JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 EKSPERIMEN PERBANDINGAN PENGGUNAAN GULA PUTIH DAN BROWN SUGAR DALAM PEMBUATAN SIRUP LEMON DENGAN METODE CHEONG Alivia Putri Zahra Manajemen food and beverage, politeknik pariwisata, batam aliviaputrizahra@btp. Dr. Rezki Alhamdi. Par Manajemen kuliner, politeknik pariwisata, batam rezki@btp. Dailami. Manajemen food and beverage, politeknik pariwisata, batam dailami@btp. Wahyudi Ilham. Kom. Par Manajemen food and beverage, politeknik pariwisata, batam wahyudiilham@btp. ABSTRACT Fast food and beverages are very popular among customers today because they are quickly made and consumed, so other, healthier alternatives are being sought. By combining fruits or vegetables with the same amount of sugar and leaving them on for a few days to three months, the Cheong method can be used to make any type of Cheong generally uses white sugar, but some recipes use other options. This study aims to examine the comparison of the use of white sugar and palm sugar to make lemon syrup using the Cheong method. This research method uses an experimental quantitative approach, where the research summarizes two stages of syrup making, namely the stage of making lemon syrup with white sugar, then the stage of making lemon syrup with brown sugar, both of which have a ratio of fruit and sugar with a ratio of 1:1. This study uses an organoleptic test as an assessment of the results of the selected panelists. The use of sugar in in making lemon syrup with the Cheong method can produce insignificant differences in the characteristics of lemon syrup in texture, color, aroma, and taste Keywords: Lemon. Sugar. Syrup. Cheong Method PENDAHULUAN Food & Beverage. Industri ini dibagi menjadi beberapa segmen yang berbeda, termasuk hotel, restoran independen dan restoran berantai, katering terkenal, pub dan bar anggur, restoran cepat saji, fasilitas rekreasi, dan perjamuan. Ada berbagai industri di mana makanan dan minuman ditawarkan s ebagai bisnis sampingan (Cousins & Lillicrap, 2. Semua restoran dan bar termasuk jika industri perhotelan dipahami sebagai semua bisnis yang terlibat dalam penyediaan makanan, minuman, dan penginapan di luar rumah. Dengan kata lain, penyediaan makanan dan minuman hanyalah salah satu bagian dari ekonomi perhotelan yang lebih besar (Pantelidis et al. , 2. Industri Service telah berkembang untuk mengakomodasi kebutuhan para profesional kreatif di kota-kota pascaindustri, beberapa profesi di dalam industri ini telah bertransformasi menjadi pekerjaan yang terhormat dengan potensi kreatif yang sangat besar dan imbalan intrinsik. Mengambil contoh bartender cocktail, melalui analisis etnografi terhadap praktik dan pemahaman mereka tentang pekerjaan mereka menunjukkan bagaimana bartender koktail menambahkan kreativitas pada pekerjaan bartending dengan terlibat dalam "produksi kerajinan" yang didasarkan pada prinsip-prinsip historis "mixology" (Ocejo, 2. Penggabungan bahan mentah dan hasil bumi musiman adalah salah satu ciri khas mixology. Sirup, paste, dan campuran buahbuahan segar, sayuran, rempah-rempah, dan lain-lain yang dibuat sendiri sangat disukai oleh para penggemar segala sesuatu yang alami lebih disukai daripada sirup buatan yang diproses dan produk kemasan seperti jus, ekstrak, pure, dan lain-lain (Kazanchyan, 2. Semua jenis cairan yang dapat diminum, tidak termasuk obat-obatan, dianggap sebagai minuman. Minuman memiliki berbagai tujuan mendasar, termasuk memuaskan dahaga, meningkatkan energi, merangsang rasa lapar, dan membantu pencernaan makanan (Nugraheni, 2. Konsumen saat ini JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 menyukai makanan dan minuman cepat saji