Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Volume 5. Nomor 2. September 2024. ISSN 2721 - 4311 DOI: https://doi. org/10. 30596/jisp. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Program Pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon Government Communication Strategy in Increasing Community Participation in Development Programs in Karawang Kulon Subdistrict Zahra Avilya Putri1*. Evi Priyanti2 1,. Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Singaperbangsa Karawang. Indonesia *E-mail: 2110631180129@student. Abstrak Penelitian ini menjelaskan strategi komunikasi pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Dengan menggunakan pendekatan teori Harold Lasswell yang mempertimbangkan lima elemen komunikasi, penelitian ini menganalisis peran pemerintah sebagai komunikator, penyusunan pesan, media yang digunakan, persepsi dan sikap masyarakat, serta respon terhadap pesan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan fokus pada interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat, serta evaluasi respons masyarakat terhadap pesan yang disampaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang inklusif dan terbuka memainkan peran kunci dalam memotivasi partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lokal. Masyarakat Karawang Kulon menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dan respons yang positif terhadap upaya pemerintah, mencerminkan adanya kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi komunikasi yang efektif dan inklusif dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan. Kata Kunci: strategi, komunikasi, pemerintah, pembangunan, partisipasi masyarakat Abstract This research explains the government's communication strategy in increasing community participation in development programs in Karawang Kulon Village. Using Harold Lasswell's theoretical approach which considers five elements of communication, this research analyzes the role of government as a communicator, message formulation, media used, public perceptions and attitudes, as well as responses to government messages. The research method used is a qualitative study with a focus on direct interactions between the government and the community, as well as evaluating the community's response to the messages conveyed. The results of the analysis show that inclusive and open communication strategies play a key role in motivating active community participation in local development. The people of Karawang Kulon show a high level of participation and a positive response to government efforts, reflecting close cooperation between the government and the community in achieving better development goals. The implication of this research is the importance of developing effective and inclusive communication strategies in strengthening relations between government and society, as well as increasing community participation in development programs. Keywords: strategy, communication, government, development, community participation Cara citasi : Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Program Pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi PENDAHULUAN Pembangunan suatu wilayah tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur fisik, tetapi juga pada tingkat partisipasi aktif masyarakat dalam programprogram pembangunan yang dilaksanakan (Kartika, 2012. Latif et al. , 2020. Tumbel. Tingkat partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu utama keberhasilan pembangunan, karena tanpa keterlibatan masyarakat, upaya pembangunan cenderung tidak efektif dan tidak berkelanjutan (Rahma & Niswah, 2020. Sigalingging & Warjio. Yusuf, 2. Di Kelurahan Karawang Kulon. Kabupaten Karawang, perhatian terhadap partisipasi masyarakat dalam program pembangunan merupakan fokus utama bagi pemerintah setempat. Pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat infrastruktur lokal. Namun, keberhasilan program-program tersebut sangat dipengaruhi oleh seberapa baik pemerintah dapat berkomunikasi dengan masyarakat untuk memotivasi keterlibatan Dalam konteks ini, komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan bahwa pesan-pesan pembangunan dapat dipahami, diterima, dan direspons dengan positif oleh masyarakat. Terdapat berbagai tantangan dalam merancang strategi komunikasi yang efektif, termasuk tingkat pemahaman masyarakat, keberagaman latar belakang sosial, dan ketersediaan saluran komunikasi yang tepat (Daud & Novrimansyah, 2022. Suprapto et , 2. Oleh karena itu, peran pemerintah sebagai komunikator sangat krusial untuk menjamin keberhasilan program pembangunan yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Dengan mengadopsi pendekatan teori komunikasi Harold Lasswell (Setyanto, 2. , yang menekankan pada lima elemen komunikasiAikomunikator, pesan, media, komunikan, dan efek/dampakAipenelitian ini akan mengeksplorasi peran pemerintah sebagai komunikator, penyusunan pesan, media yang digunakan, persepsi dan sikap masyarakat, serta respons terhadap pesan pemerintah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan strategi komunikasi yang lebih efektif dan inklusif. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan hubungan antara keduanya dapat diperkuat, sehingga Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. partisipasi masyarakat dalam program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon dapat ditingkatkan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada strategi komunikasi pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Kabupaten Karawang. Pendekatan kualitatif dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam persepsi, sikap, dan pengalaman masyarakat terhadap programprogram yang dijalankan oleh pemerintah, serta untuk memahami dinamika komunikasi yang terjadi. Partisipan Partisipan penelitian terdiri dari dua kelompok utama: Pertama. Pejabat Pemerintah: Menggali pandangan dan strategi yang diterapkan berpartisipasi dalam program pembangunan. Kedua. Masyarakat Lokal: Melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, dan warga umum, untuk mendapatkan perspektif yang beragam tentang pemahaman, respons, dan tingkat partisipasi mereka dalam program pembangunan yang telah dilaksanakan. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui: Wawancara Mendalam: Wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan pejabat pemerintah dan anggota masyarakat untuk mendapatkan informasi yang mendalam tentang pengalaman, harapan, dan tantangan yang dihadapi dalam partisipasi pada program pembangunan. Focus Group Discussion (FGD): Diskusi kelompok terarah diadakan dengan berbagai kelompok masyarakat untuk mengeksplorasi pandangan kolektif dan membahas isu-isu yang berkaitan dengan komunikasi dan partisipasi. Observasi Partisipatif: Peneliti pembangunan yang melibatkan masyarakat untuk memahami interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat serta konteks di mana komunikasi terjadi. Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Analisis Data Data yang diperoleh dari wawancara dan FGD akan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Langkah-langkah analisis meliputi: Transkripsi wawancara dan FGD. Identifikasi tema-tema kunci yang muncul dari data. Koding data untuk mengorganisasi informasi berdasarkan tema yang relevan dengan penelitian. Penyusunan narasi berdasarkan temuan untuk menggambarkan dinamika komunikasi yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menggunakan metode ini, penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana strategi komunikasi pemerintah dapat dioptimalkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. HASIL DAN PEMBAHASAN Komunikasi yang efektif dan inklusif menjadi kunci utama dalam memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam program pembangunan. Pemerintah, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyampaian informasi dan koordinasi program pembangunan, memainkan peran sentral dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang memungkinkan partisipasi yang berkelanjutan dari seluruh lapisan masyarakat (Rachmad et al. , 2024. Zein. Di tengah dinamika perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan, strategi komunikasi yang tepat menjadi landasan utama dalam membangun hubungan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Kelurahan Karawang Kulon, sebagai salah satu wilayah yang terus berkembang di Kabupaten Karawang, menjalankan beragam program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur masyarakat. Namun, keberhasilan programprogram ini tidak hanya bergantung pada keberadaan proyek-proyek fisik, tetapi juga pada tingkat keterlibatan dan dukungan aktif dari masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, strategi komunikasi pemerintah Kelurahan Karawang Kulon menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa pesan-pesan terkait program pembangunan dapat diterima dengan baik dan dapat memotivasi partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Strategi komunikasi yang efektif dari pemerintah kelurahan memegang peranan penting dalam mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Saat ini, pemerintah Kelurahan Karawang Kulon telah menjalankan serangkaian program pembangunan yang menjangkau berbagai sektor dan aspek kehidupan masyarakat. Program pembangunan yang mencakup berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial, infrastruktur, dan