Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ISSN: P 2527-6875 | E 2684-9569 Vol. No. Desember 2024 | Pages. This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. Interntional Lincese Al-Bahtsu Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Dinamika Sekolah Islam Terpadu di Kota Bengkulu Ilham MaAoruf1. Qolbi Khari2. Moch. Iqbal3 UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu jr123@gmail. qolbi@mail. iqbal@mail. Abstract The problems studied in this Writing are: . How the emergence and development of the Integrated Islamic School in Bengkulu City began. How is the contribution of integrated Islamic schools in driving Islamic education in Bengkulu City. This paper uses This research is a type of library research. or often also called literature study, is a series of activities related to the method of collecting library data, reading and recording and processing research materials. is a qualitative research This writing uses a sociological approach, as well as using the theory of Fungsonalis wiliam F. Ogburn. The research results are as follows: . Integrated Islamic School was first established in 1999 by the Al-Fida foundation, namely SD IT IQRA'1 Along with the changes and developments of the times. Bengkulu Muslims and also because of the needs of the Muslim Middle Community who want a Superior Islamic School, began to emerge Integrated Islamic Schools from different foundations that not only established the Elementary School level but also attended junior high schools. High school, even vocational school . These schools have contributed to mobilizing and fostering public interest in getting their children into Islamic educational institutions that were initially less trusted to be able to compete in public schools because for the community educational institutions only teach religious lessons. Keywords: Dynamics. Integrated Islamic School. Contribution. How to cite this article: MaAoruf. Khairi. Iqbal. Dinamika Sekolah Islam Terpadu di Kota Bengkulu. Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9. , 266-275. Received: 8/20/2024 Revised: 11/18/2024 Accepted: 12/8/2024 Vol. No. Desember 2024 | Pages. 266-275 | 267 PENDAHULUAN Pendidikan pada dasarnya berupa bimbingan yang diselenggarakan secara sadar dan sistematis untuk mengembangkan segala potensi baik jasmani maupun rohani anak didik agar mereka dapat mencapai kualitas diri yang terbaik. (Ahmad Basyari dan Hidayatullah Islam telah memberikan landasan kuat bagi pelaksanaan pendidikan. Islam menekankan bahwa pendidikan merupakan kewajiban agama dimana proses pembelajaran dan transmisi ilmu sangatlah bermakna bagi kehidupan dengan turunya alqurAoan pertama kali dengan kalimat bacalah,(Ninik Masruroh & Umiarso 2. kemudian seluruh rangkaian pelaksanaan pendidikan adalah ibadah kepada allah. sebagai ibadah. Pendidikan merupakan kewajiban individual untuk bertanya ke orang yang paham jika tidak tahu . Islam juga memberikan derajat yang tinggi bagi kaum terdidik sarjana maupun ilmuwan. Islam juga memberikan landasan bahwa pendidikan merupakan aktivitas sepanjang hayat ini sesuai dengan Hadis Nabi tentang AuMenuntut Ilmu Dari Buaian Sampai Liang LahatAy. Susunan pendidikan dalam Islam bersifat terbuka dalam menerima pengetahuan(Redja Mudyharjo 2. Pendidikan juga berperan dalam membentuk moral dan akhlak bangsa. Dalam Islam,pendidikan adalah sebagai proses yang berhubungan dengan upaya mempersiapkan manusia untuk mengemban amanah Khalifah allah dimuka bumi. Untuk tujuan itu manusia diciptakan lengkap dengan segala potensi