karena mudah disiapkan dan cepat dikonsumsi. Barangbarang yang terbuat dari sirup adalah salah satu produk minuman cepat saji yang digemari konsumen (Sutanto, 2. Menurut (Standar Nasional Indonesia, 2. Larutan gula pekat, seperti sukrosa, sirup jagung fruktosa tinggi, atau gula terbalik lainnya, dengan atau tanpa tambahan bahan tambahan makanan yang legal disebut sebagai sirup. Definisi lain dari sirup adalah sejenis minuman ringan yang hadir dalam bentuk larutan kental dengan berbagai rasa dan biasanya mengandung setidaknya 65% gula menurut volumenya (Melisa & Mardesci, 2. Istilah umum "gula" digunakan untuk merujuk pada sekelompok karbohidrat larut dengan rasa manis. Nutrisi ini, yang secara alami ada dalam berbagai makanan termasuk buah-buahan, sayuran, dan produk susu, merupakan komponen penting dalam diet Gula kristal putih atau dikenal juga dengan sebutan gula kristal putih merupakan pemanis alami yang terbuat dari bahan baku tebu atau bit yang juga dimanfaatkan sebagai bahan baku di bidang pangan. Selain menyediakan kalori, gula juga dapat berfungsi sebagai pengganti sumber energi lain dan, di sisi lain, membahayakan kesehatan konsumen menurut (Sugiyanto, 2. di dalam (Aisah et al. , 2. Anggota keluarga Rutaceae. Citrus limon adalah sejenis tanaman jeruk yang tumbuh di wilayah Mediterania. Jeruk ini memiliki berbagai macam aplikasi kuliner dan medis serta memiliki dampak ekonomi yang besar pada industri buah nasional. Buah jeruk memiliki peran penting dalam perekonomian karena diproduksi dalam jumlah yang sangat besar, baik sebagai buah segar maupun barang olahan (Singh et al. , 2. Cheong adalah segala jenis sirup yang dibuat dengan mencampurkan buah atau sayuran dengan jumlah gula yang sama dan mendiamkannya selama beberapa hari hingga tiga bulan. Tujuannya adalah untuk menambahkan sebanyak mungkin rasa pada sirup dengan menggunakan buah atau sayuran. Metode ini adalah bagaimana sirup plum . Dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan . tau, lebih tepatnya, 100 har. untuk membuat sirup plum (Navarro-Kim, 2. Penelitian didasarkan dari ketertarikan penulis sendiri atas pembahasan diatas mengenai alternatif lain pembuatan sirup serta kandungan dari bahan lain yang dapat digunakan sebagai peningkatan khasiat dan pengurangan resiko kesehatan dalam konsumsi pemanis seperti sirup yang juga dapat menambah rasa buah alami METODE Definisi Metode Menurut Sanjaya (Sanjaya, 2. Metode adalah teknik yang digunakan untuk melaksanakan rencana yang sudah disusun P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 dalam bentuk kegiatan nyata untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan seefektif Metode adalah proses, pendekatan, atau cara untuk melakukan sesuatu, terutama untuk mencapai tujuan tertentu. Definisi Cheong Istilah "Cheong" mengacu pada berbagai makanan manis, seperti sirup, selai jeruk, dan pengawet buah. Cheong adalah metode dimana segala jenis sirup dibuat dengan mencampurkan buah atau sayuran dengan jumlah gula yang sama dan membiarkannya selama beberapa hari hingga tiga bulan (Navarro-Kim, 2. Cheong adalah bahan pokok dalam masakan Korea dan digunakan sebagai bahan dasar teh, bumbu, pengganti madu atau gula dalam masakan, pengobatan untuk flu biasa, dan penyakit ringan lainnya Contoh Cheong Salah satu contoh Cheong adalah Maesilcheong atau dapat juga disebut dengan Aosirup plumAo adalah sirup yang terbuat dari menimbun buah plum matang didalam gula dan membiarkannya selama sekitar 100 hari. Untuk membuat sirup, rasio gula dan plum harus setidaknya 1:1 untuk mencegah fermentasi, di mana cairan tersebut dapat berubah menjadi maesil-ju . nggur plu. (NavarroKim, 2. Tabel 3. 