lainnya. Program-program ini dirancang Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. untuk mencakup kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan yang berkelanjutan. Di samping itu, pemerintah juga aktif dalam pembangunan sosial, dengan mengalokasikan sumber daya untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Ini termasuk pembangunan pusat kesehatan masyarakat, penyediaan fasilitas pendidikan yang berkualitas, serta program-program bantuan sosial untuk keluarga yang membutuhkan. Namun, yang paling menonjol dalam program pembangunan di Karawang Kulon adalah upaya dalam pembangunan infrastruktur. Melalui Dana Kelurahan (Dake. , pemerintah telah mengalokasikan dana untuk memperbaiki jaringan jalan, drainase, sistem sanitasi, dan sarana publik lainnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memfasilitasi aksesibilitas, dan memperkuat infrastruktur dasar di tingkat kelurahan. Program pembangunan di Karawang Kulon dilakukan secara terus berkelanjutan. Pemerintah terus berupaya untuk memonitor dan mengevaluasi dampak dari setiap program yang dilaksanakan, serta mengidentifikasi area-area yang membutuhkan perhatian lebih lanjut untuk pembangunan di masa depan. Tingkat partisipasi aktif masyarakat di Kelurahan Karawang Kulon dapat dianggap sebagai salah satu yang tinggi. Masyarakat telah menunjukkan keterlibatan yang kuat dalam berbagai aspek kegiatan pembangunan dan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah Partisipasi masyarakat dalam program pembangunan terutama tercermin dalam kerja sama dan kontribusi mereka dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan. Misalnya, dalam proyek pembangunan jalan, masyarakat setempat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut serta dalam pengerjaannya. Hal ini menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi dan rasa kepemilikan terhadap pembangunan di lingkungan mereka. Selain itu, partisipasi masyarakat juga tercermin dalam respons masyarakat terhadap upaya komunikasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Masyarakat dengan antusias merespons pemberitahuan dan himbauan yang disampaikan oleh kelurahan, serta aktif menghadiri pertemuan-pertemuan komunitas dan forum diskusi yang diadakan untuk mendiskusikan berbagai isu terkait pembangunan. Partisipasi masyarakat yang aktif ini juga merupakan hasil dari kesadaran akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya membangun dan meningkatkan kualitas hidup bersama. Melalui partisipasi aktif, masyarakat di Kelurahan Karawang Kulon memiliki kesempatan untuk berperan serta secara langsung dalam pembangunan komunitas mereka, serta memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi mereka tercermin dalam setiap keputusan dan kebijakan yang diambil. Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Dalam penelitian ini difokuskan pada analisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh pemerintah kelurahan Karawang Kulon dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan. Penggunaan model komunikasi Harold Lasswell yang meliputi lima elemen, yaitu Komunikator. Pesan. Media. Komunikan, dan Efek/Dampak. Hasil dan analisis kualitatif terhadap masing-masing dimensi model komunikasi Harold Lasswell dapat diuraikan dengan penjelasan sebagai berikut : Komunikator Dalam perannya sebagai komunikator. Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi terkait program pembangunan kepada masyarakat. Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, pemerintah juga berfungsi sebagai fasilitator dan mitra dalam proses komunikasi. Pendekatan yang dilakukan pemerintah terlihat sangat kolaboratif dan partisipatif, dengan berbagai strategi yang diterapkan untuk melibatkan masyarakat dalam berbagai tahapan pembangunan. Pemerintah Karawang Kulon melakukan penyampaian informasi terkait program pembangunan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk rapat mingguan atau rapat khusus yang dihadiri oleh masyarakat setempat. Pentingnya kesempatan berdialog ini tercermin dalam penyampaian informasi yang rutin, terutama dalam rapat minggon, di mana pemerintah dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menindaklanjuti masukan atau pertanyaan yang disampaikan melalui perwakilan RT. RW, serta melalui saluran informasi resmi seperti rapat kelurahan. Selain penyampaian informasi formal, pemerintah Karawang Kulon juga aktif berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat di lapangan. Pemerintah Karawang Kulon terjun langsung ke lapangan untuk bertemu dengan masyarakat, memberikan penjelasan secara langsung, dan mengajak diskusi terkait program pembangunan. Pendekatan ini menciptakan suasana