dan fasilitas yang mendukung untuk mengemban amanah tersebut. (Ahmad Basyari dan Hidayatullah 2. Timbulnya paradigma formisme pada pendidikan Islam diantaranya terdiri dari. orientasi pendidikan pada akherat menggunakan di pendalaman ilmu-ilmu keagamaan, pendekatan pendidikannya bersifat keagamaan yang normativ, doktriner serta absolut, peserta didik diarahkan menjadi pelaku yang loyal, mempunyai perilaku keberpihakan, serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap kepercayaan yang dipelajari (Muhaimin Hal ini bertentangan dengan konsep Islam, dimana bahwa Islam tidak membedakan antara ilmu-ilmu agama dan ilmu umum atau tidak berpandangan dikotomis tentang ilmu pengetahuan, tetapi realitas sejarahnya justru malah menyampaikan supremasi pada ilmu-ilmu agama dalam rangka untuk menuju kepada tuhan (Fathurrohman 2. Berdasarkan fenomena tersebut, dapat diketahui bahwa kemunduran Islam dalam bidang saintis dan teknologi disamping dipengaruhi oleh faktor dari luar, juga banyak dipengaruhi oleh faktor dari dalam umat Islam itu sendiri, yakni dari para penentu kebijakan lembaga pendidikan Islam yang sudah melakukan dikotomi terhadap pendidikan diluar ilmu-ilmu agama. Pendidikan Islam disinyalir telah mampu melakukan perubahan-perubahan sosial di masyarakat. Pendidikan Islam mampu mengangkat status sosial orang Islam menjadi lebih terpandang di masyarakat. Pada Era Modren Ini dengan adanya dua sistem sekolah yaitu sekolah umum dan sekolah agama menyebabkan terjadinya dualitas diantara pendidikan Islam dan This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 268 | Ilham MaAoruf1. Qolbi Khari2. Moch. Iqbal3 pendidikan umum, dualitas pendidikanterus berlanjut akan tetapi lambat laun pendidikan Islam mulai mendapatkan kedudukan sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. (Djamas 2. selain itu pendidikan agama di sekolah juga mendapat tempat yang teratur dan penuh perhatian. Menjelang abad ke 21, ada perubahan yg terjadi pada pendidikan di Indonesia. Hal ini ditandai dengan lahirnya Sekolah-Sekolah Islam Terpadu. Lahirnya Sekolah- Sekolah Islam Terpadu adalah sebagai bentuk respon atas ketidak puasan terhadap sistem pendidikan nasional yang diklaim tidak mampu menjawab kebutuhan serta tantangan zaman, khususnya yang berhubungan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Para aktivis dakwah kampus yang tergabung pada forum Dakwah Kampus (LDK)Institut Teknologi Bandung (ITB). Universitas Indonesia (UI), serta beberapa universitas ternama lainnya yangmemiliki keprihatinan terhadap kondisi pendidikan di Indonesia, yang memiliki pandangan baru pendirian Sekolah Islam Terpadu mereka ialah para aktivis Islam kampus yang berperan krusial dalam mengembangkan ideologi Islam pada para mahasiswa. (Kurnaengsih 2. Kalangan pemuda sebagai target utama dari gerakan ini sebab mereka percaya bahwa para pemuda akan menjadi agen perubahan sosial yang sangat penting dalam melakukan AupengIslaman kembaliAy semua masyarakat Indonesia Pada dasa warsa akhir tahun 1980-an, sekolah Islam terpadu mulai bermunculan. Tugas untuk menyiapkan generasi belia muslim yang punya komitmen dakwah diyakini akan lebih efisien Bila melalui pendidikan. pada konteks ini, mereka mendirikan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri dari taraf (Taman Kanak-kana. sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sudah menginspirasi berdirinya sekolah-sekolah Islam terpadu di semua daerah Indonesia. (Suyatno 2. sampai saat ini, terdapat lebih kurang 2. 