JOURNAL OF EDUCATION AND TEACHING LEARNING Journal of Education and Teaching Learning, 2019 Vol. No. 1, 18-23 PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Daslan Gultom SMP Negeri 1 Patumbak ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagairnana penerapan metode Demonstrasi dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada matapelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dl Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Patumbak dan apakah penerapan metode Demonstrasi dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada matapelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Patumbak Tahun Pelajaran 20 14/2015. Manfaat Penelitian: 1 Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada matapelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 2. Untuk meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Jasmant Olahraga dan Kesehatan Untuk meningkatkan mutu pendichkan pada umumnya. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalarn 2 . Planning/Perencanaan. Acting/Tindakan. Observing/Pengamatan. Reflekting/Refleksi. Hal-ha1 yang belum memuaskan akan direfleksikan sebagai bahan perbaikan pengajaran pada siklus berikutnya. Hasil Penelitian Tindakan Kelas: 1. Metode Detnonstrasi telah dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Paturnbak, dibuktikan dari hasil observasi terhadap 35 orang siswa bahwa Kategori Minat Belajar Rendah berkurang dari 40% pada Siklus I menjadi 14,29% pada Siklus II. sedangkan disisi lain Kategori Minat Belajar Sedang meningkat dari 45,71% pada Siklus I menjadi 51,43% pada Siklus II, demikian juga Kategori Minat Belajar Tinggi meningkat dari 14,29% pada Siklus I menjadi 34,29% pada Siklus II. Metode Demonstrasi telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Patumbak, dibuktikan dengan jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Amat Baik mengalamai peningkatan dari 5,71% pada siklus I meningkat merjadi 34,29% pada siklus ke II. Demikian juga jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Baik bertambah dari 34,29% pada siklus I PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK menjadi 51,43% pada siklus ke II, sedangkan jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Cukup berkurang dari 40% pada siklus I menjadi 14,29% pada siklus ke II, demikian juga jurnlah siswa yang memperoleh hasil belajar Kurang mengalami pengurangan dari 20 % pada siklus I menjadi tidak ada lagi pada siklus ke II. Karena itu peneliti memberikan saran sebagai berikut: l. Berkaitan dengan usaha peningkatan minat dan prestasi belajar bagi siswa sebaiknya menerapkan metode Demonstrasi. Kepada Komite Sekolah dan Dinas Pendidikan agar memberikan motivasi kepada guru-guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Kata Kunci: Minat Belajar. Prestasi Belajar. Metode Demonstrasi PENDAHULUAN Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dijelaskan bahwa Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterarnpilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yang berlangsung seumur hidup. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, olahraga dan kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai . ikap mental-emosional-sportivitasspiritual-soia. , serta pembiasaan pola hidup sehat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang. PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Sehubungan dengan hal di atas maka masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya minat dan prestasi belajar siswa dalam Mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Berdasarkan kenyataan selama peneliti mengajar di kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Patumbak, minat dan prestasi belajar siswa dalain matapelajaran Pendidikan Jasinani Olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri 1 Patumbak belum seperti yang diharapkan. Hal ini karena sistem mengajar yang masih monoton yang hanya terfokus pada guru. Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan seharusnya mampu dan mau menerapkan strategi dan model pembelajaran yang tepat sehingga terjadi suatu kondisi belajar dimana siswa berhasil mencapai prestasi belajar yang optimal sesuai dengan METODE PENELITIAN Karya Tulis ini adalah merupakan Karya Tulis dalam bentuk tindakan kelas yang dilaksanakan pada semester Genap tahun pelajaran 2014/2015, yang dimulai pada tanggal 2 Februari sampai deilgan 30 April 2015. Tempat penelitian ditetapkan di SMP Negeri 1 Patumbak yang berada di Jalan Perjuangan I1 No. 112 Desa Sigara-gaa. Kecamatan Patumbak. Kabupaten Deli Serdang. Provinsi Sumatera Utara, oleh karena peneliti bertugas mengajar di sekolah tersebut. Sebagai subjek penelitian ditetapkan siswa Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Paturnbak yang jumlahnya sebanyak 35 orang yang terdiri dari siswa heterogen. Sebagai indikator kinerja ditetapkan berdasarkan asumsi tindakan dianggap berhasil jika minimal 85 % dari jumlah siswa yang diteliti "Tuntas Belajar" berdasarkan nilai KKM mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri 1 Patumbak ( KKM = Nilai . Penelitian ini dilakukan dengan Metode Tindakan Kelas, direncanakan dalarn 3 . siklus, tetapi bilarnana pada siklus II telah tercapai indikator kinerja maka penelitian ini kemungkinan hanya dilakukan dalarn 2 . ua ) siklus saja HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Siklus I Memperhatikan minat belajar siswa pada tabel di atas tercermin bahwa dari 35 orang siswa, 14 orang diantaranya . %) memiliki Kategori Minat Belajar Rendah. 