komunikasi yang terbuka, memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif. Strategi yang diterapkan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat meliputi melibatkan mereka secara langsung dalam proses pembangunan. Misalnya, dalam proyek pembangunan jalan, pemerintah tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. Masyarakat diajak untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan fisik, seperti pembangunan jalan itu sendiri. Hal ini menciptakan rasa kepemilikan terhadap proyek dan meningkatkan tanggung jawab serta kebersamaan antara pemerintah dan Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. Selain itu, pemerintah Karawang Kulon memanfaatkan forum atau rapat sebagai sarana untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui pertemuan mingguan atau bulanan di tingkat kelurahan. Pemerintah Karawang Kulon menyampaikan informasi terbaru mengenai program pembangunan dan mendengarkan masukan serta tanggapan dari masyarakat. Ini menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan memberikan kontribusi dengan ide dan saran mereka. Upaya pemerintah dalam menjelaskan secara rinci tujuan dan manfaat dari program pembangunan juga penting untuk memperkuat pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Dengan memberikan penjelasan yang mendalam tentang proyekproyek yang dilaksanakan, pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berdiskusi dan memberikan masukan, sehingga memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di wilayah Karawang Kulon. Pesan Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon menghadapi tantangan yang kompleks dalam menyampaikan informasi terkait program pembangunan kepada masyarakat. Pemerintah harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan tidak hanya dapat dipahami dengan mudah tetapi juga menarik perhatian masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Untuk mencapai hal ini, pemerintah telah mengadopsi pendekatan yang beragam dan berbasis pada pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan preferensi masyarakat. Dalam penyampaian pesan, terdapat beberapa aspek khusus yang dirancang untuk memotivasi partisipasi masyarakat dalam program pembangunan. Pertama, pemerintah melihat adanya keragaman latar belakang dan karakteristik masyarakat. Pemerintah menyadari bahwa setiap individu memiliki tingkat pemahaman yang berbeda-beda, oleh karena itu pemerintah Kelurahan Karawang Kulon menggunakan berbagai cara komunikasi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masyarakat. Mulai dari rapat mingguan ataupun rapat khusus, penggunaan media sosial atau aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, hingga kunjungan langsung ke lapangan, pemerintah memastikan bahwa pesan-pesan tersebut disampaikan secara tepat dan efektif kepada masyarakat. Kedua, pemerintah juga mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan memiliki daya tarik dan relevansi yang cukup untuk memotivasi partisipasi masyarakat dalam program pembangunan. Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon tidak hanya menyampaikan informasi tentang tujuan dan manfaat dari program pembangunan, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan itu sendiri. Dengan Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi menciptakan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dengan ide dan saran mereka, pemerintah menciptakan rasa kepemilikan yang kuat di antara masyarakat terhadap program pembangunan tersebut. Ketiga, pesan-pesan yang disampaikan pemerintah didesain untuk mengandung dorongan positif yang memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan. Pemerintah memberikan penghargaan atas kontribusi dan partisipasi masyarakat, serta menyoroti manfaat yang akan diperoleh secara bersama-sama melalui program pembangunan tersebut. Hal ini bertujuan untuk membangun semangat kolaboratif dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Keempat, keterbukaan dan transparansi juga menjadi prinsip utama dalam penyampaian pesan pemerintah. Dengan menyampaikan informasi secara jelas dan jujur, pemerintah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami proses pembangunan dan terlibat dalam pengambilan keputusan. Hal ini akan menciptakan lingkungan komunikasi yang terbuka dan inklusif, di mana masyarakat merasa didengar dan dihargai dalam proses pembangunan. Dengan menggabungkan semua aspek ini dalam penyusunan pesan, pemerintah berharap dapat menciptakan iklim komunikasi yang kondusif untuk memotivasi partisipasi aktif masyarakat dalam program pembangunan. Ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara keseluruhan, sehingga menciptakan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas Karawang Kulon. Media Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon memiliki pendekatan yang beragam dalam menggunakan media untuk menyampaikan pesan terkait program pembangunan kepada Meskipun terdapat berbagai pilihan media, terjun langsung ke lapangan dan rapatrapat tetap menjadi pilihan utama. Terjun langsung ke lapangan merupakan pendekatan yang paling sering dilakukan oleh pemerintah Karawang Kulon. Dengan metode ini, peemerintah Kelurahan Karawang Kulon aktif melakukan kunjungan langsung ke masyarakat, baik secara individual maupun dalam bentuk pertemuan kelompok kecil. Melalui interaksi tatap muka ini, pemerintah Kelurahan Karawang Kulon tidak hanya memberikan penjelasan yang lebih mendalam, tetapi juga mendengarkan langsung masukan serta tanggapan dari masyarakat. Ini menciptakan hubungan yang lebih dekat dan memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta membangun iklim komunikasi yang lebih terbuka dan Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. Selain terjun langsung ke lapangan, rapat-rapat atau pertemuan komunitas juga menjadi salah satu metode yang paling sering digunakan oleh pemerintah. Rapat-rapat ini bisa dilakukan secara reguler, seperti rapat mingguan atau bulanan di tingkat RT/RW, atau dalam bentuk rapat khusus yang difokuskan pada pembahasan program pembangunan tertentu. Melalui rapat-rapat ini, pemerintah Karawang Kulon dapat menyampaikan informasi terbaru mengenai program pembangunan, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bertanya, berdiskusi, dan memberikan masukan. Ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan, menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih besar di antara mereka. Meskipun penggunaan media sosial tidak sebanyak terjun langsung ke lapangan atau rapat-rapat, pemerintah tetap menggunakannya dalam konteks tertentu. Walaupun mayoritas RT/RW di Kelurahan Karawang Kulon berusia sepuh, pemerintah menyadari pentingnya beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, mereka terkadang menggunakan media sosial, seperti WhatsApp (WA), untuk menyampaikan informasi terkait program pembangunan, terutama kepada kelompok masyarakat yang lebih muda atau lebih terkoneksi dengan teknologi digital. Ini mencerminkan upaya pemerintah dalam memastikan bahwa pesan terkait program pembangunan dapat mencapai sebanyak mungkin orang di masyarakat, tanpa terbatas oleh batasan generasi atau teknologi. Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan institusi-institusi lain sebagai saluran komunikasi, seperti sekolah atau instansi pemerintah setempat. Program-program pembangunan yang bersifat pendidikan atau pemberdayaan seringkali disampaikan melalui sekolah, sementara informasi terkait program-program pemerintah bisa diberikan melalui berbagai instansi pemerintah yang terkait. Dengan menggunakan berbagai jenis media dan pendekatan komunikasi, pemerintah Karawang Kulon berupaya untuk memastikan bahwa pesan terkait program pembangunan tersampaikan secara efektif dan mencapai khalayak yang luas di masyarakat. Ini memungkinkan pemerintah Kelurahan Karawang Kulon untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dengan cara yang paling relevan dan efisien, sehingga memperkuat partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Komunikan Dalam hal ini, masyarakat adalah sebagai komunikan. Masyarakat di Kelurahan Karawang Kulon secara umum menunjukkan sikap yang sangat positif terhadap program pembangunan yang disampaikan oleh pemerintah setempat. Masyarakat Kelurahan Karawang Kulon menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dan respons yang cepat terhadap informasi yang Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi Antusiasme dan komitmen masyarakat terhadap pembangunan tercermin dalam berbagai kegiatan partisipatif. Partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas menerima informasi, tetapi juga aktif terlibat dalam pelaksanaan proyek pembangunan, seperti pembangunan jalan. Masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pengerjaan jalan, menunjukkan tingkat komitmen yang tinggi terhadap pembangunan di lingkungan mereka. Sikap ini mencerminkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang kuat terhadap perkembangan wilayah Karawang Kulon. Selain itu, masyarakat juga aktif mengikuti program-program pemberdayaan dan pelatihan yang diadakan oleh pemerintah setempat. Tingkat kehadiran yang tinggi dalam setiap kegiatan, yang mencapai hingga 100%, menunjukkan minat yang besar dari masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Meskipun ada beberapa kasus di mana sebagian kecil masyarakat tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena berbagai alasan, secara keseluruhan, tingkat partisipasi dalam program pemberdayaan dan pelatihan dapat dikatakan sangat baik. Dari respons dan partisipasi yang ditunjukkan oleh masyarakat, terlihat bahwa masyarakat Kelurahan Karawang Kulon memiliki persepsi yang positif terhadap upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Masyarakat Kelurahan Karawang Kulon tidak hanya mendukung program-program pembangunan, tetapi juga aktif terlibat dalam Hal ini menunjukkan adanya kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik untuk wilayah Karawang Kulon. Dengan demikian, partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan strategi komunikasi pemerintah dalam meningkatkan efektivitas program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Efek/Dampak Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon menerapkan pendekatan manual dalam mengevaluasi respons dan tanggapan masyarakat terhadap pesan yang disampaikan terkait program pembangunan. Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon bergantung pada interaksi langsung dengan masyarakat serta meninjau respons yang diberikan secara langsung. Ketika ada kegiatan atau informasi terkait program pembangunan, pemerintah secara langsung menyampaikannya kepada masyarakat melalui berbagai saluran seperti rapat-rapat, kunjungan lapangan, atau komunikasi langsung dengan perwakilan RT/RW. Respons positif yang diterima menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 5 No 2 September 2024, 243-254. Selain itu, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap dampak dari feedback yang diberikan oleh masyarakat. Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon menyadari bahwa komunikasi yang efektif memiliki dampak yang signifikan terhadap hasil program Evaluasi tidak hanya berfokus pada respons masyarakat, tetapi juga pada perbaikan dan peningkatan cara berkomunikasi agar lebih efektif dalam mendukung partisipasi dan kesuksesan program pembangunan di tingkat kelurahan. Dalam proses evaluasi, pemerintah lebih cenderung fokus untuk memperbaiki cara berkomunikasi dengan masyarakat. Pemerintah Kelurahan Karawang Kulon berupaya meningkatkan cara berkomunikasi dengan memberikan penjelasan yang lebih jelas, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, serta melakukan pendekatan yang lebih personal dan terarah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan tingkat partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam program pembangunan, serta memastikan bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat berjalan dengan lancar dan Setelah menerima informasi tentang program pembangunan, masyarakat di Kelurahan Karawang Kulon menunjukkan perubahan yang positif dalam partisipasi dan keterlibatan Semakin aktif partisipasi masyarakat, semakin tinggi tingkat kehadiran dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan pembangunan. Respons positif ini tercermin dalam peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang program pembangunan, serta dalam peningkatan dukungan mereka terhadap upaya pembangunan di wilayah Karawang Kulon. Dampak dari informasi yang diterima oleh masyarakat terhadap sikap dan tindakan mereka terkait program pembangunan juga sangat signifikan. Masyarakat menjadi lebih terinformasi, lebih sadar akan pentingnya pembangunan untuk kemajuan wilayah Karawang Kulon, dan lebih aktif dalam mendukung program-program pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Dengan demikian, informasi yang diterima oleh masyarakat tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga mempengaruhi sikap dan tindakan mereka secara positif terhadap pembangunan wilayah Karawang Kulon. SIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif sangat penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Kabupaten Karawang. Temuan mengindikasikan bahwa komunikasi yang terbuka dan dua arah, di mana masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan, dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mereka. Penyuluhan yang dilakukan secara berkala melalui berbagai saluran, serta pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi Putri. Zahra Avilya. & Priyanti. Evi. Strategi Komunikasi Pemerintah dalam Meningkatkan Partisipasi partisipasi, seperti kesadaran masyarakat dan akses informasi, sangat penting untuk mencapai keterlibatan yang signifikan. Oleh karena itu, pemerintah perlu lebih proaktif dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif dan melibatkan masyarakat di setiap tahap program pembangunan, guna membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih baik, serta memastikan keberhasilan program yang dijalankan. DAFTAR PUSTAKA