418 Sekolah Islam Terpadu yang tergabung pada jaringan sekolah Islam terpadu (JSIT) yang kepengurusannya sudah beredar di seluruh wilayah Indonesia. serta terdapat kurang 000 Sekolah Islam Terpadu yg secara struktural tidak bergabung di bawah JSIT. METODE Penelitian ini merupakan Penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif, yaitu suatu proses penelitian untuk memahami fenomena-fenomena manusia atau sosial dengan menciptakan gambaran yang menyeluruh dan kompleks yang dapat disajikan dengan kata-kata, melaporkan pandangan terinci yang diperoleh dari sumber informan, serta dilakukan dalam latar setting yang alamiah (Sugiyono, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Awal Kemunculan Sekolah Islam Terpadu Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, sehingga menghasilkan pola kehidupan yang baru ( berbeda dengan pola kehidupan sebelumny. Perubahan sosial mencakup perubahan dalam nilai nilai sosial, norma-norma sosial, susunan lembaga kemasyarakatan, pelapisan sosial, kelompok sosial, interaksi sosial. Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. Desember 2024 | Pages. 266-275 | 269 pola-pola perilaku, kekuasaan dan wewenang, serta berbagai segi kehidupan masyarakat (Djazifah 2. Masyarakat selalu bergerak, berkembang, dan berubah. Dinamika masyarakat ini terjadi bisa karena faktor internal yang melekat dalam diri masyarakat itu sendiri, dan bisa juga karena faktor lingkungan eksternal. (Lorentius 2. Perubahan sosial di suatu masyarakat muslim biasanya ditunjukkan dengan berkembangnya peradaban di masyarakat muslim tersebut. Jadi bisa diambil konklusi bahwa substansi perubahan sosial tersebut adalah munculnya peradaban Islam yang kuat. Salah satu contoh peradaba yang konkret adalah pendidikan. (Fathurrohman 2. Pendidikan Islam memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perubahan sosial karena pendidikan Islam telah memberikan sumbangan ilmu-ilmu pengetahuan yang mampu merubah pandangan orang dan mengembangkan kehidupan. (Fathurrohman 2. Pada akhir tahun 1980-an. Sekolah Islam Terpadu mulai bermunculan. pada awalnya hanya berbentuk Bimbel yaitu (Nurul Fikr. yang mana Bimbel ini telah berhasil mencetak siswa-siswanya tembus ke perguruan tinggi terbaik Indonesia melihat kesuksesan itu akhirnya menantang mereka untuk merambah ke sekolah formal dengan mendirikan Sekolah Islam Terpadu yang mana tujuan awalnya untuk menyiapkan generasi muda Muslim yang punya komitmen dakwah. (Majalah Hidayatullah 2. Munculnya Sekolah Islam Terpadu dilihat dari aspek sosialnya adalah adanya ketidakpuasan sebagian besar aktor gerakan Islam di Indonesia terhadap perkembangan sistem pendidikan nasional,(Suyatno 2015. adanya dua sistem sekolah yaitu sekolah umum dan sekolah agama menyebabkan terjadinya dualitas diantara pendidikan Islam dan pendidikan umum, dualitas pendidikan terus berlanjut akan tetapi lambat laun pendidikan Islam mulai mendapatkan kedudukan sangat penting dalam sistem pendidikan (Djamas 2. Akan tetapi dikotomi ini tidak memberikan Kepuasan terhadap Masyarakat karena hanya memberikan ilmu ilmu umum dan hanya sedikit memberikan ilmu agama sehingga tidak memiliki moral dan akhlak sebaliknya pada pendidikan Agama juga hanya memberikan ilmu agama akan tetapi juga tidak bisa menghasilkan siswa yang mampu bersaing dizaman yang penuh dengan tehknologi ini. (Mualimin, . Sekolah Islam Terpadu (SIT) contoh baru pada ihwal pengembangan lembaga pendidikan formal Indonesia. sebagai indikasinya, diskusi tentang contoh pendidikan Indonesia sejak berdirinya Negara Indonesia hingga akhir abad 20-an, hanya terdiri dari sekolah umum serta pesantren. (Kurnaengsih 2. Sekolah umum ialah lembaga pendidikan Indonesia warisan penjajah Belanda yang mengajarkan ilmu-ilmu umum yaitu ilmu alam, ilmu sosial, ilmu teknik, serta Bahasa Inggris. Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional dengan menggunakan karakteristik khas yang mana dalamnya ada masjid, kyai, santri, serta pengajaran kitab kuning. Pesantren, di awalnya, hanya mengajarkan 100% mata pelajaran agama. (Abdalla et al. Secara sosiologis, kemunculan sekolah Islam Terpadu (SIT) adalah sebuah keniscayaan di saat kebutuhan masyarakat saat ini adalah mencari segala hal yang serba berkualitas dalam keilmuan namun tidak meninggalkan ajaran dan norma-norma agama sebagai benteng diri. (Sukhori 2. Dalam perkembangannya, ada kontradiksi tentang perkembangan Sekolah Islam Terpadu. di satu sisi, latar belakang berdirinya lembaga ini This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 270 | Ilham MaAoruf1. Qolbi Khari2. Moch. Iqbal3 merupakan adanya ketidakpuasan terhadap sistem pendidikan nasional. tetapi pada perkembangannya, sekolah ini tetap menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional. Bergesernya Pilihan pendidikan orang tua di kalangan menengah Muslim Indonesia yang membuat Pendirian sekolah ini menjadi masif Pergeseran parental choice of education terjadi saat para orang tua yang berasal dari kalangan menengah Muslim Indonesia lebih senang menyekolahkan anak anaknya pada sekolah dengan basic keislaman yang kuat, semisal Sekolah-sekolah Muhammadiyah serta Sekolah Islam Terpadu, dibandingkan dengan sekolah umum . (Suyatno 2015. adanya pergeseran pandangan terhadap pendidikan seiring dengan tuntutan masyarakat . ocial deman. yang berkembang dalam skala yang lebih besar . para orang tua ditakutkan dan dicemaskan dengan fenomena kenakalan remaja, diikuti juga dengan kehadiran dari Sekolah ini membuat dominasi Pesantren, madrasah dan sekolah umum menjadi pergeseran karena menghadirkan banyak kegiatan full day saat sekolah tanpa harus menginap dan jauh dari orang tua . Hal ini sesuai dengan teori fungsionalisme William Ogburn, yang menyebut Perubahan dianggap mengacaukan keseimbangan masyarakat. Proses pengacauan itu berhenti pada saat perubahan tersebut telah diintegrasikan ke dalam kebudayaan Penganut teori ini memandang setiap elemen masyarakat memberikan fungsi terhadap elemen masyarakat lainnya. (Djazifah 2. Perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat bukanlah salah satu proses perubahan yang terjadi secara mendadak dalam lingkaran kehidupan. (Indraddin. Sos. dan Irwan. Pd. Kehadiran Sekolah Islam Terpadu membentuk banyak kalangan menjadikanya sebaga merk atau lambang dari sekolahnya. Ini artinya istilah AuIslam TerpaduAy diklaim bisa menyampaikan kepercayaan pada publik akan lembaga Pendidikan AusekolahAy yang dikelola ummat. kata AuSekolah Islam TerpaduAy viral dipublik. (Lubis 2. Sekolah Islam Terpadu ini mulai menggeser nominasi sekolah-sekolah swasta lainnya, bahkan dapat menyaingi sekolah negeri. Pendirian Sekolah IT di Bengkulu berangkat dari nol. Rahasia suksesnya harus yang mau berkorban sebagai kepala Sekolah dan mengajar. Corak isi dari sekolah ini di Support oleh Ustadz Syamlan, beberapa guru yang berlatar belakang Pendidikan bertugas mengurus formalitasnya, ditambah DR. Wilis Dekan FKIP Universitas Bengkulu pada waktu itu juga memberikan support terhadap pendirian sekolah Ini. yang awalnya hanya Satu kelas saja lalu berkembang sampai sekarang. Ini tidak terlepas dari kontribusi Hamdani Nasution yang sangat konsen terhadap perjalanan