4 Kriteria Penilaian Uji Mutu Hedonik Warna Aroma Rasa Skor Interv Transparan Beraroma Manis dan memiliki rasa >4-5 Cukup Cukup Manis dan cukup memiliki rasa >3-4 Agak transparan Agak >2-3 Tidak transparan Beraroma Tidak Manis dan agak memiliki rasa Manis dan tidak memiliki rasa >1-2 San gat tidak Sangat tidak Manis dan sangat tidak memiliki rasa lemon Sangat JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 Sumber: (Koswara et al. , 2. P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 Tabel 4. 1 Hasil Uji Hedonik Tekstur Sirup Lemon Sumber: Data Olahan, 2023 Tabel 4. 1 menjelaskan bahwa penilaian panelis-panelis terpilih terhadap tekstur konsentrasi A sirup lemon menyatakan 60% panelis sangat suka. PEMBAHASAN Semua gambar dan tabel yang diperoleh dari publikasi lain harus disebutkan sumbernya. Distribusi Frekuensi Tingkat Skor Penyebutan Tabel sebaikanya dilakukan . iketik Kesukaan Panelis Persentase Sampel dalam paragraf sebelumny. sebelum Tabel terebut 1 % Kesukaan muncul (Tabel 1 dan Tabel . Tabel 1. Nilai Daya Tampung Fisik (PCC) Wisata Kampung Kelembak 33% suka, dan 7% agak suka. Skor persentase yang dihasilkan dari tekstur konsentrasi A adalah 91% dan tergolong kriteria sangat suka. Sedangkan untuk konsentrasi B sirup lemon, 53% panelis sangat suka, 27% suka, 13% agak suka, dan 7% tidak suka. Dan skor persentase yang dihasilkan adalah 85%, dimana tekstur konsentrasi B sirup lemon termasuk dalam kategori sangat suka. Grafik 4. 1 Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis T Sumber: data diolah 2022 Pembahasan yang komprehensif menjelaskan mengapa dan bagaimana hasil penelitian dilakukan, dan tidak hanya mengungkapkan kembali hasil yang disebutkan di atas dalam bentuk kalimat, bukan mengulanginya. Kalimat penutup harus diberikan pada akhir pembahasan. Penelitian berikut menggunakan pengujian organoleptik yang meliputi uji hedonik dan uji mutu hedonik terhadap tekstur, aroma, warna, dan rasa sirup lemon metode Cheong menurut panelis-panelis yang telah terpilih. Hasil data yang terperoleh telah terhitung Sampel Distribusi Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis % 4 % 3 % 2 % 1 53 6 40 1 7 0 0 0 40 4 27 3 20 2 13 0 sebagai berikut. Skor Persentase % Kesukaan 1 Hasil Uji Hedonik Sirup Lemon Berikut adalah hasil uji hedonik sirup lemon menggunakan metode deskriptif presentase yang terperoleh dari penilaian panelis-panelis terpilih terhadap tingkat kesukaan individu aspek-aspek sirup lemon metode Cheong dengan konsentrasi A yaitu pembuatan sirup dengan gula putih dan konsentrasi B yaitu dengan brown sugar. 1 Tekstur Sirup Lemon Pengujian pertama terhadap karakteristik sirup lemon adalah tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur kedua konsentrasi sirup lemon. Sirup Konsentrasi A Konsentrasi B Sangat Su Kurang Tidak Sumber: Data erhadap Tekstur Sirup Lemon Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Terhadap Tekstur 2 Warna Sirup Lemon Karakteristik selanjutnya adalah penilaian tingkat kesukaan warna sirup lemon Tabel 4. 2 Hasil Uji Hedonik Warna Sirup Lemon Sumber: Data Olahan, 2023 Berdasarkan hasil yang diperoleh, pada tabel 4. dinyatakan bahwa panelis beranggapan 53% sangat suka, 40% suka, 7% agak suka terhadap warna konsentrasi A sirup lemon. Sehingga skor persentase mencapai 89%, dalam kategori sangat suka. Dan untuk warna konsentrasi B sirup lemon, 40% sangat suka, 27% suka, 20% agak suka, dan 13% tidak suka. Skor persentase untuk konsentrasi B adalah 79%, termasuk dalam kategori suka. JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 Grafik 4. 