract: Rural development is an effort to improve the welfare of village communities through various means such as developing the agricultural economy, developing appropriate technology, and developing The aim of this research is to analyze the effectiveness of the sustainable agricultural irrigation canal construction program in Margodadi Village. This research uses qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews and literature study. This research refers to 4 aspects, namely accuracy of program targets, program socialization, program objectives, and program monitoring. Based on the results of the research that has been carried out, it was found that the four existing aspects show that the construction of irrigation canals in the Margodadi District shows significant effectiveness and has an effect on increasing agricultural capacity. It can be seen that this development program is right on target and well received by the community even though it has only been implemented in 10 of the 16 The construction of the irrigation canal is being carried out in stages to ensure equitable Keywords: Effectiveness. Village Development. Irrigation Channels. Abstrak: Pembangunan perdesaan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai cara seperti mengembangkan ekonomi pertanian, mengembangkan teknologi tepat guna, dan mengembangkan infrastruktur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektivitas program pembangunan saluran irigasi pertanian yang berkelanjutan di Kalurahan Margodadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumetasi dan studi literatur. Penelitian ini mengacu pada 4 aspek yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa dari keempat aspek yang ada menunjukkan bahwa pembangunan saluran irigasi di Kalurahan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Margodadi menunjukkan efektivitas yang signifikan dan berpengaruh terhadap peningkatan kapasitas pertanian. Dapat dilihat program pembangunan ini tepat sasaran dan diterima dengan baik oleh masyarakat meskipun baru terlaksana di 10 dari 16 dusun. Pembangunan saluran irigasi ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan pemerataan pembangunan. Kata Kunci: Efektivitas. Pembagunan Desa. Saluran Irigasi PENDAHULUAN Desa merupakan suatu kesatuan masyarakat hukum yang memiliki pengaturan rumah tangga berdasarkan hak asal-usul dan adat istiadat yang telah diakui oleh pemerintah pusat, serta terletak di dalam wilayah kabupaten. Dalam konteks administratif yang lebih kecil di bawah kecamatan, yang mana masyarakat dapat mengelola urusan pemerintahan dan kepentingan lokal secara mandiri, sesuai dengan tradisi dan norma yang berlaku di Pada geografisnya, desa umumnya berada di tempat yang lebih luas dibandingkan perkotaan, hal ini dikarenakan masyarakat desa masih memanfaatkan berbagai hasil alam yang mereka kelola dari lahan-lahan yang ada. Jika dibandingkan perkotaan lahan-lahan gedung-gedung tinggi seperti mall, kantor, hotel, dan lain sebagainya. Sebuah desa atau pedesaan tantu pemerintah terkait pembangunan kualitas desa yang mumpuni. Pembangunan desa tersebut berfokus pada pengembangan potensi desa ataupun potensi SDM yang ada di desa tersebut. Pembangunan desa ini bertujuan untuk menjadikan desa lebih maju dan berkembang dengan tetap mempertahankan potensi yang ada dan tidak mengubah atau merusak bentuk geografis namun justru memanfaatkannya dengan meningkatkan kualitas dari potensi Indonesia pedesaan tersebar luas beberapa diantaranya memiliki potensi dibidang pertanian yang mana bidang pertanian ini merupakan salah satu aspek yang berperan penting dalam perputaran ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu dalam bidang pertanian ini penting untuk lebih Indonesia ditemukan di beberapa pedesaan yang memiliki potensi di bidang pertanian namun masih mengalami tantangan. Tantangan menjadi terhambat, selain itu hasil panen yang diperoleh juga menghasilkan kualitas yang kurang baik. Setiap kegiatan pembangunan, termasuk di bidang meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokus utama dalam pembangunan adalah meningkatkan produksi dan produktivitas kesejahteraan rakyat. Namun, sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan, terutama masalah kekeringan Pada produktivitas pertanian sangat dipengaruhi oleh potensi dan sumber daya yang ada, baik dari alam maupun dari manusia. Salah satu persoalan utama yang terjadi dalam penyediaan air irigasi Bustomi . Dadang Hidayat FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 adalah :AuSemakin langkanya ketersediaan air . ater scarcit. pada waktu-waktu tertentuAy. Irigasi memiliki peran penting bagi bangsa dan negara indonesia, sesuai dengan amanah Undang- undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 5 ayat 2, yang kemudian diperkuat dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air dan selanjutnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2006 memperjelas Tentang Irigasi antara lain Air. Sumber air. Irigasi. Sistem Irigasi. Penyediaan air Irigasi. Pembagian air irigasi. Pemberian air irigasi. Penggunaan air irigasi serta pembuangan air irigasi dalam menunjang pertanian. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pengelolaan air irigasi yang efisien guna meningkatkan kapasitas pertanian untuk mendapatkan hasil panen dengan kualitas yang terbaik, tentunya hal tersebut perlu didukung dengan adanya peran pemerintah dalam penerapan program saluran irigasi bagi pertanian. Irigasi penggunaan air untuk tanah bertujuam untuk menyediakan kelembapan bagi tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Tanaman menjalankan proses fotosintesis dan menjaga keseimbangan air di dalam selselnya. Irigasi dilakukan untuk memastikan tanah tetap cukup lembab, terutama di daerah yang kekurangan curah hujan atau dalam musim kemarau, sehingga tanaman dapat berkembang secara optimal. Jadi, irigasi merupakan cara atau langkah untuk memenuhi kebutuhan air tanaman yang tidak bisa terpenuhi hanya dengan air Sistem irigasi dapat dikelompokkan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 menjadi 4 Menurut Sudjarwadi, 1987:. dalam Vika Febriyani . yaitu sistem irigasi permukaan, sistem irigasi bawah pemancaran sistem irigasi dengan tetesan. Saluran Jaringan irigasi untuk menunjang penyediaan pangan nasional sangat diperlukan, sehingga ketersediaan air di lahan akan terpenuhi walaupun lahan tersebut berada jauh dari sumber air permukaan . Hal tersebut tidak terlepas dari usaha teknik irigasi yaitu memberikan air dengan kondisi tepat mutu, tepat ruang dan tepat waktu dengan cara yang efektif dan (Sudjarwadi, 1. dalam (Rahmat Al Hidayat, 2. Pembangunan saluran irigasi ini memberikan banyak dampak positif bagi pertanian, selain aliran air dapat terkelola dengan baik sesuai kebutuhan pertanian, saluran irigasi ini juga merupakan salah satu langkah dalam pembangunan desa yang mana berfokus pada pembangunan infrastruktur dalam bidang pertanian. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 95% produksi padi nasional berasal dari lahan pertanian yang teririgasi, sementara sisanya diperoleh dari lahan kering berupa ladang. Hal ini tentu dapat menjadi dasar bahwasanya dalam bidang pertanian memerlukan perhatian khusus baik dari segi pengelolaan lahan maupun sumber daya manusianya. Dari segi pengelolan lahan salah satu hal yang ketersdiaan air yang cukup untuk sehingga mampu menghasilkan panen yang memuaskan. Seperti halnya yang diterapkan di Kalurahan Margodadi. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Sleman. Yogyakarta, telah menerapkan program berkelanjutan dalam di bidang pertanian yakni dengan pembangunan Hal ini difokuskan karena mengingat sebagian besar lahan yang ada di kawasan tersebut merupakan lahan pertanian sehingga program ini ada untuk meningkatkan kapasitas pertanian di seluruh padukuhan yang ada di Kalurahan Margodadi. Program pembangunan saluran irigasi di wilayah Kalurahan Margodadi ini juga merupakan langkah yang diambil untuk dapat mendukung para petani, khususnya yang mengelola lahan sawah, penting untuk memastikan keberlanjutan aliran air melalui saluran irigasi yang Hal ini bertujuan agar volume air tidak berkurang dan dapat mengalir dengan lancar dari ujung ke ujung. Permasalahan yang umumnya terjadi dalam pertanian yakni seringkali terjadi penurunan volume air sepanjang saluran, yang menyebabkan ketidakseimbangan Untuk mengatasi masalah ini, saluran irigasi dirancang agar dapat meminimalisir penurunan volume air dan memastikan distribusinya tetap terjaga. Selain itu, masalah lain yang perlu diatasi adalah kerusakan saluran akibat tikus dan hewan lainnya, yang dapat menyebabkan air menyebar ke area yang tidak Oleh karena itu, pembangunan saluran irigasi ini menjadi penting dalam meningkatkan debit air dan menjamin efisiensi distribusi air untuk kebutuhan pertanian sehingga kapasitas pertanian dapat meningkat. Keterkaitan antara saluran irigasi P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 dan kapasitas pertanian dapat dikatakan memiliki keterkaitan yang erat, hal ini karena saluran irigasi dapat meningkatkan pertanian, keetahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur saluran irigasi ini menjadi