Sekolah Islam Terpadu hingga hari ini. sementara kurikulum disana-sini mengalami pembaharuan termasuk input dari Para pendiri Sekolah IT dari Jakarta. Sekolah Islam Terpadu mengalami perkembagan yang sangat pesat di Bengkulu di mulai sejak tahun 1999 muncul SD IT IQRAAo kemudian di tahun 2001 muncul SD dan SMP IT Hidayatullah yang didirikan oleh yayasan Hidayatullah yang pada awalnya mendirikan Pesantren, kemudian pada tahun 2003 muncul SD IT Al-Hasanah, tahun 2005 karena adanya kebutuhan masyarakat menengah yang menginginkan Sekolah Islam Unggulan yang tidak hanya tingkat Sekolah Dasar maka Juga Hadir SMP IT IQRAAo yang didirikan juga oleh Yayasan Al-Fida kemudian ditahun selanjutnya hadir SD IT Rabbani dan Generasi Rabbani tahun 2007, ditahun yang sama SD IT IQRA 2 Muncul yang didirikan juga oleh Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. Desember 2024 | Pages. 266-275 | 271 yayasan Al- Fida. ditahun-tahun selanjutnya Sekolah Islam Terpadu terus didirikan sebagai cara untuk memajukan Pendidikan Islam yang lebih baik, puncak bermunculanya Sekolah Islam Terpadu di kota Bengkulu pada tahun 2012-2018 Islam yang lebih baik, puncak bermunculanya Sekolah Islam Terpadu di kota Bengkulu pada tahun 2012-2018. Tabel 1. Yayasan Yang Menaungi Sekolah Islam Terpadu di Kota Bengkulu Nama Yayasan Jumlah Sekolah Yang Dinaungi Yayasan Al-Fida Yayasan Al- Hasanah Yayasan Generasi Rabbani Yayasan MaAohad Rabbani Yayasan Khairunnas Yayasan Hidayatullah Yayasan Al- Aufa Yayasan Nuraini Najamuddin Yayasan Madinatul Faruq Yayasan Ash- Shaf Bengkulu Jumlah 4 Sekolah ( 2 SD, 1 SMP, 1 SMA) 3 Sekolah ( 2 SD) . SMP) 2 Sekolah ( 1 SD, 1 SMP ) 2 Sekolah ( 1 SD, 1 SMP ) 1 Sekolah (SMP) 2 Sekolah ( 1 SD, 1 SMP ) 1 Sekolah (SD) 1 Sekolah (SD) 1 Sekolah (SMK) 1 Sekolah (SMP) 16 Sekolah Perkembangan ini disebabkan kebutuhan dari pada orang-orang kelas menengah Muslim di Kota Bengkulu yang menginginkan adanya Sekolah Islam Terpadu yang bisa menampung anak-anaknya sehingga banyak bermunculan Sekolah Islam Terpadu di Bengkulu. Jika kemudian dicermati tentang latar belakang kemunculannya, pendidikan Islam terpadu hanyalah respon dari tidak mempunyai konsep pendidikan Islam yang ideal tersebut direalisasikan pada tingkat lapangan sehingga melahirkan produk pendidikan yang dianggap belum ideal. Maka kemudian konsep terpadu ini lahihr sebagai jawaban alternatif dengan melanjutkan dan memberikan penekanan yang lebih pada rekayasa proses pendidikan yang menyangkut pendidik, metode, alat, dan lingkungannya (Rahmat Hidayat 2. Konsep Sekolah Islam Terpadu Kurikulum Sekolah Islam Terpadu Sekolah Islam Terpadu Lembaga Pendidikan pendatang baru pada kancah pendidikan Indonesia, mereka mempunyai pilihan yang fleksibel terhadap kurikulum yang Meskipun demikian, terdapat pertimbangan-pertimbangan eksklusif yang diperlukan dalam menentukan kurikulum yang akan diterapkan. Pertimbangan itu adalah contoh yang merupakan pertimbangan pragmatis. sebab berada pada wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maka mereka wajib menentukan antara kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau kurikulum Kementerian agama. Pertimbangan ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan nilai plus pada para pengguna lembaga pendidikan ini. Suyatno. AoSekolah Islam Terpadu. Filsafat. Ideologi. Dan Tren Baru Pendidikan Islam Di IndonesiaAo. Secara administratif Sekolah Islam Terpadu berada di bawah Naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena Sekolah Ini This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 272 | Ilham MaAoruf1. Qolbi Khari2. Moch. Iqbal3 menggunakan nama SD. SMP, dan SMA. Karena Anggapan Pendiri dari Sekolah ini, masyarakat lebih Familiar dengan Nama SD. SMP,SMA dan Masyarakat Lebih memilih Konsep SD,SMP dan SMA, ketimbang Madrasah atau Pesantren. Sekolah ini juga menggunakan sistem Kurikulum yang ada di Kemendikbud karena memang harus mengikuti aturan dari Kemendikbud dan juga sangat mudah mengurus izin pendirian sekolahnya. kekhasan Sekolah Islam Terpadu bukan terletak pada gambaran kurikulum secara umum, namun lebih pada kemampuan seorang guru dalam menanamkan nilai-nilai moral keagamaan kepada siswa melalui contoh-contoh konkret. Sekolah Islam Terpadu merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Sekolah Islam Terpadu menerima seluruhnya mata pelajaran dari kurikulum nasional. Kurikulum yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang kemudian dijadikan sebagai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 22 tahun 2006(Suyatno 2. Struktur kurikulum Sekolah Islam Terpadu memuat tiga program sebagai berikut. pertama, program reguler. kedua, program ke-IT-an. dan ketiga, program pengembangan diri. Sekolah Islam Terpadu ingin mengimplementasikan konsep integrasi ilmu dalam kurikulumnya. Dalam aplikasinya. Sekolah Islam Terpadu memang merupakan sekolah yang menerapkan pendekatan penyelenggaraan dengan memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi suatu jalinan kurikulum. Karakteristik Sekolah Islam Terpadu Karakteristik utama dari pendidikan Islam terpadu adalah sebagai berikut: Pertama. Islam memadai landasan filosofisnya. Kedua, bangunan kurikulum yang reintegrasi dengan keIslaman. Ketiga, menerapkan dan mengembangkan pola pembelajaran Keempat, menjadikan percontohan perilaku yang baik dari guru sebagai sarana pendidikan akhlak. Kelima, menciptakan lingkungan pendidikan yang Islami jauh dari segala macam kemaksiatan. Keenam, dalam usaha pencapaian tujuan pendidikannya selalu melibatkan orang tua dan masyarakat. Ketujuh, mengedepankan ukhuwah Islamiyah dalam segala bentuk interaksi dengan warga sekolah. Kedelapan, membangun budaya, rawat, resik, runut, rapi sehat dan asri. Kesembilan, segala proses pendidikan didasarkan pada penjaminan mutu. Kesepuluh meningkatkan budaya profesionalisme (Rojii et al. JSIT Sebagai Wadah Komunikasi Hadirnya JSIT didirikan melalui gerakan Tarbiyah Ikhwanul Muslimin atau lebih dikenal dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hal ini ditimbulkan beberapa kalangan Muslim yang mendirikan Sekolah Islam Terpadu serta menyekolahkan anak-anaknya ke institusi pendidikan tersebut. (Hasan 2. Bahkan, untuk menjalin komunikasi antar Sekolah Islam Terpadu dibentuklah Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Selain menjadi wadah komunikasi. JSIT bertujuan untuk menjaga kualitas sekolah Islam terpadu. Kendati pun telah sukses mengambil hati umat Muslim, namun keberadaan Sekolah Islam Terpadu di bawah JSIT dicurigai menanamkan nilai-nilai eksklusivisme dan radikalisme Islam. Kecurigaan ini tidaklah berlebihan mengingat Sekolah Islam Terpadu yang tergabung dalam JSIT secara faktual didirikan oleh ormas-ormas Islam berideologi/berpaham eksklusif-radikal. (Yusup 2. Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. Desember 2024 | Pages. 