2 Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Terhadap Warna Sirup Lemon Sirup Konsentrasi A (Gula Konsentrasi B (Brown Sangat Suk Kurang Tidak Sampel Konsentrasi A Sangat Su 7% 7% Konsentrasi B Kurang Tidak Sumber: Data02 Sumber: Data Olahan. Skor Persentase Kesukaan Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Terhadap Olahan, 2 Aroma Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Terhadap Warna Distribusi Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis % 4 % 3 Sirup 4 Rasa Sirup Lemon Berikut adalah hasil penilaian tingkat kesukaan panelis terhadap rasa kedua konsentrasi sirup lemon. Tabel 4. 4 Hasil Uji Hedonik Rasa Sirup Lemon 3 Aroma Sirup Lemon Pengujian berikut adalah tingkat kesukaan panelis terhadap aroma kedua konsentrasi sirup lemon. Tabel 4. 3 Hasil Uji Hedonik Aroma Sirup Lemon Sumber: Data Olahan, 2023 Menurut Tabel 4. 3, penilaian panelis terpilih terhadap aroma sirup lemon konsentrasi A menunjukkan bahwa 67% panelis sangat suka, 27% suka, dan 7% agak suka sehingga skor persentase berkisar 92%, maka skor tersebut terkategorikan sangat suka. Aroma konsentrasi B menunjukkan panelis 47% sangat suka, 40% suka, 7% agak suka, dan 7% tidak suka. Skor persentase untuk tekstur konsentrasi B sirup lemon adalah 85% dan tergolong kategori sangat suka. Distribusi Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Skor Persentase Kesukaan Sampel Sumber: Data Olahan, 2023 Untuk rasa sirup lemon konsentrasi A, panelis mencatat penilaian terhadap tingkat kesukaan mereka 67% sangat suka, 27% suka, dan 7% agak suka. Skor persentase yang diperoleh dari hasil penilaian konsentrasi A adalah 92%, tergolong kategori sangat Untuk penilaian rasa konsentrasi B, panelis mencatat 47% sangat suka, 40% suka, dan 13% agak suka, dan menerima skor persentase 87% yang menggolongkan skor persentase tersebut menjadi sangat suka. Grafik 4. 3 Frekuensi Tingkat Kesukaan Panelis Terhadap Aroma Sirup Lemon JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 Skor Rerata Rasa Sirup Lemon Konsentrasi A Konsentrasi B P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney karena adanya terdapat perbedaan nyata pada data hasil penilaian panelis tidak terlatih, dengan tidak adanya perbedaan nyata pada penilaian panelis terlatih dan agak terlatih. Panelis terlatih dan agak terlatih, menilai bahwa konsentrasi A warna sirup lemon metode Cheong cukup transparan dibandingkan dengan konsentrasi konsentrasi B. Panelis tidak terlatih menyatakan bahwa konsentrasi A transparan. Ketiga jenis panelis menyatakan bahwa warna sirup lemon konsentrasi B masuk pada kategori agak transparan. 4 Pembahasan Uji Mutu Hedonik Sirup Lemon Pengujian yang dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis terhadap mutu hedonik sifat organoleptik seperti tekstur, warna, rasa, dan aroma dua konsentrasi sirup lemon memiliki hasil yang menyertakan perbedaan sebagai berikut. 1 Tekstur Sirup Lemon Hasil analisis dari penilaian panelis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis konsentrasi A dan B sirup lemon metode Cheong menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata pada tekstur sirup. Panelis terlatih menilai bahwa tekstur konsentrasi A lebih konsisten dari konsentrasi B dan menganggap mutu hedonik sampel terkategori kental. Sedangkan untuk panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih memiliki analisis penilaian bahwa konsentrasi B lebih baik dari konsentrasi A, dimana penilaian panelis agak terlatih masuk dalam kategori cukup kental sedangkan panelis tidak terlatih kental. Sirup lemon konsentrasi B mendapatkan rerata lebih tinggi, dimana kedua panelis yang berkisar panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih memiliki skor rerata bahwa tekstur konsentrasi B sirup lemon metode Cheongi lebih kental dari A yang hanya cukup Hal ini membuktikan bahwa penggunaan brown sugar dalam pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong memiliki perbedaan tekstur, disisi ini tekstur sirup tersebut menjadi lebih kental dari pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong menggunakan gula putih dikarenakan bentuknya yang mendekati tekstur bubuk, gula tersebut lebih cepat menyerap dengan lemon serta memberi tekstur yang lebih kental dari konsistensinya. 