salah satu program khusus di Kalurahan Margodadi, karena selain memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian, pembangunan saluran irigasi ini juga diharapkan mampu membantu untuk mempermudah kelompok tani dalam mengelola lahan pertanian yang ada di Kalurahan Margodadi. Sudjarwadi . dalam Muhammad Yunus Ali . mendefinisikan irigasi sebagai salah satu faktor penting dalam produksi bahan pangan. Sistem irigasi dapat diartikan sebagai satu kesatuan yang tersusun berbagai komponen, menyangkut pengelolaan dan pengaturan air dalam rangka meningkatkan produksi pertanian. Adanya program pembangunan disebuah desa tentu tidak terlepas dari peran pemerintah dalam implementasinya. Pada tahap inilah pemerintah memiliki peran penting dalam penerapan suatu variabel-variabel mendukung implementasi suatu program dapat berjalan dengan evektif. Efektivitas penerapan program saluran irigasi di wilayah sekitar Kalurahan Margodadi ini sangat bergantung pada ketersediaan air dan juga peran pemerintah dalam pelaksanan program tersebut. Menurut Budiani . , menyatakan bahwa dalam mengukur efektivitas suatu program dapat dilakukan dengan menggunakan variabelvariabel yaitu ketepatan sasaran, efektivitas FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 sosialisasi, pencapaian tujuan program, dan mekanisme pemantauan yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah peran pemerintah Kalurahan Margodadi dalam implementasi program pembangunan saluran irigasi tersebut dapat memenuhi variabel-variabel terkait sehingga program saluran irigasi tersebut dapat dikatakan efektif diterapkan di wilayah kawasan Kalurahan Margodadi. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuEfektivitas Program Pembagunan Saluran Irigasi Sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Pertanian Kalurahan Margodadi". METODE PENELITIAN Penelitian metode kualitatif karena memungkinkan peneliti untuk memahami kebutuhan masyarakat dan praktik sehari-hari dalam penggunaan saluran irigasi. Ini penting untuk menggali lebih dalam bagaimana saluran irigasi digunakan, dikelola, dan dimaknai oleh masyarakat setempat, yang menurut John W. Cresswell . merupakan serangkaian metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang dianggap berasal dari masalah sosial atau kelompok tertentu. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Kalurahan Margodadi yang terletak di Gendengan. Kecamatan Seyegan. Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta, selama periode 29 November hingga 29 Desember 2024. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Dalam peneliti menerapkan beberapa teknik Observasi dilakukan secara langsung dengan mendatangi lokasi penelitian untuk mengamati saluran irigasi yang telah dibangun di daerah Kalurahan Margodadi. Teknik dilakukan secara tatap muka dengan responden atau narasumber guna memperoleh data yang lebih akurat dan pembangunan saluran irigasi tersebut. Dokumentasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan saluran irigasi di Kalurahan Margodadi, seperti laporan proyek, peta wilayah irigasi, serta fotofoto Selain itu, studi literatur digunakan untuk mencari referensi yang relevan dari berbagai jurnal dan situs Kalurahan Margodadi HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pembangunan merupakan prioritas nasional untuk indonesia maju yang berkelanjutan dan Pendekatan utama dalam pembangunan ini adalah perencanaan yang partisipatif serta pengelolaan sumber daya lokal, yang bertujuan untuk meratakan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Pengembangan khususnya saluran irigasi, memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung perekonomian lokal, dan meningkatkan Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Efektivitas sistem saluran irigasi pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air dan pengelolaan yang Selain terdapat hal lain yang harus dilakukan perdesaan yang baik yaitu dengan melakukan penilaian program yang telah dilakukan. Penilaian keberhasilan program pembangunan infrastruktur saluran irigasi pertanian memerlukan analisis terhadap beberapa faktor kunci. Budiani . , menyatakan bahwa dalam mengukur efektivitas suatu program dapat dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel yaitu ketepatan sasaran, efektivitas sosialisasi, mekanisme pemantauan yang efektif. Oleh karena itu dalam penelitian ini, peneliti mengacu pada teori efektivitas yang dikemukakan oleh Budiani . gambaran yang jelas terkait efektivitas pembangunan saluran irigasi pertanian di Kalurahan Margodadi. Ketepatan sasaran program Ketepatan sasaran suatu