266-275 | 273 JSIT didirikan PKS. Melalui JSIT. PKS tidak hanya memperkenalkan modernisasi menejemen kelembagaan pendidikan Islam, tetapi juga menanamkan ideologi Islam ala PKS di dalam lembaga-lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari JSIT tersebut. Pada awalnya Islamisasi Sekolah Formal berkembang pesat di kalangan muslim dari kalangan menengah ke atas yang merasa panik dengan pengaruh globalisasi di kota-kota Sistem kurikulum yang dipakai sama dengan kurikulum nasional terutama sains dan teknologi, namun pendidikan Islam seperti moral langsung diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Pertumbuhan sekolah bercorak Islam seperti ini lagi menginspirasi bagi kelompok Islamisme membangun sekolah dengan model yang sama, namun dengan mengimplementasikan ideologi Islam berupa pendidikan, sosial, ekonomi, termasuk politik. (Hasan 2. Stigma Sekolah Elit Sejalan dengan berjalannya waktu Sekolah Islam Terpadu menjadi sekolah elite muslim yang akhirnya hanya bisa dinikmati oleh masyarakat berekonomi menengah ke Walau pandangan demikian diklaim tidak selamanya benar, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa kemunculan SIT sebagai pranata sosial akan memunculkan elitisme pendidikan sebagai fungsi laten atau fungsi yang semula tidak dibutuhkan (Sukhori 2. Kesan yang mencolok ketika berbicara tentang Sekolah Islam Terpadu adalah paradigma AueliteAy yang masih membayangi lembaga pendidikan Islam tersebut. Sekolah Islam Terpadu tambah memiliki kesan AueliteAy setelah hampir mayoritasnya memilih mendirikan sekolah dilokasi-lokasi tertentu yang jika meminjam bahasa bisnisnya, melihat pangsa pasar yang lebih pas. Sehingga mencitrakan lembaga pendidikan ini sebagai sekolah mahal dan bukan untuk kalangan bawah. (Amrullah and Palembang 2. sebagai akibatnya, mau tidak mau Sekolah ini wajib bisa mengemas aktivitas pembelajaran sebagai sesuatu yg tidak AumemenjarakanAy bagi peserta didik, malah kebalikannya harus mampu AumemerdekakanAy peserta didik. Ini artinya sekolah harus mampu memberikan praktik-praktik yang bergerak maju, tidak terus-menerus hanya mentransfer materi pelajaran, melainkan mentransfer nilai-nilai kehidupan yang lebih Menyeluruh. Penerapan orientasi bisnis dalam Sekolah Islam Terpadu, menimbulkan keuntungan dan kerugian. Pada sisi keuntungan, harus diakui bahwa sebuah manajemen organisasi dan pengembangan personalia yang sehat juga merupakan tantangan bagi lembaga Demikian juga tujuan bisnis yang mengutamakan klien atau pelanggan dengan cara memberikan pelayanan yang baik tidakjauh berbeda dengan pelayanan dalam dunia pendidikan. Namun, dengan tujuan yang terlalu komersil akan berdampak pada kehilangan ruh sesungguhnya pada pendidikan. KESIMPULAN Sekolah Islam terpadu digagas karena melihat efek sekolah sekolah nasional yang mendidik anak sekuleristik dengan memisahkan kehidupan keagamaan dan kehidupan sosial bermasyarakat. Kebutuhan atas sebuah lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan materi pengetahuan umum dengan materi pengetahuan keagamaan telah melahirkan berbagai This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 274 | Ilham MaAoruf1. Qolbi Khari2. Moch. Iqbal3 bentuk lembaga pendidikan Islam yang memiliki visi dan misi untuk mengintegrasi kedua bentuk ilmu tersebut. Namun dibalik keunggulan yang dimiliki. Sekolah Islam Terpadu masih menyisakan kekurangan yang harus bisa diminamalisir, ada kesan Elit yang melekat di sekolah ini maksudnya dari aspek biaya dan aspek bobot kurikulum yang melimpah. biaya,yang mahal membuat pendidikan sekolah Islam terpadu ini menjadikan lembaga pendidikan Islam ini hanya bisa dinikmati oleh sebagian masyarakat saja. Kemudian adanya Peran Partai Politik pada pendirian sekolah ini lewat JSIT sebagai wadah komunikasi yang notabenenya di dirikan oleh Partai Politik yaitu (PKS). DAFTAR PUSTAKA