2 Warna Sirup Lemon Pada analisis katakteristik berikut, dua pengujian telah dilakukan untuk uji warna sirup lemon metode Cheong, yaitu pengujian dengan menggunakan Pernyataan ketiga jenis panelis terhadap konsentrasi B yang hanya agak transparan membuktikan bahwa brown sugar berdampak pada perbedaan hasil pembuatan sirup lemon daripada gula putih. Brown sugar memiliki warna yang gelap, maka dari itu sirup yang dihasilkan dari konsentrasi dengan bahan gula tersebut akan menghasilkan sirup yang tampak lebih gelap dan hanya agak transparan. 3 Aroma Sirup Lemon Dua pengujian telah dilakukan untuk uji aroma sirup lemon metode Cheong. Pengujian dengan menggunakan KruskalWallis dan MannWhitney dilakukan karena terbukti bahwa data hasil penilaian panelis agak terlatih berbeda dengan panelis terlatih dan tidak terlatih. Panelis terlatih menilai bahwa aroma konsentrasi B sirup lemon metode Cheong masuk dalam kategori lebih beraroma lemon dibandingkan dengan konsentrasi A yang cukup beraroma lemon. Panelis agak terlatih menyatakan bahwa aroma konsentrasi A masuk pada kategori beraroma lemon dibandingkan konsentrasi B yang cukup beraroma lemon. Sedangkan panelis tidak terlatih menyatakan bahwa kedua konsentrasi tersebut sama-sama dalam kategori beraroma lemon. Dari hasil analisis tersebut, kedua konsentrasi mendapatkan penilaian yang seimbang diantara ketiga panelis untuk aroma, dimana kedua sampel beraroma Hal ini menyatakan bahwa perbedaan penggunaan gula, yaitu gula putih dan brown sugar tidak memiliki perbedaan dari segi aroma dalam pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong. 4 Rasa Sirup Lemon Hasil analisis yang dilakukan oleh panelis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis konsentrasi A dan B sirup lemon metode Cheong menunjukkan bahwa rasa kedua sampel sirup tidak memilki perbedaan yang Panelis terlatih menilai bahwa rasa konsentrasi B manis dan lebih memiliki rasa lemon daripada rasa konsentrasi A yang manis dan cukup memiliki rasa lemon. Untuk kedua panelis lain, yaitu panelis agak terlatih dan tidak terlatih, analisis penilaian menunjukkan bahwa konsentrasi A dan JURNAL MENATA DOI: 10. VOL. NO. NOVEMBER 2024 konsentrasi B termasuk dalam kategori manis dan memiliki rasa lemon dengan masing-masing memiliki skor rerata yang P-ISSN 2829-5999 E-ISSN 2829-6087 perbedaan hasil pembuatan sirup lemon daripada gula Brown sugar memiliki warna yang gelap, maka dari itu sirup yang dihasilkan dari konsentrasi dengan bahan gula tersebut akan menghasilkan sirup yang tampak lebih gelap dan hanya agak transparan. 3 Aroma Sirup Lemon SIMPULAN 1 Tekstur Sirup Lemon Hasil analisis dari penilaian panelis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis konsentrasi A dan B sirup lemon metode Cheong menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata pada tekstur sirup. Panelis terlatih menilai bahwa tekstur konsentrasi A lebih konsisten dari konsentrasi B dan menganggap mutu hedonik sampel terkategori kental. Sedangkan untuk panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih memiliki analisis penilaian bahwa konsentrasi B lebih baik dari konsentrasi A, dimana penilaian panelis agak terlatih masuk dalam kategori cukup kental sedangkan panelis tidak terlatih kental. Sirup lemon konsentrasi B mendapatkan rerata lebih tinggi, dimana kedua panelis yang berkisar panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih memiliki skor rerata bahwa tekstur konsentrasi B sirup lemon metode Cheongi lebih kental dari A yang hanya cukup kental. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan brown sugar dalam pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong memiliki perbedaan tekstur, disisi ini tekstur sirup tersebut menjadi lebih kental dari pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong menggunakan gula putih dikarenakan bentuknya yang mendekati tekstur bubuk, gula tersebut lebih cepat menyerap dengan lemon serta memberi tekstur yang lebih kental dari konsistensinya. 2 Warna Sirup Lemon Pada analisis katakteristik berikut, dua pengujian telah dilakukan untuk uji warna sirup lemon metode Cheong, yaitu pengujian dengan menggunakan Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney karena adanya terdapat perbedaan nyata pada data hasil penilaian panelis tidak terlatih, dengan tidak adanya perbedaan nyata pada penilaian panelis terlatih dan agak terlatih. Panelis terlatih dan agak terlatih, menilai bahwa konsentrasi A warna sirup lemon metode Cheong cukup transparan dibandingkan dengan konsentrasi konsentrasi B. Panelis tidak terlatih menyatakan bahwa konsentrasi A transparan. Ketiga jenis panelis menyatakan bahwa warna sirup lemon konsentrasi B masuk pada kategori agak transparan. Pernyataan ketiga jenis panelis terhadap konsentrasi B yang hanya agak transparan membuktikan bahwa brown sugar berdampak pada Dua pengujian telah dilakukan untuk uji aroma sirup lemon metode Cheong. Pengujian dengan menggunakan Kruskal-Wallis dan MannWhitney dilakukan karena terbukti bahwa data hasil penilaian panelis agak terlatih berbeda dengan panelis terlatih dan tidak Panelis terlatih menilai bahwa aroma konsentrasi B sirup lemon metode Cheong masuk dalam kategori lebih beraroma lemon dibandingkan dengan konsentrasi A yang cukup beraroma lemon. Panelis agak terlatih menyatakan bahwa aroma konsentrasi A masuk pada kategori beraroma lemon dibandingkan konsentrasi B yang cukup beraroma Sedangkan panelis tidak terlatih menyatakan bahwa kedua konsentrasi tersebut sama-sama dalam kategori beraroma lemon. Dari hasil analisis tersebut, kedua konsentrasi mendapatkan penilaian yang seimbang diantara ketiga panelis untuk aroma, dimana kedua sampel beraroma Hal ini menyatakan bahwa perbedaan penggunaan gula, yaitu gula putih dan brown sugar tidak memiliki perbedaan dari segi aroma dalam pembuatan sirup lemon dengan metode Cheong. 4 Rasa Sirup Lemon Hasil analisis yang dilakukan oleh panelis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis konsentrasi A dan B sirup lemon metode Cheong menunjukkan bahwa rasa kedua sampel sirup tidak memilki perbedaan yang signifian. Panelis terlatih menilai bahwa rasa konsentrasi B manis dan lebih memiliki rasa lemon daripada rasa konsentrasi A yang manis dan cukup memiliki rasa lemon. Untuk kedua panelis lain, yaitu panelis agak terlatih dan tidak terlatih, analisis penilaian menunjukkan bahwa konsentrasi A dan konsentrasi B termasuk dalam kategori manis dan memiliki rasa lemon dengan masing-masing memiliki skor rerata yang Ketiga panelis tersebut menyebutkan bahwa rasa konsentrasi B sirup lemon metode Cheong masuk pada kategori mutu manis dan memiliki rasa lemon. Brown sugar memiliki faktor besar pada hasil tersebut, dimana penelitian membuktikan bahwa konsentrasi yang menggunakan gula tersebut menghasilkan sirup lemon dengan rasa yang lebih mengeluarkan rasa dari buahnya daripada gula putih biasa pada konsentrasi A. DAFTAR PUSTAKA