program yaitu berkenaan dengan sejauh mana P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 program tersebut dapat diterima dengan tepat sesuai dengan sasaran yang sudah ditentukan sebelumnya (Budiani, 2. Berdasarkan wawancara yang sudah dilakukan oleh penulis, didapatkan hasil terkait sasaran program pembangunan saluran irigasi ini yaitu ditujukan untuk Kalurahan Margodadi. Pembangunan irigasi tersebut tidak hanya dilakukan di pembangunan saluran irigasi akan dilakukan secara merata dan bertahap di semua dusun Kalurahan Margodadi yang berjumlah 16 dusun. Dusun di Kalurahan Margodadi yang berjumlah 16 tersebut yaitu Dusun Beran. Dusun Druju. Dusun Grogol. Dusun Jagalan. Dusun Japanan. Dusun Jlegongan. Dusun Kadipiro. Dusun Kandangan. Dusun Kasuran. Dusun Kurahan i. Dusun Kurahan IV. Dusun Mranggen. Dusun Pendekan. Dusun Pete. Dusun Tegalweru, dan Dusun Terwilen. Dari 16 pembangunan irigasi baru terlaksana di 10 dusun. Pembangunan saluran irigasi yang baru telaksana di 10 dusun tersebut menyesuaikan dengan anggaran yang ada dan dilakukan secara bertahap disetiap dusun. Sosialisasi program Sosialisasi informasi kepada masyarakat dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat (Budiani, 2. Berdasarkan wawancara yang sudah dilakukan oleh FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 saluran irigasi yang diselenggarakan oleh Kalurahan Margodadi. Sebelum adanya pembangunan saluran irigasi Kalurahan Margodadi masyarakat khususnya kelompok tani masukan dari masyarakat agar pihak kalurahan mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh para petani dan bagaimana kriterianya agar nantinya pembangunan saluran irigasi tersebut lebih maksimal. Sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan satu kali saja, tetapi sosialisasi tersebut dilakukan setiap akan ada pembangunan saluran irigasi di masing-masing Jadi. Kalurahan Margodadi ini dilakukan secara bertahap untuk semua dusun agar tidak terjadi kesenjangan antar dusun. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu informan yaitu pegawai Kalurahan Margodadi Pembangunan: AuUntuk bentuknya seperti sosialisasi itu nanti dari pihak kalurahan tentunya sosialisasi efektif dan juga kita tahu kebutuhan dari para petani itu sendiri, programnya Sosialisasi dilakukan setiap akan dibangun, tentunya kita koordinasi dulu dan sosialisasi dulu karena takutnya nanti kita salah nanti setelah kita membangun kita ga sosialisasi dulu tentang kebutuhan apa dan speknya bagaimana nanti biar lebih maksimal. (Yogyakarta, 11/12/2. Tujuan program P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Tujuan program yaitu berkenaan dengan sejauh mana kesesuaian antara pelaksanaan suatu program tersebut (Budiani, 2. Berdasarkan wawancara yang sudah dilakukan oleh penulis, pembangunan saluran irigasi ini yaitu permasalahan saluran irigasi yang digunakan para petani di sawah. Sebelum adanya pembangunan saluran irigasi tersebut terdapat permasalahan terkait volume air yang tidak stabil dari ujung ke ujung sehingga menghambat para masyarakat khususnya petani dalam melakukan pekerjaannya yaitu Selain permasalahan terkait tanah pertanian yang digali atau dilubangi oleh tikus sehingga menyebabkan air tersebar kemana-mana. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu informan yaitu pegawai Kalurahan Margodadi Pembangunan: AuTentunya khususnya para petani terkait dengan ladang di sawah agar saluran irigasi volume air tidak berkurang dan bisa mengalirkan air dari ujung ke ujung. Latar belakang dulu air dari ujung itu katakanlah volumenya berkurang atau bersurut banyak, dari ujung a ke ujung b gitu, untuk mencegah itu maka dibuat saluran irigasi agar volum air itu dapat kemudian terkait dengan leng tikus kan kalau dari tanah itu kan masih banyak yang dibobol oleh tikus dan hewan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 hewan yang lain jadinya air itu bisa kesebar kemana-mana gitu, yang utama Ay (Yogyakarta, 11/12/2. Oleh karena itu. Kalurahan Margodadi melakukan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut guna meningkatkan kualitas pertanian di Kalurahan Margodadi. Implementasi pembangunan saluran irigasi di 16 dusun Kalurahan margodadi masih belum terlaksana secara menyeluruh, karena saluran irigasi yang sudah terbangun baru di 10 dusun. Namun. Kalurahan margodadi terus melakukan upaya untuk memastikan setiap dusun mendapat pembangunan yang setara sehingga tidak terjadi kesenjangan. Seperti yang disampaikan oleh salah satu informan yaitu pegawai Kalurahan Margodadi Pembangunan: AuUntuk bertahap jadi untuk pemerataan. Jadi dari 16 padukuhan itu kita berusaha untuk memeratakan walaupun tidak terlaksana penuh semuanya tetapi kita mengupayakan untuk sama rata agar satu dusun dengan satu dusun lainnya tidak terjadi kesenjangan. Ay (Yogyakarta, 11/12/2. Pemantauan program Pemantauan berkenaan dengan suatu kegiatan yang program tersebut sebagai bentuk perhatian kepada penerima program (Budiani, 2. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan oleh penulis, didapatkan hasil terkait pemantauan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 pembangunan saluran irigasi pertanian di Kalurahan Margodadi. Selama proses pembangunan saluran irigasi pertanian. Kalurahan Margodadi irigasi yang sedang berjalan maupun yang sudah jadi saluran irigasi. Namun, apabila para petani memiliki keluh kesah terhadap saluran irigasi yang mereka Pemantauan tersebut dilakukan dengan mendampingi para petani dan permasalahan yang ada. Permasalahan tersebut biasanya disampaikan para petani melalui rapat kelompok tani yang dilakukan hampir setiap bulan. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu informan yaitu pegawai Kalurahan Margodadi Pembangunan: AuKalau monitoring ada cuma tidak tentu, setiap petani ada kelompok tani kita biasa mendampingi dalam arti kalau ada masalah atau ada hal yang perlu dibantu dr kami pemerintah disampaikan di rapat kelompok tani. Kalau rapat hampir tiap bulan kalau masalahnya tidak tentu kalau ada Au (Yogyakarta, 11/12/2. Kalurahan Margodadi juga tidak sekedar melakukan pemantauan saja tanpa adanya tindak lanjut terhadap permasalahan yang timbul terkait saluran irigasi tersebut. Pihak Kalurahan Margodadi pengelolaan saluran irigasi pertanian. Hal tersebut terlihat dari koordinasi FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 yang dilakukan kepada para petani dan juga pemerintah. Kalurahan Margodadi mendengarkan masukan para petani yang ajukan kepada pihak kalurahan, dengan mengajukan masukan tersebut kepada pihak pemerintah dengan tujuan agar dapat memperbaiki saluran irigasi yang bermasalah. Tabel 1: Jenis Hasil Produksi Pertanian Jenis Hasil Tahun Produksi Tahun 2021 Pertanian Produksi 2,391,184 208,96 ton Padi Sawah Produksi 178 ton Jagung Produksi 354,95 ton Kacang Tanah Produksi 3 ton 615 ton Cabe Merah Sumber: Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman Tahun 2011 dan 2021 yang diolah oleh peneliti Pada irigasi di Kalurahan Margodadi terdapat peningkatan kapasitas pertanian. Hal tersebut dapat dilihat dari Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman, yang pertanian di Kalurahan Margodadi antara tahun 2011 dan 2021. Berdasarkan data tersebut terdapat peningkatan yang signifikan pada produksi padi sawah, 184 ton di tahun 2011 menjadi 96 ton di tahun 2021. Peningkatan serupa juga terlihat pada produksi kacang tanah, meningkat dari 232. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 ton menjadi 354. 95 ton. Produksi cabai juga mengalami kenaikan yang cukup besar 3 ton menjadi 615 ton. Namun, produksi jagung mengalami penurunan, 676 ton di tahun 2011 menjadi 178 ton di tahun 2021. Berdasarkan observasi yang telah dokumentasi mengenai pembangunan saluran irigasi yang masih dalam proses. Pembangunan tersebut berlokasi di Dusun Jagalan. Kalurahan Margodadi. Gambar 1: Dokumentasi Sebelum Pembangunan Saluran Irigasi yang Masih Dalam Proses. Sumber: Dokumentasi Peneliti Gambar 2: Dokumentasi Pembangunan Saluran Irigasi yang Masih Dalam Proses. Sumber: Dokumentasi Peneliti FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian. Kalurahan Margodadi menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam beberapa aspek. Program ini terbukti tepat sasaran dan diterima dengan baik masyarakat, meskipun terlaksana di 10 dari 16 dusun dengan implementasi yang dilakukan secara bertahap untuk memastikan pemerataan Sosialisasi dilakukan secara rutin dan melibatkan kelompok tani membantu optimalisasi sedangkan pemantauan program yang dilakukan secara berkala efektif dalam merespons permasalahan yang dihadapi Implikasi dari penelitian ini program memiliki dampak positif pertanian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas program ke depannya disarankan agar dilakukan peningkatan sosialisasi yang lebih pemantauan dengan jadwal rutin, memprioritaskan pembangunan saluran irigasi di dusun-dusun yang belum terlayani, dan mengadakan pelatihan bagi petani tentang pengelolaan saluran irigasi dan praktik pertanian yang baik. Dengan tersebut, diharapkan efektivitas program pembangunan saluran irigasi dapat ditingkatkan lebih lanjut, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Margodadi. Kalurahan DAFTAR PUSTAKA