16 orang . ,71%) memiliki Kategori Minat Belajar Sedang dan 5 orang . ,29%) memiliki Kategori PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Minat Belajar Tinggi. Dengan demikian sebagian besar siswa berada pada kategori perbaikan minat belajar. Berdasarkan data pada tabel di atas dapat kita lihat bahwa jumlah siswa yang memperoleh hasii belajar Amat Baik pada Siklus I hanya 2 orang . ,71%). Jumlah yang memperoleh hasil belajar Baik 12 orang . ,29%). yang memperoleh hasil belajar Cukup sebanyak 14 orang . %). yang memperoleh hasil belajar Kurang sebanyak 7 orang . %). dan siswa yang mencapai nilai Sangat Kurang tidak ada. Refleksi Dalam refleksi ini guru mencatat, mengevaluasi, menganalisa dan memperbaiki kelemahan untuk siklus berikutnya ternyata hasil pengamat bahwa masih banyak siswa yang tidak serius mengikuti pelajaran dengan kata lain kebanyakan bermain-main dalam mengikuti pelajaran. Dengan demikian hasil belajar pada siklus I dengan metode Demonstrasi masih memerlukan perbaikan karena hanya 40% dari jumlah siswa yang tuntas belajar berdasarkan KKM = 70. Untuk memperbaiki kondisi ini peneliti melakukan tindakan Siklus II Hasil observasi dari 35 orang siswa, hanya 5 orang . ,29%) yang memiliki Kategori Minat Belajar Rendah. 18 orang . ,43%) memiliki Kategori Minat Belajar Sedang dan 12 orang . ,29%) memiliki Kategori Minat Belajar Tinggi. Dengan demikian sebagian besar siswa berada pada Kategori Minat Belajar Sedang dan Tinggi sehingga indikator kinerja tindakan kelas telah tercapai Jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Amat Baik telah meningkat menjadi 12 orang . ,29%). demikian juga jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Baik menjadi 18 orang . ,43%). yang memperoleh hasil belajar Cukup menjadi 5 orang . ,29%). juga jurnlah siswa yang memperoleh hasil belajar Kurang tidak ada lagi pada siklus II. Refleksi Dari keseluruhan siklus penelitian yang sudah dilaksanakan ternyata memang benar bahwa pemberian materi dengan menerapkan metode Demonstrasi adalah dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi, meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Berarti telah terjadi peningkatan hasil belajar dengan penerapan metode demonstrasi telah mencapai 85,71% dari jumlah siswa telah tuntas belajar berdasarkan KKM = 70. Pembahasan Penelitian Tindakan pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas Vi-1 SMP Negeri 1 Patumbak dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus data yang diambil adalah data tentang minat belajar siswa dalarn proses pembelajaran dan pada akhir setiap siklus dilakukan tes untuk memperoleh hasil belajar. Membandingkan data yang diperoleh antar siklus berdasarkan data yang diperoleh, terdapat perbaikan minat belajar dalam proses penelitian tindakan. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi terhadap 35 orang siswa bahwa Kategori Minat Belajar Rendah berkurang dari 40% pada Siklus I menjadi 14,29% pada Siklus II. sedangkan disisi lain Kategori Minat Belajar Sedang meningkat dari 45,71% pada Siklus I menjadi 51,43% pada Siklus 11, demikian juga Kategori Minat Belajar Tinggi meningkat dari 14,29% pada Siklus I menjadi 34,29% pada Siklus II. Dengan demikian pada akhir Siklus II sebagian besar siswa telah berada pada Kategori Minat Belajar Sedang dan Tinggi sehingga indikator kinerja tindakan kelas telah tercapai. jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Amat Baik mengalarnai peningkatan dari 5,71% pada siklus I meningkat menjadi 34,29% pada siklus ke II. Demikian juga jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Baik bertambah dari 34,29% pada siklus I menjadi 51,43% pada siklus ke II, sedangkan jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Cukup berkurang dari 40% pada siklus I menjadi 14,29% pada siklus ke II, dernikian juga jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Kurang mengalami pengurangan dari 20% pada siklus I menjadi tidak ada lagi pada siklus II. Berarti telah terjadi peningkatan jumlah siswa yang tuntas belajar dari 40% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II, suatu indikasi bahwa telah terjadi peningkatan prestasi belajar siswa dengan menerapkan metode Demonstrasi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Metode Demonstrasi telah dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kelas Vi- 1 SMP Negeri 1 Patumbak. Kabupaten Deli Serdang dibuktikan dari hasil observasi terhadap 35 orang siswa bahwa PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI KELAS Vi-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Kategori Minat Belajar Rendah berkurang dari 40% pada Siklus I menjadi 14,29% pada Siklus II. sedangkan disisi lain Kategori Minat Belajar Sedang meningkat dari 45,71% pada Siklus I menjadi 51,43% pada Siklus II, deinikian juga Kategori Minat Belajar Tinggi meningkat dari 14,29% pada Siklus I menjadi 34,29% pada Siklus II. Metode Demonstrasi telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahrssaga dan Kesehatan di Kelas Vi- 1 SMP Negeri 1 Patumbak dibuktikan dengan jumlah siswa yang mernperoleh hasil. belajar Amat Baik mengalamai peningkatan dari 5,71% pada siklus I meningkat menjadi 34,29% pada siklus ke II. Demikian juga jurnlah siswa yang memperoleh hasil belajar Baik bertambah dari 34,29% pada siklus I menjadi 51,43% pada siklus ke 11, sedangkan jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Cukup berkurang dari 40 % pada siklus I menjadi 14,29% pada siklus ke II, demikian juga jumlah siswa yang memperoleh hasil belajar Kurang mengalami pengurangan dari 20% pada siklus I menjadi tidak ada lagi pada siklus ke II. Ketuntasan belajar 40% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. DAFTAR PUSTAKA